Anda di halaman 1dari 20

IMPLIKASI ETIS DARI

TEKNOLOGI
INFORMASI
Moral, etika dan hukum semua menga
tur perilaku kita. Moral ada dalam
bentuk peraturan peraturan. Etika
dipengaruhi oleh masyarakat yang
berbeda beda, sedangkan hukum ada
dalam bentuk tertulis dan mewakili
perilaku yang diharapkan oleh pengusa
yang berdaulat.
Moral adalah tradisi kepercayaan mengenai
perilaku benar dan salah. Moral adalah
institusi sosial dengan suatu sejarah dan
daftar peraturan.
Etika adalah satu set kepercayaan, standar
atau pemikiran yg mengisi suatu individu,
kelompok atau masayarakat. Semua
individu bertanggung jawab pada
masyarakat atas perilaku mereka.
Hukum adalah peraturan perilaku formal yg
dipaksakan oleh otoritas berdaulat, seperti
pemerintah pada rakyat atau warga
negaranya.
Tugas manajemen puncak adalah
memastikan bahwa konsep etikanya
menyebar diseluruh organisasi,
melalui semua tingkatan dan
menyentuh semua pegawai
Manajemen tingkat puncak menekan
kan budaya etika secara Top-Down
Para eksekutif menekankan budaya
etis pd organisasi mereka dalam
3 lapis :
1. Mereka menetapkan credo etika
2. Mereka membuat program
program etika
3. Mereka menyesuaikan kode etik
untuk perusahaan mereka.
Corporate Credo adalah pernyataan
ringkas mengenai nilai- nilai etis yg
ditegakkan perusahaan.
Program etika adalah suatu sistem yg
terdiri dari berbagai aktivitas yg
dirancang utk mengarahkan pegawai
dlm melaksanakan corporate credo.
Kode etik khusus perusahaan misalnya
untuk aktivitas pemasaran.
Etika dalam bisnis di AS
Etika protestan (Benyamin Franklin) tidur
lebih awal dan bangun lebih pagi membuat
seseorang sehat, makmur dan bijaksana
Etika Persaingan Bebas (Adam Smith)
kapitalisme Laissez-faire (kebebasan
berusaha tanpa campur tangan pemerintah)
Survival of the Fittest (yg terkuat yg
bertahan) Masy.AS percaya manfaat
terbaik akan diperoleh bila bisnis swasta
dibiarkan hidup dan bersaing (wajar dlm
pasar bebas.

