Anda di halaman 1dari 28

BAB 1 FISIKA DAN PENGUKURAN

Pesawat ruang angkasa Cassini yang diluncurkan pada


bulan Oktober 1997, mengorbit planet Saturnus.
Selanjutnya, Cassini melakukan pengamatan jarak dekat
terhadap planet Saturnus, yaitu cincin dan bulannya,
selama tahun. !gar misi ini dapat berjalan dengan
sukses, para ilmuwan "!S! harus mengendalikan posisi
dan gerak Cassini. #ntuk mendesain pesawat ruang
angkasa semacam ini, ilmu $isika memegang peranan
yang sangat penting.
esamultimedia.esa.int
Kata Kunci% besaran pokok, besaran turunan, mengukur, kesalahan paralaks, jangka
sorong, mikrometer sekrup, nonius, gelas ukur, sistem cgs, sistem &'S, Sistem
(nternasional, stopwatch.
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
1. &emahami
prosedur ilmiah
untuk mempelajari
benda)benda alam
dengan
menggunakan
peralatan
1.1 &endeskripsikan besaran pokok dan besaran turunan
beserta satuannya
1.* &elakukan pengukuran dasar secara teliti dengan
menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering
digunakan dalam kehidupan sehari)hari
1
Peta Konsep


mengukur
terdiri dari

terdiri dari
terdiri dari
+
&assa
,angun
-eratur
.isika dan Pengukuran
.isika dan Pengukuran
,esaran .isika
,esaran .isika
&engukur
,esaran Pokok
&engukur
,esaran Pokok
&engukur ,esaran
-urunan
&engukur ,esaran
-urunan
Panjang
Panjang
/aktu
/aktu
&engukur 0olume
&engukur 0olume
,angun -idak -eratur
,angun -idak -eratur
,angun
-eratur
,angun
-eratur
'ertas
,erpetak
'ertas
,erpetak
1at Cair
1at Cair
2elas
#kur
2elas
#kur
1at Padat
1at Padat
-eratur
-eratur
3umus
3umus
2elas
#kur
2elas
#kur
2elas
Pancur
2elas
Pancur
-ak
-eratur
-ak
-eratur
&assa
&assa
3umus
3umus
&engukur 4uas
Pengantar
ntuk apa belajar $isika5 Sekurang)kurangnya ada dua alasan sehingga $isika
perlu dipelajari. Pertama, $isika adalah salah satu cabang dari ilmu)ilmu dasar
6sains7 sekaligus ilmu yang paling $undamental. (lmuwan dari berbagai
disiplin ilmu selalu menggunakan prinsip)prinsip $isika untuk memecahkan persoalan
yang dihadapi. !hli kimia menggunakan hukum)hukum $isika untuk mempelajari
struktur molekul. !hli paleontologi yang mencoba merekonstruksi dinosaurus
berjalan juga memerlukan pengetahuan $isika. Para astronom yang bekerja di
obser8atorium ,oscha untuk meneliti kapan terjadinya gerhana matahari, juga tidak
lepas dari pengetahuan $isika. Sebagai bagian dari ilmu)ilmu dasar, $isika juga
merupakan dasar dari perkembangan teknologi, baik teknologi sederhana maupun
teknologi canggih. #ntuk membuat penangkap tikus sampai mendesain pesawat ruang
angkasa, prinsip)prinsip $isika selalu dibutuhkan.
#
9i samping yang telah diuraikan di atas, ada alasan lain yang dapat
dikemukakan. 9engan mempelajari $isika, !nda akan memperoleh jawaban atas
berbagai $enomena alam yang menarik. &isalnya, mengapa langit berwarna biru5
,agaimanakah prinsip kerja handphone5 ,agaimanakah proses terjadinya warna)
warni pada pelangi5 ,agaimanakah proses terjadinya gempa bumi5 9engan
mempelajari $isika, !nda akan mengetahui bahwa ilmu $isika merupakan puncak
prestasi intelektual manusia dalam membahas semua gejala alam.
9alam bab ini kita akan membahas beberapa pengetahuan dasar yang
dibutuhkan untuk mempelajari $isika, yaitu pengukuran, besaran, dan satuan.
A. Satuan dan Pengukuran
.isika adalah ilmu pengetahuan yang didasarkan atas percobaan. Percobaan
memerlukan pengukuran dan hasil pengukuran biasanya dinyatakan dengan angka
atau bilangan. &isalnya, dalam suatu percobaan di laboratorium diperoleh hasil
pengukuran panjang tali : meter, suhu air +:
o
C, dan volume alkohol * ml. 9alam
$isika, panjang, suhu, dan 8olume dikenal dengan istilah besaran. ;adi, besaran adalah
sesuatu yang dapat diukur dan hasilnya selalu dapat dinyatakan dengan angka. !kan
tetapi, keimanan, budi pekerti, kecantikan, dan kejujuran tidak termasuk besaran
karena tidak dapat diukur serta tidak dapat dinyatakan dengan angka. Pada saat
mengukur besaran, kita sebenarnya membandingkan antara besaran yang diukur dan
besaran sejenis yang digunakan sebagai patokan. ;ika kita memiliki seutas tali yang
panjangnya : meter, artinya tali tersebut panjangnya : kali panjang mistar yang
berukuran 1 meter. 9alam hal ini,angka : menyatakan nilai dari besaran panjang,
sedangkan meter menyatakan satuan dari besaran panjang. #ntuk memahami
perbedaan antara besaran, nilai besaran, dan satuan, perhatikan -abel 1.1.
-abel 1.1 Perbedaan antara ,esaran, "ilai ,esaran, dan Satuan
No Pernataan Besaran
Ni!ai
Besaran
Satuan
1 suhu air +:
o
C suhu +:
o
C
+ 8olume alkohol * ml 8olume * ml
* massa jenis minyak <,= g>cm
*
massa jenis <,= g>cm
*
Pengukuran besaran $isika dapat dinyatakan dengan satuan baku maupun satuan
tidak baku. Satuan baku adalah satuan yang telah diakui secara internasional,
*
misalnya meter, kilogram, dan sekon. Satuan tidak baku adalah satuan yang tidak
diakui secara internasional. ,eberapa daerah di (ndonesia sering menggunakan satuan
tidak baku, misalnya satuan panjang digunakan depa, hasta, jengkal. Satuan)satuan ini
jelas tidak dapat digunakan secara internasional, sebab ukuran satu depa setiap orang
berbeda)beda.
Sekarang kita akan mempelajari beberapa alat yang digunakan untuk mengukur
besaran panjang, massa, waktu, dan suhu.
1. "engukur Pan#ang
a. "istar
#ntuk mengukur besaran panjang biasanya digunakan mistar atau penggaris. !da
beberapa jenis mistar. &istar yang skala terkecilnya 1 mm disebut mistar berskala
mm, sedangkan mistar yang skala terkecilnya 1 cm disebut mistar berskala cm. 9alam
kehidupan sehari)hari, kita biasanya menggunakan mistar berskala mm 62ambar 1.17.
Satu skala terkecil mistar ini adalah 1 mm. Oleh karena itu, ketelitian mistar berskala
mm adalah 1 mm atau <,1 cm.
2ambar 1.1 &istar berskala mm.
#ntuk membaca hasil pengukuran, posisi mata harus berada pada garis yang
tegak lurus terhadap posisi skala alat ukur. 'etika mengukur panjang dengan
menggunakan mistar, posisi mata harus terletak pada garis yang tegak lurus mistar
62ambar 1.+7. ;ika posisi mata berada di luar garis tersebut, maka panjang benda yang
diukur akan terbaca lebih kecil atau lebih besar dari nilai yang sebenarnya. !kibatnya,
pengukuran menjadi kurang teliti sehingga menimbulkan kesalahan pengukuran.
'esalahan semacam ini dikenal dengan istilah kesalahan paralaks. Pada 2ambar 1.+,
jika posisi mata berada di 6a7 panjang benda akan terbaca 1+,? cm, sedangkan apabila
posisi mata di 6c7 panjang benda akan terbaca 1+,= cm.
2ambar 1.+ -eknik membaca skala alat ukur yang salah menyebabkan kesalahan
paralaks.

