Anda di halaman 1dari 3

TEHNIK GROUNDING

GROUNDING
Grounding (terhubung ke langit dan bumi) amat penting untuk dilakukan. Sebelum melakukan
latihan-latihan lainnya dianjurkan untuk melakukan grounding. Bahkan, walaupun tidak ada latihan
yang ingin dilakukan, grounding tetap dianjurkan. Grounding akan memastikan seseorang
menerima cukup energi dari langit dan bumi secara seimbang. Grounding juga memberikan
perlindungan, di mana sebagian besar energi negatif akan secara otomatis disalurkan ke bumi.
Teknik untuk melakukan grounding adalah sebagai berikut (pergunakan gambar-gambar cakra
untuk mempermudah visualisasi) :
Bayangkanlah cahaya putih (atau kuning emas) yang terang benderang dart atas turun memasuki
cakra mahkota. Cahaya tersebut menghangatkan cakra mahkota dan membuat cakra mahkota
membuka dengan besar seperti sebuah bunga teratal dan bercahaya terang benderang.
Cahaya tersebut menembus cakra mahkota di bagian tengahnya. Cahaya mulai memasuki
kepala.
Semakin banyak cahaya yang memasuki kepala, memenuhi seluruh kepala dan mulut
mendorong cakra mata ketiga dari dalam, mengakibatkan cakra mata ketiga juga mekar
sepenuhnya.
Cahaya memenuhi seluruh kepala dan turun memenuhi tenggorokan, mendorong cakra
tenggorokan untuk mekar sepenuhnya.
Cahaya yang telah memenuhi kepala dan tenggorokan turun ke rongga dada, memenuhi seluruh
rongga dada dan mendorong cakra jantung hingga mekar sepenuhnya. Cahaya juga memenuhi
seluruh perut, membuat cakra pusar, cakra seks, dan terakhir cakra dasar mekar sepenuhnya.
Cahaya turun melalui kaki. Bagi yang melakukan teknik grounding ini sambil berdiri,
bayangkan cahaya turun dari kedua cakra telapak kaki. Sedangkan bagi yang melakukannya
sambil duduk, bayangkan cahaya turun dari cakra dasar.
Cahaya yang telah turun ke luar dari tubuh dari cakra telapak kaki ataupun cakra dasar
memasuki bumi, menembus seluruh lapisan bumi, hingga sampai ke pusat bumi. Dan berkatilah
bumi dengan cinta langit kasih sepenuhnya.
Menerima cahaya dan cinta kasih, bumi akan membalasnya dengan cahaya berwarna hijau yang
naik dari pusat bumi ke tubuh.
Perintahkan pikiran bawah sadar untuk menjaga agar tubuh selalu terhubung dengan cahaya dari
langit dan bumi ini dan menarik kedua sinar tersebut terus-menerus.
Biasanya dibutuhkan waktu sekitar 10-15 menit untuk latihan ini. Pada mulanya, setiap kali
dilakukan, teknik ini akan bertahan selama kurang lebih dua jam. Oleh sebab itu, untuk
memperoleh hasil yang terbaik, teknik ini harus dilakukan setiap 2 jam 1X, yang berarti 8X dalam
seharinya (di luar waktu tidur, selama 3 hari pertama. Mulai hari keempat, latihan dapat dilakukan
4-5X sehari saja. Setelah minggu ke-2, latihan dapat dilakukan 2-3X sehari). Apabila latihan ini
dapat dilakukan secara teratur selama 30 hari terus-menerus, tubuh akan terhubung dengan kedua
sumber energi secara permanen. Setelah latihan yang terus-menerus selama 30 hari, latihan hanya
perlu dilakukan 1X sehari saja.
MEMBUKA LEBIH BANYAK GULUNGAN KUNDALINI
Pada awalnya, tenaga Kundalini berbentuk sebuah gulungan dengan 31/2 lingkaran besar, dimana
masing-masing gulungan besar itu sendiri terdiri dari 7 pangkat 108 gulungan kecil. Setiap
gulungan menyimpan energi yang besar, di mana gulungan bagian luar menyimpan energi yang
kurang murni, dan semakin ke dalam energi yang disimpan menjadi semakin murni. Pembukaan
setiap gulungan akan melepaskan sejumlah energi yang akan membakar dan mendorong ke luar
hambatan dan energi negatif dari berbagai lapisan tubuh. Energi yang lebih kasar pada gulungan
bagian luar biasanya bewarna merah kekuning-emasan dan bekerja dalam tahap pembersihan. Di
bagian dalamnya, energi yang terdapat di dalam gulungan lebih murni dan bewarna biru terang dan
bekerja dalam masa pemurnian. Kecepatan pembukaan gulungan tenaga Kundalini ini secara
langsung berkaitan dengan kecepatan proses kebangkitan Kundalini. Semakin cepat gulungan-
gulungan tenaga Kundalini membuka, semakin cepat pula keseluruhan proses Kundalini dapat
diselesaikan.
Untuk membuka lebih banyak gulungan Kundalini, dapat dipergunakan banyak cara.
