Anda di halaman 1dari 16

DEFINISI

Undang-Undang RI No. 44 tahun 2009


Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang
menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan
secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat
inap, rawat jalan dan gawat darurat.

W.H.O (World Health Organization)
Rumah sakit adalah organisasi terpadu dari bidang sosial
dan medik yang berfungsi sebagai pusat pemberi
pelayanan kesehatan, baik pencegahan penyembuhan
dan pusat latihan dan penelitian biologi sosial.


TUGAS RUMAH SAKIT
Umumnya :
Menyediakan keperluan untuk pemeliharaan dan pemulihan
kesehatan.

Menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI No:
983/Menkes/SK/XI/1992:
Melaksanakan upaya kesehatan secara berdaya guna dan
berhasil guna dengan mengutamakan upaya penyembuhan
dan pemeliharaan yang dilaksanakan secara serasi dan terpadu
dengan upaya peningkatan dan pencegahan serta melaksanakan
rujukan.

KLASIFIKASI RUMAH SAKIT
Rumah Sakit Umum - Rumah Sakit yang memberi
pelayanan kesehatan pada semua bidang dan jenis
penyakit.

Rumah Sakit Khusus - Rumah Sakit yang memberikan
pelayanan utama pada satu bidang atau satu jenis
penyakit tertentu, berdasarkan disiplin ilmu, golongan
umur, organ atau jenis penyakit..

Klasifikasi rumah sakit adalah pengelompokkan kelas
rumah sakit berdasarkan fasilitas dan kemampuan
pelayanan.
Prasarana adalah benda maupun jaringan/instansi yang membuat
suatu sarana yang ada bisa berfungsi sesuai dengan tujuan yang
diharapkan

Tenaga tetap adalah tenaga yang berkerja di rumah sakit secara
purna waktu dan berstatus pegawai tetap


Fasilitas adalah segala suatu hal yang menyangkut sarana,
prasarana maupun alat yang dibutuhkan oleh rumah sakit dalam
memberi pelayanan yang sebaik baiknya bagi pasien

Sarana adalah segala suatu benda fizik yang dapat tervisualisasi
oleh mata maupun teraba oleh pancaindera dan dengan mudah
dapat dikenali oleh pasien dan merupakan bagian dari suatu
bangunan gedung ataupun bangunan gedung itu sendiri
KLASIFIKASI RUMAH SAKIT
Penetapan Kelas
Setiap rumah sakit wajib mendapatkan penetapan kelas dari
Menteri

Rumah sakit dapat ditingkatkan kelasnya setelah lulus tahapan
pelayanan akreditasi kelas dibawahnya
Klasifikasi rumah sakit
a. Rumah Sakit Umum Kelas A
b. Rumah Sakit Umum Kelas B
c. Rumah Sakit Umum Kelas C
d. Rumah Sakit Umum Kelas D

Klasifikasi rumah sakit ditetapkan berdasarkan
a. Pelayanan
b. Sumber daya Manusia
c. Peralatan
d. Sarana
e. Administrasi dan manajmen
TIPE-TIPE RUMAH SAKIT DI
INDONESIA
Rumah Sakit Tipe A
Memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan
subspesialis luas oleh pemerintah ditetapkan sebagai
rujukan tertinggi (Top Referral Hospital).
Disebut sebagai rumah sakit pusat.
Rumah Sakit Tipe B
Memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan
subspesialis terbatas.
Didirikan disetiap ibukota propinsi yang menampung
pelayanan rujukan di rumah sakit kabupaten.
Rumah Sakit Tipe C
Memberikan pelayanan kedokeran spesialis terbatas.
Didirikan disetiap ibukota kabupaten (regency hospital)
yang menampung pelayanan rujukan dari puskesmas.

Rumah Sakit Tipe D
Bersifat transisi dengan kemampuan hanya memberikan
pelayanan kedokteran umum dan gigi.
Menampung rujukan yang berasal dari puskesmas.

Rumah Sakit Tipe E
Rumah sakit khusus (spesial hospital)
Menyelenggarakan hanya satu macam pelayan kesehatan
kedokteran saja.
Rumah Sakit Umum
o Jenis rumah sakit yang paling terkenal.
o Berurusan dengan berbagai jenis penyakit dan cedera.
o Kota-kota besar mungkin memiliki berbagai ukuran dan
fasilitas dan memiliki layanan ambulans mereka sendiri.

TIPE A
Penyakit dalam, Kebidanan dan penyakit kandungan,
Bedah, Kesehatan anak, Telinga, hidung dan
tenggorokan, Mata, Syaraf, Jiwa, Kulit dan kelamin,
Jantung, Paru, Radiologi, Anesthesi, Rehabilitasi medis,
Patologi klinis, Patologi anatomi, dll.

TIPE B
Penyakit dalam, Kesehatan anak, Kebidanan dan penyakit kandungan,
Bedah, Anesthesi, THT, Kulit dan Kelamin, Radiologi, Pathologi klinik,
Psikiatri, Neurologi, Mata, Bedah Digestif/Ortopedi, Kardiologi.

TIPE C
Penyakit dalam, kesehatan anak, kebidanan dan kandungan, bedah.

TIPE D
Pelayanan medis dasar.

