Anda di halaman 1dari 19

Menulis Puisi

1. Pembuka
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan dari latar belakang di atas, kami menyimpulkan rumusan
masalah dalam makalah ini sebagai berikut :
1.2.1 Bagaimanakah pengertian dialog?
1.2.2 Apa sajakah aturan dasar dialog?
1.2.3 Apakah landasan dialog?
1.2.4 Apa sajakah syarat dialog?
1.2.5 Apakah manaat dialog?
1.3 Tujuan
!ujuan dari penulisan makalah ini adalah :
1.3.1 "enjelaskan pengertian dialog
1.3.2 "enjelaskan aturan dasar dialog
1.3.3 "enjelaskan landasan dialog
1.3.4 "enyebutkan syarat#syarat dialog
1.3.5 "enyebutkan manaat dialog
1
2. Pembahasan
2.1 Pengertian Menulis
"enurut $!arigan, 1%%4 : 3& menulis merupakan suatu ketrampilan
berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi se'ara tidak langsung,
tidak se'ara tatap muka dengan orang lain. (alam kegiatan menulis ini maka
sang penulis haruslah trampil memanaatkan graologi, struktur bahasa, dan
kosa kata. )etrampilan menulis ini tidak hanya akan datang se'ara otomatis,
melainkan harus melalui latihan dan praktek yang banyak dan teratur.
2.2 Tujuan menulis
!ujuan menulis menurut *artig $!arigan, 1%%4 : 24& adalah sebagai
berikut :
2.2.1 !ujuan +enugasan $Assigment Purpose&
!ujuan penugasan ini sebenarnya tidak mempunyai tujuan sama
sekali. (alam artian penulis menulis sesuatu karena ditugaskan,
bukan atas kemauan sendiri.
2.2.2 !ujuan Altruistik $Altruistic Purpose&
+enulis bertujuan untuk menyenangkan para pemba'a,
menghindarkan kedukaan para pemba'a, ingin menolong para
pemba'a memahami, menghargai, perasaan dan penaarannya, ingin
membuat hidup para pemba'a lebih mudah dan lebih menyenangkan
dengan karyanya itu.
2.2.3 !ujuan +ersuasi $Persuasive Purpose&
!ulisan yang bertujuan meyakinkan para pemba'a akan kebenaran
gagasan yang diutarakan.
2.2.4 !ujuan ,normasional, !ujuan +enerangan $Informational Purpose&
!ulisan yang bertujuan memberi inormasi atau
keteragan-penerangan kepada para pemba'a.
2.2.5 !ujuan +ernyataan diri $Self-Expressive&
!ulisan yang bertujuan memperkelnakan atau menyatakan diri sang
pengarang kepada para pemba'a.
2
2.2.. !ujuan kreati $Creative Purpose&
!ujuan ini erat berhubungan dengan tujuan pernyataan diri. !ulisan
ini bertujuan untuk men'apai nilai#nilai artistik, niaai#nilai kesenian.
2.2./ !ujuan +eme'ahan "asalah $Problem-Solving Purpose&
(alam tulisan seperti ini sang penulis hanya ingin meme'ahkan
masalah tertentu yang sedang dihadapinya.
2.3 Puisi
+uisi merupakan suatu bentuk kesusastraan yang paling tua. !radisi
berpuisi sudah merupakan tradisi kuno dalam masyarakat. +uisi juga
memiliki bahasa multidimensional, yang mampu menembus alam pikiran,
perasaan, dan imajinasi manusia.
0adi puisi itu mengekspresikan pemikiran yang membangkitkan
perasaan, yang merangsang imajinasi pan'aindera dalam susunan yang
berirama. 1emua itu merupakan sesuatu yang penting, yang direkam dan
diekspresikan, dinyatakan dengan menarik dan memberi kesan
2.4 Unsur-Unsur Pembangun Puisi
+uisi terdiri atas dua bagian besar, yaitu metode puisi dan hakikat puisi.
)edua bagian tersebut terdiri atas unsur#unsur yang saling mengikat
keterjalinan dan semua unsur tersebut membentuk totalitas makna yang utuh.
