Anda di halaman 1dari 20

Enterobius vermicularis

= Oxyuris vermicularis =
(cacing kremi, pinworm, seatworm)



dr. Maria Kristiani
Hospes :
Manusia

Penyakit enterobiasis, oksiuriasis
Penyebaran :
Kosmopolit
daerah dingin >> panas
Morfologi :


CD CD
Ukuran 8-13 mm x 0,4 mm 2-5 mm x 0,4 mm
Ujung anterior ada pelebaran
kutikulum seperti sayap (alae),
bulbus esofagus, ekor panjang dan
runcing
Sayap dan ekornya melingkar
(bentuk ?)
telur 11.000-15.000 butir





Alae
CD
CD
Morfologi :

Telur :
Berbentuk lonjong, lebih datar pada satu sisi
(asimetrik)
Dinding telur bening, agak >> tebal dari
cacing tambang
Telur menjadi matang 6 jam setelah
dikeluarkan
Resisten terhadap desinfektan dan suhu
dingin
Lembab hidup sampai 13 hari
Tempat hidup :
CD di rongga sekum
Usus besar
Usus halus yang berdekatan rongga
sekum

Makanan : isi usus
Daur hidup :
Kopulasi mungkin terjadi di sekum
Cacing mati setelah kopulasi, cacing mati setelah
bertelur.
Infeksi terjadi bila menelan telur matang, atau
larva yang menetas di perianal bermigrasi
kembali ke usus besar.
Telur matang tertelan menetas di duodenum
larva rhabditiform berubah 2x sblm menjadi
dewasa di yeyenum dan atas ileum
Lamanya tertelan telur matang CD perianal : 2
minggu 2 bulan.

Klinik :
Infeksi dapat sembuh sendiri (self limited)
Pruritus lokal pada anus, perineum, dan
vagina
Pruritus ani iritasi anus (>> malam hari)
Kadang CD muda usus halus proksimal
lambung, esofagus, hidung gangguan
Cacing gravid vagina & tuba fallopi
radang
Cara infeksi :
1. Auto infeksi
Cara infeksi :
2. Retroinfeksi
Proses infeksi ini terjadi tat kala larva dari telur yang
menetas di sekitar anus kembali masuk ke usus.
Cara infeksi :
3. Melalui debu
Debu merupakan sumber infeksi kerena mudah
diterbangkan oleh angin, sehingga telur Enterobius
vermicularis melalui debu dapat tertelan.
Diagnosa :
menemukan telur dan CD.
Anak >> rasa gatal sekitar anus
malam hari

Pemeriksaan :
Anal swab : alat dari batang gelas/ spatel
lidah yang ujungnya dilekatkan scotch
adhesive tape.
scotch adhesive tape tempel sekitar anus
telur cacing nempel diratakan pada kaca
benda bubuhi toluol untuk px mikroskopik.
Dilakukan 3 hari berturut-turut pada waktu pagi
hari sebelum anak BAB dan mencuci pantat.


Terapi :
seluruh anggota keluarga sebaiknya
mendapat pengobatan.

piperazin, pirantel pamoat,
mebendazole, albendazole.
Pencegahan :
Menjaga kebersihan perorangan.
Kuku hendaknya selalu dipotong pendek.
Tangan dicuci bersih sebelum makan.
Anak yang mengandung cacing kremi
.sebaiknya memakai celana panjang saat
tidur supaya alas kasur tidak terkontaminasi
dan tangan tidak menggaruk perianal.
Makanan hendaknya dihindarkan dari debu.
Pakaian dan alas kasur hendaknya dicuci
bersih dan diganti setiap hari.