Anda di halaman 1dari 17

Formasi Tanah : Susunan Geologi dan Karakteristik

3.1. Pendahuluan
3.1.1. Klasifikasi Formasi Tanah
Tanah diklasifikasikan secara geologis berdasarkan asal-usulnya sebagai tanah
residu, colluvial, eolian, glacial, atau sekunder. Subklasifikasi dilakukan berdasarkan
tempat terjadinya mengacu pada bentuk lahan atau lokasi yang relatif terhadap
keadaan fisiografi regional. Pembagian klasifikasi ini, menggambarkan bagaimana
terjadinya yang berhubungan dengan perubahan iklim, memberikan informasi
mengenai karakteristik gradasi, struktur, dan sejarah untuk suatu deposit tertentu.
Pengetahuan tentang karakteristik ini menjadikan dasar untuk dapat merumuskan
suatu analisis yang ditinjau dari permeabilitas, kekuatan dan deformability.
Kelas dan Terjadinya
Tanah Residu merupakan tanah hasil dekomposisi batuan yang memiliki
karakteristik geomorfik dengan batuan induknya.
Tanah Colluvial merupakan tanah hasil angkut oleh gaya gravitasi, bisa dalam
bentuk landsliding, jatuhan, longsoran, dan aliran.
Tanah lluvial merupakan endapan massif yang diangkut oleh air, dimana
mencakup endapan laut. !luvial atau endapan sungai termasuk stream bed,
kipas alluvial, dan floodplain deposits "point bar, clay plugs, bendungan alami,
dan ra#a$.
%ndapan lakustrin termasuk di dalamnya danau dan yang berada disekitarnya.
%ndapan pantai termasuk spits, barrier pantai, ra#a tidal, dan punggungan
pantai.
%ndapan laut termasuk tanah lepas pantai dan endapan dataran pantai.
Tanah %olian merupakan tanah hasil angkut oleh angin, berupa bukit pasir,
lembaran pasir, loess, dan debu vulkanik.
Tanah &lasial merupakan endapan yang tersimpan oleh gletser atau perairan es
dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu morain yang disimpan langsung dari
gletser sebagai tanah morain "basal till, ablation till, and drumlins$ atau sebagai
akhir dan interlobate moraines. 'an stratified drift merupakan endapan hasil
mencairnya air sebagai formasi fluvial "kames, kame terraces, eskers, outwash,
kettles$ atau endapan lakustrin "air ta#ar atau pengendapan air garam$.
%ndapan Sekunder merupakan endapan asal yang diubah secara in situ oleh faktor
iklim untuk menghasilkan duricrusts, permafrost, and pedological soils. Duricrusts
termasuk laterite, ironstone (ferrocrete), caliche, and silcrete.
(erbagai kelas dan subkelss memiliki karakteristik sifat yang memungkinkan prediksi
dampak formasi tertentu pada konstruksi, juga lingkungan pengendapan, terjadinya
sebagai deposit atau kemudian dimodifikasi, dan bahan khas yang terkait dengan
formasi. 'ilihat dari kondisi fondasi yang umumnya menguntungkan hal ini terkait
dengan )
Tanah padat atau yang lebih padat karakteristiknya, contohnya channel stream
deposits, coastal deposits, and glacial moraines and stratified drift.
*verconsolidated lempung tidak aktif dari beberapa coastal plain.
Claygranular campuran karakteristik tanah sisa terbentuk dari batuan sialik.
+ondisi formasi marginal dapat berasosiasi dengan glacial lacustrine clays dan
tanah dengan potensi keruntuhan seperti deposit playa, loess, dan lempung berpori.
+ondisi pondasi yang buruk dapat berasosiasi dengan colluvium, yang sering tidak
stabil di lereng, deposit tanah granular dalam kondisi floodplain, delta, muara,
danau, ra#a, dan ra#a payau, lempung aktif yang dihasilkan dari dekomposisi
batuan mafik dan marine shales, atau disimpan sebagai clay shales dan terangkat
ke dataran pantai, atau disimpan oleh aktivitas gunungapi, dan semua deposit
organik.
3.1.2. Analisis Terrain
nalisis medan memberikan dasar untuk mengidentifikasi cara terjadinya formasi
tanah dan mengelompokkannya menurut asal mulanya. !aktor-faktor yang
digunakan untuk interpretasi adalah bentang lahan, bentuk dan pola aliran,
karakteristik selokan, vegetasi, rona dan #arna "citra penginderaan jauh$, dan
penggunaan lahan adalah faktor interpretatif dasar untuk analisis medan.
3.2. Tanah Residu
3.2.1. Pendahuluan
Tanah residu berkembang in situ yang berasal dari disintegrasi dan dekomposisi
batuan. Perbedaan antara batuan dan tanah sulit dibedakan jika perubahannya
secara bertahap seperti yang terjadi di banyak batuan. 'i beberapa batuan seperti
batu gamping perubahan terjadi secara cepat.
'ekomposisi kimia banyak menghasilkan endapan tanah residu. +edalaman dan
jenis tanah yang berkembang berbeda-beda, bergantung pada mineral di batuan
induk, iklim, rentang #aktu pelapukan, dan topografi.