Etika Komputer (James M.Moor)
Etika komputer sebagai analisis sifat dan dampak
sosial teknologi kompu ter, serta formulasi dan
justifikasi kebijakan utk menggunakan teknologi
tsb secara etis.
Etika komputer terdiri dari dua aktivitas utama,
CIO adalah manajer yg paling bertanggung jawab
atas aktivitas tsb.
Bukan CIO saja yg bertanggung jawab tp semua
manajer di semua area, semua pegawai bertang
gung jawab atas aktivitas yg berhub dgn
komputer.
Pentingnya etika komputer
Kelenturan Logika adalah kemampuan
memprogram komputer utk melakukan
apapun yg kita inginkan. Komputer be kerja
tepat spt instruksi programer
Faktor transformasi, komputer mengubah
cara hidup dan kerja seseorang.
Faktor tak kasat mat, proses komputer
tersembunji dari penglihatan , nilai-2 yang
tdk terlihat, perhit kompleks yg tdk terli
hat dan penyalah gunaan yg tdk terlihat
Hak atas Komputer
1. Hak atas akses komputer, mrpkan kunci mencapai
hak-2 tertentu lain
2. Hak atas keahlian komputer, pendidik sering
menganggap penget ttg komputer sbg suatu
kebutuhan.
3. Hak atas specialis komputer, krn mustahil
seseorg memperoleh semua pengeth & keahlian
komputer yg diperlukan.
4. Hak atas pengambilan keputusan komputer. Masy
memiliki hak utk pengamb keput , terutama jika
komputer berdampak buruk bg masayarakat. (UU
komputer yg mengatur penggunaa komputer)
Hak atas Informasi
(= PAPA)
Hak atas privacy , adanya nilai yg tinggi pd
informasi , mk pengambil keputusan sering
mengganggu privacy seseorang
Hak atas akurasi, komputer dieprcaya mampu
mencapai tk akurasi yg tdk dpt dicapai oleh sistem
nonkomputer
Hak atas kepemilikan, para pemakai yg tlh membeli
utk menggunakan perangkat lunak jadi seringkali
menggandakannya secara illegalutk dijual kembali.
Hak atas akses, dgn adanya database komputer
masyarakat harus membayar biaya akses.
Topik Diskusi
1. Perlukah audit etika dilaksanakan oleh anggota
departemen internal audit perusahaan yg
memiliki keahlian dlm sistem dan prosedur ? Jika
tidak, siapa yg harus melaksanakannya ?
2. What potential security probles do yoe see in
the increasing use of intranets and extranets in
business? What might be done to solve such
problems ? Give several examples !
3. Refer to the Real World Example about copying
CDs and music downloading in the chapter. Is
copying music CDs an ethical practice ? How
about Internet music downloading ? Explain.
SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
SIM adalah salah satu dari 5 subsistem
utama CBIS, yang tujuannya untuk
memenuhi kebutuhan informasi umum bagi
semua manajer dalam perusahaan atau
dalam subunit organisasional perusahaan.
Subunit dapat didasarkan pada area
fungsional atau tingkatan manajemen.
SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN
Informasi tersedia dalam bentuk laporan
periodik, laporan khusus, dan output dari
simulasi matematika.
Output informasi digunakan oleh manajer
maupun non-manajer dalam perusahaan
saat mereka membuat keputusan untuk
memecahkan masalah.
MODEL SISTEM INFORMASI
MANAJEMEN DAN SISTEM
INFORMASI EKSEKUTIF
SIM tidak berkewajiban menyediakan
informasi bagi lingkungan, (jadi tidak
seperti SIA ).
Sistem Informasi Eksekutif (EIS)
merupakan suatu sistem yang khusus
dirancang bagi manajer pada tingkat
perencanaan strategis.

DRILL DOWN
Drill Down berarti bahwa eksekutif
dapat memulai dari gambaran sekilas
dan kemudian secara bertahap
mengambil informasi yang lebih
terinci.
Lihat contoh teknik Drill-Down

RUTE KE EXECUTIVE
INFORMATION SYSTEM
1. Spesialis informasi perusahaan dapat
mengembangkan perangkat lunak pesanan
2. Eksekutif dpt menggunakan perangkat
lunak produktivitas perorangan , spt
spreadsheet elektronik, sistem
manajemen database dan paket grafik.
3. Perusahaan dpt membli perangkat lunak
EIS khusus.
SIM DAN PEMECAHAN
MASALAH
(dalam dua cara dasar)
1. Sumber Daya Informasi Seorganisasi SIM
adalah suatu usaha seorganisasi utk
menyediakan informasi pemecahan masalah.
Sistem tsb merupakan suatu komitmen
formal dr para eksekutif utk menyediakan
komputer bagi semua manajer. SIM
menentukan tingkat pencapaian di area lain
DSS, OA dan Sistem Pakar.
SIM DAN PEMECAHAN
MASALAH
(dalam dua cara dasar)
2. Identifikasi dan Pemahaman Masalah Ide
utama di balik SIM adalah menjaga agar
asokan informasi terus mengalir ke
manajer. Manajer menggunakan SIM
terutama utk menandai masalah atau
mendekati masalah, kemudian
memahaminya dengan menentukan lokasi
dan penyebabnya.
Topik Diskusi

1. Dapatkah seoarang manajer sendirian
menerapkan SIM ? Bagimana dengan
sistem informasi fungsional ?
2. Dengan menggunakan diagram 8 elemen
lingkungan sebagai panduan, area
fungsional manakah yg bertanggung jawab
atas tiap elemen ? (Petunjuk : sebagian
elemen mungkin merupakan
tanggungjawab lebih dari satu area
fungsional.