Anda di halaman 1dari 4

TUGAS V

ISU DAN PRINSIP PROTEKSI TEKNOLOGI INFORMASI


Oleh:
I Kadek Satriawan (!"#$"$""#%
&URUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK ' UNIVERSITAS UDA(ANA
)UKIT &IM)ARAN
!"#
* Te+ri
Dalam teori bilangan, algoritma Pohlig-Hellman bertujuan khusus untuk untuk menghitung
logaritma diskrit dalam kelompok multiplikatif yang diurutkan berupa bilangan bulat (Thiong-
Ly, 199!" #lgoritma ini ditemukan oleh $oland %il&er, namun pertama kali diterbitkan oleh
%tephen Pohlig dan 'artin Hellman"
#lgoritma $%# merupakan bagian dari kriptografi asimetris yang dijabarkan pertama sekali
oleh tiga orang alumni dari 'assa(husetts )nstitute of Te(hnology yaitu $on $i&est, #di
%hamir dan Len #dleman pada tahun 19**" Huruf $%# tersebut berasal dari inisial nama
mereka yaitu $i&est, %hamir dan #dleman" #lgoritma $%# adalah algoritma yang
menggunakan enkripsi kun(i publik" #lgoritma $%# banyak digunakan dan diper(aya dalam
mengamankan data atau informasi menggunakan kun(i dengan bilangan yang (ukup besar"
#lgoritma tersebut dipatenkan oleh 'assa(husetts )nstitute of Te(hnology pada tahun 19+"
,eamanan algoritma $%# terletak pada sulitnya memfaktorkan bilangan yang besar menjadi
faktor-faktor prima" Pemfaktoran dilakukan untuk memperoleh kun(i pribadi" %ejauh ini belum
ditemukan algoritma yang lebih baik dari $%# (-illiam, .//0!"
Dengan melakukan pembangkitan dua bilangan prima, algoritma $%# membutuhkan 1aktu
yang (ukup banyak dalam melakukan prosesnya" 2amun algoritma $%# lebih banyak
dikembangkan karena konsep yang (ukup rumit untuk ditembus" %alah satu pengembangan
#lgoritma $%# adalah dengan konsep multiple-key" 'ultiple-key adalah penambahan kun(i-
kun(i pada proses enkripsi dan dekripsi yang digunakan untuk meningkatkan keamanan data"
(%h(neider, .//3!
,onsep multiple-key dapat digunakan dalam untuk algoritma asimetris karena dapat
meningkatkan kualitas dan kekuatan dari kun(i yang sudah ada sebelumnya" Pengembangan
dari algoritma Pohlig-Hellman dengan multiple-key adalah ide yang dikembangkan dalam
tulisan ini" Penerapan multiple-key pada algoritma Pohlig-Hellman diharapkan akan dapat
meningkatkan kehandalan algoritma dalam keamanan data" #danya beberapa kesamaan konsep
antara algoritma Pohlig-Hellman dan algoritma $%# dalam proses pembangkitan bilangan
prima dan proses yang lainnya menjadi dasar untuk membuat ran(angan model #lgoritma
Pohlig-Hellman multiple-key
!* K+de Pr+,ra-
Pada (ontoh ,ode Program 4erikut 'enggunakan 'etode pembangkitan bilangan dua
bilangan prima sebagai berikut"
import java.util.Scanner;
public class Prima {
Scanner input = new Scanner(System.in);
private int p, q, kE, kD, n, n_tot;
private long c, m;
Prima() {
do {
System.out.print(masukkan nilai p (!arus "ilan#an prima)$
);
p = input.ne%t&nt();
' while ((isPrima(p));
do {
System.out.print(masukkan nilai q (!arus "ilan#an prima)$
);
q = input.ne%t&nt();
' while ((isPrima(q));
System.out.print()nmasukkan nilai input untuk *m*$ );
m = input.ne%t&nt();
pem"an#kitan+unci(p, q);
System.out.print()n!asil enkripsi untuk m = , m , , maka c =
, en(m));
System.out.print()n!asil -ekripsi untuk c = , c , , maka m =
, -e(c));
'
void pem"an#kitan+unci(int p, int q) {
n = p . q; // set n
n_tot = (p 0 1) . (q 0 1);
do { // set +-
kD = (int) (1 , 2at!.random() . n);
' while ((isPrime(kD) 33 kD 4 15);
while (kE . kD 6 n_tot (= 1)
kE,,;
'
'
long en(long m) {
c = (long) 2at!.pow(m, kE) 6 n;
return c;
'
long -e(long c) {
m = (long) 2at!.pow(c, kD) 6 n;
return m;
'
7oolean isPrima(int cek) {
boolean prime = true;
for (int i8ek = 9; i8ek : cek 33 cek 4 9; i8ek,,) {
if (cek 6 i8ek == ;) {
prime = false;
break;
'
'
return prime;
'
public static void main(Strin#<= ar#s) {
Prima app = new Prima();
'
'
K+de Pr+,ra- !" ,ode 5ntuk Program 5tama
.* Kel/aran Pr+,ra-
Ga-0ar * ,eluaran Program Pembankitan 4ilangan Prima