Anda di halaman 1dari 4

Pengukuran Spektrum NMR

Spektrum NMR dapat dihasilkan dengan dua metode. Pertama, metode continuous wave
(CW), mirip dengan cara memperoleh spektrum optis, yangmana dengan cara ini sinyal absorpsi
diukur pada saat medan magnet eksternal, Bo divariasi, sedang frekuensi radionya tetap (field
s!eep" atau frekuensi radio divariasi, sedang medan magnet eksternalnya tetap (fre#uency
s!eep". Prisma pendispersi atau grating yang merupakan instrumen $% yang modern
menggunakan model &fre#uencys!eep'. (alam teknik ini, frekuensi radio tidak divariasi dalam
range yang dapat mencakup semua inti yang secara magnetik aktif dan &possible', tetapi hanya
divariasi dalam range yang sempit sekitar frekuensi resonansi dari inti yang
bersangkutan.tidaklah diperlukan pada frekuensi radio. )skilator frekuensi radio menghasilkan
frekuensi radio yang bervariasi antara * + *, -./.
Misalnya0
*. 1ntuk memperoleh spektra *.NMR menggunakan suatu magnet dengan Bo 2 3*.*4,
gauss, frekuensi divariasi sekitar 5, M./ misalnya dari 5,.,,,.,,,5,.,,*.,,, ./.
3. 1ntuk memperoleh spektra *6$NMR dengan kekuatan medan magnet yang sama,
frekuensi divariasi pada range yang sempit sekitar 33,7 M./.
Suatu instrumen dengan magnet berkekuatan 3*.*4, gauss, dimana *. beresonansi pada 5,
M./, disebut suatu spectrometer 5, M./. 8rekuensi resonansi dari *. disebut sebagai frekuensi
operasional dari instrumen. (alam teknik $% ini, masingmasing tipe hidrogen (atau karbon"
dieksitasikan sendiri sendiri, sehingga dibutuhkan !aktu yang agak lama (beberapa menit"
untuk memperoleh spectrum NMR secara keseluruhan (lengkap".
-edua metode Pulse Fourier Transform (PFT atau FT). Pada metode ini semua frekuensi
diberikan sekaligus sehingga semua inti mengalami resonansi, intensitas sinyal hampir sama
dengan noise, lalu dirunning berulangulang sehingga diperoleh intensitas sinyal yang lebih besar
dari pada noise, sehingga peak pada 89 akan terlihat lebih :elas.
-elebihan teknik 89 dibanding $% adalah0
*. ;ebih cepat
3. ;ebih sensitif (karena <ratio sinyal to noise= ditingkatkan"
-emudian sinyalsinyal tersebut dipilahpilah sehingga inti tertentu yang beresonansi pada
tertentu muncul sebagai peak yang berbeda.
Gambar 1. Sinyar Fourier Transform
>nstrumen NMR dapat berupa NMR resolusi tinggi atau model puncak lebar. .anya
NMR resolusi tinggilah yang dapat menguraikan struktur halus yang sesuai dengan puncak
absorpsi. >nstrumen tersebut menggunakan medan magnet ?,,, @. Sedang instrumen berpuncak
lebar digunakan untuk analisis unsur secara kuantitatif dan menelaah lingkungan fisis suatu inti.
>nstrumen berpuncak lebar menggunakan magnit dengan kekuatan beberapa ribu gauss adalah
lebih sederhana dan lebih murah daripada NMR resolusi tingi. 1ntuk spektroskopi NMR resolusi
tinggi diperlukan model yang canggih
Langkah-langkah cara mengintepretasi spectra NMR
Adapun beberapa langkah untuk mengintrepetasi spectrum yang muncul pada NMR yaitu
sebagai berikut0
1. Bumlah Sinyal
Bumlah sinyal menun:ukkan beberapa macam perbedaan dari protonproton yang
terdapat dalam molekul
2. -edudukan Sinyal
-edudukan sinyal merupakan ligkungan elektronik dari setiap proton, dimana kedudukan
sinyal ditun:ukkan oleh pergeseran kimia (C" dalam ppm.
3. >ntensitas Sinyal
>ntensitas sinyal atau harga integrasi masingmasing sinyal diperoleh dari perbandingan
harga integrasi yang menyatakan :umlah proton dari setiap macam proton yang ada
4. Pemecahan (Spliting" Sinyal Men:adi Beberapa Puncak
Pemecahan (spilting" sinyal men:adi beberapa puncak dilihat dari sebuah proton dengan
lingkungannya atau protonproton yang berdekatanDbertetangga
Analisis Kualitatif
Spektroskopi resonansi magnet inti proton (RM>" merupakan metode yang digunakan
untuk mengelusidasi struktur senya!a yang mengandung hidrogen terutama senya!asenya!a
organik. Spektroskopi resonansi magnet inti proton (RM>" akan menghasilkan spektrum berupa
dominan frekuensi. Spektra RM> biasanya ditentukan dari larutan substansi yang akan dianalisis.
