Anda di halaman 1dari 15

Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Judul
Orang awam mungkin melihat hutan lebih sebagai sekumpulan pohon kehijauan dengan
beraneka jenis satwa dan tumbuhan liar. Untuk sebagian, hutan berkesan gelap, tak beraturan,
dan jauh dari pusat peradaban. Sebagian lain bahkan akan menganggapnya menakutkan. Namun,
jika kita mengikuti pengertian ilmu kehutanan, Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi
dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya, yang menempati daerah yang cukup luas.
Hutan merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sebagian besar
rakyat Indonesia, karena hutan memberikan sumber kehidupan bagi kita semua. Hutan
menghasilkan air dan oksigen sebagai komponen yang yang sangat diperlukan bagi kehidupan
umat manusia. Demikian juga dengan hasil hutan lainnya memberikan berbagai manfaat bagi
kehidupan masyarakat.
Hutan Amazon merupakan salah satu kawasan di dunia yang memiliki keragaman hayati
yang paling banyak. 15% dari seluruh spesies tumbuhan darat yang ada di dunia dapat kita
temukan di Amazon. Hampir 10% dari jumlah mamalia yang ada di dunia ini juga dapat kita
temukan di Amazon. Hutan Amazon memiliki 300 jenis spesies yang berbeda pada setiap
hektarnya.
Hutan Amazon yang terletak di Amerika Serikat ini memiliki Luas 7 km persegi dan
terletak di 9 wilayah Negara Amerika Selatan, yaitu Bolivia, Peru, Kolombia, Brazil, Ekuador,
Venezuela, Guyana,Suriname, dan Guyana Perancis, sedangkan luas Hutanya Hanya meliputi
5,5 km persegi.
1.2 Tujuan Penulisan
1. Mengetahui pengertian Hutan Secara Umum dan pengertian Hutan Amazon
2. Mengetahui kondisi alam pada Hutan Amazon


Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 2

1.3 Manfaat Penulisan
Memberikan informasi dan pengetahuan tentang hutan secara umum dan kondisi alam
pada Hutan Amazon.



















Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 3

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Hutan
Hutan adalah suatu wilayah yang memiliki banyak tumbuh-tumbuhan lebat yang berisi
antara lain pohon, semak, paku-pakuan, rumput, jamur dan lain sebagainya serta menempati
daerah yang cukup luas. Negara Kita Indonesia memiliki kawasan hutan yang sangat luas dan
beraneka ragam jenisnya dengan tingkat kerusakan yang cukup tinggi akibat pembakaran
hutan,penebangan liar, dan lain sebagainya.
Hutan merupakan salah satu bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia, dapat
ditemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun
di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua besar
2.2 Manfaat Hutan Bagi Manusia Dan Lingkungan
Hutan memiliki banyak manfaat untuk kita semua. Hutan merupakan paru-paru dunia
(planet bumi) sehingga perlu kita jaga karena jika tidak maka hanya akan membawa dampak
yang buruk bagi kita di masa kini dan masa yang akan datang.
1. Manfaat/Fungsi Ekonomi
Hasil hutan dapat dijual langsung atau diolah menjadi berbagai barang yang bernilai
tinggi.
Membuka lapangan pekerjaan bagi pembalak hutan legal.
Menyumbang devisa negara dari hasil penjualan produk hasil hutan ke luar negeri
2. Manfaat/Fungsi Klimatologis
Hutan dapat mengatur iklim
Hutan berfungsi sebagai paru-paru dunia yang menghasilkan oksigen bagi kehidupan.
3. Manfaat/Fungsi Hidrolis
Dapat menampung air hujan di dalam tanah
Mencegah intrusi air laut yang asin
Menjadi pengatur tata air tanah
Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 4

4. Manfaat/Fungsi Ekologis
Mencegah erosi dan banjir
Menjaga dan mempertahankan kesuburan tanah
sebagai wilayah untuk melestarikan kenaekaragaman hayati

2.3 Faktor Yang Mempengaruhi Persebaran Hutan
1. Keadaan tanah
Daerah gurun pasir akan membentuk hutan yang berbeda dengan daerah tropis yang
banyak hujannya.
2. Tinggi rendah permukaan tanah
Jenis hutan beserta isi tanaman dipengaruhi oleh suhu wilayah yang berbeda antara
dataran tinggi dan dataran rendah.
3. Makhluk hidup
Manusia dapat menentukan di mana boleh ada hutan dan tidak boleh ada hutan.
4. Iklim
Iklim yang memiliki curah hujan tinggi akan membentuk hutan yang lebat seperti hutan
hujan tropis.

