Anda di halaman 1dari 7

1.

socialisering proses yaitu, proses dimana berkembangnya hukum publik kearah hukum
privat yang membatasi kebebasan individu. Hal ini menyebabkan hukum ketenagakerjaan
yang awalnya merupakan bagian dari hukum privat, tidak lagi murni hukum privat
(perdata) karena telah masuknya campur tangan pemerintah dalam pengaturan hukum
ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan terhadap buruh sebagai pihak yang
lemah (Supriyanto, 2! " !). #engan demikian, hukum ketenagakerjaan merupakan
campuran dari hukum privat dan hukum publik
2. no.1$% &ahun 211. 'onvensi ()* +omor 1$% &ahun 211 ini memberikan
perlindungan khusus bagi ,-&.
.. Konvensi No: 87 (1948)
/ tentang 'ebebasan 0erserikat dan ,erlindungan atas Hak 0erorganisasi (1reedom o2
3ssociation and ,rotection o2 -ight to *rgani4e)
/ dibuat pada tahun 1%!$ dan dirati2ikasi pada tahun 1%%$
!. Konvensi No: 98 (1949)
/ tentang ,enerapan 34as/a4as Hak untuk 0erorganisasi dan 0erunding 0ersama
Sejarah ,erburuhan di (ndonesia secara garis besar dibedakan menjadi dua periode yaitu"
1. Periode sebelum Proklamasih Kemerdekaan
,eriode sebelum kemerdekaan diwarnai dengan masa/masa yang suram bagi riwayat
0uruh.
Sejarah ,erburuhan yakni" 4aman perbudakan, rodi dan poenale sanksi.
a.) Perbudakan ialah suatu peristiwa dimana seseorang yang disebut budak
5elakuka pekerjaan di bawah pimpinan orang lain. ,ara budak tidak mempunyai
hak apapun termasuk hak atas kehidupannya, ia hanya memiliki kewajiban untuk
melakukan pekerjaan yang diperintahkan oleh tuannya. &erjadinya perbudakan pada
waktu itu disebabkan karena para raja, pengusaha yang mempunyai ekonomi kuat
membutuhkan orang yang dapat mengabdi kepadanya, sementara penduduk miskin
yang tidak berkemampuan secara ekonomis saat itu cukup banyak yang disebabkan
rendahnya kualitas sumber daya manusia, dan inilah yang mendorong perbudakan
tumbuh subur.
b.) perhambaan ,erhambaan terjadi bila seseorang penerima gadai menyerahkan
dirinya sendiri atau orang lain yang ia kuasai, atas pemberian pinjaman sejumlah
uang kepada seseorang pemberi gadai. ,emberi gadai mendapatkan hak untuk
meminta dari orang yang digadaikan agar melakukan pekerjaan untuk dirinya
sampai uang pinjamannya lunas. ,ekerjaan yang dilakukan bukan untuk mencicil
utang pokok tapi untuk kepentingan pembayaran bunga.
c.) Pelururan adalah keterikatan seseorang untuk menanam tanaman tertentu pada
kebun6ladang dan harus dijual hasilnya kepada 'ompeni. Selama mengerjakan
kebun6ladang tersebut ia dianggap sebagai pemiliknya, sedangkan bila
meninggalkannya maka ia kehilangan hak atas kebun tersebut.
d.) Rodi merupakan kerja paksa yang dilakukan oleh rakyat untuk kepentingan pihak
penguasa atau pihak lain dengan tanpa pemberian upah, dilakukan diluar batas
perikemanusiaan.,ada kerajaan/kerajaan di 7awa rodi dilakukan untuk kepentingan
raja dan anggota keluarganya, para pembesar, serta kepentingan umum seperti
pembuatan dan pemeliharaan jalan, jembatan dan sebagainya. 8ambaran di atas
menunjukkan bahwa riwayat timbulnya hubungan perburuhan itu dimulai dari
peristiwa pahit yakni penindasan dan perlakuan di luar batas kemanusiaan yang
dilakukan oleh orang maupun penguasa pada saat itu. ,ara buak6pekerja tidak
diberikan hak apapun yang ia miliki hanyalah kewajiban untuk mentaati perintah
dari majikan atau tuannya. +asib para budak6pekerja hanya dijadikan barang atau
obyek yang kehilangan hak kodratinya sebagai manusia.
#alam hukum perburuhan dikenal adanya ,ancakrida yang merupakan perjuangan yang
harus
dicapai yakni"
a. 5embebaskan manusia indonesia dari perbudakan, perhambaan.
b. ,embebasan manusia (ndonesia dari rodi atau kerja paksa.
c. ,embebasan buruh6pekerja (ndonesia dari poenale sanksi.
d. ,embebasan buruh6pekerja (ndonesia dari ketakutan kehilangan pekerjaan.
e. 5emberikan posisi yang seimbang antara buruh6pekerja dan pengusaha.
'rida kesatu sampai dengan krida ketiga secara yuridis sudah lenyap bersamaan
dengan
dicetuskannya proklamasih kemerdekaan pada tanggal 19 3gustus 1%!:.