Ber$ikir Kritis
!pakah semua besaran $isika
selalu memiliki satuan5
U#i Keterampi!an
,erapakah panjang yang ditunjukkan pada penggaris di bawah ini5
Kegiatan 1.1 Kesa!a%an Para!aks
1. Siapkan gelas ukur dan isilah dengan air kira)kira separo 8olumenya.
+. ,acalah skala yang menunjukkan 8olume air dengan menempatkan posisi mata
kalian di atas permukaan air, tepat pada permukaan air, dan di bawah permukaan
air 62ambar 1.*7.
*. Catatlah hasil yang kalian peroleh pada tabel pengamatan.
Posisi "ata &o!ume Air 'cc(
di atas permukaan
tepat pada permukaan
di bawah permukaan
. ,erdasarkan tabel pengamatan, apakah kesimpulan kalian5
2ambar 1.* 'esalahan paralaks
). *angka Sorong
#ntuk mengukur panjang dengan ketelitian <,1 mm digunakan jangka sorong
62ambar 1.7. ;angka sorong terdiri dari dua pasang rahang. Pasangan rahang pertama
digunakan untuk mengukur diameter dalam, sedangkan pasangan rahang kedua
digunakan untuk mengukur diameter luar. 9i samping itu, ujung jangka sorong dapat
digunakan untuk mengukur kedalaman lubang, misalnya kedalaman lubang sebuah
botol. 9ari pasangan rahang ini terdapat rahang yang tidak dapat bergerak 6rahang
:
tetap7 dan rahang yang dapat bergerak 6rahang bergerak7. Pada rahang tetap terdapat
skala utama dalam satuan cm dan mm. Pada rahang geser terdapat skala pendek yang
dibagi menjadi 1< bagian yang sama. Skala ini disebut nonius atau vernier. Panjang
1< skala nonius adalah 9 mm, sehingga panjang 1 skala nonius adalah <,9 mm.
wikimedia.com
2ambar 1. ;angka sorong
2ambar 1.: menunjukkan kedudukan skala utama dan skala nonius sebuah jangka
sorong. ,agaimanakah cara membaca hasil pengukuran dengan jangka sorong5
Pertama, perhatikan angka nol pada skala nonius. Catatlah nilai skala utama sebelum
angka nol pada skala nonius, misalnya :,+< cm. Selanjutnya, carilah garis pada skala
nonius yang berimpit dengan garis pada skala utama. ;ika garis yang berimpit ini
adalah garis ke)n, maka tambahkan angka <,<n ke dalam angka yang telah !nda catat
sebelumnya. &isalnya, jika garis yang berimpit adalah garis ke), maka hasil
pengukurannya adalah :,+< cm @ <,< cm A :,+ cm.
2ambar 1.: Pengukuran jangka sorong yang menghasilkan nilai :,+ cm.
Pengukuran dengan jangka sorong menunjukkan posisi skala utama dan skala nonius
seperti pada gambar di bawah ini. ,erapakah panjang yang ditunjukkan oleh
masing)masing gambar5
?
U#i Keterampi!an
c. "ikrometer Sekrup
#ntuk mengukur panjang benda sampai ketelitian <,<1 mm atau <,<<1 cm
digunakan mikrometer sekrup 62ambar 1.?7. &ikrometer sekrup memiliki dua macam
skala, yaitu skala utama dan skala melingkar. ,agian utama mikrometer sekrup adalah
sebuah poros berulir yang dipasang pada silinder pemutar atau biasa disebut bidal.
Pada ujung silinder pemutar ini terdapat garis)garis skala yang membagi :< bagian
yang sama. ;ika silinder pemutar diputar satu putaran penuh, maka poros akan
bergerak sejauh <,: mm. &engingat silinder pemutar memiliki :< skala, maka kalau
silinder pemutar bergerak satu skala, poros akan bergeser <,: mm>:< A <,<1 mm A
<,<<1 cm. &ikrometer sekrup pada 2ambar 1.: menghasilkan pembacaan 7,*= mm.
Basil ini berasal dari bacaan pada 7 mm pada skala utama ditambah <,*= pada skala
melingkar.
stlukesli8e.co.uk
2ambar 1.? &engukur dengan mikrometer sekrup.
Pengukuran dengan mikrometer sekrup menunjukkan posisi skala utama dan skala
melingkar seperti pada gambar di bawah ini. ,erapakah panjang yang
ditunjukkan oleh masing)masing gambar5
Kegiatan 1.+ "engukur *arak dengan "enggunakan Satuan ,idak Baku
9alam kegiatan ini !nda akan mengukur jarak, misalnya jarak antara dua dinding
