Anda di halaman 1dari 15

MAKALAH PROSES INDUSTRI KIMIA 2

DONAT KETAN HITAM



Di susun oleh :
1. Ilya Arina Rusyida (3335122153)
2. Kiky Ayu Putri (3335120807)
3. Nida Rizkiyah (3335121931)
4. Tri Rina Sari (3335120421)
5. Yayan Indrayani (3335121095)
Kelas A

Fakultas Teknik
Jurusan Teknik Kimia
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Cilegon-2014
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan
hidayah-Nya yang diberikan kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini yang
berjudulDONAT KETAN HITAM.
Penyelesaian makalah ini tidak terlepas dari bantuan teman-teman dan berbagai pihak.
Oleh karena itu, dengan rasa hormat yang mendalam penulis menyampaikan ucapan terima kasih
kepada yang telah membantu berpartisipasi dalam menyelesaikan makalah ini.
Semoga hasil dari makalah yang telah kami buat ini dapat bermanfaat bagi kita semua
baik para pembaca dan juga generasigenerasi berikutnya maupun diri sendiri dan semoga
makalah ini juga bisa dijadikan sumber ilmu bagi kita semua. Amin.





Cilegon, Juni 2014

Penulis





BAB I
PENDAHULUAN

1.1 latar Belakang
Donat merupakan bahan pangan yang pada umumnya sering dibuat oleh
manusia untuk dikonsumsi. Donat dapat dimakan sebagai makanan utama pada saat sarapan pagi
atau sebagai makanan tambahan. Selain itu donat banyak digemari oleh berbagai kalangan baik
dewasa maupun anak-anak. Donat juga mempunyai berbagai jenis yang merupakan ciri khas
suatu Negara. Secara garis beser proses pembuatan donat terdiri dari tahapan pembuatan adonan,
pembentukan, Fermentasi/ pengembangan. Donat dapat dibuat lebih bervariasi,seperti donat
ketan hitam. Kandungan gizi di dalam tepung ketan hitam banyak sekali dan sangat bermanfaat
bagi kesehatan.
1.2 Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah untuk mengetahui proses pembuatan donat ketan hitam.









BAB II
ISI
2.1 Sejarah Donat
Kue berbentuk bola-bola kecil bernama doughnuts atau olykoeks pertama kali disebut-
sebut dalam buku History of New York oleh Washington Irving di tahun 1809. Donat dalam ejaan
tradisional bahasa Inggris disebut doughnut, sedangkan orang Amerika biasa menulis donat
sebagai donut atau doughnut. Istilah donut pertama kali digunakan di dalam artikel surat kabar
Los Angeles Times 10 Agustus, 1929. Penulis bernama Bailey Millard dengan berkelakar
menulis kalimat "can't swallow the 'wel-dun donut' nor the ever so 'gud bred'.
Di dalam sejarah adanya makanan Donat, ternyata asal-usul Donat masih menjadi
perdebatan. Konon,donat dibawa ke Amerika Utara oleh imigran dari Belanda selain sajian
seperti kue kering,pai krim,dan pai buah atau cobbler. Donat juga diklaim ditemukan oleh
leluhur suku Indian Wampanoag. Akan tetapi, National Dunking Association of
America(NDAA) menyatakan bahwa penemu kue donat adalah Hanson Crocket Gregory.
Namun,sang penemu kue donat ini pun memiliki dua versi cerita berbeda:

1. Hanson Gregory adalah seorang kapten kapal asal Denmark. Ketika menakhodai kapal dengan
dua tangan,kue yang ia bawa ditusukkan pada roda kemudi kapal sehingga berlubang.

2. Hanson Gregory adalah nama seorang anak laki-laki berumur 15tahun asal Maine,Amerika
Serikat. Ketika ibunya membuat kue,Hanson melihat bagian tengah kue tersebut belum matang.
Hanson pun mencungkil bagian tengah kue dengan pisau sehingga berlubang. Saat
dewasa,Hanson menjadi seorang nakhoda kapal dan kue buatannya tersebar hingga ke berbagai
dunia,termasuk Indonesia.





2.2 Pengertian Donat

Donat (doughnuts atau donut) adalah penganan yang digoreng, dibuat dari adonan tepung
terigu, gula, telur dan mentega. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan
lubang di tengah dan donat berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai
jenis selai, jelly, krim, dan custard.
Pembuatan donat merupakan salah satu proses pengolahan dengan memanfaatkan
mikroba yaitu jenis khamir Saccharomyces cerevicae yang sering dikenal dengan ragi roti.
Saccaromyces cerevicae digunakan sebagai bahan pengembang pada pembuatan donat atau jenis
roti-rotian lainnya karena dapat menghasilkan enzym yang dapat merombak gula menjadi
alkohol dan gas CO
2
yang terbentuk selama proses fermentasi mengakibatkan adonan donat
menjadi mengembang, hal ini juga bisa terjadi karena tepung yang telah diadoni sifatnya elastis
sehingga dapat mengurung gas CO
2
yang telah terbentuk selama proses fermentasi.
Tingkat pengembangan adonan sangat dipengaruhi oleh kekalisan atau kepadatan adonan donat
dan aktifitas rasi dalam adonan.

