Anda di halaman 1dari 5

Tugas 1 : Politik Ekonomi Akuntansi Pemerintahan Dosen : Dr. Syarifuddin, SE., Ak.,M.Soc.Sc.

AKUNTANSI DAN ANGGARAN BERBASIS AKRUAL


(Sumber : Literatur OECD)
A. Pendahuluan
Basis kas dan akrual merupakan dua titik akhir dari spektrum basis Akuntansi dan
Penganggaran. Basis kas pada awalnya telah diterapkan secara tradisional di berbagai
negara untuk aktivitas sektor publik. Namun, pada awal tahun 1990an telah muncul
laporan keuangan dan anggaran berbasis akrual yang pertama kalinya di dunia yaitu di
New !ealand. "emudian dalam perkembangan satu dekade berikutnya, telah ter#adi
perubahan besar dalam penggunaan basis akuntansi dari basis kas menu#u$men#adi basis
akrual di negaranegara anggota %&'( )%rganisation *or &conomic 'ooperation and
(evelopment+ meskipun masih terdapat perbedaan dera#at akrualnya diantara negara
negara tersebut.
(inegaranegara anggota %&'(, basis akrual se#auh ini lebih banyak diterima
untuk pelaporan keuangan dari pada penganggaran. Ada dua alasan utama yang
melatarbelakangi hal tersebut. Pertama, anggaran akrual beresiko pada disiplin anggaran.
"eputusan politik untuk mengeluarkan uang harus disesuaikan kapan pengeluaran itu
dilaporkan dalam anggaran. ,anya basis kas yang dapat memenihinya. "edua, legilator
sangat resistensi #ika anggaran berbasis akrual karena dianggap sangat kompleks..
Namun demikian, bila penerapan akrual hanya digunakan untuk laporan keuangan
dan tidak pada anggaran, kelemahannya adalah tidak akan menyelesaikan masalah secara
serius$komprehensi*. Anggaran adalah dokumen kunci pada mana#emen sektor public dan
akuntabilitas didasarkan pada pelaksanaan anggaran yang disetu#ui oleh legislator.
-eskipun disadari kompleksitas basis akrual namun seiring dengan waktu semakin banyak
negara atau lembaga yang menerapkan laporan keuangan berbasis akrual.
.aporan keuangan yang berbasis akrual men#adikan pengguna laporan untuk /
a+ -enilai akuntabilitas pengelolaan seluruh sumber daya oleh entitas0
b+ -enilai kiner#a, posisi keuangan dan arus kas dari suatu entitas0
c+ Pengambilan keputusan mengenai penyediaan sumber daya kepada, atau melakukan
bisnis dengan suatu entitas.
Pada tingkat yang lebih detail, pelaporan dengan basis akrual bertu#uan /
a+ -enun#ukkan bagaimana pemerintah membiayai aktivitasaktivitasnya dan memenuhi
kebutuhan dananya.
Hamzah_P3400213345 1
Tugas 1 : Politik Ekonomi Akuntansi Pemerintahan Dosen : Dr. Syarifuddin, SE., Ak.,M.Soc.Sc.
b+ -emungkinkan pengguna laporan untuk mengevaluasi kemampuan pemerintah untuk
membiayai aktivitasnya, memenuhi kewa#ibannya, dan komitmenkomitmennya0
c+ -enun#ukkan posisi keuangan pemerintah0
d+ -enun#ukkan keberhasilan pengelolaan sumber daya yang dilakukan pemerintah0
e+ -engevaluasi kiner#a pemerintah dalam hal e*isiensi dan e*ektivitas penggunaan
sumber daya.
1e#umlah negaranegara ma#u dan berkembang telah berangsur merubah basis kas
ke basis akrual sebagaimana yang diterapkan dalam sektor privat, namun beberapa kendala
yang ditimbulkannya /
1+ Beberapa asset dan kewa#iban pada sektor public tidak terdapat pada sektor privat.
-isalnya asset berse#arah, asset militer, in*rastruktur, dan pelayanan social.
2+ -etode penilaian yang digunakan yaitu nilai historis atau nilai saat ini.
3+ 4umusan standar akuntansi yang digunakan meskipun telah disusun standar
internasional akuntansi.