ruang kelas.
1. #kurlah jarak antara dua dinding ruang kelas dengan menggunakan telapak kaki
!nda 62ambar 1.77.
+. #langi langkah 617 sebanyak tiga kali, kemudian dirata)rata. -ulislah hasilnya
dalam -abel Pengamatan.
*. Setelah teman)teman !nda melakukan kegiatan ini, jawablah pertanyaan berikut.
&engapa masing)masing anak memperoleh jawaban yang berbeda)beda5
&engapa !nda perlu melakukan tiga kali pengukuran, kemudian dirata)rata5
7
U#i Keterampi!an
&engapa hasil pengukuran harus dinyatakan dalam satuan baku5
2ambar 1.7
+. "engukur "assa
9alam kehidupan sehari)hari, pengertian massa dan berat sering dipertukarkan.
Seorang pedagang sering berkata, C2ula pasir di kantong plastik itu beratnya 1 kgD.
Pernyataan ini tidak benar, sebab 1 kg menunjukkan ukuran massa bukan ukuran
berat. 9alam $isika, massa dan berat memiliki pengertian yang berbeda. &assa benda
adalah ukuran banyaknya Eat yang terkandung pada benda, sedangkan berat benda
adalah besarnya gaya gra8itasi bumi yang bekerja pada benda itu.
2ambar 1.= -imbangan
&assa benda diukur dengan menggunakan neraca atau timbangan. ;ika !nda
membeli beras atau buah)buahan di pasar tradisional, massa beras atau buah)buahan
diukur dengan timbangan seperti ditunjukkan pada 2ambar 1.=. ,enda yang
ditimbang ditempatkan pada wadah yang terletak di salah satu sisi timbangan. Pada
sisi timbangan yang lain diletakkan beberapa anak timbangan untuk membuat
keseimbangan. &assa benda yang diukur sama dengan jumlah massa anak timbangan
yang digunakan untuk membuat keseimbangan.
2ambar 1.9 "eraca tiga lengan.
!da beberapa jenis neraca. ;enis neraca yang sering digunakan di laboratorium
adalah neraca yang memiliki tiga lengan berskala yang dilengkapi dengan beban
geser, seperti ditunjukkan pada 2ambar 1.9. 4engan paling belakang berskala < g F
:<< g, dengan skala terkecil 1<< gG lengan di depannya berskala < g F 1<< g, dengan
=
skala terkecil 1< gG dan lengan paling berskala < g F 1< g, dengan skala terkecil <,1 g.
9i samping itu, ada pula neraca yang memiliki empat lengan.
,enda yang akan diukur massanya diletakkan pada piringan yang tersedia. #ntuk
mengetahui massa benda, beban pada lengan)lengan neraca diatur sedemikian rupa
sehingga terjadi keseimbangan. &assa benda yang diukur sama dengan jumlah massa
yang ditunjukkan pada beban geser.
Pengukuran massa di laboratorium dapat juga dilakukan dengan menggunakan
neraca dua lengan atau neraca berlengan sama 62ambar 1.1<7. &assa benda yang
diukur diletakkan pada salah satu piringan. Pada piringan yang lain diletakkan
beberapa anak timbangan untuk membuat keseimbangan. &assa benda yang diukur
sama dengan jumlah massa anak timbangan yang digunakan untuk membuat
keseimbangan.
2ambar 1.1< "eraca dua lengan.
9i samping neraca sebagaimana telah diuraikan di atas, sekolah)sekolah unggulan
telah memiliki laboratorium yang dilengkapi dengan neraca digital 62ambar 1.117.
"eraca digital memiliki kepekaan 6sensiti8itas7 yang lebih baik. Pengukuran massa
benda dengan neraca digital dapat dilakukan dengan mudah.
2ambar 1.11 "eraca digital.
,erapakah massa yang ditunjukkan oleh masing)masing neraca di bawah ini5
-. "engukur .aktu
/aktu dapat diukur dengan jam atau arloji. !da dua macam arloji, yaitu digital
dan analog 62ambar 1.1+7. Selang waktu yang biasanya diukur dengan arloji antara
lain lama waktu istirahat 6misalnya, 1: menit7, lama waktu pelajaran berlangsung
6misalnya, : menit7, dan lama perjalanan 6misalnya, +< menit7. ;adi, arloji biasanya
digunakan untuk mengukur selang waktu yang relati$ lama.
9
U#i Keterampi!an

