Anda di halaman 1dari 13

A S U H A N K E P E R A W A T A N

PADA KLIEN LANSIA BAPAK EDI SUBARMAN DENGAN GANGGUAN


PENGLIHATAN
DI WISMA KENANGA RUMAH PERLINDUNGAN SOSIAL TRESNA
WERDA GARUT
I. Pengkajian
A. Karakteristik de!gra"i
1. Identitas diri klien
Nama : Edi Subarman
Tempat tanggal lahir : Garut 2 pebruari 1938
Jenis kelamin : lakilaki
Status ! "enikah
#gama : Islam
Suku bangsa : Sunda
$endidikan : ST"
%iagn&sa medis : 'atarak
Tanggal $engka(ian : 2) %esember 2*12
#lamat : Jl. +umah Sakit garut
2. Identitas keluarga ,ang dapat dihubungi
Nama : "ul,aningsih
#lamat : -is&mpet
N&. telep&n :
.ubungan dengan klien : #nak
3. +i/a,at $eker(aan dan status ek&n&mi
$eker(aan saat ini :
$eker(aan sebelumn,a : $ensiunan #0+I
Sumber pendapatan : 1ang didapat dari panti
'e2ukupan pendapatan : -ukup
3. #'ti4itas rekreasi
'lien mengaku sering (alan 5 (alan ke/isma 5 /isma ,ang lain
untuk meneng&k teman 5 temann,a atau sekedar meng&br&l. 'lien
(uga mengatakan sangat senang dengan adan,a kegiatan karena
ada hiburan serta kesempatan bertemu dengan teman 5 temann,a
,ang lain.
6. +i/a,at keluarga
Saudara 'andung : N,. N&n&h7 0pk. Suhud 8alm97 0pk.
Sudra(at 8alm9
+i/a,at kematian : 0pk. Sudra(at
'un(ungan keluarga :
B. P!#a ke$iasaan Se%ari&%ari
1. Nutrisi
"enurut penuturan klien7 klien makan 3 kali sehari kadang di ba/a
dari dapur &leh istrin,a p&rsi makan habis 1 p&rsi7 makanan
kesukaan klien adalah balabala dank lien pantang makanan asin
daging7 makanan ,ang alergi tidak ada7 makanan ,ang biasa di
makan tahu7 tempe
2. Eliminasi
:rekuensi 0#' 33 ; dalam sehari7 pada malam hari 3 kali7
menurut klien klien tidak pun,a keluahan dengan 0#'7 0#0 klien 1
kali sehari dengan k&nsistensi lembek7 tidak ada keluhan dengan
0#0 dan tidak pernah memakai la;anti< atau pen2ahar
3. $ers&nal .igiene
"enurut penuturan klien7 klien mandi 12 kali sehari7 g&s&k gigi 2
kali7 2u2i rambut seminggu 2 kali sedangkan gunting kuku tidak
tentu.
3. Istiahat tidur
'=ien tidur malam > ? (am dengan k/alitas n,en,ak7 paling
terbangun (ika harus@ingin buang air ke2il. Tidur siang > 16 menit7
keluhan dengan tidur tidak ada
6. 'ebiasaan mengisi /aktu luang
'lien (arang mengikuti &lahraga7 padahal &lah raga adalah h&bi
klien sebelum mengalami gangguan penglihatan7 klien (arang
n&nt&n TA paling han,a mendengarkan radi&. 'egiatan lain klien
adalah mengikuti penga(ian dan itupun harus di tuntun &leh
istrin,a.
?. kebiasaan ,ang mempengaruhi kesehatan
'lien tidak mer&k&k semen(ak klien di panti apalagi minuman
keras dan (uga ketergantungan &bat. Sebelumn,a klien adalah
per&k&k hebat
). Braian kegiatan seharihari
Jenis 'egiatan =ama /aktu untuk setiap kegiatan
Sh&lat ber(emaah
Ngepel
"engisi bak
0eresberes kamar
"empersiapkan kebutuhan
Ng&br&l
C (am setiap sh&lat
3* menit
1 (am
1 (am
1 (am
Tidak tentu
'. Stat(s kese%atan
1. Status 'esehatan saat ini
'lien mengatakan penglihatann,a mulai terasa kabur se(ak
ke2elakaan m&t&r pada saat masih beker(a di +$'#%. 'lien (uga
mengatakan tidak menderita pen,akit lain7 klien merasa sehat 5
sehat sa(a. Semen(ak ke2elakaan penglihatan klien kabur dan
kel&pak mata tidak bisa dibuka 8pt&sis97 mata berair.
