Anda di halaman 1dari 11

GIZI DAUR HIDUP

INISIASI MENYUSU DINI


Disusun oleh:
Fitriana Kusuma Warani !"#$#$$#$!#$%#
Rias Ist&anti Fa'ri !"#$#$$#$!#$%#
FAKU()AS KESEHA)AN MASYARAKA)
UNI*ERSI)AS DIP+NEG+R+
SEMARANG
!#$,
INISIASI MENYUSU DINI
Inisiasi Menyusu Dini adalah pemberian ASI segera setelah bayi
dilahirkan yaitu 30 menit pertama setelah kelahiran bayi. Menurut Depkes, inisiasi
menyusu dini adalah meletakkan bayi menempel di dada atau perut ibu setelah
lahir, membiarkannya merayap mencari puting kemudian menyusu sampai puas.
Man-aat IMD
Depkes (2007 man!aat menyusu dini dan k"ntak kulit dengan ibu adalah#
$. %euntungan k"ntak kulit ibu dengan kulit untuk bayi
%"ntak memastikan perilaku "ptimum menyusui berdasarkan insting dan
bisa diperkirakan akan dapat menstabilkan perna!asan, mengendalikan
temperatur tubuh bayi, memperbaiki atau mempunyai p"la tidur dengan
lebih baik, mend"r"ng ketrampilan bayi untuk menyusu dengan lebih
cepatdan e!ekti!, meningkatkan kenaikan berat badan (kembali ke berat
lahirnya dengan lebih cepat, meningkatkan hubungan antara ibu dan bayi,
tidak terlalu banyak menangis selama satu &am pertama, men&aga
k"l"nisasi kuman yang aman dari ibu di dalam perut bayi sehingga
perlindungan terhadap in!eksi, bilirubin akan lebih n"rmal dan
mengeluarkan mek"nium lebih cepat sehingga menurunkan ke&adian
ikterus. 'ada bayi baru lahir, kadar gula dan parameter bi"kimia lain yang
lebih baik selama beberapa &am pertama.
2. %"ntak kulit untuk ibu
Merangsang pr"duksi "ksit"sin dan pr"laktin pada ibu. (ksit"sin
ber!ungsi membantu k"ntraksi uterus sehingga perdarahan pasca
persalinan lebih rendah, merangsang pengeluaran k"l"strum, penting
untuk kelekatan hubungan ibu dan bayi, ibu lebih tenang dan lebih tidak
merasa nyeri pada saat plasenta lahir dan pr"sedur pasca persalinan
lainnya. 'r"laktin ber!ungsi meningkatkan pr"duksi ASI, membantu ibu
2
mengatasi stress. Mend"r"ng ibu untuk tidur dan relaksasi setelah bayi
selesai menyusu, menunda ")ulasi.
3. %euntungan inisiasi menyusu dini untuk bayi
a. Makanan dengan kualitas dan kuantitas "ptimal agar k"l"strum
segera keluar yang disesuaikan dengan kebutuhan bayi
b. Memberikan kesehatan bayi dengan kekebalan pasi! yang segera
kepada bayi. %"l"strum adalah imunisasi pertama bagi bayi
c. Meningkatkan kecerdasan
d. Membantu bayi mengk""rdinasikan hisap, telan, dan napas
e. Meningkatkan &alinan kasih sayang ibu*bayi
!. Mencegah kehilangan panas
g. Merangsang k"l"strum segera keluar
+. %euntungan menyusu dini untuk ibu
a. Merangsang pr"duksi "ksit"sin dan pr"laktin
b. Meningkatkan keberhasilan pr"duksi ASI
c. Meningkatkan &alinan kasih sayang Ibu*bayi
,. Memulai menyusu dini akan#
a. Mengurangi 22- kematian bayi berusia 2. hari keba/ah. Menurut
penelitian 0dm"nd (2001 dalam r"esli (200. bah/a &ika bayi
diberi kesempatan menyusu dalam satu &am pertama dengan
dibiarkan k"ntak kulit ke kulit ibu (setidaknya selama satu &am
maka 22- nya/a bayi di ba/ah 2. hari dapat diselamatkan.
