Anda di halaman 1dari 11

IBADAH PUASA

PUASA
Menahan makan-minum dari sejak fajar
sampai magrib (Imskun anisy-syurbi wal-
akli mundzu fajri il gharbi syamsi)
{pengertian mnr fiqh}




Dasar Hukum Puasa
Q.S. Al-Baqarah: 183

Y ayyuhalladzna man kutiba alaikumush
shiymu kam kutiba alalladzna min qablikum
laallakum tattaqn

(Wahai orang beriman diwajibkan atas kamu
puasa sbgmn diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu agar kamu bertaqwa)


Dasar Hukum Puasa
H.R. Abu Dawud & disahkan oleh Hakim dan Ibn Hibban

An ibni Umara qla: ra-annsu hilla fa akhbartu
nabiyya ann ra-aituhu fa shma wa amarannsa bi
shiymihi

(Dari Ibnu Umar r.a., ia berkata: orang-orang melihat
terbitnya hilal, lalu saya memberitahukan kpd Nabi
saw. bahwa saya melihatnya, maka beliau berpuasa
dan menyuruh orang2 utk berpuasa)
Jenis Puasa
Puasa Wajib

Puasa Ramadhan
Puasa Qadha
Puasa Kafarat
Puasa Nadzar

Jenis Puasa
Puasa Sunnah

Puasa 6 hari setelah 1 Syawwal
Puasa hari Asyura (10 Muharram) dan sehari sbl
dan ssdnya
Puasa di Bulan Syaban
Puasa di bulan-bulan haram: Zul qaidah, zul
Hijjah, Muharram, dan Rajab
Puasa Senin Kamis
Puasa Daud
Rukun Puasa Ramadhan dan Qadha
Niat Puasa sebelum datangnya fajar (waktu shubuh)

H.R. Abu Dawud & Nas-I dari Hafshah
Man lam yubayyitish-shiyma qablal-fajri fa l shiyma lahu
(Brgsiapa yang tidak niat puasa sebelum fajar maka tdk ada
puasa baginya)

Menahan diri dari segala hal yang batalkan puasa

Q.S. Al-Baqarah: 187
Wa kul wasy-syrab hatt yatabayyana lakumul-khaithul-
abyadhu minal-khaithil-aswadi minal fajri, tsumma atimmush-
shiyma ilal-laili, wa l tubasyirhunna wa antum kifna fil-
masjid
(Dan makan-minumlah kamu hingga nyata bagimu benang
putih dari benang hitam, yaitu fajar. Lalu sempurnakanlah
puasa hingga malam hari; dan janganlah kamu menyetubuhi
mereka (isteri2mu) sedang kamu tengah Itikaf dalam masjid)

Sunnah Puasa
Menyegerakan berbuka puasa
Mengakhirkan makan sahur
Menjalankan sholat tarawih
Memperbanyak dzikir termasuk Itikaf dalam
masjid
Tujuan Puasa
Untuk meraih ketaqwaan

Taqwa : Imtitslu awmirillh wa ijtanbu nawhih (pelihara diri dari
siksa Allah dengan menjalani perintah2-Nya dan menjauhi larangan2-
Nya)

Taqwa: An yattaqiya al-insn m yaghdhabu rabbuh wa m fhi
dhararun linafsihi aw idhrrun lighairih (Seseorang memelihara dirinya
dari sgl sst yang membuat murka Tuhannya dan yang datangkan
mudharat baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain).
(Aff Abd al-Fatth Thabbrah, Rh ad-Dn al-Islmi)

Ketaqwaan adalah suatu disiplin beragama yang produknya berupa
suatu derajad kesempurnaan kualitas moral manusia menurut Islam
yang berupa pengejawantahan keimanan dan komitmen terhadap
Allah dari pribadi seorang muslim dalam hubungannya dengan sesama
manusia dan dengan alam.


Hakikat Puasa
Elevasi moral dan perkembangan spiritual
manusia
Perenungan dan pelatihan diri seorang muslim/ah
sampai pada penciptaan suatu empati sosial untuk
menumbuhkan tindakan solidaritas sosial


Empati sosial:
Kesediaan secara sadar (karena dorongan ketaqwaan) menahan diri
dari melakukan kesenangan-kesenangan pribadi untuk merasakan
pengalaman sebagian orang yang tak bisa melakukan kesenangan2
tersebut

Solidaritas sosial:
Kemauan untuk berbagai kesenangan dan kebahagiaan dengan orang
lain
HIKMAH PUASA
Mengistirahatkan sejenak organ pencernaan manusia
selama sebulan, karena saat tidak saum maka pencernaan
di dalam tubuh manusia telah bekerja keras.
Tubuh melakukan detoksifikasi (mengeluarkan zat-zat
yang berbahaya bagi tubuh). Saum Ramadan memberikan
batasan bagi kalori yang masuk ke dalam tubuh manusia,
sehingga tubuh dapat menghasilkan enzim-enzim
antioksidan yang bermanfaat untuk membersihkan zat-zat
beracun dan karsinogen dan kemudian mengeluarkannya
dari dalam tubuh manusia. Di samping meningkatkan
jumlah sel darah putih yang berfungsi menangkal penyakit
dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Menyeimbangkan kadar asam dan basa dalam tubuh serta
memperbaiki fungsi hormon, meremajakan sel-sel tubuh,
dan meningkatkan fungsi organ tubuh.
Mengingatkan diri kembali pentingnya pengendalian diri
dari nafsu, amarah, dan lain sebagainya
Tazkiyah al-nafs dan tumbuhnya ketenangan jiwa