2ambar 1.1+ !rloji.
#ntuk mengukur selang waktu yang sangat singkat, misalnya untuk mencatat
lomba lari +<< meter, biasanya digunakan stopwatch. !da dua macam stopwatch,
yaitu stopwatch analog 62ambar 1.1*a7 dan stopwatch digital 62ambar 1.1*b7.
2ambar 1.1* Stopwatch
Stopwatch analog dijalankan dan dihentikan dengan menekan tombol)tombol
yang disediakan. !da stopwatch yang memiliki satu tombol, yaitu untuk menjalankan,
menghentikan, dan mengembalikan ke titik nol. !da pula stopwatch yang memiliki
dua atau tiga tombol. ,agaimanakah cara menggunakan stopwatch5 &isalnya, !nda
ingin mengukur waktu pada saat berlangsung lomba lari +<< m. 'etika para pelari
mulai bergerak dari garis start, !nda menekan tombol dan ketika pelari mencapai
garis finish, !nda menekan tombol lagi. Selanjutnya, waktu yang diperlukan pelari
dapat dibaca pada stopwatch. #ntuk mengembalikan jarum ke titik nol, !nda harus
menekan tombol lagi.
#ntuk mengukur selang waktu yang lebih teliti, digunakan stopwatch digital. ;ika
stopwatch analog hanya mampu melaporkan hasil pengukuran 9,= s, maka stopwatch
digital mampu melaporkan hasil pengukuran 9,=: s. ;adi, stopwatch analog memiliki
ketelitian <,1 s, sedangkan stopwatch digital memiliki ketelitian sampai <,<1 s.
2ambar 1.1 menunjukkan stopwatch digital yang menunjukkan angka +H+*D sekon.
2ambar 1.1 Stopwatch digital.
1<
;am air atau klepsidra mengukur waktu menurut aliran air melalui bejana yang
berlubang 62ambar 1.1:7. ;am air buatan 17?< bekerja dengan menggunakan sistem
pipa yang diletakkan di dalam dua bola kaca. Pada waktu jam dibalik, air dari bola
kaca atas mengalir ke bola kaca bawah dan udara naik ke atas melalui pipa
menggantikan air yang turun. -ekanan udara yang tetap menjami aliran air teratur.
2ambar 1.1: ;am air
B. Satuan Sistem Internasiona!
Satuan sebuah besaran dapat dipilih sembarang. Satuan untuk besaran panjang
dapat dipilih centimeter, meter, inci, mil, dan sebagainya. ,ahkan ada sebagian
kelompok masyarakat yang menggunakan hasta sebagai satuan panjang. #ntuk satuan
massa dapat dipilih ton, kilogram, gram, dan sebagainya. Penggunaan bermacam)
macam satuan ini tentu saja akan menimbulkan beberapa kesulitan. 'ita akan
memerlukan bermacam)macam alat ukur 6sebagai patokan7 yang sesuai dengan satuan
yang digunakan. 'ita juga akan mengalami kesulitan dalam berkomunikasi ilmiah,
khususnya jika kita ingin beralih dari satuan tertentu ke satuan lain. 9engan adanya
kesulitan)kesulitan ini, kalangan ilmuwan sepakat untuk menggunakan satu sistem
satuan yang berlaku di seluruh dunia. Sistem satuan ini disebut sistem metrik yang
sejak tahun 19?< secara resmi diganti dengan sebutan Sistem (nternasional atau S(.
9alam satuan S(, satuan panjang adalah meter, satuan massa adalah kilogram, dan
satuan waktu adalah sekon. Sistem ini dikenal pula dengan istilah sistem &'S 6meter)
kilogram)sekon7. 9i samping itu, dikenal pula sistem cgs 6centimeter)gram)sekon7.
&aksudnya, satuan panjang adalah centimeter, satuan massa adalah gram, dan satuan
waktu adalah sekon. 9alam sistem (nggris dikenal satuan inci 6inch7 untuk satuan
panjang, pon 6pound7 untuk satuan gaya, dan sekon 6second7 untuk satuan waktu.
9ari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa untuk menentukan satuan standar
harus memenuhi tiga syarat, yaitu% bersi$at tetap, artinya tidak mengalami perubahan
khususnya yang berhubungan dengan iklim dan cuacaG berlaku secara internasionalG
dan mudah dibuat tiruannya.
1. Satuan Standar .aktu
Satuan standar waktu adalah sekon 6s7. 9ari tahun 1==9)19?7, satu sekon
dide$inisikan sebagai 1>=?.<< hari rata)rata matahari. Sekon standar pada saat ini
dide$inisikan lebih tepat dengan menggunakan $rekuensi radiasi yang dipancarkan
oleh atom cesium 6
1**
Cs7 ketika melewati dua tingkat energi yang paling rendah.
Satu sekon dide$inisikan sebagai waktu yang dibutuhkan untuk melakukan
9.19+.?*1.77< getaran radiasi ini.
+. Satuan Standar Pan#ang
11
Science, -echnology,
and Society
Satuan standar panjang adalah meter 6m7. Pada tahun 19?< meter standar
dide$inisikan dengan menggunakan panjang gelombang cahaya oranye yang
dipancarkan oleh gas krypton 6
=?
'r7. ,ulan "o8ember 19=* meter standar
dide$inisikan ulang. Bal ini dilakukan dengan meman$aatkan laju cahaya dalam
ruang hampa yang telah diketahui terlebih dahulu, yaitu sebesar +99.79+.:= m>s.
9e$inisi baru menyatakan bahwa 1 meter adalah jarak yang ditempuh cahaya
dalam ruang hampa selama selang waktu 1>+99.79+.:= s.
-. Satuan Standar "assa
Satuan standar massa adalah kilogram 6kg7. Satu kilogram standar dide$inisikan
sebagai massa silinder campuran platinum)iridium 62ambar 1.1?7. Silinder ini
disimpan di 4embaga (nternasional ,erat dan #kuran di Se8res, dekat Paris.
2ambar 1.1? 'ilogram standar
/. A0a!an da!am SI
9engan menggunakan sistem metrik, satuan yang lebih besar atau lebih kecil
dide$inisikan dalam bentuk perkalian atau kelipatan 1<. &isalnya, 1 kilometer A 1.<<<
m, 1 centimeter A
meter,
1<<
1
dan 1 milimeter A
meter.
<<< . 1
1
!walan centi), kilo),
mili), dan sebagainya disajikan pada -abel 1.+
-abel 1.+ !walan Sistem &etrik 6S(7
A0a!an Sim)o! Faktor
eIa) J
1=
1<
penta) P
1:
1<
tera) -
1+
1<
giga) 2
9
1<
mega) &
?
1<
kilo) k
*
1<
hekto) h
+
1<
deka) da
1
1<
deci) d
1
1<

