Anda di halaman 1dari 28

1

LAPORAN STUDI KASUS


GIZI DALAM DAUR KEHIDUPAN
ACARA 5
DEWASA, USIA LANJUT, DAN VEGETARIAN





DISUSUN OLEH :
SHIFT 3/ KELOMPOK 14
NAMA :
1. NURLAILI HANDAYANI (12/335380/KU/15193)
2. FATIKHAT NUR LATIFAH (12/335390/KU/15203)
3. EDITYA PUTRA (12/335394/KU/15207)
4. ATIKA DINA KHAIRINA (12/335401/KU/15213)
ASISTEN:
1. RASITA AMELIA, S.Gz.
2. NUR SOLIKHAH, S.Gz.


PROGRAM STUDI GIZI KESEHATAN
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2014
2

BAB I
PENDAHULUAN
A. Tinjauan Pustaka
Vegetarian merupakan istilah umum yang digunakan untuk menyebut orang-orang
yang berpantang untuk mengonsumsi beberapa jenis makanan sumber protein hewani,
seperti daging, unggas, ikan, atau makanan lain yang bersumber dari hewan dan hasil
olahannya. Ada beberapa alasan seseorang menjadi vegetarian, antara lain alasan
kepercayaan, agama, etika, atau kesehatan. (Sandjaja, A., 2009)
Vegetarian dapat dibedakan menjadi beberapa jenis. Menurut International
Vegetarian Union (IVU), vegetarian dapat dibedakan menjadi :
a. Vegan: orang-orang yang tidak memanfaatkan produk-produk hewan dengan
alasan apapun, termasuk daging hewan (daging merah, unggas, ikan, dan
seafood), olahan hewan (telur, susu, madu); mengenakan dan memakai produk
dari hewan (kulit, sutra, wool, gelatin); serta tidak menggunakan hewan dalam
hiburan, olahraga, penelitian, dan lain sebagainya.
b. Lacto Vegetarian: orang-orang yang mengonsumsi makanan dari tumbuhan dan
produk-produk susu. Banyak ditemukan di India.
c. Ovo-Lacto Vegetarian: orang-orang yang mengonsumsi makanan dari tumbuhan
ditambah dengan telur dan produk susu. Banyak ditemukan di Barat.
d. Semi Vegetarian: orang-orang yang lebih banyak mengonsumsi makanan dari
tumbuhan dan mengonsumsi lebih sedikit daging merah dari orang kebanyakan.
e. Pescetarian: vegetarian yang masih mengonsumsi daging ikan.
f. Fruitarian: vegetarian yang hanya mengonsumsi makanan dari tumbuhan yang
diambil tanpa membunuh tumbuhan tersebut (apel dapat diambil tanpa
membunuh tumbuhan apel, tetapi wortel tidak bisa).
Diet vegetarian dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh.
Pantangan konsumsi terhadap daging dapat menghindarkan dari penyakit yang bersumber
dari makanan yang berasal dari daging maupun olahan produk makanan hewani, seperti
penyakit mulut dan kuku (PMK); penyakit anthraks; flu burung; tercemar bakteri Salmonella
sp., E. coli; Listeria; mengurangi risiko penyakit jantung; dan lain sebagainya. Diet vegetarian
yang semakin ketat dapat memberikan risiko terkena malnutrisi semakin meningkat, seperti
defisiensi Fe, Zn, vitamin B12, dan kekurangan asam amino-asam amino yang terkandung
dalam daging. Oleh karena itu, suplementasi berbagai mineral dan vitamin sangat perlu
dikonsumsi oleh para vegetarian. (Susianto dkk, 2008)

3

B. Tujuan Praktikum
1. Tujuan Instruksional Umum
a. Mahasiswa memahami kebutuhan gizi vegetarian
b. Mahasiswa dapat melakukan penilaian status gizi pada vegetarian
c. Mahasiswa dapat membuat preskripsi diet pada vegetarian

2. Tujuan Instruksional Khusus
a. Mahasiswa dapat menyebutkan zat gizi apa saja yang penting bagi vegetarian
b. Mahasiswa dapat menjelaskan risiko defisiensi zat gizi tertentu pada vegetarian
c. Mahasiswa dapat mendemonstrasikan penilaian status gizi pada vegetarian dengan
metode antropometri, biokimia, fisik-klinik, dan asupan
d. Mahasiswa dapat menghitung kebutuhan gizi vegetarian
e. Mahasiswa dapat menyediakan susunan menu yang dirancang untuk memenuhi
kebutuhan vegetarian

4

BAB II
ISI
A. Studi Kasus
Responden kami berinisial Y. Y berusia 19 tahun.Y tinggal di sebuah asrama vegan
di Babarsari. Y mempunyai berat badan 62 kg dan tinggi badan 154,2 cm. Y sudah
menjadi seorang vegan selama setengah tahun. Sebelumnya Y sudah menjadi
pseudovegetarian sejak SMP.

B. Data Subjektif
1. Biodata
a. Nama responden : Y
b. Umur responden : 19 tahun
c. Jenis kelamin : Laki-laki
d. Alamat : Sleman Yogyakarta

2. Riwayat makan
a. Kebiasaan makan : Biasa makan 2 kali sehari dan 1 kali
selingan pagi dan tidak pernah
mengkonsumsi suplemen.
b. Makanan yang disukai : mangga, tempe, jeruk
c. Makanan yang tidak disukai : pare.
d. Makanan pantangan : makanan hewani
e. Makanan yang menimbulkan alergi : -

