Anda di halaman 1dari 177

NIKE VS ADIDAS DI PIALA DUNIA

DKP

NIKE VS ADIDAS DI PIALA DUNIA DKP DEMI KESELAMATAN PRABOWO EDISI 133 | 16 - 22

DEMI

KESELAMATAN

PRABOWO

EDISI 133 | 16 - 22 JUNI 2014

DAFTAR ISI

EDISI 133

16 - 22 junI 2014

DAFTAR ISI EDISI 133 16 - 22 junI 2014 Tap pada konTen unTuk membaca arTikel  
Tap pada konTen unTuk membaca arTikel
Tap pada konTen unTuk membaca arTikel
                       
 

FoKUS

DEMI

SElAMATKAn

MAnTU

PRESIDEn

AnggotA DKP mengAKu sungKAn

 
   
   
   
   
 

PADA soehArto. mereKA Pun bersePAKAt menyelAmAtKAn PrAbowo. KAlAu DibAwA Ke mAhmil, huKumAn PrAbowo sAngAt berAt.

 
                       
 

nASIonAl

       

KRIMInAl

n

memeras berkedok peTugas

 
 

n

densus prabowo, dekriT jokowi

   
               
 

InTERnASIonAl

       

n

hUKUM

saweran jumbo di rekening poliTikus

   
           

EKonoMI

         
           

n

menakar ekonomi pemerinTah mendaTang

 
 

n

irak Terbelah

   
               
   

n

     
   

pekerjaan rumah presiden baru

n

n

       
           

Tim ekonomi prabowo-haTTa

       
 

n

akhirnya raja Tua iTu Turun TakhTa

   

mana yang lebih cocok

       
 

n

Tak ada pesTa di piala dunia

                   
           

BISnIS

         
 

KoloM

n

babinsa dan hak pilih Tni

 

n

   
   

berebuT rezeki piala dunia melirik kehidupan di luar lapTop

n

       
                       
           

SAInS

n

hidup 31 hari di bawah lauT

     
 

SISI lAIn CAPRES

n

kerTas doa jokowi

             
 

SElInGAn

       

lEnSA

         
           

n

roboT punya ceriTa

     
 

n duel adidas-nike di brasil

       
               
   

PEoPlE

n

ahmad erani | lurah susan | el shaarawy

   
       
 

SEnI hIBURAn

           
 

n

laju kamera kecil

       
                       
           

GAyA hIDUP

n

faT Transfer unTuk perbesar dada, aman?

 
 

n jalan panjang seorang veTeran

       
             
 

n

film pekan ini

       
             
 

n agenda

       
             
 

Cover:

Ilustrasi: kiagus auliansyah

                   
         

n

dmz, kenangan perih dua korea

     
                       
 

@majalah_detik

majalah detik

     

n

ini bukan roTi kukus biasa

     
 

Pemimpin Redaksi: Arifin Asydhad Wakil Pemimpin Redaksi: Iin Yumiyanti Redaksi: Dimas Adityo, Irwan Nugroho, Nur Khoiri, Sapto Pradityo, Sudrajat, Oktamandjaya Wiguna, Arif Arianto, Aryo Bhawono, Deden Gunawan, Hans Henricus, Silvia Galikano, Nurul Ken Yunita, Kustiah, M Rizal, Budi Alimuddin, Pasti Liberti Mappapa, Monique Shintami, Isfari Hikmat, Bahtiar Rifai Bahasa:

 

Habib Rifa’i, Rahmayoga Wedar Tim Foto: Dikhy Sasra, Ari Saputra, Haris Suyono, Agus Purnomo Product Management: Sena Achari, Sofyan Hakim Creative Designer: Mahmud Yunus, Kiagus Aulianshah, Galih Gerryaldy, Desy Purwaningrum, Suteja, Mindra Purnomo, Zaki Al Farabi, Edi Wahyono, Fuad Hasim, Luthfy Syahban.

Kontak Iklan: Arnie Yuliartiningsih, Email: sales@ detik.com Telp: 021-79177000, Fax: 021-79187769

Direktur Utama: Budiono Darsono Direktur: Nur Wahyuni Sulistiowati, Heru Tjatur, Warnedy Kritik dan Saran:

appsupport@detik.com Alamat Redaksi: Gedung Aldevco Octagon Lantai 2, Jl. Warung Jati Barat Raya No.75 Jakarta Selatan, 12740 Telp: 021-7941177 Fax: 021-7944472 Email: redaksi@ majalahdetik.com Majalah detik dipublikasikan oleh PT Agranet Multicitra Siberkom, Grup Trans Corp.

lensa
lensa

ROBOT punya ceRiTa

     
   
     
   
     
   
     
   
     

Tap untuk melihat foto ukuRan BeSaR untuk melihat foto ukuRan BeSaR

Foto: Ari SAputrA, rAchmAn heryAnto/detikcom. Video:

Ari SAputrA. editing: gAlih gerAldy

Sedikitnya 45 robot dari berbagai jenis dipamerkan di Mal Pluit Village, Jakarta. Dari robot pengisap debu, pramusaji, penyemprot air (pemadam kebakaran), hingga robot perang. Semua dibuat oleh siswa SMP atau SMA, beberapa bahkan dibikin oleh siswa kelas V SD.

Semua dibuat oleh siswa SMP atau SMA, beberapa bahkan dibikin oleh siswa kelas V SD. Majalah

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

lensa
lensa

Purwarupa robot pramusaji didemonstrasikan mengantar makanan dengan dipandu garis khusus atau gadget. Pameran sampai 25 Juni mendatang tersebut digelar untuk merangsang kreativitas dan edukasi.

lensa
lensa

Berbagai variasi unik robot, di antaranya mouse komputer, vacuum cleaner, dan robot penari LED.

Robot yang dibuat oleh siswa kelas V SD. Bisa merespons gerakan dan mampu melihat benda.

lensa
lensa

Robot perang dengan bedil airsoft gun yang bisa diganti dengan senjata peluru tajam.

lensa
lensa

Robot pencetak (printer) 3 dimensi. Mampu merangsang imajinasi anak-anak dalam bentuk nyata.

nasionalnasional

Densus Prabowo,

nasional nasional Densus Prabowo, Dekrit Jokowi Debat antara Prabowo-Hatta Dan Jokowi-Jk Dinilai belum oPtimal mengangkat
nasional nasional Densus Prabowo, Dekrit Jokowi Debat antara Prabowo-Hatta Dan Jokowi-Jk Dinilai belum oPtimal mengangkat

Dekrit Jokowi

Debat antara Prabowo-Hatta Dan Jokowi-Jk Dinilai belum oPtimal mengangkat masalaH Pemberantasan koruPsi Dan Penegakan Hukum. meski tak DisamPaikan Dalam acara Debat tersebut, seJumlaH rencana aksi tengaH DigoDok keDua kubu.

tersebut, seJumlaH rencana aksi tengaH DigoDok keDua kubu. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

nasional

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya dalam sebuah acara. Lamhot
Wakil Ketua KPK Bambang
Widjojanto menjawab
pertanyaan wartawan yang
mencegatnya dalam sebuah
acara.
Lamhot aritonang/detikfoto

w akil Ketua Komisi Pembe-

rantasan Korupsi Bambang

Widjojanto hanya senyum-se-

nyum saat ditanya soal visi-misi

pasangan calon presiden dan calon wakil presi- den dalam acara debat yang digelar Komisi Pe- milihan Umum di gedung Balai Sarbini, Jakarta, Senin, 9 Juni lalu. Bambang kurang puas dengan rencana program antikorupsi yang dilontarkan

kedua pasangan, Prabowo Subianto-Hatta Ra- jasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla, dalam acara itu. Menurut Bambang di kantornya, Selasa, 10 Juni lalu, semestinya persoalan korupsi diela- borasi lebih mendalam dalam debat tersebut. Salah satunya, menurut mantan Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia ini, soal peningkatan pengawasan untuk memastikan

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

nasional

Anggota tim ahli bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi Prabowo-Hatta, Ahmad Yani. rengga sancaya/detikfoto
Anggota tim ahli bidang
penegakan hukum dan
pemberantasan korupsi
Prabowo-Hatta, Ahmad Yani.
rengga sancaya/detikfoto
Prabowo-Hatta, Ahmad Yani. rengga sancaya/detikfoto akuntabilitas para penegak hukum. “Perdebat- an yang lebih

akuntabilitas para penegak hukum. “Perdebat- an yang lebih substansial pada episentrum korupsi di sektor politik juga tidak optimal,” katanya. Dalam acara debat yang dipandu oleh Direk- tur Pusat Kajian Antikorupsi Universitas Gadjah Mada, Zainal Arifin Mochtar, itu, Prabowo- Hatta dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) sama-sama berkomitmen memperkuat KPK dan upaya pemberantasan korupsi. Menurut pendamping Jokowi, Jusuf Kalla, lembaga anti- rasuah itu harus diperkuat, termasuk anggar- annya. Begitupun lembaga penegak hukum lain, seperti kepolisian dan kejaksaan. Pendamping Prabowo, Hatta Rajasa, menyebut pemberantasan korupsi harus dilakukan secara masif. Sinergi antara komisi antikorupsi, jaksa, dan polisi juga harus ditingkatkan. “Agar apa-apa ti- dak diselewengkan. Aparatur itu sendiri, yang tidak dide- sain sesuai organisasinya, harus kita pangkas untuk mencegah kebocoran,” ujar Hatta.

Namun debat yang terbagi dalam enam segmen selama 2 jam 30 menit itu serasa tak cukup untuk mengetahui apa saja rencana aksi kedua pasangan tersebut apabila terpilih, terutama di bidang pemberantasan korupsi. Karena itu, majalah detik mencoba menggali- nya lebih dalam dari tim ahli di kedua kubu. Se- deret rencana aksi dan terobosan baru tengah mereka siapkan. Sebagian dari program itu tak tertulis di kertas visi-misi yang diajukan kedua pasangan ini ke KPU. Anggota tim ahli bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi Prabowo-Hatta, Ahmad Yani, mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan pembentukan semacam detase- men khusus (densus) antikorupsi jika pasangan nomor urut 1 ini terpilih. Lembaga yang berada langsung di bawah komando presiden ini me- miliki kewenangan khusus dalam pemberantas- an korupsi. “Dalam pemberantasan terorisme, ada Densus 88 (Kepolisian RI) dan pemberantasan narkoba ada BNN (Badan Narkotika Nasional), mengapa untuk korupsi tidak?” tutur Yani. Prabowo-Hatta, menurut Yani, juga beren-

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

nasional

Juru bicara tim pemenangan Jokowi-JK, Ferry Mursyidan Baldan. ari saputra/detikfoto
Juru bicara tim
pemenangan Jokowi-JK,
Ferry Mursyidan Baldan.
ari saputra/detikfoto
Jokowi-JK, Ferry Mursyidan Baldan. ari saputra/detikfoto cana menaikkan gaji penegak hukum, seperti hakim. Menurut
Jokowi-JK, Ferry Mursyidan Baldan. ari saputra/detikfoto cana menaikkan gaji penegak hukum, seperti hakim. Menurut

cana menaikkan gaji penegak hukum, seperti hakim. Menurut politikus Partai Persatuan Pembangunan ini, gaji hakim selama ini kurang layak. Tak aneh jika muncul oknum-oknum yang memperjualbelikan putusan hukum. Gaji hakim, yang sebelumnya Rp 8 juta, akan di- dongkrak menjadi Rp 25 juta. Sedangkan hakim di tingkat pengadilan tinggi, ujarnya, layak digaji Rp 50 juta. Prabowo-Hatta juga akan membe- nahi sistem birokrasi dengan mengga- lakkan reward and punishment untuk menekan angka korupsi serta memo- tong mata rantai korupsi. “Kita akan lebih banyak melakukan pencegah- an korupsi ketimbang menangkapi koruptor,” ucap Yani. Adapun juru bicara tim pemenang- an Jokowi-JK, Ferry Mursyidan Baldan, menyebut kubunya mengantongi segudang program kon- kret pemberantasan korupsi dan penegakan hukum jika pasangan nomor urut 2 ini terpilih menjadi pimpinan

nasional. Sebagai bagian dari upaya penguatan KPK, jumlah penyidik di lembaga itu akan diper- banyak. Lembaga penegak hukum lain, seperti kejaksaan dan kepolisian, juga akan diperkuat. “Jangan sampai terlena dengan penguatan KPK tapi mengabaikan penegak hukum lain,” kata Ferry di Jakarta, Rabu, 11 Juni lalu. Selain itu, pasangan ini akan memperkuat regulasi, seperti Kitab Undang-Undang Hu- kum Acara Pidana (KUHAP). Politikus Partai NasDem―salah satu partai pengusung Jokowi- JK―ini menilai upaya pemberantasan korupsi selama ini terkesan lamban. Kebocoran anggar- an juga bakal dicegah melalui pendataan aset- aset negara. Politikus NasDem lainnya, yang juga anggota tim pemenangan Jokowi-JK, Siti Nurbaya Bakar, menuturkan partainya akan menyarankan Jokowi agar mengeluarkan dekrit jika ia terpilih menjadi presiden. “Dekrit ini untuk penyelesai- an seluruh persoalan korupsi,” ujarnya secara terpisah. Di dalamnya juga diatur soal pembentukan sebuah satuan tugas (task force) khusus bersifat ad hoc untuk mempercepat pemberantasan

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

nasional

nasional Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Antikorupsi berkampanye di Bundaran HI, Jakarta, akhir
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Antikorupsi berkampanye di Bundaran HI, Jakarta, akhir tahun
Sejumlah aktivis yang
tergabung dalam Gerakan
Pemuda Antikorupsi
berkampanye di Bundaran
HI, Jakarta, akhir tahun lalu.
Kampanye tersebut dalam
rangka menyambut Hari
Antikorupsi Internasional
pada 9 Desember.
dok. detikcom
   

korupsi. Satgas antikorupsi ini salah satu tugas- nya adalah menyita aset dari pihak-pihak yang terindikasi korupsi. “Dan mengembalikan (ke- rugian) itu sesegera mungkin ke negara,” tutur mantan Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah ini. Tidak hanya soal korupsi, Siti menuturkan, dekrit ini juga akan mengatur penyelesaian ber- bagai persoalan pajak, seperti pengemplangan pajak, dalam target waktu tertentu. “Misalnya dalam 3-6 bulan. Supaya kita bisa mendapat perolehan pajak secara konkret,” ucapnya. Menurut Siti, masalah korupsi dan pajak

merupakan problem negara yang mendasar, yang sudah merambah ke seluruh lembaga negara. Karena itu, diperlukan produk hukum seperti dekrit presiden, yang bisa menjang- kau seluruh elemen negara. “Kalau peraturan presiden atau keppres kan hanya menjangkau eksekutif.” Rencana tersebut, kata Siti, sedang dimatangkan oleh tim pakar di partainya dan sudah menjadi pembahasan di tingkat ketua umum partai-partai pengusung Jokowi-JK. Direktur Monitoring, Advokasi, dan Jaring- an Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia, Ronald Rofiandri, menilai komitmen

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia, Ronald Rofiandri, menilai komitmen   Majalah detik 16 - 22
  Majalah detik 16 - 22 juni 2014
 

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

nasional

Pengunjung berfoto dengan frame foto presiden di stan ICW di acara Pekan Antikorupsi, di Istora
Pengunjung berfoto dengan
frame foto presiden di
stan ICW di acara Pekan
Antikorupsi, di Istora
Senayan, Jakarta, beberapa
waktu lalu.
fanny octavianus/antara foto
Jakarta, beberapa waktu lalu. fanny octavianus/antara foto pasangan Jokowi-JK di bidang pemberantasan korupsi serta
Jakarta, beberapa waktu lalu. fanny octavianus/antara foto pasangan Jokowi-JK di bidang pemberantasan korupsi serta
Jakarta, beberapa waktu lalu. fanny octavianus/antara foto pasangan Jokowi-JK di bidang pemberantasan korupsi serta

pasangan Jokowi-JK di bidang pemberantasan korupsi serta penegakan hukum lebih detail dan kaya terobosan baru. Apalagi ada rencana memperkuat kebijakan pemberantasan korupsi, termasuk regulasinya, yakni UU KUHAP, RUU Aset Negara, dan aturan perundangan lain. Sementara itu, pengamat politik Djayadi Hanan mempertanyakan wacana pembentuk-

an densus antikorupsi oleh pasangan Prabowo- Hatta. Menurut dia, lembaga itu tidak berbeda dengan KPK. “Kalau mau memberantas korupsi, kenapa tidak memperkuat KPK saja,” katanya. Misalnya menambah jumlah penyidik dan dana operasional lembaga itu. "Tak perlu genit mem- buat terobosan dengan densus," ujar Djayadi.

n DeDen gunawan, kustiaH | Dimas

MajalahMajalahdetikdetik 167 - 13- 22aprijuniL 20142014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

hukum

hukumhukum

Saweran

Jumbo

di rekening PolitikuS

hukum hukumhukum Saweran Jumbo di rekening PolitikuS AdA cAleg yAng lolos ke senAyAn terindikAsi melAkukAn trAnsAksi
hukum hukumhukum Saweran Jumbo di rekening PolitikuS AdA cAleg yAng lolos ke senAyAn terindikAsi melAkukAn trAnsAksi

AdA cAleg yAng lolos ke senAyAn terindikAsi melAkukAn trAnsAksi mencurigAkAn dAlAm pendAnAAn kAmpAnyenyA. kpk dimintA bergerAk cepAt.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

hukum

hukum

Ketua Badan Pengawas Pemilu Muhammad. Grandyos Zafna/detikcom
Ketua Badan Pengawas Pemilu
Muhammad.
Grandyos Zafna/detikcom
Badan Pengawas Pemilu Muhammad. Grandyos Zafna/detikcom S ebuah dokumen dalam amplop tertutup yang diterima Ketua
Badan Pengawas Pemilu Muhammad. Grandyos Zafna/detikcom S ebuah dokumen dalam amplop tertutup yang diterima Ketua

S ebuah dokumen dalam amplop tertutup yang diterima Ketua Ba- dan Pengawas Pemilu Muhammad, beberapa waktu lalu, membuatnya

terenyak. Dokumen dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), yang ha- nya boleh dibuka oleh Ketua Bawaslu, itu berisi

informasi soal dugaan transaksi mencurigakan

di rekening para politikus terkait pendanaan

kampanye pemilu legislatif 2014. Temuan transaksi jumbo berjumlah miliaran rupiah itu disebut Muhammad terkait dengan orang-orang penting di negeri ini. Informasi tersebut kemudian diungkap Muhammad dalam rapat Bawaslu dengan Komisi II Dew- an Perwakilan Rakyat, Rabu dua pekan lalu. Sayangnya, Muhammad tidak menjelaskan siapa politikus top yang ia maksud. Alasannya,

surat itu berklasifikasi sangat rahasia, sehing-

ga Bawaslu tak berwenang membeberkannya.

Apalagi laporan itu akan diserahkan ke Komisi Pemberantasan korupsi. “Oknum politikus tersebut telah terindikasi melakukan hal yang tidak rapi dan tidak trans- paran dalam hal transaksi dan pengumpulan dana kampanye,” kata Muhammad saat itu. “Saya kaget karena terkait orang-orang penting negara.” Dihubungi secara terpisah, anggota Bawas- lu, Daniel Zuchron, juga enggan membuka mulut. Ia hanya bilang calon legislator yang

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

hukum

hukum Dua petugas memverifikasi berkas laporan sumbangan dana kampanye partai di kantor KPU pusat, Jakarta, 27
Dua petugas memverifikasi berkas laporan sumbangan dana kampanye partai di kantor KPU pusat, Jakarta, 27
Dua petugas memverifikasi berkas
laporan sumbangan dana kampanye
partai di kantor KPU pusat, Jakarta,
27 Desember 2013.
ismar PatriZki/antara foto
Jakarta, 27 Desember 2013. ismar PatriZki/antara foto dimaksud Ketua Bawaslu itu berhasil lolos ke Senayan.

dimaksud Ketua Bawaslu itu berhasil lolos ke Senayan. “Kita sedang drafting bersama beberapa institusi lain untuk kita serahkan ke KPK. Belum bisa dibuka sekarang,” begitu kata Daniel kepada majalah detik. Ia beralasan, Bawaslu telah menandata- ngani nota kesepahaman dengan institusi

lain, seperti PPATK, Komisi Pemilihan Umum, Komisi Penyiaran Indonesia, dan KPK, untuk melakukan pengawasan selama pemilu legis- latif sesuai dengan tugas dan kewenang- annya. Setiap lembaga juga wajib melaporkan temuannya. Nah, pihaknya juga akan menin- daklanjuti temuan PPATK tersebut ke komisi antikorupsi. Sejatinya, menurut Wakil Ketua PPATK Agus Santoso, ada dua substansi dugaan pe- nyimpangan selama penyelenggaraan pemilu legislatif April lalu. Pertama, adanya temuan soal calon anggota legislatif incumbent yang menerima gratifikasi dan, kedua, adanya reke- ning mencurigakan selama kampanye untuk menerima sumbangan yang menggunakan uang negara. “Bentuknya ada yang digunakan untuk money politics selama kampanye yang sumber-sumber dananya dari keuangan nega- ra atau APBD,” ujar Agus. Mereka yang memberikan saweran itu ada yang berasal dari kalangan pejabat di peme- rintahan. Temuan PPATK yang diserahkan ke Bawaslu dua pekan lalu itu, menurut Agus,

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

hukum

hukum Sejumlah aktivis memegang poster bertema pemilu damai di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (6/4). Zabur
Sejumlah aktivis memegang poster bertema pemilu damai di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (6/4). Zabur
Sejumlah aktivis memegang
poster bertema pemilu damai
di Bundaran Hotel Indonesia,
Jakarta, Minggu (6/4).
Zabur karuru/ antara foto
Jakarta, Minggu (6/4). Zabur karuru/ antara foto berbeda dengan yang diserahkan ke KPK pada April lalu,
Jakarta, Minggu (6/4). Zabur karuru/ antara foto berbeda dengan yang diserahkan ke KPK pada April lalu,

berbeda dengan yang diserahkan ke KPK pada April lalu, yang transaksinya mencapai sekitar Rp 7,5 miliar. Namun pernyataan Agus agak berbeda dengan Ketua PPATK M. Yusuf. Menurut dia, transaksi terkait dana kampanye dalam lapor-

an PPATK yang diserahkan ke Bawaslu masih dalam batas kewajaran. Yusuf sekaligus meng- oreksi pernyataan Ketua Bawaslu Muhammad bahwa laporan yang diserahkan PPATK terse- but merupakan temuan transaksi mencuriga- kan para caleg.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

hukum

“Itu bukan transaksi mencurigakan. Jadi Ba- waslu minta informasi kepada kami. Jadi masih normal semua, tidak ada yang aneh, dan tokoh-

tokoh ini angggota partai, jadi wajar transfer ke partainya,” Yusuf menuturkan di gedung DPR, Senayan, Selasa, 10 Juni lalu. Transaksi yang disebut Yusuf masih dalam batas kewajaran itu misalnya seorang kader yang menyumbang ke partai- nya sebesar Rp 800 juta, namun secara bertahap. “Itu bukan

