Anda di halaman 1dari 15

PEMANFAATAN TI DALAM SIK

Kelompok 2 :
Dewi Mustikawati 25010112130146
Putri Budiastuti 25010112130147
Amalia Safira K. 25010112110148
Nirmala Herlani 25010112130149
Rahmadayanti 25010112140150
DEFINISI SIK
Merupakan suatu sistem
pengelolaan data dan informasi
kesehatan di semua tingkat
pemerintahan secara sistematis
dan terintegrasi untuk mendukung
manajemen kesehatan dalam
rangka peningkatan pelayanan
kesehatan kepada masyarakat.
SIK
Informasi kesehatan sangat diperlukan
dalam pembuatan program kesehatan
mulai dari analisis situasi, penentuan
prioritas, pembuatan alternatif solusi,
pengembangan program, pelaksanaan dan
pemantauan hingga proses evaluasi
terhadap pelaksanaan program-program
kesehatan.
KENDALA PEMANFAATAN SIK DI INDONESIA
1. Puskesmas yang tidak sesuai dalam
pencatatan dan pendataan
2. Untuk mengakses data sulit, karena
terpisah antara program
3. Adanya perbedaan data antar bagian
dengan data sama

4. Sulit menyatukan data karena format
laporan yang berbeda-beda
5. Adanya pengambilan data yang sama
berulang-ulang dengan format yang
berbeda-beda dari masing-masing bagian
Selain itu......
permasalahan SIK di Indonesia disebabkan
karena beberapa hal seperti misalnya, belum
adanya standar, regulasi, SIK terfragmentasi, dan
juga pemanfaatan Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) yang belum optimal. "Sekarang
sudah ada Teknologi Informasi dan Komunikasi,
tapi itu juga pemanfaatannya belum optimal.
DUKUNGAN PEMANFAATAN SIK
DIAS TOLONG DI ISI BAGIANMU . MAKASIH
CONTOH PEMANFAATAN TI DI BIDANG
KESMAS
SIMPUS
Sistem Informasi Manajemen
Puskesmas (SIMPUS) adalah suatu
tatanan manusia dan/atau peralatan
yang menyediakan informasi untuk
membantu proses manajemen
Puskesmas mencapai sasaran
kegiatannya.
KEUNTUNGAN SIMPUS
Bisa digunakan untuk mencari data pasien.
Dapat menghasilkan laporan sesuai dengan
kebutuhan.
Dapat mendukung keputusan dengan
melihat hasil laporan maupun data yang
telah diolah.
Dengan interface yang disesuaikan dengan
kebutuhan sehingga mudah digunakan.


Fungsi operasi output dan input dapat
dipelajari dengan waktu yang tidak lama.
Menghindari data ganda pasien puskesmas
dan penyalahgunaannya
menekan penyimpangan data yang terjadi
di rumah sakit.
memudahkan institusi untuk melakukan
perekapan dan pengadministrasian.

Untuk simpus web based juga mempunyai beberapa
keuntungan sendiri, yaitu :

1. User dapat menggunakan aplikasi dimanapun dan
kapanpun tanpa harus melakukan instalasi terlebih
dahulu.
2. Lisensi (hak cipta) hanya dibutuhkan diserver,
karena di komputer client/user hanya
dibutuhkan aplikasi browser yang bisa di-
download secara gratis. Apalagi jika aplikasi
yang dipasang diserver dibangun dengan bahasa
pemograman yang open source maka tidak
diperlukan lisensi sama sekali alias gratis.
3. Dapat dijalankan pada sistem operasi apapun baik yang
komersial (windows) maupun yang gratis (ubuntu/linux).
4. Biaya pengadaan hardware lebih ekonomis, karena tidak
dibutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi. Sebab
sebagian besar proses dilakukan hanya di komputer server.
5. jika ada perbaikan atau updating sistem hanya dilakukan
di server, hal ini berbeda dengan Simpus dekstop yang
harus menangani komputer client satu per satu.

HAMBATAN SIMPUS
1. Sarana (komputer) yang terbatas
2. Kemampuan tenaga dalam operasionalisasi
minim
3. Keterbatasan tenaga
4. Untuk memodernisasikan SIK dengan adopsi
TIK memerlukan investasi yang sanagat tinggi
karena melibatkan banyak dana.