Anda di halaman 1dari 7

Bab I Struktur Sosial -> Amiks Documents Hal...

1

BAB I
STRUKTUR SOSIAL


A. STRUKTUR SOSIAL
Struktur sosial dalam masyarakat mencakup unsur-unsur :
1. Kelompok-kelompok sosial
2. Lembaga-lembaga sosial
3. Kaidah-kaidah atau norma-norma sosial
4. Lapisan-lapisan sosial (stratifikasi sosial)
Struktur sosial : jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah atau
norma-norma sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok sosial, dan lapisan masyarakat
Struktur sosial adalah susunan status-status sosial yang hierarki beserta jalinan diantara
status-status itu sehingga mendorong dan mewujudkan aktivitas sosial dalam masyarakat.
Struktur sosial : suatu tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat yang didalamnya
terkandung hubungan timbal balik antara status dan peranan dengan batas-batas perangkat
unsur-unsur sosial yang menunjuk pada suatu keteraturan perilaku, sehingga dapat
memberikan bentuk sebagai suatu masyarakat.

Definisi Struktur Sosial menurut beberapa ahli :
1. Soerjono Soekanto
a. Struktur sosial : organisasi yang berkaitan dengan pilihan dan keputusan dalam hubungan-
hubungan sosial.
b. Struktur sosial : bangunan abstrak selaku masyarakat yang berisi susunan yang hierarki
yang berisi kedudukan dan peran dari tingkatan yang tertinggi hingga tingkatan yang
terendah
c. Struktur sosial : hubungan timbal balik antarposisi sosial dan antar peran.
2. Raymond Flirth
Struktur sosial : merupakan suatu pergaulan hidup manusia yang meliputi berbagai tipe
kelompok yang terjadi dari banyak orang dan lembaga-lembaga di mana orang-orang tersebut
ambil bagian.
3. C.W. Drajad
Struktur sosial : susunan intern suatu masyarakat yang bersifat stabil yang berisi hierarki dari
status-status sosial beserta dengan peranannya yang dapat mendorong terlaksananya aktivitas
sosial suatu masyarakat
4. Hendropuspito
Struktur sosial : skema penempatan nilai-nilai sosiobudaya dan organ-organ masyarakat pada
posisi yang dianggap sesuai dengan berfungsinya organisme masyarakat sebagai suatu
keseluruhan dan demi kepentingan masing-masing.

Elemen Dasar Struktur Sosial
1. Status sosial
Status sosial : kedudukan/posisi sosial seseorang dalam kelompok masyarakat
Dibedakan menjadi :
a. Ascribed status -> didapat melalui kelahiran/keturunan
b. Achieved status -> diperoleh melalui usaha
c. Assigned status -> diberikan pada seseorang yang dianggap berjasa dalam masyarakat
2. Peran sosial
Peran sosial : seperangkat harapan terhadap seseorang yang menempati suatu posisi/status
sosial tertentu
3. Kelompom sosial
Kelompok sosial : sejumlah orang yang memiliki norma-norma, nilai-nilai, dan harapan yang
sama, serta secara sadar dan teratur saling berinteraksi
4. Lembaga sosial
Lembaga sosial : pola terorganisasi dari kepercayaan dan perilaku yang dipusatkan pada
kebutuhan sosial yang mendasar

Struktur sosial, dibedakan :
1. Struktur horisontal tidak ada penjenjangan melahirkan kelompok-kelompok sosial
dikenal dengan istilah differensiasi sosial
2. Struktur vertikal ada penjenjangan melahirkan kelas-kelas sosial dikenal dengan
istilah stratifikasi sosial

Bab I Struktur Sosial -> Amiks Documents Hal... 2

B. DIFFERENSIASI SOSIAL
Dasar :
1. Ciri fisik, ex : warna kulit, bentuk mata, bentuk dan warna rambut, bentuk hidung, bentuk muka, dll
2. Ciri sosial, ex : pekerjaan
3. Ciri budaya, ex : bahasa, kesenian, arsitektur, pakaian, adat, agama, dll