(diberikan) sekali, bisa dalam 10 kali, tiap bulan. Itu wajar kalau dari gaji dia. Kalau gaji Rp 50 juta, ngasih Rp 8 juta kan wajar,” ucapnya. Entah siapa yang benar. Yang jelas, sejumlah elite

partai politik ikut gerah deng- an adanya laporan PPATK itu. Beberapa petinggi parpol yang dihubungi majalah detik menegas- kan, dalam membiayai kampanye sam- pai saat ini mereka sudah berupaya mengikuti

Jadi masih normal semua, tidak ada yang aneh, dan tokoh-tokoh ini angggota partai, jadi wajar
Jadi masih normal
semua, tidak ada yang
aneh, dan tokoh-tokoh
ini angggota partai,
jadi wajar transfer ke
partainya.
ini angggota partai, jadi wajar transfer ke partainya. aturan. Karena itu, jika ada kader yang terlibat,

aturan. Karena itu, jika ada kader yang terlibat, sanksi akan diterapkan. “Kalau yang terlibat caleg dari NasDem pasti akan kami tindak. Sebab, sejak awal kita sudah sampaikan hal itu ke semua kader,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai NasDem Ferry Mursyidan Baldan, Rabu, 11 Juni lalu. Ferry juga mendesak Bawaslu dan KPK segera mengusut dugaan transaksi mencurigakan di rekening caleg tersebut. Senada, Ketua Partai Gerindra Suhardi menyebut soal sanksi jika ada kader partai- nya yang terlibat dalam melakukan transaksi mencurigakan. Sanksi yang dijatuhkan bisa berupa pembatalan sebagai anggota legis- latif terpilih hingga pemecatan, tergantung keputusan Tim Majelis Etik Partai. “Kami pernah menjatuhkan sanksi pemecatan pada 2009,” ujarnya. “Bola” kini di tangan KPK. Juru bicara lembaga antirasuah itu, Johan Budi Sapto, mengatakan laporan PPATK yang diserahkan ke Bawaslu bakal ditindaklanjuti jika sudah diterima pihaknya. Penyelidikan dan penyidik-

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

hukum

TAP/KlIK UnTUK BerKoMenTAr
TAP/KlIK UnTUK BerKoMenTAr
hukum TAP/KlIK UnTUK BerKoMenTAr Wakil Ketua PPATK Agus Santoso. renGGa sancaya/detikcom an akan dilakukan apabila dalam
Wakil Ketua PPATK Agus Santoso. renGGa sancaya/detikcom
Wakil Ketua PPATK Agus Santoso.
renGGa sancaya/detikcom
Wakil Ketua PPATK Agus Santoso. renGGa sancaya/detikcom an akan dilakukan apabila dalam proses telaah ditemukan

an akan dilakukan apabila dalam proses telaah ditemukan indikasi penyimpangan. “Kami hati- hati dalam menyikapi semua laporan. Dilihat dulu laporannya, selanjutnya kita telaah,” tutur Johan di kantornya. Sebelumnya, pada April 2014, KPK juga menerima laporan dugaan transaksi mencuri- gakan di rekening sejumlah caleg dari PPATK. Namun hingga kini laporan itu masih ditelaah. KPK masih mencari benang merah laporan tersebut dengan in- dikasi terjadinya praktek korupsi. Undang-Undang Pemilu mengatur dana kampanye caleg harus berasal dari dua sum- ber, yakni sumbangan parpol dan dari diri sendiri. Dan karena yang menjadi peserta pemilu adalah parpol, siapa pun penyumbang harus menyampaikan- nya kepada parpol,

bukan kepada perseorangan. Sebenarnya, kata Agus Sunaryanto dari Indo- nesia Corruption Watch, parpol berperan pen- ting untuk mencegah terjadinya penyimpangan oleh calegnya. Caranya dengan membuat pakta integritas antara parpol dan caleg. Jadi, jika caleg melakukan pelanggaran, dia harus mengundur- kan diri. Kalaupun proses pengusutannya mema- kan waktu panjang, menurut Sunaryanto, yang paling mungkin dilakukan partai adalah melakukan recall keanggotaan dan mengusut rekam jejak aset-aset sang caleg. “Kader seperti ini hanya menanam badai. Dan yang akan menanggung rugi partainya sendiri jika kasus pada kadernya didiamkan,” ucap Agus. Karena itu, kata Agus, ICW berharap KPK bergerak cepat mengusut dugaan transaksi mencurigakan terkait pendanaan kampanye ter- sebut. Jangan sampai caleg terpilih itu keburu ditetapkan sebagai anggota DPR. Ia menilai pro- ses hukum lebih sulit dilakukan jika pelaku sudah memiliki back-up politik. kustiAH | deden g.

MajalahMajalah detikdetik 1616 -- 2222 junijuni 20142014

ilustrasi: edi wahyono

kriminal

kriminal

MeMeras

ilustrasi: edi wahyono kriminal kriminal MeMeras Berkedok Petugas Seorang korban pemeraSan tewaS Setelah dilempar dari

Berkedok Petugas

Seorang korban pemeraSan tewaS Setelah dilempar dari mobil yang tengah melaju kencang. komplotan pelaku mengaku-aku Sebagai poliSi.

melaju kencang. komplotan pelaku mengaku-aku Sebagai poliSi. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah detik

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

kriminal

kriminal Seorang pelaku kejahatan yang ditangkap di Polda Metro Jaya. grandyos zafna/detikcom s elasa dini hari,
Seorang pelaku kejahatan yang ditangkap di Polda Metro Jaya. grandyos zafna/detikcom
Seorang pelaku kejahatan
yang ditangkap di Polda
Metro Jaya.
grandyos zafna/detikcom
ditangkap di Polda Metro Jaya. grandyos zafna/detikcom s elasa dini hari, 27 Mei lalu, men- jadi

s elasa dini hari, 27 Mei lalu, men- jadi hari nahas bagi Muhajir. Pria berusia 20 tahun tersebut “dijem- put” di keremangan malam di Jalan

Hang Lekir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebelum peristiwa yang merenggut nyawa- nya itu terjadi. Jarum jam menunjukkan pukul 02.00 WIB ketika Muhajir tiba-tiba disergap tiga orang yang mengaku-aku sebagai polisi.

Muhajir dituduh sebagai penjudi. Ketiga “polisi” itu lalu memaksanya naik mobil. Di tengah perjalanan, ia dimintai uang Rp 5 juta jika ingin dibebaskan. Sembari geme- taran, Muhajir menelepon ayahnya, Isnanto, 55 tahun. Para pemeras itu kemudian me- minta Isnanto membawa uang yang diminta dan menyerahkan kepada mereka di kawa- san Simprug Golf, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ditelepon anaknya, Isnanto segera melun- cur ke tempat itu. Namun ia tidak membawa uang. Mengetahui Isnanto tak membawa duit yang diminta, para pelaku kembali tancap gas, dengan Muhajir masih disekap di dalam mo- bil. Menyadari anaknya dalam bahaya, Isnanto pun berteriak sekencang-kencangnya. Belum seberapa jauh, saat mobil Toyota Avanza yang digunakan para pelaku tengah melaju kencang, Muhajir dilempar dari dalam mobil. Tubuh pemuda itu membentur aspal dan trotoar. Korban yang terluka parah segera dilarikan oleh sang ayah ke rumah sakit ter- dekat. Sayang, nyawa Muhajir tak tertolong. Beberapa hari dirawat, Muhajir meninggal.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

kriminal

kriminal

kriminal kriminal Berdasarkan pengakuan tersangka, komplotannya sudah melakukan (pemerasan) di tujuh TKP. Isnanto kemudian

Berdasarkan pengakuan tersangka, komplotannya sudah melakukan (pemerasan) di tujuh TKP.

komplotannya sudah melakukan (pemerasan) di tujuh TKP. Isnanto kemudian melaporkan kejadian tragis itu ke
komplotannya sudah melakukan (pemerasan) di tujuh TKP. Isnanto kemudian melaporkan kejadian tragis itu ke

Isnanto kemudian melaporkan kejadian tragis itu ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Berdasarkan laporan Isnanto bernomor:

LP/1955/V/2014/PMJ/Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, tim Operasi Analisa Unit V Sub- direktorat Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya langsung menggelar penyelidikan. Berbekal informasi mengenai pelat mobil yang digunakan pelaku, polisi membekuk satu orang yang diduga sebagai pelaku, Slamet Wahyudi, 31 tahun, seorang pegawai negeri sipil Kementerian Pertahanan. Slamet diringkus di kediamannya, kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, pada 3 Juni lalu. Sehari kemudian, polisi menangkap Aprian, 37 tahun, tak jauh dari rumah Slamet. Aprian diduga sebagai penadah barang-barang hasil rampasan komplotan itu. Slamet mengaku komplotannya diotaki R, seorang oknum anggota TNI berpangkat sersan mayor. Serma R berdinas di sebuah kesatuan di lingkungan Markas Besar TNI. “Berdasarkan pengakuan tersangka (Sla- met), komplotannya sudah melakukan (peme-

rasan) di tujuh TKP (tempat kejadian perkara). Tapi dia hanya ikut di enam TKP,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto kepada majalah detik. Slamet menuturkan komplotan itu mela- kukan pemerasan dengan menyaru sebagai polisi di sejumlah tempat berbeda, antara lain di Jalan Raya Pasar Minggu, tepatnya sebelum underpass Pasar Minggu, pada 15 April lalu. Dari tempat itu, mereka berhasil meraup uang Rp 3 juta. Korban di tempat itu tidak diketahui identitasnya. Dua hari kemudian, komplotan Slamet ber- pindah ke Rumah Sakit Asshobirin, Serpong, Tangerang Selatan. Korban yang juga tidak diketahui identitasnya diperas Rp 6 juta dan dirampas telepon selulernya. Kawanan Slamet melakukan pemerasan satu bulan kemudian. Di belakang Terminal Bekasi, seorang korban diperas sebesar Rp 3 juta. Pada 17 Mei, mereka kembali berulah di kawasan Simprug. Korbannya bernama Tumi- no, dengan kerugian Rp 4,5 juta. Berselang 10 hari, Muhajir menjadi korban komplotan ini hingga akhirnya tewas.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

kriminal

Ilustrasi olah tempat kejadian perkara. thinkstock
Ilustrasi olah tempat
kejadian perkara.
thinkstock
kriminal Ilustrasi olah tempat kejadian perkara. thinkstock Dari sejumlah korban kawanan ini, tidak semuanya melapor ke
kriminal Ilustrasi olah tempat kejadian perkara. thinkstock Dari sejumlah korban kawanan ini, tidak semuanya melapor ke
kriminal Ilustrasi olah tempat kejadian perkara. thinkstock Dari sejumlah korban kawanan ini, tidak semuanya melapor ke
kriminal Ilustrasi olah tempat kejadian perkara. thinkstock Dari sejumlah korban kawanan ini, tidak semuanya melapor ke

Dari sejumlah korban kawanan ini, tidak semuanya melapor ke polisi. Hal itu karena di antara mereka diduga merupakan pelaku tindak pidana. Slamet dan kawan-kawannya, yang berpura-pura sebagai anggota reserse, pun dikira polisi sungguhan. Tapi tidak semua korban yang mereka peras menyerahkan uang. Sebagai gantinya, mereka menyita ponsel kor- ban agar usaha mereka tak sia-sia.

Barang-barang hasil “sitaan” tersebut lalu diserahkan kepada Aprian, yang diduga seba- gai penadah. “Slamet dan Aprian dijerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan disertai peng- ancaman dan kekerasan,” ujar Kepala Unit V

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

kriminal

kriminal Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto. grandyos zafna/detikcom Subdirektorat Reserse
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto. grandyos zafna/detikcom
Kepala Bidang Humas Polda
Metro Jaya Komisaris Besar
Rikwanto.
grandyos zafna/detikcom
Jaya Komisaris Besar Rikwanto. grandyos zafna/detikcom Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Res- krimum Polda

Subdirektorat Reserse Mobil Direktorat Res- krimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Handik Zusen, Senin, 9 Juni lalu. Beragam taktik digunakan Slamet dan kom- plotannya. Para korban dituduh sebagai pe- ngedar VCD porno atau pelaku perjudian. Jika beruntung, mereka bisa menguras jutaan rupi- ah dari korbannya. “Mereka memang mainnya yang kecil karena mampunya segitu,” tutur Handik. Kepala Satuan Reserse Mobil Direk- torat Reskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Adex Yudiswan mengatakan, dalam menjalankan ak- sinya, R memegang senjata api untuk menakut-nakuti korbannya. “Kadang pakai senjata api, airsoft gun, kadang senjata laras panjang,” ucap Adex secara terpisah. Kepala Pusat Komunikasi Publik Ke- menterian

Pertahanan Brigadir Jenderal TNI Sisriadi me- nyebut pihaknya masih menunggu proses hu- kum atas Slamet hingga di pengadilan nanti. “Jika memang hukumannya berat, mungkin bisa dipecat dari PNS,” katanya saat dimintai konfirmasi ihwal kasus ini. Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal TNI M. Fuad Basya mengakui penyelidikan internal me- ngenai dugaan keterlibatan Serma R dalam kasus kejahatan ini masih berjalan. “Belum ada hasilnya. Kami masih menunggu hasil pengejaran kepolisian. Ini memang menjadi perhatian kami dan jadi penyelidikan inter- nal,” ujarnya. Hingga saat ini, tiga orang yang diduga sebagai pelaku anggota kawanan Slamet masih dalam pengejaran tim Subdit Resmob. Handik mengaku sudah berkoordinasi deng- an Detasemen Polisi Militer dan Kementerian Pertahanan setelah diketahui di antara pelaku adalah oknum anggota TNI dan pegawai ke- menterian tersebut.

jaffry prabu prakoSo, mei amelia | m. rizal

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

MajalahMajalahdetikdetik20 -1626-januari22 juni 20142014

sisi lain capres sisi lain capres Kertas Doa JoKowi PenamPilan Joko Widodo saat debat Perdana

sisi lain capres

sisi lain capres

sisi lain capres sisi lain capres Kertas Doa JoKowi PenamPilan Joko Widodo saat debat Perdana Pasangan

Kertas Doa JoKowi

PenamPilan Joko Widodo saat debat Perdana Pasangan caPres-caWaPres menuai beragam komentar di tWitter. kertas yang terseliP di Jasnya itu ternyata doa nabi musa saat menghadaPi Firaun.

D ebat perdana pasangan ca-

lon presiden dan calon wakil

presiden yang digelar Komisi

Pemilihan Umum di gedung

Balai Sarbini, Senin malam, 9 Juni lalu, me- nyedot perhatian jutaan pemirsa televisi. Segala hal yang terjadi dalam acara yang disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi itu pun tak luput dihujani

komentar melalui media sosial. Salah satunya soal kertas yang terselip di jas capres Joko Widodo atau Jokowi. Saat debat akan dimulai, dan dua pa- sangan capres-cawapres (Prabowo Subi- anto-Hatta Rajasa dan Jokowi-Jusuf Kalla) dipersilakan maju ke atas panggung, seca- rik kertas berwarna putih tampak terselip di jas hitam yang dikenakan mantan Wali

Kota Solo itu. Kertas yang “mengganggu” penampilan Jokowi itu sontak memancing pertanyaan banyak pemirsa televisi. Tak sedikit yang langsung mengomentarinya via media sosial, seperti Twitter. “Apa yg nongol di balik jas pak jokowi? Kertas?” kata pemilik akun @dwi_anggia. Seperti ingin mengingatkan, akun @lin- drawr juga mencuit, “Di bajunya jokowi

Seperti ingin mengingatkan, akun @lin- drawr juga mencuit, “Di bajunya jokowi Majalah detik 16 - 22

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

sisi lain capres

ada kertas nyempil. Yaelah bapaaaaak :))”. Tak jarang pula pengguna Twitter yang menyindir penampilan Jokowi malam itu. Bahkan ada yang menyebut kertas di jas Jokowi itu adalah sontekan untuk menghadapi debat. Namun, seperti tak ingin membiarkan komentar semakin melebar, konsultan politik Jokowi-Jusuf Kalla, Eep Saefulloh Fatah, melalui akun Twitternya @Eep- sfatah, menyebut bahwa kertas tersebut adalah doa titipan dari ibu Jokowi. “Ini kertas yang tadi nongol di jas Pak @ jokowi_do2: Titipan doa dari ibunda ter- cinta,” kata Eep, Senin malam. Konsultan pasangan yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuang- an, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Hanura itu juga me- lampirkan foto Jokowi saat memegang kertas bertulisan doa tersebut. Eep dalam beberapa cuitan di linimasa Twitter-nya mengaku melihat ketika JK―panggilan Jusuf Kalla—masih membaca, Jokowi

menyiapkan buku catatan kecil dan memasukkan beberapa lembar kertas ke kantong jasnya. “Saya tak tahu apa aja yang dimasuk- kan. Saya duga yang tahu adalah Anies Baswedan dan Sandrina Malakiano (istri Eep), yang paling dekat dengan Jokowi,” katanya. Eep dan istrinya saat itu menyaksikan debat dari pinggir panggung. Setelah tahu kertas itu muncul, Eep meminta penyeleng- gara untuk memberi tahu Jokowi. “Ketika kertas itu diributkan, Sandrina Malakiano langsung memberi tahu kami bahwa itu doa Nabi Musa yang dititipkan ibunda Pak Jokowi,” tuturnya. Saat jeda iklan, ia lalu meminta Jokowi mengeluarkan kertas itu. Ada beberapa lembar kertas kosong untuk catatan, selain kertas berisi doa tersebut. Tapi kertas-kertas itu akhirnya tak terpakai. “Kertas kosong itulah yang berukuran sedikit lebih besar dari kertas doa Nabi Musa titipan ibunda Jokowi. Ini faktanya.

Wallahi,” begitu cuitnya. Eep juga membantah anggapan bahwa kertas yang nongol dari balik jas Jokowi itu adalah sontekan seperti yang diributkan oleh banyak netizen. “@jokowi_do2 itu sdh 9 thn jd pmimpin daerah. Di Solo dipilih lg dg 90,1% pmlh. Di Jkt kalahkan incumbent. Insya Allah tak perlu sontekan :)”, demikian katanya. Penjelasan Eep itu dibenarkan Jokowi. Esok harinya, saat blusukan di kampung nelayan di Medan Labuhan, Sumatera Uta- ra, Jokowi membenarkan soal kertas berisi doa dari sang ibunda. Doa itu, menurut riwayatnya, diucapkan Nabi Musa agar lancar berbicara di depan Raja Firaun. Malam itu, saat berhadapan dengan capres Prabowo, Jokowi memang tampak lancar berbicara. Ia juga jauh lebih rileks di- banding saat acara deklarasi Pemilu Damai beberapa waktu lalu. Lalu, apa alasannya memakai jas? “Biar kelihatan keren. Biar ada ‘presidential look’,” ujar Jokowi dengan

enteng. n danu damarJati, elVan dany | dimas

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Kolom

Kolom

BaBinsa dan Hak piliH Tni

Dalam hak-hak politik, tNi tertiNggal Dari teNtara Di amerika, malaysia, DaN siNgapura, yaNg ikut memilih taNpa meNimbulkaN gejolak.

DaN siNgapura, yaNg ikut memilih taNpa meNimbulkaN gejolak. Oleh: Agus WidjOjO Biodata Nama: Letnan Jenderal TNI

Oleh: Agus WidjOjO

Biodata Nama: Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Agus Widjojo TempaT/TaNggal lahir: Solo, 8 Juni 1947
Biodata
Nama:
Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan)
Agus Widjojo
TempaT/TaNggal lahir:
Solo, 8 Juni 1947
Agus Widjojo TempaT/TaNggal lahir: Solo, 8 Juni 1947 B eBerapa hari lalu, masyarakat dikejutkan oleh berita

B eBerapa hari lalu, masyarakat dikejutkan oleh berita tentang keterlibatan oknum anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mengarahkan warga untuk mendukung calon presiden dan wakil presiden tertentu. Bukan hanya itu, sang anggota Babinsa juga

disebut-sebut mendata penduduk. Berita semakin panas karena pengerahan para bintara itu diduga juga dilakukan di daerah lain. Pimpinan TNI, bahkan Presiden, pun bereaksi keras. Sikap seperti itu bisa dipahami. Sebab, sudah semestinya TNI bersikap netral, sesuai dengan amanah undang-undang dan amanah reformasi.

