Anda di halaman 1dari 1

3.

2 Pengertian Penyerbukan
Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari pada kepala putik (untuk golongan
biji tertutup) atau jatuhnya serbuk sari langsung pada bakal biji (untuk tumbuhan yang berbiji
terbuka). Tanaman bunga matahari merupakan salah satu tanaman biji terbuka
(angiospermae), sehingga serbuk sari akan langsung jatuh ke bakal biji. Di alam penyerbukan
sendiri memiliki beberapa macam yakni penyerbukan tertutup dan terbuka. Penyerbukan
tertutup/penyerbukan sendiri (kleistogami) yaitu penyerbukan putik oleh serbuk sari dari
bunga yang sama, penyerbukan ini bisa terjadi jika putik dan serbuk sari masak sebelum
menjadi anthesis (bunga mekar). Sedangkan penyerbukan terbuka/penyerbukan silang
(kasmogami) adalah penyerbukan yang terjadi jika putik diserbuki oleh serbuk sari dari
bunga yang berbeda. Hal ini dapat terjadi jika putik dan serbuk sari masak setelah terjadinya
anthesis. Penyerbukan dapat terjadi dengan sendiri atau adanya faktor dari luar seperti
penyerbukan yg dibantu oleh serangga, angin dan lain sebagainya.
Tanaman bunga matahari, berpotensi untuk melakukan penyerbukan pindah silang,
dan biasanya dibantu oleh serangga. Penyerbukan yang dibantu oleh serangga biasanya
adalah bunga yang menghasilkan madu, serbuk sari dan aroma yang harum. Kehadiran
serangga pada bunga untuk menghisap madu, ketika menghisap madu, serbuk sari yang ada
pada bunga menempel pada tubuh serangga. Ketika serangga polinator berpindah ke bunga
lain dan tubuhnya menyentuh kepala putik, maka serbuk sari yang menempel di tubuh
serangga akan tertinggal di kepala putik. Maka terjadilah penyerbukan.
Penyerbukan dengan pemanfaatan kulit jeruk agar serangga tertarik untuk menyerbuki
bunga dapat dikatakan efektif, karena didalam kulit jeruk terdapat kandungan flavonoid yang
menghasilkan aroma yang dapat menarik serangga. Sehingga akan lebih banyak serangga
yang akan menyerbuki bunga matahari dan hasil dari biji bunga matahari juga akan lebih
banyak.