2nsur#unsur itu bersiat ungsional terhadap unsur yang lainnya.
Bentuk dan struktur isik puisi sering disebut metode puisi yang
men'angkup $1& per3ajahan puisi, $2& diksi, $3& pengimajian, $4& kata
konkret, $5& majas atau bahasa igurati, dan $.& 4eriikasi. 1emua unsur
tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh.
1truktur batin puisi dengan istilah hakikat puisi. 1truktur batin puisi
terdiri atas empat unsur : $1& tema, makna $sense&, $2& rasa $eeling&, $3& nada
$tone&, dan $4& amanat,tujuan, maksud $intention&.
3
2.5 Metoe Puisi
"enurut 1is3anto $2556:113& bah3a metode puisi atau struktur isik
puisi dibangun oleh per3ajahan puisi, diksi, pengimajian, kata konkret dan
majas atau bahasa igurati, dan 4eriikasi.
*al senada juga menurut pendapat 7aluyo $1%%5:/1& bah3a unsur#unsur
bentuk atau struktur isik puisi dapat diuraikan dalam metode puisi yakni
unsur estetik yang membangun struktur luar dari puisi. 2nsur#unsur itu dapa
ditelaah satu persatu, tetapi unsur#unsur itu merupakan kesatuan yang utuh.
2nsur#unsur itu ialah : diksi, pengimajian, kata konkret, bahasa igurati
$majas&, 4ersiiksi, dan tata 3ajah puisi.
2.5.1 (iksi
)ata#kata yang dipilih oleh penyair sangat 'ermat dan melalui proses
yang sangat panjang. +enyair juga mempertimbangkan dari berbagai
aspek estetis dan kekuatan daya magis yang akan ditimbulkan dari
kata#kata tersebut karena kata#kata yang dipakai dalam puisinya
sangat penting.
(iksi adalah pemilihan kata#kata yang dilakukan oleh penyairnya
dalam puisinya. )arena puisi itu adalah bentuk karya sastra yang
dengan sedikit kata#kata dapat mengungkapkan banyak hal, kata#
katanya harus dipilh se'ermat mungkin. +emilihan kata dalam puisi
berhubungan erat dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.
Bahasa puisi berbeda dengan bahasa yang digunakan sehari#hari
tetapi kata#kata tersebut oleh penyair diberi makna yang baru. 1elain
itu, sebuah puisi biasanya ditulis dengan tujuan menyampaikan
sesuatu dengan mengungkapkan makna, tetapi dengan menggunakan
seminimal mungkin kata#kata. 8leh karena itu, puisi terkadang sukar
untuk ditasirkan karena telah mengalami proses pemadatan makna
dan kreati4itas pemilihan diksi dari penyairnya.
1ebagai 'ontoh dalam puisinya 9Aku:, ;hairil menulis salah satu
4
baris berbunyi:kalau sampai waktuku/ ku mau tak seorang kan
merayu< kata#kata dalam baris itu tidak boleh dibolak#balik
menjadi : kalau waktuku sampai/ ku mau kan tak seorang merayu<
atau salah satu katanya diganti kata lain yang semakna : kalau
sampai saatku/ kuingin tak seorang kan membujuk. +enggantian
urutan kata dan penggantian kata#kata akan merusak konstruksi puisi
itu sehingga kehilangan daya gaib yang ada dalam puisi.
*endaknya disadari bah3a kata#kata dalam puisi bersiat konotati
artinya memilki kemungkinan makna yang lebih dari satu. )ata#
katanya juga dipilih yang puitis artinya mempunyai eek keindahan
dan berbeda dari kata yang kita pakai dalam kehidupan sehari#hari.
(engan pemilihan kata yang 'ermat ini, orang akan langsung tahu
bah3a yang dihadapi itu puisi setelah memba'a kata#kata yang
diba'anya itu kata#kata yang tepat untuk puisi. 1elanjutnya akan
dibahas perbendaharaan kata, ungkapan, urutan kata#kata, dan daya
sugesti dari kata#kata.