Dalam kejadian pengerahan anggota Babinsa tersebut, masalahnya bukan pada tindakan oknum anggota Babinsa, melainkan keberadaan komando teritorial, tempat para anggota Babinsa itu bertugas. Komando teritorial,

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

komando teritorial, tempat para anggota Babinsa itu bertugas. Komando teritorial, Majalah detik 16 - 22 juni
Kolom peNdidikaN: Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, 1970 karier: n n n n n n
Kolom peNdidikaN: Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, 1970 karier: n n n n n n
Kolom peNdidikaN: Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, 1970 karier: n n n n n n
Kolom
peNdidikaN:
Akademi Angkatan Bersenjata
Republik Indonesia, 1970
karier:
n
n
n
n
n
n
Asisten Operasi Kepala Staf Dae-
rah Militer III/Siliwangi, Bandung
Komandan Brigade Infanteri Lintas
Udara 17 Kujang 1 Kostrad, Jakarta
Kepala Staf Daerah Militer II/
Sriwijaya, Palembang
Komandan Sekolah Staf dan Ko-
mando Angkatan Darat, Bandung
Asisten Perencanaan Umum
KSAD, Jakarta
Kepala Staf Teritorial TNI, Jakarta
akTiviTas laiN:
n
n
Anggota Dewan Penasihat Lem-
baga Ketahanan Nasional, Institut
Perdamaian dan Demokrasi di
Universitas Udayana
Senior fellow pada Center for
Strategic and International Studies,
Jakarta
Center for Strategic and International Studies, Jakarta yang pada masa lalu merupakan bagian dari gelar kekuatan

yang pada masa lalu merupakan bagian dari gelar kekuatan TNI, pada era reformasi ini harus ditempatkan sebagai lembaga dengan fungsi pertahan- an-keamanan. Itulah amanah konstitusi dan reformasi. Fungsi TNI saat ini adalah sebagai alat pertahanan negara untuk menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa dan negara dari ancaman luar negeri. Bu- kan sebagai alat politik, terlebih politik bagi kelompok atau pribadi tertentu. Karena itu, selain melanggar undang-undang dan instruksi presiden, ulah oknum anggota Babinsa yang masuk wilayah politik itu mencederai TNI. Memang, pada masa sebelumnya, yakni ketika negara menghadapi ke- adaan darurat dan dwifungsi ABRI masih diberlakukan, pembinaan dan pen- dataan penduduk dilakukan oleh Babinsa. Tapi kini keadaan berubah. Pada masa damai saat ini, pendataan penduduk bukanlah urusan dan tanggung jawab Babinsa, melainkan pemerintah daerah. Karena TNI mutlak netral menghadapi pemilu presiden 2014, para calon yang bertarung dalam pemilihan presiden 9 Juli nanti juga tidak boleh be- rupaya menarik tentara aktif untuk mengerahkan anggota maupun satuan di bawahnya. Mereka seharusnya menghormati netralitas TNI, yang bersifat mutlak. Begitupun dengan para penawaran TNI, jangan sekali-kali menarik-narik lembaga institusi tempat mereka pernah aktif demi kepentingan politik prak- tis. Tindakan tersebut bukan hanya mencederai netralitas dan citra TNI yang terbangun sejak reformasi bergulir, tapi juga merupakan sebuah pelecehan kalau tidak bisa dibilang penghinaan. Dunia internasional sangat mengapresiasi sikap TNI, yang dengan sukarela dan besar hati menarik diri dari ranah politik begitu tatanan politik berubah. Tanpa gejolak, tanpa protes keberatan. Coba bandingkan dengan Thailand,

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Kolom

n n Direktur Eksekutif Institut Tata Pemerintahan Demokrasi Nasional Wakil Ketua Dewan Eksekutif Kemitraan bagi
n
n
Direktur Eksekutif Institut Tata
Pemerintahan Demokrasi Nasional
Wakil Ketua Dewan Eksekutif
Kemitraan bagi Pembaruan Tata
Pemerintahan

Myanmar, Mesir, dan lain-lain. Di negara- negara itu, sebelumnya tentara memiliki peran yang sangat kuat di bidang politik. Namun, ketika peran dan kewenangannya dalam politik mulai tereduksi, mereka ber- sikap keras. Sikap netral TNI sebenarnya dibuktikan dalam beberapa kesempatan. Kita tentu- nya masih ingat ketika terjadi perseteruan antara Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur dengan kalangan parlemen, DPR/ MPR, pada 2001. Pada saat itu, Presiden berniat menerbitkan dekrit presiden untuk membubarkan DPR/MPR. Seba- liknya, kalangan parlemen berkeras menggelar Sidang Istimewa MPR guna melengserkan presiden dari jabatannya. Saat itulah, berbagai upaya menarik TNI agar mendukung kebijakan yang mereka lakukan sangat kuat. Namun pimpinan TNI kala itu dengan tegas menyatakan sikap bahwa TNI netral. Lembaga ini dengan tegas menyatakan tidak merekomendasikan penerbitan dekrit dan tidak mendukung pelengser- an presiden. Dengan dasar Tap No. VII/MPR/2000, pimpinan TNI menegas- kan TNI sangat menghormati dan menghargai otoritas politik sipil. TNI tetap bertugas menjaga keamanan negara. Kini ujian itu kembali datang. Karena itu, seluruh lapisan masyarakat dan jajaran TNI wajib mencermati setiap gejala yang mencoba menarik TNI ke wilayah politik. Sebab, bila itu terjadi, akan muncul malapetaka.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Kolom Sebagai pribadi, anggota TNI sebenarnya juga memiliki hak-hak politik seperti warga negara lainnya. Pegawai
Kolom Sebagai pribadi, anggota TNI sebenarnya juga memiliki hak-hak politik seperti warga negara lainnya. Pegawai
Kolom
Kolom

Sebagai pribadi, anggota TNI sebenarnya juga memiliki hak-hak politik seperti warga negara lainnya. Pegawai negeri sipil tetap memiliki hak pilih dalam pemilu, tetapi institusinya tetap netral. Birokrasi pemerintah telah membuktikan hal itu. Saya yakin TNI pun bisa. Selama ini, hak politik, terutama memilih, para anggota TNI terenggut. Sesuai dengan Pasal 30 dan Pasal 42 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1999 tentang Pemilu, TNI dan Polri tak berhak memilih dan dipilih. Di sinilah perlunya pem- berian hak tersebut kepada anggota TNI. Masyarakat tak perlu takut berlebihan hal itu akan menimbulkan efek negatif dan TNI akan terkotak-kotak berdasarkan aliran politik yang diikuti anggotanya. Para pegawai negeri sipil selama ini telah membuktikan bahwa kekhawatiran semacam itu terlalu berlebihan. Keberpihakan anggota TNI/Polri pada partai politik tertentu seperti pada 1960-an jika diberi hak memilih terjadi bila mereka tidak diberi pemaham- an. Para prajurit TNI mesti diberi pemahaman untuk memisahkan antara hak politik dan kedudukannya sebagai alat pertahanan. Tentara di Amerika Serikat, Malaysia, dan Singapura ikut memilih dalam setiap pemilu, dan tidak terjadi gejolak apa pun. Hanya tentara kita yang tak memilih dalam hajatan demokrasi itu, sehingga kita tertinggal dari mereka dalam hal ini. Bila hak itu diberikan, demokrasi Indonesia akan semakin indah. Sekali lagi, para tentara kita janganlah sesekali mendegradasi diri dengan ikut terlibat dalam politik praktis. Mereka sejatinya bisa jika ingin berkiprah di ranah politik, tetapi harus melepas statusnya sebagai anggota TNI dan menjadi warga sipil. Dengan demikian, dia tak lagi membawa bendera insti- tusi, tapi sebagai pribadi warga negara biasa sehingga tak ada lagi ribut-ribut soal netralitas TNI.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Demi Selamatkan mantu PreSiDen AnggotA DKP mengAKu
Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Demi Selamatkan mantu PreSiDen AnggotA DKP mengAKu

Fokus

Fokus

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Demi Selamatkan mantu PreSiDen AnggotA DKP mengAKu sungKAn

Demi

Selamatkan

mantu

PreSiDen

AnggotA DKP mengAKu sungKAn PADA soehArto. mereKA Pun bersePAKAt menyelAmAtKAn PrAbowo. KAlAu DibAwA Ke mAhmil, huKumAn PrAbowo sAngAt berAt.

KAlAu DibAwA Ke mAhmil, huKumAn PrAbowo sAngAt berAt. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
KAlAu DibAwA Ke mAhmil, huKumAn PrAbowo sAngAt berAt. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo
Fokus
kontroversi dkp prabowo

Dokumen DKP tentang rekomendasi pemberhentian Prabowo karena terlibat penculikan aktivis 1998.

J enDeral (Purnawirawan) TNI Fachrul Razi seketika mengenali tanda tangannya, yang tercantum di lembar akhir dokumen empat halaman itu.

Mantan Wakil Panglima TNI ini juga memas- tikan substansi surat rekomendasi Dewan Ke- hormatan Perwira (DKP), yang intinya member- hentikan Letjen (Purnawirawan) TNI Prabowo Subianto dari karier militer, yang kini beredar di Internet, itu benar. Fachrul adalah Wakil Ketua DKP yang “me- nyidangkan” Prabowo dalam kasus penculikan

aktivis prodemokrasi menjelang Sidang Umum MPR 1998. Meski mengenali tanda tangannya, Fachrul tidak ingat lagi apakah redaksional surat itu sama dengan surat asli yang terbit 16 tahun silam atau tidak. “Teks keseluruhannya lupa,” kata Fachrul saat ditemui majalah detik. Politik nasional akhir-akhir ini dibuat gaduh dengan beredarnya surat DKP itu. Surat bercap “rahasia” itu beredar sepekan menjelang dige- larnya debat calon presiden. Seperti diketahui, Prabowo sekarang maju sebagai capres berpa- sangan dengan Hatta Rajasa. Ia harus menga-

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo kemudian saya tanya, ‘Apa sih hebatnya anak- anak itu (para aktivis)
Fokus kontroversi dkp prabowo kemudian saya tanya, ‘Apa sih hebatnya anak- anak itu (para aktivis)

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo kemudian saya tanya, ‘Apa sih hebatnya anak- anak itu (para aktivis) sehingga

kemudian saya tanya, ‘Apa sih hebatnya anak- anak itu (para aktivis) sehingga harus diculik?’

anak- anak itu (para aktivis) sehingga harus diculik?’ Fachrul Razi rengga sancaya/detikfoto lahkan Joko Widodo,
anak- anak itu (para aktivis) sehingga harus diculik?’ Fachrul Razi rengga sancaya/detikfoto lahkan Joko Widodo,

Fachrul Razi

rengga sancaya/detikfoto

lahkan Joko Widodo, yang menggandeng Jusuf Kalla, untuk bisa menduduki kursi presiden. Dalam debat yang digelar Senin, 9 Juni, Kalla menanyakan penyelesaian pelanggaran hak asasi manusia (HAM) kepada Prabowo. Usai debat, beredarnya surat DKP ini semakin mem- peruncing persaingan kedua kubu. “Sudah pas- ti. Sudah pasti (beredarnya surat DKP berasal dari kubu Jokowi-JK),” tuding Wakil Ketua Dew- an Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojoha- dikusumo. Tudingan langsung dialamatkan kepada Fachrul cs, anggota DKP yang memang berada di kubu Jokowi. Prabowo pun memperingatkan sang penyebar dengan berkata, “Jangan hanya mau menang dengan segala cara.”

●●●

DKP dibentuk oleh Pangab waktu itu, Jende- ral (Purnawirawan) TNI Wiranto, dan diketuai Jenderal (Purnawirawan) TNI Subagyo H.S., pada 24 Juli 1998 dengan keputusan Panglima ABRI Nomor Skep/533/P/VII/1998. Menjabat sebagai wakil ketua adalah Fachrul dan seba-

gai anggota adalah Jenderal Susilo Bambang Yudhoyono, Letjen Yusuf Kartanegara, Letjen Agum Gumelar, dan Letjen Arie J. Kumaat. DKP dibentuk setelah Tim Pencari Fakta (TPF) TNI kasus orang hilang yang diketuai Ka- puspom saat itu, Mayjen Syamsu Djalal, selesai bertugas. TPF, yang dibentuk pada 2 Mei 1998, setelah mewawancarai korban, Komnas HAM, Kontras, dan mendatangi tempat-tempat pen- culikan, menyimpulkan kasus itu melibatkan oknum TNI. Pada 14 Juli 1998, Syamsu Djalal meng- umumkan sejumlah bekas anak buah Prabowo sewaktu menjadi Komandan Jenderal Kopassus menjadi tersangka. Dalam sidangnya di Mabes TNI, DKP me- manggil beberapa kali para “terdakwa” kasus orang hilang itu, termasuk Prabowo. Prabowo diperiksa setidaknya tiga kali, yakni pada 10, 18, dan 19 Agustus 1998. Prabowo awalnya sempat berbelit-belit, na- mun akhirnya mengakui memerintahkan Tim Mawar dan Merpati lewat Kolonel Inf. Chaeraw- an (Dan Grup 4) dan Mayor Inf. Bambang Kris- tiono untuk melakukan operasi mengamankan

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Tap untuk melihat Video sejumlah aktivis prodemokrasi. Alasannya demi keselamatan bangsa
Fokus kontroversi dkp prabowo Tap untuk melihat Video sejumlah aktivis prodemokrasi. Alasannya demi keselamatan bangsa

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo Tap untuk melihat Video sejumlah aktivis prodemokrasi. Alasannya demi keselamatan bangsa dan

Tap untuk melihat Video

sejumlah aktivis prodemokrasi. Alasannya demi keselamatan bangsa dan negara. “Kemudian saya tanya, ‘Apa sih hebatnya anak-anak itu (para aktivis) sehingga harus diculik?’” kisah Fachrul soal pemeriksaan Pra- bowo di DKP. Prabowo sempat diisukan marah dan meng- gebrak meja saat diperiksa di DKP. Namun kabar itu hanya isu belaka. “Halah,” kata Agum, yang juga ikut memeriksa Prabowo. Selain memeriksa “terdakwa”, para anggota DKP juga menyambangi Markas Kopassus di Cijantung, Jakarta Timur. Di sana, mereka

mengecek bangunan yang dijadikan tempat penahanan para aktivis selama beberapa bul- an. “Dalam sidang DKP, Prabowo mengakui membuat kesalahan analisis terhadap Bawah Kendali Operasi, dan ia siap mempertang- gungjawabkan,” kata Subagyo pada 12 Agus- tus 1998. Sembilan hari kemudian, DKP membuat keputusan lewat surat berkop Mabes ABRI Nomor KEP/03/VIII/1998/DKP. Surat DKP me- rekomendasikan agar Prabowo diberhentikan dari dinas militer karena melakukan 8 kesalah- an sehingga melanggar Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan melakukan tindak pidana yang menyalahi KUHP. (lihat grafis Keputusan 7 Jenderal) Prabowo dinyatakan terbukti melaksanakan operasi khusus di luar kewenangannya dengan memerintahkan Tim Mawar dan Merpati me- lalui Chaerawan dan Bambang untuk menang- kap dan menahan sembilan aktivis yang bukan wewenangnya. Para aktivis itu antara lain Andi Arief, Aan Rusdianto, Mugiyanto, Nezar Patria, Haryanto Taslam, Rahardjo Waluyojati, Faisol

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo
Fokus
kontroversi dkp prabowo

Prabowo Subianto (Kanan)

setPres

Reza, Pius Lustrilanang, dan Desmond J. Mahe- sa. DKP juga menyatakan Tim Mawar dan Merpati yakin akan kebenaran tugas karena, menurut Danjen (Prabowo), sudah dilaporkan ke pimpinan. Namun, ternyata operasi itu tidak dilaporkan kepada Panglima ABRI Wiranto sebelum mendapat desakan Ka BIA April 1998. Selain Prabowo, DKP juga memeriksa man- tan Danjen Kopassus Letjen (Purnawirawan) Muchdi Pr. dan mantan Komandan Grup IV Kopassus Kolonel (Inf.) Chaerawan. Kedua- nya dibebastugaskan dari dinas dan jabatan

struktural TNI. Sedangkan Komandan Tim Mawar, Mayor (Inf.) Bambang Kristiono, dan 10 anggotanya dihukum 12-22 bulan penjara oleh Mahkamah Militer (Mahmil). Pada 24 Agustus 1998, Wiranto lantas meng- umumkan Prabowo diberhentikan dari dinas militer. Selama sidang DKP, Prabowo tidak mau me- nyebut siapa yang memberinya perintah untuk melakukan penculikan. Namun, setahun sete- lah sidang DKP, berbicara kepada wartawan terbatas di Bangkok, Prabowo mengaku me- nerima daftar orang yang harus “diamankan” dari Presiden Soeharto. Kata Prabowo, daftar itu juga diterima pimpinan TNI lainnya. Karena itu, perintah pengamanan tersebut bukanlah rahasia. “Mereka, para jenderal yang memeriksa saya (DKP), pun tahu,” ujarnya seperti dikutip maja- lah Panji, yang ikut mewawancarai Prabowo di Bangkok (edisi 22 Oktober 1999). Prabowo melanjutkan, Mabes TNI terus memantau kegiatan “pengamanan” itu. “Kita selalu ditanyai, ‘Sudah dapat belum Andi Arief? Sudah dapat belum si ini?’” kata Prabowo.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo
Fokus
kontroversi dkp prabowo
Fokus kontroversi dkp prabowo Mereka, para jenderal yang memeriksa saya (DkP), pun tahu. Berita pemberhentian Prabowo

Mereka, para jenderal yang memeriksa saya (DkP), pun tahu.

Mereka, para jenderal yang memeriksa saya (DkP), pun tahu. Berita pemberhentian Prabowo Subianto di koran Kompas

Berita pemberhentian Prabowo Subianto di koran Kompas 25 Agustus 1998.

Dijelaskan, menjelang SU MPR, ancaman bom dan pembakaran terminal sudah ada di mana-mana. Kepada Panji, Prabowo mengatakan para aktivis itu sudah merakit 40 bom; 18 sudah diamankan, 22 entah di mana. “Bahwa kemudian anak buah saya menyekap lebih lama sehingga dikatakan menculik, itu saya anggap kesalahan teknis,” kata Prabowo. Prabowo juga curhat, malam harinya se- telah pemecatan dirinya, ada pesta untuk merayakan ulang tahun Siti Hutami Endang Adiningsih alias Mamiek di rumah Cendana. Mamiek berulang tahun pada 23 Agustus, tapi dirayakan pada 24 Agustus. “Saya merasa mereka berpesta untuk merayakan pemecatan saya dari Angkatan Darat,” kata Prabowo seper- ti dikisahkan dalam buku Hari-hari Terpanjang Menjelang Mundurnya Presiden Soeharto, yang ditulis James Luhulima.

●●●

Kubu Prabowo mengkritisi dokumen DKP yang beredar tersebut. Banyak yang janggal dalam DKP terhadap Prabowo. “Semestinya, DKP dibentuk setelah Mahka- mah Militer memberi vonis. Kalau ini kan peng- adilan Mahmil Tim Mawar masih berjalan,” kata Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Suryo Prabowo, anggota Tim Pemenangan Prabowo, kepada majalah detik. Ia juga mempersoalkan komposisi DKP. Ang- gota DKP seharusnya minimal 3 orang perwira yang pangkatnya lebih tinggi dari terperiksa. Lebih bagus kalau bekas komandan dari perwi- ra yang diperiksa. “Ini (DKP Prabowo) jenderal bintangnya cuma 1 (Subagyo H.S.), lainnya berpangkat sama,” gugat Suryo. Protes DKP sejatinya tidak hanya dari kubu Prabowo sekarang ini saja. Kapuspom Syamsu Djalal pada 1998 juga sudah menyoal DKP. Bedanya, saat itu Syamsu menolak Prabowo cuma diselesaikan di DKP. Berdasarkan penyelidikan TPF, Prabowo adalah mastermind dari kasus penculikan itu, sehingga sudah sepantasnya juga diajukan ke Mahmil seperti anak buahnya. “Mahmil kan

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo
Fokus
kontroversi dkp prabowo

Presiden B.J. Habibie menerima tampuk kekuasaan setelah Soeharto mengundurkan diri di Istana Negara, 21 Mei 1998.

maya vidon/getti images

bisa terbuka. Kalau DKP itu intern dan perso- nal,” kata Syamsu kepada majalah detik. Syamsu sampai mengirim seorang perwira ber- pangkat kolonel untuk memberi penjelasan lebih teknis kepada DKP lewat Fachrul. Namun utusan itu disuruh balik kanan. Alasannya, tidak pantas mem- bawa Prabowo, yang merupakan mantu Presiden Soeharto, ke Mahmil. “Jadi masih ada ewuh pakewuh. Itulah saya herannya,” ucap Syamsu. Fachrul juga didatangi oleh utusan ayah Pra- bowo, Sumitro Djojohadikusumo. Utusan itu mengatakan, keluarga Sumitro ingin Prabowo dibawa ke pengadilan. Namun, ia menjawab, Prabowo cs hanya akan “diadili” di DKP.

Dalam buku Sumitro Djojohadikusumo, Jejak Perlawanan Begawan Pejuang (2001), Sumitro mempertanyakan mengapa kasus itu tidak di- bawa ke pengadilan. Ia menduga, keengganan itu karena kasus penculikan melibatkan banyak jenderal atau rahasia Angkatan Darat bakal terbongkar. Sebab, tidak mungkin Prabowo bertindak sendiri tanpa sepengetahuan atas- annya. “Siapa yang memberi perintah? KSAD- kah, Pangab, Pangti-kah?” Sumitro agaknya yakin bila dibawa ke Mah- mil, Prabowo akan bebas karena 9 aktivis yang diculiknya sudah dibebaskan. “Semua sudah dilepaskan hidup-hidup,” kata Sumitro. Fachrul membeberkan Prabowo cuma di- DKP-kan bukan karena sungkan saja pada Soe- harto. Ia terang-terangan menyebut keputusan itu juga untuk menyelamatkan suami Titiek itu. Menurut Fachrul, ada bukti permulaan yang cukup Prabowo terlibat juga dalam penghilang- an para aktivis yang hingga kini belum kembali. Namun perlu waktu lama untuk mengusutnya, meski saksi-saksi sudah siap. “Sudah begitu, ka- lau misalnya terbukti, Prabowo akan menerima hukuman yang luar biasa berat.”

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Mantan Pangab Jenderal (Purnawirawan) TNI Wiranto. ari saPutra/detikfoto   Dalam
Fokus kontroversi dkp prabowo Mantan Pangab Jenderal (Purnawirawan) TNI Wiranto. ari saPutra/detikfoto   Dalam

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Mantan Pangab Jenderal (Purnawirawan) TNI Wiranto.

ari saPutra/detikfoto

 

Dalam bukunya, Bersaksi di Tengah Badai (2004), Wiranto mengatakan setuju dibentuknya DKP karena anggota dan pimpinannya telah matang dan berpengalaman. Selain itu, sudah melakukan analisis akurat terhadap masalah berat dan sensi- tif itu. Apabila dari hasil penyidikan menunjukkan para perwira terlibat langsung, tidak menutup kemungkinan dibawa ke Mahmil.

ABRI/1998 tentang pemberhentian dengan hor- mat Prabowo dengan hak pensiun perwira tinggi. Bila kini surat DKP beredar, Fachrul memban- tah sebagai pihak yang menyebarkan. Namun pendukung Jokowi itu merasa perlu memberi klarifikasi agar tidak terjadi pemutarbalikan fak- ta. “Seolah-olah ada kesan yang terbalik bahwa dia (Prabowo) menjadi hero dan kami (di DKP)

Saran itu kemudian diteruskan Wiranto kepada

menjadi pengkhianat,” kata Fachrul.