"enurut petugas /isma klien pernah mau di&perasi katarak akan
tetapi karena da gangguan pada kel&pak matan,a sehingga
&perasi katarak belum
2. +i/a,at kesehatan masa lalu
"enurut penuturan klien klien belum pernah menderita pen,akit
serius paling han,a batuk pilek biasa dan (uga tidak pun,a ri/a,at
alergi. "enurut penuturan klien pada tahun 199* klien pernah
mengalami ke2elakaan sepedah m&t&r sehingga klien mengalami
luka di daerah kepala dan kakin,a dipen. 'lien dira/at di .asan
Sadikin selama 3 bulan dan di %ustira selama 2 bulan
3. $engka(ian @ $emeriksaan :isik
Tin(auan sistem
'eadaan umum: baik7 klien tampak bersih.
Tingkat kesadraan : -" 82&mp&s mentis9
Skala k&ma glasg&/: 16
Tanda 5 tanda 4ital: N: ?6 ;@mnt! S: #<7 ++: 2* ;@mnt! T%:
16*@8* mm.g.
a. Sistem kardi&4askuler:
- Inspeksi: keadaan umum terlihat baik
- $alpasi: Tidak ada pelebaran pembuluh darah dan
pembesaran (antung.
- $erkusi: Tidak ada suara redup7 pekak atau suara
abn&ral lain.
- #uskultasi: Irama (antung teratur7 tidak ada suara
lain men,ertai.
b. Sistem perna<asan:
- Inspeksi: dada ka@ki terlihat simetris7 pergerakan
&t&t dada 89
- $alpasi: Tidak ada pembesaran abn&rmal7 iktus
k&rdis teraba.
- $erkusi: Suara paru ka@ki sama dan seimbang
- #uskultasi: Suara pekak7 redup7 /heeDing 89
c. Sistem integumen
Inspeksi: tekstur kulit terlihat kendur7 keriput8E97 peningkatan
pigmen 8E97 dekubitus 897 bekas luka 8E9. $alpasi: turg&r kulit
baik.
d. Sistem perkemihan
'lien mengatakan biasa buang air ke2il di kamar mandi7
<rekuensi 33 ;@hari7 Ng&mp&l 89
e. Sistem muskul&skletal
+F" klien baik@penuh7 klien seimbang dalam ber(alan7
&ste&p&r&sis 897 kemampuan menggenggam kuat7 &t&t
ekstremitas ka@ki sama kuat7 tidak ada kelainan tulang7 atr&<i dll
akan tetapi pada kepala dan kaki t.erdapat bekas luka dank lien
pernah patah tulang sehingga ahrus di pen
f. Sistem end&krin
'lien mengatakan tidak menderita ken2ing manis. $alpasi: tidak
ada pembesaran kelen(ar.
g. Sistem immune
'lien mengatkan belum pernah disuntik imunisasi7 sensiti4itas
terhadap Dat alergen 897 ri/a,at pen,akit berkaitan dengan
imunisasi7 klien mengatakan tidak tahu.
h. Sistem gastr&intestinal
'lien han,a mengk&nsumsi makanan ,ang disediakan dari
dapur umum panti ditambah dengan kadang 5 kadang (a(an.
'lien mampu menghabiskan 1 p&rsi makanan ,ang disediakan
/isma tanpa keluhan mual. 'lien mengatakan tinggal di panti
membuatn,a makan teratur 3;@hari7 sehingga klien merasakan
badann,a lebih gemuk semen(ak tinggal di panti. 00 sekarang:
)3 kg7 keadaan gigi klien: sudah &mp&ng hamper semuan,a7
klien mengatakan tidak ada kesulitan menelan dan mengun,ah
makanan.
i. Sistem repr&duksi
'lien mengatakan pun,a anak 1 dari hasil pernikahann,a ,aitu
di pameungpeuk7
j. Sistem pers,ara<an
'eadaan status mental klien baik dengan em&si stabil. +esp&n
klien terhadap pembi2araan 8E9 dengan bi2ara ,ang n&rmal dan
(elas7 suara pel& 897 bahasa ,ang digunakan adalah bahasa
sunda. Interpretasi klien terhadap la/an bi2ara 2ukup baik.
'eadaan mata tampak berair dengan pt&sis7 penglihatan tidak
bisa melihat tetapi klien mampu pergi ke /isma lain tanpa
bimbingan &rang lain atau tanpa menggunakan t&ngkat dan
klien (uga mampu mengikuti kegiatan dengan baik. 'emampuan
pendengaran baik sehingga la/an bi2ara tidak perlu berbi2ara
agak keras supa,a klien mendengar.
