Anda di halaman 1dari 3

PERUMAHAN TELAGA MASRW016 HARAPAN BARU BEKASI UTARA KOTA BEKASI JAWA BARAT

Pasal 1
KEDAULATAN
1. Musyawarah Umum(MUSUM) adalah pemegang kedaulatan dan kekuasaan tertinggi DKM An Nahl.
2. Musyawarah Umum(MUSUM) diadakan setiap 5(lima) tahun atau sekurangkurangnya 1(satu) periode
kepengurusan.
Pasal 2
WEWENANG
Musyawarah Umum(MUSUM) berwenang untuk :
1. Menilai dan menetapkan laporan pertanggungjawaban Pengurus DKM An Nahl.
2. Pengukuhan/pengangkatan dan penetapan Ketua DKM An Nahl terpilih.
3. Serah terima jabatan dari Ketua DKM An Nahl yang lama ke Ketua DKM An Nahl yang baru
4. Menetapkan atau mengubah AD/ART
5. Pemaparan program umum oleh ketua DKM An Nahl terpilih .
6. Menetapkan hal-hal selain tersebut pada ayat 1 sampai 5

Pasal 3
PESERTA.
Musyawarah Umum(MUSUM) dihadiri oleh:
1. Pengurus Tinggi DKM (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara)
2. Ketua DKM terpilih
3. Ketua RW dan seluruh Ketua RT di wilayah RW016. Apabila yang bersangkutan seorang non muslim, maka
diwakilkan kepada pengurus RW/RT yang muslim.
4. Perwakilan warga muslim dari setiap RT di wilayah RW016(3 orang).
5. Perwakilan organisasi yang berafiliasi dengan DKM An Nahl, yaitu Majelis Talim(2 orang), RISMA(1 orang) dan
TPA(1 orang).
6. Tokoh Agama Islam(4 orang) dan tokoh masyarakat muslim(2 orang).
7. Ketua DKM Baitul Ilmi.

Pasal 4
KEWAJIBAN & HAK PESERTA
1. Peserta Musum wajib melaksanakan :
a. Mengisi daftar hadir yang disediakan panitia.
b. Mentaati tata tertib.
c. Mentaati jadwal acara.
d. Menghadiri setiap sidang-sidang MUSUM.
e. Turut serta memelihara kelancaran dan ketertiban MUSUM.
f. Selama MUSUM berlangsung dilarang mengganggu jalannya persidangan.
2. Setiap Peserta Musum memilki Hak :
a. Hak bicara
b. Hak suara
c. Hak mendapat perlengkapan materi MUSUM 2014 sesuai yang disiapkan panitia.

Pasal 5
SIDANG SIDANG

Sidang Pleno I :
a. Pengukuhan Ketua sidang
b. Pembacaan Tatib
c. Pembacaan agenda Musum
d. Menilai dan menetapkan laporan pertanggungjawaban Pengurus DKM An Nahl
e. Pengukuhan/pengangkatan dan penetapan Ketua DKM An Nahl terpilih.
f. Serah terima jabatan dari Ketua DKM An Nahl yang lama ke Ketua DKM An Nahl yang baru
Sidang Pleno II :
a. Menetapkan atau mengubah AD/ART
b. Pemaparan program umum oleh ketua DKM An Nahl terpilih .

Pasal 6
PIMPINAN SIDANG
a. Pimpinan Sidang Sementara
b. Pimpinan Sidang Tetap
c. Pimpinan Sidang sementara adalah Panitia Persiapan Musum, sedangkan Pimpinan Sidang Tetap adalah
Pimpinan Sidang MUSUM yang telah dipilih oleh panitia MUSUM.


TATA TERTIB MUSYAWARAH UMUM
DEWAN KEMAKMURAN MASJID AN NAHL
TAHUN 1435 H / 2014
Pasal 7
TUGAS TUGAS PIMPINAN SIDANG
a. Pimpinan Sidang Sementara
1) Pemimpin Sidang Pleno Musum sementara sampai dengan penetapan Pimpinan Sidang Tetap Musum
2) Membantu tugas-tugas Pimpinan Sidang Tetap MuSum.
b. Pimpinan Sidang Tetap
1) Memimpin Sidang Pleno
2) Mengatur J alannya Rapat MUSUM

Pasal 8
PENGGUNAAN PALU SIDANG
1 kali ketukan :
a. Serah Terima pimpinan sidang
b. Pengesahan keputusan
c. Menskors dan mencabut kembali skorsing yang waktunya tidak terlalu lama
2 kali ketukan :
a. Pembukaan dan pencabutan skorsing
b. Melakukan lobbying
3 kali ketukan :
a. Pembukaan dan penutupan sidang
b. Pembukaan dan penutupan sidang pleno
c. Pengesahan ketetapan final/akhir hasil sidang.

