Anda di halaman 1dari 2

1

SURAT KUASA KHUSUS


No: 01/SKK/V/2014

Yang bertanda tangan di bawah ini :
Ocha Sahara binti Jali, WNI, umur 35 tahun, beragama Islam, pekerjaan
Wiraswasta, bertempat tinggal di Jl. Anyelir C-39 No. 33, Perumahan Banjar
Wijaya, Kota Tangerang, Propinsi Banten, selanjutnya disebut sebagai
PEMBERI KUASA.
Bersama ini memberi kuasa dengan hak substitusi kepada dan selanjutnya memilih
tempat kediaman hukum pada kantor kuasanya, yang tersebut dibawah ini:
Edy Febriansyah SH, Advokat/Penasehat Hukum, berkedudukan di Jl. Rambutan II
Blok B no. 12, Kelurahan Kutabaru, Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten
15568, selanjutnya disebut sebagai PENERIMA KUASA.
--------------------------------KHUSUS----------------------------------
Bertindak untuk dan atas nama Pemberi Kuasa mewakili sebagai PENGGUGAT di
Pengadilan Negeri Kota Tangerang terhadap Ali Topan, WNI, umur 45 tahun,
pekerjaan wiraswasta, beralamat di Jl. RA. Kartini No. 10, Kelurahan Sukasari,
Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten 15118, selaku TERGUGAT.
Mengenai objek sengketa yang dikuasai secara tidak sah dan melawan hukum oleh
TERGUGAT, yaitu sebidang tanah yang terletak di Jl. MT. Haryono No. 23, Kelurahan
Sukasari, Kota Tangerang, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten,
sebagaimana tercatat dalam sertifikat hak milik nomor 212/HM/1999 seluas 180 M
2
,
teratas nama Ocha Sahara, dengan batas-batas sebagai berikut:
Sebelah utara : Rumah Makan Pondok Lauk;
Sebelah timur : Sekolah Bonavita;
Sebelah selatan : Rumah H. Somad;
Sebelah barat : Jalan Kampung Sukasari.
Untuk itu penerima kuasa :
1. Diberi hak untuk membuat dan mengajukan gugatan, mendampingi dan
memberikan nasihat hukum dalam arti seluas-luasnya tanpa sesuatu yang
dikecualikan kepada Pemberi Kuasa di pengadilan Negeri Kota Tangerang;
2. Membuat dan menandatangani surat-surat, menghadap sidang pengadilan;
3. Mengajukan jawaban dan menolak jawaban lawan;
4. Mengajukan bukti serta menolak bukti lawan;
5. Mengajukan permohonan dan keberatan;
6. Mengadakan atau menolak perdamaian;
2

7. Memohon putusan dan turunan putusan, memohon berkas perkara,
memohon agar putusan dapat dijalankan lebih dahulu;
8. Mengajukan Banding, Kasasi, dan Peninjauan Kembali;
9. Melakukan segala tindakan dan upaya hukum yang menguntungkan pemberi
kuasa sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan hukum yang berlaku.
Pendek kata, kuasa ini diberi hak untuk menggunakan segala upaya hukum, yang
diperkenankan oleh Hukum Acara Perdata menggunakan hak retensi dan hak
subtitusi. Demikian surat kuasa ini di buat.
Tangerang, 2 Mei 2014
Penerima Kuasa Pemberi Kuasa


(Edy Febriansyah SH.) (Ocha Sahara)