2.4 Jenis-Jenis Hutan dan Fungsinya
Jenis-jenis hutan dapat dibedakan berdasarkan hal-hal berikut, yaitu:
Jenis Hutan Berdasarkan Fungsinya
Berdasarkan fungsinya hutan dibedakan menjadi:
1. Hutan Lindung
Hutan Lindung adalah hutan yang berfungsi menjaga kelestarian tanah dan tata air
wilayah.
2. Hutan Suaka Alam
Hutan Suaka alam adalah kawasan hutan yang karena sifat-sifatnya yang khas
diperuntukan secara khusus untuk perlindungan alam hayati atau manfaat-manfaat yang
lainnya. Hutan suaka alam terdiri dari Cagar alam dan Suaka margasatwa. Cagar
Alamialah kawasan suaka alam yang oleh karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan
Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 5

tumbuhan, satwa dan ekosistem atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan
perkembangannya berlangsung secara alami. Suaka margasatwa ialah kawasan suaka
alam yang mempunyai cirri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis
satwayang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap
habitatnya.
3. Hutan Wisata
Hutan Wisata adalah hutan yang diperuntukan untuk dibina dan dipelihara guna
kepentingan pariwisata atau wisata baru. Hutan wisata terdiri dari Taman Wisata, Taman
Baru dan Taman Laut. Taman Wisata ialah hutan wisata yang memiliki keindahan alam
baik keindahan nabati, keindahan hewani, maupun keindahan alamnya sendiri yang
mempunyai corak khas yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rekreasi dan
kebudayaan. Taman Baru ialah hutan wisata yang didalamnya terdapat satwa baru yang
memungkinkan diselenggarakannya perburua secara teratur bagi kepentingan
rekreasi.Taman Laut adalah laut kawasan lepas pantai atau laut yang masih di dalam
batas wilayah laut Indonesia yang di dalamnya terdapat batu-batuan kosong atau biota. Di
kawasan ini terdapat ekosistem dan atau keindahan khusus yang keadaan alamnya secara
fisik tidak mengalami perubahan yang diakibatkan karena perbuatan manusia. Contoh
taman laut adalah taman laut bunaken (Sumatra Utara).

4. Hutan Produksi
Hutan Produksi berfungsi sebagai penghasil kayu atau non kayu, seperti hasil
industri kayu dan obat-obatan.

Jenis Hutan Berdasarkan Jenis Pohonnya
Menurut jenis pohonnya, hutan dapat dibedakan menjadi:
1. Hutan Heterogen
Hutan Heterogen adalah hutan yang ditumbuhi oleh berbagai macam pohon,
misalnya hutan rimba. Biasanya di daerah tropic yang banyak hujannya seperti di
Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia Tenggara, dan Australia Timur Laut pohon-
pohonnya tinggi dan berdaun lebar. Di Indonesia hutan Heterogen antara lain terdapat di
pulau Jawa, Sumatra,Kalimantan dan Irian Jaya
Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 6

2. Hutan Homogen
Hutan Homogen adalah hutan yang ditumbuhi oleh satu macam tumbuhan. Pada
umumnya hutan homogen dibuat dengan tujuan tertentu, misalnya untuk reboisasi,
penghijauan, atau keperluan perluasan industri. Contoh hutan homogen antara lain hutan
jati dan hutan pinus.