Beberapa cara yang paling efisien adalah dengan :
3. 1. KONTRAKSI OTOT
Otot yang dimaksud disini adalah otot perinum yang terletak di antara alat kelamin dan anus yang
merupakan pusat dari tenaga Kundalini. Kencangkan seluruh otot dari alat kelamin sampai ke anus.
Tahanlah nafas semaksimal mungkin tanpa dipaksakan. Hembuskan nafas dari mulut sambil
membayangkan tenaga Kundalini yang dikeluarkan bergerak ke tulang ekor. Lakukan teknik ini 5X
berturut-turut. Lalu, kencangkan dan kendurkan otot perinum tadi silih berganti secara cepat
selama 10X. Bayangkanlah pengencangan dan pengenduran otot ini sebagai pemompaan terhadap
tenaga Kundalini dari perinum ke tulang ekor.
3.2. BOLA CAHAYA
Bentuklah sebuah bola cahaya berwarna putih terang di atas mahkota dengan diameter sekitar 1
meter. Lakukan dengan santai untuk memastikan bahwa bola cahaya ini benar-benar padat dan
bercahaya terang.. Tariklah bola cahaya perlahan-lahan turun ke kepala. Rasakan bahwa cahaya
dari bola membersihkan seluruh sel di kepala. Cahaya memberikan kekuatan spiritual kepada
seluruh sel di kepala dan mengaktifkan kelenjar pineal di tengah-tengah kepala. Cahaya juga
membersihkan seluruh cakra yang terdapat di kepala, balk cakra utama, cakra biasa, maupun
cakra minor.
Tariklah bola cahaya turun ke tenggorokan untuk membersihkan dan memberikan energi kepada
seluruh sel tenggorokan dan mengaktifkan kelenjar thyroid dan parathyroid. Cahaya juga
membersihkan dan mengaktifkan cakra-cakra di sekitar tenggorokan.
Tariklah bola cahaya ini turun dengan bersumbukan pada tulang punggung. Sambil turun
melewati tulang punggung, bola cahaya membersihkan dan memurnikan seluruh tulang
punggung. (Pembersihan dan pemurnian tulang punggung ini harus dilakukan juga untuk ruas-
ruas tulang punggung yang lebih rendah saat bola cahaya ditarik lebih ke bawah) Saat sampai di
dada, cahaya membersihkan dan memberikan energi kepada seluruh organ yang ada dalam
rongga dada, seperti jantung dan paru-paru. Cahaya mengaktifkan kelenjar thymus. Cahaya
membersihkan dan mengaktifkan cakra jantung depan dan belakang dan semua cakra lainnya di
dada. Cakra jantung bersinar lebih terang dan berwarna merah muda dipenuhi dengan cinta
kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh bentuk kehidupan.
Saat tiba di solar plexus, bola cahaya membersihkan dan memberikan energi kepada seluruh
organ di dalam-nya, seperti lambung, hati, dan sebagainya. Bola cahaya membersihkan seluruh
cakra di tempat tersebut, membuang semua emosi negatif pada cakra solar plexus, membuat
cakra solar plexus menjadi bersih dan ukurannya sedikit lebih kecil atau sama dengan cakra
jantung.
Turunkan bola hingga mencapai ketinggian perut. Bola cahaya membersihkan dan memberikan
energi kepada seluruh organ tubuh yang terdapat di dalam perut. Bola cahaya juga
membersihkan dan mengaktifkan seluruh cakra di sekitar daerah ini.
Saat ditarik lebih ke bawah, bola cahaya membersihkan dan memberikan energi kepada seluruh
organ reproduksi. Bola cahaya membersihkan dan mengaktifkan cakra seks.
Di ketinggian tulang ekor, bola cahaya membersihkan dan mengaktifkan cakra dasar. Cakra
dasar memberikan lebih banyak energi kepada tulang dan otot di seluruh tubuh.
Bola cahaya ditarik sedikit ke depan, agar inti dari bola cahaya tepat berada pada perinum.
Aktifkan Kundalini yang berada di tengah-tengah bola cahaya. Bayangkan gulungan demi
gulungan dari Kundalini membuka dan bersatu dengan bola cahaya membuat bola cahaya
menjadi semakin terang. Apabila tekanan dari bola cahaya telah menjadi sedemikian besar
sehingga mulai sulit untuk dikontrol, naikkanlah bola cahaya kembali ke atas melalui jalan yang
sama saat diturunkan tadi. Lepaskanlah bola cahaya ini ke atas setelah melewati cakra mahkota.
Lakukanlah teknik ini sebanyak 3X. Dalam melakukan teknik ini, kedua tangan dapat
dipergunakan untuk membantu, mulai dari pembuatan bola cahaya di atas cakra mahkota,
membimbing bola cahaya menuruni tulang punggung, sampai bola cahaya dinaikkan kembali
dan dikeluarkan melalui cakra mahkota.
Demikian secara umum tehnik ini bisa dilatih oleh siapapun juga, termasuk yang belum pernah
attunement Rei Ki