Perkembangan profil tanah sangat dipengaruhi oleh curah hujan dan juga
temperatur. Sebagian kecil tanah menutupi bagian permukaan yang beriklim cool-
dry atau hot-dry. Pada ,ona Cool-wet bisanya terbentuk tanah yang cukup tebal.
Tapi, pada iklim tropis dengan kombinasi temperatur yang tinggi dan curah hujan
yang tinggi menghasilkan tanah yang sangat tebal.
3.2.2. Batuan Beku dan Batuan etamorf
(atuan beku dan metamorf memiliki komposisi silica dan oksida. Silica
mendekomposisi tanah lempungan. !eldspar menghasilkan kaolin clays yang
ber#arna terang. !erromagnesian memproduksi clay dan besi oksida. -uskovit
biasanya stabil dan sering ditemukan tidak terubah. +uarsa tidak mengalami
perubahan, kecuali pada beberapa pelarutan dan memproduksi partikel lanau dan
pasir.
Pada daerah beriklim tropis terjadi dekomposisi yang sangat intens di beberapa
lokasi mencapai kedalaman .//ft. Produk yang biasa dihasilkan adalah silty clay
dengan jumlah pasir yang sedikit. Pada daerah beriklim panas dengan alternative
musim hujan dan panas dengan dekomposisi yang tingkat lanjut, mineral lempung
akan hancur dan silica akan tercuci "leached out$. -aterial yang tersisa adalah
alumunium hidroksida atau besi oksida seperti limonit.
0ntuk memprediksi jenis tanah kita harus mengetahui batuan dasar, iklim dan
topografi. Prosedurnya adalah mendeterminasi komposisi mineral dari batuan beku
dan metamorf. -engevaluasi mineral yang stabil pada batuan tersebut.
-emperhitung kankomposisi tanah dan mempertimbangkan faktor iklim.
Jenis dan Karakteristik Tanah Residu
Sialic Rock
&ranit, sienit dan lainya .-engalami dekomposisi untuk menggabungkan pasir
kuarsa dan kaolin clays dengan fragmen muskovit. (iotit mica mengalami
dekomposisi untuk menghasilkan besi oksida dan menyebabkan #arna
kemerahan atau coklat.
-afic Rock
&abro, basalt, periodotit dan lainnya. -engalami dekomposisi menjadi plastic red
clays di iklim tropis dan black expansie clays pada iklim yang panas dengan
intensitas hujan sedang dan drainase yang buruk. !lack clays sering berasosiasi
dengan basalt flows.
!oliated Rock
'ekomposisi pada gneiss sangat bervariasi bergantung pada batuan asalnya
"metemorf$ dan berkisar dari red micaceous sandy clay sampai micaceous sandy
silt bergantung dari jumlah feldspar dan biotit pada batuan asal.
3.2.3. Batuan Sedimen
Tersusun atas butiran kuarsa, memiliki ketebalan yang terbatas yang dihasilkan dari
dekomposisi material yang tahan pelapukan, seperti feldspar. -aterial yang
dihasilkan adalah low plasticity clayey sand.
Shales
Serpih tersusun atas mineral lempung yang sudah jauh berkurang. -enjadikan
tanah dengan profil yang memiliki kedalaman yang terbatas dari dekomposisi
mineral pengotor. Tipe formasi dari tanah residu lempung adalah dari dekomposisi
Triassic shales, dan ,ona pelapukan batuan.
Marine Shales
"arine shale mengalami disintegrasi dan mikrofissuring dari tekanan yang dihasikan
dan perluasan dari mineral lempung dan dibeberapa kasus berkembang profil tanah
lempung dari dekomposisi minieral lempung. +edalaman dari disintegrasi bisa
mencapai 1/ft atau lebih. (iasanya menghasilkan fragmen keras di dalam matriks
lempung.
Batu gamping
+arbonat seperti batu gamping dan sulfat mengalami pelarutan lebih cepat
dibandingkan dengan dekomposisi dan memiliki karakteristik tanah residu lempung
tipis dari dekomposisi dan pengotor. Semakin banyak material pengotor, maka
semakin tebal tanah yang terbentuk. Perubahan antara tanah dan batu gamping
terjadi sangat cepat jika batu gamping bersifat murni. #he reddish-brown hingga red
clays merupakan tipe batu gamping di daerah beriklim tropis yang disebut 2terra-
rossa3.
3.3. !e"osit #ollu$ial
3.3.1. Pendahuluan
Tanah colluvial adalah material yang berpindah dari tempat a#al terbentuknya tanah
tersebut, biasanya diakibatkan oleh gravitasi selama slope failures. +arakteristik
yang terlihat berbeda dengan sifat formasi a#al dan bentuk slope failures. Tanah
colluvial biasanya me#akili masa yang tidak stabil, relatif pada material rentan, dan
sering ditemukan tertimbun tanah alluvial yang sangat rentan.
Tanah colluvium ini sering di temukan di daerah lereng gunung bahkan jauh dari
ujung lereng. Perpindahannya pun bervariasi, dari hanya beberapa inci untuk
mekanisme creep, beberapa kaki untuk rotasi, dan puluhan atau bahkan beberapa
kilometer apabila terjadi karena tanah longsor.
