Anda di halaman 1dari 3

1.

Jelaskan perubahan parameter farmakokinetik (ADME) sehingga perlu aturan dosis


khusus pada pediatri!
Penisilin G pada deasa mempun!ai t" 1 #am dan pada ba!i $ #am% dengan
menganggap dosis pada penisilin G deasa normal & mg'kg setiap & #am. (itung
aturan dosis penisilin G pada ba!i 1) pon!
*. +eofilin diberikan intra,ena infusi (P-. &. th% &. kg)% t" obat & #am% /d * liter'kg00.
1bat tersedia bentuk ampul 2. m3 dengan konsentrasi *. mg'm3. 4adar tunak !ang
diinginkan *. 5g'm3.
a. 0erapa la#u infusi harus diatur dan kapan saudara akan menge6ek apakah kadar
obat ter6apai7
b. 0erapa dosis muatan harus diberikan dan apa alasan memberikan dosis muatan7
6. Jika produsen'pabrik dalam brosurn!a memberikan aturan dosis sediaan tadi
dengan la#u infusi .%2 m3'#am kg00% berapa besar kadar tunak obat !ang akan
ter6apai pada P- ini dan berapa kadar obat dalam darah sesudah * #am infusi7
d. 4etika kondisi pasien stabil diganti dengan tablet aminofilin (89.%:)% berapa besar
dosisn!a7
2. Jelaskan dari aspek farmakokinetik mengapa;
a. Digoksin diberikan 1 dd 1 lebih pendek dari aktu paruhn!a ($< #am)7
b. Amoksisilin diberikan setiap & #am sedangkan aktu paruhn!a han!a sekitar 1
#am7
6. Glibenklamid diberikan sehari sekali pagi sedangkan t" n!a han!a * #am7
d. Jelaskan #ika ketiga obat tersebut diberikan pada pasie geriatri =!. > <. tahun
dengan 00 ?. kg% +0 1&. 6m!
$. @eftriakson diberikan se6ara A/ drip dengan la#u ). mg'#am% dengan aktu paruh 2
#am didapat data sbb;
>aktu (#am) . * $ & ? : 1* 1)
Bp (mg'3) . 2%$ )%$ &%) ?%. :%. :%. :%.
Pertan!aan;
a. (itung berapa harga klirens7
b. 0erapa besar kadar obat dalam darah 1 #am setelah infus di stop7
6. 0erapa besar ,olume distribusi7
d. 0erapa loading dose' dosis muatan !ang harus diberikan7
e. Jika tern!ata dengan Bp tunak : mg'3 belum memberikan respon% berapa la#u
infusi harus diubah hingga ter6apai Bp tunak 1* mg'37
f. 4etika pasien sudah stabil diganti sefiksim (89.%:) berapa besar dosis !ang
harus diberikan7
). Jika seorang ibu hamil sedang mendapat terapi Penisilin (p4a *%)) dan 4lorokuin
(p4a 1.%?)% bagaimana regimen dosis d9kedua obat tersebut (kaitkan dengan ADME)
#ika dibandingkan dengan nonCpregnant!
=ama ; DDDDDDD.
= A M ; ............................
Kinetika Dosis Ganda
1. Data 8armakokinetik 2 ma6am obat (A% 0% B) sebagai berikut ;
A B C
3a#u Anfusi (mg'#am) 1. 1) *.
4 (#am
C1
) .%) .%.) .%1
/d (3) 1. 1.. 1).
Bss +erapi (g'ml) ) 1) )
0erikan #aaban pertan!aan di baah ini dengan bukti perhitungan farmakokinetikn!a
(pada lembar #aaban)!
a. 1bat !ang memerlukan loading dose adalah obat .........................................
sebab
..................................... besarn!a loading dose ialah ............................................
b. 4adar tunak ter6epat akan ter#adi pada obat ...........................% !aitu ................
#am setelah infus dimulai
6. 4lirens terbesar dimiliki obat ............................... sebesar ..............................
d. Jika obat B akan dibuat formulasi tablet sustained release dengan durasi ker#a
1* #am% maka besarn!a dosis tiap unit tablet ialah ...........................
*. @uatu obat dengan t" 9 1* #am diberikan se6ara i.,. drip dengan la#u 2 mg'menit
didapat data sbb ;
>aktu (menit) 1. *. 2. $. ). &.
Bp (mg'3) *%2 2%) $%* :%< )%* )%*
Pertanyaan :
a. (itung kadar obat saat *. menit sesudah infus di stop
b. 0erapa besar ,olume distribusi 7
6. Jika la#u infusi dinaikkan men#adi & mg'menit berapa kadar obat dalam plasma saat
*. menit
d. 0erapa loading dose'dosis muatan !ang harus diberikan 7
e. Jika tern!ata dengan Bp tunak ? mg'l belum memberikan respon% berapa la#u infusi
harus diubah hingga ter6apai Bp tunak 1* mg'3.
1. Dalam terapi obat untuk seorang pasien% hal penting tidak han!a masalah pemilihan
#enis obat% tetapi #uga masalah aturan'regimen penggunaann!a. Jelaskan perbedaan
capaian kadar obat dalam darah dan kemungkinan efek terapi yang dihasilkan
bila kebutuhan dosis sehari sefotaksim 1).. mg diberikan dalam aturan 1 dd 1)..
mgE * dd ?). mgE dan 2 dd ).. mg! (@ertakan gambar kur,a B ,s t !ang dihasilkan
dan ingat baha sefotaksim adalah antibiotika !ang bersifat time-dependent)
*. Jelaskan prinsip perhitungan dosis untuk sediaan sustainedCrelease% mengandung dosis
muatan dan dosis pen#agaan!
2. Diketahui nilai parameter farmakokinetik +obramisin sbb;
(arga tetapan la#u eliminasi pada fungsi gin#al normal (4) .%2*'#am
+etapan la#u non renal (4
=F
) .%.1&'#am
Anfo dari brosur (package insert) obat din!atakan dosis pada pasien dengan fungsi
gin#al normal (Bl6r 1*. m3'menit); 2 dd <. mg. (itung dosis untuk seorang pasien
lakiClaki% usia $< tahun% &) kg% @6r ) mg'd3!
$. +n. J% &. kg% bukan perokok% menderita pen!akit obstruksi pulmoner kronik (B1PDC
chronic obstruction pulmoner disease) dan akan diterapi dengan teofilin. Dari pustaka
diketahui parameter farmakokinetika teofilin pada sub!ek bukan perokok sbb;
8 (bioa,ailabilitas9 :?G% /d9 .%) 3'kg% klirens $. m3'#am'kg
4adar terapetik; 1.C*. 5g'm3.
a. (itung dosis oral !ang dibutuhkan bila diinginkan inter,al pemberian tiap & #am
dengan kadar target 1. 5g'm3.
b. 0ila sediaan !ang ada kapsul pelepasan terkendali dengan kekuatan 12. mg% 1).
mg% 2.. mg% buat desain aturan pakai sediaan tersebut!
6. 4apan Anda akan melakukan pemantauan ter6apain!a kadar target7 Jelaskan!
(6atatan; dalam mendesain aturan pendosisan Anda harus men#amin pasien aman%
n!aman% dan aturan dapat diimplementasikan)