Presiden Habibie. Namun, entah mengapa, pada 20 November 1998, terbit Keppres Nomor 62/

AriF AriAnto, DimAs ADiyto, bAhtiAr riFAi, isFAri hiKmAt, PAsti liberti mAPAPPA, moniQue shintAmi i irwAn nugroho

PAsti liberti mAPAPPA, moniQue shintAmi i irwAn nugroho Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
PAsti liberti mAPAPPA, moniQue shintAmi i irwAn nugroho Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo 7 keputuSan jenderal keSalahan praBowo VerSi dkp paSal yang dilanggar praBowo
Fokus kontroversi dkp prabowo 7 keputuSan jenderal keSalahan praBowo VerSi dkp paSal yang dilanggar praBowo

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo 7 keputuSan jenderal keSalahan praBowo VerSi dkp paSal yang dilanggar praBowo B
7 keputuSan jenderal keSalahan praBowo VerSi dkp paSal yang dilanggar praBowo B erikut ini 8
7
keputuSan
jenderal
keSalahan
praBowo
VerSi dkp
paSal yang
dilanggar
praBowo
B erikut ini 8 kesalahan Prabowo berdasarkan salinan
Keputusan DKP Nomor KEP/03/VIII/1998/DKP yang
beredar.
Sumpah prajurit Butir 2, 3, dan 4
Butir 2: Bahwa saya akan tunduk pada hukum
dan memegang teguh disiplin keprajuritan.
1
Melakukan kesalahan dalam analisis tugas terhadap
surat KSAD Nomor STR/41/1997 tertanggal 4 Februari
dan STR/92/1997 tertanggal 11 Maret 1997 bahwa KSAD
sebagai pembina tidak berwenang memberikan tugas
operasi khusus dalam rangka stabilitas nasional.
Butir 3: Bahwa saya taat kepada atasan dengan
tidak membantah perintah atau putusan.
2 Secara sengaja menjadikan perintah KSAD yang di-
ketahuinya tanpa wewenangnya sebagai dasar untuk
Butir 4: Bahwa saya akan menjalankan segala
kewajiban dengan penuh rasa tanggung
jawab kepada Tentara dan Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
menerbitkan surat perintah nomor Sprint/689/IX/1997
kepada Satgas Merpati untuk melakukan operasi khusus
dalam rangka stabilitas nasional.
Sapta marga Butir 3, 5, 6, dan 7
3 Melaksanakan dan mengendalikan operasi dalam
rangka stabilitas nasional yang bukan merupakan
Butir 3: Kami Kesatria Indonesia, yang ber-
takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta
membela kejujuran, kebenaran, dan keadilan.
wewenangnya, tapi jadi wewenang Pangab. Tindakan di
atas dilakukan berulang-ulang, yakni:
● Pelibatan satgas di Timor Timur dan Aceh
● Pelibatan sandra di Wamena
Butir 5: Kami Prajurit Tentara Nasional Indone-
sia memegang teguh disiplin, patuh dan taat
kepada pimpinan, serta menjunjung tinggi
sikap dan kehormatan Prajurit.
● Pelibatan Kopassus pengamanan presiden di Vancouver,
Kanada
4 Memerintahkan Satgas Mawar dan Merpati melalui
Kolonel Infanteri Chairawan (Komandan Grup 4)
Butir 6: Kami Prajurit Tentara Nasional
Indonesia mengutamakan keperwiraan dalam
melaksanakan tugas serta senantiasa siap
sedia berbakti kepada Negara dan Bangsa.
dan Mayor Infanteri Bambang Kristiono untuk melakukan
pengungkapan, penangkapan, dan penahanan aktivis dan
kelompok radikal dan PRD yang diketahui bukan wewe-
nangnya, yang mengakibatkan Andi Arief, Aan Rusdianto,
Mugianto, Nezar Patria, Haryanto Taslam, Raharjo Waluyo
Jati, Faisol Risa, Pius Lustrilanang, dan Desmond J. Mahesa
jadi korban.
Butir 7: Kami Prajurit Tentara Nasional Indo-
nesia setia dan menepati janji serta Sumpah
Prajurit.
melakukan tindak pidana:
Kolonel Infanteri Chairawan, Mayor Infanteri Bambang,
serta para perwira dan para anggota Satgas Merpati serta
Mawar yakin akan kebenaran tugas karena, menurut
Danjen, “sudah dilaporkan ke pimpinan” dan “atas perintah
pimpinan”.
● Melakukan ketidakpatuhan Pasal 103
KUHPM.
● Melanggar Pasal 55 ayat 1 ke-2 juncto Pasal
333 KUHP tentang perampasan kemerde-
kaan orang lain dan Pasal 55 ayat 1 juncto
Pasal 328 KUHP tentang penculikan.
5 Tidak melaporkan operasi kepada Pangab, dan baru
melaporkannya pada awal April 1998, setelah didesak
Kepala BIA (waktu itu Letjen Zaki Anwar Makarim).
6
Tidak melibatkan staf organik dalam prosedur staf,
pengendalian dan pengawasan.
7 Tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawab ko-
mando dalam pengendalian tindakan-tindakan Satgas
Merpati dan Mawar.
Sering ke luar negeri tanpa seizin KSAD dan Pangab.
8

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Layu karier karena Tim mawar 3 Februari-28
Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Layu karier karena Tim mawar 3 Februari-28

Fokus

Fokus

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Layu karier karena Tim mawar 3 Februari-28 mareT 1998

Layu karier

karena Tim mawar

Layu karier karena Tim mawar 3 Februari-28 mareT 1998 Prabowo Subianto meniti karier di Kopassus dan

3 Februari-28 mareT 1998

Prabowo Subianto meniti karier di Kopassus dan akhirnya menjadi Komandan Jenderal Korps Baret Merah. Menantu Presiden Soeharto ini kemudian menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, tempat dia dulu pernah jadi Komandan Batalion Infanteri Lintas Udara 328, yang terkenal karena memberangus pemberontakan Darul Islam Kartosuwiryo. Namun karier militer yang cemerlang itu tersandung kasus penculikan aktivis prodemokrasi oleh Tim Mawar. Berikut ini hari-hari di pengujung karier ketentaraan Prabo- wo itu.

Tim Mawar beranggotakan 10 perwira dan bintara dari Detasemen 81/Antiteror

10 perwira dan bintara dari Detasemen 81/Antiteror menculik sembilan aktivis. Desmond J. Mahesa dan Pius

menculik sembilan aktivis. Desmond J. Mahesa dan Pius Lustrilanang yang pertama diangkut dan yang terakhir adalah Andi Arief.

2 apriL 1998

20 mareT 1998

Panglima ABRI Jenderal Wiranto memerintahkan pencarian aktivis yang diculik lewat surat telegram bernomor STR/441/1998 yang diteken Kepala Staf Umum ABRI Mayjen Fachrul Razi.

26 apriL 1998

Kepala Staf Umum ABRI Mayjen Fachrul Razi. 26 apriL 1998 Desmond dan Pius kembali ke rumah

Desmond dan Pius kembali ke rumah orang tuanya.

29 apriL 1998

Pius memberi kesaksian di Komnas HAM bahwa ia disekap dan disiksa selama dua bulan. Selama disekap, Pius berjumpa dengan aktivis lainnya, antara lain Haryanto Taslam dan Desmond J. Mahesa.

2 mei 1998

Rapat pimpinan DPR memutuskan penculikan aktivis harus diusut tuntas.

DPR memutuskan penculikan aktivis harus diusut tuntas. ABRI membentuk Tim Pencari Fakta (TPF), yang ditugasi

ABRI membentuk Tim Pencari Fakta (TPF), yang ditugasi meneliti kasus orang hilang, khususnya mencari tahu kemungkinan adanya anggota ABRI yang terlibat.

mencari tahu kemungkinan adanya anggota ABRI yang terlibat. 12 mei 1998 Tragedi Trisakti. Empat mahasiswa pengunjuk

12 mei 1998

Tragedi Trisakti. Empat mahasiswa pengunjuk rasa tewas ditembak di halaman kampus Universitas Trisakti.

15 mei 1998

13-14 mei 1998

Kerusuhan pecah di Jakarta. Terjadi pembakaran, penjarahan, dan pemerkosaan.

19 mei 1998

Presiden Soeharto tiba di Jakarta dari kunjungan ke Mesir.

21 mei 1998

Prabowo bertemu dengan Amien Rais di Hotel Regent, memintanya membatalkan demo besar- besaran di Monas, yang menuntut Soeharto turun dari kursi presiden.

22 mei 1998

Soeharto menyatakan mundur. B.J. Habibie dilantik jadi presiden.

menyatakan mundur. B.J. Habibie dilantik jadi presiden. 13 JuLi 1998 - Mayjen Kivlan Zen dan Mayjen

13 JuLi 1998

- Mayjen Kivlan Zen dan Mayjen Muchdi Pr. diperintah Prabowo meminta surat rekomendasi kepada Jenderal Besar A.H. Nasution agar Habibie melantik Prabowo sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.

- Wiranto melapor kepada Habibie mengenai datangnya pasukan Kostrad TNI AD dari luar Jakarta dan adanya pasukan di sekitar rumah Presiden tanpa sepengetahuan Panglima ABRI.

- Habibie memerintahkan Wiranto mencopot jabatan Pangkostrad Prabowo sebelum matahari terbenam.

24 JuLi 1998

TPF menyimpulkan beberapa personel Kopas- sus terlibat dalam penculikan dan kasus orang hilang.

17 JuLi 1998

Prabowo, yang saat itu menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI, menyatakan siap bertanggung jawab jika memang terbukti terkait dengan kasus penculikan aktivis prodemokrasi.

Dewan Kehormatan Perwira dibentuk berdasarkan keputusan Panglima ABRI Nomor

Skep/533/P/VII/1998.

21 agusTus 1998

Panglima ABRI Nomor Skep/533/P/VII/1998. 21 agusTus 1998 10, 18, 19 agusTus 1998 Sidang DKP memeriksa Prabowo.

10, 18, 19 agusTus 1998

Sidang DKP memeriksa Prabowo.

DKP merekomendasikan pemberhentian Pra- bowo dari dinas kemiliteran karena bersalah melakukan delapan pelanggaran.

24 agusTus 1998

Menhankam/Pangab Jenderal TNI Wiranto meng- umumkan Prabowo diberhentikan dari dinas militer.

20 november 1998

Presiden Habibie menandatangani Keppres Nomor 62/ABRI/1998 tentang pemberhentian dengan hormat Letjen TNI Prabowo Subianto dari dinas keprajuritan ABRI dengan hak pensiun perwira tinggi.

Okta Wiguna | iin YumiYanti

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Pertarungan Macan di Balik capres DenDam lama Dua faksi Di angkatan
Fokus kontroversi dkp prabowo Pertarungan Macan di Balik capres DenDam lama Dua faksi Di angkatan

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Pertarungan

Macan

di Balik capres

DenDam lama Dua faksi Di angkatan Darat mencuat lagi setelah Prabowo menjaDi caPres. bermusuhan sejak bereDar isu kuDeta terhaDaP PresiDen soeharto.

Prabowo menjaDi caPres. bermusuhan sejak bereDar isu kuDeta terhaDaP PresiDen soeharto. Majalah detik 16 - 22
Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso bersama Komunitas Piye
Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso bersama Komunitas Piye
Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso bersama Komunitas Piye

Fokus

Fokus

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo

Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso bersama Komunitas Piye Kabare mendeklarasikan dukungan Prabowo-Hatta menjadi Presiden 2014, di Rumah Polonia, Jakarta,

(2/6/2014).

Lamhot/detikcom

r uMah bercat putih di kawasan

Menteng, Jakarta Pusat, itu sebelum-

nya adalah Museum Adam Malik.

Kini bekas kediaman mantan wakil

presiden di Jalan Diponegoro 29, Jakarta Pusat,

itu disulap jadi kantor Djoko Santoso Center. Sesuai dengan namanya, komandan markas relawan pendukung pasangan Prabowo Subi- anto-Hatta Rajasa itu adalah mantan Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso. Djoko merasa berutang budi kepada bekas komandannya di Batalion Infanteri Lintas Udara 328 tersebut. Pada 1988, Djoko meminta kepada Prabowo

agar keputusan mengirimnya ke Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat ditunda saja. Prabowo menolak permintaan wakilnya itu. “Djoko, jangan kamu ketinggalan dari kaw- an-kawanmu,” ujarnya menirukan ucapan Pra- bowo ketika itu. “Biar saya sendiri di sini, tidak apa-apa.” Djoko menyusul purnawirawan jenderal lain- nya, yang terlebih dulu menyokong Prabowo. Pada 27 Maret 2014, sekitar 80 jenderal, 300 perwira menengah, dan lebih dari 400 prajurit mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo di gedung Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Defile pasukan Kopassus TNI AD dalam sebuah acara. Alumni pasukan elite
Fokus kontroversi dkp prabowo Defile pasukan Kopassus TNI AD dalam sebuah acara. Alumni pasukan elite

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo Defile pasukan Kopassus TNI AD dalam sebuah acara. Alumni pasukan elite tersebut

Defile pasukan Kopassus TNI AD dalam sebuah acara. Alumni pasukan elite tersebut kini terpecah, ada yang pro dan kontra dengan Prabowo.

GettyimaGes

Pemimpin rombongan itu mantan Kepala Staf Umum Mabes TNI Letnan Jenderal Suryo Prabowo. Menurut Suryo, purnawirawan yang mendukung Prabowo lebih karena kenal secara pribadi atau sama-sama kecewa terhadap Pre- siden Bacharuddin Jusuf Habibie dan Panglima ABRI Jenderal Wiranto. Prabowo diberhentikan dari dinas militer pada Agustus 1998 atas rekomendasi Dewan Kehormatan Perwira yang dibentuk Wiranto. Lalu, pada 4 Januari 1999, Wiranto memutasi

100 perwira TNI yang, konon, mayoritasnya berpihak kepada Prabowo. Pensiunan tentara pendukung Prabowo juga berasal dari mereka yang berkarier di jalur poli- tik di Partai Gerindra. Lalu ada juga pensiunan jenderal yang memang dekat dengan Prabowo sejak mereka sama-sama sebagai perwira menengah, misalnya Mayor Jenderal Glenny Kairupan dan Mayor Jenderal Kivlan Zen. Pada 1989, kepada Titiek Soeharto, istri Pra- bowo, Glenny menyampaikan dokumen rapat jenderal dan menteri yang ingin agar Presiden Soeharto lengser. Sedangkan Kivlan pernah membantu memintakan surat kepada Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, yang isinya me- minta Presiden Habibie mengangkat Prabowo sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Sebenarnya ada lagi karib Prabowo sejak di kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopas- sus), yakni Jenderal (Purnawirawan) Luhut Binsar Panjaitan. Bersama juniornya itu, Luhut membangun kesatuan antiteror di Kopassus yang mereka namai Detasemen 81. Prabowo dan Luhut dikirim untuk mengikuti pendidikan antiteror ke Inggris serta studi ban-

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Di Den 81, hanya saya yang akan menjadi matahari. saya komandan,
Fokus kontroversi dkp prabowo Di Den 81, hanya saya yang akan menjadi matahari. saya komandan,

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo Di Den 81, hanya saya yang akan menjadi matahari. saya komandan, kamu

Di Den 81, hanya saya yang akan menjadi matahari. saya komandan, kamu (Prabowo) wakil saya.

menjadi matahari. saya komandan, kamu (Prabowo) wakil saya. Luhut Binsar Panjaitan ding ke Prancis dan Belanda.

Luhut Binsar Panjaitan

ding ke Prancis dan Belanda. Namun, setelah kesatuan itu terbentuk, Mayor Jenderal (Purna- wirawan) Sintong Panjaitan bercerita, hubung- an keduanya memburuk selepas Maret 1983. Saat itu Luhut kaget menerima laporan, anak buahnya disuruh bersiaga menghadapi kude- ta. Perintah itu berasal dari wakilnya, Kapten Prabowo. Mereka bersiap menangkap Asisten Intelijen Menteri Pertahanan dan Keamanan Letnan Jenderal Leonardus Benjamin Moerdani, Letnan Jenderal Sudharmono, Marsekal Madya Ginandjar Kartasasmita, dan Letnan Jenderal Moerdiono. Luhut membatalkan perintah itu dan mela- por kepada atasannya, Brigadir Jenderal Jas- min. Saat itu Jasmin dan Luhut berkesimpulan Prabowo mungkin stres dan perlu cuti. Sekembali ke markas, Prabowo menghadap Luhut. “Memang, Bang, di Den 81 tidak boleh ada dua matahari,” kata Prabowo seperti ditiru- kan Luhut kepada Sintong. Luhut menjawab, “Di Den 81, hanya saya yang akan menjadi matahari. Saya komandan, kamu wakil saya,” ujarnya. “Kamu minta saya membawa Soeharto ke sini itu bypass garis

komando berapa jauh?” Rencana kudeta itu sejauh ini memang tidak terbukti. Benny Moerdani malah jadi Panglima ABRI, Sudharmono jadi wakil presiden, se- dangkan Ginandjar dan Moerdiono dijadikan menteri oleh Soeharto. Sintong menceritakan dalam buku Perjalan- an Seorang Prajurit Parakomando bahwa isu kudeta itu muncul akibat tiga pengelompokan di TNI. Ada yang dimasukkan ke kubu Soehar- to, ada kubu netral, dan selebihnya masuk faksi L.B. Moerdani. Sintong dan Luhut dicap sebagai kubu Moerdani. Kivlan Zen bercerita, perkubuan itu dikenal dengan “ABRI merah-putih” dan “ABRI hijau”. Menurut dia, disebut hijau karena perwiranya bersimpati pada gerakan Islam, yang bersebe- rangan dengan ABRI merah-putih yang nasio- nalis. Prabowo, kata Kivlan, masuk faksi hijau dan menuding Benny Moerdani hendak membera- ngus gerakan Islam serta menggulingkan Soe- harto. Sebagai balasannya, Benny memutasi bekas staf khususnya jadi kepala staf kodim. “Itu menimbulkan kebencian mendalam Pra-

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo (Kiri-kanan) Luhut Panjaitan, Jokowi, Wiranto, dan Subagyo H.S. saat menghadiri pertemuan
Fokus kontroversi dkp prabowo (Kiri-kanan) Luhut Panjaitan, Jokowi, Wiranto, dan Subagyo H.S. saat menghadiri pertemuan

Fokus

kontroversi dkp prabowo

(Kiri-kanan) Luhut Panjaitan, Jokowi, Wiranto, dan Subagyo H.S. saat menghadiri pertemuan dengan para purnawirawan di Balai Kartini, Jakarta, Selasa

(3/6/2014).

aGunG Pambudhy/detikcom

bowo terhadap Benny,” kata Kivlan.

Namun

Kepala

Staf

Angkatan Darat Jende- ral Rudini memindah- kan Prabowo dengan memberinya jabatan Komandan Batalion In- fanteri Lintas Udara 328. Batalion ini terkenal karena memberangus pemberontakan Darul Islam Kartosuwiryo. Di rumah dinasnya di Bandung, Prabowo kerap bertemu dengan perwira yang bersimpati padanya buat mela- wan Benny Moerdani. Mereka antara lain Kiv- lan, Mayor Glenny Kairupan, dan Mayor Sjafrie Sjamsoeddin. Pergerakan Prabowo ini tidak disukai kubu merah-putih. Belakangan, Wiranto, yang menu- rut Kivlan ada di kubu merah-putih, menjegal sobatnya itu. Ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo, mengamininya dalam biografi Jejak Perlawan-

an Begawan Pejuang. Sumitro menganggap Wiranto cemburu terhadap kenaikan pangkat putranya yang melesat. Wiranto, kata Sumitro, bahkan mempengaruhi Soeharto agar menjauhi putranya. Prabowo pun mengeluh. “Papi enggak akan percaya kalau saya bilang saya dikhianati mertua,” kata Prabowo saat menelepon Sumitro. “Dia bilang kepada Wiranto, singkirkan saja Prabowo dari pasukan.” Sesudah Soeharto mundur dan digantikan Habibie, Sumitro menuding Wiranto sengaja membentuk Dewan Kehormatan Perwira, yang menyelidiki kasus penculikan aktivis prodemokrasi oleh Tim Mawar Kopassus. Hasil sidang Dewan pun mengakhiri karier militer Prabowo. Wiranto membantah semua tuduhan Sumitro. Ia juga menampik adanya perkubuan hijau versus merah-putih di TNI seperti disebut Kivlan. Wiranto merasa banyak yang menilai dia tidak cocok dengan Prabowo karena dia tak pernah berkunjung ke kediaman Prabowo secara khusus. “Bahkan banyak perwira yang lebih tinggi pangkatnya pun bertandang ke sana,” kata Wiranto dalam biografinya, Bersaksi

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Pertemuan Prabowo dengan Ketua Umum Pepabri Agum Gumelar di Jakarta, (22/4/2014).
Fokus kontroversi dkp prabowo Pertemuan Prabowo dengan Ketua Umum Pepabri Agum Gumelar di Jakarta, (22/4/2014).

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo Pertemuan Prabowo dengan Ketua Umum Pepabri Agum Gumelar di Jakarta, (22/4/2014). Agum

Pertemuan Prabowo dengan Ketua Umum Pepabri Agum Gumelar di Jakarta, (22/4/2014). Agum kini mendukung pasangan Jokowi-JK.

dok detikcom

di Tengah Badai. Perselisihan Wiranto dengan Prabowo sebe- narnya tidak runcing-runcing amat. Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto dan Partai Gerindra Prabowo sama-sama jadi oposisi pemerintah- an Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan, menjelang pendaftaran Prabowo sebagai calon presiden ke Komisi Pemilihan Umum, keduanya bertemu membahas koalisi. Namun rencana itu kandas dan Wiranto memi-

lih menyokong Joko Widodo. Pada 27 Mei 2014, Wiranto bersama sekitar 250 purnawirawan menyatakan dukungan ke-

pada Jokowi memakai bendera Pondok Bangsa

di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Wiranto bersama Luhut pekan lalu juga menggelar pertemuan dengan perwira tinggi dan menengah purnawirawan Angkatan Darat

di Balai Kartini, Jakarta Selatan. Penggalangan

purnawirawan ini rupanya menguak lagi luka lama perkubuan merah-putih versus hijau. Apalagi para jenderal yang menjadi anggota Dewan Kehormatan Perwira, yang member- hentikan Prabowo, ikut gerbong Wiranto. Ke- cuali Susilo Bambang Yudhoyono dan jenderal yang sudah meninggal, semua peneken surat keputusan DKP ada di kubu Jokowi. Jenderal (Purnawirawan) Subagyo Hadi Sis- woyo terlihat di barisan pendukung Jokowi-JK dalam acara debat capres pada 9 Juni lalu. Su- bagyo memang pengurus Partai Hanura, yang mengusung pasangan nomor urut dua itu. Wakil Ketua Dewan Kehormatan Perwira Letnan Jenderal (Purnawirawan) Fachrul Razi bergabung dengan tim relawan bentukan

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo kalau tetap melakukan insinuasi terhadap Prabowo, berarti Anda menyatakan perang! Kivlan
Fokus kontroversi dkp prabowo kalau tetap melakukan insinuasi terhadap Prabowo, berarti Anda menyatakan perang! Kivlan

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo kalau tetap melakukan insinuasi terhadap Prabowo, berarti Anda menyatakan perang! Kivlan Zen

kalau tetap melakukan insinuasi terhadap Prabowo, berarti Anda menyatakan perang!

insinuasi terhadap Prabowo, berarti Anda menyatakan perang! Kivlan Zen Luhut Panjaitan, Bravo 5. Lalu Jenderal (Purna-

Kivlan Zen

Luhut Panjaitan, Bravo 5. Lalu Jenderal (Purna- wirawan) Agum Gumelar juga secara terbuka menyatakan mendukung Jokowi. Agum mengatakan jenderal yang pernah menjadi anggota Dewan Kehormatan paham betul seperti apa Prabowo. “Kami secara moral tidak bisa membohongi diri sendiri, rakyat, dan Tuhan,” ujarnya kepada majalah detik. Yang bikin kubu Prabowo panas, Fachrul dan Agum muncul di televisi untuk mengomentari beredarnya dokumen keputusan DKP. Kedua- nya membenarkan dokumen yang bocor itu otentik. “Bahwasanya itu merugikan Pak Prabowo, itu risiko dia,” kata Agum. Kemuncul- an dokumen dan para penekennya itu kian memanaskan “perang bintang” di antara kedua calon presiden. Menanggapi dua seniornya itu, Kivlan pada Jumat, 13 Juni 2014, menggelar konferensi pers khusus di markas pemenangan Prabowo-Hatta, Rumah Polonia. Dengan nada tinggi, ia menuding para ang- gota Dewan Kehormatan sengaja membuka front dengan Prabowo dan para purnawirawan pendukungnya. “Saya minta hentikan semua

hujatan terhadap Prabowo kalau tidak mau Anda nanti dimusuhi adik kelasmu,” kata Kiv- lan. “Kalau tetap melakukan insinuasi (tuduhan tersembunyi) terhadap Prabowo, berarti Anda menyatakan perang!” Namun ramai-ramainya purnawirawan jen- deral mendukung calon presiden dan wakil presiden ini, menurut peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Hermawan Sulis- tyo, lebih pada demi kepentingan sendiri. “Bagi jenderal yang punya dosa masa lalu, mereka mencari perlindungan politik,” ujarnya. Hermawan meyakini kehadiran pensiunan berpangkat bintang tak terlalu banyak peng- aruhnya terhadap perolehan suara. Hermawan menjelaskan, mereka tidak punya popularitas secara politik dan belum tentu punya daya tarik suara dari bekas anak buah mereka. “Yang bisa diharapkan dari mereka itu adalah pengalaman pengorganisasian,” ujarnya. “Me- reka memang macan karena bisa jadi jenderal. Tapi, ketika pensiun, mereka itu macan om-

pong.” monique shintami, bahtiar rifai, isfari hikmat, Pasti liberti | okta wiguna

bahtiar rifai, isfari hikmat, Pasti liberti | okta wiguna Majalah detik 16 - 22 juni 2014
bahtiar rifai, isfari hikmat, Pasti liberti | okta wiguna Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Semua itu?”

tuduh Saya di belakang

“Jadi Saudara

marah dia. meJa kacanya dipukul, pecah.