Jenis Hutan Berdasarkan Proses Terjadinya
Menurut terjadinya atau terbentuknya hutan dibedakan menjadi dua, yaitu hutan
asli atau hutan alam dan hutan buatan.
1. Hutan Asli
Hutan Asli adalah hutan yang terjadi secara alami, misalnya hutan rimba.
2. Hutan Buatan
Hutan Buatan adalah hutan yang terjadi karena dibuat oleh manusia. Biasanya
hutan ini terdiri dari pohon-pohon yang sejenis dan dibuat untuk tujuan tertentu. Khusus
untuk hutan mangrove (hutan bakau) kebanyakan merupakan hutan alami, namun ada
juga hutan mangrove yang sengaja dibuat oleh manusia untuk menanggulangi pantai dari
bahaya yang ditimbulkan oleh gelombang atau arus laut.

Jenis hutan Berdasarkan Tempatnya
Untuk daerah tropic yang memiliki curah hujan tinggi, hutan dapat tumbuh di berbagai
tempat, sehingga hujan tersebut dinamai berdasarkan tempat tumbuhnya. Contoh hutan menurut
tempatnya adalah hutan rawa, hutan pantai dan hutan pegunungan.

Jenis Hutan Berdasarkan Iklimnya
1. Hutan Hujan Tropis
Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropic basah dengan dengan curah hujan
tinggi dan terbesar sepanjang tahun. Hutan hujan tropis antara lain terdapat di Amerika
Tengah danSelatan, Australia timur Laut, Afrika dan Asia Tenggara. Ciri khas dari
tumbuhan-tumbuhan yang terdapat di hutan hujan tropis adalah ukuran pohon yang
tinggi, berdaun lebar, selalu hijau dan jumlah jenis besar. Hutan ini kaya akan hewan
Vertebrata dan Invertebrata.
Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 7

2. Hutan Musim Tropik
Hutan ini terdapat di daerah tropic beriklim basah, tetapi mempunyai musim
kemarau yang panjang. Biasanya pohon-pohon di hutan musim tropic menggugurkan
daunnya pada musim kemarau. Hutan musim tropic banyak yerdapat di
kawasan India dan Asia Tenggara, termasuk juga Indonesia.
3. Hutan Hujan Iklim Sedang
Hutan hujan iklim sedang adalah hutan raksasa yang terdapat di Australia dan
sepanjang pantai Pasific di Amerika Utara dan California sampai negara
bagian Washington. Hutan hujan iklim sedang di Australia merupakan hutan dengan
pohon-pohon tertinggi di dunia.
4. Hutan Pegunungan Tropik
Hutan jenis ini mirip dengan hutan hujan iklim sedang, namun struktur dan
karakteristik lainnya sangat berbeda.
5. Hutan Hujan Iklim Sedang yang selalu Hijau
Terdapat di daerah beriklim sedang. Hutan jenis ini tersebar di Amerika Serikat
dan Eropa yang beriklim kontinen
6. Hutan Gugur Iklim Sedang
Hutan ini terdapat didaerah dengan iklim kontinen sedang namun agak basah
dengan musim hujan di musim panas dan dengan musim dingin yang keras. Pohon-pohon
yang dominant adalah pohon-pohon yang berdaun lebar yang menggugurkan daunnya
dimusim dingin. Hutan ini banyak tersebar di kawasan Amerika Serikat, Eropa, Asia
Timur,Chili dan Amerika Tengah.
7. Taiga
Taiga terdiri dari jenis-jenis conifer yang tumbuh di tempat terdingin dari daerah
iklim hutan. Taiga terbesar terdapat di Amerika Utara, Eropa dan Asia.
8. Hutan Lumut
Hutan lumut adalah komunitas pegunungan tropic yang memilki struktur yang
berbeda dengan taiga. Hutan lumut terdapat di daerah yang memilki ketinggian 2500 m.
pohon-pohonnya kerdil dan juga ditumbuhi lumut dan lumut kerak.


Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 8

9. Sabana
Sabana adalah padang rumput tropis yang diselingi pohon-pohon besar.
Umumnya sabana merupakan daerah peralihan antara hutan dan padang rumput. Sabana
antara lain terdapat di Australia dan Brasilia.
10. Gurun
Gurun adalah wilayah daratan yang tidak ada tumbuhan kecuali beberapa jenis
kaktus.