1. +erbendaharaan kata
+erbendaharan kata penyair disamping sangat penting
untuk kekuatan ekspresi, juga menunjukan 'iri khas penyair.
(alam memilih kata#kata, di samping penyair memilih
berdasarkan makna yang akan disampaikan dan tingkat
perasaan serta suasana batinnya, juga dilatarbelakangi oleh
aktor sosial budaya penyair.
1uasana perasaan penyair juga menentukan pilihan kata.
,ntensitas perasaan penyair,kadar emosi, 'inta, ben'i, rindu, dan
sebagainya menentukan pemlihan kata.
2. 2rutan )ata $or! "r!er&
(alam puisi urutan kata bersiat beku artinya tidak dapat
dipindah#pindahkan tempatnya meskipun maknanya tidak
berubah oleh perpindahan tempat itu. ;ara menyusun urutan
5
kata#kata itu bersiat khas karena penyair yang satu berbeda
'aranya dari penyair yang lainnya. (apat pula dikatakan bah3a
ada perbedaan teknik menyusun urutan kata, baik urutan dalam
tiap baris maupun urutan dalam suatu bait puisi
3. (aya 1ugesti )ata#kata
(alam memilih kata#kata, penyair mempertimbangkan
daya sugesti kata#kata itu. 1ugesti itu ditimbulkan oleh makna
kata yang dapat dipandang sangat tepat me3akili perasaan
penyair. )arena ketepatan pilihan dan ketepatan penempatanya,
maka kata#kata itu seolah meman'arkan daya gaib yang mampu
memberikan sugesti kepada pemba'a untuk ikut sedih, terharu,
bersemangat, marah dan sebagainya.
2ntuk mengungkapkan penghargaan yang tinggi kepada
kekasihnya, =endra melukiskan kekasihnya itu, seperti baris
puisi berikut ini :
Engkaula# putri !uyung/ tawananku/ putri !uyung !engan
suara mer!u lembut/ bagai angin laut/ men!esa#la# bagiku$
$91urat ;inta:,1%5%&
(engan demikian , dapat disimpulkan baha3a pemilihan kata
dalam puisi merupakan suatu kegiatan penyair dalam men'ari
dan mengolah berbagai kata#kata dengan sebaik mungkin. *al
ini dimaksudkan agar semua luapan hati dalam ji3a penyair
dapat tersampaikan se'ara lengkap sesuai dengan kehendak
penyairnya.
2.5.2 +engimajian
7aluyo $1%%5:/6& bah3a ada hubugan erat antara diksi,
pengimajian, dan kata konkret. (iksi yang dipilih harus
menghasilkan pengimajian dan karena itu kata#kata menjadi lebih
konkret. +engimajian dapat dibatasi dengan pengertian kata atau
susunan kata#kata yang dapat mengungkapkan pengalaman sensoris,
.
seperti penglihatan, pendengaran, atau 'ita rasa $perasaan&.
>endi dalam 7aluyo $1%%5:65& juga mempertegas bah3a
pengimajian adalah usaha penyair untuk men'iptakan atau
menggugah timbulnya imaji dalam diri pemba'anya sehingga
pemba'a tergugah untuk menggunakan mata hati untuk melihat
benda#benda, 3arna, dengan telinga hati mendengar bunyi#bunyian,
dan dengan perasaan hati kita menyentuh kesejukan dan keindahan
benda dan 3arna.
+engimajian ditandai dengan penggunaan kata yang konkret dan
khas. ,maji yang ditimbulkan ada tiga ma'am, yakni imaji 4isual,
imaji auditi, dan imaji taktil $'ita rasa&. )etiganya digambarkan
atas bayangan konkret apa yang dapa dihayati se'ara nyata. 7aluyo
$1%%5:/%& memberikan 'ontoh sebagai berikut :
1. ,maji ?isual
;itraan penglihatan adalah 'itraan yang ditimbulkan oleh
indera penglihatan $mata&.;itraan ini paling sering digunakan
oleh penyair.;itraan penglihatan mampu memberi
rangsangan kepada indera penglihatan sehingga hal#hal yang
tidak terlihat menjadi seolah#olah terlihat.