“nah,

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo
Fokus
Fokus
kontroversi dkp prabowo
kontroversi dkp prabowo
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah detik
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah detik
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah detik
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah detik

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo
Fokus
kontroversi dkp prabowo

H ermawan Sulistyo masih ingat

betul ketegangan yang terjadi di

rumah Prabowo Subianto. Saat itu

Prabowo, yang berpangkat letnan

jenderal, marah ketika dimintai keterangan oleh Tim Gabungan Pencari Fakta Kerusuhan Mei 1998. Mantan Panglima Komando Cadangan Stra-

tegis Angkatan Darat itu menggebrak meja di hadapannya. Meja kaca itu

pecah. Padahal Prabowo duduk sendiri dikepung oleh sejumlah orang dari

TGPF. Kiki, panggilan akrab Hermawan, adalah Ketua Tim Asistensi TGPF. Ia, bersama tiga anggota TGPF dan sekitar 10 peneliti, saat itu mendatangi rumah Prabowo untuk memeriksanya. Pemeriksaan dilakukan di rumah atas per- mintaan Prabowo. Namanya pemeriksaan, ada pertanyaan yang memojokkan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu. “Jadi Saudara tuduh saya di belakang semua itu?” katanya seperti ditirukan Kiki. “Nah, marah

semua itu?” katanya seperti ditirukan Kiki. “Nah, marah Prabowo merupakan satu- satunya terperiksa kasus pelanggaran

Prabowo merupakan satu- satunya terperiksa kasus

pelanggaran Ham yang bikin

tegang TgPF.

terperiksa kasus pelanggaran Ham yang bikin tegang TgPF. dia. Meja kacanya dipukul, pecah,” tutur Kiki. TGPF

dia. Meja kacanya dipukul, pecah,” tutur Kiki. TGPF dibentuk pada 23 Juli 1998 untuk mengungkap fakta, pelaku, dan latar belakang peristiwa kerusuhan pada 13-15 Mei 1998 serta pemerkosaan di enam kota besar, yakni Jakar- ta, Surabaya, Palembang, Solo, Medan, dan Makassar. TGPF terdiri atas unsur-unsur pemerintah, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Indonesia, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan lainnya. Masa tugas TGPF ber- akhir pada 23 Oktober 1998. Tim ini diketuai oleh Marzuki Darusman (saat itu mewakili Komnas HAM, kini mendukung Prabowo) dengan wakil ketua I/anggota Mayjen Polisi Drs Marwan Paris, MBA, (Mabes ABRI) dan wakil ketua II/anggota KH Dr Said Aqil Siroj (Nahdlatul Ulama) serta beranggotakan 16 orang. Sementara itu, ABRI membentuk Dewan Kehormatan Perwira (DKP) pada 24 Juli 1998 untuk memeriksa Prabowo dalam kasus pen- culikan aktivis prodemokrasi. Kiki tidak ingat persis kapan tanggal peme- riksaan itu. Yang dia ingat, hal itu terjadi berba-

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo
Fokus
Fokus
kontroversi dkp prabowo
kontroversi dkp prabowo

Kerusuhan Mei 1998 di Jakarta

gettyimages

rengan dengan pemeriksaan oleh DKP. Adapun Dewan Kehormatan Perwira bersidang meme- riksa Prabowo pada 10, 18, dan 19 Agustus 1998. Buku Hari-hari Terpanjang yang ditulis oleh James Luhulima mencatat pertemuan Prabo- wo dengan TGPF dilakukan pada 7 September 1998. Artinya, pemeriksaan itu terjadi tak lama setelah Prabowo diberhentikan dari karier mi- liter pada 24 Agustus 1998 karena DKP mene-

mukan bukti ia bersalah mendalangi penculik- an aktivis. Prabowo merupakan satu-satunya terperiksa kasus pelanggaran HAM yang bikin tegang TGPF. Para perwira tinggi militer lainnya, se- perti Mayjen Sjafrie Sjamsoeddin (Pangdam Jaya) dan Mayjen Soeharto (Komandan Korps Marinir), tidak memberikan reaksi sekeras Pra- bowo saat diperiksa TGPF.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo
Fokus
kontroversi dkp prabowo

Pemeriksaan TGPF terhadap Sjafrie berlang- sung 4,5 jam, sedangkan pemeriksaan Prabowo hanya dua jam. “Kami kayak wawancara untuk koran, tek-tok gitu, enggak ada berapa-berapa pertanyaan,” ujar Kiki.

Dari penyelidikan yang dilakukan, TGPF me- nyimpulkan, peristiwa kerusuhan pada 13-15 Mei 1998 tidak dapat dilepaskan dari konteks dina- mika sosial masyarakat Indonesia pada masa itu, yang ditandai dengan rentetan peristiwa Pemilu 1997, krisis ekonomi,

Sidang Umum MPR RI 1998, demonstrasi mahasiswa, penculikan para aktivis, dan

tertembaknya mahasiswa Trisakti. Dalam kesimpulan akhirnya, TGPF menye- but dua perwira tinggi, yakni Prabowo dan Sjafrie Sjamsoeddin, sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas Kerusuhan Mei 1998. Sjafrie dianggap tidak dapat mengendalikan keamanan di wilayah teritorialnya selaku Pang- dam Jaya. Sedangkan indikasi keterlibatan Prabowo da- lam kerusuhan tersebut dimulai dengan perte-

Prabowo da- lam kerusuhan tersebut dimulai dengan perte- Perlu melakukan penyelidikan terhadap pertemuan di markas

Perlu melakukan penyelidikan terhadap pertemuan di markas kostrad pada 14 mei 1998.

terhadap pertemuan di markas kostrad pada 14 mei 1998. muan pejabat ABRI dengan tokoh masyarakat di

muan pejabat ABRI dengan tokoh masyarakat di Markas Kostrad pada 14 Mei 1998. Saat itu Prabowo menjabat Panglima Kostrad. “Perlu melakukan penyelidikan terhadap pertemuan di Markas Kostrad pada 14 Mei 1998. Ini untuk mengetahui dan mengungkap serta memastikan peranan Prabowo dan pihak- pihak lainnya dalam Kerusuhan Mei,” demikian rekomendasi TGPF. TGPF juga merekomendasikan, dalam kasus penculikan, Prabowo dan semua pihak yang terlibat diajukan ke Mahkamah Militer. Hasil kerja TGPF tersebut diserahterimakan kepada pemerintah cq Menteri Kehakiman pada saat berakhirnya masa tugas TGPF, yakni pada Oktober 1998.

l l l

Dewan Perwakilan Rakyat hasil Pemilu 1999 mengesahkan Undang-Undang Nomor 39 Ta- hun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Undang- undang ini memberikan hak kepada Komnas HAM untuk menyelidiki dan memeriksa kasus pelanggaran HAM. Koordinator Program Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) Wahyudi Djafar

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo
Fokus
kontroversi dkp prabowo

Aksi Kamisan di depan Istana Merdeka, (12/6). Isu HAM dan militerisme kerap menjadi isu utama.

grandy/detikcom

menyebutkan salah satu permasalahan HAM pada masa lalu yang ditangani oleh Komnas HAM adalah penghilangan paksa pada 1998. Mereka membentuk Komisi Penyelidik Peris- tiwa Pelanggaran Hak Asasi Manusia (KPP HAM) untuk kasus ini pada sekitar 2004 ketika Komnas HAM dipimpin oleh Abdul Hakim Garuda Nusantara. Karena itu, Komnas HAM juga membentuk

tim KPP lainnya, yakni KPP HAM Timor Timur, Peristiwa Tanjung Priok 1984, Tragedi Trisakti- Semanggi 1998, Peristiwa Talangsari 1989, dan KPP HAM untuk peristiwa 1965. Albert Hasibuan, anggota Komnas HAM pe- riode 1993-2002, mengaku menjadi bagian dari KPP HAM Penghilangan Paksa 1998. Namun proses penyelidikan kasus ini berjalan lambat. Berkas penyelidikan baru bisa diselesaikan

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo
Fokus
kontroversi dkp prabowo
Fokus kontroversi dkp prabowo pada 2007. Maklum, penyelidik Komnas HAM terdiri atas akademisi dan aktivis. Mereka

pada 2007. Maklum, penyelidik Komnas HAM

terdiri atas akademisi dan aktivis. Mereka tidak memiliki kemampuan mumpuni seperti pene- gak hukum yang terlatih. Apalagi KPP HAM Penghilangan Paksa tak mampu menghadirkan Prabowo untuk dimintai keterangan. Saat itu Prabowo berada di luar ne- geri. Prabowo ke luar negeri pada 11 September 1998 atau empat hari setelah diperiksa TGPF. Komnas HAM juga tidak memiliki kewenangan pemanggilan paksa, bahkan sampai sekarang pun setelah Prabowo

pulang. “Prabowo dipanggil tapi tidak datang. Surat izinnya (pemanggilan paksa yang diajukan ke Pengadilan Negeri

Jakarta Pusat) tidak kunjung terbit,” ujar Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Siti Noor Laila pada Mei lalu. Hasil KPP HAM diserahkan ke Kejagung. Tapi Kejaksaan mengembalikan berkas tersebut kepada Komnas HAM dengan alasan tidak

Prabowo dipanggil tapi tidak datang. surat izinnya (pemanggilan paksa yang diajukan ke Pengadilan negeri Jakarta Pusat) tidak kunjung terbit.

ke Pengadilan negeri Jakarta Pusat) tidak kunjung terbit. ~siTi noor LaiLa~ memenuhi syarat untuk dilakukan

~siTi noor LaiLa~

memenuhi syarat untuk dilakukan penyidikan. “Sampai sekarang saya tidak habis pikir. Seha- rusnya jaksa-jaksa itu yang melengkapi karena penyidik yang terlatih, bukan mengembalikan lagi (berkasnya),” ujarnya. Namun DPR memberikan bekal dasar hu- kum cukup akurat dalam UU Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Regulasi ini memungkinkan pemerintah menggelar peng- adilan terhadap pelaku pelanggaran HAM melalui kejaksaan dan DPR. DPR dapat menerima hasil penyelidikan Komnas HAM dan merekomendasikan kepada pemerintah untuk menggelar pengadilan HAM ad hoc. DPR menjadi penyelesaian atas peno- lakan kejaksaan melakukan tindak lanjut. Kasus pelanggaran HAM masa lampau yang sampai ke pengadilan HAM adalah kasus pelanggaran HAM Timor Timur dan kasus Tanjung Priok. Kasus ini diajukan ke pengadilan melalui reko- mendasi DPR. Kasus penghilangan paksa diterima DPR pada tahun yang sama ketika ditolak kejaksaan, yakni 2007. DPR kemudian membentuk pan- sus yang diketuai oleh Effendi Simbolon. Pada

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo
Fokus
Fokus
kontroversi dkp prabowo
kontroversi dkp prabowo

Prabowo dan Susilo Bambang Yudhoyono semasa di ABRI

dok. pribadi

2009, mereka merekomendasikan pembentuk- an pengadilan HAM ad hoc kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sayangnya, Presiden tak mengambil tindak- an apa pun atas rekomendasi ini. Pada 2011, Presiden Yudhoyono mengangkat Albert se- bagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan memintanya menyelesaikan pelanggaran

HAM masa lampau. Wahyudi Djafar mempertanyakan langkah Presiden. Pasalnya, kasus penghilangan paksa merupakan pelanggaran yang memiliki dasar hukum paling kuat untuk segera diselesaikan dibanding kasus lain. “Penyelesaian ada di tangan SBY sebenarnya,” tuturnya. n bahtiar rifai

| aryo bhawono

n b a h t i a r r i f a i | aryo bhawono
n b a h t i a r r i f a i | aryo bhawono

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Jenderal (Purnawirawan) GeorGe toisutta: Ngaku salah,
Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Jenderal (Purnawirawan) GeorGe toisutta: Ngaku salah,

Fokus

Fokus

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Jenderal (Purnawirawan) GeorGe toisutta: Ngaku salah,

Jenderal (Purnawirawan) GeorGe toisutta:

Ngaku

salah,

TerhormaT

Prabowo

“Prabowo diPensiunkan dan diberikan hak Pensiunnya, artinya tidak diPecat.”

dan diberikan hak Pensiunnya, artinya tidak diPecat.” Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah detik
dan diberikan hak Pensiunnya, artinya tidak diPecat.” Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah detik

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo kalau ada yang tidak puas dengan keputusan Pak habibie sebagai presiden
Fokus kontroversi dkp prabowo kalau ada yang tidak puas dengan keputusan Pak habibie sebagai presiden

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo kalau ada yang tidak puas dengan keputusan Pak habibie sebagai presiden (soal

kalau ada yang tidak puas dengan keputusan Pak habibie sebagai presiden (soal Prabowo), berarti orang itu tidak loyal pada kepala negara.

Prabowo), berarti orang itu tidak loyal pada kepala negara. H ujan deras mengguyur Rumah Polonia, Cipinang

H ujan deras mengguyur Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jatine- gara, Jakarta Timur. Jam sudah me- nunjukkan pukul 22.00 WIB, Jumat,

13 Juni itu. Namun markas tim pemenangan Prabowo-Hatta itu masih ramai. Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Mahfud Md.; Wakil Ketua Jenderal (Purnawi- rawan) George Toisutta; Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi; dan anggota tim pemenang- an, Mayjen (Purnawirawan) Kivlan Zen, sema- lam itu masih sibuk di Rumah Polonia. Toisutta sibuk memimpin rapat menghadapi perkem- bangan terbaru, mengevaluasi situasi politik, serta mengkonsolidasi kegiatan selanjutnya. Situasi politik terbaru memang semakin pa- nas, antara lain dengan beredarnya dokumen Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang isinya merekomendasikan pemberhentian Prabowo dari dinas keprajuritan pada 1998 karena me- lakukan delapan poin kesalahan, yang salah satunya memerintahkan penculikan aktivis. Beredarnya dokumen ini tentu tidak dianggap enteng oleh tim Prabowo.

Toisutta mengaku belum melihat surat DKP yang berisi pemberhentian dan daftar kesalah- an Prabowo tersebut. Tapi ia membenarkan Prabowo diberhentikan dari karier militernya dan mengakui kesalahannya. “Kan jantan tuh, berani ngaku saya salah, saya salah, saya ber- henti. Terhormat dia,” kata Toisutta kepada Is- fari Hikmat dari majalah detik. Dengan gaya bicara khas militer, nada suara Toisutta sempat naik ketika menjelaskan bah- wa Prabowo diberhentikan dengan hormat, bukan dipecat. Hal itu merujuk pada keputusan Presiden Habibie Nomor 62/ABRI/1998, yang isinya memensiunkan Prabowo. “Diberikan hak pensiunnya, artinya tidak dipecat,” kata mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu. Sesekali sang jenderal tertawa ketika me- nanggapi rumor bahwa Prabowo marah-marah sampai menggebrak meja ketika diperiksa DKP. Toisutta mempertanyakan mengapa dulu DKP tidak membawa Prabowo ke Mahkamah Militer. Ia tak percaya DKP tidak merekomendasikan Prabowo dibawa ke Mahkamah Militer karena ewuh pekewuh gara-gara ia menantu Presiden

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Pramono Edhie Wibowo (kanan) berfoto dengan pendahulunya, George Toisutta (kiri) dan
Fokus kontroversi dkp prabowo Pramono Edhie Wibowo (kanan) berfoto dengan pendahulunya, George Toisutta (kiri) dan

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo Pramono Edhie Wibowo (kanan) berfoto dengan pendahulunya, George Toisutta (kiri) dan

Pramono Edhie Wibowo (kanan) berfoto dengan pendahulunya, George Toisutta (kiri) dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.

Haryanto/SetpreS.

Soeharto. Berikut ini wawancara dengan Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional Koalisi Merah Pu- tih (Prabowo-Hatta) Jenderal (Purnawirawan) George Toisutta.

Surat keputusan DKP tentang pember- hentian Prabowo yang beredar itu asli atau

tidak? Saya belum lihat tuh suratnya.

Menurut Anda, apa motif diedarkannya surat tersebut? Prabowo tuh, ya—saya sebut bukan Pak Pra- bowo—sudah bosan difitnah. Presiden Habibie sudah mengatakan dalam surat keputusannya (Keppres Nomor 62/ABRI/1998), presiden ya, lembaga negara tertinggi, kepala negara, ke- pala pemerintahan, kepala tertinggi TNI, dulu ABRI, (Prabowo) dipensiunkan dan diberikan hak pensiunnya, artinya tidak dipecat. Kalau ada yang tidak puas dengan keputus- an Pak Habibie sebagai presiden, berarti orang itu adalah orang-orang yang tidak loyal pada kepala negara, orang-orang yang tidak loyal pada keputusan Panglima Tinggi Angkatan Bersenjata.

Apa yang akan dilakukan tim pemenang- an Prabowo-Hatta atas beredarnya surat keputusan DKP tersebut? Tim Prabowo tidak berbuat apa-apa, karena tim Prabowo—saya mengatakan Prabowo ya,

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo menurut kamu, bisa enggak Pak Prabowo mecahin meja? selalu Prabowo—mengatakan, “Kita
Fokus kontroversi dkp prabowo menurut kamu, bisa enggak Pak Prabowo mecahin meja? selalu Prabowo—mengatakan, “Kita

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo menurut kamu, bisa enggak Pak Prabowo mecahin meja? selalu Prabowo—mengatakan, “Kita

menurut kamu, bisa enggak Pak

Prabowo mecahin

meja?

prabowo menurut kamu, bisa enggak Pak Prabowo mecahin meja? selalu Prabowo—mengatakan, “Kita bergerak dengan hati

selalu Prabowo—mengatakan, “Kita bergerak dengan hati bersih, pikiran yang jernih, tutur kata yang santun, sikap perilaku yang santun.”

Seperti apa tanggapan Prabowo terha- dap kasus ini? Pak Prabowo tidak menanggapi apa-apa, karena Pak Prabowo bilang, dari zaman dulu

itu-itu doang. Yang lucu, sewaktu Pak Prabowo menjadi calon wakil presiden Ibu Mega, kena- pa ini tidak diungkap? Yang lucunya lagi, pada saat presidennya Ibu Mega, kenapa masalah ini tidak diselesaikan?

Jadi apa motif beredarnya surat keputus- an DKP itu? Wallahualam, tanya kepada mereka semua itu motifnya apa.

Sebenarnya apa status Prabowo dalam surat itu? Saya ngomong tadi, keputusan Presiden Ha- bibie, (Prabowo) diberhentikan dan diberikan hak pensiun. Pensiun, dengan hormat.

Bukankah pembentukan DKP pada 1998 itu sah? Dewan Kehormatan Perwira itu pasti sah, karena Kepala Staf Angkatan Darat ada di situ sebagai ketua.

Namun pihak Anda mengatakan ada se- jumlah poin yang tidak benar dalam surat

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Habibie ketika disumpah menjadi presiden pada 21 Mei 1998. dok. wikipedia
Fokus kontroversi dkp prabowo Habibie ketika disumpah menjadi presiden pada 21 Mei 1998. dok. wikipedia

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Habibie ketika disumpah menjadi presiden pada 21 Mei 1998.

dok. wikipedia

keputusan DKP itu…. Aku kan bilang, aku enggak pernah lihat surat itu. Tapi, menurut keterangan Suryo Prabowo (mantan Wakil KSAD, yang menjadi anggota tim pemenangan Prabowo-Hatta) nasional, tidak benar.

Suryo Prabowo sudah melihat surat DKP itu? Ya, Pak Suryo juga melihat dari kamu ini.

Poin apa yang menegaskan itu tidak be- nar? Tanya Pak Suryo.

Apakah betul, ketika sidang DKP itu, Prabowo menggebrak meja sampai patah?

Apa? Buset, berarti Prabowo karateka dan tujuh dong, bisa mecahin meja. Menurut kamu, bisa enggak Pak Prabowo mecahin meja, ha-ha-

ha

mungkin, jadi itu cerita karangan, cerita ko- song. Tidak ada satu jenderal pun yang, ketika diperiksa atasannya, berani mukul meja. Tradisi di militer, tidak ada itu, khususnya di Indonesia.

Berarti kuat sekali dia. Berarti (itu) tidak

Jadi tidak mungkin terjadi? Hah, bullshit.

Dengan beredarnya surat DKP, Prabowo justru diselamatkan karena tidak harus dibawa ke Mahkamah Militer? Pertimbangan itu tanya Pak Fachrul Razi ya, karena Pak Fachrul yang mengeluarkan per- nyataan itu. Tapi, kalau memang data itu leng- kap, kenapa tidak di-Mahmil-kan? Kenapa baru

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo yt Haryono/reuterS diungkap sekarang setelah (Prabowo) menjadi kandidat presiden? Kenapa
Fokus kontroversi dkp prabowo yt Haryono/reuterS diungkap sekarang setelah (Prabowo) menjadi kandidat presiden? Kenapa

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo yt Haryono/reuterS diungkap sekarang setelah (Prabowo) menjadi kandidat presiden? Kenapa

yt Haryono/reuterS

Fokus kontroversi dkp prabowo yt Haryono/reuterS diungkap sekarang setelah (Prabowo) menjadi kandidat presiden? Kenapa

diungkap sekarang setelah (Prabowo) menjadi kandidat presiden? Kenapa tidak diungkap dulu

Jantan, kok. memangnya Prabowo apaan? kan jantan tuh, berani ngaku saya salah, saya salah, saya berhenti. Terhormat dia.

ngaku saya salah, saya salah, saya berhenti. Terhormat dia. ketika jadi kandidat wakil presiden untuk (kan-

ketika jadi kandidat wakil presiden untuk (kan- didat) presiden Megawati?

Bukan karena “diselamatkan” lantaran ewuh pekewuh Prabowo masih menantu Presiden Soeharto? Kasih tahu dia, kejadian itu Mei 1998. Pak Harto selesai Mei. (Keputusan DKP) itu Agus- tus, presidennya Pak Habibie. Salah lagi. Jadi Prabowo (sudah) bukan menantu presiden.

Tanggapan Prabowo saat diberhentikan seperti apa? Prabowo prajurit ya, kesatria. Diberhentikan, dia harus hormat, “Terima kasih. Saya berhenti dari TNI.” Harus tetap berkata itu. Jantan kok. Memangnya Prabowo apaan? Kan jantan tuh, berani ngaku saya salah, saya salah, saya ber- henti saya. Terhormat dia.