3. Riwayat penyakit
Sebelumnya pernah memiliki penyakit asma, tetapi sudah sekarang sudah pernah
tidak kambuh lagi.

C. Data Objektif
1. Antropometri
Berat badan aktual : 62 kg
Tinggi badan : 154,2 cm

2. Biokimia
Penilaian biokimia secara langsung tidak dilakukan dalam asesmen ini.
5


3. Fisik-Klinis
Tekanan darah 120/90 mmHg

4. Asupan
Tabel 1. Recall 24 jam
Waktu
Makan
Nama Makanan
Bahan Makanan
Jenis
Banyaknya
URT Gram
Sarapan - - - -
Selingan - - - -
Makan
Siang
Nasi
Tempe rempah
Sup jagung


Tumis sawi

Jeruk
Air putih
Nasi putih
Tempe
Jagung
Wortel
Kentang
Sawi putih
Tahu
Jeruk manis
Air mineral
1 gelas
5 ptg sdg
1/6 gls
1/6 gls
1/6 gls
gls
gls
2 bh
2 gls
200
125
30
30
30
50
50
220
200
Malam Nasi
Sup sayuran




Tumis tauge

Tumis kangkung
Air putih
Nasi putih
Kool putih
Wortel
Kentang
Jagung
Kembang tahu
Tauge
Wortel
Kangkung
Air mineral
gls
1/10 gls
1/10 gls
1/10 gls
1/10 gls
1/10 gls
gls
gls
gls
2 gls
100
20
20
20
20
20
50
50
100
200

D. Asesmen
1. Antropometri
Berat badan : 62 kg
Tinggi badan : 154,2 cm
Berdasarkan data berat badan dan tinggi badan, nilai IMT (Indeks Massa Tubuh)
responden dapat diketahui dengan penghitungan:







6

Tabel 2. Klasifikasi Indeks Masa Tubuh (IMT) Menurut Kriteria Asia Pasifik
KLASIFIKASI IMT (kg/m
2
)
Underweight < 18,50
Normal 18,5 - 22,9
Overweight 23,0-24,9
Obesitas I 25,0-29,9
Obesitas II >30,0
sumber: WHO, 2011
Berdasarkan klasifikasi IMT diatas, IMT Y termasuk dalam Obesitas I.

2. Biokimia
Penilaian biokimia secara langsung tidak dilakukan dalam asesmen ini.

3. Fisik-Klinis
Tekanan darah 120/90 mmHg.
Tabel 3. Klasifikasi Tekanan Darah
TekananDarah (mmHg) Kategori
Diastolik
< 85
85 89
90 104
105 114
> 115

Tekanan darah normal
Tekanan normal tinggi
HIpertensi ringan
Hipertensi sedang
Hipertensi Berat
Sistolik (biladiastolik 90)
< 140
140 159
> 160

Tekanan darah normal
Hipertensi sistolik terisolasi perbatasan
Hipertensi sistolik terisolasi
sumber: Gunawan, 2007
Berdasarkan klasifikasi tekanan darah diatas, Y memiliki tekanan darah
normal.
4. Asupan
Hasil recall 24 jam berupa URT dikonversikan menggunakan BMP menjadi
satuan gram. Setelah itu, data diolah menggunakan Nutri Survey dan dibandingkan
dengan AKG (Angka Kecukupan Gizi) 2013..
Tabel 4. Kecukupan energi berdasarkan recall



Energi (kkal) KH (g) Protein (g) Lemak (g)
Asupan 1502,1 207,4 58,4 56
Kecukupan 2725 375 62 91
Persentase (%) 55% 55% 94% 61%
7

Hasil pengolahan Nutri Survey (NS) menunjukkan bahwa kebutuhan perhari yang
dianjurkan untuk S adalah 2725 kkal/hari, namun asupan yang dipenuhi hanya 1502,1
Kkal. Karbohidrat yang harus dipenuhi perharinya menurut NS adalah 375 gram, dan
responden baru mencukupinya sebanyak 207,4 gram. Sementara untuk protein
direkomendasikan 62 gram perharinya, sedangkan responden memenuhinya 58,4 gram.
Sementara untuk lemak yang direkomendasikan 91 gram perhari, responden
memenuhinya 56 gram.
Persentase pemenuhan energi adalah sebesar 55%, karbohidrat 55%, protein 94%
dan lemak 61%. Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa responden belum
memenuhi kebutuhan energinya, terutama energi yang berasal dari karbohidrat dan
lemak.

E. Rencana Diet
1. Tujuan Diet
a. Memenuhi kebutuhan gizi dalam sehari sesuai kebutuhan vegetarian
b. Memperbaiki status gizi responden

2. Prinsip dan Syarat Diet
a. Memberikan makanan dalam bentuk yang bervariasi
b. Menghindari jenis pangan hewani
c. Memenuhi kebutuhan energi sesuai kebutuhannya
d. Memenuhi kebutuhan protein sebesar 10% dari total kebutuhan energi
e. Memenuhi kebutuhan lemak sebesar 25% dari total kebutuhan energi
f. Memenuhi kebutuhan karbohidrat sesuai kebutuhannya

3. Perhitungan kebutuhan sehari responden
Berat Badan Aktual (BB) = 62 kg; Tinggi Badan (TB) = 154,2 cm; Usia = 19 tahun
Berdasarkan asesmen, diketahui responden memiliki status gizi obese tingkat 1. Oleh
karena itu, dalam perhitungan kebutuhan energi digunakan berat badan adjusment.
Menghitung BBI (Berat Badan Ideal)
BBI = 90% (TB 100)
= 90% (154,2 100)
= 90% (54,2)
= 48,8 kg
8