3.3.2. Recognition
Terrain Features
!itur medan bervariasi dengan tipe slope failure, tahap pembentukan, dan sejak
terjadinya slope failure. Pada a#al slope failure, retakan-retakan muncul di
sepanjang lereng bagian atas. 'alam jangka panjang melalui gerakan secara
bertahap, batang pohon menjadi miring atau menekuk. Setelah slope failure, rotasi
slide mengakibatkan cekungan khas berbentuk spoon-shaped yang mudah
diidentifikasi dari foto udara. $lides, longsoran, dan arus dapat mengakibatkan bukit
seringkali tanpa vegetasi, dan hal ini juga mudah diidentifikasi di foto udara.
Colluium of slides, tanah longsor, dan arus cenderung menghasilkan bentukan
yang tidak teratur, topografi hummocky yang jelas berbeda dari topografi yang
berdekatan dengan daerah yang cenderung stabil. 4egetasi merupakan indikasi
colluvium di beberapa iklim, pohon pisang misalnya, mendukung tanah colluvial lebih
residu.
$lope %ailure Deelopment $tages
!itur medan pengembangan lereng akan berbeda pada tahap dari slope failure )
Tahap a#al ditandai oleh gerakan lambat, sering terputus-putus, retakan, dan
pohon-pohon yang miring dan menekuk.
Tahap menengah adanya gerakan yang terjadi secara signifikan, sering masih
terputus-putus, disertai dengan perpindahan yang besar. Tahap ini dicirikan oleh
gerakan slide, terutama dalam mode progresif.
Tahap akhir, yaitu total perpindahan yang telah terjadi, mengakibatkan endapan
colluvial yang matang. &erakan tambahan dapat masih terjadi. (iasanya hanya
jatuhan atau tanah longsor.
+omposisi failure mass bervariasi dengan tipe slope failure dan luasnya perpindahan
massa. +etidakselaarasan yang terjadi karena proses sliding, menyebabkan
colluvium akan terpisah didasarkan pada kegagalan permukaan, yang mungkin
membatasi perubahan material atau perubahan dalam orientasi struktural. Pada
tanah longsor, material yang mendasari akan berbeda, terutama pada daerah yang
mengalami perpindahan yang besar. -embedakan colluvium dan tanah residu akan
sulit, tetapi secara umum colluvium berbentuk kurang padat dengan kelembaban
yang lebih tinggi, kekuatan lebih rendah, dan tidak terdapatnya struktur, sedangkan
tanah residu mungkin terdapat beberapa struktur.
3.3.3. %ngineering Signifi&an&e
Massa yang tidak stabil
+etika colluvium terletak di lereng, biasanya merupakan kondisi tidak stabil, dan
lebih lanjut memungkinkan terjadinya pergerakan di lereng. Pergerakan yang umum
pada Colluvium adalah pergerakan merayap ke gerakan lebih terlihat. &erakan
biasanya periodik, mempercepat, dan decelerating, dan benar-benar berhenti
selama beberapa #aktu "slip-stick fenomena$. !enomena alam yang menyebabkan
gerakan adalah curah hujan, salju dan es yang mencair, getaran akibat gempa bumi.
Buried Weak Alluium
%ndapan colluvial biasanya berada pada daerah lereng pegunungan atau
perbukitan.
3.'. %nda"an Allu$ial
3.'.1. (ingkungan Flu$ial
!luvial mengacu pada aktivitas sungai. lluvia adalah bahan-bahan yang diba#a
dan diendapkan oleh sungai. Stream channel adalah tingkat aliran terbatas
dalam sebuah saluran, dan floodplain adalah daerah yang berdekatan ke saluran
yang ditutupi oleh daerah berupa limpahan sedimen selama periode tinggi limpasan.
Sering didefinisikan sebagai tingkat kedua aliran (ank. 5ntermiten adalah sungai
yang mengalir secara berkala.
Aktiitas stream
%rosi
'isebabkan oleh tindakan hidrolik, abrasi, solusi, dan transportasi terjadi paling
signifikan selama tahap banjir.
Transport
Semakin besar kecepatan aliran, semakin besar kemampuannya untuk
memindahkan bahan lapukan.
Pengendapan
+ecepatan mereda, partikel kasar datang untuk diendapkan di ba#ah. Partikel
halus terus tertransport sampai kondisi air yang tenang sampai akhirnya mereka
keluar dari suspensi. 6ubungan antara erosi, transportasi, dan pengendapan
dalam hal aliran kecepatan dan ukuran partikel.
Stream !lassi"ication and #eposition
Sungai diklasifikasikan oleh bangunan geomorfologi dan bentuk dan dimodifikasi
oleh kecepatan aliran, kondisi banjir, sumber bahan, dan iklim. (entuk aliran telah
diklasifikasikan oleh "Tanner, .789$ seperti lurus, bengkok, dikepang atau berkelok-
kelok. +elas-kelas ini berhubungan secara umum dengan kelas-kelas yang
didasarkan pada pengembangan geomorfo.