B. Penilaian
5suisu kritikal yang terkait dengan perumusan kebi#akan akuntansi antara lain
masalah penilain aset, kriteria pengakuan pa#ak, pengakuan bantuan$subsidi. 1alah satu
warisan dari sistem akuntansi kas yang lalu adalah tidak tersedianya in*ormasi atas harga
perolehan historis dari banyak aset. -asalah ini secara umum diatasi dengan menggunakan
pendekatan net current value untuk penilaian aset. Apabila net reali6able value tidak dapat
diperoleh atau tidak tepat untuk digunakan, seperti untuk kasus in*rastruktur dan aset 7tipe
heritage8, dapat digunakan konsep depreciated replacement cost. Pendekatan ini untuk
men#awab kritik dari se#umlah analis *iskal dan ekonom sektor publik bahwa in*ormasi
biaya historis sebagian besar sudah tidak relevan untuk kebutuhan mereka. Para pengguna
laporan keuangan tersebut merasa nyaman dengan menggunakan pendekatan current value
untuk menilai sebagian besar aset, sehingga neraca memberikan potret yang lebih wa#ar
mengenai realitas ekonomi dari posisi keuangan. Pendekatan ini semakin didukung di
dalam rerangka konseptual akuntansi yang dikembangkan terakhir di New !ealand dan
Australia.
9enis metodologi yang digunakan sangat ditentukan oleh niat mana#emen. 9ika
penilaian asset menggunakan metode harga pasar maka harga bisa sa#a ber*luktuasi secara
signi*ikan sehingga tidak dapat diandalkan. -eningkatkan nilai asset #ika harga naik akan
tetapi akan terpuruk #ika ter#adi penurunan harga pasar.
Hamzah_P3400213345 2
Tugas 1 : Politik Ekonomi Akuntansi Pemerintahan Dosen : Dr. Syarifuddin, SE., Ak.,M.Soc.Sc.
1ehubungan dengan hal tersebut, apakah politisi setu#u bila pemerintah dinilai
berdasarkan *luktuasi yang ter#adi: (an bagaimana dampak *iskal yang ditimbulkan oleh
pengadopsian basis akrual ini:.
C. Standar Akuntansi
Penentu 1tandar Akuntansi sangat berpengaruh pada lingkungan akrual oleh sebab
itu independensinya sangat dibutuhkan. Pada pertemuan %&'(, pimpinan komisi
anggaran mengataakan bahwa hal ini men#adi perhatian khusus parlemen. 1tandar
Akuntansi Pemerintahan secara historis ditetapkan oleh -enteri "euangan sehingga ada
kekhawatiran akan independensinya. ,al ini mengakibatkan negaranegara anggota
membentuk badan penasehat yang men#un#ung tinggi pro*esionalisme baik berasal dari
pemerintah ataupun dari luar.
1tandar Akuntansi 1ektor Publik 5nternasional telah diluncurkan pada tahun 199;
dan sebagian besar dibiayai oleh Bank (unia. <okus awalnya adalah pada pelaporan
keuangan yang eksklusi* dan bukan pada anggaran.
5<A' )5nternational <ederation o* Accounting+ adalah organisasi global bagi
pro*esi akuntansi. %rganisasi ini, melalui (ewan penetapan standar yang independen,
menetapkan standar internasional tentang etika, audit dan #aminan, pendidikan akuntansi,
dan akuntansi sektor publik. ,al ini #uga mengeluarkan panduan untuk mendorong kiner#a
berkualitas tinggi dengan akuntan pro*esional dalam bisnis.
,anya satu negara anggota %&'( yang diwakili oleh kementrian keuangannya
yaitu Belanda. 1edangkan yang diwakili oleh kantorkantor audit adalah "anada, <rancis
dan 1elandia Baru. %&'( berada di garis depan dalam upayaupaya untuk memahami dan
membantu pemerintahanpemerintahan dalam menanggapi perkembanganperkembangan
dan persoalanpersoalan baru, seperti tata kelola perusahaan, ekonomi in*ormasi dan
tantangantantangan dari populasi yang bertambah tua. %rganisasi tersebut menyediakan
tempat di mana pemerintahpemerintah dapat membandingkan pengalamanpengalaman
yang berkaitan dengan kebi#akan, mencari #awaban#awaban untuk masalahmasalah
bersama, mengidenti*ikasi praktik yang baik dan berupaya untuk mengkoordinasikan
kebi#akankebi#akan dalam negeri dan internasional.
D. Implementasi Basis Akrual
Ada se#umlah isuisu dalam mengimplementasikan ketika mengadopsi basis akrual.