Dia tidak menyalahkan atasan? Tidak pernah menyalahkan siapa-siapa. Jadi, kalau ada yang menyatakan dia menyalahkan

A, B, C, D, bohong. isfari hikmat | iin yumiyanti

A, B, C, D, bohong. ■ isfari hikmat | iin yumiyanti Majalah detik 16 - 22
A, B, C, D, bohong. ■ isfari hikmat | iin yumiyanti Majalah detik 16 - 22

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Jenderal tni (purnawirawan) Fachrul razi: DkP untuk
Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Jenderal tni (purnawirawan) Fachrul razi: DkP untuk

Fokus

Fokus

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Jenderal tni (purnawirawan) Fachrul razi: DkP untuk

Jenderal tni (purnawirawan) Fachrul razi:

DkP untuk selamatkan Prabowo

“Polisi Militer Punya banyak bukti awal yang kuat untuk Mengadili Prabowo ke MahkaMah Militer.”

yang kuat untuk Mengadili Prabowo ke MahkaMah Militer.” Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
yang kuat untuk Mengadili Prabowo ke MahkaMah Militer.” Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Prabowo paham bahwa dia telah diselamatkan. tetapi orang-orang di sekitarnya yang
Fokus kontroversi dkp prabowo Prabowo paham bahwa dia telah diselamatkan. tetapi orang-orang di sekitarnya yang

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo Prabowo paham bahwa dia telah diselamatkan. tetapi orang-orang di sekitarnya yang berlebihan

Prabowo paham bahwa dia telah diselamatkan. tetapi orang-orang di sekitarnya yang berlebihan sehingga membuat orang lain tersinggung.

yang berlebihan sehingga membuat orang lain tersinggung. U paya mengungkit kembali peran Prabowo Subianto dalam
yang berlebihan sehingga membuat orang lain tersinggung. U paya mengungkit kembali peran Prabowo Subianto dalam

U paya mengungkit kembali

peran Prabowo Subianto dalam

kasus penculikan aktivis pada

1997-1998 kian menguat. Di te-

ngah masa kampanye pemilihan presi- den, beberapa hari lalu beredar dokumen rekomendasi pemecatan Prabowo dari dinas ketentaraan oleh Dewan Kehor- matan Perwira (DKP). Mantan Wakil Panglima TNI Jenderal (Pur- nawirawan) Fachrul Razi, yang menjabat Wakil Ketua DKP, menyebut upaya pembentukan DKP oleh para jenderal kala itu justru untuk menyelamatkan Prabowo. Sebab, banyak suara yang meminta agar menantu Presiden Soeharto itu diadili di Mahkamah Militer. Polisi Militer di bawah komando Mayor Jenderal Syamsu Djalal pun telah siap mengadili karena memiliki banyak bukti awal yang kuat. Sayangnya, orang-orang dekat Prabowo sepertinya tak memahami kondisi saat itu, sehingga menuding pembentukan DKP seba- gai konspirasi untuk menjatuhkan Komandan Jenderal Kopassus yang kemudian menjadi Panglima Kostrad itu.

“Prabowo paham dia telah diselamatkan. Tapi orang-orang di sekitarnya yang berlebihan, se- hingga membuat orang lain tersinggung,” kata pria kelahiran Banda Aceh ini saat berbincang dengan majalah detik di Jalan Banyumas 5, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Juni lalu. Ber- ikut ini petikan perbincangan dengan Fachrul.

Beredarnya dokumen DKP dikaitkan dengan Anda dan teman-teman karena menjadi tim sukses Jokowi-JK? Begini, dengan beredarnya dokumen itu, se- olah-olah ada kesan yang terbalik, bahwa dia menjadi hero dan kami (di DKP) menjadi peng- khianat. Karena itu, ini perlu kami luruskan. Saya juga bilang ke Pak Wiranto, ini perlu kita luruskan. Beliau menjawab, “Ya, sudah, Anda luruskan saja.” Dan ternyata Pak Agum juga ikut memberi pernyataan. Kalau tidak, bahaya lo bagi bangsa ini. La, kalau tiba-tiba dibalik, dia yang menjadi hero dan kami jadi pengkhianat.

Pemberhentian Prabowo oleh sebagian perwira dianggap tak ada solidaritas Orang-orang dekat Prabowo itu banyak

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Rengga Sancaya/detikcom yang tidak paham bahwa kami
Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Rengga Sancaya/detikcom yang tidak paham bahwa kami

Fokus

Fokus

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo

Rengga Sancaya/detikcom

yang tidak paham bahwa kami telah banyak “menyelamatkan” Prabowo. Termasuk sahabat dekatnya, tetapi sekarang tidak lagi, yaitu FP, yang sekarang aktif di Demokrat. Saya katakan, tidak usahlah untuk Prabowo (dibela mati-ma- tian). Saya katakan, DKP itu membatasi hanya (kasus) penculikan aktivis dan yang kemudian

kembali. Yang tidak kembali dan kemudian hilang tidak usah disinggung-singgung.

Mengapa DKP tidak merekomendasikan Prabowo diadili di Mahkamah Militer? Bagaimanapun, saat itu Pak Harto adalah pemimpin kita. Tapi, yang pasti, Danpuspom

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus interviewinterview kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo   (Komandan Pusat Polisi Oditur
Fokus Fokus interviewinterview kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo   (Komandan Pusat Polisi Oditur

Fokus

Fokus

interviewinterview

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo   (Komandan Pusat Polisi Oditur Militer Mayjen Syamsu
kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo   (Komandan Pusat Polisi Oditur Militer Mayjen Syamsu
kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo   (Komandan Pusat Polisi Oditur Militer Mayjen Syamsu
kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo   (Komandan Pusat Polisi Oditur Militer Mayjen Syamsu
 

(Komandan Pusat Polisi Oditur Militer Mayjen Syamsu Djalal) mengatakan, “Anggota saya sudah bekerja keras. Banyak bukti awal yang kuat yang bisa digunakan untuk membawa yang bersangkutan ke Mahkamah Militer. Jadi, kalau Pak Kasum (Kepala Staf Umum, Letjen Fachrul Razi) mengambil langkah lain, jika nan-

Bersama teman-teman seangkatan di lapangan Tidar, Magelang, Jawa Tengah, reuni 2010.

RepRo Buku mengawali integRaSi menguSung RefoRmaSi/gRandyoS Zafna/ detikcom

 
  Majalah detik 16 - 22 juni 2014
  Majalah detik 16 - 22 juni 2014
 

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

 
Fokus kontroversi dkp prabowo Mendampingi Luhut Panjaitan saat menyampaikan dukungan atas pencalonan Joko Widodo sebagai
Fokus kontroversi dkp prabowo Mendampingi Luhut Panjaitan saat menyampaikan dukungan atas pencalonan Joko Widodo sebagai

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo Mendampingi Luhut Panjaitan saat menyampaikan dukungan atas pencalonan Joko Widodo sebagai

Mendampingi Luhut Panjaitan saat menyampaikan dukungan atas pencalonan Joko Widodo

sebagai presiden dalam pemilu

2014.

Rengga Sancaya/detikcom

ti di kemudian hari terjadi apa-apa, Pak Kasum tanggung jawab, ya.” Lalu saya jawab, “Iya.”

Jadi Polisi Militer saat itu sudah berge- rak? Iya. Tanpa diperintah, Polisi Militer melaku-

kan tugasnya, sehingga menemukan bukti- bukti awal yang kuat bahwa dia (Prabowo) di belakang aksi itu (penculikan aktivis). Bahkan dikatakan (oleh Syamsu Djalal), sudah ada be- berapa orang yang menyatakan siap menjadi saksi. Saya katakan, “Sudahlah, enggak usah. Cukup di sini saja, diselesaikan di DKP saja.”

Rekomendasi Danpuspom agar kasus ini dibawa ke Mahkamah Militer tak dibahas DKP? Tidak sama sekali. Karena ide itu (cukup disele- saikan di DKP) muncul sebelum DKP (terbentuk). Ya, di sinilah kami pasang badan. Kalau dipikir, ini bisa menyinggung perasaan Danpuspom, kan? Pernah beliau mengirim seorang kolonel kepada saya untuk memberikan penjelasan teknis soal pengusutan kasus ini. Dia baru menyampaikan beberapa penjelasan, saya hentikan. “Sudah… sudah… sudah… cukup.” Lalu sepertinya dia melapor kepada Dan- puspom dan sepertinya dibesar-besarkan. Dia mengatakan (ke Danpuspom), “Pak, saya sudah menemui Kasum dan malah dimarahi." Ha-ha-ha….

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo apa sih hebatnya anak-anak itu (para aktivis)
Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo apa sih hebatnya anak-anak itu (para aktivis)

Fokus

Fokus

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo apa sih hebatnya anak-anak itu (para aktivis) sehingga harus
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo apa sih hebatnya anak-anak itu (para aktivis) sehingga harus
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo apa sih hebatnya anak-anak itu (para aktivis) sehingga harus
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo apa sih hebatnya anak-anak itu (para aktivis) sehingga harus
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo apa sih hebatnya anak-anak itu (para aktivis) sehingga harus

apa sih hebatnya anak-anak itu (para aktivis) sehingga harus diculik? menculik itu melanggar Ham berat.

sehingga harus diculik? menculik itu melanggar Ham berat. Rengga Sancaya/detikcom Menurut orang dekatnya, Prabowo
sehingga harus diculik? menculik itu melanggar Ham berat. Rengga Sancaya/detikcom Menurut orang dekatnya, Prabowo

Rengga Sancaya/detikcom

Menurut orang dekatnya, Prabowo menculik karena adanya ancaman penge- boman…. Nah, di situlah. Sebetulnya dia mengakui. Dia beralasan untuk melakukan tindakan peng- amanan. Tetapi semua kan ada prosedur, ada aturan.

Dia menerjemahkan perintah Panglima ABRI untuk mengamankan pemilu? Enggaklah itu. Janganlah dikait-kaitkan itu (dengan perintah Panglima ABRI). Biasa, orang yang bersalah itu pasti mencari-cari siapa yang bisa dijadikan penyelamat. Biasa itu.

Ada peran Pak Harto dalam DKP? Tidak ada sama sekali. Kami saja yang terli- bat. Kalau (sanksi) terlalu ringan, akan muncul ketidakpuasan publik, sehingga justru akan menyeret dia ke Mahkamah Militer.

Benarkah ada kontra-intelijen untuk melakukan penculikan? Enggaklah (Fachrul memberikan penjelasan secara off the record). Kalau mau tahu, ya se-

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo baiknya tanya ke mantan Danpuspom karena beliau yang melakukan penyelidikan dan
Fokus kontroversi dkp prabowo baiknya tanya ke mantan Danpuspom karena beliau yang melakukan penyelidikan dan

Fokus

kontroversi dkp prabowo

baiknya tanya ke mantan Danpuspom karena beliau yang melakukan penyelidikan dan me- miliki bukti-bukti awal yang kuat.

Dewan Kehormatan Perwira merekomendasikan agar Prabowo diberhentikan dengan tidak hormat, tapi kabarnya dia masih menerima uang pensiun.

tidak hormat, tapi kabarnya dia masih menerima uang pensiun. Tap untuk mendengarkan jawabannya Ada yang meminta

Tap untuk mendengarkan jawabannya

Ada yang meminta agar kasus ini dibuka supaya publik tahu apa yang sebenarnya terjadi…. Kalau begitu, masuk saja ke pengadilan (Mahkamah) Militer. Prabowo sih saya kira pa- ham, sehingga dia tidak banyak berkomentar terlalu jauh. Prabowo paham bahwa dia telah diselamatkan. Tapi orang-orang di sekitarnya yang berlebihan, sehingga membuat orang lain tersinggung.

Apa alasan Prabowo melakukan pencu- likan yang disampaikan ke DKP? Persisnya saya lupa. Tapi, secara garis besar, alasan yang dia kemukakan adalah menye- lamatkan kepentingan bangsa dan negara. Kemudian saya tanya, “Apa sih hebatnya anak- anak itu (para aktivis) sehingga harus diculik?” Menculik itu melanggar HAM berat. Apalagi harus mengerahkan Kopassus. Apa alasan yang memberatkan dia? Karena aksi seperti itu su-

dah dilakukan bolak-balik (beberapa kali). Jadi kasus itu (penculikan) sudah pernah dilakukan. Dia sering melanggar disiplin dan melangkahi atasan. Dia merasa sudah di atas Pangab.

Dalam keputusan presiden disebutkan Prabowo diberhentikan dengan hormat dari dinas keprajuritan. Apakah rekomen- dasi dari DKP seperti itu? Saya sudah menanyakan hal itu kepada Pak Wiranto, yang saat itu menjabat Panglima ABRI. Saya tanya, “Apakah betul Bapak meng- ajukan pemberhentian dengan hormat?” Jawaban beliau, “Saya tidak ingat betul, Pak Fachrul, tetapi saya mengajukan persis seperti yang direkomendasikan oleh DKP.” Kami tidak mempersoalkan itu lagi karena (pertama) tujuan kami menyelamatkan Pra- bowo dari Mahkamah Militer sudah tercapai. Kedua, (kami) telah menjatuhkan hukuman yang cukup berat (dengan memberhentikan dia dari dinas keprajuritan), sepadan dengan kesalahannya. Ketiga, sedikit bisa meredam tuntutan orang-orang (agar Prabowo) dibawa ke Mahkamah Militer atau pengadilan HAM,

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Bersama Luhut Panjaitan dan Subagyo H.S. menemui
Fokus Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Bersama Luhut Panjaitan dan Subagyo H.S. menemui

Fokus

Fokus

kontroversi dkp prabowo

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Bersama Luhut Panjaitan dan Subagyo H.S. menemui Presiden
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Bersama Luhut Panjaitan dan Subagyo H.S. menemui Presiden
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Bersama Luhut Panjaitan dan Subagyo H.S. menemui Presiden
Fokus kontroversi dkp prabowo kontroversi dkp prabowo Bersama Luhut Panjaitan dan Subagyo H.S. menemui Presiden

Bersama Luhut Panjaitan dan Subagyo H.S. menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di kantor presiden beberapa waktu lalu.

pReSidenRi go id

sehingga itu tidak menjadi persoalan. Kini, yang perlu kami ingatkan, tabiat atau wataknya yang seperti itu sudah berulang. Hal itulah yang perlu diwaspadai orang, memilih dia atau tidak memilih dia. Tapi, kalau memilih dia, itu hak konstitusional setiap orang. Begitu- pun sebaliknya.

itu hak konstitusional setiap orang. Begitu- pun sebaliknya. Seberapa dekat hubungan Anda dengan Prabowo? Saya pernah
itu hak konstitusional setiap orang. Begitu- pun sebaliknya. Seberapa dekat hubungan Anda dengan Prabowo? Saya pernah
itu hak konstitusional setiap orang. Begitu- pun sebaliknya. Seberapa dekat hubungan Anda dengan Prabowo? Saya pernah
itu hak konstitusional setiap orang. Begitu- pun sebaliknya. Seberapa dekat hubungan Anda dengan Prabowo? Saya pernah

Seberapa dekat hubungan Anda dengan Prabowo? Saya pernah menjadi atasannya di Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kujang 1 Kostrad. Dia bertugas di Batalion 328.

Anda pernah menerima bantuan dari

Majalah detik 16 - 22 juni 2014
Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Fokus kontroversi dkp prabowo Ya, mungkin dia merasa sudah melebihi Pangab, jadi ya bisa merasa
Fokus kontroversi dkp prabowo Ya, mungkin dia merasa sudah melebihi Pangab, jadi ya bisa merasa

Fokus

kontroversi dkp prabowo

Fokus kontroversi dkp prabowo Ya, mungkin dia merasa sudah melebihi Pangab, jadi ya bisa merasa seperti

Ya, mungkin dia merasa sudah melebihi Pangab, jadi ya bisa merasa seperti itu.

sudah melebihi Pangab, jadi ya bisa merasa seperti itu. Benarkah Prabowo sempat "mengamuk" saat diberi tahu
sudah melebihi Pangab, jadi ya bisa merasa seperti itu. Benarkah Prabowo sempat "mengamuk" saat diberi tahu

Benarkah Prabowo sempat "mengamuk" saat diberi tahu diberhentikan dari TNI?

"mengamuk" saat diberi tahu diberhentikan dari TNI? Tap untuk mendengarkan jawabannya Prabowo? Oh, iya. Saat

Tap untuk mendengarkan jawabannya

Prabowo? Oh, iya. Saat itu saya menjabat Gubernur Akademi Militer. Dia datang. Kalau tidak salah, saat itu dia menjabat Komandan Jenderal Kopassus. Dia melihat atap bangunan kampus Akmil dan mengatakan, “Bang, ini kayaknya sudah rusak. Saya coba nanti betulin ya.” Saya bilang, “Oh, silakan, terima kasih.” Tapi apa motifnya saya juga tidak tahu. Ya, saya sih ber- pikir positif saja, toh itu (kampus Akmil) juga almamater dia. Jadi apa salahnya.

Setelah Prabowo diberhentikan, Anda pernah bertemu lagi? Tidaklah, kan dia ke Yordania. Mungkin untuk menenangkan diri setelah lolos dari meja Mahkamah Militer. Tapi, begitu dia kembali ke Indonesia, kami beberapa kali bertemu. Malah kemarin, setelah acara debat capres, kami bertemu. Dia menyapa dan menitip salam buat keluarga saya. Sebelumnya dia juga mengundang saya serta beberapa teman untuk main golf. Tapi saya tidak hadir. Bukan karena tahu yang mengundang Prabowo, tapi karena

saya ada acara lain. Sebenarnya saya ingin hadir.

Orang dekat Prabowo menyebut Anda tidak tahu berterima kasih karena yang mempromosikan Anda dari kolonel ke brigjen itu Prabowo Ha-ha-ha… masak iya. Saya sejak taruna menjadi orang nomor dua. Dari 500 taruna, saya nomor dua. Nomor satu Pak Luhut (Pan- jaitan). Dalam setiap promosi, meski bukan yang terdepan, saya masuk kelompok depan. Contohnya, saat Pak Feisal Tanjung menjadi pangdam dan saya masih letkol, saya selalu menjadi andalan. Saat itu ada acara pertemuan dengan panglima dari Malaysia, dan dia mau diwakili oleh Kasdam. Lalu Pak Feisal menga- takan, “Ah, sudahlah, Fachrul saja. Kasdam itu tidak ngerti.” Nah, pada waktu Pak Feisal menjadi Pang- lima ABRI, saya naik menjadi brigjen. Nah, kalau dibilang dia yang mempromosikan, dari mana itu? Ya, mungkin dia merasa sudah melebihi Pangab, jadi ya bisa merasa seperti

itu. ariF arianto, diMas adityo, irwan nugroho

Majalah Majalah detik detik 16 16 - - 22 22 juni juni 2014 2014
Majalah Majalah detik detik 16 16 - - 22 22 juni juni 2014 2014

gaya hidup

fat transfer

fat transfer

untuk

untuk

Perbesar

Perbesar

DaDa,

DaDa,

aman?

aman?

untuk untuk Perbesar Perbesar DaDa, DaDa, aman? aman? MeMperbesar payudara dengan teknik transfer leMak sedang
untuk untuk Perbesar Perbesar DaDa, DaDa, aman? aman? MeMperbesar payudara dengan teknik transfer leMak sedang

MeMperbesar payudara dengan teknik transfer leMak sedang diMinati. diklaiM aMan tapi tetap tak boleh dilakukan secara seMbarangan.

aMan tapi tetap tak boleh dilakukan secara seMbarangan. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
aMan tapi tetap tak boleh dilakukan secara seMbarangan. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
aMan tapi tetap tak boleh dilakukan secara seMbarangan. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
aMan tapi tetap tak boleh dilakukan secara seMbarangan. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
aMan tapi tetap tak boleh dilakukan secara seMbarangan. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
aMan tapi tetap tak boleh dilakukan secara seMbarangan. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
aMan tapi tetap tak boleh dilakukan secara seMbarangan. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah
aMan tapi tetap tak boleh dilakukan secara seMbarangan. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

thinkstock

gaya hidup

thinkstock gaya hidup R emaja rela naik ke meja operasi demi menjadi cantik? Bukan cuma di

R

emaja rela naik ke meja operasi demi menjadi cantik? Bukan cuma di Korea Selatan. Di Jakarta, para remajanya juga mulai keranjingan melakukan operasi plastik untuk me- nyempurnakan bentuk tubuh dan wajahnya. Salah satu tren yang se- dang diminati adalah bedah plastik dengan metode fat transferatautransferlemak. Mereka, para remaja, yang tertarik pada metode ini me- lakukannya guna perbesar payudara. Wow! Dokter Hendri Andreas, spesialis bedah plas- tik, mengklaim tren

mem-

fat transfer mulai naik belakangan ini. Memang belum ada data pasti soal ini, tapi jumlah pasi- ennya meningkat. Untuk wanita dewasa berusia 35 tahun ke atas, metode transfer lemak biasa dilakukan untuk mempertahankan bentuk wajah agar tetap terlihat segar dan cantik. Sedangkan para remaja lebih suka menjalani metode ini untuk membuat payudara jadi lebih besar. “Banyak anak muda putri tertarik pada metode ini karena dianggap aman,” kata dr Hendri. Sejumlah dokter meyakini metode ini lebih aman bahkan ketimbang metode filler (hya- luronic acid), yang sebelumnya diklaim paling aman. Selain itu, transfer lemak bertahan lebih lama dibanding filler, yang hanya 6-8 bulan. Fat transfer bisa bertahan 10-15 tahun. Metode ini dikenalkan Dr Graham Sellars dari Australian Society of Plastic Surgeons pada 2012. Menggunakan jaringan tubuh sendiri, bentuk payudara pasien akan lebih alami. Selain itu, metode ini diklaim aman karena risiko penolakan oleh tubuh lebih kecil diban-

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

thinkstock

gaya hidup

gaya hidup

thinkstock gaya hidup gaya hidup ding pemasangan silikon. Hal ini karena sistem imun tidak perlu melawan

ding pemasangan silikon. Hal ini karena sistem imun tidak perlu melawan benda asing yang masuk tubuh. “Orang akan memilih jaringan tubuhnya sendiri daripada bahan sintetis, terutama jika hasilnya sama saja,” kata Dr Sellars. Selain mendapatkan bentuk payudara impi- an, metode transfer lemak memberi keuntung- an lain. Karena biasanya lemak yang digunakan dari perut, pinggang akan semakin langsing. “Jadi mirip seperti sedot lemak tapi lemaknya dipindahkan ke bagian tubuh yang lain,” kata Dr Sellars. Pengisian lemak ke bagian payudara juga tidak boleh sembarangan. Ada beberapa bagian kelenjar payudara yang tidak boleh diisi lemak karena sering terjadi penggumpalan, yang berisiko memunculkan kista. Umumnya, lemak dari perut ditempatkan di bagian otot, di bawah kelenjar payudara, dan di bawah kulit. Daerah itu dirasa paling aman karena tidak berefek kista. Bagaimanapun, setiap metode tetap memi- liki risiko. Meski demikian, berbagai penelitian

menyebutkan tidak ada efek buruk yang terjadi setelah menjalani metode ini. Pada beberapa pasien, mungkin akan me- ninggalkan sedikit klasifikasi (proses pemben- tukan kalsium). Pemeriksaan mamogram bisa mendeteksinya sebagai kanker, padahal bukan.