Baris#baris puisi =endra diba3ah ini menunjukan adanya
pengimajian sehingga menimbulkan imaji 4isual:
Satu !emi satu yang maju tersa!ap !ara#nya
Penunggang baja !an ku!a mengangkat kaki muka
$9Balada !erbunhnya Atmo )arpo:&
2. ,maji Auditi
;itraan pendengaran adalah 'itraan yang dihasilkan dengan
menyebutkan atau menguraikan bunyi suara, misalnya
dengan mun'ulnya diksi sunyi, tembang, dendang,
dentum, dan sebagainya.;itraan pendengaran berhubungan
/
dengan kesan dan gambaran yang diperoleh melalui indera
pendengaran $telinga&.
Bait sajak =amadhan ).* berikut ini mengungkapkan imaji
auditi dan 4isual:
Serung !i pasir ipis% mer!u / antara gun!ukan po#on pina
$9+riangan si jelita:&
3. ,maji !aktil
;itraan perabaan adalah 'itraan yang dapat dirasakan oleh
indera peraba $kulit&.+ada saat memba'akan atau
mendengarkan larik#larik puisi, kita dapat menemukan diksi
yang dapat dirasakan kulit, misalnya dingin, panas, lembut,
kasar, dan sebagainya.
,maji taktil dapat dihayati dalam puisi ;hairil An3ar
diba3ah ini:
&elam !an angin lalu mempesiang !iriku
'enggigir juga ruang !i mana !ia yang kuingin
'alam tamba# merasuk% rimba ja!i semati tugu
(i karet% !i karet !aera#ku) y$a$!* sampai juga !eru angin
$9yang terhempas dan @ang +utus:&
2.5.3 )ata )onkret
7aluyo $1%%5:61& mengemukakan 0ika imaji pemba'a
merupakan akibat dari pengimajian yang di'iptakan penyair, maka
kata konkret ini merupakan syarat atau sebab terjadinya
pengimajian itu. (engan kata yang diperkonkret tersebut, pemba'a
dapat membayangkan se'ara jelas peristi3a atau keadaan yang
dilukiskan oleh penyairnya. ;ontoh pada sajak 9+a!is Peminta-
minta, karya !oto 1udarto Ba'htiar, untuk memperkonkret puisi
tersebut penyair benar#benar melukiskan gadis iu seorang pengemis
gembel, maka penyair menggunakan kata#kata 9ga!is kecil
6
berkaleng kecil,.
2.5.4 Bahasa Aigurati $"ajas&
1udjito dalam 1is3anto $2556:125& majas ialah bahasa berkias
yang dapat menghidupkan atau meningkatkan eek dan
menimbulkan konotasi tertentu.
+enyair menggunakan bahasa yang bersusun#susun atau
berigura sehingga disebut igurati. Bahasa igurat menyebabkan
puisi menjadi prismatis artinya meman'arkan banyak makna atau
kaya akan makna. Bahasa igurati ialah bahasa yang digunakan
penyair untuk mengatakan sesuatu dengan 'ara yang tidak biasa,
yakni tidak langsung mengungkapkan makna. )ata atau bahasanya
bermakna kiasan atau makna lambang.
Bahasa igurati dipandang lebih eekti untuk menyatakan apa
yang dimaksudkan penyair, karena : $1& bahasa igurati mampu
menghasilkan kesenangan imajinati, $2& bahas igurati adalah 'ara
untuk menghasilkan imaji tambahan dalam puisi, sehingga yang
abstrak jadi konkret dan menambah puisi lebih nikmat diba'a, $3&
bahasa igurati adalah 'ara menambah intensitas perasaan penyair
untuk puisinya dan menyampaikan sikap penyair, $4& bahasa
igurati adalah 'ara untuk mengkonsentrasikan makna yang hendak
disampaikan dan 'ara menyampaikan sesuatu yang banyak dan luas
dengan bahasa yang singkat.
