Anda di halaman 1dari 6

ANESTESIA OBSTETRIC

( Dikutip dari : Churchil Davidson, in A Practice of Anestesia )


Penyebab kematian selama anesthesia obstetric :
Aspirasi lambung ( Mendelsons sndrome : !"# )$
%esulitan &ntubasi : menebabkan hipoksia s'd cardiac arrest$
( CP( sukar dilakukan pada )anita hamil )$
Penebab lain :
* Penggunaan obat salah$
* %ecelakaan karena peralatan dan analgetik epidural$
* %omplikasi spinal anestesi ( paling sedikit )$
Acid Aspiration Syndrome.
Pertama dilaporkan oleh Mendelson pada tahun +,-.$
Morbiditas dan mortalitas tergantung pada : volume, nature, keasaman dan distribusi
bahan aspirasi$
/ p0 1 2,! : dapat menebabkan kerusakan ang progressif dari
parenkhim paru$
/ 3ol$ 2! ml : telah cukup untuk menebabkan
kerusakan luas pada parenchim paru$
e!ala klinik :
4erupa A(D5 ( Acute (espirator Distress 5ndrome )
Phase & : / Dispnoe, tacipnoe$
/ 4ronchospasme$
/ 6oto thora7 : 8ormal$
Phase && : / 9atent periode$
/ Canosis dan
hipoksemia meninggi$ / 6oto
thora7 : sedikit kelainan$ Phase &&& : / :agal
napas : hipo7emia, compliance paru menurun$ /
6oto thora7 : infiltrai diffuse bilateral$ Phase &3 : /
0ipoksemia ( tidak responsive terhadap oksigen$)
/ Acidosis respiratoric dan metabolic$
"ia#nosa :
/ ;elas setelah . < = >am aspirasi$
/ 5uction melalui ?@@$
/ A/ra$
/ 4:A$
Pence#ahan aspirasi asam $amb%n# :
+$ Menurunkan volume cairan lambung$
+
/ Mengurangi intake oral selama persalinan$ Bntuk mencegah
dehidrasi pasien dipasang infus terutama pada partus lama$
/ Pemasangan 8:@, dan harus dicabut sebalun induksi$
/ Merangsang muntah ( dengan apomorfin )
diikuti 8alokson, sulfas atropin ( untuk supresi )$ C!# isi lambung
dapat dimuntahkan ( D )$ / Cimetidin : menurunkan
volume asam lambung$ / :lcoprronium dan
sulfas atropin : menurunkan sekresi asam lambung$ 2$ Menurunkan
keasaman cairan lambung : /
Antacida : menaikkan p0 lambung * 2,! ( pada ="# kasus ), tetapi
alkalinisasi dapat memperlambat pengosongan lambung oleh karena tonus
spincter gastro / oesophageal meningkat$ 0ati/hati aspirasi antacida
karena dapat menebabkan kerusakan parenchim paru s'd kematian$
&esadaran :
Dapat berhubungan dengan pendengaran atau tactile dan dapat mencakup
perasaan sakit dari ibu$ Perasan ini merupakan pengalaman buruk bagi ibu dan
dapat menebabkan mimpi buruk ang tidak menenangkan$
4iasana ibu tidak bisa mengingat proses operasina sampai ia sadar post
operasina$
* ,# ibu dapat menceritakan dan dia sadar selama operasi dan ini adalah penting
bukan sa>a karena penderitaan, tetapi >uga meningkatkan stress sehingga ter>adi
stimulasi tonus simpatis, menebabkan penurunan utero/placental blood flo)
pada saat/saat kritis$
4eberapa metode ang dian>urkan untuk mengurangi kesadaran :
/ Premedikasi dengan hcosine atau diaEepam ( dengan
pertimbangan ang >elas )$
/ @iopentone F G2 +""# sampai pasien
sadar$ / &nduksi dengsn %etamin$
/ Pemberian ..# 82G selama 2 < !
menit setelah induksi$
Pemberian anestesi inhalasi dengan MAC ang rendah$
Misal : 0alothane : ",H < ",! #, ?nflurane ",.#, Metho7flurance
",2# ditambah dengan G2'82G, sadar selama ooperasi menurun dan
menghasil kan kondisi bai ang baik$ 0alothane dan &soflurance *
+,! MAC dapat menaikkan arter uterine blood flo) dan relaksasi
uterus sehingga resiko perdarahan meningkat$
'entilasi.
0iperventilasi akan merugikan dan membahaakan fetus$
0perventilasi sedang ( PaCG2 I 2H mm0g ), mengakibatkan fetal
PaG2 menurun, 4ase defisit menurun, Apgar score menurun (menit & ),
pernapas an spontan lambat$
0perventilasi berat ( PaCG2 1 +C mm0g ),
menebabkan 6etal acidosis$
2
&onsentrasi Oksi#en.
Pemberian G2 ,!/+""# pada ibu menebabkan G2 pada fetus sangat tinggi dan
menebabkan gfangguan asam/basa pada ibu dan fetus$
%onsentrasi G2 ang dian>urkan adalah 1 ."#$
Inter(al Ind%ksi s)d bayi lahir.
&nterval induksi < bai lahir maksimum +" < 2" menit$ &nterval * H" menit akan
ter>adi konsentrasi G2 inspirasi meningkat, akan menebabkan depresi neonatus$
Pemberian agent anestesi dalam )aktu lama akan menebabkan depresi napas
pada neonatus$
&ehilan#an darah.
%ehilangan darah selama seksio sesaria biasana C"" < +""" cc, tetapi transfusi
dapat ditunda karena ibu diproteksi oleh kenaikan 3olume darah selama
kehamilan$
OPERASI E*ERENC+ SE$A*A PERSA$INAN.
4ila untuk keselamatan ibu dan fetus menuntut operasi segera, tidak ada )aktu