29 Status k&gniti<@a<ekti<@s&sial
a. 0erdasarkan indeks '#TGS7 pemenuhan kebutuhan akti4itas
sehari hari klien disk&r dengan # karena berdasarkan
pengamatan mahasis/a7 klien mampu memenuhi kebutuhan
makan7 k&ntinen7 berpindah7 ke kamar ke2il dan berpakaian
se2ara mandiri.
b. Sh&rt p&table mental status Huesti&naire 8S$"SI9 dengan
sk&r: 97 <ungsi intelektual utuh.
c. "ini mental state e;am 8""SE9 dengan sk&r: 267 aspek
k&gniti< dari <ungsi mental dalam keadaan baik.
d. $engka(ian keseimbangan! perubahan p&sisi atau gerakan
keseimbangan : 6 sedangkan k&mp&nen ga,a ber(alan atau
gerakan : 3. Interpretasi : (umlah sk&r 9 : resik& (atuh sedang
39 %ata penun(ang

39 +i/a,at lingkungan hidup


'lien tinggal di Jisma 'enanga7 1 kamar berdua dengan istrin,a.
'&ndisi kamar 2ukup bersih7 peralatan makan tertata rapi di atas
me(a7 terlihat pakaian k&t&r ,ang menumpuk atau tergantung7
k&ndisi tempat tidur 2ukup bersih. $ertukaran udara an 2aha,a
matahari 2ukup bersih. Tingkat ken,amanan dan pri4a2, 2ukup
ter(amin.
69 Sistem pendukung
%i panti ada 3 pera/at lulusan %3 dan panti telah melibatkan
ker(asama sistem ru(ukan dengan +SB% dr. Slamet Garut dan
pemeriksaan rutin &leh petugas puskesmas $embangunan. Serta
keberadaan istri klien ,ang sangat memperhatikan k&ndisi klien
sangat membantu pega/asan kesehatan dan mendampingi klien
saat keluar dari kamar atau berkupul di aula.
D. Ana#isa Data
N! Data Eti!#!gi Masa#a%
1. %S:
'lien mengatakan tidak
bisa melihat (arin,a
sendiri.
'lien mengatakan
matan,a terus berair
%F:
Sekret pada mata kanan
8E9.
"ata berair
$t&sis 8E9
=ensa mata tampak keruh.
$eningkatan
pr&tein ,ang
tidak dapat
diserap atau
sintesa pr&tein
menurun dalam
lensa
matasehingga
terbentukn,a
kapsul@ katarak.
Gangguan
persepsi sens&ri
8penglihatan 9
2. %S:
'lien mengatakan
matan,a terasa kabur
se(ak ke2elakaan
'lien mengatakan usian,a
sudah )3 tahun.
$enurunan
penglihatan.
+esik& 2idera
%F:
'lien ber(alan tegap7 2ara
ber(alan seimbang tapi
ragu 5 ragu.
'lien tidak bisa melihat
pergerakan tangan
pemeriksa
II. Diagn!sa Ke)era*atan dan Per((san Pri!ritas ke)era*atan
1. Gangguan persepsi sens&ri 8penglihatan9 berhubung dengan
katarak,ag ditandai dengan:
%S:
'lien mengatakan tidak bisa melihat (arin,a sendiri.
'lien mengatakan matan,a terus berair
%F:
Sekret pada mata kanan 8E9.
"ata berair
$t&sis 8E9
=ensa mata tampak keruh.
2. +esik& 2idera b@d keterbatasan penglihatan ditandai dengan:
%S:
'lien mengatakan matan,a terasa kabur se(ak ke2elakaan
'lien mengatakan usian,a sudah )3 tahun.
%F:
'lien ber(alan tegap7 2ara ber(alan seimbang tapi ragu 5 ragu.
'lien tidak bisa melihat pergerakan tangan pemeriksa
III. Peren+anaan
NO DIAGNOSA TU,UAN INTER-ENSI RASIONAL
1. Gangguan persepsi
sens&ri :
penglihatan
Setelah dilakukan
intervensi keperawatan
selama 3x24 jam
diharapkan bisa
diantisipasi.