1. DIFFERENSIASI RAS
a. Pengertian Ras
1) Menurut Horton dan Hunt
Ras : kelompok manusia yang berbeda dengan kelompk-kelompok lainnya dari segi ciri-ciri
fisik bawaan ataupun pengertian yang digunakan masyarakat
2) Menurut Grosse
Ras : segolongan manusia yang merupakan satu kesatuan karena kesamaan sifat jasmani
dan rohani yang diturunkan sehingga dapat dibedakan dengan kesatuan lain
3) Menurut Kohlbrugge
Ras : segolongan manusia yang memiliki kesamaan ciri-ciri jasmani karena diturunkan,
sedangkan sifat-sifat kerohaniannya diabaikan
4) Menurut Koentjoroningrat
Ras : golongan manusia yang secara umum memiliki ciri-ciri tubuh tertentu
5) Dunn & Dobshansky
Ras : populasi yang dibedakan oleh persamaan gen atau katefori individu yang secara turun
temurun memiliki ciri-ciri fisik dan biologis tertentu.
6) KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Ras : suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri fisik bawaan yang sama.
b. Macam-Macam Ras di Dunia
1) Menurut G. Cuvier (Teori Tiga Ras)
a) Ras putih (Kaukasoid)
Ciri-ciri :
Rambut lurus atau berombak
Hidung sempit
Bertubuh tinggi
Warna kulit terang
Wajah dan bagian-bagiannya menonjol
b) Ras Kuning dan coklat (Mongoloid dan Amerika)
Ciri-ciri :
Wajah mendatar, pangkal hidung rendah
Pipi menonjol ke depan
Celah mata mendatar dengan kerut mongol
Rambut hitam, lurus, dan tebal
Warna kulit kekuningan
c) Ras hitam (Afrika dan Negroid)
Ciri-ciri :
Warna kulit gelap
Rambut keriting
Hidung sangat lebar
Wajah prognat
Bibir tebal
2) Menurut A. L. Krober (YANG UMUM DIGUNAKAN)
1) Australoid, yaitu penduduk asli Australia (Aborigin).
2) Mongoloid, yaitu penduduk asli wilayah Asia dan Amerika, meliputi:
a) Asiatic Mongoloid (Asia Utara, Asia Tengah, dan Asia Timur);
b) Malayan Mongoloid Asia Tenggara, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan penduduk asli
Taiwan);
c) American Mongoloid (penduduk asli Amerika).
3) Kaukasoid, yaitu penduduk asli wilayah Eropa, sebagian Afrika, dan Asia, antara lain:
a) Nordic (Eropa Utara, sekitar Laut Baltik);
b) Alpine (Eropa Tengah dan Eropa Timur);
c) Mediteranian (sekitar Laut Tengah, Afrika Utara, Armenia, Arab, dan Iran);
d) Indic (Pakistan, India, Bangladesh, dan Sri Lanka).
4) Negroid, yaitu penduduk asli wilayah Afrika dan sebagian Asia, antara lain:
a) African Negroid (Benua Afrika);
b) Negrito (Afrika Tengah, Semenanjung Malaya yang dikenal orang Semang, Filipina);
c) Melanesian (Irian dan Melanesia).
Bab I Struktur Sosial -> Amiks Documents Hal... 3