centi) c
+
1<

mili) m
*
1<

&ikro)
?
1<

nano) n
9
1<

piko) p
1+
1<

$emto) $
1:
1<

atto a
1=
1<

1+
!walan)awalan pada -abel 1.+ dapat digunakan untuk semua besaran $isika.
Perhatikan beberapa contoh penggunaan awalan untuk besaran panjang, massa, dan
waktu di bawah ini.
Pan#ang
1 nanometer A 1 nm A
9
1<

m
1 mikrometer A 1
m
A
?
1<

m
1 centimeter A 1 cm A
+
1<

m
1 kilometer A 1 km A 1<
*
m
"assa
1 kilogram A 1 kg A
g 1<
*
g 1< g 1 mikrogram 1
?
= =
1 miligram A 1 mg A
g 1<
*
.aktu
1 nanosekon A 1 ns A s 1<
9
1 mikrosekon A 1
s 1< s
?
=
1 milisekon A 1 ms A s 1<
*
1A,I2AN
1. #ngkapkan nilai)nilai berikut dengan menggunakan awalan pada -abel 1.+% 6a7
1<
=
kg, 6b7
m, 1<
?
6c7 s. 1< :
7

+. (silah titik)titik di bawah iniK


6a7 1 milisekon A L.. sekon
6b7 1 gigameter A L.. meter
6c7 1 dekagram A L.. gram
Kon3ersi Satuan
'ita pernah mendengar in$ormasi tentang beberapa ukuran yang dinyatakan dalam
satuan tertentu. Organisasi negara)negara pengeskpor minyak 6OPJC7 menggunakan
barrel sebagai satuan 8olume. 9alam bidang pelayaran, jarak yang ditempuh kapal
biasanya diukur dengan satuan mil. 9i !merika Serikat, satuan 8olume diukur dengan
satuan gallon. "ah, bagaimanakah kita dapat memahami satuan)satuan ini5
#ntuk memahami satuan)satuan di atas, kita perlu mengubah satuan)satuan
tersebut menjadi satuan)satuan yang mudah dipahami. Perubahan satuan ini biasanya
disebut dengan istilah kon8ersi satuan. 'on8ersi satuan ini dapat dilakukan dengan
menggunakan $aktor kon8ersi satuan, sebagaimana disajika pada -abel 1.*.
-abel 1.* .aktor 'on8ersi Satuan
1*
"assa
1 kg A 1.<<< g A <,<?=: slug
1 slug A 1,:9 kg
Pan#ang
1 m A 1<< cm A 1.<<< mm A 1<
?
m A 1<
9
nm
1 km A 1.<<< m A <,?+1 mil
1 m A *,+=1 kaki A *9,*7 inci
1 cm A <,*97 inci
1 inci A +,:< cm
1 kaki *<,= cm
1 mil A :.+=< kaki A 1,?<9 km
1 mil laut A ?.<=< kaki
.aktu
1 menit A ?< s
1 jam A *.?<< s
1 hari A =?.<< s
1 tahun A *?:, + hari A *,1:? 1<
7
s
1uas
1 cm
+
A <,1:: inci
+
1 m
+
A 1<

cm
+
A 1<,7? kaki
+
&o!ume
1 liter A 1.<<< cm
*
A 1.<<< cc
1 liter A 1 dm
*
1 ml A 1 cm
*
1 kaki
*
A <,<+=*+ m
*
A +=,*+ liter A 7,77 galon
1 galon A *,7== liter
#ntuk memudahkan melakukan kon8ersi besaran panjang, massa, dan waktu kalian
dapat menggunakan tangga kon8ersi, seperti ditunjukkan pada 2ambar 1.17. Setiap
naik satu anak tangga, nilai mula)mula dibagi 1<. Sebaliknya, setiap turun satu anak
tangga, nilai mula)mula harus dikalikan 1<. #ntuk memberi gambaran penggunaan
tangga kon8ersi, perhatikan uraian di bawah ini.
2ambar 1.17 -angga kon8ersi
1
&isalnya, kalian ingin mengkon8ersi *,: meter ke sentimeter. 9alam tangga
kon8ersi, satuan cm terletak dua anak tangga di bawah satuan m. !rtinya, untuk
mengkon8ersi satuan meter ke sentimeter kita harus menuruni dua anak tangga. ;adi,
kita harus mengalikan bilangan mula)mula, yaitu *,:, dengan 1<<. 9iperoleh,
cm. *: cm 1<< *,: m : , * = =
Sekarang seandainya kalian ingin mengkon8ersi <: gram ke kilogram. 9alam tangga
kon8ersi, satuan kilogram terletak tiga anak tangga di atas satuan gram. !rtinya,
untuk mengkon8ersi satuan gram ke kilogram kita harus menaiki tiga anak tangga.
;adi, kita harus membagi bilangan mula)mula, yaitu <:, dengan 1.<<<. 9iperoleh,
kg. <,<: kg
1.<<<
<:
gram <: = =
Sebagai alternati$, untuk mengubah satuan dapat dilakukan dengan mengalikan
sebuah pecahan yang bernilai satu. Sebagai contoh, dengan mengingat 1 m A 1<< cm
maka
. 1
cm 1<<
cm 1<<
cm 1<<
m 1
= =
;adi,
m. *+ , +
m c 1<<
m 1
m c +*+ cm +*+ =
/

/
=
/onto% Soa!
1. s. 1=<
nit e m 1
s ?<
nit7 e m 6* menit * =

/
=
+.
m>s. 1<
s ?<< . *
m <<< . *?
s *.?<<
m a j 1
m k 1
m <<< . 1
m a j
m k *?
km>jam *? = =