Menghitung BB adjusment (Berat Badan Adjusment)
BB adj = BB Ideal + 0,25 (BB Aktual BB Ideal)
= 48,8 kg + 0,25 (62 kg 48,8 kg)
= 48,8 kg + 3,3 kg
= 52,1 kg
Menghitung BEE (Basal Energy Expenditure) menggunakan rumus Harris-Bennedict
REE = 66,5 + (13,75 x BB) + (5,003 x TB) (6,775 x U)
= 66,5 + (13,75 x 52,1) + (5,003 x 154,2 (6,775 x 19)
= 66,5 + 716,375 + 771,4626 128.725
= 1425,61
Menghitung TEE (Total Energy Expenditure)
TEE = BEE x FA
= 1425,61 x 1,55
= 2209,70
Kebutuhan Lemak = 25% x TEE
= 25% x 2209,70
= 552,43 kkal
= 61,38 g
Kebutuhan protein = 10% x TEE
= 10% x 2209,70
= 220,9 kkal
= 55,23 g
Kebutuhan Karbohidrat = TEE kebutuhan lemak kebutuhan protein
= 2209,70 552,43 220,9
9

= 1436,37 kkal
= 359,09 g
4. Perencanaan menu
Tabel 6. Perhitungan konversi kebutuhan responden ke Bahan Makanan Penukar
Golongan Penukar E (kkal) P (g) L (g) KH (g)
1
karbohidrat 6 1050 24 - 240
2 protein nabati 4 300 20 12 28
3 Sayuran
A - - - -
B 5 125 5 - 25
C 3 150 9 - 30
4 Buah dan Gula 3 150 - - 36
5 Minyak 9 450 - 45 -
Total 2225 58 57 359
Kebutuhan
2209,7 55,23 61,38 359,09
Persentase
100,69% 105,02% 92,864% 99,975%

Tabel 7. Perencanaan Menu
Waktu
Makan
Nama Makanan
Bahan Makanan
Jenis
Banyaknya
URT Gram
Sarapan Bubur beras+ Sup
brokoli, kacang
kapri, kacang
merah + tempe
goreng + air putih
Bubur beras 1 gls 400
Brokoli 2/5 gls 40
Kacang Kapri 2/5 gls 40
Kacang merah 1 sdm 10
Tempe 1 ptg sdg 20
Minyak kelapa 2 sdt 10
Air putih 3 gls 700
Selingan
Pagi
Kroket Kentang isi
Wortel + air putih
Kentang 1 bj sdg 120
Wortel 2/5 gls 40
Minyak kelapa 2 sdt 10
Tepung Maizena 5 sdm 25
Air putih 1 gls 300
Apel 1 bh 85
Makan
Siang
Nasi + Cah
Kangkung +
Tumis tauge,
wortel, buncis +
Tempe bacem +
air putih
Nasi 1 gls 200
Kangkung 2/5 gls 40
Tauge 2/5 gls 40
Wortel 2/5 gls 40
Buncis gls 50
Tempe Bacem 1 ptg bsr 25
Gula 1 sdm 13
Minyak kelapa 2 sdt 10
Air putih 2 gls 400
Selingan
Sore
Kroket tahu +
Tempe mendoan
+ Mangga + Air
putih
Tahu ptg bsr 50
Tempe 1 ptg bsr 20
Terigu 5 sdm 50
Minyak Kelapa 2 sdt 10
10

Mangga bh bsr 90
Air putih 3 gls 300
Makan
Malam
Nasi + Capcay
kembang kol,
wortel, caisim, dan
jagung muda +
Pepes tahu daun
melinjo + air putih
Nasi 1 1/5 gls 200
Wortel 2/5 gls 40
Caisim 2/5 gls 40
Kembang kol 2/5 gls 40
Jagung muda 2/5 gls 40
Tahu 1 ptg sdg 20
Daun melinjo 1 gls 100
Minyak kelapa 1 sdt 5
Air putih 2 gls 500

Tabel 8. Pemenuhan kebutuhan energi (hasil perhitungan) dengan nutrisurvey
E (Kkal) P (gr) L (gr) KH (gr) Cairan
Rekomendasi yang
telah diolah
menggunakan NS
2136,6 59,8 59,1 357,4 2307,4
Kebutuhan 2209,7 55,23 61,38 359,09 2500
Persentase 96,7 % 108,3 % 96,3 % 99,5 % 92,3 %


11

BAB III
PEMBAHASAN

Energi diperlukan manusia untuk bergerak atau melakukan pekerjaan fisik dan juga
menggerakkan proses-proses dalam tubuh seperti misalnya sirkulasi darah, denyut jantung,
pernafasan, pernafasan, dan proses-proses fisiologi lainnya. Dengan demikian , tubuh
manusia memerlukan zat gizi atau makanan untuk memperoleh energi. (Suhardjo, 2012)
Kecukupan protein seseorang dipengaruhi oleh berat badan, usia (tahap
pertumbuhan dan perkembangan) dan mutu protein dalam pola konsumsi pangannya.
Protein merupakan zat pembangun jaringan tubuh. Bahan-bahan makanan sumber protein
pada vegetarian adalah kedelai serta berbagai jenis olahannya seperti tahu, tempe, miso,
TVP (Textured Vegetable Protein), dan lain sebagainya, kacangan-kacangan seperti kacang
hijau, kacang merah, kacang tanah, dan lain sebagainya; beberapa jenis sayuran seperti kol
dan wortel (Nurheti, 2008).
Protein dalam pangan nabati umumnya tidak lengkap karena tidak mengandung
semua jenis asam amino esensial atau meskipun lengkap namun ada beberapa jenis yang
hanya terdapat dalam jumlah yang kecil. Asam amino esensial yang berada dalam jumlah
sedikit biasanya adalah metionin, lisin atau triptofan. Oleh karena itu, kaum vegetarian harus
mau mengonsumsi sumber protein yang sangat bervariasi agar kebutuhan semua jenis
asam amino dapat terpenuhi. Protein untuk lacto vegetarian dan lacto-ovo vegetarian bisa
didapatkan dari susu sedangkan untuk vegan dapat dengan mengkombinasikan berbagai
jenis bahan nabati yang kaya akan protein (Nurheti, 2008).
Lemak berfungsi sebagai sumber energi dan pengangkut vitamin A, D, E dan K.
Lemak nabati terdiri atas lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acid/MUFA), tidak
jenuh jamak (polyunsaturated fatty acid/PUFA), dan lemak jenuh (saturated fatty acid/SFA).
Bahan-bahan makanan sumber lemak pada vegetarian berdasarkan jenis lemak, antara lain
adalah sebagai berikut :
a. Lemak tak jenuh tunggal, misalnya asam lemak omega-3 dari biji rami, dan minyak
perilla.
b. Lemak tak jenuh jamak, misalnya omega-6 dari bunga kunyit, bunga matahari,
wijen, minyak kedelai, dan kenari, mentega; omega-9 dari minyak zaitun, munyak kanola,
minyak kedelai, minyak kacang macadamia, minyak kenari.
c. Lemak jenuh, yaitu pada minyak kelapa.
Vegetarian tipe vegan sulit memenuhi kebutuhan akan lemak. Kandungan asam
lemak omega-3 dalam berbagai jenis makanan nabati memang sedikit. Untuk itu, diperlukan
suplemen asam lemak omega-3 yang terdapat dalam biji rami. Lacto vegetarian dan lacto-
12