(eberapa klasifikasi dapat ditemukan dalam literatur)
(oulder ,ona
!lood#ay ,one
:ona pastoral
-uara ,ona
Stream Shape$ !hannel !haracteristics$ and #eposition
(entuk streaming sering mencerminkan kondisi geologi di daerah melalui daerah
yang dialiri, serta memberikan indikasi dari jenis material yang disimpan dalam
saluran. Pengembangan liku sungai bergantung pada erodibilitas saluran dan
kecepatan air.
$traight channel
(erkembang sepanjang ,ona lemahan batuan, atau sebuah bangunan.
Crooked chanel
-erupakan karakteristik dari batu atau tempat tanah liat keras yang cenderung
menolak berkelok-kelok. (entuk bengkok Rock Creek, ;ashington 'C, yang terkikis
Prakambrium. (atu-batu kristal memiliki berbagai tingkat resistensi. 'i sisi lembah
yang curam, sungai mengalir di permukaan batuan dasar atau atas deposit coarse-
grained bahan-bahan yang termasuk batu, kerikil dan cobbles.
!raided stream
<ebar saluran terdapat dalam range hingga beberapa mil, dan ditandai dengan
jaringan saluran , (ar, shoals, dan +epulauan, umumnya ditemukan di sungai yang
matang.
"eandering stream
Sungai yang berkelok-kelok berkembang di lembah sedimen lemah yang terdiri dari
bahan-bahan yang lebih halus "campuran silt, pasir dan tanah liat$. -ereka dapat
terjadi pada setiap lembah, tetapi merupakan karakteristik lain dari lembah-lembah
luas dan matang.
Arid)#limate Stream A&ti$it*
Stream karakteristik di daerah-daerah kering Sungai disebut mencuci, ;adi atau
arroyos= aliran ini intermiten dan bentuk aliran cenderung bengkok atau dikepang
karena mengalir signifikan dengan kecepatan tinggi, terjadi selama banjir bandang.
'i daerah pegunungan Semi-rid, seperti merika Serikat (arat daya, limpasan dari
pegunungan telah diisi lembah dengan sedimen yang ratusan kaki tebalnya. Sumber
signifikan sedimen adalah material kecil, aliran sungai mengalir ke lembah dari
elevasi yang lebih tinggi selama badai. +ecepatan tinggi mereka menyediakan
kapasitas memba#a beban-substansial.
%stuarine %nironment
:ona muara dapat dipengaruhi oleh pembalikan periodik gradien sungai dari
aktivitas pasang surut dan tahap banjir. Sedimen material halus ketika berada di
ujung ka#asan pastoral= dan cabang-cabang saluran, kepulauan, dan ra#a-ra#a
yang umum.
#eltas
'elta bentuk dimana sungai memasuki tubuh air besar dan deposito beban di
perairan yang relatif tenang dan mendalam. Seperti kecepatan aliran menurun,
kerikil, pasir, dan partikel lumpur yang terpisah. Partikel koloid tetap dalam suspensi
sampai kondisi air sangat tenang terjadi dan tercipta proses sedimentasi. (entuk
delta yang terjadi berkaitan dengan beban sedimen dan kondisi tenaga arus dan
gelombang.
3.'.2 %stuari (ingkungan
Terletak di mulut sungai , ,ona muara dapat dipengaruhi oleh pembalikan periodik
gradien sungai dari kegiatan pasang surut serta secara bertahap banjir . Sedimen
terutama fine- grained saat terletak di ujung dari ,ona pastoral , dan cabang-cabang
saluran , pulau , dan ra#a-ra#a yang umum .
!elta
'elta terbentuk di mana sungai memasuki badan air besar dan deposit beban dalam
relatif tenang , perairan dalam . Sebagai kecepatan aliran menurun , kerikil , pasir ,
dan lumpur partikel dipisahkan dan disimpan di tempat tidur mencelupkan ke bagian
ba#ah badan air . Partikel-partikel koloid tetap dalam suspensi sampai kondisi air
sangat tenang terjadi untuk mengi,inkan sedimentasi . (entuk delta yang terjadi
adalah terkait dengan beban sedimen dan kondisi energi arus dan gelombang .
Tidak ada bentuk delta ketika kondisi energi tinggi memba#a pergi semua namun
partikel kasar , yang tetap sebagai meludah dan bar di sepanjang garis pantai.
%ndapan delta ditandai dengan berkembang dengan baik cross-bedding campuran
pasir, silts, dan bahkan tanah liat dan tanah organik. !ormasi 'elta mensyaratkan
bah#a sungai menyediakan bahan dalam jumlah sedemikian rupa sehingga mereka
tidak dihapus oleh pasang surut, gelombang, atau arus. 6al ini membutuhkan baik
lingkungan rendah energi dengan pergerakan air kecil, atau sungai memba#a
sejumlah besar bahan. The -ississippi delta "&ambar >.>> dan &ambar >.>1$ dan
delta ?il terletak di lingkungan rendah energi. <okus deposisi aktif terjadi keluar dari
mulut distributary membentuk bagian depan delta kompleks. (agian depan uang
muka ke dalam badan air, sehingga selembar relatif kasar detritus, yang mengental
lokal di sekitar saluran. Sea#ard dari delta front adalah daerah akumulasi liat halus,
disebut deposito prodelta. Selama jangka #aktu yang lama #aktu, delta akan beralih
lokasi mereka seperti yang ditunjukkan pada &ambar >.>1.