2.3 Tepung Ketan Hitam
Tepung ketan hitam merupakan bahan pokok untuk pembuatan kue-kue Indonesia yang
banyak digunakan sebagaimana juga hal dengan tepung beras. Tepung ketan saat ini sangat ini
mudah mendapatkannya karena banyak yang dijual dipasaran dalam bentuk tepung yang halus
dan kering. Tepung ketan memiliki amilopektin yang lebih besar dibandingkan dengan tepung-
tepung lain. Amilopektin inilah yang meyebabkan tepung ketan (beras ketan) lebih pulen
dibandingkan dengan tepung lainnya. Makin tinggi kandungan amiloktin pada pati maka makin
pulen pati tersebut. Tepung ketan hitam berasal dari beras ketan hitam yang memiliki banyak
sekali manfaat untuk kesehatan, seperti :
1. Menjaga Daya Tahan Tubuh
2. Ketan Hitam Mampu Mencegah Diabetes
3. Menjaga Kesehatan Kulit Secara Alami
4. Memperbaiki Kerusakan Sel Hati
5. Mencegah Kanker dan Tumor
6. Mencegah Anemia
7. Memperlambat Penuaan
8. Membersihkan Kolestrol dalam Darah
9. Menyuburkan Rambut
10. Membuat Otot Tubuh Menjadi Padat
Kandungan gizi yang terdapat dalam tepung ketan yaitu sebagi berikut :
Table 1. kandungan gizi tepung ketan hitam










2.4 Bahan-bahan yang Digunakan
1. Bahan utama:
a.250 g tepung terigu
b. 50 g tepung ketan hitam
c. 1 butir telur
d. 100 g mentega
e. 2 buah kentang kukus
f. 2 sdm gula pasir
g. 1 sdm ragi
h. 50 ml air
2. Bahan toping:
a. Keju
b. Kacang kenari
c. Choco chips
d. Spikel warna-warni

2.5 Alat-alat yang Digunakan
1. Baskom
2. Parutan keju
3. Sendok
4. Gelas
5. Pengocok telur
6. Plastic
7. Gunting
8. Wajan
9. Spatula

2.5 Proses Pembuatan
1. Siapkan alat-alat dan bahan yang akan digunakan selama proses pembuatan donat.

2 Rebus kentang sekitar 15 20 menit, kemudian haluskan.
3. Kocok telur hingga mengembang,masukkan gula sedikit demi sedikit hingga mengental,
tambahkan mentega,kentang yang telah dihaluskan, kocok sampai rata.






4. Masukkan tepung terigu, tepung ketan hitam, uleni hingga kalis, kemudian tambahkan ragi.
Uleni kembali hingga adonan benar-benar kalis.


5. Setelah adonan tercampur merata, diamkan adonan donat tersebut sekitar 20 30 menit untuk
fermentasi hingga adonan donat nya mengembang .

7.Setelah menunggu untuk fermentasi, akhirnya adonan donat tersebut sudah mengembang .
8.Adonan yang sudah mengembang , artinya sudah siap untuk dibentuk. Bentuk lah donat sesuai
selera.

9 .Setelah semuanya telah dibentuk, goreng donat hingga matang.

10.Selesai di goreng, tunggulah donat tersebut hingga dingin . Supaya pada saat pemberian
topping , mentega (perekat) tidak meleleh . Setelah donatnya dingin, berikan topping sesuai
selera.

11. Donat siap untuk disajikan.







BAB III
KESIMPULAN
1. Donat adalah panganan yang digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan
mentega. Donat yang paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan
donat berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai jenis selai, jelly, krim,
dan custard.
2. Tepung ketan hitam merupakan bahan pokok untuk pembuatan kue-kue Indonesia yang
banyak digunakan sebagaimana juga hal dengan tepung beras
3. Tahapan pembuatan donat yaitu: menyiapkan peralatan, mencampurkan bahan, aduk adonan,
fermentasi adonan, pembentukan adonan, menggoreng adonan, memberikan topping pada
adonan,donat siap disajikan.










DAFTAR PUSTAKA
http://eprints.uny.ac.id/9312/3/BAB%202%20-09512134014.pdf
www.sajiansedap.com KUE CAKE Donut


















DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.............................................................................................................
KATA PENGANTAR...........................................................................................................
DAFTAR ISI.........................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang................................................................................................................
1.2 Tujuan..............................................................................................................................
BAB II ISI
2.1 Sejarah Donat..................................................................................................................
2.2 Pengertian Donat.............................................................................................................
2.3 Tepung Ketan Hitam.......................................................................................................
2.4 Bahan-bahan yang Digunakan.........................................................................................
2.5 Alat-alat yang Digunakan................................................................................................
2.5 Proses Pembuatan Donat.................................................................................................
BAB III KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
DOKUMENTASI






DOKUMENTASI