Sedangkan &ika menyusu pertama dimulai saat bayi berusia di atas
dua &am dan diba/ah 2+ &am pertama maka tinggal $1- nya/a
bayi diba/ah 2. hari yang dapat diselamatkan.
b. Meningkatkan keberhasilan menyusui secara eksklusi! dan
meningkatkan lamanya bayi disusui. Menurut penelitan 2ika/ati
(2003 yang dilakukan di 3akarta Ind"nesia ini menun&ukkan bayi
yang diberi kesempatan untuk menyusu dini, hasilnya delapan kali
berhasil ASI eksklusi!.
c. Merangsang pr"duksi susu
3
d. Memperkuat re!leks menghisap bayi, re!leks menghisap a/al pada
bayi paling kuat beberapa &am pertama setelah lahir.
Pen.ertian Kolostrum
%"l"strum adalah cairan pertama yang disekresi "leh kelen&ar payudara
(S"et&iningsih, $447. %"l"strum dikeluarkan pada hari pertama sampai hari
keempat atau ke tu&uh setelah melahirkan. %"l"strum ber/arna kuning keemasan
yang disebabkan "leh tingginya k"mp"sisi lemak dan sel*sel hidup.
%"l"strum penuh dengan 5at antib"dy (5at pertahanan tubuh untuk mela/an 5at
asing yang masuk ke dalam tubuh dan immunoglobulin (5at kekebalan tubuh
untuk mela/an in!eksi penyakit. %andungan dari k"l"strum antara lain#
$. 'r"tein # .,,-
2. 6emak # 2,,-
3. %arb"hidarat # 3,,-
+. 7aram dan Mineral # 0,+-
,. Air # .,,$-
1. 8itamin A,9,:,D,0, dan )itamin % dalam &umlah yang sangat sedikit.
7. 6euk"sit (sel darah putih
.. Sisa epitel yang mati.
%ekebalan bayi akan bertambah dengan adanya kandungan 5at*5at dan )itamin
yang terdapat pada air susu ibu tersebut, serta )"lume k"l"strum yang meningkat
dan ditambah dengan adanya isapan bayi baru lahir secara terus menerus. ;al ini
yang mengharuskan bayi segera setelah lahir ditempelkan ke payudara ibu, agar
bayi dapat sesering mungkin menyusui.
Man-aat Kolostrum
%"l"strum sangat penting bagi pertahanan tubuh bayi karena k"l"strum
merupakan imunisasi pertama bagi bayi. Man!aat k"l"strum antara lain #
$. Membantu mengeluarkan mek"nium dari usus bayi karena k"l"strum
merupakan pencahar (pembersih usus bayi yang membersihkan
4
mek"nium sehingga muk"sa usus bayi yang baru lahir segera bersih dan
siap menerima ASI.
2. Melindungi bayi dari diare karena k"l"strum mengandung 5at kekebalan
tubuh $0*$7 kali lebih banyak dibandingkan susu matang.
3. Mela/an 5at asing yang masuk ke tubuh bayi
+. Mela/an in!eksi penyakit "leh 5at*5at kekebalan tubuh
,. Menghalangi saluran pencernaan menghidr"lisis (menguraikan pr"tein
1. Mengeluarkan kelebihan bilirubin sehingga bayi tidak mengalami &aundice
(kuning dimana k"l"strum mempunyai e!ek laktasi! ('encahar.
7. 9erperan dalam gerak peristaltik usus (gerakan mend"r"ng makanan
.. Men&aga keseimbangan cairan sel
4. Merangsang pr"duksi susu matang (mature)
$0. Mencegah perkembangan kuman*kuman pat"gen
As/e0 0e0e1alan )u1uh Paa Kolostrum
Aspek*aspek kekebalan tubuh pada k"l"strum antara lain #
$. Immun"gl"bin
2raksi pr"tein dari k"l"strum mengandung antib"dy yang serupa dengan
antib"dy yang terdapat di dalam darah ibu dan yang melindungi terhadap
penyakit karena bakteri dan )irus yang pernah diderita ibu atau yang telah
memberikan immunitas pada ibu. Immun"gl"bulin ini beker&a setempat
dalam saluran usus dan dapat &uga diserap melalui dinding usus dalam
sistem sirkulasi bayi. <ang termasuk dalam antib"dy ini adalah IgA, Ig9,
IgM, IgD, dan Ig0.
2. 6akt"!erin
6akt"!erin merupakan pr"tein yang mempunyai a!initas yang tinggi
terhadap 5at besi. 9ersamaan dengan salah satu immun"gl"bulin (IgA,
lakt"!erin mengambil 5at besi yang diperlukan untuk perkembangan
kuman 0.c"li, sta!il"k"kus dan ragi. %adar yang paling tinggi dalam
k"l"strum adalah 7 hari hari pertama p"stpartum. 0!ek immun"l"gis
lakt"!erin akan hilang apabila makanan bayi ditambah 5at besi.