Subdeltas
Subdeltas diperluas ke dalam tubuh air dengan sungai melintasi delta induk.
Sebagai subdelta memperpanjang menuju ke laut , sungai membangun bar jari di
sepanjang rute mereka . (ar jari terdiri terutama dari pasir . ntara mereka adalah
deposito tebal silts dan tanah liat sering interbedded atau ditutupi dengan formasi
organik tebal . Sejumlah besar ra#a gas dapat dihasilkan dari ra#a dikubur atau
deposito organik .?e# *rleans " contoh $. +ota ?e# *rleans dibangun di atas
endapan delta .
muara
%stuaries
Streaming yang siklus erosi telah terganggu oleh kenaikan permukaan laut ,
sehingga tenggelam dari lembah sungai , membentuk muara . Selama usia glasial
terakhir dari Pleistosen , permukaan laut rata-rata diturunkan oleh sekitar >// kaki
atau lebih di merika Serikat timur laut , dan lembah sungai , mengikis ke ba#ah ,
membentuk profil baru . +etika gletser mulai meleleh , permukaan laut naik
membentuk lembah tenggelam , yang ditemukan di banyak rantau #ilayah di dunia.
Sepanjang pantai timur merika Serikat , misalnya, 6udson , 'ela#are,
Sus@uehanna , dan Potomac Rivers telah tenggelam di lembah mulut mereka .
+ondisi muara ada di mana sungai-sungai memasuki laut untuk membentuk teluk .
endapan
0mum untuk ini lembah dimakamkan adalah strata alluvia baru-baru ini diendapkan
pada terkikis sur#ajah formasi jauh lebih tua. alluvial rendah adalah pasir kasar dan
khas campuran kerikil interbedded dengan pasir, menjadi lebih halus-grained
dengan penurunan mendalam. -elapisi tanah granular adalah lempung lunak,
dengan kadar ke atas untuk tanah organik biasanya interbedded dengan lapisan
tipis pasir berlumpur. Tanah organik sangat lembut, sering mulai >/-.// ft kerang
tebal, dan sering mengandung.
3.'.3 #oastline (ingkungan
-uncul dan Submergent Pesisir Sejak Pleistosen, ketinggian dari banyak garis
pantai telah berubah, beberapa bahkan !luctuating. Secara umum, mereka dapat
diklasifikasikan relatif terhadap permukaan laut karena meningkatnya "muncul$,
mereda "submergent$, atau stabil. %rosi mendominasi garis pantai muncul dan
deposisi mendominasi submergent garis pantai. %kspresi bentuklahan menunjukkan
kondisi tanah harus diantisipasi, karena mereka mencerminkan apakah proses erosi
atau pengendapan yang terjadi.
&aris pantai modern terutama hasil dari aktivitas gletser Pleistosen. +erak bumi
dibelokkan ba#ah massa besar mereka dan kemudia, karena mereka meleleh,
kerak Rebound terjadi, dan masih aktif sampai sekarang dalam ekstrem utara dan
selatan hemibola. (ersamaan dengan Rebound, es glasial mencair, menyebabkan
permukaan air laut naik sebanyak >// ft. 'i banyak daerah di sekitar garis lintang,
permukaan air laut tengah masih meningkat dan dengan perendaman tanah.
Pengecualian ditemukan di daerah dengan aktivitas tektonik tinggi seperti barat
pantai merika Selatan, dimana munculnya adalah faktor dominan. (ukti permukaan
laut pelanggaran diberikan oleh Pleistosen formasi teras, yang sepanjang Serra do
-ar pantai (rasil adalah 8/ft di atas permukaan laut dan di sepanjang pantai timur
merika Serikat setinggi AB/ft di atas permukaan laut "teras (randy#ine$. Terkikis
permukaan lempung Cretaceous di Chesapeake (ay menunjukkan bah#a
permukaan laut pernah A//ft lebih rendah di daerah itu, selama periode pasca-
glasial segera .
$horeline primer
(entang alam yang dihasilkan dari beberapa lembaga terestrial erosi, pengendapan,
atau aktivitas tektonik diklasifikasikan sebagai garis pantai utama "Shepard, .789$.
The subserial erosi pantai, subpantai pengendapan udara, dan pantai struktural atau
diastrophic. &aris pantai vulkanik tidak ditampilkan.
&aris pantai sekunder
&aris pantai sekunder hasil dari proses laut dan termasuk pantai-gelombang erosi,
pantai pengendapan laut, dan garis pantai organik dibangun dan diklasifikasikan
oleh Shepard ".789$.