ovo vegetarian tidak terlalu sulit untuk memenuhi kebutuhan lemak karena masih bisa
diperoleh dari produk susu dan telur (Nurheti, 2008).
Karbohidrat berfungsi menyediakan energi bagi sel, termasuk sel-sel otak yang
kerjanya tergantung pada suplai kerbohidrat berupa glukosa. Kaum vegetarian tidak akan
mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat karena memang karbohidrat
merupakan penyusun utama sejumlah bahan pangan nabati. Bahan-bahan makanan sumber
karbohidrat pada vegetarian adalah padi-padian dan hasil olahannya seperti nasi, bubur,
ketan; gandum dan hasil olahannya seperti roti, biskuit, dan aneka jenis mi; jagung dan hasil
olahannya seperti nasi jagung, kue jagung, maizena; umbi-umbian seperti kentang, ubi,
singkong, talas; sereal lain seperti barley dan oat (Nurheti, 2008).
Perhitungan energi untuk responden Y dihitung menggunakan rumus Harris-Benedict
dengan faktor aktivitas tergolong sedang yaitu 1,55 karena responden merupakan seorang
mahasiswa sehingga memiliki cukup banyak kegiatan. Perhitungan energi tidak
menggunakan berat badan aktualnya karena setelah dilakukan perhitungan menggunakan
IMT, status gizi Y termasuk Obesitas Tingkat I. Sehingga pada perhitungan energi digunakan
berat badan adjustment. Perencanaan diet ini diharapkan dapat memperbaiki status gizi
responden menjadi baik secara bertahap.
Setelah dilakukan penghitungan, total kebutuhan energi sdr. Y sebesar 2209,7 kkal/
hari. Setelah didapatkan jumlah energi yang dibutuhkan dalam sehari dilakukan perhitungan
rekomendasi lemak, protein, dan karbohidrat. Menurut Venderley (2006), kebutuhan energi
karbohidrat, lemak, dan protein masing-masing 45-65%, 20-35%, dan 10-35% dari total
kebutuhan energi. Sehingga dalam perencanaan diet ini, kebutuhan protein dihitung sebesar
10% dari kebutuhan energi, lemak sebesar 25% dari kebutuhan energi, dan karbohidrat
dihitung dengan carbohydrate by difference.
Hasil perhitungan untuk kebutuhan karbohidrat 359,09 gram, protein 55,23 gram, dan
lemak 61,38 gram. Dari hasil tersebut, dilakukan penghitungan bahan makanan penukar
untuk membuat rekomendasi menu dan diolah menggunakan software Nutrisurvey.
Rekomendasi menu memenuhi 96,7% energi, 108,3% protein, 96,3% lemak, 99,5%
karbohidrat. Berdasarkan AKG 2013, kecukupan cairan adalah 2500 ml. Berdasarkan
rekomesndasi menu yang dibuat, cairan telah memenuhi 92,3%.

13

BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Total kebutuhan energi responden sebesar 2209,7 kkal/ hari, karbohidrat 359,09
gram, protein 55,23 gram, dan lemak 61,38 gram.
2. Hasil rekapitulasi rekomendasi menu menggunakan nutrisurvey yaitu energi
2136,6 kkal; protein 59,8 g; lemak 59,1 g; karbohidrat 357,4 g, dan cairan 2301,4
ml. Sehingga secara berurutan, hasil tersebut memenuhi kebutuhan harian
energi 96,7%; protein 108,3; lemak 96,3; karbohidrat 99,5%; dan cairan 92,30%.
3. Rekomendasi menu yang telah dibuat diharapkan dapat memperbaiki status gizi
responden menjadi normal secara bertahap.


B. Saran
1. Pemenuhan kebutuhan protein dianjurkan agar lebih beraneka ragam jenisnya,
misal dari jenis kacang-kacangan, polong-polongan, dll.
2. Dengan status gizi yang obesitas, responden disarankan untuk mengurangi
asupan kalori sesuai yang telah dianjurkan.
3. Karena pola makan yang kurang teratur, disarankan agar memperbaiki pola
makan menjadi 3 kali sehari