5
3. 6is"s"m
9ersama dengan IgA mempunyai !ungsi anti bakteri dan &uga menghambat
pertumbuhan berbagai macam*macam )irus. %adar lis"s"m dalam
k"l"strum dan ASI lebih besar dibandingkan dalam air susu sapi.
+. 2akt"r antitripsin.
0n5im tripsin berada di saluran usus dan !ungsinya adalah untuk memecah
pr"tein, maka antitripsin di dalam k"l"strum akan menghambat ker&a
tripsin.
,. 2akt"r bi!idus
Lactobacilli ada di dalam usus bayi yang membutuhkan gula yang
mengandung nitr"gen, yaitu !akt"r bi!idus. 2akt"r bi!idus ber!ungsi
mencegah pertumbuhan "rganisme yang tidak diinginkan, seperti 0.c"li,
dan ini hanya terdapat di dalam k"l"strum dan ASI.
1. 6ipase
9er!ungsi sebagai 5at anti )irus.
7. Anti sta!il"k"kus
9er!ungsi melindungi bayi terhadap bakteri sta!il"k"kus
.. 6akt"!er"ksidase
9er!ungsi membunuh strept"k"kus
4. %"mp"nen k"mplemen
Mengandung k"mplemen :3 dan :+ yang ber!ungsi sebagai !akt"r
pertahanan.
$0. Sel*sel !ag"sit"sis
Dapat melakukan !ag"sit"sis terutama terhadap stafilokokus, E.coli dan
candida albican.
'ada /aktu lahir sampai beberapa bulan sesudahnya bayi belum dapat
membentuk kekebalan sendiri secara sempurna. 2akt"r = !akt"r pelindung ini
semua ada di dalam ASI yang mature maupun di dalam k"l"strum. 'emberian
k"l"strum secara a/al pada bayi dan pemberian ASI terus menerus merupakan
perlindungan terbaik yang dapat diberikan kepada bayi terhadap penyakit
('usdiknakes, 2003.
6
Permasalahan Inisiasi Men&usui Dini
$. >erganggunya kemampuan alami bayi untuk mencari dan menemukan
payudara ibunya.
Ada beberapa inter)ensi yang dapat mengganggu kemampuan alam bayi
untuk mencari dan menemukan sendiri payudara ibunya#
a. 'emberian "bat kimia/i pada ibusaat melahirkan karena "bat tersebut
bisa sampai ke &anin melalui ari = ari dan mungkin menyebabkan bayi
sulit menyusu pada payudara ibu
b. %elahiran dengan "bat = "batan atau tibdakan seperti "perasi :aesar,
)akum, !"rcep.
c. 'erasaan sakit di saerah kulit yang dilakukan episi"t"my dapat
mengganggu kemampuan alamiah bayi.
2. %urangnya pengetahuan masyarakat tentang man!aat k"lustrum.
%andungan k"l"strum inilah yang tidak diketahui ibu sehingga banyak ibu
dimasa setelah persalinan tidak memberikan k"l"strum kepada bayi baru
lahir. %eseluruhan man!aat daripada k"l"strum banyak tidak diketahui
"leh ibu*ibu setelah melahirkan. 'adahal man!aat tersebut sudah seringkali
diberitakan melalui media, ataupun melalui penyuluhan yang diberikan
"leh bidan desa. ?amun banyak ibu tetap tidak mau segera memberikan
k"l"strum kepada bayi baru lahir dengan alasan mereka belum diberitahu
tentang man!aat k"l"strum tersebut.
3. 'ersepsi
;al ini dibuktikan "leh penelitian sur)ey yang dilakukan "leh :ahyaning
(2000, tentang !akt"r*!akt"r yang berhubungan dengan pemberian ASI
pertama kali menun&ukkan bah/a persepsi merupakan salah satu !akt"r
yang mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI segera setelah bayi
dilahirkan selain umur, paritas, pendidikan, peker&aan, nasehat, berat
badan bayi saat lahir, tempat persalinan dan tidak adanya kun&ungan
petugas kesehatan.