Kelas signi"ikan
'ari sudut pandang formasi tanah, kelas yang paling signifikan adalah depositional-
laut pantai dan pantai pengendapan muncul. +elautan pengendapan Coastline
Simpanan (arrier (each atau lepas pantai (ar. Sebagai hasil dari aliran
pengendapan melimpah dari tanah dan kondisi lepas pantai dangkal, gelombang,
dan arus mengambil partikel pasir dan mengembalikan mereka ke darat. khirnya,
beach barrier atau bar lepas pantai dibangun sejajar pantai, menciptakan laguna
antara bar dan daratan. rus kuat memperpanjang bar di sepanjang garis pantai
yang konflik dengan aliran sungai, menyebabkan saluran untuk bermigrasi sekitar
meluas.
&elombang dan kekuatan angin, terutama selama badai, mendorong bar
pedalaman. +arena bar dan meludah disimpan oleh arus dan gelombang, mereka
terdiri bahan yang diurutkan, biasanya dalam media-kompak untuk negara kompak,
bebas dari fine partikel berbutir. Selama periode arus tinggi dan aktivitas gelombang,
tempat tidur kerikil yang disimpan dan menjadi interbedded dengan pasir.
#idal "arsh
<aguna pasang surut mengisi dengan sedimen dari aktivitas aliran. +etika air
menjadi suffisien dangkal untuk memberikan perlindungan terhadap angin dan arus,
aktivitas biotik dimulai, dan ra#a pasang surut dengan tanah organik terbentuk. Cika
permukaan air laut meningkat, seperti halnya di sepanjang pantai timur merika
Serikat, ini deposito organik menebal dan memperbesar untuk mengisi depres
aksesi di dasar laguna. Sepanjang pantai tlantik, ini deposito organik dapat
berkisar 8-8/ ft ketebalan dan mencakup area yang luas.
Dunes
Tindakan ngin bergerak pasir halus dari daerah pantai untuk membentuk bukit
pasir, yang akhirnya bermigrasi untuk menutupi tanah organik .
"uncul pengendapan Coast
!itur yang signifikan muncul garis pantai pengendapan adalah serangkaian
gelombang-memotong teras atau pantai pegunungan, dimana laguna pasang surut
juga jelas. Punggungan tertua pantai, sekarang .//ft di atas permukaan laut,
bermigrasi pedalaman dan laguna pasang surut yang diisi, tanah terangkat dan
pantai kedua ridge dibentuk. khirnya laguna diisi dan pantai ridge ketiga dibentuk
sebagai pantai penghalang. perairan lepas pantai di lokasi ini sangat dangkal,
indikasi, bersama dengan pegunungan pantai, dari muncul garis pantai.
&aris 'antai gabungan
!itur dari sebuah pantai berbentuk struktural sepanjang laut dan erosi subaerial dan
pantai pengendapan laut di teluk besar. !ormasi geologi pedalaman terutama batu,
seperti diorit kuarsa. 'i sisi laut, kekuatan gelombang yang kuat telah memotong
tebing linear di batu, pantai sempit telah dibentuk dan pasir halus dari pantai meniup
pedalaman untuk membentuk bukit-bukit pasir. 'alam 'rakes (ay, arus sejajar
pantai pasir deposito untuk membentuk bar Teluk dan meludah. <embah tenggelam
"Schooner (ay$ telah diisi dengan sedimen membentuk perairan dangkal. Saat ini di
teluk minimal dan deposisi terbatas untuk tanah berbutir fine membentuk lumpur flat.
Dang relatif lereng curam dan tinggi ketinggian dari bukit yang berdekatan
menunjukkan bah#a deposito bay mungkin setebal .// ft di 'rakes (each, (ayhead
bar telah terbentuk, menghalangi aliran sungai kecil ke teluk. <aguna di belakang bar
bay mengisi dengan sedimen baik dari darat.
3.'.' #oastal Plain !e"osits +Pengenda"an !ataran Pesisir,
Coastal plains terbentuk karena kenaikan regional, penurunan muka air laut atau
keduanya, menyebabkan lantai dasar laut muncul dan kemudian menjadi daratan.
Secara &eografi, mereka didefinisikan sebagai kenampakan regional dari relief
terikat yang relatif rendah menuju kuarah laut dari daerah pantai dan menuju daratan
dari dataran tinggi "!reeman and -orris,.7B9$.
(iasanya coastal plains berisi sedimentasi kuarter dan banyak mengandung lapisan-
lapisan tersier, jurrasik, dan kapur. <apisanElapisan ini biasanya telah ter-
preconsolidated diba#ah tumpukan ribuan kaki dari material limpahan dari erosi
selama proses pengangkatan. < Casagrande ".788$, mengemukakan tekanan
preconsolidasi tingginya berkisar ./ tsf dari kedalaman Bft di Richmond, 4irginia,
dimana tekanan overburdennya sekitar A tsf.
Atlantic !oastal &lains '#ataran &esisir Atlantik(
tlantic coastal plains sediments terbentang selaras pada batuan pracambrium
dengan dipping menuju kearah laut dan meluas diba#ah samudra. +ontak pada
permukaan antara batuan kristalin yg lebih tua dengan tanah coastal plain disebut
fall line, dan ini merupakan karakteristik dari tlantic coastal plains.
