Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA

ALAT OPTIK
DISUSUN OLEH :
Aisyah Novianingrum (E!"#$
SMA N #" %ogya&ar'a
Tahun A(aran )"#*!)"#+
PEM,ENTUKAN ,A%AN-AN PADA LENSA .EM,UN-
I. TUJUAN KEGIATAN
1. Menentukan fokus lensa
2. Membuat grafik hubungan dengan
3. Menentukan erbesaran ba!angan dan sifat " sifatn!a
II. #A$A% TE&%I
'ensa (embung adalah lensa !ang bagian tengahn!a lebih tebal dariada bagian inggirn!a.
'ensa (embung terdiri dari beberaa bentuk) !aitu *
1. +ikon,eks atau (embung " (embung
-. .lankon,eks atau (embung " datar
3. Konkaf/kon,eks atau (embung " (ekung
.ada lensa (embung) sinar daat datang dari dua arah) sehingga ada lensa terdaat /ua
'i'i& 0o&us. Kita tetakan bagian lensa (embung temat datangn!a sinar sebagai bagian
dean) dan bagian lensa (embung temat sinar dibiaskan sebagai bagian belakang.
Titik fokus !ang berada di dean lensa (embung disebut 'i'i& 0o&us maya) sedangkan
titik fokus !ang berada di belakang lensa (embung disebut 'i'i& 0o&us s1(a'i. Kita
tetakan 0uga bah1a titik fokus temat sinar " sinar dibiaskan sebagai fokus aktif 2diberi
lambang 314 dan titik fokus lainn!a ditetakan sebagai fokus asif 2diberi lambang 3-4
.ada lensa (embung) seerti terlihat ada ) sinar " sinar datang !ang se0a0ar sumbu utama
dibiaskan menu0u satu titik ada sumbu utama !ang disebut titik fokus. Karena sinar "
sinar !ang datang melalui lensa (embung selalu dibiaskan menu0u ke satu titik maka
lensa (embung disebut 21nsa &onv1rg1n 2lensa !ang bersifat mengumulkan4.
$elain itu) titik fokus temat berotongn!a sinar " sinar bias selalu berada di bagian
belakang lensa (embung maka fokus lensa (embung adalah fokus se0ati) sehingga 0arak
fokus lensa (embung selalu bertanda 3osi'i0. &leh karena itu lensa (embung disebut 0uga
21nsa 3osi'i0.
III. A'AT #AN +A5AN
1. 'ensa (embung
-. +angku oti(
3. Mistar
6. 'amu
7. .o1er sul!
8. 'a!ar
9. Kertas
:. Kabel
I;. <A%A KE%JA
1. $iakan semua alat dan bahan ada bangku oti(
-. 'etakkan semua alat dan bahan ada temat !ang sesuai
3. 'etakkan mistar ada ukuran !ang teat dan hitung 0arak ba!angan !ang terbentuk
6. Ukur dengan ukuran !ang berbeda " beda
7. +uat laoran
;. 5A$I' .E%<&+AAN
No Jarak
+enda
Jarak
+a!angan
3okus h h=
M >
1 17 31 1?) 1? 1) 1 -) 1 1) @ n!ata) terbalik)
dierbesar
- -? -1 1?) -6 1) 1 1) - 1) ?@ n!ata) terbalik)
dierbesar
3 -7 1: 1?) 68 1) 1 ?) : ?) 9- n!ata) terbalik)
dierke(il
6 3? 18 1?) 63 1) 1 ?) 7 ?) 67 n!ata) terbalik)
dierke(il
7 1: -3 1?) ?@ 1) 1 1) 6 1) -9 n!ata) terbalik)
dierbsar
8 1- 88 1?) 17 1) 1 7) 6 6) 6@ n!ata) terbalik)
dierbesar
9 -3 1@ 1?) 6? 1) 1 1 ?) @ n!ata) terbalik)
dierke(il
: -: -8 13) 6: 1) 1 ?) 8 ?) 76 n!ata) terbalik)
dierke(il
@ -1 -? 1?) -6 1) 1 ?) @ ?) :1 n!ata) terbalik)
dierke(il
1? -9 -9 1?) 63 1) 1 ?) 9 ?) 83 n!ata) terbalik)
dierke(il
;I. KE$IM.U'AN
Aabila 0arak benda A $o semakin 0auh maka 0arak ba!angan A $i !ang terbentuk akan
semakin ke(il. +egitu 0uga sebalikn!a.
Bog!akarta) 18 Juni -?16
Mengetahui .raktikan
Ais!ah No,ianingrum