2.5 Hutan Amazon
Hutan Amazon atau biasa disebut Amazonia, merupakan hutan dan sumber daya alam
terbesar didunia. Hutan Amazon selain terkenal akan luas dan besarnya, Hutan Amazon juga
sangat dikenal sebagai Paru-Paru Dunia, Karena Hutan ini merupakan Hutan penghasil Oksingan
terbanyak didunia bahkan 20% oksingen yang ada di Bumi dihasilkan Oleh Hutan ini.
Hutan Amazon yang terletak di Amerika Serikat ini memiliki Luas 7 km persegi dan
terletak di 9 wilayah Negara Amerika Selatan, yaitu Bolivia, Peru, Kolombia, Brazil, Ekuador,
Venezuela, Guyana,Suriname, dan Guyana Perancis, sedangkan luas Hutanya Hanya meliputi
5,5 km persegi. dengan begitu Hutan Amazon adalah Hutan yang mewakili lebih dari separuh
hutan di Bumi ini yang masih terjaga dan tersisa.







Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 9

BAB III
PEMBAHASAN
3.1 Hutan Amazon
Hutan Amazon merupakan salah satu kawasan di dunia yang memiliki keragaman hayati
yang paling banyak. 15% dari seluruh spesies tumbuhan darat yang ada di dunia dapat kita
temukan di Amazon. Hampir 10% dari jumlah mamalia yang ada di dunia ini juga dapat kita
temukan di Amazon. Hutan Amazon memiliki 300 jenis spesies yang berbeda pada setiap
hektarnya. Hal ini telah membuat hutan Amazon bukan hanya sebagai pusat warisan dunia
melainkan juga sebagai salah satu pertahanan utama bumi di dalam memerangi dampak dari
global warming.
Selain itu, hutan Amazon merupakan rumah bagi sekitar 220.000 orang yang berasal dari
180 etnis lokal berbeda yang tinggal di pedalaman hutan tersebut bersama dengan para
komunitas tradisional lainnya yang mana kehidupannya sangat tergantung dengan apa yang
dihasilkan oleh hutan Amazon bagi mereka
Hutan Amazon atau biasa disebut Amazonia, merupakan hutan dan sumber daya alam
terbesar didunia. Hutan Amazon selain terkenal akan luas dan besarnya, Hutan Amazon juga
sangat dikenal sebagai Paru-Paru Dunia, Karena Hutan ini merupakan Hutan penghasil Oksingan
terbanyak didunia bahkan 20% oksingen yang ada di Bumi dihasilkan Oleh Hutan ini.
Hutan Amazon yang terletak di Amerika Serikat ini memiliki Luas 7 km persegi dan
terletak di 9 wilayah Negara Amerika Selatan, yaitu Bolivia, Peru, Kolombia, Brazil, Ekuador,
Venezuela, Guyana,Suriname, dan Guyana Perancis, sedangkan luas Hutanya Hanya meliputi
5,5 km persegi. dengan begitu Hutan Amazon adalah Hutan yang mewakili lebih dari separuh
hutan di Bumi ini yang masih terjaga dan tersisa.
Hutan Amazon Merupakan Hutan Tropis dan merupakan yang terbesar di dunia. Flora
dan Fauna yang hidup di Hutan ini merupakan setegah spesies yang ada didunia ini terdapat di
dalamnya. Maka tidak salah Hutan Amazon memiliki julukan Sumber Farmasi terbesar di Dunia
karena hampir semua Obat modern yang dibuat dan dipasarkan bersal dari Tanaman di Hutan
Hujan Tropis ini.
Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 10