Belum menyaingi implan

Metode ini sejatinya dikenal sejak 1980-an. Namun saat itu tidak terlalu berkembang kare- na ternyata pemindahan lemak dalam jumlah banyak ternyata memicu masalah kesehatan. Memindahkan banyak lemak dalam sekali operasi ternyata berisiko memicu gumpalan yang bisa mengacaukan mamografi karena menyerupai jaringan tumor. Namun kini, dengan teknik yang sudah disempurnakan, transfer lemak diklaim aman daripada metode-metode lainnya. Pertama kali bisa dilakukan di Eropa dan Amerika Serikat. Semakin hari, metode ini terus mendapat perhatian dari para ahli. Dalam setiap perte- muan internasional membahas operasi plastik, metode ini selalu menjadi topik yang menarik. Meski semakin populer, metode ini dianggap

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

gaya hidup gaya hidup metode 01 Sebelum lemak dipindahkan, pasien diwajibkan mengenakan bra khusus selama
gaya hidup
gaya hidup
metode
01
Sebelum lemak
dipindahkan, pasien
diwajibkan mengenakan
bra khusus selama bebe-
rapa hari agar jaringan
payudara mengendur.
02
Pemindahan lemak
perut ke payudara
dilakukan.
03
Mengenakan bra
khusus selama sepekan
untuk menyempurna-
kan bentuk payudara.
selama sepekan untuk menyempurna- kan bentuk payudara. Before After belum akan menyaingi implan silikon. Salah satu
selama sepekan untuk menyempurna- kan bentuk payudara. Before After belum akan menyaingi implan silikon. Salah satu
Before

Before

After

After

belum akan menyaingi implan silikon. Salah satu alasannya adalah biaya yang jauh lebih mahal. Karena pemindahan lemak dalam jumlah banyak tidak bisa dilakukan hanya dengan sekali operasi, ongkos operasinya akan lebih mahal daripada sekadar memasang implan silikon. Namun saat ini masyarakat sudah sadar akan kesehatan. Ba- nyak orang tidak akan melakukan sesuatu yang kemungkinan besar akan merugikan kesehatannya. Meski mahal, metode transfer lemak akan tetap menjadi pilihan karena alasan keamanan. Jadi, mungkinkah kepopuler- an implan silikon akan terancam? n news.coM.au | ken yunita

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

MajalahMajalahdetikdetik2 - 816Desember- 22 juni 20132014

thinkstock

wisatawisata

thinkstock wisata wisata AdA rAsA perih sAAt wisAtAwAn berkunjung ke perbAtAsAn koreA selAtAn dAn koreA utArA
AdA rAsA perih sAAt wisAtAwAn berkunjung ke perbAtAsAn koreA selAtAn dAn koreA utArA ini. di
AdA rAsA perih sAAt
wisAtAwAn berkunjung ke
perbAtAsAn koreA selAtAn
dAn koreA utArA ini. di sinilAh
bAnyAk keluArgA terpisAhkAn,
bAhkAn tAk pernAh bertemu
kembAli.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

terpisAhkAn, bAhkAn tAk pernAh bertemu kembAli. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 DMZ, Kenangan Perih
terpisAhkAn, bAhkAn tAk pernAh bertemu kembAli. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 DMZ, Kenangan Perih

DMZ,

Kenangan Perih

Dua Korea

terpisAhkAn, bAhkAn tAk pernAh bertemu kembAli. Majalah detik 16 - 22 juni 2014 DMZ, Kenangan Perih

gettyimages.com

wisata

K

-pop. Begitu mungkin jawaban

orang saat ditanya apa yang ter-

kenal dari Korea Selatan. Memang

benar, rasanya K-pop memang ber-

hasil mengambil hati orang-orang dari seluruh penjuru dunia. Namun, di balik ingar-bingar musik K-pop, Ko- rea Selatan punya kenangan buruk yang hingga kini mungkin masih dirasakan oleh warganya. Ya, apa lagi kalau bukan perang pada 1950.

oleh warganya. Ya, apa lagi kalau bukan perang pada 1950. Hubungan Korea Selatan dengan Korea Uta-
oleh warganya. Ya, apa lagi kalau bukan perang pada 1950. Hubungan Korea Selatan dengan Korea Uta-
oleh warganya. Ya, apa lagi kalau bukan perang pada 1950. Hubungan Korea Selatan dengan Korea Uta-

Hubungan Korea Selatan dengan Korea Uta- ra mulai tegang sejak 1948 saat dua pemerin- tahan terbentuk: demokratik di Korea Selatan dan komunis di Korea Utara. Pada 1950, perang meletus saat Korea Utara menyerang Korea Selatan. Perang ini sekaligus memisahkan keluarga yang kebetulan tinggal di dua wilayah berbeda. Hubungan kedua

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

gettyimages.com

wisatawisata

gettyimages.com wisata wisata negara terus memanas hingga diciptakan- nya garis lintang 38 derajat sepanjang 204 kilo-
gettyimages.com wisata wisata negara terus memanas hingga diciptakan- nya garis lintang 38 derajat sepanjang 204 kilo-

negara terus memanas hingga diciptakan- nya garis lintang 38 derajat sepanjang 204 kilo- meter pada 1953. Adanya pemisah ini sekaligus menandai gencatan senjata tak resmi di antara kedua negara. Kawasan perbatasan yang hingga kini dijaga ketat ini disebut DMZ atau Demilitarized Zone. Dalam bahasa Korea, kawasan ini dikenal de- ngan nama Han Ban Do Bi Mu Jang Dae. Garis sedikit melengkung ini memisahkan

Kota Seoul, ibu kota Korea Selatan, dengan Pyongyang, ibu kota Korea Utara. Dengan adanya pemisah ini, resmi sudah keluarga yang tinggal di wilayah berbeda tak bisa bertemu. Hal itu karena hingga kini, secara teknis, kedua negara itu masih berperang. Beberapa kali bahkan hubungan kedua pemerintah me- manas. Saat ini, DMZ, yang letaknya dekat Sungai Imjin, merupakan salah satu obyek wisata yang paling ingin dikunjungi wisatawan. Meskipun untuk datang saja, perlu persyaratan ekstra.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

orangutans.com

wisata

wisata

orangutans.com wisata wisata Dari brosur, ada beberapa persyaratan yang mungkin tidak sama dengan tur ke obyek
orangutans.com wisata wisata Dari brosur, ada beberapa persyaratan yang mungkin tidak sama dengan tur ke obyek
orangutans.com wisata wisata Dari brosur, ada beberapa persyaratan yang mungkin tidak sama dengan tur ke obyek
orangutans.com wisata wisata Dari brosur, ada beberapa persyaratan yang mungkin tidak sama dengan tur ke obyek
orangutans.com wisata wisata Dari brosur, ada beberapa persyaratan yang mungkin tidak sama dengan tur ke obyek
orangutans.com wisata wisata Dari brosur, ada beberapa persyaratan yang mungkin tidak sama dengan tur ke obyek

Dari brosur, ada beberapa persyaratan yang mungkin tidak sama dengan tur ke obyek wi- sata biasa. Salah satu adalah wajib membawa paspor karena, saat di lokasi, wisatawan akan diperiksa oleh tentara. Data-data calon pengunjung juga wajib di- serahkan minimal 24 jam sebelum tur dimulai. Karena itu, perlu adanya pemesanan di muka, tidak boleh mendadak. Untuk menuju lokasi, travel agency biasanya sudah menyiapkan angkutan jemputan dari hotel. Biasanya tur ke DMZ diisi 10-15 orang setiap rombongan.

Minibus pengangkut wisatawan akan ber- gerak menuju Imjingak Park, lokasi terdekat dengan DMZ. Jalan menuju kawasan itu juga unik, Freedom Highway. Di Imjingak Park terdapat loket untuk mem- beli tiket masuk ke DMZ. Dari lokasi ini, wisa- tawan akan diangkut dengan bus khusus yang jadwalnya telah diatur. Setelah pengunjung membeli tiket, biasanya bus yang dijadwalkan tidak langsung berang- kat. Jadi wisatawan bisa berkeliling di sebuah taman yang dikembangkan pada 1972, setelah kedua Korea ingin berdamai. Taman ini memang indah. Namun, saat mengunjunginya, apalagi dengan cerita dari pemandu wisata, rasa perih akan muncul di hati para wisatawan. Maklum saja, lokasi ini memang merupakan tempat rasa pedih dan perih akibat Perang Korea terpatri. Bahkan setelah puluhan tahun, rasa itu masih terasa. Apalagi saat wisatawan melihat benda-ben- da yang tersisa yang dipamerkan. Hingga kini, jutaan orang Korea datang ke sini setiap tahun untuk berdoa.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

wisata

wisata

wisata wisata Bridge of freedom tahanan itu berjalan kaki menyeberang jembat- an. Karena itulah disebut Jembatan
wisata wisata Bridge of freedom tahanan itu berjalan kaki menyeberang jembat- an. Karena itulah disebut Jembatan
wisata wisata Bridge of freedom tahanan itu berjalan kaki menyeberang jembat- an. Karena itulah disebut Jembatan
wisata wisata Bridge of freedom tahanan itu berjalan kaki menyeberang jembat- an. Karena itulah disebut Jembatan

Bridge of freedom

tahanan itu berjalan kaki menyeberang jembat- an. Karena itulah disebut Jembatan Kebebasan. Di sini juga terdapat lokomotif tua berkarat. Dulu lokomotif ini ditinggal begitu saja saat perang meletus. Boleh dibilang, ia adalah saksi bisu Perang Korea. Setelah melihat-lihat sejenak, wisatawan akan kembali naik bus menuju DMZ. Di dalam bus, wisatawan tak boleh sembarangan memotret. Foto-foto baru boleh dilakukan setelah wisa- tawan tiba di DMZ. Sebelum pengunjung ma- suk kawasan ini, beberapa tentara yang bertu- gas akan memeriksa paspor setiap wisatawan. Setelah itu, bus melaju menuju DMZ Pavili-

Tempat pertama setelah turun dari bus khusus adalah Bridge of Freedom. Tempat ini merupakan sebuah jembatan yang sisi utara- nya tertutup pagar. Di ujung jembatan terdapat dua bendera Korea Selatan dan tulisan-tulisan berbahasa Korea. Menurut pemandu, tulisan-tulisan itu merupakan harapan warga Korea agar kedua negara bersatu kembali. Jembatan ini dibangun untuk membebas- kan 12 ribuan tahanan perang pada 1953. Para

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

visitkorea.or.kr

wisata

wisata

visitkorea.or.kr wisata wisata on untuk menonton film dokumenter sejarah Perang Korea dan terbentuknya DMZ. Film pendek
visitkorea.or.kr wisata wisata on untuk menonton film dokumenter sejarah Perang Korea dan terbentuknya DMZ. Film pendek

on untuk menonton film dokumenter sejarah Perang Korea dan terbentuknya DMZ. Film pendek berdurasi 10 menit itu cukup mengha- rukan. Dalam film tersebut juga diceritakan soal em- pat terowongan bawah tanah yang dibangun oleh Korea Utara. Terowongan-terowongan ini dibuat untuk melakukan serangan dadakan. Terowongan pertama ditemukan pada No- vember 1974, yang kedua pada 1975, yang ke- tiga pada 1978, dan terowongan keempat baru terlacak pada Maret 1990. Wisatawan biasanya akan diajak ke te-

rowongan-terowongan itu. Tentu tidak semua- nya, hanya salah satunya. Wisatawan akan me- numpang semacam monorel untuk menyusuri terowongan. Terowongan itu lumayan panjang, kira-kira 300 meter. Letak terowongan ini berada 78 meter di bawah permukaan tanah. Lumayan dalam, ya. Para wisatawan wajib mengenakan helm demi alasan keamanan. Helmnya mirip yang biasa dikenakan para pekerja tambang. Semua barang harus disimpan di loker yang tersedia gratis. Semua barang, termasuk kame- ra. Jadi, di dalam terowongan itu, pengunjung tak bisa berfoto-foto. Wajar saja pengunjung tidak boleh berfoto- foto, suasana di dalam terowongan memang gelap dengan penerangan minimalis berwarna hijau. Setelah lima menit naik monorel, wisa- tawan akan tiba di lantai dasar. Dari sinilah petualangan dimulai. Tur ke ter- owongan biasanya tak lama, hanya sekitar 10 menit. Setelah itu, wisatawan akan kembali ke monorel untuk kembali ke DMZ Pavilion. Hmm, tertarik? n ken yunitA

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Penyajiannya yang unik sudah Pasti membuat banyak orang tertarik. foto-foto : grandyos zafna/detikfoto aPalagi
Penyajiannya yang unik sudah Pasti membuat banyak orang tertarik. foto-foto : grandyos zafna/detikfoto aPalagi
Penyajiannya
yang
unik
sudah
Pasti
membuat
banyak
orang
tertarik.
foto-foto : grandyos zafna/detikfoto
aPalagi
rasanya
tak
daPat
ditamPik.
yummy!
foto-foto
: dok.
kukusan
steamed
buns
: grandyos zafna/detikfoto aPalagi rasanya tak daPat ditamPik. yummy! foto-foto : dok. kukusan steamed buns
: grandyos zafna/detikfoto aPalagi rasanya tak daPat ditamPik. yummy! foto-foto : dok. kukusan steamed buns
: grandyos zafna/detikfoto aPalagi rasanya tak daPat ditamPik. yummy! foto-foto : dok. kukusan steamed buns
: grandyos zafna/detikfoto aPalagi rasanya tak daPat ditamPik. yummy! foto-foto : dok. kukusan steamed buns
: grandyos zafna/detikfoto aPalagi rasanya tak daPat ditamPik. yummy! foto-foto : dok. kukusan steamed buns
: grandyos zafna/detikfoto aPalagi rasanya tak daPat ditamPik. yummy! foto-foto : dok. kukusan steamed buns

kuliner

kuliner

kuliner kuliner aya menemukan Kukusan Steamed Buns dari hasil browsing di Instagram. Di akunnya, mereka memasang

aya menemukan Kukusan Steamed Buns dari hasil browsing di Instagram. Di akunnya, mereka memasang beberapa foto makanan dan minuman yang unik. Dengan segala bentuk makanan dan pe­ nyajiannya yang lucu, kafe mungil di kawasan Seminyak, Bali, ini dengan mudah menyita perhatian saya. Makanan yang mereka sajikan mirip roti

perhatian saya. Makanan yang mereka sajikan mirip roti soarma, tapi disajikan seperti mantou (Chinese Steamed

soarma, tapi disajikan seperti mantou (Chinese Steamed Bun). Tapi yang ini tidak berbentuk bulat­bulat, melainkan pipih dengan isian aneka rasa. Sayangnya, saya tak bisa langsung mencoba karena saya tinggal di Jakarta. Maka, saat kantor saya mengadakan outing di Bali, saya pun tak menyia­nyiakan waktu. Di sela­sela waktu bebas, saya “kabur” dengan sepeda motor sewaan untuk mencicipi

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

kuliner

kuliner

kuliner kuliner Kukusan Steamed Buns. Dari kawasan Legian, tempat ini bisa dijangkau hanya dalam waktu sekitar
kuliner kuliner Kukusan Steamed Buns. Dari kawasan Legian, tempat ini bisa dijangkau hanya dalam waktu sekitar

Kukusan Steamed Buns. Dari kawasan Legian, tempat ini bisa dijangkau hanya dalam waktu sekitar 15 menit. Seandainya Legian tidak macet parah, mungkin waktunya bakal lebih singkat. “Mungkin kurang dari 10 menit sudah sampai kalau enggak macet,” ujar teman saya yang asli Bali. Dan akhirnya saya sampai juga ke tempat

saya yang asli Bali. Dan akhirnya saya sampai juga ke tempat yang menjual makanan unik itu.

yang menjual makanan unik itu. Tempatnya cukup mungil, paling­paling hanya cukup untuk 10 sampai 15 tamu saja. Tempatnya agak nyempil. Biar lebih gampang, pelayan di sini biasanya menyebutkan “Sunset Point” sebagai patokannya. “Jadi, kalau mau gampang, ya depannya Sunset Point, pasti ketemu,” katanya. Meski mungil, Kukusan Steamed Buns punya area parkir yang cukup; cukup untuk dua mobil dan 10 motor. Kalau toko di sebelahnya tutup, area parkirnya bisa digunakan. Bukan cuma makanannya, dekorasi kafenya juga lumayan lucu. Meja dan kursinya dibuat dari kayu jati bekas kapal dengan tambahan

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

kuliner

kuliner Dengan penyajian makanan yang lucu, kafe mungil ini dengan mudah menyita perhatian saya. besi­besi. Kesannya

Dengan penyajian makanan yang lucu, kafe mungil ini dengan mudah menyita perhatian saya.

lucu, kafe mungil ini dengan mudah menyita perhatian saya. besi­besi. Kesannya kuno, tapi stylish . Saya

besi­besi. Kesannya kuno, tapi stylish. Saya memilih duduk di kursi panjang dengan alas bantalan warna­warni. Suasananya agak panas karena kafe ini memang berkonsep outdoor, tanpa penyejuk udara. Ya, di Bali gitu, lo! Ha­ha­ha…. Setelah mengambil napas, saya pun mulai membuka­buka buku menu seukuran HVS folio. Dan gambar­gambar menu unik, seperti

yang saya temukan di Instagram, langsung membuat saya tersenyum lebar. “Hmm, ini yang saya cari.” Begitu gumam saya. Saya pun lantas berkonsultasi dengan mas­mas pelayan yang ramah. Kepada saya lalu ditunjukkan beberapa menu favorit tamu. Dari hasil ngobrol-ngobrol itu, saya memilih Red Curried Duck. Selain katanya favorit tamu, menu ini saya pilih karena menu kari jarang sekali ditemukan di Bali. Dari keterangan di menunya, ini berisi daging bebek berbumbu kari dengan buah nanas

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

kuliner

kuliner

kuliner kuliner panggang. Disajikan dengan salad buah pepa­ ya muda yang segar. Tak berapa lama, menu
kuliner kuliner panggang. Disajikan dengan salad buah pepa­ ya muda yang segar. Tak berapa lama, menu

panggang. Disajikan dengan salad buah pepa­ ya muda yang segar. Tak berapa lama, menu seharga Rp 35 ribu per porsi yang tersaji di atas piring kayu mirip talenan itu sudah nangkring di meja saya. Dan saya langsung mencomot salah satu dari dua bun di hadapan saya. Rasa karinya cukup kuat. Dan, meski kari jarang sekali dikolaborasikan dengan mantou, keduanya bisa menghasilkan rasa yang baik. Enak.

mantou , keduanya bisa menghasilkan rasa yang baik. Enak. Dan, dalam sekejap, satu porsi menu itu

Dan, dalam sekejap, satu porsi menu itu ludes masuk ke perut saya. Buat beberapa orang, mungkin dua bun dengan isian yang lumayan penuh sudah membuat kenyang. Tapi, masak sih saya hanya memesan satu menu? Tempat ini kan jauh dari Jakarta, jadi, ya, sebisa mungkin saya mencoba beberapa dong, ha­ha­ha…. Saya pun direkomendasikan untuk memesan Chinese Barbeque, dua bun juga per porsi. Hmm, saya menimbang­nimbang, kira­kira perut saya masih bisa menampung apa tidak. Tapi hajar saja, deh. Saya pun memesan menu seharga Rp 35 ribu itu. Dan, untuk menyegarkan tenggorokan, saya memesan Bedugul Farm Strawberry.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

kuliner

kuliner

kuliner kuliner Daging sapi berbumbu barbeque ini cukup enak. Hanya, saya merasa dagingnya agak Ini berupa
Daging sapi berbumbu barbeque ini cukup enak. Hanya, saya merasa dagingnya agak
Daging sapi berbumbu barbeque ini cukup
enak. Hanya, saya merasa dagingnya agak

Ini berupa smoothie buah stroberi segar yang langsung diambil dari Bedugul. Untuk ukuran harga Jakarta, harga minuman ini cukup murah. Hanya Rp 20 ribu untuk segelas stoples berukuran sedang. Tak lama, Chinese Barbeque pesanan saya muncul. Saya, yang sudah agak kekenyangan, langsung semangat makan lagi. Bentuk sajiannya mirip dengan pesanan pertama saya, tapi isinya saja yang berbeda.

keras. Saya lebih suka menu pertama tadi. Meski begitu, menu ini juga ludes oleh saya. Saya pun melirik minuman berwarna pink di meja saya. Itu dia Bedugul Farm Strawberry. Rasanya ternyata seenak penampilannya, lo. Terasa banget buah stroberinya yang segar dan manis­asam. Ah, makanan saya sore itu benar­benar mengenyangkan sekaligus enak. Kapan­ kapan, saya harus kembali ke sini jika datang ke Bali lagi. Anda mau coba? n KEN YUNITA

 
 
 

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji janji ekonomi ekonomi Sejumlah pelik dihadapi pemerintah mendatang. Bagaimana langkah mereka? Majalah detik 16
janji janji ekonomi ekonomi Sejumlah pelik dihadapi pemerintah mendatang. Bagaimana langkah mereka? Majalah detik 16
janji janji ekonomi ekonomi Sejumlah pelik dihadapi pemerintah mendatang. Bagaimana langkah mereka? Majalah detik 16

janji janji ekonomi ekonomi

janji janji ekonomi ekonomi Sejumlah pelik dihadapi pemerintah mendatang. Bagaimana langkah mereka? Majalah detik 16 -
janji janji ekonomi ekonomi Sejumlah pelik dihadapi pemerintah mendatang. Bagaimana langkah mereka? Majalah detik 16 -
janji janji ekonomi ekonomi Sejumlah pelik dihadapi pemerintah mendatang. Bagaimana langkah mereka? Majalah detik 16 -
janji janji ekonomi ekonomi Sejumlah pelik dihadapi pemerintah mendatang. Bagaimana langkah mereka? Majalah detik 16 -

Sejumlah

pelik dihadapi pemerintah

mendatang. Bagaimana langkah mereka?

dihadapi pemerintah mendatang. Bagaimana langkah mereka? Majalah detik 16 - 22 juni 2014 Majalah detik 16

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi hasil rapat ini boleh dibilang bisa menjadi jendela untuk melihat seperti apa nantinya

janji ekonomi

janji ekonomi hasil rapat ini boleh dibilang bisa menjadi jendela untuk melihat seperti apa nantinya perekonomian
janji ekonomi hasil rapat ini boleh dibilang bisa menjadi jendela untuk melihat seperti apa nantinya perekonomian

hasil rapat ini boleh dibilang bisa menjadi jendela untuk melihat seperti apa nantinya perekonomian indonesia.

untuk melihat seperti apa nantinya perekonomian indonesia. ari saputra /detifoto B EBERAPA jago ekonomi yang
untuk melihat seperti apa nantinya perekonomian indonesia. ari saputra /detifoto B EBERAPA jago ekonomi yang

ari saputra /detifoto

apa nantinya perekonomian indonesia. ari saputra /detifoto B EBERAPA jago ekonomi yang mendukung Joko Widodo-Jusuf
apa nantinya perekonomian indonesia. ari saputra /detifoto B EBERAPA jago ekonomi yang mendukung Joko Widodo-Jusuf

B EBERAPA jago ekonomi yang mendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla berkumpul di Megawati In- stitute di Jalan Proklamasi, Jakarta

Pusat. Mulai anggota Komisi Anggaran DPR Arif Budimanta, anggota Komisi BUMN DPR Hendrawan Supratikno, Muhammad Prako- sa, sampai sejumlah anggota tim kampanye calon presiden itu berkumpul di sana pada pertengahan pekan lalu.