1alah satu keuntungan apabila tidak men#adi yang pertama menerapkannya adalah dapat
Hamzah_P3400213345 3
Tugas 1 : Politik Ekonomi Akuntansi Pemerintahan Dosen : Dr. Syarifuddin, SE., Ak.,M.Soc.Sc.
mempela#ari dari negara yang telah menerapkannya lebih dahulu. Ada beberapa hal yang
perlu diperhatikan dalam mendukung implementasi basis akrual diantaranya adalah /
1. "ehatihatian dalam memilih strategi penerapan akrual basis
=erdapat dua model utama dalam menerapkan akrual basis yakni model big bang
dan model bertahap. Pendekatan model big bang > seperti yang telah dicontohkan oleh
negara 1elandia Baru untuk seluruh unit pemerintahan dilakukan dalam #angka waktu
yang sangat singkat. "euntungan pendekatan ini adalah mendukung ter#adinya perubahan
budaya organisasi, cepat mencapai tu#uan, dan dapat menghindari risiko kepentingan,
meskipun mengandung kelemahan, seperti beban ker#a men#adi tinggi, tidak ada waktu
untuk menyelesaikan masalah yang mungkin timbul, dan komitmen politik yang mungkin
bisa berubah. "esuksesan penerapan di 1elandia Baru karena tiga *aktor yang mendukung
yakni adanya krisis *iskal, dukungan dari para politisi dan adanya re*ormasi birokrasi yang
memberikan *leksibiltas kepada 1(-.
Alternati* lain yakni pendekatan bertahap, seperti yang dicontohkan oleh
pemerintah *ederal Amerika 1erikat. "euntungan pendekatan ini adalah dapat
diketahuinya permasalahan yang mungkin timbul dan cara penyelesaiannya selama masa
transisi, basis kas masih dapat dilakukan secara paralel untuk mengurangi resiko
kegagalan. 1edangkan kelemahannya adalah akan membutuhkan banyak sumberdaya
manusia > karena menerapkan dua basis secara paralel, perubahan budaya organisasi tidak
ter#adi, dan hilangnya momentum penerapan akrual basis.
2. "omitmen politik
"omitmen politik dalam penerapan basis akrual bagi negara berkembang men#adi
sangat esensial, sehingga komitmen politik ini diperlukan untuk menghilangkan adanya
kepentingan yang tidak se#alan.
3. =u#uan harus dikomunikasikan
,asil dan man*aat yang ingin dicapai dengan penerapan basis akrual harus secara
intens dikomunikasikan kepada pihakpihak yang bersangkutan.
?. Perlunya tenaga akuntan yang andal.
=enaga akuntan yang pro*esional akan sangat diperlukan untuk rekruitmen dan
pelatihan yang cukup. "ekurangan tenaga akuntan akan menyebabkan penundaan
penerapan akrual basis pada akuntansi pemerintah.
Hamzah_P3400213345 4
Tugas 1 : Politik Ekonomi Akuntansi Pemerintahan Dosen : Dr. Syarifuddin, SE., Ak.,M.Soc.Sc.
@. 1istem in*ormasi akuntansi harus memadai
5n*ormasi akuntansi berbasis kas merupakan titik penting dalam pergantian basis ke
akrual. 9ika suatu negara belum memiliki sistem akuntansi berbasis kas yang dapat
diandalkan, maka negara tersebut terlebih dahulu berkonsentrasi pada peningkatan sistem
dan proses yang telah ada, sebelum mempertimbangkan perpindahan ke akuntansi akrual.
;. Badan audit tertinggi harus memiliki sumberdaya yang tepat
Badan Audit memegang kunci yang sangat penting dalam penerapan basis akrual.
(ibutuhkan waktu beberapa tahun untuk melakukan pro*esionalisme tenaga audit seperti
yang dilakukan 1elandia Baru.
A. Penerapan basis akrual harus merupakan bagian dari re*ormasi birokrasi
Penerapan basis akrual tidak boleh hanya dilihat sebagai masalah teknik akuntansi
sa#a, tetapi penerapan ini membutuhkan perubahan budaya organisasi dan harus
merupakan bagian dari re*ormasi birokrasi secara menyeluruh.
5n*ormasi yang dihasilkan dengan basis akrual akan men#adi berharga dan sukses
apabila in*ormasi yang dihasilkan digunakan untuk dasar membuat kebi#akan publik yang
semakin baik. Perubahan ini tidak secara otomatis ter#adi, tapi perlu secara akti*
dipromosikan secara kontinyu.
Hamzah_P3400213345 5