/
/
=
1A,I2AN
(silah titik)titik di bawah ini.
1. ?<< cm A L dm 9. +<< mil A km
+. +:< dam A L mm 1<. ?<< kaki A L cm
*. :*= cm
*
A L 4 11. 1+ inci A L cm
. ++: cc A dm
*
1+. :<< mg A L g
:. +: m4 A L dm
*
1*. : galon A L cm
*
?. <,<7 km A L km 1. +: mm A L dm
7. + k4 A L 4 1:. +.<7: mg A L g
1:
=. +,: kg A L mg
Carilah tiga label makanan dalam kemasan. -ulislah komposisi yang tercantum dalam
labelnya dalam satuan S(.
D. Besaran Pokok dan Besaran ,urunan
,esaran $isika dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu besaran pokok dan besaran
turunan. Satuan yang berkaitan dengan besaran pokok dinamakan satuan pokok,
sedangkan satuan yang berkaitan dengan besaran turunan dinamakan satuan turunan.
,esaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu.
Seperti telah diuraikan di depan, standar satuan waktu telah ditetapkan sehingga
waktu termasuk besaran pokok. !da 7 besaran pokok dalam $isika, seperti disajikan
pada -abel 1..
-ebel 1. ,esaran Pokok dan Satuannya 9alam S(
No Besaran
Satuan SI
Nama Singkatan
1.
+.
*.
.
:.
?.
7.
&assa
Panjang
/aktu
'uat arus
Suhu
;umlah Eat
(ntensitas terang cahaya
'ilogram
&eter
sekon
ampere
kel8in
mol
kandela
kg
m
s
!
'
mol
cd
Semua besaran $isika yang memiliki satuan tetapi tidak disajikan pada -abel
1. satuannya dapat diturunkan berdasarkan 7 besaran pokok ini. ,esaran)besaran
$isika yang tidak disajikan pada -abel 1. dinamakan besaran turunan. ;adi, besaran
turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Contoh besaran turunan
adalah luas, 8olume, massa jenis, kecepatan, energi potensial, dan sebagainya.
3umus luas persegi panjang adalah panjang lebar. 4ebar hakikatnya
merupakan besaran panjang yang satuannya meter. ;adi, dalam sistem S( satuan luas
adalah meter kuadrat 6m
+
7. Oleh karena itu, luas diturunkan dari besaran panjang.
3umus 8olume balok adalah panjang lebar tinggi. 4ebar dan tinggi pada
hakikatnya merupakan besaran panjang yang masing)masing memiliki satuan meter.
;adi, dalam sistem S( satuan 8olume adalah meter pangkat tiga 6m
*
7. Oleh karena itu,
8olume diturunkan dari besaran panjang.
&assa jenis dide$inisikan sebagai massa dibagi 8olume. Satuan massa adalah
kilogram 6kg7, sedangkan satuan 8olume adalah m
*
. ;adi, dalam sistem S( satuan
1?
9isco8er by /riting
massa jenis adalah kg>m
*
. Oleh karena itu, massa jenis diturunkan dari besaran massa
dan besaran panjang.
E. Pengukuran Besaran ,urunan
'ita telah mempelajari cara mengukur panjang, massa, waktu, dan suhu. ,eberapa
alat ukur yang telah kita pelajari merupakan alat untuk mengukur besaran pokok.
,agaimanakah cara mengukur besaran turunan5 9engan kemajuan teknologi, sudah
banyak alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur besaran turunan. &isalnya,
tekanan udara diukur dengan barometer, kelajuan diukur dengan spedometer, dan
gaya diukur dengan dinamometer. Sekarang kita akan mempelajari cara mengukur
dua besaran turunan, yaitu luas dan 8olume.
1uas
,agaimanakah cara mengukur luas persegi panjang5 Seperti telah !nda
pelajari di sekolah dasar, rumus luas persegi panjang adalah panjang kali lebar. ;adi,
untuk mengukur luas persegi panjang dapat digunakan rumus luas persegi panjang.
Sebuah persegi panjang yang memiliki panjang = cm dan lebar * cm memiliki luas
. cm + cm * cm =
+
= = L 4uas persegi panjang dapat ditentukan dengan rumus
karena bangun persegi panjang memiliki bentuk yang teratur. Secara umum, luas
bangun yang teratur bentuknya dapat ditentukan dengan rumus luas. 2ambar 1.1=
menunjukkan beberapa bangun yang teratur bentuknya.
bujur sangkar, L A l l persegi panjang, L A p l
segitiga,
7 6
+
1
t a L =
jajaran genjang, L A a l
trapesium,
t b a L 7 6
+
1
+ =
lingkaran,
+
r L =
2ambar 1.1= 4uas bangun yang teratur bentuknya dapat dihitung dengan rumus luas.
17
,agaimanakah cara mengukur luas bangun yang tidak teratur bentuknya5
#ntuk mengukur luas bangun yang tidak teratur bentuknya, misalnya luas telapak
tangan, dapat digunakan metode berikut.
Pertama)tama, !nda perlu menyiapkan kertas berpetak. Selanjutnya, !nda
menjiplak telapan tangan !nda dengan menggunakan ballpoint atau pensil 62ambar
1.197. 4uas telapak tangan dapat dihitung berdasarkan jumlah petak yang ada di
dalam gambar jiplakan tangan. Sebagai contoh, jika 1 petak kecil pada kertas yang
!nda gunakan berukuran : cm : cm, maka luas setiap 1 petak kecil adalah +: cm
+
.
;ika jumlah petak tangan !nda kira)kira *9<, maka luas telapak tangan !nda kira)kira
*9< +: mm
+
A 9.7:< mm
+
A 97,:< cm
+
.
2ambar 1.19 &enentukan luas bangun yang tidak teratur bentuknya.
&o!ume
Seperti telah !nda pelajari di sekolah dasar, 8olume bangun yang teratur
bentuknya dapat ditentukan dengan menggunakan rumus 8olume. Sebagai contoh,
8olume balok yang memiliki panjang p, lebar l, dan tinggi t adalah
. t l p V =

;adi, sebuah balok yang berukuran
cm + dan cm, cm, ? = = = t l p
memiliki
8olume . cm =
*
= V ,eberapa bangun yang teratur bentuknya sehingga 8olumenya
dapat ditentukan dengan menggunakan rumus 8olume dapat dilihat pada 2ambar
1.+<.
kubus,
*
l V = silinder, t r V
+
= balok,
t l p V =
bola,
*
*