3.2 Flora Hutan Amazon
Hutan Amazon memiliki beberapa spesies Flora atau jenis tumbuhan, diantarnya 700
Jenis Pohon dan jumlah tumbuhan hampir 2x lipat jumlah Spesies Pohon. selain itu Pohon -
Pohon ini tidak seperti halnya pohon yang biasa kita jumpai, yang hanya tingginya berkisar 5-10
m, tapi dihutan Amazon ini tinggi nya berkisar 130 m, sehingga Hutan ini terkenal juga dengan
gelapnya akibat sulitnya Sinar Matahari menembus dasar Pohon tersebut.
3.3 Fauna Hutan Amazon
Hutan Amazon yang hampir wilayah meliputi seluruh negara Brasil ini adalah Hutan
yang juga menyimpan banyak spesies Hewan, hampir separuh spesies yang ada di Dunia dimiliki
oleh Hutan Amazon. itu dibuktikan dengan jumlah Spesies Hewan Mamalia, yang lebih dari 500
Spesies , Kadal 175 spesies , Jenis Reptil 300 Spesies, Jenis Seranga hampir 30 juta serta hampir
setengah jenis burung yang Ada didunia ini terdapat di dalam Hutan ini.
3.4 Sungai Hutan Amazon
Selain Jumlah Flora dan Fauna Hutan Amazon ini yang membuatnya begitu besar, juga
didukung oleh Sebuah Sungai, dimana sungai ini merupakan sungai Terpanjang dan terluas
didunia serta merpuakan sungai penghasil Air terbesar dan penyuplai air terbanyak didunia yang
terhubung langsung ke beberapa Samudra di Dunia. Sungai ini dikenal dengan Urat Nadi
Amazon atau sering disebut dengan Sungai Amazon. Panjang sungai ini hampir mengelilingi
Hutan Amazon, tetapi yang uniknya dari sungai ini, walaupun sungai ini terkenal dengan
panjang dan luas tetapi sungai ini tidaak memiliki jembatan untuk menghubungkan darata-
daratan yang dibelahnya.
3.5 Penduduk Asli Hutan Amazon
Walapun Hutan Amazon terkenal dengan Ancamannya, tetapi ternyata di Hutan ini juga
dihuni Oleh Manusia, dimana Hutan ini di Huni lebih dari 350 Suku Asli Amazon, mereka hidup
dihutan ini selama ribuan tahun lamanya, mereka bertahan hidup dengan memanfaatkan berbagai
jenis tumbuhan dan Hewan yang tersedia di Hutan ini. tercatat lebih dari 30 Juta Penduduk yang
menempati dan bermukim di wilayah Hutan Amazon.walapun diantaranya banyak yang sudah
Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 11

berimigrasi dikota-kota tetapi mereka tetap memanfaatkan Ekosistem Hutan Amazon. Sampai
saat ini, Hutan Amazon masih di huni sekitar 200 Suku Asli Amazon dan berkomnukasi dalam
180 Macam Bahasa yang berbeda sesuai dengan kebudayaan Masing-masing.
3.6 Kondisi Amazon
Hingga kini, Hutan Amazon 20 % sudah rusak akibat tangan-tangan manusia yang tidak
berpendidikan dan bertanggung jawab. diantaranya digunakan sebagai Lahan Industri,
pertambangan, Peternakan, Ekspor kayu. yang lebih parahnya lagi Beberap wilayah Hutan
dibakar untuk menghasilkan Arang untuk Proses Industri. Akibatnya dalam kurung waktu yang
tidak lama hutan didunia kan Lenyap, menurut para Ilmuan Dunia, Hampir 130 Spesies
Tumbuhan, Hewan maupun serangga-serangga setiap Harinya, diakibatkan penebangan liar dan
pembakaran hutan. jika Hal tersebut berlanjut tidak menuntut kemungkinan 40 tahun kemudian
Bukan hanya Rambut Manusia yang Gundul dan Habis Karena Rontok, Hutan didunia pun akan
bernasib sama.
3.7 Angka Penggundulan Hutan Amazon Naik Drastis
Deforestasi hutan Amazon di Brasil meningkat hampir 30 persen tahun lalu. Peningkatan
produksi hasil pertanian dianggap bertanggung jawab atas kenaikan tersebut. "Kami
membenarkan kenaikan 28 persen angka deforestasi yang luasnya mencapai 5.843 kilometer
persegi", ujar menteri lingkungan Brasil Izabella Teixera usai pengungkapan data dari Agustus
2012 hingga Juli 2013.
Menurut Teixera, ini antara lain karena lahan untuk pertanian dan produksi kedelai di
daerah Para dan Mato Grosso bertambah 37 dan 52 persen. Walau luas lahan hutan yang hilang
terkesan besar, jumlah ini masih lebih sedikit dibanding tahun 2011. Saat itu hutan Amazon
mengalami deforestasi hingga 6418 kilometer persegi.
Tahun terburuk bagi Brasil adalah 2004 yang menunjukkan data deforestasi hingga
27.000 kilometer persegi. Produsen pertanian global Brasil "terjebak" antara tekanan aktivis
lingkungan dan kebutuhan para petani skala besar.
Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 12