2. Periode sesudah Proklamasih Kemerdekaan
;ntuk mencapai krida keempat yaitu membebaskan buruh6pekerja dari takut
kehilangan pekerjaan, maupun krida kelima memberi posisi yang seimbang antara
buruh6pekerja dan pengusaha ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian,
yaitu"
a.) ,emberdayaan serikat buruh6pekerja khusunya ditingkat unit6perusahaan
hususnya dengan memberikan pemahaman terhadap aturan perburuhan 6
ketenagakerjaan yang ada karena organisasi pekerja ini terletak digaris
depan yang membuat 'esepakatan 'erja 0ersama dengan pihak perusahaan.
b.) ,emberdayaan pekerja dan pengusaha ,ekerja perlu diberdayakan sehingga
mengetahui hak dan kewajibannya sesuai dengan ketentuan hukum termasuk
penyadaran pekerja sebagai sarana memperjuangkan hak dan kepentingannya,
karena itu tidak ada pilihan lain untuk meningkatkan <bergaining positionnya=
kecuali dengan memperkuat organisasi burh6pekerja.
c.) ,enegakan hukum (law en2orcement) ,enegakan hukum sangat penting dalam
rangka menjamin tercapainya keman2aatan (doelmatigheid) dari aturan itu, tanpa
penegakan hukum yang tegas maka aturan normati2 tersebut tidak akan berarti,
lebih/lebih dalam bidang perburuhan6ketenagakerjaan yang didalamnya terdiri dari
dua subyek hukum yang berbeda secara sosial ekonomi, karena itu pihak
majikan6pengusaha cenderung tidak konsekuen melaksanakan ketentuan
perburuhan karena dirinya berada pada pihak yang memberi
pekerjaan6bermodal.()alu Husni, S.H., 5.Hum, 2">).
>. ,asal 1>1 ';H perdata membagi perjanjian untuk melakukan pekerjaan dalam tiga
macam yaitu "
a. ,erjanjian untuk melakukan jasa/jasa tertentu
b. ,erjanjian kerja
c. ,erjanjian pemborong pekerjaan
,erjanjian untuk melakukan jasa ?jasa tertentu adalah suatu perjanjian dimana satu pihak
menghendaki dari pihak lain nya agar dilakukan suatu perjanjian untuk mencapai tujuan, untuk
itu ia bersedia membayar honorarium6upah. ,erjanjian kerja adalah perjanjian antara seseorang <
buruh= dengan seorang <majikan= .
Konvensi IL !an" #elah $ira%i&ikasi oleh Pemerin%ah Indonesia
1' Konvensi No: 19 (19())
/ tentang ,erlakuan yang Sama bagi ,ekerja +asional dan 3sing dalam hal &unjangan
'ecelakaan 'erja (@Auality o2 &reatment 2or +ational 3nd 1oreign Borkers as -egards to
BorkmenCDEs Fompensation 2or 3ccident)
/ dibuat pada tahun 1%2: dan dirati2ikasi pada tahun 1%29 dan dinyatakan berlaku bagi (ndonesia
dengan (ndonesia staatsblad 1%2% +o" :.
(' Konvensi No: (7 (19(9)
/ tentang ,emberian &anda 0erat ,ada ,engepakan 0arang/0arang 0esar yang #iangkut #engan
'apal (&he 5arking at &he Beight *n Heavy ,ackages &ransported 0y Gessels)
/ dibuat pada tahun 1%2% dan dirati2ikasi pada tahun 1%.. +ederland staatsblad 1%.2 +o" 1$:,
+ederland staatblad 1%.. +o" .! dan dinyatakan berlaku untuk (ndonesia dengan (ndonesia
staatblad 1%.. +o" 119
*' Konvensi No: (9 (19*+)
/ tentang 'erja ,aksa atau 'erja Bajib (1orced or Fompulsory )abour)
/ dibuat pada tahun 1%. dan dirati2ikasi pada tahun 1%.. (+ederland staatsblad 1%.. +o" 2> jo
1%.. +o" 2.>) dan dinyatakan berlaku bagi (ndonesia dengan (ndonesia staatsblad 1%.. +o" 2>1
4' Konvensi No: 4) (19*))
/ tentang 5emperkerjakan ,erempuan di 0awah &anah dalam 0erbagai 5acam ,ekerjaan
&ambang (&he @mploynment o2 Bomen on ;nderground Bork in 5ines o2 3ll 'ind)
/ dibuat pada tahun 1%.:, dirati2ikasi pada tahun 1%.9 (+ederland staatsblad 1%.9 +o" 1:) dan
dinyatakan berlaku bagi (ndonesia dengan (ndonesia Staatsblad 1%.9 +o" 21%
)' Konvensi No: ,9 (194,)