Dengan kriteria: Klien
bisa diketahui penyebab
gangguan
da peng!batan lanjutan
dari keadaan klien
sekarang
Kaji penyebab adanya gangguan
penglihatan pada klien
"eri waktu lebih lama untuk
mem#!kuskan sesuatu
"ersihkan mata$ apabila ada k!t!ran
gunakan kapas basah dan bersih
K!lab!rasi untuk pengguanaan alat bantu
penglihatan seperti ka%amata dan
penatalaksanaan medis untuk katarak
"erikan penerangan yang %ukup
&eriksa kesehatan mata se%ara berkala
"engetahui pen,ebab pasti
gangguan penglihatan
"ungkin klien butuh /aktu untuk
mem<&kuskan penglihatann,a
"en(aga kebersihan mata
"embantu da,a penglihatan atau
k&reksi terhadap masalah
"eningkatkan gambaran benda
atau <&kus penglihatan
"emantau perkembangan dan
tindakan ,ang harus dilakukan
terhadap klien
2 'esik! %idera b(d
keterbatasan
penglihatan.
Setelah dilakukan
intervensi keperawatan
selama 3x24 jam
diharapkan %edera teratasi.
Dengan kriteria: Klien
tidak mengalami %idera
atau trauma jaringan
)!di#ikasi
lingkungan untuk menghilangkan
kemungkinan bahaya:
- Singkirkan
penghalang dari jalur berjalan.
- &astikan pintu
dan la%i tertutup atau terbuka dengan
*angguan
penglihatan atau menggunakan
pelindung mata dapat mempengaruhi
resik! %idera yang berasal dari
gangguan ketajaman dan edalaman
persepsi.
selama dirawat sempurna.
+inggikan
penghalang tempat tidur. ,etakkan benda
dimana klien dapat melihat dan
meraihnya tanpa klien menjangkau
terlalu jauh.
"erikan &enkes
tentang resik! jatuh dan pen%egahannya
+indakan ini
dapat mengurangi resik! terjatuh.
)eningkatkan
pengetahuan klien dan keluarga untuk
mengurangi resik! jatuh(%edera
I-. I)#eentasi dan E.a#(asi
Wakt(/tg# I)#eentasi E.a#(asi Para"
28 5 12 5
2*12
*9.**
29 5 12 5
2*12
*9.3*
"emberikan .E
pentingn,a:
$embatasan akti<itas.
"&di<ikasi lingkungan
untuk mengurangi
resik& 2edera@(atuh
"enge4aluasi lingkungan
kamar tidur klien:
$enempatan benda 5
benda di me(a.
'ebersihan lantai
kamar.
$en2aha,aan siang hari
ataupun malam hari.
"enga(arkan teknik
pera/atan kebersihan
mata:
-ara membersihkan
sekret.
"enggunakan pelindung
mata bila keluar /isma di
siang hari.
'
lien k&&perati<.
'
lien mengatakan
kalau ber(alan
berpat&kan pada
lantai dengan
dirasakan &leh
kakin,a.
'
lien marapikan me(a
ke2il di samping
tempat tidur.
'
lien menata barang 5
barang 8gelas7 piring7
send&k9 di tempat
,ang sudah biasa
klien kenali.
=
antai kamar disapu
dan dipel &leh klien.
'
lien bersemangat
bela(ar memebrsihkan
sekret mata. 'lien
dapat meneteskan
&bat tetes mata
sendiri dibantu &leh
teman sekamarn,a.
'
"engan(urkan klien pada
saat keluar /isma untuk
didampingi dengan istri
"engan(urkan klien saat
berakti<itas ke kamar
mandi agar hatihati dan
selalu berpat&kan pada
(umlah lantai ,ang diingat
klien
lien sudah pun,a
ka2amata
'
lien tampak kesulitan
mengikuti instruksi7
tetapi mau men2&ba
untuk berlatih.
'
lien mengatakan
setiap keluar rumah
selalu mengikuti (e(ak
kaki istrin,a
'
lien mengatakan
hapal (umlah ubin ke
kamar mandi adalah 8
ubin dan ke kursi
tempat klien ng&br&l
dengan penghuni
/isma lainn,a 2* ubin
A. -atatan $erkembangan
N! Diagn!sa Ke)era*atan E.a#(asi
0.
1.
Gangguan persepsi sens&ri
: penglihatan b@d katarak
+esik& 2idera b@d
keterbatasan penglihatan.
S: 'lien mengatakan matan,a selalu
berair dan susah membuka kel&pak
mata.
F: "ata berair 8E97 kemerahan 8E9 $t&sis
8E9
#: "asalah belum teratasi.
$: =an(utkan peren2anaan dengan
mengadakan k&&rdinasi dengan
pendamping /isma.
S: 'lien mengatakan penglihatann,a
tidak bisa melihat.
F: 'lien ber(alan ke luar /isma tanpa
dibimbing dan tanpa memakai
t&ngkat. #kti4itas dilakukan sendiri
#: "asalah teratasi sebagian.
$: =an(utkan peren2anaan dengan
mengadakan k&&rdinasi dengan
pendamping /isma.