Anda di halaman 1dari 31

TEKNIK

PENGUMPULAN
DATA
RAHARDYAN P., drg., M.Kes
PROSEDUR PENELITIAN
PERMASALAHAN ?
PENGUMPULAN DATA
ANALISIS DATA
PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN
?
MENGAPA DATA MENJADI
HAL YANG PALING PENTING?
DATA MENTAH
PEMROSESAN
DATA
PENYAJIAN
INFORMASI
PENGAMBILAN
KEPUTUSAN
POPULASI
SAMPEL
SAMPLING
GENERALISASI
MACAM-MACAM DATA
DATA DENGAN SKALA NOMINAL
Atas dasar penggolongan.
Bersifat membedakan atau dalam bentuk
atribut/simbol atau berfungsi sebagai
pengelompokan saja.
Angka-angka yang diperoleh tidak bersifat
aditif (tidak dapat dijumlah) dan tidak
bersifat multiplikatif (tidak dapat dikalikan).
CONTOH
Misalnya: jenis kelamin, jenis pekerjaan,
suku bangsa, golongan darah, dll.
Untuk jenis kelamin, pria diberi angka satu
dan wanita diberi angka 2.

CONTOH PERMASALAHAN
ANALISIS HUBUNGAN JENIS KELAMIN
DAN PEKERJAAN TERHADAP
KEBERSIHAN MULUT.


DATA DENGAN SKALA ORDINAL
Tersusun atas jenjang yang mempunyai
keteraturan (order) bahwa suatu skor lebih
tinggi atau lebih rendah dari yang lain.
Data berbentuk peringkat atau ranking.
Belum mempunyai sifat aditif maupun
multiplikatif.
CONTOH
Status sosial:
(Rendah diberi nilai 1, Sedang diberi nilai
2 dan Tinggi diberi nilai 3), dll.
Dalam hal ini angka 3 lebih tinggi
dibandingkan angka 1 dan 2, tetapi
penjumlah 3 dan 1 tidak sama dengan 2
dan 2.

CONTOH PERMASALAHAN
PENGARUH STATUS SOSIAL BUDAYA
PADA KONDISI JARINGAN
PERIODONTAL SELAMA MASA
KEHAMILAN.
DATA DENGAN SKALA INTERVAL
Dihasilkan dari pengukuran (bersifat kontinyu).
Diasumsikan terdapat satuan pengukuran yang
sama.
Mempunyai sifat aditif maupun multiplikatif.
Skala interval belum mempunyai harga nol
mutlak, angka 0 merupakan angka menurut
perjanjian (arbitrary)
Misalnya: skala pada termometer dll.
CONTOH PERMASALAHAN
PERBEDAAN SUHU LARUTAN
DEVELOPER TERHADAP
KEKONTRASAN FILM PERIAPIKAL
DATA DENGAN SKALA RATIO
Skala ini mempunyai derajat paling tinggi
diantara skala yang lain.
Skala ratio mempunyai ciri-ciri yang sama
dengan skala interval dan telah
mempunyai harga nol mutlak, misalnya:
berat badan, tinggi badan, dll.
CONTOH PERMASALAHAN
PERBEDAAN JUMLAH KOLONI CANDIDA
ALBICANS PADA PERMUKAAN RESIN
AKRILIK YANG DIPULAS DAN TIDAK
DIPULAS.
TEKNIK PENGUMPULAN DATA
PADA
PENELITIAN OBSERVASIONAL
TEKNIK OBSERVASI

Pengumpulan data dengan observasi
langsung atau dengan pengamatan
langsung tanpa ada pertolongan alat
standar lain untuk keperluan tersebut.

KRITERIA:
(a) observasi digunakan untuk penelitian dan
telah direncanakan secara sitematik,
(b) observasi harus berkaitan dengan tujuan
penelitian yang telah direncanakan,
(c) observasi dapat dikontrol atas validitas dan
reliabilitasnya.

Penggunaan teknik ini meliputi observasi tentang
perilaku seseorang, pertumbuhan tanaman, dll.

Keuntungan teknik observasi:
(a) data dapat dicatat segera tanpa
menggantungkan data dari ingatan
seseorang,
(b) dapat memperoleh data dari subyek
yang tidak dapat atau tidak mau
berkomunikasi secara verbal.
Kelemahan teknik observasi adalah memerlukan
waktu yang lama terhadap suatu kejadian.

TEKNIK KOMUNIKASI
Pengumpulan data dengan teknik
komunikasi dapat dilakukan dengan teknik
kuesioner ataupun wawancara. Seorang
responden dalam menjawab kusioner
ataupun wawancara dapat dikatakan
sebagai self report.
Jika melakukan penelitian dengan
menggunakan pengumpulan data dengan teknik
kuesioner ataupun wawancara, maka haruslah
dipahami bahwa,
(a) responden merupakan subyek penelitian
yang paling tahu tentang dirinya sendiri,
(b) pemahaman terhadap pertanyaan oleh
responden adalah sama dengan peneliti
(c) apa yang dikatakan ataupun dinyatakan
adalah sesuatu yang benar dan dapat
dipercaya.

KUESIONER
KUESIONER ISIAN

Responden mengisi sendiri jawaban atas
pertanyaan dalam kuesioner.

Misalnya:
Bagaimana pendapat anda tentang Kurikulum
Pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi?
Jawab:.........................................

KELEMAHAN:
Jawaban yang diberikan seringkali tidak lengkap
dan mendasar.
Analisis datanya sulit.
Memerlukan waktu yang lama untuk menjawab,
sehingga kuesioner seringkali tidak kembali
KEUNTUNGAN:
Jawaban dapat bebas, sehingga mungkin
terungkap hal-hal lain yang tak terduga.
Memungkinkan menanyakan sesuatu secara tak
terbatas.
KUESIONER PILIHAN
Responden memilih jawaban yang telah disediakan oleh
peneliti. Bentuk pilihan jawaban dapat dua pilihan saja
(force choice) atau pilihan ganda (multiple choice).
Misalnya:
Jawaban dengan dua pilihan (force choice)
Apakah anda merasa tertarik mempelajari metodologi
penelitian?
(....) Ya (....) Tidak

Jawaban dengan pilihan ganda (multiple choice)
Berapa jam anda tidaur dalam 1 hari?
(....) 8 jam (.....) 10 jam
(....) 9 jam (.....) 11 jam

KELEMAHAN:
Jawaban cenderung asal pilih.

KEUNTUNGAN:
Pengolahan data mudah.
Lebih sederhana, mudah dan cepat
pengisiannya sehingga kemungkinan
kuesioner kembali lebih besar.
W A W A N C A R A
WAWANCARA BEBAS

Tanya jawab tidak diarahkan oleh penanya, isi tanya jawab
tergantung keinginan dan perhatian responden.

KELEMAHAN:
Tidak efisien dan hasil tidak jelas.
Waktu yang dipergunakan lama.

KEUNTUNGAN:
Cocok untuk studi pendahuluan (mencari permasalahan).
Wawacara yang dilakukan dapat lebih mendalam.
WAWANCARA TERPIMPIN

Tanya jawab yang menggunakan kerangka pertanyaan
sebagai pedoman umum jalannya tanya jawab.

KELEMAHAN:
Data menjadi kurang mendalam.

KEUNTUNGAN:
Dapat dilakukan perbandingan jawaban karena
pertanyaan sama.
Kesimpulan yang dibuat lebih reliable.
TERIMA KASIH