/ tentang Serti2ikasi 7uru 5asak 'apal (Ferti2ication o2 ShipCDEs Fook)
/ dibuat pada tahun 1%!> dan dirati2ikasi dengan 'eputusan ,residen +o" ! tahun 1%%2
,' Konvensi No: 81 (1947)
/ tentang (nspeksi 'etenagakerjaan ()abour (nspection)
/ dibuat pada tahun 1%!9
7' Konvensi No: 87 (1948)
/ tentang 'ebebasan 0erserikat dan ,erlindungan atas Hak 0erorganisasi (1reedom o2
3ssociation and ,rotection o2 -ight to *rgani4e)
/ dibuat pada tahun 1%!$ dan dirati2ikasi pada tahun 1%%$
8' Konvensi No: 88 (1948)
/ tentang )embaga ,elayanan ,enempatan &enaga 'erja ((nstitute 2or @mployment Service)
/ dibuat pada tahun 1%!$
9' Konvensi No: 98 (1949)
/ tentang ,enerapan 34as/a4as Hak untuk 0erorganisasi dan 0erunding 0ersama (&he 3plication
o2 &he ,rinciples o2 &he -ight to *rgani4e and to 0argain Follectively)
/ dibuat pada tahun 1%!% dan dirati2ikasi dengan ;ndang/undang nomor 1$ tahun 1%:> tentang
,ersetujuan 'onvensi *rganisasi ,erburuhan (nternasional +o" %$ mengenai 0erlakunya #asar/
dasar dari pada Hak untuk 0erorganisasi dan untuk 0erunding 0ersama ()embaran +egara +o"
!2 tahun 1%:>)
1+' Konvensi No: 1++ (19)1)
/ tentang ,engupahan yang Sama bagi ,ekerja )aki/laki dan Banita untuk ,ekerjaan yang Sama
+ilainya (@Aual -emuneration 2or 5en and Bomen Borkers 2or Bork o2 @Aual Galue)
/ dibuat pada tahun 1%:1 dan dirati2ikasi dengan ;ndang/undang nomor $ tahun 1%:9 tentang
,ersetujuan 'onvensi *rganisasi ,erburuhan (nternasional +o" 1 mengenai ,engupahan bagi
,ekerja )aki/laki dan Banita untuk ,ekerjaan yang Sama +ilainya ()embaran +egara +o" 191
tahun 1%:9)
11' Konvensi No: 1+) (19)7)
/ tentang ,enghapusan 'erja ,aksa (3bolition o2 2orced labour)
/ dibuat pada tahun 1%:9 dan dirati2ikasi pada tahun 1%%%
1(' Konvensi No: 1+, (19)7)
/ tentang (stirahat 5ingguan dalam ,erdagangan dan 'antor/kantor (Beekly -est (n Fommerce
and *22ices)
/ dibuat pada tahun 1%:9 dan dirati2ikasi dengan ;ndang/undang nomor . tahun 1%>1 tentang
,ersetujuan 'onvensi *rganisasi ,erburuhan (nternasional +o" 1> mengenai (stirahat
5ingguan dalam ,erdagangan dan 'antor/kantor ()embaran +egara +o" 1! tahun 1%>1)
1*' Konvensi No: 111 (19)8)
/ tentang #iskriminasi dalam 'erja dan jabatan (#iscrimination in -espect o2 @mployment and
*ccupation)
/ dibuat pada tahun 1%:$ dan dirati2ikasi pada tahun 1%%%
14' Konvensi No: 1(+ (19,4)
/ tentang 'ebersihan di &empat #agang dan 'antor (Hygiene in Fommerce and *22ices)
/ dibuat pada tahun 1%>! dan dirati2ikasi dengan ;ndang/undang nomor . tahun 1%>% tentang
,ersetujuan 'onvensi *rganisasi ,erburuhan (nternasional +o" 12 5engenai Hygiene dalam
,erdagangan dan 'antor/'antor (&ambahan )embaran +egara +o" 2$$% tahun 1%>%)
1)' Konvensi No: 1*8 (197*)
/ tentang 0atas ;sia 5inimum untuk 0ekerja (5inimum 3ge 2or 3dmission to @mployment)
/ dibuat pada tahun 1%9. dan dirati2ikasi pada tahun 1%%%
1,' Konvensi No: 144 (197,)
/ tentang 'onsultasi &ripartit untuk 5empromosikan ,elaksanaan Standar ,erburuhan
(nternasional (&ripartite Fonsultations to ,romote the (mplementation o2 (nternational )abour
Standards)
/ dibuat pada tahun 1%9> dan dirati2ikasi dengan 'eputusan ,residen +o" 2> tahun 2>
17' Konvensi No: 18( (1999)
/ tentang ,enghapusan 0entuk/bentuk ,ekerjaan &erburuk untuk 3nak (@limination o2 the Borst
1orms o2 Fhild )abour)
/ dibuat pada tahun 1%%% telah dirati2ikasi pemerintah pada tahun 2
18' Konvensi No: 18)
/ tentang #okumen (dentitas ,elaut (Sea2arersCDE (dentity #ocuments6S(#)
/ dirati2ikasi pada tahun 2$