2.5.5 Bunyi dalam puisi menghasilkan rima dan ritma
7aluyo $1%%5:%5& =ima adalah bunyi dalam puisi. (igunakan
kata rima untuk mengganti istilah persajakan pada sistem lama
karena diharapkan penempatan bunyi dan pengulangannya tidak
hanya pada akhir setiap baris, namun juga untuk keseluruhan baris
dan bait. (alam ritma pemotongan#pemotongan baris menjadi rasa
yang berulang#ulang, merupakan unsur yang memperindah puisi itu.
2.5.5.1 =ima
%
+engulangan bunyi dalam puisi untuk membentuk
musikalitas atau orkestrasi. (engan pengulangan bunyi itu,
puisi menjadi merdu jika diba'a. 2ntuk mengulang bunyi ini,
penyair juga mempertimbangkan lambang bunyi. (engan 'ara
ini, pemilihan bunyi#bunyi mendukung perasaan dan suasana
puisi.
1is3anto $2556:122& juga mengemukakan bah3a ada
sedikit perbedaan konsep rima dengan sajak. 1ajak adalah
persamaan bunyi pada akhir baris puisi, sedangkan rima adalah
persamaan bunyi pada puisi, baik di a3al, tengah, maupun
akhir baris puisi. =ima men'akup : $1& 8nomatope, $2& Bentuk
intern pola bunyi, dan $3& +engulangan kata.
2.5.5.2 =itma
1is3anto $2556:123& mengungkapkan bah3a ritma
merupakan tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya
bunyi. =itma sangat menonjol bila puisi itu diba'akan. Ada ahli
yang menyamakan ritma dengan metrum. (alam deklamasi,
biasanya puisi diberi tanda $B& pada suku kata bertekanan keras,
dan $u& di atas suku kata yang bertekanan lemah.
=itma sangat berhubunan dengan bunyi dan juga
berhubungan dengan pengulangan bunyi, kata, rase, dan
kalimat. =itma berasa dari bahasa yunani 9rheo: yang berarti
gerakan#gerakan air yang teratur, terus#menerus, dan tidak
putus#putus $mengalir terus&.
Cain halnya dengan "ulyana dalam 7aluyo $1%%5:%4&
mengungkapan bah3a ritma merupakan pertentangan bunyi:
tinggi-rendah, panjang-pendek, keras-lemah, yang mengalun
dengan teratur dan berulang#ulang sehingga membentuk
keindahan.
2.5.. !ata 7ajah $!ipograi&
15
7aluyo $1%%5:%/& mengemukakan tipograi merupakan
pembeda yang penting antara puisi dengan prosa dan drama. Carik#
larik puisi tidak membangun perio!istet yang disebut paragra.
Damun membentuk bait. Baris puisi tidak bermula dari tepi kiri dan
berakhir di tepi kanan baris. !epi kiri atau tepi kanan dari halaman
yang memuat puisi belum tentu dipenuhi tulisan, hal yang sama
tidak berlaku bagi tulisan yang berbentuk prosa. !ipograi puisi
terkadang membentuk suasana dan maksud yang hendak dikatakan
penyair.
;iri#'iri yang dapat dilihat se'ara sepintas dari bentuk puisi
adalah per3ajahannya. +er3ajahan adalah pengaturan dan penulisan
kata, larik dan bait dalam puisi. +ada puisi kon4esional, kata#
katanya diatur dalam deret yang disebut larik atau baris% 1is3anto
$2556:113&.
2.! "akikat Puisi
*akikat puisi atau struktur batin puisi merupakan 3ujud kesatuan makna
puisi yang terdiri atas tema, perasaan, nada dan amanat yang disampaikan
penyair. (ari unsur#unsur tersebut men'iptakan sebuah puisi menjadi
struktur yang utuh sehingga berbeda dengan karya sastra lainnya.
2...1 !ema
!ema merupakan gagasan pokok atau subje't#matter yang
dikemukakan penyairnya $7aluyo, 1%%5:15.&. !ema puisi itu harus
dihubungkan dengan penyairnya, dengan konsep#konsepnya yang
terimajinasikan. 8leh karena itu, tema bersiat khusus, objekti, dan
lugas atau tidak dibuat#buat. !ema juga tidak dapat terlepas dari
perasaan penyair, nada yang ditimbulkan, dan amanat yanga akan
disampaikan.