14

Daftar Pustaka

Almatsier, Sunita. 2010. Prinsip Dasar lmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Arisman. 2010. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC
Gunawan, L. 2007. Hipertensi. Yogyakarta: Kanisius.
Hardinsyah, Riyadi, H., & Napitupulu, V. 2012. Kecukupan Energi, Protein, Lemak, dan
Karbohidrat. Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB dan Departemen Gizi, FK
UI.
IVU. 2014. Definitions. Jerman.
Nurheti, Yuliarti. 2008 Pilih vegetarian atau nonvegetarian? Plus minus pilihan anda dari segi
kesehatan. Jakarta: Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama,
Sandjaja, A. 2009. Kamus Gizi. Jakarta: Kompas Media Nusantara.
Suhardjo. 2012. Prinsip-Prinsip Ilmu Gizi. Yogyakarta: Kanisius
Susianto, Widjaja, W., & Malloa, H. 2008. Diet Enak Ala Vegetarian. Jakarta: Swadaya.
Venderley, Angela M. 2006. Vegetarian DietsApril 2006, Volume 36, Issue 4, pp 293-305


15


LAMPIRAN










16

LAMPIRAN
1. Bon Belanja
MAKAN PAGI
No Bahan URT Berat Harga
1. Bubur beras
Beras 100 gr Rp. 2000
2. Sup brokoli
Brokoli gls 50 gr Rp. 1000,-
Kacang kapri 50 gr Rp. 1000,-
Kacang merah 10 gr Rp. 500,-
Daun seledri 2 tangkai Rp. 200,-
Daun bawang 1 batang Rp. 200,-
Bawang putih 2 siung Rp. 200,-
Bawang merah 6 siung Rp. 600,-
Merica hitam sdt Rp. 200,-
Garam secukupnya Rp. 200,-
Gula pasir secukupnya Rp. 200,-
3. Tempe goreng
Tempe 1 ptg bsr 25 gr Rp. 1000,-
Bawang putih 2 siung Rp. 200,-
Kemiri 1 buah Rp. 200,-
Ketumbar secukupnya Rp. 200,-
Garam secukupnya Rp. 200,-
Jumlah Rp. 8.100,-
SELINGAN PAGI
No Bahan URT Berat Harga
1. Kroket Kentang
Kentang 1 bj sdg 105 gr Rp. 1000,-
Wortel 50 gr Rp. 1000,-
Tepung terigu 2 sdm 25 gr Rp. 500,-
Tepung roti 2 sdm 25 gr Rp. 500,-
Bawang putih 1 bh Rp. 200,-
Daun bawang gls 25 gr Rp. 1000,-
Garam secukupnya Rp. 200,-
Merica bubuk secukupnya Rp. 200,-
Minyak goreng 1 sdm 5 gr Rp. 500,-
2. Buah Apel
Apel 1 bh 85 gr Rp. 3000,-
Jumlah Rp. 8.100
MAKAN SIANG
No Bahan URT Berat Harga
1 Nasi
17

Beras

100 gr Rp 1.500,-
2 Cah kangkung
Kangkung 70 gr Rp. 2000,-
Bawang merah 2 siung Rp. 200,-
Bawang putih 1 siung Rp. 200,-
Bawang bombay buah Rp. 500,-
Cabai merah 2 bh Rp. 200,-
Merica bubuk Secukupnya Rp. 200,-
Minyak goreng Secukupnya Rp. 200,-
Gula pasir Secukupnya Rp. 200,-
Garam Secukupnya Rp. 200,-
3 Tumis isi toge, tahu, wortel, buncis
Toge 50 gr Rp. 1000,-
Tahu 50 gr Rp. 1000,-
Wortel 50 gr Rp. 1000,-
Buncis 50 gr Rp. 1000,-
Bawang merah 2 siung Rp. 200,-
Bawang putih 1 siung Rp. 200,-
Cabe merah 2 buah Rp. 500,-
Minyak goreng 1 sdm Rp. 500,-
Gula putih secukupnya Rp. 200,-
Garam secukupnya Rp. 200,-
Kecap manis secukupnya Rp. 200,-
4 Tempe bacem
Tempe 2 ptg bsr 50 gr Rp. 2000,-
Lengkuas 1 cm Rp. 200,-
Serai 1 batang Rp. 200,-
Daun salam 1 lembar Rp. 200,-
Asam jawa 20 gr Rp. 500,-
Santan 100 ml Rp. 1000,-
Kecap manis Secukupnya Rp. 200,-
Bawang merah 2 siung Rp. 200,-
Bawang putih 1 siung Rp. 200,-
Ketumbar sdt Rp. 200,-
Garam Secukupnya Rp. 200,-
Kemiri 1 butir Rp. 200,-
Gula pasir 1 sdm Rp. 200,-

Jumlah

Rp. 16.900,-
SELINGAN SORE
No Bahan URT Berat Harga
1. Kroket tahu
Tahu putih ptg bsr 50 gr Rp. 1000,-
Tepung terigu 25 gr Rp. 1000,-
Daun bawang 25 gr Rp. 1000,-
Tepung roti 25 gr Rp. 1000,-
18

Bawang putih 1 siung Rp. 200,-
Merica bubuk sdt Rp. 200,-
Minyak goreng Secukupnya Rp. 200,-
Garam secukupnya Rp. 200,-
2. Tempe mendoan
Tempe 1 ptg bsr 25 gr Rp. 1000,-
Bawang putih 2 siung Rp. 200,-
Kemiri 1 buah Rp. 200,-
Ketumbar Secukupnya Rp. 200,-


3.

Garam Secukupnya Rp. 200,-
Tepung terigu 2 sdm 10 gr Rp. 500,-
Tepung beras 1 sdm 5 gr Rp. 200,-
Buah Mangga
Mangga 90 gr Rp. 3000,-
Jumlah

Rp. 10.300,-
MAKAN MALAM
No Bahan URT Berat Harga
1. Nasi
Beras

100 gr Rp 1.500,-
2.


