Anda di halaman 1dari 10

Tirta Putra 140210090083

Hendi Hajarulloh S 140210090090


Sitokrom P-450 adalah sitokrom adalah sebutan
dari keluarga enzim dengan situs besi porfirin
aktif yang mengkatalisis penambahan oksigen
pada substrat hidrokarbon.

Sebutan P-450 diambil dari letak pita pada
spektrum UV yang terletak di posisi 450nm

pita ini disebut Pita Soret : pita ini berada pada
posisi merah bergeser ke 450nm di kompleks
karbonil pada molekul ini.
REAKSI YANG MEWAKILI/MENENTUKAN
PADA REAKSI INI ADALAH PADA REAKSI
PENYISIPAN :
Penyisipan O menjadi ikatan R-H - yang merupakan reaksi redoks
Terjadi oleh mekanisme transfer atom yang merupakan bagian dari
pertahanan tubuh terhadap senyawa hidrofobik seperti obat obatan,
prekursor steroid, dan pestisida.
(a) dengan enzim
pada keadaan
istirahat dengan
adanya besi sebagai
Fe(III)
(b) Substrat
hidrokarbon
mengikat
(c) Diikuti oleh
transfer satu
elektron ke besi
porfirin
menghasilkan
(e) Reaksi utama
adalah reaksi reduksi
dari cincin porfirin
kompleks oksigen
Serapan dari dua
ion H
+
kemudian
mengarah ke
pembentukan Fe
(IV) oxo-kompleks
STRUKTUR SISI AKTIF
Urutan asam amino dari protein membentuk struktur
yang terlipat di sekitar lokasi heme dan atom Fe,
sehingga membentuk lingkungan yang terlindung dari
pelarut dan memiliki permitivitas rendah.

Substrat hidrokarbon yang terikat di dekatnya, dan
ikatan C-H diserang kurang lebih 5 dari lokasi Fe.

Ligan pada atom Fe berposisi trans ke sisi mengikat
oksigen adalah rantai samping tiolat dari residu
sistein.

Ketika 0
2
koordinat, ujung luar molekul O
2
terproyeksi
kedalam larutan, tetapi substrate terikat pada enzim
dalam saku hidrofobik.
MEKANISME OKSIGENASI
1. Melibatkan generasi spesies oksigen radikal
yang dapat menyerang ikatan C-H
2. Transfer atom O ke ikatan C-H

Oksidasi radikal biasanya relatif kurang benar,
dan tidak stereospesifik, oksidasi P-450 cukup
selektif dan melestarikan aktivitas optik
substrat kiral.

Peran atom S di jalur ini dapat dinyatakan dalam
orbital molekul dengan memfokuskan perhatian pada
orbital atom dari fragmen S-Fe-O.

Jika kita membatasi hal yang harus diperhatikan pada
sulfur 3p
z
, besi 3d
z
, 3d
zx
, 3d
yz
, dan orbital 2p oksigen,
maka kita memperoleh skema orbital dimana 13
elektron yang tersedia di fragmen menempati tingkat
ikatan, tingkat lemah antibonding, dan elektron
terakhir menempati antibonding orbital 3.

Atom S yang mudah terpolarisasi ke dalam orbital
fragmen 2 dan orbital 2.

Peran khusus dari atom S trans adalah untuk
mengontrol muatan pada atom Fe sehingga atom O
dapat ditransfer.

SIFAT-SIFAT SITOKROM P450 MANUSIA
Terlibat dalam metabolisme xenobiotik fase I (50% dari
obat-obatan)
Terlibat dalam metabolisme senyawa endrogen (steroid)
Semua sitokrom P450 adalah hemoprotein
Bekerja pada banyak senyawa
Merupakan katalisator (mengkatalisasi 60 tipe reaksi)
Produk hidroksilasinya lebih larut dalam air daripada
substratnya
Pada beberapa keadaan produknya bersifat
mutagenic/karsinogenik
Mempunyai massa molekul sekitar 55 kDa
Dapat diinduksi salah satu penyebab interaksi obat
FUNGSI SITOKROM P450 SECARA NORMAL
Hidroksilasi/penguraian obat di dalam tubuh ;
mengkatalisis reaksi hidroksilasi steroid
(mitokondria) , sistem ini ditemukan pada
jaringan steroiddogenik (korteks adrenal, testis,
ovarium dan plasenta) serta berhubungan
dengan biosintesis hormon steroid dan
kolesterol 11 beta dan 18, sistem renal
mengkatalisis 1 alfa dan 24 hidroksilasi
senyawa 25 hidroksilkolekalsiferol.
Menghidroksilasikan zat-zat xenobiotik /
melindungi tubuh terhadap kerusakan akibat
radikal bebas.
APABILA PROTEIN SITOKROM P450 TIDAK
BERFUNGSI BAIK MAKA AKAN TERJADI :
Gangguan interaksi obat di dalam organ tubuh
Penurunan sintesis kortisol ; hiperpelasi adrenal
bawaan bentuk hipertensif (beta 11 hidroksilase)
Rakhitis (25 hidroksikolekalsiferol)
Kekurangan pembentukan aldosteron, tetapi tidak
ada gangguan sintesis kortisol dan hormon kelamin
(18)
Radikal bebas superoksida dapat menyebabkan
keracunan oksigen
Cidera sel
Kanker