Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

RISET PEMASARAN

( KELEBIHAN, KEKURANGAN,KUALITAS, HARGA, DESAIN,KEMASAN ,SEGMENTASI
PASAR,DAN ALASAN ORANG MEMILIH/TIDAK MENGGUNAKAN PRODUK )






Oleh :

PARMAN : 1811020

PAMUJI Ryan Andrianto : 1711008





SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INDUSTRI
1.1 Kelebihan Pada Produk Indofood

Setiap tahunnya PT. Indofood Sukses Makmur Tbk harus mengendalikan biaya promosi
agar biaya promosi yang dikeluarkan untuk promosi produk tidak mengeluarkan biaya
yang terlalu banyak yang menjadi pemborosan perusahaan dan supaya tingkat penjualan
tidak menurun. PT. Indofood Sukses Makmur Tbk melakukan pendistribusian yang sesuai
dengan target pasar, produk yang dihasilkanpun harus memenuhi dengan minat
konsumen.
PT. Indofood Sukses Makmur Tbk terus mengadakan riset terhadap pasar untuk
menyaingi pesaing perusahaan lain. PT. Indofood Sukses Makmur Tbk menambah
unggulan-unggulan terhadap produk yang akan dipasarkan, memperhatikan kualitas
produk yang ingin dipasarkan, melihat kebutuhan dari konsumen dan perusahaan
melakukan gebrakan yang menjadi daya tarik konsumen terhadap produk yang
dipasarkan.

1.2 Kekurangan Pada Produk Indofood

PT. Indofood Sukses Makmur Tbk kurang meningkatkan kewaspadaan kepada produksi
mie lain yang gencar malakukan promosi yang sangat agresif. Seharusnya, PT. Indofood
Sukses Makmur Tbk harus melakukan juga promosi yang agresif dan luar biasa, dan
membuat harga produknya dibawah dari produk yang lainnya, ditambah keunggulan-
keunggulan lain. Sehingga dapat meningkatkan hasil produksi dengan baik.
Dan juga PT. Indofood Sukses Makmur Tbk harus memiliki kemampuan untuk
mengidentifikasi mengenal kebutuhan dan keinginan konsumen yang heterogen,
sehingga dapat mengetahui dengan jelas kebutuhan dan keinginan konsumen. Itu semua
dilakukan agar melancarkan kegiatan produksi agar sesuai dengan target pasar yang
diinginkan.







1.3 Kualitas Pada Produk Indofood
Produk mie instan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk selalu memperhatikan aspek
kualitas dan kuantitas produknya. Produk PT ISM memiliki kualitas yang tinggi dari segi
rasa, packing dll. Hal tersebut terlihat dari bahan-bahan yang digunakan disetiap
produknya merupakan bahan pilihan. Tepung terigu yang digunakan merupakan
kualitas terbaik dari Bogasari Flour Mils. Rempah-rempah dan bumbu yang terkandung
dalam tiap masing-masing rasa indomie yang merupakan pilihan terbaik dari kekayaan
alam nusantara dan diproses dengan sangat higienis, proses dengan Standard
Internasional, dan teknologi berkualitas tinggi. Tambahan fortifikasi mineral dan
vitamin A, B1, B6, B12, Niasin, Asam Folat dan Mineral Zat Besi.
Secara kuantitas PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk merupakan perusahaan yang
memiliki permintaan produk mie instan yang tinggi. Indofood merupakan produsen
mie instan terbesar dengan kapasitas produksi 13 milyar bungkus per tahun. Selain itu
Indofood juga mempunyai jaringan distribusi terbesar di .Berdasarkan data PT.
Indofood Sukses Makmur Tbk. (2004-2006), perkembangan produksi mie instan di
Indonesia memperlihatkan suatu peningkatan yang positif, walaupun pada tahun 2006
sempat mengalami suatu penurunan produksi. Secara kuantitas, produksi mie instan
dari tahun ke tahun mengalami kenaikan dengan tren yang positif. Hal ini
menunjukkan suatu prospek yang cukup baik bagi industri mie instan ini pada masa
yang akan datang. PT. Indofood Sukses Makmur menjadikan mutu dan kepuasan
pelanggan sebagai basis bagi perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan. Oleh
karena itu keinginan dan kebutuhan konsumen harus diperhatikan oleh produsen
karena kebutuhan ini akan senantiasa berubah
1.4 Pengemasan Pada Produk Indofood