Rapat itu dijadwalkan terus berlangsung sampai akhir pekan, sehari sebelum pasang- an itu bertemu untuk kedua kalinya dengan pesaingnya, Prabowo Subianto-Hatta Raja- sa, pada Minggu, 15 Juni 2014. “Kami terus melakukan persiapan untuk debat putaran kedua nanti,” ujar Arif Budimanta, ketua tim ekonomi pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Pada saat bersamaan, tim ekonomi pendu- kung Prabowo-Hatta, seperti Burhanuddin Ab-

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Tambang emas yang digarap PT Freeport Indonesia di Papua. Kontrak karya yang berakhir

janji ekonomi

janji ekonomi Tambang emas yang digarap PT Freeport Indonesia di Papua. Kontrak karya yang berakhir 2021

Tambang emas yang digarap PT Freeport Indonesia di Papua. Kontrak karya yang berakhir 2021 menjadi kontroversi.

sonny tumbuleka/afp

yang berakhir 2021 menjadi kontroversi. sonny tumbuleka/afp dullah, Didik J. Rachbini, Harry Azhar Azis, dan Dradjad
yang berakhir 2021 menjadi kontroversi. sonny tumbuleka/afp dullah, Didik J. Rachbini, Harry Azhar Azis, dan Dradjad
yang berakhir 2021 menjadi kontroversi. sonny tumbuleka/afp dullah, Didik J. Rachbini, Harry Azhar Azis, dan Dradjad

dullah, Didik J. Rachbini, Harry Azhar Azis, dan Dradjad Hari Wibowo, juga terus mengadakan rapat di tempat terpisah. Hasil rapat ini boleh dibilang bisa menjadi jendela untuk melihat seperti apa nantinya perekonomian Indonesia jika dipimpin pasang- an Prabowo-Hatta atau Jokowi-JK. Apalagi sejumlah persoalan pelik mesti dibereskan oleh

pemerintahan baru ini. Soal subsidi bahan bakar misalnya. Kedua pasangan calon ini tidak berani tegas bakal me- naikkan harga bahan bakar bersubsidi, meski sadar bahwa ini membebani anggaran sekitar Rp 300 triliun per tahun. Soal lain adalah ke- tergantungan Indonesia pada sejumlah komo- ditas pangan impor, mulai daging sapi sampai bawang putih. Begitu pula soal tambang mineral. Peme- rintahan sekarang tidak puas terhadap royalti dari penambang emas PT Freeport Indonesia, yang induknya di Amerika Serikat. Mereka juga tidak puas karena perusahaan tambang raksasa ini adem-ayem, tidak berminat meng- olah produknya di dalam negeri. Renegosiasi kontrak pun dicoba dijalankan. Pemerintahan Jokowi-JK sudah memas- tikan, kalaupun ada renegosiasi, nantinya kontrak karya tidak akan dilanjutkan. Sesuai dengan Undang-Undang Minerba yang baru, yang ada hanya izin usaha pertambangan. Dengan status izin usaha pertambangan, posisi Freeport, yang kontraknya habis 2021, bakal jauh lebih rendah daripada sekarang

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Pembangunan gedung pencakar langit Jakarta. Pemerintah baru diharapkan bisa membereskan hambatan investasi.

janji ekonomi

janji ekonomi Pembangunan gedung pencakar langit Jakarta. Pemerintah baru diharapkan bisa membereskan hambatan investasi.

Pembangunan gedung pencakar langit Jakarta. Pemerintah baru diharapkan bisa membereskan hambatan investasi.

ari saputra/detikcom

bisa membereskan hambatan investasi. ari saputra/detikcom jika bernegosiasi dengan pemerintah. Sedangkan Direktur

jika bernegosiasi dengan pemerintah. Sedangkan Direktur Kebijakan dan Pro- gram Ekonomi Tim Sukses Pemenangan Prabowo-Hatta, Harry Azhar Azis, mengata- kan Freeport akan ditekan untuk terus me- lakukan renegosiasi. Jika kemudian Freeport membawa masalah ke arbitrase internasional dan semacamnya, pemerintah akan bersikap

keras. “Jika mereka ngotot dan kita terancam kalah, kita upayakan pola disinsentif, seperti pemajakan lebih tinggi,” ucapnya. Urusan renegosiasi kontrak karya ini cukup pelik. Pemerintah Amerika Serikat, tempat Free- port berasal, sempat mengungkapkan bahwa renegosiasi kontrak karya itu bisa mengancam laju investasi ke Indonesia. Padahal mendorong laju investasi itu men- jadi salah satu tugas terpenting pemerintah mendatang. Ekonom dari Universitas Gadjah Mada, Revrisond Baswir, pun menyatakan pe- merintah yang akan datang juga harus mampu membenahi masalah tumpang-tindih regulasi dan kepastian hukum di bidang ekonomi yang bisa menghambat investasi. “Kalau tidak ada kepastian hukum, orang akan malas berinves- tasi,” kata Revrisond. Tugas lain pemerintah mendatang, seperti yang diharapkan ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance, Enny Sri Hartaty, adalah mampu mendorong sektor riil, terutama yang menghasilkan produk yang bisa diperdagangkan, seperti pertanian, manufaktur, dan pertambangan.

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Ekonom dari Indef, Enny Sri Hartaty ari saputra/detikcom TaP/KlIK unTuK bErKomEnTar Jika sektor

janji ekonomi

janji ekonomi Ekonom dari Indef, Enny Sri Hartaty ari saputra/detikcom TaP/KlIK unTuK bErKomEnTar Jika sektor riil

Ekonom dari Indef, Enny Sri Hartaty

ari saputra/detikcom

Ekonom dari Indef, Enny Sri Hartaty ari saputra/detikcom TaP/KlIK unTuK bErKomEnTar Jika sektor riil tumbuh maka
Ekonom dari Indef, Enny Sri Hartaty ari saputra/detikcom TaP/KlIK unTuK bErKomEnTar Jika sektor riil tumbuh maka
Ekonom dari Indef, Enny Sri Hartaty ari saputra/detikcom TaP/KlIK unTuK bErKomEnTar Jika sektor riil tumbuh maka
TaP/KlIK unTuK bErKomEnTar
TaP/KlIK unTuK bErKomEnTar
Sri Hartaty ari saputra/detikcom TaP/KlIK unTuK bErKomEnTar Jika sektor riil tumbuh maka sektor lainnya, seperti jasa,
Sri Hartaty ari saputra/detikcom TaP/KlIK unTuK bErKomEnTar Jika sektor riil tumbuh maka sektor lainnya, seperti jasa,

Jika sektor riil tumbuh maka sektor lainnya, seperti jasa, keuangan, dan telekomunikasi, juga akan tumbuh. “Pertumbuhan ini akan menyelesaikan masalah, seperti kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan,” katanya. Selain itu, tumbuhnya sektor riil akan menekan laju impor sehingga defisit neraca perdagangan bisa diatasi. Surplus neraca

perdagangan akan membuat nilai tukar rupi- ah dan inflasi stabil sehingga Bank Indonesia tidak akan menerapkan likuiditas yang ketat dan memberikan suku bunga acuan yang terjangkau. Supaya bisa berjalan mulus, pembangunan sektor riil harus ditopang infrastruktur yang memadai. Infrastruktur tidak hanya yang berkaitan dengan konektivitas, tapi juga ha- rus ada infrastruktur energi untuk pasokan bahan bakar. Lalu, mengembangkan industri bahan baku berbasis industri lokal dan kandungan impor yang rendah lewat program hilirisasi indus- tri. Terakhir, membenahi sistem logistik yang selama ini menimbulkan biaya ekonomi tinggi. “Kalau pemerintah yang akan datang concern pada ketiga hal itu, Indonesia akan mampu mencapai pertumbuhan yang berkualitas,” kata

Enny. n hanS henriCuS B.S. aron, Budi alimuddin

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi janji ekonomi pekerjaan ruMah Presiden Baru BeBan suBsidi Bahan Bakar Minyak Menjadi salah

janji ekonomi

janji ekonomi

pekerjaan ruMah

Presiden

janji ekonomi janji ekonomi pekerjaan ruMah Presiden Baru BeBan suBsidi Bahan Bakar Minyak Menjadi salah satu

Baru

janji ekonomi janji ekonomi pekerjaan ruMah Presiden Baru BeBan suBsidi Bahan Bakar Minyak Menjadi salah satu

BeBan suBsidi Bahan Bakar Minyak Menjadi salah satu pekerjaan ruMah peMerintahan Mendatang. dua pasang calon presiden ini tidak Berani tegas Menyatakan akan MencaBut.

rachman hariyanto/detikfoto

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Sama-sama tidak berani menyatakan akan menaikkan harga BBM bersubsidi. T EMPAT rapat tim

janji ekonomi

janji ekonomi Sama-sama tidak berani menyatakan akan menaikkan harga BBM bersubsidi. T EMPAT rapat tim ekonomi

Sama-sama tidak berani menyatakan akan menaikkan harga BBM bersubsidi.

tidak berani menyatakan akan menaikkan harga BBM bersubsidi. T EMPAT rapat tim ekonomi di belakang pasangan
tidak berani menyatakan akan menaikkan harga BBM bersubsidi. T EMPAT rapat tim ekonomi di belakang pasangan
tidak berani menyatakan akan menaikkan harga BBM bersubsidi. T EMPAT rapat tim ekonomi di belakang pasangan

T EMPAT rapat tim ekonomi di belakang pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pesaingnya, Joko Widodo-Jusuf Kalla, memang berbeda. Tapi

kedua tim ini memiliki kesamaan dalam urusan kebijakan subsidi bahan bakar minyak: tidak be- rani menyatakan akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Kebijakan subsidi BBM, yang membebani anggaran pemerintah sampai sekitar Rp 300 triliun, memang tidak semata-mata urusan ekonomi. Banyak faktor politis—terutama te- kanan publik—sehingga keputusannya banyak pertimbangan. Karena harus mengurangi subsidi tapi tidak dengan jelas menyatakan akan menaikkan har- ga, kedua pasang tim ini semuanya mencoba mengutak-atik kebijakan subsidi dengan pola pembatasan atau konversi ke gas—pola yang ber- ulang-ulang diwacanakan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama setidaknya tiga tahun terakhir, tapi tak ada yang berhasil. Direktur Kebijakan dan Program Ekonomi Tim Sukses Pemenangan Prabowo-Hatta,

Harry Azhar Azis, mengatakan mereka mema- sang target bisa memotong subsidi, dari yang sekarang Rp 300 triliun menjadi hanya Rp 60 triliun. Caranya, subsidi diberikan kepada warga miskin. “Tukang ojek, sopir angkot, nelayan tetap akan kami subsidi,” ucapnya. Mobil tidak akan mendapatkan subsidi, begitu pula dengan sepeda motor bermesin besar. “Pada akhirnya subsidi untuk orang kaya akan kita hilangkan,” ucapnya. Tapi kategori yang mendapatkan subsidi dan yang tidak belum ditentukan. Yang jelas, kata- nya, siapa saja yang disebut orang miskin, baik itu dilihat dari pekerjaan, seperti nelayan atau petani penggarap atau siapa saja yang ber- pendapatan rendah, tetap akan bisa membeli bensin dengan harga sekarang, Rp 6.500. “Kita akan pakai dua cara melihatnya, yaitu yang berpendapatan rendah atau yang bergerak di sektor berpendapatan rendah,” ucapnya. Pasangan pesaing mereka menyatakan hal senada. Mereka tidak berani mengambil langkah tak populis—yang mungkin jika mun- cul dalam pemilu bisa langsung mengurangi

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me-

janji ekonomi

janji ekonomi Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me-
janji ekonomi Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me-
janji ekonomi Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me-
janji ekonomi Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me-
janji ekonomi Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me-
janji ekonomi Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me-

Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno.

Pnm/ century

Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me- naikkan harga BBM
Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me- naikkan harga BBM
Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me- naikkan harga BBM
Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me- naikkan harga BBM
Harry Azhar Azis (kiri), Hendrawan Supratikno. Pnm/ century suara—yakni dengan tegas menyatakan me- naikkan harga BBM

suara—yakni dengan tegas menyatakan me- naikkan harga BBM bersubsidi. Tim ekonomi pasangan Jokowi-JK mengatakan subsidi itu wujud keberpihakan pemerintah terhadap rakyat. Tapi, seperti diungkap Hendrawan Supratik- no, salah satu anggota tim ekonomi Jokowi-JK,

ia tidak menjanjikan subsidinya tetap sebesar sekarang. Ia mengatakan kondisi harga minyak dunia tetap menjadi acuan untuk menimbang besaran subsidi yang diberikan. “Jadi kapasitas keuangan negara juga harus diperhitungkan,” kata Hendrawan. Pasangan ini juga kembali mengungkapkan kemungkinan menghemat anggaran subsidi bahan bakar minyak dengan mengalihkan 30 persen transportasi umum yang mengkonsumsi

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Penjual bensin eceran di Jakarta. Tim ekonomi kedua calon presiden tidak bersedia menyatakan

janji ekonomi

janji ekonomi Penjual bensin eceran di Jakarta. Tim ekonomi kedua calon presiden tidak bersedia menyatakan akan
janji ekonomi Penjual bensin eceran di Jakarta. Tim ekonomi kedua calon presiden tidak bersedia menyatakan akan
janji ekonomi Penjual bensin eceran di Jakarta. Tim ekonomi kedua calon presiden tidak bersedia menyatakan akan
janji ekonomi Penjual bensin eceran di Jakarta. Tim ekonomi kedua calon presiden tidak bersedia menyatakan akan

Penjual bensin eceran di Jakarta. Tim ekonomi kedua calon presiden tidak bersedia menyatakan akan menaikkan harga bensin bersubsidi.

ari SaPutra

akan menaikkan harga bensin bersubsidi. ari SaPutra BBM ke gas. Program ini sempat diwacanakan juga oleh
akan menaikkan harga bensin bersubsidi. ari SaPutra BBM ke gas. Program ini sempat diwacanakan juga oleh
akan menaikkan harga bensin bersubsidi. ari SaPutra BBM ke gas. Program ini sempat diwacanakan juga oleh
akan menaikkan harga bensin bersubsidi. ari SaPutra BBM ke gas. Program ini sempat diwacanakan juga oleh
akan menaikkan harga bensin bersubsidi. ari SaPutra BBM ke gas. Program ini sempat diwacanakan juga oleh

BBM ke gas. Program ini sempat diwacanakan juga oleh pemerintahan sekarang, tapi tidak dilaksanakan. Pemerintahan mereka akan membagikan converter kit bagi angkutan umum. Sedangkan untuk penyediaan stasiun pengisi gas—yang sekarang masih minim karena pasarnya terlalu

kecil akibat murahnya BBM bersubsidi—peme- rintahan Jokowi-JK akan menugaskan Perta- mina menyediakannya. Hendrawan berharap kebijakan ini bisa menghemat Rp 60 triliun. Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan meng- gunakan sebagian dana penghematan subsidi ini untuk mengembangkan bahan bakar nabati. Hal ini sedikit berbeda dengan langkah yang bakal diambil pasangan Prabowo-Hatta, yang bakal mengalihkan dana hasil subsidi untuk pemba- ngunan infrastruktur pedesaan serta sejumlah program kesejahteraan masyarakat. n

hans henricus B.s. aron, Budi aliMuddin

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Prabowo-Hatta P ARA ahli ekonomi di belakang pasangan Prabowo Subianto- Hatta Rajasa memiliki

janji ekonomi

janji ekonomi Prabowo-Hatta P ARA ahli ekonomi di belakang pasangan Prabowo Subianto- Hatta Rajasa memiliki nama

Prabowo-Hatta P ARA ahli ekonomi di belakang

pasangan Prabowo Subianto-

Hatta Rajasa memiliki nama

sebagai ekonom top Indonesia.

Sebagian besar dari para ekonom ini juga

berpengalaman sebagai politikus, terma-

suk menjadi anggota DPR. Yang paling senior dari tim mereka ada- lah Burhanuddin Abdullah, bekas Menteri Koordinator Perekonomian dan Gubernur Bank Indonesia. Ekonom berusia 67 tahun ini menjadi menteri di bawah pemerintah- an Abdurrahman Wahid. Burhanuddin mendapat pendidikan formal dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Ban- dung, dan magister dari Jurusan Bisnis Michig- an State University, Amerika Serikat.

Tim Ekonomi

Burhanuddin Abdullah
Burhanuddin Abdullah
Bisnis Michig- an State University, Amerika Serikat. Tim Ekonomi Burhanuddin Abdullah Majalah detik 16 - 22

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Dradjad Hari Wibowo Harry Azhar Azis Dalam tim ekonomi mereka, Dradjad Hari Wibowo

janji ekonomi

Dradjad Hari Wibowo
Dradjad Hari Wibowo
Harry Azhar Azis
Harry Azhar Azis

Dalam tim ekonomi mereka, Dradjad Hari Wibowo bertindak sebagai Direktur Kebijakan dan Program Tim Pemenangan

Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Ia adalah ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance

(Indef) merangkap politi-

kus karena bergabung da- lam Partai Amanat Nasional dan menjadi anggota DPR selama lima tahun terakhir. Pendidikan formalnya diselesaikan di In-

stitut Pertanian Bogor dan kemudian ia melanjutkan kuliah hingga mencapai gelar Ph.D. dari University of

Queensland. Tim Prabowo-Hatta juga

diperkuat Harry Azhar Azis. Ekonom sekaligus politikus Partai Golkar ini menjadi Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR. Ia pernah mengajar di sejumlah universitas, termasuk di Pascasar- jana Universitas Indonesia. Sebagai ekonom, ia pernah bekerja di badan

pemerintah Amerika Serikat, United States Agency for In-

Didik J. Rachbini
Didik J. Rachbini
Serikat, United States Agency for In- Didik J. Rachbini ternational Development (USAID), di Jakarta. Gelar sarjana

ternational Development (USAID), di Jakarta. Gelar sarjana Harry Azhar diperoleh di Sekolah Tinggi Manajamen Industri dan kemudian ia meneruskan mengambil gelar magister di University of Oregon dan Ph.D.

di

Oklahoma State University. Gelar Ph.D.

ini

cukup ia banggakan karena nilai kelulus-

annya adalah 3,8. Ekonom lain dalam tim Prabowo-Hatta adalah Didik J. Rachbini. Didik, yang dua tahun lalu mencalonkan menjadi Wakil Gubernur Jakarta berpasangan dengan Hidayat Nur Wahid, juga seorang politikus, yakni dari Partai Amanat Nasional. Selain

berpolitik, ia mengajar di Universitas Indo- nesia dan Program Pascasarjana Universitas Mercu Buana. Pendidikan formal Didik dibereskan di Institut Pertanian Bogor. Gelar magister dan Ph.D. ia ambil dari Central Luzon Sta-

te University, Filipina, dalam bidang studi

pembangunan kawasan dan pedesaan. Pendiri Indef ini menjadi anggota DPR

pada 1995-2000. BUDI ALIMUDDIN

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Tim Ekonomi Jokowi-Jk K ANTOR Megawati Institute di Jalan Proklamasi Nomor 53 men-

janji ekonomi

janji ekonomi Tim Ekonomi Jokowi-Jk K ANTOR Megawati Institute di Jalan Proklamasi Nomor 53 men- jadi

Tim Ekonomi

Jokowi-Jk K ANTOR Megawati Institute di

Jalan Proklamasi Nomor 53 men-

jadi markas berkumpulnya tim

ekonomi pasangan Jokowi-JK.

Mereka adalah jagoan di bidang makroe-

konomi maupun mikroekonomi, keuangan,

dan manajemen bisnis. Tim yang terdiri atas

5 orang inilah yang merumuskan berbagai program ekonomi pasangan capres dan ca- wapres nomor urut dua itu sebagai bagian dari kampanye menuju kursi RI-1 dan RI-2. Kedua pasangan ini mengusung tagline “Berdikari di Bidang Ekonomi”. Sebagai ketua tim adalah Arif Budi-

Arif Budimanta
Arif Budimanta

manta, anggota

Komisi

Anggar-

an DPR dan Wakil Ketua Fraksi PDI Perju- angan. Arif juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif The Megawati Institute.

Iman Sugema
Iman Sugema

Majalah detik 16 - 22 juni 2014

janji ekonomi Sri Adiningsih Hendrawan Supratikno Muhammad Prakosa Pria kelahiran Medan, 15 Maret 1968, ini

janji ekonomi

Sri Adiningsih
Sri Adiningsih
Hendrawan Supratikno
Hendrawan Supratikno
Muhammad Prakosa
Muhammad Prakosa

Pria kelahiran Medan, 15 Maret 1968, ini me-

raih sarjana ilmu tanah di Institut Pertanian Bogor, magister ekonomi sumber daya alam di Universitas Indonesia, dan meraih gelar doktor dari FISIP Universitas

Indonesia. Sedangkan anggota tim terdiri atas Iman Sugema, pengamat ekonomi Institut Pertanian Bogor. Iman meraih gelar sarjana agribisnis dari IPB dan meraih gelar magister ekonomi di The

University of New England, Australia, dan gelar doktor ekonomi di The

Australian University. Iman

menguasai makroekonomi, keuangan, perbankan, dan manajemen organisasi industri. Ada pula Sri Adiningsih, ekonom dari Universitas Gadjah Mada. Sri meraih gelar sarjana ekonomi dari UGM dan melanjutkan ke University of Illinois untuk meraih gelar

magister dan doktor, yang keduanya di bidang ekonomi.

gelar magister dan doktor, yang keduanya di bidang ekonomi. Sri menguasai kebijakan moneter dan per- bankan.

Sri menguasai kebijakan moneter dan per- bankan. Lalu ada Hendrawan Supratikno, anggota Komisi BUMN DPR yang juga guru besar ekonomika dan bisnis di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. Ia meraih gelar sarjana di UKSW dan meraih gelar ma- gister dari Universitas Katolik Leuven, Belgia, serta gelar doktor dari Vrije Universiteit Am- sterdam, Belanda. Hendrawan menguasai makroekonomi dan matematika ekonomi. Selanjutnya adalah Muhammad Prako- sa, Menteri Pertanian pada era Presiden Abdurrahman Wahid dan Menteri Kehu- tanan era Presiden Megawati Soekarno- putri. Mantan Ketua Badan Kehormatan DPR ini adalah anggota Komisi IX DPR, yang antara lain membidangi masalah tenaga kerja dan kesehatan. Dia meraih gelar sarjana dari Fakultas Kehutanan UGM, gelar magister ekonomi kehutanan dari University of Tennessee, dan Ph.D. dari University of California Berkeley.

HANS HENRICUS B.S. ARON

Majalah Majalah detik detik 16 16 - - 22 22 juni juni 2014 2014

janji ekonomi Mana yang Lebih CoCok Dua pasang calon presiden sudah menjelaskan paket-paket program yang

janji ekonomi

janji ekonomi Mana yang Lebih CoCok Dua pasang calon presiden sudah menjelaskan paket-paket program yang bakal
janji ekonomi Mana yang Lebih CoCok Dua pasang calon presiden sudah menjelaskan paket-paket program yang bakal

Mana

yang

janji ekonomi Mana yang Lebih CoCok Dua pasang calon presiden sudah menjelaskan paket-paket program yang bakal

Lebih

CoCok

Dua pasang calon presiden sudah menjelaskan paket-paket program yang bakal mereka kerjakan jika berkuasa. Kita bisa memilih mana yang lebih cocok dan lebih realistis bagi bangsa ini. Berikut ini beberapa poin terpentingnya. n

1
1

eneRgi

foto-foto: agung phambudhy/rachman heriyanto/detik foto

foto-foto: agung phambudhy/rachman heriyanto/detik foto PRabowo-hatta: Subsidi bahan bakar minyak dipertahankan bagi

PRabowo-hatta:

Subsidi bahan bakar minyak dipertahankan bagi warga miskin dan sepeda motor bermesin kecil

Subsidi bahan bakar minyak bagi orang kaya dihapus

Produksi didorong terus

Eksplorasi minyak ditambah untuk mendorong produksi

Perusahaan minyak tidak dipajaki selama eksplorasi

Jokowi-Jk:

Konversi ke gas 30 persen angkutan umum dengan converter kit gratis, sehingga menghemat subsidi Rp 60 triliun

Menugaskan Pertamina membangun stasiun pengisian gas

Mengalokasikan dana dari hasil penghematan anggaran subsidi BBM untuk pengembangan biofuel

Menggenjot produksi ladang-ladang minyak agar terca- pai