5) Ras-ras khusus, yaitu ras yang tidak dapat diklasifikasikan dalam keempat ras pokok,
antara lain:
a) Bushman (Penduduk di daerah Gurun Kalahari, Afrika Selatan);
b) Veddoid (Penduduk di daerah pedalaman Sri Lanka dan Sulawesi Selatan);
c) Polynesian (Kepulauan Mikronesia dan Polynesia); serta
d) Ainu (Penduduk di daerah Pulau Karafuto dan Hokkaido, Jepang).
3) Menurut Ralph Linton
a) Mongoloid, ciri-ciri : kulit sawo matang, rambut lurus, bulu badan sedikit, mata sipit.
Dibedakan menjadi :
Mongoloid Asia, terdiri dari sub ras :
Tionghoa (terdiri atas Jepang, Taiwan, dan Vietnam)
Melayu, dibedakan atas : Malaysia, Indonesia, Filipina
Mongoloid Indian (orang-orang Indian di Amerika)
b) Kaukasoid memiliki ciri-ciri fisik hidung mancung, kulit putih, rambut pirang sampai
cokelat kehitam-hitaman, dan kelopak mata lurus. Ras ini terdiri atas subras Nordic,
Alpin, Mediteran, Armenoid, dan India.
c) Negroid, dengan ciri fisik rambut keriting, kulit hitam, bibir tebal, dan kelopak mata
lurus. Ras ini dibagi menjadi subras Negrito, Nilitz, Negara Rimba, Negro Oseanis, dan
Hotentot-Boysesman.
4) Menurut E. Von Eicksted (JARANG DIGUNAKAN)
Mirip dengan klasifikasi Cuvier, tapi berbeda dalam hal penamaan tiga ras utama
a) Ras Putih (Leukoderm)
b) Ras Kuning (Melanoderm)
c) Ras Hitam (Xantoderm)


(A) (B) (C)
Gb. 1.1 Beberaapa ras di dunia, (A) Negroid; (B) Kaukasoid; (C) Mongoloid

c. Ras di Indonesia
1) Negrito, yaitu suku bangsa Semang di Semenanjung Malaya dan sekitarnya.
2) Veddoid, yaitu suku Sakai di Riau, Kubu di Sumatra Selatan, Toala dan Tomuna di
Sulawesi.
3) Neo-Melanosoid, yaitu penduduk Kepulauan Kei dan Aru.
4) Melayu yang terdiri atas:
a) Melayu tua (Proto Melayu), yaitu orang Batak, Toraja, dan Dayak.
b) Melayu Muda (Deutro Melayu), yaitu orang Aceh, Minang, Bugis/Makassar, Jawa,
Sunda, dan sebagainya.

2. DIFFERENSIASI SUKU BANGSA (ETNIS)
a. Pengertian Istilah
Suku bangsa : golongan sosial yang dibedakan dari golongan-golongan sosial lainnya,
karena mempunyai ciri-ciri yang paling mendasar dan umum yang berkaitan dengan asal
usul, tempat asal, serta kebudayaannya.
Menurut Koentjoroningrat, suku bangsa : suatu golongan manusia yang terikat oleh
kesadaran akan kesatuan kebudayaan.
Etnik/suku bangsa : suatu kelompok orang yang memiliki ciri-ciri tertentu yang
membedakannya dengan kelompok-kelompok lain di masyarakat.
b. Etnis/Suku Bangsa di Indonesia
Penduduk asli Indonesia : suku bangsa Negrito dan Weddoid
1) Suku bangsa Negirto, ex : suku Tapiro (Papua)
2) Suku bangsa Weddoid, ex : suku Toala (Sulawesi Barat); suku Tomuna (pulau Muna); suku
Kubu (Jambi), suku Gayo (Danau Toba); suku Mentawai (kepulauan Mentawai).


Bab I Struktur Sosial -> Amiks Documents Hal... 4

3) Suku bangsa Melayu, dibedakan :
a) Melayu Tua (Proto Melayu)
Ciri : memiliki kebudayaan asli, belum terpengaruh budaya luar; kepercayaan animisme
dan dinamisme
Contoh : suku Batak (sekitar Danau Toba); suku Dayak (Kalimantan); suku Toraja
(Sulawesi Tengah)
b) Melayu Muda (Deutero Melayu)
Ciri : memiliki kebudayaan dan peradaban yang lebih maju
Contoh : suku Jawa, suku Minangkabau, suku Bali, dan suku Bugis

Persamaan suku-suku bangsa yang ada di Indonesia :
1. Kehidupan sosial yang berdasarkan kekeluargaan
2. Hukum adat
3. Sistem hak milik tanah
4. Kekerabatan, adat perkawinan, serta persekutuan bermasyarakat