!ema yang diungkapkan oleh penyair dapat berasal dari dirinya
berupa renungan, orang lain, atau masyarakat. +enyair
11
menggunakan tema yang berhubungan dengan gagasan, pen'itraan,
'ita#'ita, keinginan, dan harapanya yang kemudian dituangkan
dalam puisinya.
2...2 +erasaan
+erasaan adalah sikap penyair terhadap pokok pikiran yang
ditampilkan $Aminudin, 2515:155&. (alam men'iptakan puisi,
suasana perasaan penyair, suasana perasaan penyair ikut
diekspresikan sehingga dapat dihayati oleh pemba'a. 0ika pemba'a
tidak mampu melibatkan emosi ke dalam emosi penyair, maka
pemba'a tidak mampu menghayati ji3a puisi itu sehingga tasiran
yang diberikan pemba'a tidak sesuai dengan puisi tersebut.
+erasaan penyair yang dituangkan ke dalam puisi dapat berupa
perasaan sedih, senang, gembira, kesal, marah, terharu, rindu, rasa
ben'i, setia ka3an, dan sebagainya.
2...3 Dada
"enurut 7aluyo $1%%5:125& nada merupakan sikap penyair
terhadap pemba'a, maka suasana adalah keadaan ji3a pemba'a
setelah memba'a puisi itu atau akibat psikologis yang ditimbulkan
puisi itu terhadap pemba'anya.
Dada pun berhubungan dengan tema dan pemba'a. Dada yang
berhubungan dengan tema menunjukan sikap penyair terhadap
objek yang digarapnya. Dada yang berhubungan dengan pemba'a,
misalnya menggurui, nada sinis, nada menghasut, mengejek, nada
ilosois, nada santai, dan lain#lain.
2...4 Amanat
Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan penyair
kepada pemba'a. Banyak penyair yang tidak menyadari apa amanat
puisi yang ditulisnya. "ereka yang berada dalam situasi demikian
biasanya merasa bah3a menulis puisi merupakan kebutuhan untuk
berekspresi atau kebutuhan untuk berkomunikasi atau kebutuhan
12
untuk aktualisasi diri. Bagaimanapun juga, penyair adalah manusia
biasa yang memiliki kelebihan dibandingkan dengan manusia biasa
dalam hal menghayati kehidupan ini, maka karyanya pasti
mengandung amanat yang berguna bagi manusia dan kemanusiaan.
!ujuan-amanat merupakan hal yang mendorong penyair untuk
men'iptakan puisinya. Amanat tersirat dibalik kata#kata yang
disusun, dan juga berda dibaik tema yang diungkapkan. Amanat
yang hendak disampaikan oleh penyair mungkin se'ara sadar akan
amanat yang diberikan. !iap penyair bermaksud ikut meningkatkan
martabat manusia dan kemanusiaan. +enghayatan terhadap sebuah
amanat puisi tidak se'ara objekti, namun se'ara subjekti, artinya
berdasarkan interprestasi pemba'a.
2.# $enis-$enis Puisi
7aluyo $1%%5:135#144& mengungkapkan 0enis#jenis puisi itu antara lain
adalah sebagai berikut:
2./.1 +uisi Darati, Cirik dan (eskripti
)lasiikasi ini berdasarkan 'ara penyair mengungkapkan isi
atau gagasan yang hendak disampaikan.
2./.2 +uisi Darati
"engungkapkan 'erita atau penjelasan penyair. Ada puisi
narati yang sederhana, ada yang sugesti, dan ada pula yang
kompleks. +uisi#puisi narati, misalnya : epik, romansa, balada, dan
syair. Balada adalah puisi yang berisi 'erita tentang orang#orang
perkasa, tokoh pujaan, atau orang#orang yang menjadi pusat
perhatian. =omansa adalah jenis puisi 'erita yang menggunakan
bahasa romantis yang berisi kisah per'intaan yang berhubungan
dengan kesatria, dengan diselingi perkelahian dan petualangan yang
menambah per'intaan mereka lebih mempesonakan.