Pasal 9
QUORUM
a. MUSUM dinyatakan sah apabila dihadiri lebih dari setengah jumlah perserta Musum yang terdaftar dalam daftar
perserta Musum
b. Apabila pada point (a) tidak terpenuhi, maka MUSUM diundur 1 jam dan setelah itu dianggap sah.

Pasal 10
TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN
a. Setiap Keputusan MUSUM pada dasarnya diambil dengan cara musyawarah dan mufakat.
b. J ika upaya mencapai mufakat melalui musyawarah tidak tercapai, maka keputusan diambil melalui voting
berdasarkan suara terbanyak.
c. Cara voting dapat dilaksanakan terbuka apabila menyangkut materi, dan dilaksanakan tertutup apabila
menyangkut pemilihan Dewan Penasehat dengan cara langsung, umum, bebas dan rahasia (LUBER).

Pasal 11
PENUTUP
1. Hal-hal lain yang belum diatur dalam tata tertib ini diserahkan kepada kebijaksanaan pimpinan Sidang atas persetujuan
peserta MUSUM.
2. P eraturan Tata Tertib ini berlaku sej ak tanggal ditetapkan

Ditetapkan di : Bekasi
Pada Tanggal : 4 Rajab 1435 H / 4 Mei 2014

MUSYAWARAH UMUM DKM AN NAHL
PERUM TELAGA MAS RW016 HARAPAN BARU BEKASI UTARA
KOTA BEKASI - J AWA BARAT

Pimpinan Sidang,

Ketua Wakil Ketua Sekretaris


TTD TTD TTD



( Bayu Pr amono Aj i ) ( Suandi ) ( Nur yant o )


Mengetahui,

Ketua RW016


TTD


( Sukono Wiryo )

PERUMAHAN TELAGA MASRW016 HARAPAN BARU BEKASI UTARA KOTA BEKASI JAWA BARAT


Ahad, 4 Mei 1435 H

AKTU ISI ACARA PENGISI
08.00 08.30 Registrasi peserta Musum Sie. Acara/Panitia
08.30 08.40 Pembukaan
MC

08.40 08.50 Thilawah Al Quran Ustadz Anhar
SIDANG PLENO 1
08.50 09.00 Sambutan Ketua RW/Delegasi Bpk. Tio (Sie. Lingkungan RW)
09.00 09.10 Serah terima penetapan ketua sidang tetap Panitia Musum
09.10 09.20 Pembacaan Tatib Musum dan ditetapkan Ketua Sidang Tetap
09.20 09.30 Pembacaan agenda Musum dan ditetapkan Ketua Sidang Tetap
09.30 09.40 Istirahat Peserta
09.40 09.45 Pengesahan berlangsungnya Musum Ketua Sidang Tetap
09.45 10.15 Pemaparan Laporan pertanggungjawaban Ketua DKM Ketua Sidang Tetap
10.15 11.15 Tanya jawab tentang LPJ ketua DKM periode 2010-1013 Ketua Sidang Tetap
11.15 11.30 Pengukuhan dan penetapan Ketua DKM baru Ketua Sidang Tetap
11.30 11.45 Serah Terima J abatan Ketua DKM lama ke Baru Ketua Sidang Tetap
11.45 13.00 ISOMA Peserta
13.00 14.00 Revisi AD/ART Ketua Sidang
14.00 14.30 Garis-garis besar program-program DKM Ketua Sidang Tetap
14.30 15.00 Pemaparan program Ketua DKM baru Ketua Sidang Tetap
15.00 15.20 Penutup dan Doa Ustadz Ramidi


AGENDA ACARA MUSYAWARAH UMUM
DEWAN KEMAKMURAN MASJID AN NAHL
TAHUN 1435 H / 2014