+. Dukungan s"cial
Menurut 6ubis ($443, &ika se"rang ibu tidak pernah mendapatkan nasehat
7
dan penyuluhan tentang ASI dari keluarganya maka dapat mempengaruhi
sikapnya pada saat ibu tersebut menyusui sendiri bayinya. Selain itu
dukungan dari petugas kesehatan seperti bidan &uga mempengaruhi
perilaku pemberian ASI. 9erdasarkan penelitian sur)ey yangdilakukan
<e!rida ($447, tentang !akt"r*!akt"r yang berhubungan dengan perilaku
ibu dalam pemberian ASI e@klusi!, menun&ukkan hasil bah/a dukungan
petugas kesehatan dan d"r"ngan dari keluarga sangat mempengaruhi
perilaku ibu dalam memberikan ASI e@klusi! termasuk dukungan terhadap
pemberian ASI k"l"strum.pada bayi.
,. S"sial budaya
Menurut 7reen ($4.0 dalam ?"t"atm"d" (2003, budaya merupakan
!akt"r predisp"sisi yang dapat men&adi !akt"r pendukung atau !akt"r
penghambat suatu perilaku kesehatan seperti perilaku pemberian ASI
k"l"strum. Adat kebiasaan atau s"sial budaya yang sering dilakukan dalam
masa menyusui seperti menunda menyusui 2*3 hari setelah melahirkan,
membuang k"l"strum sebelum menyusui bayi dan memberi makanan
selain ASI sebelum ASI keluar.
1. Sumber in!"rmasi
Menurut Aid&a&a (200+ salah satu !akt"r keengganan menyusui apalagi
memberikan k"l"strum adalah kurangnya in!"rmasi tentang man!aat dan
keunggulan ASI terutama pentingnya k"l"strum.
7. 'enghambat inisiasi menyusu dini
9erikut ini beberapa pendapat masyarakat yang tidak benar yang dapat
menghambat ter&adinya k"ntak dini kulit ibu dengan kulit bayi#
a. 9ayi kedinginan. 9ayi berada dalam suhu aman &ika melakukan k"ntak
kulit dengan ibu. Suhu payudara ibu akan meningkat 0,,
0
: dalam dua
menit &ika bayi diletakkan di dada ibu
b. Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk segera menyusui.
c. >enaga kesehatan kurang tersedia
d. Ibu harus di&ahit. %egiatan merangkak mencari payudara ter&adi di area
payudara sedangkan yang di&ahit adalah perineum ibu.
8
e. Suntikan )itamin % dan tetes mata harus diberikan setelah lahir.
Menurut American College of Obstetric and Gynecology dan Academy
Breastfeeding Medicine (2007, tindakan pencegahan ini dapat ditunda
setidaknya selama satu &am sampai bayi menyusu sendiri tanpa
membahayakan bayi
!. 9ayi harus segera dibersihkan, dimandikan, ditimbang dan diukur.
Menunda memandikan bayi berarti mencegah hilangnya panas tubuh
bayi. Selain itu memberi kesempatan )erniks untuk meresap,
melunakkan dan melindungi bayi lebih besar. 9ayi dapat dikering
segera setelah lahir. 'enimbangan dan pengukuran dapat ditunda
sampai menyusu a/al selesai.
g. 9ayi kurang siaga
'ada $ = 2 &am pertama kelahirannya, bayi sangat siaga. Setelah itu,
bayi tidur dalam /aktu yang lama. 3ika bayi mengantuk akibat "bat
yang diasup ibu, k"ntak kulit akan lebih penting lagi karena bayi
memerlukan bantuan lebih untuk bounding. Menurut ;amilt"n ($44,
peri"de reakti)itaas (pada 30*10 menit setelah lahir bayi dalam
keadaan ter&aga dengan mata terbuka, memberikan resp"n terhadap
stimulus, menghisap dengan penuh semangat dan menangis, kecepatan
pernapasan sampai .2@Bmenit, denyut &antung sampai $.0@Bmenit.
h. %"lustrum tidak keluar atau &umlahnya tidak memadai sehingga perlu
cairan lain. %"lustrum cukup di&adikan makanan pertama bayi baru
lahir. 8"lume k"lustrum berkisar $,0*300 mlB2+ &am
Solusi:
$. 'etugas kesehatan setempat disarankan untuk memberi in!"rmasi kepada
ibu selama pr"ses kehamilan tentang man!aat inisiasi menyusu dini. 'eran
petugas kesehatan sangat penting karena dapat sebagai !act"r penguat
terhadap persepsi ibu mengenai inisiasi menyusu dini.