Sedimen pada dataran pesisir ?e# Cersey mencapai ketebalan sampai 8///ft
diba#ah garis pantai. 'ip lapisan menuju kearah laut dan kenaikan muka air laut
serta erosi menampakkan lpisan tua dari periode kapur dan tersier ke permukaan
sepanjang searah sempit band pada arah timur lautEbarat daya. <apisan tua ini
berisi lapisan tebal yang terdiri dari lempung, napal, dan pasir, dengan tanah liat dan
napal material dominan pada permukaan.
'ataran pantai atlantic tidak menampilkan kondisi yang sulit. <empungnya ter
oerconsolidasi dan rendah aktifitas, dan formasi kuarter merupakan sumber dari
pasir dan kerikil.
)ul" !oastal &lain '#ataran &esisir Teluk(
Pada daerah ini dihasilkan lempung plastik hitam pada daerah pesisir luar TeFas
dan <ouisiana dari formasi (eaumont. +arakteristik penting dari lempung ini adalah
aktifitas mereka yang tinggi dan kecenderungan untuk mengembang.
*os Angeles !oastal &lain '#ataran &esisir *os Angeles(
Prekonsolidasi lempung laut dari umur tersier jelas sepanjang pesisir utara dan
selatan dari <os ngeles dan menarik karena ketidakstabilan pada kemiringannya
dan kecenderungannya terhadap permukaan.
luvium pada masa sekarang menutup mesas dan massa dorongan purba pada
level yang lebih rendah dan digolongkan dari pasir sangat kompak dan kerikil pada
formasi dasar menuju ke yang lebih keras, lempung halus kecoklatan pada
permukaan " &ould, .78/ $.
!ormasi -iosen ) (agian terendah dari -odelo mengacu pada shale pada
laporan &eologi namun pada terminologi teknik dideskribsikan sebagai 2lempung
berlumpur abu kehitaman, keras3 "montmorillonite$. &radasi dan plastisitas
sangat dipertimbangkan. Cumlah rekahan-rekahan kecil, orientasi menyebar, dan
slickenside yang terjadi.
!ormasi Paleosen ) -artine, mendeskripsikan sebagai keras, lempung abu
kehijauan dengan kantungEkantung dari pasir sedang dan nodul kapur dan
fragmenEfragmen semen, sangat preconsolidasi, dan sangat berfrackture,
slickenside, dan terpecahkan oleh tektonik.
*empung *ondon
<empung yang terkenanal yang terdapat di <ondon terendapkan diba#ah kondisi
laut selama %osen "Skemptin and 6enkel, .7BG$.
3.'.- (a&ustrine %n$ironment +.ongla&ial,
-aterial pengendapan adalah tanah granular sepanjang garis pantai, pada daerah
pembentukan pantai, dunes, dan delta, dan lempur dan lempung mengisi cekungan
danau. 'anau terjadi karena tekanan, yang secara normal bukan berasal dari
aktifitas erosi, penyebab keterdapatan meraka dimengerti pada geologi regional.
(anyak danauEdanau besar terjadi karena pergerakan dari kerak bumi, yang
disebabkan sesar, lipatan dan kenaikan permukaan.
Danau &lasial
&letser membentuk danau dengan menggosok daerah permukaan, dengan deposisi
dari bendungan sungai, dengan mencairkan balok es yang meninggalkan tekanan
"Ceret$, dan oleh sangat ketidakteraturan permukaan ground moraine.
(ktifitas )ulkanik
'anau terbentuk karena hancurnya ka#ah vulkanik dan kaldera, dan pada cekungan
yang dibentuk oleh kombinasi aktifitas tektonik dan vulkanik, seperti pada cekungan
-eksiko.
#anah *ongsor
(endungan alamiah terbentuk oleh tanah longsor pada lembah untuk membentuk
danau.
Danau $olusi
Tekanan hasil dari hancurnya gua besar pada batugamping dari danau solusi.
Danau Dataran !an+ir
Terbentuk karena jalan memintas dari sungai yang berliku-liku "oFbo#s$ atau pada
tekanan dataran banjir yag dibentuk oleh bendungan alam ",ona belakang ra#a$.
Cekungan Deflasi
Terbentuk karena erosi angin, ditemukan pada daerah gersang seperti 'ataran
Tinggi merika, ?orthern TeFas, utralia, dan frika Selatan.
Karakteristik &engendapan
Sedimen yang baik terba#a sampai ke danau diman mereka terkumpul pada air
yang cukup dalam, terakumulusai menjadi endapan yang tebaldari lumpur dan
lempung. Selama lempung terkumpul secara perlahan mereka cenderung
berlaminasi dan terstrata dengan baik, dan dapat menjadi benar-benar lemah.
Setelah danau mengalami kematangan dan mengisi membentuk area dangkal
dengan arus yang lemah dan aksi gelombang, tumbuhan tumbuh dan akumulasi
bahan organik dimulai.
Danau "odern 'ada ,klim -ering
Pada iklim gersang air memasuki cekungan, tapi mengalir tidak memadai untuk
mengisi lagi kehilangan akibat dari evaporasi, dan danau dengan cepat mengering,
membentuk sebuah playa. Setelah air menguap, garam pun mengendap.