Pengemasan mie adalah proses penyatuan dan pembungkusan mie, bumbu, minyak
bumbu dan solid ingredient lainya dengan menggunakan etiket sesuai dengan standar
yang telah ditetapkan. Tujuan dari proses pengemasan adalah untuk melindungi mie
dari kemungkinan-kemungkinan tercemar atau rusak sehingga mie tidak mengalami
penurunan mutu ketika sampai kepada konsumen. Setelah dikemas, selanjutnya mie
tersebut akan dimasukkan ke dalam karton. Setelah mie dimasukkan ke dalam karton
seluruhnya, karton akan direkatkan dan kemudian menuju gudang untuk disalurkan.
1.5 Segmentasi Produk Indofood

Pasar mie instant di Indonesia dapat dikelompokkan menurut kisaran harga jual
produk. Berdasarkan evaluasi data penjualan divisi penelitian dan pengembangan
indofood, segmen bawah untuk harga kurang dari Rp 2000,00 per bungkus mencakup
kira-kira 15% dari seluruh pasar mie instant. Indofood mengaku menguasai pangsa
pasar dengan merk Indomie, Supermie,dan Sarimie

Di kelas menengah yang harganya Rp 2000,00 sampai dengan Rp 3000,00 perbungus,
Indofood menyerbu dngan merk Indomie spesial, Supermi, dan Sarimi. Inilah segmen
pasar terbesar yakni mencapai 70% dari produk indofood.

Di kelas atas, Indofood menawarkan produknya di atas Rp 3000,00 dengan merk
Indomie Special Quality dan Supermi Super. Produk Indofood ini hampir tidak memiliki
tandingan karena 99% pangsa pasar di kelas ini dikuasai Indofood.

Dominasi Indofood dalam bisnis mie instant didukung oleh adanya kebijakan
pemerintah yang bersifat protektif, yaitu dengan memasukkannya dalam Daftar
Negatif Investasi (DNI) yag berarti pemerintah tidak mengizinkan investasi baru.

Strategi utama yang dilakukan oleh Indofood dalam memasarkan produknya adalah
Concentric Diversfication Strategi. Strategi ini dilakukan dengan menambah produk
yang baru tetapi masih saling berhubungan. Ini terlihat dari semakin banyaknya
produk mie instant yang dihasilkan yang disesuaikan dengan kebutuhan pangsa pasar.
Selain itu dilakukan diversifikasi harga dengan merubah bentuk dan rasanya.

Selain itu Indofood juga menerapkan strategi Penetrasi Pasar, yaitu berusaha untuk
meningkatkan pangsa pasar. Dalam strategi Indofood telah memperbanyak tenaga
penjual, menambah biaya advertising (melalui iklan di Televisi, majalah, dan surat
kabar), menawarkan promosi penjualan ekstensif, dan meningkatkan publikasi. Hingga
saat ini produk mie instant yang dihasilkan PT Indofood rata-rata 9.7 milyar bungkus
per tahun,dengan klasifikasi peruntukan seperti yang telah dijelaskan di atas.


1.6 Alasan Konsumen Menggunakan Produk Indomie /tidak menggunakan


1. EFISIENSI
Dalam segi Keefisiensian mie instant merupakan makanan yang praktis, mudah dalam
proses memasak juga dalam proses penyajiannya. Bumbu yang dibutuhkan pun sudah ada
didalamnya dengan takaran yang sesuai hingga menghasilkan rasa yang pas dan enak. Dan
salah satunya terdapat di merek Indomie walaupun di merek-merek mie instant lainnya juga
seperti itu.
2. WAKTU
Dari zaman Orang Tua kita hingga anaknya besar dan mungkin bahkan sudah menikah
sekarang , mereka tetap memilih produk Indomie dalam membeli mie instant karena sudah
terpercaya rasa dan kualitasnya. Walaupun beberapa tahun yang lalu Negara luar sempat
menarik produk Indomie dari Negara mereka tapi konsumen Indoenesia tetap memilih
produk Indomie.

3. BUDAYA
Faktor Budaya di Indonesia yang mengidentikkan Indomie sebagai trademark mie instant.
Setiap kali konsumen ingin membeli mie instant pasti konsumen selalu berkata Ibu beli
Indomie nya satu kata-kata itu selalu yang diucapkn konsumen , meski stock Indomie di
warung tersebut habis pasti konsumen selalu menyebutkan kata Indomie terlebih dahulu
setiap membeli mie instant.


4. KELUARGA
Faktor Keluarga turun temurun dalam memilih mengkonsumsi Indomie sebagai mie instat
nya juga mempengaruhi alasan mengapa masyarakat memilih Indomie samapi sekarang,
karena sudah percaya akan kualitas dan rasa nya yang tidak berubah sampai sekarang.


Daftar pustaka

Sumber :
http://ervinkurnia88.wordpress.com/2013/09/25/ruang-lingkup-manajemen-
produksi-pt-indofood-sukses-makmur-tbk/comment-page-1/#comment-26