3. DIFFERENSIASI KLAN
Klan : suatu kesatuan atau kelompok kekerabatan yang didasarkan atas hubungan keturunan atau
hubungan darah (genealogis) yang terdapat dalam masyarakat.
Klan ~ kekerabatan. Dikenal 2 sistem kekeberatan yaitu : matrilinieal (garis ibu) dan patrilineal
(garis bapak)

4. DIFFERESIASI AGAMA
Menurut Durkheim, agama adalah suatu sistem terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik
yang berhubungan dengan hal-hal suci.
Komponen-komponen pokok dalam setiap agama yaitu :
1) Emosi keagamaan, yaitu suatu sikap yang tidak rasional yang mampu menggetarkan jiwa,
misalnya sikap takut bercampur percaya.
2) Sistem keyakinan, yaitu bentuk pikiran atau gagasan manusia seperti keyakinan akan sifat-sifat
Tuhan, wujud alam gaib, kosmologi, masa akhirat, cincin sakti, roh nenek moyang, dewa-dewa,
dan sebagainya.
3) Upacara keagamaan, yang berupa bentuk ibadah kepada Tuhan, dewa-dewa, dan roh nenek
moyang.
4) Tempat ibadah seperti masjid, gereja, pura, wihara, kuil, dan kelenteng.
5) Umat, yaitu anggota salah satu agama yang merupakan kesatuan sosial.

5. DIFFRENSIASI PROFESI (PEKERJAAN)
Profesi atau pekerjaan adalah suatu kegiatan yang dilakukan manusia sebagai sumber
penghasilan atau mata pencahariannya. Dalam masyarakat sosial profesi merupakan suatu
pekerjaan yang memerlukan suatu keterampilan khusus.

6. DIFFERENSIASI ASAL DAERAH
Merupakan pengelompokan manusia berdasarkan asal daerah atau tempat tinggalnya, desa atau
kota. Berdasarkan penggolongan ini dikenal dua kelompok masyarakat, yaitu masyarakat desa dan
masyarakat kota. Masyarakat desa adalah kelompok orang yang tinggal di pedesaan atau berasal
dari desa. Sedangkan masyarakat kota adalah kelompok orang yang tinggal di perkotaan atau
berasal dari kota. Perbedaan masyarakat desa dan masyarakat kota tampak jelas dalam perilaku,
tutur kata, cara berpakaian, cara menghias rumah, cara berinteraksi, dan lainlain

7. DIFFERENSIASI JENIS KELAMIN
Merupakan kategori dalam masyarakat yang berdasarkan pada perbedaan seks atau jenis kelamin
(perbedaann biologis). Perbedaan biologis ini dapat kita lihat dari struktur organ reproduksi, bentuk
tubuh, suara, dan sebagainya.


C. STRATIFIKASI SOSIAL
1. Pengertian
Berasal dari kata stratification -> strata -> stratum = lapisan dan social = sosial. Beberapa definisi
stratifikasi sosial :
Stratifikasi sosial : sistem pembedaan individu atau kelompok dalam masyarakat
Pitirim A. Sorokin -> stratifikasi sosial : pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-
kelas secara bertingkat (hierarkis)
Bab I Struktur Sosial -> Amiks Documents Hal... 5