Capcay goreng
Ceisim 50 gr Rp. 1000,-
Kembang kol 50 gr Rp. 1000,-
Wortel 50 gr Rp. 1000,-
Jagung muda 50 gr Rp. 1000,-
Daun bawang 1 batang Rp. 200,-
Bawang merah 2 siung Rp. 200,-
Bawang putih 1 siung Rp. 200,-
Merica bubuk sdt Rp. 200,-
Tepung maizena 2 sdm Rp. 200,-
Minyak goreng 1 sdm Rp. 500,-
Garam Secukupnya Rp. 200,-
Gula Secukupnya Rp. 200,-
3. Pepes tahu jamur
Tahu putih 35 gr Rp. 1000,-
Parutan kelapa 20 gr Rp. 1000,-
Daun melinjo 100 gr Rp. 2000,-
Daun kemangi 5 tangkai Rp. 500,-
Daun pisang 2 lembar Rp. 1000,-
Minyak goreng Secukupnya Rp. 200,-
Cabe merah besar 2 buah Rp. 500,-
Kemiri 2 butir Rp. 200,-
Kunyit cm Rp. 200,-
Jahe cm Rp. 200,-
Lengkuas ruas Rp. 200,-
Garam Secukupnya Rp. 200,-
19

Gula pasir Secukupnya Rp. 200,-
Lada Secukupnya Rp. 200,-
Jumlah

Rp. 13.000,-

2. RESEP
RESEP :
MAKAN PAGI
1. Bubur beras
Bahan :
100 gr Beras, cuci bersih, masak menjadi bubur

2. Sup brokoli
Bahan :
50 gram brokoli, potong
50 gr kacang kapri, potong
10 gr kacang merah rebus
2 tangkai daun seledri, diikat
1 batang daun bawang, diiris halus
Bawang goreng secukupnya

Bumbu Halus:
2 siung bawang putih, digoreng
3 butir bawang merah, digoreng
1/2 sendok teh merica hitam
sendok teh garam
1/2 sendok teh gula pasir

Cara Pengolahan :
Didihkan bumbu halus, dan daun seledri. Masak sampai harum.
Masukkan brokoli, kapri, dan kacang merah. Masak sampai matang.

3. Tempe goreng
Bahan :
25 gram tempe
2 siung bawang putih
1 siung kemiri
Ketumbar secukupnya
Garam secukupnya

Cara pengolahan :
Haluskan bawang putih, kemiri, dan ketumbar. Encerkan dengan air.
Celupkan tempe kemudian goreng.
SELINGAN PAGI
1. Kroket Kentang
Bahan :
1 bj sdg/105 gram kentang kukus, haluskan
50 gr wortel rebus potong kecil-kecil
sdm/5 gr Tepung Terigu
1 siung Bawang Putih, cincang halus
20

gls/25 gr Daun Bawang, iris halus
Garam secukupnya
Merica Bubuk secukupnya
Minyak Goreng secukupnya

Bahan Pelapis:
2 sdm/20 gram Tepung Terigu
25 gram Tepung Roti

Cara Membuat:
Campur kentang kukus, wortel rebus, bawang putih, daun bawang, garam, merica
bubuk dan sedikit tepung terigu. Aduk hingga rata.
Bulat-bulatkan adonan. Gulingkan di atas tepung terigu lalu celupkan ke dalam
tepung terigu yang telah dicairkan, kemudian gulingkan kembali ke dalam tepung roti
hingga rata.
Panaskan minyak goreng, goreng tahu di atas api sedang hingga matang dan kering.
Angkat dan tiriskan.
Sajikan selagi hangat.

2. Buah Apel
Bahan : 85 gr buah apel

MAKAN SIANG
1. Nasi
Bahan :200 gram nasi

2. Cah kangkung
70 gram kangkung yang masih segar
2 siung bawang merah (iris-iris tipis).
1 siung bawang putih (iris-iris tipis).
siung bawang bombay (iris-iris tipis).
2 buah cabai merah (iris-iris tipis).
sdt merica bubuk.
Minyak goreng secukupnya (untuk menumis).
Gula pasir secukupnya.
Garam halus secukupnya.

Cara membuat :
Pertama siapkan wajan lalu panaskan minyak goreng. Kemudian tumis hingga harum
bawang merah, bawang putih, bawang bombay serta cabai.
Setelah tumisan harum, masukkan potongan kangkung dan air matang lalu tumis
kembali hingga kangkung setengah layu. Selanjutnya tambahkan pula merica bubuk,
gula garam
Kemudian masak kembali hingga airnya berkurang dan tumisan kangkung matang.

3. Tumis toge, tahu, wortel, buncis
Bahan :
50 gr Toge
50 gr Tahu
50 gr Wortel
50 gr Buncis
2 siung Bawang Merah, iris tipis, sisihkan
21

1 siung Bawang Putih, iris tipis, sisihkan
Minyak goreng
3 buah cabe merah, iris serong tipis, sisihkan
150 ml Air
Gula putih, secukupnya
Garam, secukupnya
Kecap Manis, secukupnya

Cara Membuat :
Panaskan minyak goreng dengan api kecil, tumis bawang putih dan bawang merah
hingga wangi baunya
Masukkan pula cabe merah iris aduk-aduk lanjutkan dengan memasukkan sayuran
yang sudah disiangi. Aduk sebentar, tambahkan air
Tambahkan gula, garam dan kecap manis, aduk hingga rata jangan lupa cicipi
Masak hingga bumbu meresap. Angkat
Hidangkan ketika masih hangat

4. Tempe bacem
Bahan :
2 ptg bsr/50 gr tempe, potong sesuai selera
1 cm lengkuas, memarkan
1 batang serai, memarkan
1 lembar daun salam
Sedikit asam jawa
100 ml air kelapa untuk rasa yang lebih gurih
Kecap manis secukupnya

BAHAN BUMBU (DIHALUSKAN):
2 butir bawang merah
1 siung bawang putih
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt garam
1 butir kemiri
1 sdm gula (bisa ditambah sesuai selera)