TIPE E
Jenis ini mencakup trauma center, rumah sakit anak, rumah sakit
manula, atau rumah sakit yang melayani kepentingan khusus seperti
psychiatric (psychiatric hospital), penyakit pernapasan, rumah sakit
kusta, paru, jantung, kanker, Ibu dan anak.


RUMAH SAKIT KHUSUS:
Termasuk pusat-pusat trauma, rehabilitasi rumah sakit, dan rumah sakit untuk
berurusan dengan kebutuhan medis khusus seperti masalah kejiwaan, kategori
penyakit tertentu seperti jantung, onkologi, atau masalah ortopedi dan sebagainya.

o LAIN-LAIN
Rumah Sakit Kusta
Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA)
Rumah Sakit Bersalin (RSB),

BILA DIKATEGORIKAN MENURUT KEPEMILIKAN/PENGELOLANYA, MAKA RUMAH
SAKIT DAPAT DIBAGI MENJADI RUMAH SAKIT PUBLIK DAN RUMAH SAKIT PRIVAT.
SECARA UMUM, KEPEMILIKAN RUMAH SAKIT TERBAGI ATAS :
Rumah Sakit Vertikal (Depkes)
Rumah Sakit Provinsi (Pemda Provinsi)
Rumah Sakit Kabupaten/Kota (Pemda Kabupaten/Kota)
Rumah Sakit TNI/Polri
Rumah Sakit Departemen Lain/BUMN
Rumah Sakit Swasta


Rumah Sakit Distrik
o Merupakan fasilitas perawatan kesehatan yang utama di
wilayahnya.
o Terdapat sejumlah besar tempat tidur untuk perawatan
intensif dan perawatan jangka panjang.
o Terdapat fasilitas khusus untuk operasi, operasi plastik,
melahirkan, bioassay laboratorium, dan sebagainya.
Rumah Sakit Penelitian/Pendidikan
o Rumah sakit penelitian/pendidikan adalah rumah sakit
umum yang terkait dengan kegiatan penelitian dan
pendidikan di fakultas kedokteran pada suatu
universitas/lembaga pendidikan tinggi.


Rumah Sakit Lembaga/Perusahaan
o Rumah sakit yang didirikan oleh suatu lembaga/
perusahaan untuk melayani pasien-pasien yang merupakan
anggota lembaga tersebut/karyawan perusahaan tersebut.

Klinik
o Fasilitas medis yang lebih kecil yang hanya melayani
keluhan tertentu. Biasanya dijalankan oleh Lembaga
Swadaya Masyarakat atau dokter-dokter yang ingin
menjalankan praktek pribadi. Klinik biasanya hanya
menerima rawat jalan. Bentuknya bisa pula berupa
kumpulan klinik yang disebut poliklinik.
Jenis-jenis pelayanan rumah sakit yang minimal wajib disediakan oleh rumah
sakit meliputi : ( Kepmenkes-no129 tahun 2008 )

A. Kelompok pelayanan medis :
1. Pelayanan rawat jalan
2. Pelayanan rawat darurat
3. Pelayanan rawat inap
4. Pelayanan bedah sentral
5. Pelayanan rawat intensif
6. Pelayanan rehabilitasi medik
7. Pelayanan persalinan dan perinatologi
8. Pelayanan transfusi darah
9. Pelayanan rekam medis
10. Pencegah pengendalian infeksi

B. Kelompok pelayanan penunjang medis :
1. Pelayanan radiologyidan imaging
2. Pelayanan laboratorium
3. Pelayanan farmasi



C. Kelompok penunjang non
medik :
1. Pelayanan gizi rumah sakit
2. Pelayanan keluarga miskin
3. Pelayanan pemulasaran
jenazah
4. Pelayanan binatu/laundry
5. Pelayanan pemeliharaan dan
perbaikan sarana
6. Pelayanan pelatihan dan
pelatihan
7. Pelayanan sosial
8. Pengelolaan limbah
9. Pelayanan administrasi
manajemen
Perkhidmatan di hospital-hospital Kementerian Kesihatan Malaysia
dibahagikan kepada dua kategori utama iaitu Perkhidmatan Pesakit
Dalam dan Perkhidmatan Pesakit Luar.
Perkhidmatan Pesakit Dalam
Jabatan Surgeri
Jabatan Perubatan
Jabatan Obstetrik & Ginekologi
Jabatan Pediatric
Jabatan Anesthetic
Unit rawatan rapi (ICU)
Unit rawatan Koronari (CCU)
Unit rawatan rapi neonatal (NICU
Perkhidmatan Pesakit Luar
Jabatan Pesakit Luar Am
Jabatan Kecemasan dan Trauma
Klinik Pakar
Perkhidmatan lawatan ke rumah
Perkhidmatan Rawatan Harian
Komponen kemudahan
kesehatan di Malaysia :
Bilik Rawatan / Pemeriksaan
dan Bilik Consultation
Bilik Pembedahan
Bilik X-ray
Makmal
Pusat Kecemasan
Farmasi

Tempat Pendaftaran dan
Ruang Tamu
Wad Pesakit
Pusat Pemulihan (Day
Care)
Nursery
Mortuary (Rumah Mayat)
Bilik Laundry
Bilik Utiliti dan
Perkhidmatan