Astried S. Susanto -> stratifikasi sosial : hasil kebiasaan hubungan antarmanusia secara teratur
dan tersusun sehingga setiap orang mempunyai situasi yang menentukan hubungannya dengan
orang secara vertikal maupun mendatar dalam masyarakatnya.
Bruce J. Cohen ->stratifikasi sosial : sistem yang menempatkan seseorang sesuai dengan
kualitas dan menempatkan mereka pada kelas sosial yang sesuai.
Robert M.Z. Lawang -> stratifikasi sosial : penggolongan orang yang ada dalam suatu sistem ke
dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan, priveless, dan prestise.
Hendropuspito -> Stratifikasi sosial adalah tatanan vertikal berbagai lapisan sosial berdasarkan
tinggi rendahnya kedudukan.
Max Weber -> Stratifikasi sosial sebagai penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu
sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarki menurut dimensi kekuasaan, previllege,
dan prestise.
Cuber -> Stratifikasi sosial sebagai suatu pola yang ditempatkan di atas kategori dari hak-hak
yang berbeda.
P.J. Bouman -> pelapisan sosial adalah golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara
hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu.
Chinoy -> stratifikasi sosial : proses pemisahan masyarakat ke dalam kelompok-kelompok,
struktur yang dihasilkan oleh proses pemisahan masyarakat, sekaligus masalah dimana
ketidaksamaan sosial bertahan di masyarakat
Macionis -> stratifikasi sosial : sistem kategori penjenjangan manusia dalam suatu masyarakat
ke dalam satu jenjang urutan dari atas ke bawah/hierarkis
Giddens -> strtatifikasi/pelapisan : ketidaksamaan antara kelompok-kelompok manusia yang
distrukturkan
Kamanto Sunarto -> stratifikasi sosial : pembedaan masyarakat berdasarkan status yang
dimilikinya
Berger -> stratifikasi sosial : penjenjangan masyarakat menjadi hubungan atasan-bawahan atas
dasar kekuasaan, kekayaan, dan kehormatan

2. Macam Macam Stratifikasi Sosial
1) Berdasarkan cara memperoleh status sosial
a. Berdasarkan status sosial yang diperoleh secara alami
1) Stratifikasi berdasarkan usia
Orang yang lebih tua dianggap memiliki status sosial yang lebih tinggi
2) Stratifikasi berdasarkan senioritas
Senioritas usia
Senioritas = lebih dulu masuk/menjadi anggota kelompok
3) Stratifikasi berdasarkan jenis kelamin
Dalam pandangan masyarakat umumnya laki-laki dianggap memiliki status sosial lebih
tinggi daripada wanita
4) Stratifikasi berdasarkan sistem kekerabatan
Pembedaan status sosial antara ayah, ibu, anak, cucu, kakek, nenek, dll dalam hal
hubungan kekerabatan
5) Stratifikasi berdasarkan keanggotaan dalam kelompok tertentu
Ada ras-ras atau suku bangsa atau agama atau organisasi tertentu yang dianggap
memiliki status sosial lebih tinggi
b. Berdasarkan status sosial yang diperoleh melalui usaha
1) Stratifikasi berdasarkan pendidikan
Orang yang pendidikannya lebih tinggi dianggap memiliki status sosial yang lebih tinggi
2) Stratifikasi berdasarkan pekerjaan
Jabatan direktur sebuah perusahaan dinilai lebih tinggi status sosialnya daripada seorang
karyawan
3) Stratifikasi berdasarkan kekayaan (bidang ekonomi)
Orang yang kaya dianggap memiliki status sosial yang lebih tinggi daripada orang miskin
2) Berdasarkan sifatnya
a. Stratifikasi sosial terbuka
Memungkinkan terjadinya perubahan status sosial (mobilitas sosial) baik naik ataupun turun
Contoh pada stratifikasi sosial berdasarkan pekerjaan, ekonomi/kekayaan
b. Stratifikasi sosial tertutup
Tidak dimungkinkan terjadinya perubahan status sosial
Contoh pada stratifikasi sosial berdasarkan jenis kelamin, sistem kasta, sistem apartheid
Bab I Struktur Sosial -> Amiks Documents Hal... 6


(A) (B)
Gb. 1.2 Visualisasi sistem stratifikasi sosial (A) tertutup (B) terbuka

3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stratifikasi Sosial
a. Kekayaan (Capital) -> kriteria ekonomi
b. Kekuasaan (Power)
c. Kehormatan (Kebangsawanan)
d. Pendidikan
4. Bentuk-Bentuk Stratifikasi Sosial
1. Sistem kasta
Berlaku pada agama Hindu pada masyarakat India dan Bali. Di India tidak disebut dengan istilah
kasta tapi yati dan sistemnya disebut varna
Ciri-ciri kasta :
a) Keanggotaan pada kasta diperoleh karena warisan atau kelahiran sehingga anak yang lahir
memperoleh kedudukan yang sama dengan orang tuanya.
b) Keanggotaan yang diwariskan berlaku seumur hidup. Untuk itu, seseorang tidak mungkin
mengubah kedudukannya kecuali apabila ia keluar dari kastanya.
c) Perkawinan bersifat endogami, yaitu dipilih dari orang yang sekasta.
d) Hubungan dengan kelompok-kelompok lainnya bersifat terbatas.
e) Kasta diikat oleh kedudukan-kedudukan yang secara tradisional telah ditetapkan.
f) Prestise suatu kasta benar-benar diperhatikan.
g) Termasuk sistem stratifikasi tertutup (tidak dimungkinkan terjadi perpindahan status sosial)