1ntuk itu pelarut yang digunakan tidak boleh mengandung atom hidrogen, karena adanya atom
hidrogen pada pelarut akan mengganggu puncakpuncak spektrum. Pelarut yang digunakan
dalam melarutkan sampel biasanya $($l
6
dan (
3
), yang berisi 9MS sebagai refrensi internal.
Nilai pergeseran kimia, spinspin splitting dan konstanta coupling merupakan nilai + nilai yang
dapat saling diperbandingkan. Nilainilai tersebut akan memberikan petun:uk mengenai
perbedaan lingkungan suatu atom hidrogen di dalam molekul. Studi struktur halus yang berupa
puncakpuncak berganda, memberikan petun:uk mengenai berbagai tipe . yang saling
berdekatan satu sama lainnya.
1mumnya untuk karakterisasi suatu senya!a, NMR digunakan bersamasama. dengan
>R, 1E, analisis elementer dan spektroskopi massa. (i dalam alkohol, pertukaran proton pada
gugus ). sedemikian cepat sehingga proton ini tidak mspinspin dengan proton terdekatnya.
Akibatnya hanya tampak satu resonansi pada C2 3,4F ppm. Protonproton metilen mengadakan
coupling dengan protonproton metil, memberikan triplet pada C2 *,33 ppm, proton hidroksil
tidak menghasilkan spliting tetapi proton metil menghasilkan spliting pada C2 6,?, ppm. arena
). lebih elektronegatif daripada karbon, kerapatan elektron bergeser dari gugus $.
3
. , sehingga
akibatnya ter:adi efek deshielding diamagnetik (C *,3, sampai *,64 ppm". (emikian :uga proton
pada asetil asetat yang berdekatan dengan gugusan karbonil bersifat kurang shielding yang akan
memberikan resonansi pada C2 3,,6, sedangkan proton metilen muncul sebagai kuartet pabda C2
G,*3 ppm.
.
Analisis Kuantitatif
-esebandingan antara luas puncak sinyal dengan banyaknya inti dapat dimanfaatkan
dalam analisis kuantitatif. Bila tidak terdapat tumpang tindih antara sinyal, luas puncak dapat
digunakan untuk menentukan konsentrasi suatu senya!a, bila luas sinyal tiap proton diketahui.
;uas puncak sinyal dapat distandarisasi dengan standar dalam. 1ntuk tu:uan ini, senya!a
senya!a turunan silicon organic paling tepat digunakan. Masalah utama dalam analisis
kuantitatif adalah efek saturasi. Hfek ini dapat diatasi dengan pengendalian !aktu relaksasi I
sumber dan la:u scaning. (alam analisis kuantitatif, NMR biasanya digunakan menentukan air
dalam produk makanan, bahan baku kertas dan materimateri hasil pertanian. NMR dapat :uga
digunakan untuk analisis elemental.
-adangkala interpretasi spectrum NMR memerlukan reagen penggeser. Shiff reagen.
Reagen ini dapat menguraikan puncak absorbsi dan memisahkan puncakpuncak yang tumpang
tindih, sehingga memudahkan interpretasi. Reagen penggeser ini meliputi komplek dari Hu atau
Pr, misalkan kompleks dipivalometana Pr(PPM"
6
. >on Pr dalam komplek netral ini mampu
memperbesar kondisinya melalui interaksi dengan pasangan electron sendiri. Pelarut yang
digunakan biasanya pelarut non polar seperti $$l
G
, $($l
6
$7(7,Hu((PM"6 memberikan
pergeseran pada medan yang lebih lemah.
(alam analisis kuantitatif, NMR memiliki kelebihan, yaitu tidak diperlukannya /at
murni. 9etapi yang diperlukan adalah pembanding, yaitu standard dalam yang murni. Standar
dalam ini dapat diperoleh dari setiap senya!a yang mempunyai spektrum karakteristik yang
tidak tumpangasuh dengan sampel. Analisis kuantitatif, NMR biasanya digunakan untuk
menentukan air dalam produk makanan, bahan baku kertas dan materimateri hasil pertaniaN.
NMR dapat :uga digunakan untuk analisis elemental.