2./.3 +uisi Cirik
13
"engungkapkan gagasan pribadi penyair atau aku liriknya.
0enis puisi ini misalnya : elegy, ode, dan serenade. >legy adalah
puisi yang mengungkapkan perasaan duka. 1erenade adalah sajak
per'intaan yang dapat dinyaniykan. 8de adalah puisi yang berisi
pujaan terhadap seseorang, sesuatu hal, atau suatu keadaan.
2./.4 +uisi (eskripti
+uisi (eskripti adalah puisi yang di dalamnya penyair
bertindak sebagai pemberi kesan terhadap keadaan-peristi3a, benda,
atau suasana yang dapat dipandang menarik perhatian penyair. 0enis
puisi ini antara lain puisi satire, kritik sosial, dan puisi#puisi
impresionistik. 1atire adalah puisi yang mengungkapkan perasaan
tidak puas penyair terhadap suatu keadaan, namun dengan 'ara
menyindir atau menyatakan keadaan sebaliknya. )ritik sosial adala
puisi yang juga menyatakan ketidaksenagan penyair terhadap
keadaan atau terhadap diri seseorang, namun dengan 'ara
membeberkan kepin'angan atau kketidakberesan orang lain.
2./.5 +uisi Auditorium dan +uisi )amar
+uisi Auditorium disebut pula puisi *ukla $puisi yang
mementingkan suara atau serangkai suara&. +uisi auditorium adalah
puisi yang 'o'ok untuk diba'a di uditorium, di mimbar yang jumlah
pendengarnya dapat men'apai ratusan orang. 1edangkan puisi
kamar adalah puisi yang 'o'ok diba'a sendirian atau dengan satu
dua orang pendengar saja dikala berada di kamar atau sebuah
ruangan 'ukup ke'il.
2./.. +uisi Aisikal, +latonik, dan "etaisik
+uisi Aisikal bersiat realistis, artinya menggambarkan
kenyataan apa adanya, seperti hal#hal yang dapat dilihat, didengar
dan dirasakan adalah merupakan objek 'iptaannya. +uisi +latonik
adalah puisi yang sepenuhnya berisi hal#hal bersiat spiritual atau
keji3aan. +uisi metaisik adalah puisi yang bersiat ilosois dan
14
mengajak pemba'a merenungkan kehidupan dan merenungkan
!uhan. +uisi religius disatu pihak dapat dinyatakan sebagai puisi
platonik $menggambarkan ide atau gagasan penyair& di lain pihak
dapat disebut juga sebagai puisi metaisik $mengajak pemba'a
merenungkan hidup, kehidupan dan !uhan&.
2././ +uisi 1ubjekti dan +uisi 8bjekti
+uisi subjekti juga disebut puisi personal, yakni puisi yang
mengungkapkan gagasan, pikiran, perasaan dan suasana dala diri
penyair sendiri. +uisi objekti berarti juga puisi yang
mengungkapkan hal#hal di luar diri penyair itu sendiri. +uisi
objekti disebut juga puisi impersonal.
2./.6 +uisi )onkret
+uisi )onkret adalah puisi yang bersiat 4isual, yang dapat
dihayati keindahan bentuknya dari sudut penglihatan. (alam puisi
konkret, tanda ba'a dan huru#huru dsangat potensial membentuk
gambar yang memiliki arti.
2./.% +uisi (iaan, Eelap, dan +rismitis
+uisi (iaan atau puisi polos adalah puisi yang kurang sekali
menggunakan pengimajian, kata konkret, dan bahasa igurati4e
sehingga puisinya mirip dengan bahasa sehari#hari. +usi yang
demikian akan sangat mudah dihayati maknanya. +uisi Eelap adalah
puisi yang terlalu banyak mengandung lambing, kiasan, majas dan
sebagainya. +uisi gelap biasanya sukar ditasirkan. (alam puisi
prismatis penyair mampu menyelaraskan kemampuan men'iptakan
majas, 4ersiikasi, diksi, dan pengimajian sedemikian rupa sehingga
pemba'a tidak terlalu mudah menasirkan makna puisinya, namun
tidak terlalu gelap.