Gb. 1.3 Stratifikasi sosial bentuk kasta
Keterangan :
I. Brahmana : pendeta dan pemimpin agama
II. Ksatriya : raja dan bangsawan
III. Waisya : kaum pedagang
IV. Sudra : petani
V. Paria : pengangguran dan orang-orang yang tidak punya pekerjaan tetap
2. Sistem Kelas Sosial
Umumnya terdapat pada masyarakat modern
Dasar stratifikasi adalah usaha (achieved status)
Sifatnya terbuka, sehingga tiap orang dimungkinkan mengalami perubahan status sosial
3. Sistem Feodal
Umumnya pada masyarakat agraris
Stratifikasi tertutup, meski mungkin terjadi perubahan status sosial namun peluangnya sangat
kecil
Dasar stratifikasi adalah kepemilikan tanah
Terdiri dari 4 tingkatan yang masing-masing tingkatan disebut estate yaitu :


Gb. 1.4 Stratifikasi sosial bentuk feodal
Keterangan :
I. Raja : dianggap sebagai titisan dewa
II. Bangsawan/tuan tanah : umumnya masih kerabat raja
III. Ksatria : prajurit/pengawal raja dan para bangsawan
IV. Petani : rakyat biasa

Bab I Struktur Sosial -> Amiks Documents Hal... 7

4. Sistem Apartheid
Stratifikasi sosial di dasarkan pada ras (utamanya warna kulit)
Banyak terjadi di Afrika Selatan; Australia, dan Amerika Serikat; dimana ras kulit hitam dianggap
memiliki status sosial lebih rendah daripada orang kulit putih
Merupakan stratifikasi sosial yang bersifat tertutup
5. Fungsi Stratifikasi Sosial
a. sebagai alat pendistribusian hak dan kewajiban pada setiap lapisan atau strata;
b. menempatkan individu-individu pada strata tertentu;
c. sebagai pemersatu dengan pola mengkoordinasikan bagian-bagian yang ada dalam struktur sosial
guna mencapai tujuan yang telah disepakati;
d. dapat memecahkan persoalan-persoalan dalam masyarakat;
e. mendorong masyarakat bergerak sesuai dengan fungsinya.
6. Dampak Stratifikasi Sosial
1. Dalam bidang kesehatan
2. Dalam bidang pendidikan
3. Dalam hal angka harapan hidup
4. Dalam hal keadilan sosial (dalam hukum)







Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia....
Allah SWT tahu betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih....
Allah SWT sudah menghitung air matamu...
Ketika kau fikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berjalan begitu saja...
Allah SWT sedang menunggu bersamamu.
Ketika kau berfikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Allah SWT sudah punya jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Allah SWT dapat menenangkanmu.
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelpon...
Allah SWT selalu berada disampingmu
Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang...
Allah SWT mempunyai Cinta dan Kasih yang lebih besar dari segalanya dan Dia telah menciptakan
seseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu kelak.
Ketika kau merasa bahwa kau mencintai seseorang, namun kau tahu cintamu tak terbalas...
Allah SWT tahu apa yang ada di depanmu dan Dia sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu.
Ketika kau merasa telah dikhianati dan dikecewakan....
Allah SWT dapat menyembuhkan lukamu dan membuatmu tersenyum
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan
Allah SWT sedang berbisik kepadamu
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur....
Allah SWT telah memberkahimu
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban....
Allah SWT telah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi....
Allah SWT sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu
Ingat dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap....
Allah SWT Maha Mengetahui.

Anda mungkin juga menyukai