CARA MEMBUAT :
Masak bumbu yang dihaluskan
Tuang air kelapa dalam wajan. Aduk hingga rata.
Masukkan tempe, rebus hingga bumbu meresap dan kuah menyusut. Sesekali balik
tempe agar meresap rata. Angkat, tiriskan.
Goreng tempe bacem hingga berwarna kecoklatan. Angkat, tiriskan.
Sajikan selagi hangat ditambah dengan sambal sesuai selera.
SELINGAN SIANG
1. Kroket tahu
Bahan :
ptg bsr/50 gram Tahu Putih, haluskan lalu peras airnya
sdm/5 gr Tepung Terigu
1 siung Bawang Putih, cincang halus
gls/25 gr Daun Bawang, iris halus
Garam secukupnya
Merica Bubuk secukupnya
Minyak Goreng secukupnya
22



Bahan Pelapis:
2 sdm/20 gram Tepung Terigu
25 gram Tepung Roti

Cara Membuat:
Campur tahu putih, bawang putih, daun bawang, garam, merica bubuk dan sedikit
tepung terigu. Aduk hingga rata.
Bulat-bulatkan adonan. Gulingkan di atas tepung terigu lalu celupkan ke dalam
tepung terigu yang telah dicairkan, kemudian gulingkan kembali ke dalam tepung roti
hingga rata.
Panaskan minyak goreng, goreng tahu di atas api sedang hingga matang dan kering.
Angkat dan tiriskan.
Sajikan selagi hangat.

2. Tempe mendoan
Bahan :
1 ptg bsr/25 gram tempe
2 siung bawang putih
1 buah kemiri
Ketumbar secukupnya
Garam secukupnya
2 sdm tepung terigu
1 sdm tepung beras

Cara membuat :
Haluskan bawang putih, kemiri, ketumbar, dan garam.
Campurkan dengan tepung terigu dan tepung beras, lalu tambahkan air
Celupkan tempe, kemudian goreng

3. Buah Mangga
Bahan : 90 gr Mangga
MAKAN MALAM
1. Nasi
Bahan :200 gram nasi

2. Capcay goreng (kembang kol, wortel, ceisim, jagung muda)
Bahan-bahan:
50 gram ceisim
50 gram kembang kol
50 gram wortel, potong tipis
50 gram jagung muda
1 batang daun bawang
2 siung bawang merah, haluskan
1 siung bawang putih, haluskan
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm tepung mizena, encerkan
1 sdm minyak
100 cc air
garam secukupnya
gula secukupnya
23


Cara membuat:
Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
Masukkan sayuran
Tambahkan air, kemudian masukkan, merica bubuk, garam, dan gula.
Tumis hingga masak.
Terakhir masukkan maizena, setelah mengental langsung angkat dan hidangkan.

3. Pepes tahu daun melinjo
Bahan :
35 gr buah tahu putih (ukuran besar)
20 gram parutan kelapa
100 gr daun melinjo
5 tangkai daun kemangi
2 lembar panjang daun pisang
Minyak goreng secukupnya

BUMBU HALUS :
2 buah cabe merah besar
2 butir kemiri
1/2 cm kunyit
1/2 cm jahe
1/2 ruas jari lengkuas
Garam, gula, lada secukupnya

CARA MEMBUAT :
Rebus daun melinjo sampai setengah matang
Haluskan tahu putih dan campurkan dengan bumbu yang telah dihaluskan,
masukkan parutan kelapa dan daun melinjo, aduk rata. Terakhir masukkan daun
kemangi.
Siapkan daun pisang ukuran panjang 15 cm sebanyak 2 lapis, isi dengan 2 sdm
adonan pepes. Bungkus dan sematkan lidi di masing-masing ujungnya.
Kukus pepes selama 20 menit. Angkat, kemudian panggang sebentara di dalam
wajan tanpa minyak. Sajikan pepes tahu jamur ini dengan nasi putih.




















24

3. Dokumentasi


5. Hasil Perhitungan Food Recall menggunakan Nutri Survey
=============================================================
===========================================================
==
HASIL PERHITUNGAN DIET
===========================================================
=
Nama Makanan Jumlah energy carbohydr.
______________________________________________________________
_______

MAKAN SIANG
nasi putih 200 g 359.9 kcal 79.6 g
tempe goreng 125 g 442.5 kcal 19.1 g
sawi putih mentah 50 g 7.5 kcal 1.0 g
tahu 50 g 38.0 kcal 0.9 g
minyak kelapa 3 g 25.9 kcal 0.0 g
jagung kuning pipil baru 30 g 32.4 kcal 7.5 g
25

wortel segar 30 g 10.8 kcal 2.4 g
kentang 30 g 27.9 kcal 6.5 g
jeruk garut 220 g 103.6 kcal 26.0 g
air mineral 200 g 0.0 kcal 0.0 g

Meal analysis: energy 1048.5 kcal (70 %), carbohydrate 143.1 g (69 %)


MAKAN MALAM
nasi putih 100 g 180.0 kcal 39.8 g
wortel segar 20 g 7.2 kcal 1.6 g
kentang 20 g 18.6 kcal 4.3 g
jagung kuning pipil baru 20 g 21.6 kcal 5.0 g
kembang tahu mentah 20 g 76.0 kcal 1.9 g
kool merah / putih mentah 20 g 4.4 kcal 0.9 g
toge kacang kedele mentah 50 g 60.9 kcal 4.8 g
wortel segar 50 g 18.0 kcal 4.0 g
minyak kelapa 3 g 25.9 kcal 0.0 g
kangkung mentah 100 g 15.1 kcal 2.1 g
minyak kelapa 3 g 25.9 kcal 0.0 g
air mineral 200 g 0.0 kcal 0.0 g

Meal analysis: energy 453.6 kcal (30 %), carbohydrate 64.4 g (31 %)