Danau 'urba 'ada daerah ,klim -ering
Sisa dari sebuah danau Pleistosen besar yang muncul sekali, berkurang karena
penguapan, jelas garam meluas selama lebih dari ratusan tahun pada seperempat
mil dari dataran tinggi (olivia, 0tah bagian barat, ?evada bagian barat dan juga
#ilayah gersang diseluruh dunia.
Ra+a dan Ra+a &ayau
Ra#a dan ra#a payau terjadi pada #ilayah lembah dan tanah jenuh secara
permanen. Ra#a memiliki semak atau vegetasi pohon dan ra#a payau memiliki
vegetasi rerumputan. -ereka biasanya berasosiasi dengan danau dan daerah yang
bersaluran yang buruk dan dengan lingkungan pesisir seperti estuari dan ra#a
payau tidal.
%ormasi
4egetasi tumbuh dari pantai menuju ke tengah dan mengisi danau. (erbagai tipe
dari tanaman bertanggung ja#ab terhadapakumulasi dari material organik.
#anah Diatom atau Diatomit
kumulasi dari diatom, tanaman mikroskopik yang mengsekresikan material yang
mengandung silika pada danau atau ra#a. -emiliki berat unit yang ringan, porositas
tinggi, dan tanpa plastisitas yang dihitung oleh ukuran butir dari kerang silika
berongga.
Karakterisitik Teknik
Deposit granular
-aterial granular terendapkan sepanjang perimeter danar yang berasal dari pantai,
delta, dan dunes. -aterial kasar meminjam sumber. 'eposit pantai mungkin
biasanya kompak, tetapi kebanyakan deposit berada pada kondisi lemah.
#anah #ubuh Danau
<umpur, lempung, dan material organik pada umumnya membentuk tanah tubuh
danau. Pada keadaan material halus, lemah dan dapat tertekan. Pembentuk tubu
danau adalah area datar yang besar yang dapat ditemukan ditutupi oleh vegetasi
ra#a atau ra#a payau.
Tanah Ra+a &ayau dan Ra+a
+arakteristiknya bervariabel= akar dan gambutdapat berdiri vertical memotong
mereka yang dapat ditekan, dimana lumpur organik sebagai fluida ketika jenuh dan
terbatas.
3.'./ arine %n$ironment
Pengendapan laut berasal dari dua sumber umum) ".$ sedimen daratan darisungau,
glacier, aksi angin, dan kemiringan sepanjang garis pantai= dan "A$ pengendapan
laut dari hasil dari kehidupan laut yang telah mati baik organik maupun anorganik
dari presipitasi dari slusi kejenuhan.
Sedimen dari daratan umunya mengalami penurunan dalam ukuran partikel dan
proporsi dari jumlah total sedimen dengan peningkatan jauhnya jarak dari darat.
Tipikal distribusi dari pesisir barat merika Serikat yaitu )
'ikedalam sekitar 8//ft, dimana arus laut aktif, endapat termasuk didalamnya
pasir, lumpur, dan lempung= karakteristik endapan tergantung dari sumber
geologinya, konfigurasi pesisir, dan proksimisitas ke sungai.
'iantara 8// dan >//ft, didominasi oleh lumpur dan lempung.
<ebih dari >///ft ditemukan lempung kecoklatan dari daratan asal, terobosan
calcareous, dan terobosan silika "sedimen dengan lebih dari >/H material asal
biotik$.
&asir *aut
0mumnya dipertimbangkan untuk keterbentukan butir kuarsa, dimana keras dan
sulit dihancurkan, dengan demikian endapan mungkin padat.
0ntuk desain pondasi untuk dtruktur lepas pantai pada pasir calcareous, resistansi
pergesekan pada keadaan biasa untuk pasir kuarsa biasanya dari gradasi dikurangi
oleh faktor empiris, dimana berdasarkan dari koefisien dari tekanan bumi lateral
"-cClelland, .7GA=gar#al et al., .7GG$.
*empung *aut
%ndapan lempung laut pada saat ini biasanya terkonsolidasi, tapi pada kedalaman
sekitar >//ft atau lebih diba#ah lantai samudra mereka biasa ditemukan dalam
keadaan kaku atau kondisi terbaik dari konsistensinya. <empung kaku sampai keras
juga terdapat pada daerah yang dahulunya diatas permukaan laut, yang kemudian
tenggelam.
Klasi"ikasi dari Sedimen Karbonat
Sistem klasifikasi dari endapan -iddle %astern Sedimentary telah dikemukakan oleh
Clark dan ;alker ".7GG$.
G%0(0G1 T%K.1K
2Susunan Geologi dan Karakteristik Formasi Tanah3
K%(0P0K /
G%0(0G1 #
1. FA4AR 2561161166-1
2. 47(1A.!R1 8A.0R1 25611611669-
3. :7.1 .00R A1.1 256116116133
'. A.!1KA P7TRA G 2561161161--
-. BR1A. #A(%B 25611611619'
FAK7(TAS T%K.1K G%0(0G1
7.1;%RS1TAS PA!4A!4ARA.
4AT1.A.G0R
261'