2. Disarankan suami atau keluarga mendampingi ibu saaat persalinan serta
sarankan untuk tidak atau mengurangi penggunaan "bat kimia/i saat
9
persalinan yang dapat diganti dengan cara n"n*kimia/i misalnya pi&at,
ar"materapi, gerakan atau hypnobirthing.
3. 9iarkan bayi dalam p"sisi kulit bersentuhan dengan kulit bayi ibunya
setidaknya selama satu &am, /alaupun ia telah berhasil menyusu pertama
sebelum satu &am. 3ika belum menemukan putting payudara ibunya dalam
/aktu satu &am, biarkan kulit bayi tetap bersentuhan dengan kulit ibunya
sampai berhasil menyusu pertama (C"esli, 200.
+. Dsaha bayi merangkak mencari payudara secara standar tidak dapat
dilakukan pada persalinan "perasi :aesar. ?amun, &ika diberikan anestesi
spinal atau epidural dan ibu dalam keadaan sadar sehingga dapat segera
memberi resp"n pada bayi. 9ayi dapat segera dip"sisikan untuk ter&adi
k"ntak kulit dengan kulit antara ibu dan bayi. Dsahakan menyusu pertama
dilakukan di kamar "perasi. 3ika keadaan ibu atau bayi belum
memungkinkan, bayi diberikan ke ibu pada kesempatan tercepat. 3ika
dilakukan anestesi umum, k"ntak dapat ter&adi di ruang pulih saat ibu
sudah dapat meresp"n /alaupun masih mengantuk atau dalam pengaruh
"bat bius. (C"esli, 200.
,. 3ika inisiasi dini belum ter&adi di kamar bersalin, kamar "perasi atau bayi
harus dipindah sebelum satu &am maka bayi tetap diletakkan di dada ibu
ketika dipindahkan ke kamar pera/atan atau pemulihan.
10
REFERENSI

:ahyaning, C (2000. aktor!aktor "ang Berhubungan #engan $emberian A%&
$ertama 'ali di $u(arkarta. 3abar. Skripsi 2%M*DI.
Departemen %esehatan CI. 2007. $anduan 'onseling Menyusui) #irektorat Bina
kesehatan Gi*i Masyarakat) 3akarta
2ika/ati, Sandra dan Ahmad Sya!iE. 2003. +ubungan Antara Menyusui %egera
,&mmediate Berastfeeding) dan $emberian Asi Eksklusif samapai Empat
Bulan. 3akarta# %ed"kteran >risakti.
+ubungan 'arakteristik $engetahuan dan sikap &bu #engan $raktek &nisiasi
Menyusu #ini $ada Bayi Baru Lahir di -%.$ atma(ati /ahun 0122.
20$$. 3akarta# %epera/atan Dni)ersitas 8eteran 3akarta
http#BB///.library.upn)&.ac.idBpd!B,2I%0SS$%0'0CAAA>A?B$0$07$20
33B9A9-20II.pd! diakses pada $4 April 20$3
?"t"atm"&", S"eki&". 2007. $romosi 'esehatan, /eori dan Aplikasi. 3akarta#
Aneka :ipta
$engetahuan) %ikap) dan /indakan Bidan 'elurahan %iaga dalam 'egiatan
&nisiasi Menyusu #ini ,&M#) di 'ota #umai. Medan# Dni)ersitas Sumatra
Dtara http#BBrep"sit"ry.usu.ac.idBbitstreamB$23+,17.4B240.1B+B:hapter
-20II.pd! diakses pada $4 April 20$3
'urnamasari ?a5ara. 2akt"r*2akt"r <ang Menyebabkan Ibu >idak Memberikan
%"l"strum %epada 9ayi 9aru 6ahir di Desa Si!alaete Dlu %ecamatan
7unungsit"li %abupaten ?ias >ahun 2007. Medan# Dni)ersitas Sumatra
Dtara http#BBrep"sit"ry.usu.ac.idBbitstreamB$23+,17.4B237.$B+B:hapter
-20II.pd! diakses pada $4 April 20$3
'DSDI%?A%0S. 2003. Buku 3 Asuhan 'ebidanan $ost $artum. 3akarta #
'usdiknakes.
C"esli (200.. Inisiasi Menyusu Dini 'lus ASI 0kslusi!. 3akarta# 'ustaka 9unda.
S"et&iningsih. $447. A%& $etun4uk 5 /enaga 'esehatan. 3akarta # 07:.
Dtami, C"esli. 200+. A%& Eksklusif. 0disi II. 3akarta # >rubus Agrundaya
11