===========================================================
==
HASIL PERHITUNGAN
===========================================================
==
Zat Gizi hasil analisis rekomendasi persentase
nilai nilai/hari pemenuhan
______________________________________________________________
_______
energy 1502.1 kcal 2726.3 kcal 55 %
water 489.9 g 2500.0 g 20 %
protein 58.4 g(15%) 62.0 g(12 %) 94 %
fat 56.0 g(31%) 91.0 g(< 30 %) 61 %
carbohydr. 207.4 g(54%) 375.0 g(> 55 %) 55 %
dietary fiber 16.4 g 30.0 g 55 %
alcohol 0.0 g - -
PUFA 19.0 g 10.0 g 190 %
cholesterol 0.0 mg - -
Vit. A 483.0 g 1000.0 g 48 %
carotene 7125.0 mg - -
Vit. E 0.0 mg - -
Vit. B1 0.9 mg 1.3 mg 72 %
Vit. B2 0.6 mg 1.5 mg 37 %
Vit. B6 1.2 mg 1.5 mg 77 %
folic acid eq. 0.0 g - -
26

Vit. C 193.1 mg 100.0 mg 193 %
sodium 130.4 mg 2000.0 mg 7 %
potassium 2208.6 mg 3500.0 mg 63 %
calcium 558.7 mg 1000.0 mg 56 %
magnesium 382.9 mg 400.0 mg 96 %
phosphorus 815.5 mg 700.0 mg 117 %
iron 14.8 mg 10.0 mg 148 %
zinc 5.9 mg 10.0 mg 59 %

6. Hasil Perhitungan Rencana diet menggunakan Nutri Survey
===================================================================
==
Analysis of the food record
===================================================================
==
Food Amount energy carbohydr.
___________________________________________________________________________
___

BREAKFAST
bubur nasi 350 g 255,1 kcal 56,0 g
kembang kool mentah 40 g 10,0 kcal 2,2 g
kacang kapri mentah 40 g 33,6 kcal 6,2 g
kacang merah 10 g 33,5 kcal 6,0 g
tempe kedele murni 20 g 39,8 kcal 3,4 g
minyak kelapa sawit 10 g 86,2 kcal 0,0 g
Drinking water 700 g 0,0 kcal 0,0 g

Meal analysis: energy 458,3 kcal (21 %), carbohydrate 73,8 g (21 %)

1. BREAK
kentang 120 g 111,6 kcal 25,9 g
wortel 40 g 14,5 kcal 3,2 g
minyak kelapa sawit 10 g 86,2 kcal 0,0 g
apel 85 g 50,2 kcal 13,0 g
Drinking water 300 g 0,0 kcal 0,0 g
tepung maizena 25 g 95,2 kcal 22,8 g

Meal analysis: energy 357,7 kcal (17 %), carbohydrate 64,9 g (18 %)

LUNCH
nasi putih 200 g 260,0 kcal 57,2 g
kangkung 40 g 6,0 kcal 0,8 g
toge kacang hijau mentah 40 g 24,4 kcal 1,9 g
wortel 40 g 14,5 kcal 3,2 g
buncis mentah 50 g 17,1 kcal 3,9 g
tempe kedele murni 25 g 49,8 kcal 4,3 g
gula pasir 13 g 50,3 kcal 13,0 g
27

minyak kelapa sawit 10 g 86,2 kcal 0,0 g
Drinking water 400 g 0,0 kcal 0,0 g

Meal analysis: energy 508,3 kcal (24 %), carbohydrate 84,2 g (24 %)

2. BREAK
tahu 50 g 38,0 kcal 0,9 g
tempe kedele murni 20 g 39,8 kcal 3,4 g
tepung terigu 50 g 182,0 kcal 38,2 g
minyak kelapa sawit 10 g 86,2 kcal 0,0 g
mangga harum manis 90 g 58,5 kcal 15,3 g
Drinking water 300 g 0,0 kcal 0,0 g

Meal analysis: energy 404,5 kcal (19 %), carbohydrate 57,8 g (16 %)

DINNER
nasi putih 200 g 260,0 kcal 57,2 g
wortel 40 g 14,5 kcal 3,2 g
sayur caisin 40 g 4,4 kcal 0,9 g
kembang kool mentah 40 g 10,0 kcal 2,2 g
jagung muda berjanggel 40 g 23,6 kcal 5,5 g
tahu 20 g 15,2 kcal 0,4 g
daun melinjo mentah 100 g 37,0 kcal 7,3 g
minyak kelapa sawit 5 g 43,1 kcal 0,0 g
Drinking water 500 g 0,0 kcal 0,0 g

Meal analysis: energy 407,9 kcal (19 %), carbohydrate 76,6 g (21 %)


===================================================================
==
Result
===================================================================
==
Nutrient analysed recommended percentage
content value value/day fulfillment
___________________________________________________________________________
___
energy 2136,6 kcal 2209,7 kcal 96,7 %
water 2307,4 g 2500,0 g 92,3 %
protein 59,8 g(11%) 55,2 g(12 %) 108,2 %
fat 59,1 g(24%) 61,4 g(< 30 %) 96,2 %
carbohydr. 357,4 g(65%) 359,09 g(> 55 %) 99,5 %
dietary fiber 22,2 g - -
alcohol 0,0 g - -
PUFA 7,8 g - -
cholesterol 0,0 mg - -
Vit. A 2977,3 g - -
carotene 0,0 mg - -
Vit. E (eq.) 5,0 mg - -
28

Vit. B1 1,0 mg - -
Vit. B2 0,8 mg - -
Vit. B6 2,0 mg - -
tot. fol.acid 374,3 g - -
Vit. C 147,2 mg - -
sodium 168,9 mg - -
potassium 2911,2 mg - -
calcium 634,1 mg - -
magnesium 413,2 mg - -
phosphorus 828,8 mg - -
iron 14,8 mg - -
zinc 9,0 mg - -