untuk mencoba melakukan regional block dan harus segera dilakukan general
anestesi$ %arena itu sringe thiopental dan suksametoniun harus tersedia dan siap
pakai$
@erlepas dari kedaruratan operasi, pasien tidak boleh di induksi dalam posisi
litotomi ( untuk menghindari komprresi aorto/caval )$
Anestesi inhalasi tidak dian>urkan pada kasus obstetric oleh karena resiko
ter>adina regurgitasi$
4ila penundaan operasi dimungkinkan, 5A4 dapat memberikan anestesi ang
lebih cepat, pemberian regional anestesi adalah ide ang lebih dibenarkan$
0ubungan dera>at kedaruratan seksio sesaria dengan metoda anestesi menurut
Davis ( Davis/:uide line ) :
/ 1 H" menit akan 5C : hana :eneral Anestesia$
/ H" < -! menit akan 5C : 5A4
/ -! < ." menit akan 5C : pengembangan
?pidural 4lock$ / ." < ," menit akan 5C : ?pidural
block komplit$
Operasi Persalinan.
;enis teknik anestesi tidak ditentukan oleh daa tarik anestetis$
H
%euntungan pada ibu dan bai dan kepuasan anestetis lebih baik bila dengan
anestesi regional, tetapi pada banak keadaan general anestesi dapat terbaik
untuk bai, merupakan keinginan ibu dan dapat lebih mudah untuk anestetis$
5elama regional anestesi sangat mengurangi resiko aspirasi asam lambung$
(esiko cardiovascular kolaps sering ter>adi pada (A, tetapi tidak menebabkan
kematian pada ibu$
&omplikasi &ehamilan.
Bntuk menghindari komplikasi persalinan, tidak menggunakan teknik anestesi
ang menebabkan :
/ Aliran darah utero/placental menurun ( missal : supine position )
/ Depresi napas neonatus$
@eknik anestesi terpilih aitu : (egional Anestesi$
+$ $etak Belakan#.
@eknik anestesi ang dian>urkan : ?pidural block, oleh karena
dapat memberikan analgetik maksimum dan relaksasi pelvic, tidak
memper pan>ang masa persalinan, keadaan bai setelah lahir : baik$
2$ Premat%re.
Persalinan pada bai harus pervaginam$
@eknik anestesi : ?pidural analgesia, atau 9o) 5pinal
4lock$
H$ &ehamilan m%ltiple.
Anestesi ang dian>urkan : ?pidural analgesia$
-$ Par%t pada %ter%s.
Anestesi : selektif epidural block$
!$ Pre Eklamsi.
Anestesi terpilih : ?pidural 4lock$
/ ?pidural block tidak mempengaruhi cardiac output pasien
dengan P?$ / :eneral anestesi pada pasien P? dapat menebabkan
tekana darah naik pada )aktu induksi dan intubasi sehingga dapat
menebabkan edema pulmonum, C3A$ Bntuk mengontrol tekanan
darah dapat diberikan hidralaEin, nitroglcerin infus$
/ &nduksi dengan %etamin : tidak
dibenarkan$ / Pesien P? biasana mengalami
laringeal edema, karena itu intubasi sulit / 4ila sebelumna pasien
mendapat Mg5G-, pemberian non/depol musle rela7an, harus
dititrasi secara hati/hati$
.$ Penyakit !ant%n# ib%.
Anestesi ang dian>urkan : ?pidural block atau selektif epidural
block$
C$ "iabetes *elit%s.
Pasien DM mempunai resiko : insiden bai besar meningkat, still
birth, persalinan premature, dan P?$
Anestesi terpilih : ?pidural 4lock$
-
:eneral anestesi >uga cocok, tetapi epidural block
lebih baik$
=$ Perdarahan antepart%m.
/ 4iasana oleh karena : placenta previa, atau abruptio plasenta$
/ Cairan replacement harus diberikan sebelum operasi$
/ (A tidak dian>urkan pada hipovolemia berat atau
koagulopati$ / Aneatesi ang dian>urkan : :A$ &nduksi dapat
dilakukan hati/hati dgn ketamin atau thiopentone ( %etamin lebih
dapat ditolerir, karena hipovolemic$
,$ &esalahan letak %ter%s ak%t.
Penderita akan shock berat$
Anestesi ang dian>urkan : :A dengan relaksasi uterus$
+"$ Retensio Plasenta.
Anestesi : ?pidural 4lock, :A, 5imple arachnoid block$
4ila diperlukan relaksasi uterus dapat diberikan :
/ 5albutamol inhaler atau
/ aml nitrat capsule dihancurkan kedalam
sirkuit Margill$
*onitorin# : +$ C3P : pada P?, penakit >antung, dan perdarahan$
2$ 4:A : pada partus lama, partus sulit$
Anal#esia selama persalinan.
+$ Morfin intratechal$ Dosis : + < 2 mg$
?fek samping : mengantuk, mual, muntah, pruritus$
2$ 4eta/endomorfin$ Masa ker>a : +2 < H2 >am$ ( rata/rata += >am )$
?fek samping : Pada ibu minimal, depresi neonatus ringan$
H$ Pethidin$ Dosis 2! < +"" mg$ ( dengan atau tanpa adrenalin + : 2""$""" )
-$ 6entanl$
Anal#esia Post operati,.
+$ Morfin epidural$ Dosis : - mg$ Masa ker>a 22 < 2C >am$
2$ 6entanl, pethidin, methadone, diamorfin dan phenoperidin$
0ati/hati ter>adi depresi napas ( terutama dalam +2 >am pertama ) terutama bila
Degunakan bersama opiate lain$
!
.