Anda di halaman 1dari 22

ILSA HUNAIFI

PENDAHULUAN
Suhu memegang peranan penting pada aktivitas sel
Manusia selalu terpapar terhadap perubahan suhu
Manusia harus bisa beradaptasi pada perubahan
tersebut
Adaptasi keseimbangan suhu terjaga sehingga
aktivitas sel dapat berjalan
TUJUAN PEMBELAJARAN
Mahasiswa mampu memahami thermoregulasi
Mahasiswa mampu memahami konsep demam
Mahasiswa mampu memahami peranan suhu dalam
menjaga homeostasis
PERTANYAAN KUNCI
Dimanakah pusat pengaturan suhu tubuh
Bagaimana mekanisme thermoregulasi
Bagaimana respon tubuh terhadap perubahan suhu
Bagaimana konsep demam
BODY TEMPERATURE
Normal 36,5 37,5 C
Core (inti) temperature
Suhu jaringan dalam tubuh
Konstan 0,6 C (oral ) dan 1 C (rektal)
Surface/skin temperature
Suhu kulit
Mudah berubah
Mudah dipengaruhi oleh keadaan sekitar

BODY TEMPERATURE (2)
Faktor yang mempengaruhi
Exercise atau aktivitas tubuh
Suhu sekitar
Keseimbangan antara heat production dan heat loss
thermoregulasi

HEAT PRODUCTION
Panas hasil metabolisme
Faktor yang mempengaruhi
Laju metabolisme basal semua sel
Laju metabolisme extra
Aktivitas otot (shivering)
Efek tiroksin (hormon lain misal GH,testosteron)
Efek epinephrine, norepinephrine, stimulasi simpatis
Peningkatan aktivitas kimiawi sel
Metabolisme ekstra yang dibutuhkan untuk digesti,absorpsi
dan penyimpanan makanan
HEAT LOSS
Radiasi
Konveksi
Konduksi
Evaporasi
Radiasi
-60% HEAT LOSS MELALUI RADIASI
-MELALUI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK.
-DIPENGARUHI OLEH:
SUHU PERMUKAAN TUBUH
SUHU SEKITARNYA

Konduksi
HEAT LOSS MELALUI KONTAK DG PERMUKAAN
OBJEK
3% DARI HEAT LOSS
MISALNYA BERSINGGUNGAN DENGAN OBJEK
YANG LEBIH DINGIN RENDAM DI AIR DINGIN

Konveksi
HEAT LOSS MELALUI GERAKAN UDARA, DIMULAI
DARI KONDUKSI DARI KULIT KE UDARA SEKITAR
12 % DARI HEAT LOSS.
DIPENGARUHI OLEH ANGIN
DALAM AIR HEAT LOSS > DI UDARA

Evaporasi
SEBAGAI MEKANISME PENDINGIN TUBUH
DIPENGARUHI OLEH KELEMBABAN
KECEPATAN ANGIN SANGAT MENOLONG
EVAPORASI
PAKAIAN MEMBENTUK ISOLASI UDARA ANTARA
KULIT DG PAKAIAN

PENGATURAN SUHU TUBUH
PUSAT PENGATUR SUHU: HIPOTALAMUS
RESEPTOR:
HEAT SENSITIVE NEURONS (PRE-OPTICUS)
COLD SENSITIVE NEURONS (HIPOTAL POST)
Skin temperature receptor
Cold and warm receptor
Cold > warm receptor
Deep body temperature receptor
Medula spinalis, abdomen viscera, great vein(pembuluh
darah besar) in upper abdomen and thoraks
PENGATURAN SUHU TUBUH
Mekanisme pengaturan
Suhu luar turun cold reseptor terangsang afferen
ke medula spinalis hipothalamus post efferent
efektor peningkatan produksi panas

Suhu luar panas reseptor panas terangsang
afferent ke medula spinalis hipothalamus anterior
eferent efektor produksi panas diturunkan/heat
loss ditingkatkan
Respon ..
Heat loss mechanism
Vasodilatasi blood vessel
Sweating (berkeringat)
Penurunan produksi panas
Heat production mechanism
Skin vasoconstriction
Piloerection (bulu berdiri) penghentian berkeringat
Increase thermogenesis
ABNORMALITY BODY TEMPERATURE
Hipothermia
Hiperthermia fever
Heat stroke
Frosbite
Kesimpulan
Hipothalamus Pusat pengaturan suhu tubuh
Thermoregulasi Keseimbangan heat production dan
heat loss

Anda mungkin juga menyukai