r V = kerucut, t r V
+
*
1
=
1=
2ambar 1.+< 0olume bangun yang teratur bentuknya dapat dihitung dengan rumus
8olume.
2ambar 1.+1 ,eberapa bentuk gelas ukur di laboratorium.
#ntuk mengukur 8olume Eat cair dapat digunakan gelas ukur 62ambar 1.+17.
9alam menggunakan gelas ukur, perhatikan beberapa hal berikut.
1at cair yang dimasukkan ke dalam gelas ukur sering membentuk permukaan
cekung. Permukaan cekung ini dinamakan meniskus. -inggi permukaan Eat cair
hendaknya diamati sepanjang arah horiEontal 62ambar 1.++7. !rtinya, posisi mata
tidak boleh di atas atau di bawah permukaan.
Skala gelas ukur yang dibaca hendaknya skala yang terletak di titik yang paling
rendah pada meniskus.
1at cair dalam gelas ukur yang terbuat dari pastik tidak akan membentuk
meniskus. ;adi, pembacaan skala gelas ukur dapat dilakukan dengan mudah.
2ambar 1.++ Posisi mata pada saat membaca skala gelas ukur.
2elas ukur dapat juga digunakan untuk mengukur 8olume benda padat yang
tidak teratur bentuknya, misalnya batu, kunci, dan anak timbangan. 4angkah)langkah
untuk mengukur 8olume benda)benda semacam ini adalah sebagai berikut.
Pertama)tama, gelas ukur diisi air sampai menunjukkan 8olume tertentu.
Catatlah 8olume air dalam gelas ukur ini, misalnya
.
<
V
Selanjutnya, masukkan
benda yang akan !nda ukur 8olumenya ke dalam gelas ukur yang telah berisi air dan
catatlah posisi air dalam gelas ukur, misalnya
.
1
V
;adi, 8olume benda adalah
.
< 1
V V V =
Sebagai contoh, perhatikan 2ambar 1.+. 0olume air mula)mula dalam
gelas ukur
cc. +<
<
= V
'etika benda berada di dalam gelas ukur, 8olume air menjadi
cc. <
1
= V
;adi, 8olume benda adalah
cc. +< cc +< cc <
< 1
= = = V V V
19
2ambar 1.+* &engukur 8olume benda yang tidak teratur bentuknya dengan gelas
ukur.
0olume benda yang tidak teratur bentuknya dapat juga diukur dengan
menggunakan gelas pancur. Pertama)tama, susunlah gelas pancur dan penampungnya
seperti pada 2ambar 1.+. (silah gelas pancur dengan air sampai permukaannya tepat
berada pada batas pancuran. Selanjutnya, masukkan benda yang akan !nda hitung
8olumenya ke dalam gelas pancur. -entu saja 8olume air dalam gelas pancur ada yang
tumpah dan mengisi penampung. ;ika penampungnya menggunakan gelas ukur,
8olume benda dapat !nda baca pada skala gelas ukur. !kan tetapi, jika
penampungnya tidak memiliki skala, !nda perlu mengukur 8olume air yang tumpah
ini dengan menggunakan gelas ukur.
2ambar 1.+ &engukur 8olume benda yang tidak teratur bentuknya dengan gelas
pancur.
,erapakah 8olume yang ditunjukkan oleh masing)masing gelas ukur di bawah ini5
+<
U#i Keterampi!an
1A,I2AN
1. 2ambar 1.+:6a7 menunjukkan tinggi air pada gelas ukur sebelum dan sesudah
sebuah batu dimasukkan ke dalamnya. ,erapakah 8olume batu5
+. 2ambar 1.+:6b7 menunjukkan metode pengukuran 8olume batu dengan
menggunakan gelas pancur. ,erapakah 8olume batu5
2ambar 1.+:
,c%o Bra%e '145671681(
-ycho ,rahe adalah seorang astronom 9ermark yang membangun
sebuah obser8atorium di Pulau B8en. ,rahe adalah seorang pengamat
benda)benda angkasa yang sangat teliti. Peralatan yang digunakan
namanya Great Steel Quadrant. 9engan alat itu ia dapat menentukan
posisi benda)benda langit, seperti bintang dan planet. 9ata ,rahe
dipublikasikan oleh ;ohannes 'epler pada tahun 1?<*. 9alam
perkembangannya, data ini digunakan 'epler untuk merumuskan
hukumnya tentang gerak planet, yaitu Bukum 'epler.
+1
-O'OB
RANGKU"AN
,esaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan hasilnya selalu dapat dinyatakan
dengan angka.
&engukur adalah membandingkan antara besaran yang diukur dan besaran sejenis
yang digunakan sebagai patokan.
Satuan baku adalah satuan yang telah diakui secara internasional, misalnya meter,
kilogram, dan sekon, sedangkan satuan tidak baku adalah satuan yang tidak diakui
secara internasional.
#ntuk mengukur panjang dapat digunakan mistar 6ketelitian 1 mm7, jangka sorong
6ketelitian <,1 mm7, dan mikrometer sekrup 6ketelitian <,<1 mm7.
&assa benda adalah ukuran banyaknya Eat yang terkandung pada benda,
sedangkan berat benda adalah besarnya gaya gra8itasi bumi yang bekerja pada
benda itu. &assa benda diukur dengan menggunakan neraca atau timbangan.
#ntuk mengukur waktu dapat digunakan arloji atau stopwatch.
9alam Sistem (nternasional 6S(7, satuan panjang adalah meter, satuan massa
adalah kilogram, dan satuan waktu adalah sekon. Sistem ini dikenal pula dengan
istilah sistem &'S 6meter)kilogram)sekon7. 9i samping itu, dikenal pula sistem
cgs 6centimeter)gram)sekon7. 9alam sistem cgs, satuan panjang adalah centimeter,
satuan massa adalah gram, dan satuan waktu adalah sekon. 9alam sistem (nggris
dikenal satuan inci 6inch7 untuk satuan panjang, pon 6pound7 untuk satuan gaya,
dan sekon 6second7 untuk satuan waktu.
,esaran $isika dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu besaran pokok dan besaran
turunan. Satuan yang berkaitan dengan besaran pokok dinamakan satuan pokok,
sedangkan satuan yang berkaitan dengan besaran turunan dinamakan satuan
turunan. ,esaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih
dahulu.
,esaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok.
!da tujuh besaran pokok dalam $isika. !dapun ketujuh besaran pokok beserta
satuannya adalah massa 6kilogram7, panjang 6meter7, waktu 6sekon7, suhu
6kel8in7, kuat arus 6ampere7, jumlah Eat 6mol7, dan intensitas terang cahaya
6kandela7.
#ntuk mengukur 8olume benda padat yang tidak teratur bentuknya dapat
digunakan gelas ukur.
A. Pi!i%an Ganda
Petunjuk% Pilihlah satu jawaban yang tepatK
1. Satuan massa dalam sistem S( adalah L.
!. g C. mg
,. kg 9. ton
+. 9ari besaran)besaran di bawah ini merupakan besaran pokok, kecuali L.
++
!. panjang C. energi
,. waktu 9. suhu
*. 9ari besaran)besaran di bawah ini merupakan besaran turunan, kecuali L.
!. 4uas C. 8olume
,. Jnergi 9. panjang
. Suatu pengukuran akan berguna jika dinyatakan dengan L.
!. angka C. angka dan satuan
,. satuan 9. awalan dan satuan
:. Contoh satuan S( adalah L.
!. km C.
o
C
,. inci 9. sekon
?. Sebuah benda massanya * kg. ,esaran $isika pada pernyataan ini adalah L.
!. * kilogram C. massa
,. kilogram 9. *
7. Satu hektar sama dengan 1 hm
+
. Satuan ini sama dengan L.
!. 1.<<<.<<< m
+
C. 1<< m
+