2./.15 +uisi +ernasian dan +uisi ,nspirati
+ernasian adalah sekelompok penyair peran'ir pada
pertengahan akhir abad 1% yang menunjukan siat puisi#puisi yang
15
mengandung nilai keilmuan.
+uisi ,nspirati di'iptakan berdasarkan moo! atau passion.
+enyair benar#benar masuk ke dalam nuansa yang hendak
dilukiskan. 1uasana batin penyair benar#benar terlibat ke dalam
puisi itu.
2./.11 1tansa
1tansa artinya puisi yang terdiri atas 6 baris. 1tansa berbeda
dengan okta karena okta dapat terdiri atas 1. atau 24.
2./.12 +uisi (emonstrasi dan pamphlet
+uisi demonstrasi bersiat kekitaan, artinya melukiskan
perasaan sekelompok bukan perasaan indi4idual. +uisi pamlet juga
megungkapkan protes sosial. (isebut puisi pamlet karena
bahasanya adalah bahasa pamphlet.
2./.13 Alerogi
+uisi sering#sering mengungkapkan 'eria yang isinya
dimaksudkan untuk memberikan nasihat tentang budi pekerti dan
agama. 0enis alerogi yang terkenal ialah parabel yang juga disebut
dongeng perumpamaan.
%ontoh &uisi '
(BU
,buFF.
)au selalu menuntunku ke jalan yang benar
memberikanku 'inta dan kasih sayang
"emperhatikanku saatku terpuruk
"emperlihatkanku apa saja yang ada didunia ini
"engajariku hal baru agar ku dapat meraih impianku
1.
"emberikan kebahagiaan yang tak pernah kulupa
"emelukku dan menemaniku saat keinginan
menjagaku degan kehangatanmu
memberikanku dorongan tuk maju
"engajarkanku tuk menjadi diri sendiri
"engajariku tuk bangkit lebih tinggi
"engajariku tuk selalu bersyukur
"enasihatiku untuk menjadi lebih baik
mengajariku tuk menyayangi sesama makhluk tuhan
T)*)" )(R+U
Angin berdesir dipantai
Burung berki'au dengan merdu
>mbun pagi membasahi rumput#rumput
,tulah tanah airku
1a3ahnya menghijau
Eunungnya tinggi menjulang
=akyat aman dan makmur
,ndonesiaku
!anah tumpah darahku
0aga dan ra3atlah selalu
(isanalah aku dilahirkan dan dibesarkan
(isanalah aku menutup mata
8h..... tanah airku ter'inta
,ndonesia jaya.....
$)L)* "(,UP
1/
(i kala senang...
Aku terba3a suasana
!erhanyut dalam kegembiraan
(i raut muka ku slalu ada 'anda ta3a
(i saat ku merasakan kebahagiaan
(i kala sedih ...
Aku terhanyut oleh penderitaan
"asalah hidup yang ku jalani
!erpampang jelas raut muka kesedihan
@ang sedang ku rasakan ini
>ntah bagaimana...
1emua ini sudah ada yang mengatur nya
@ang "aha )uasa Alam 1emesta
*anya bisa bersabar,dan pasrah diri
)epada nya memohon pertolongan
16
3 Penutu&
3.1 -im&ulan
,).T)R PU-T)+)
+engertian +uisi
http:--deinisi.net-story.php?titleGpuisi $8nline . 0uni 2514&
+engertian puisi dan 2nsur#unsur puisi
http:--abdurrosyid.3ordpress.'om-255%-5/-2/-puisi#pengertian#dan#unsur#
unsurnya- $8nline . 0uni 2514&
0enis#jenis puisi
http:--duniapuisi.115mb.'om-jenis#jenisH25puisi.htm $8nline . 0uni 2514&
!eknik membuat puisi
http:--duniapuisi.115mb.'om-teknikH25pembuatanH25puisi.htm $8nline . 0uni
2514&
1%