,. 1<.<<< m
+
9. 1< m
+
=. ;angka sorong dapat digunakan untuk mengukur besaran panjang hingga ketelitian
L.
!. <,1 cm C. <,<: cm
,. <,1 mm 9. <,<: mm
9. !walan sistem S( yang artinya
<<< . 1
1
adalah L.
!. kilo) C. centi)
,. nano) 9. mili)
1<. &assa jenis minyak adalah <,= g>cm
*
. ;ika dinyatakan dalam satuan S(, nilainya
sama dengan L.
!. = kg>m
*
C. =<< kg>m
*
,. =< kg>m
*
9. =.<<< kg>m
*
11. 0olume kubus yang panjang rusuknya <,<+ m adalah L.
!. + cm
*
C. = cm
*
,. cm
*
9. =< cm
*
1+. Jrna, /ahyu, ,udi, dan Candra mengukur 8olume air, dengan hasil berturut)turut
adalah 1<< 4, 1<< dm
*
. 1<.<<< m4, dan 1 m
*
. Pengukuran 8olume paling besar
dihasilkan oleh L.
!. Jrna C. /ahyu
,. ,udi 9. Chandra
1*. 1 cm
*
sama dengan L.
!. 1 m4 C. 1.<<< m4
,. 1<< m4 9. 1<.<<< m4
1. 2ambar di bawah ini menunjukkan posisi garis skala pada rahang tetap dan
rahang geser sebuah jangka sorong. Skala ini menunjukkan hasil pengukuran
sebesar L.
+*
!. *,:+ cm C. *,= cm
,. *,=+ cm 9. *,=: cm
1:. 9alam sistem S(, satua berat adalah L.
!. kg C. newton
,. ton 9. m>s
+
B. Uraian
Petunjuk% 'erjakan soal)soal di bawah iniK
,ingkat I
Satuan dan Pengukuran
1. 6a7 !pakah perbedaan antara besaran pokok dan besaran turunan5
6b7 !pakah perbedaan antara satuan baku dan satuan tidak baku5 Sebutkan contoh
satuan baku dan satuan tidak baku dalam kehidupan sehari)hari.
6c7 !pakah yang dimaksud dengan kesalahan paralaks5
+. ,erapakah panjang yang ditunjukkan oleh penggaris di bawah ini5
a. MMMMM $. MMMMM
b. MMMMM g. MMMMM
c. MMMMM h. MMMMM
d. MMMMM i. MMMMM
e. MMMMM j. MMMMM
*. Pengukuran dengan jangka sorong menunjukkan skala utama dan skala nonius
seperti pada gambar di bawah ini. ,erapakah hasil pengukuran yang ditunjukkan
oleh masing)masing gambar5
+
. Pengukuran dengan mikrometer sekrup menunjukkan posisi skala utama dan skala
melingkar seperti pada gambar di bawah ini. ,erapakah hasil pengukuran yang
ditunjukkan oleh masing)masing gambar5
6a7 6b7 6c7
6d7 6e7
:. ,erapakah hasil pengukuran massa yang ditunjukkan oleh masing)masing neraca
empat lengan di bawah ini5
6a7
+:
6b7
6c7
6d7
?. ,erapakah 8olume yang ditunjukkan oleh masing)masing gelas ukur di bawah ini5
Konversi Satuan
7. (silah titik)titik di bawah iniK
6a7 1< m A Lkm
6b7 + km A L cm
6c7 +:< m4 A L 4
6d7 +.<<< g A L kg
6e7 1< kg A L mg
6$7 1.:<< cc A L 4
=. (silah titik)titik di bawah iniK
6a7 :,+: ton A L kg
6b7 <,+7: kuintal A L kg
6c7 ::,= ons A L kg
6d7 +: kg A L kuintal
+?
6e7 :+: kuintal A L ton
Pengukuran Besaran Turunan
9. Bitunglah luas
6a7 persegi panjang yang berukuran = cm ? cm,
6b7 lingkaran dengan jari)jari 1 cm 6gunakan
7,
7
++
=
dan
6c7 segitiga dengan alas 9 cm dan tinggi ? cm.
1<. Bitunglah 8olume
6a7 balok yang berukuran = cm cm * cm
6b7 kubus dengan rusuk cm, dan
6c7 silinder yang memiliki jari)jari alas 7 cm dan tinggi +< cm 6gunakan
7.
7
++
=
,ingkat II
11. &assa jenis timah kira)kira 11,* g>cm
*
. ,erapakah massa jenis timah jika
dinyatakan dalam sistem &'S5
1+. 4aju perambatan bunyi di udara adalah *< m>s. "yatakan laju perambatan bunyi
di udara dalam satuan km>jamK
1*. Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan 1+< km>jam. "yatakan kecepatan mobil
itu dalam satuan m>sK
1. 6a7 +,: m4 A L mm
*
6b7 <, m
*
A L 4
6d7 +.<<< m4 A L. m
*
6e7 <,<+ m
*
A L cc
1:. 1 mil>jam A L m>s

+7
+=