Undang-undang perhutanan di negara itu mewajibkan pemilik tanah di hutan Amazon
untuk tidak mengolah 80 persen dari lahan yang mereka miliki. Tapi ini tidak dipatuhi. Belum
lagi masalah cara mengidentifikasi lahan hutan yang berada di bawah kepemilikan negara atau
swasta. Namun, menteri Texeira menegaskan, Brasil akan menghormati konvensi internasional
yang menuntut pengurangan deforestasi hutan Amazon.
Lobi bisnis agraria sangat kuat di Brasil. Walau, lahan pertanian dibatasi, revisi undang-
undang perhutanan mengijinkan pemilik tanah untuk bercocok tanam di pinggir sungai dan
lereng bukit. Ini ditentang oleh para aktivis lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir, Brasil
terlibat dalam konflik dengan aktivis lingkungan dan mereka yang bekerja di dunia pertanian.
Karena tuntutan untuk memenuhi kebutuhan produksi pangan juga terus bertambah.
3.8 Hal yang menakjubkan pada Hutan Amazon
1. Ulat aneh berbentuk seperti bulu kucing
Hewan berambut kuning ini ternyata bentuk larva ngengat flannel, yang juga dikenal ulat
kucing. Meskipun rambutnya yang kuning dan halus itu menarik, rupanya banyak rambut dari
spesies ini merupakan racun.
2. Umpan berbentuk laba-laba
Di Amazon, ada laba-laba yang membuat desain jaringnya menyerupai dirinya sendiri,
tetapi ukurannya lebih besar daripada si pembuat jaring. Hewan ini dperkirakan spesies baru,
kata Torres. Desain berbentuk laba-labab ini merupakan mekanisme pertahanan, yang ditujukan
untuk membingungkan predator, tulis Torres, oang yang kali pertama melihat laba-laba itu.
Setelah menghubungi ahli laba-laba, kami rasa laba-laba tergolong dalam genus Cyclosa, yang
terkenal mengumpulkan kotoran di jaringnya sebagai mekanisme pertanahan hidup terhadap
predator. Kegiatan tersebut ternyata belum pernah docatat dalam pola yang diartikan sebagai
penemuan tertentu.


Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 13

3. Fenomena Halo
Fenomena lingkaran cahaya matahari tampak di atas Sungai Tambopata, dan mungkin
menjadi foto fenomena terspektakuler yang pernah dipotret, ujar Cremer. Adanya fenomena halo
itu disebabkan pembiasan dan pemantulan dan pembiasan sinar matahari oleh Kristal es yang
tinggi di atmosfer.
4. Keranjang Kepompong
Kepompong ini adalah milik larva ngengat urodid yang masih muda untuk menjadi
dewasa. Bentuk kepompong menyerupai keranjang yang digantung di ranting. Kepompong ini
tidak seperti spesies lain yang pernah saja jumpai, tulis Torres di TheRevScience. Saya tidak
bisa menemukan referensi hewan tersebut, tapi dugaan terbaik saya, dengan benang sutra
sepanjang hampir 30 sentimeter, dan struktur yang rinci, akan melindunginya dari semut,
meskipun investasi untuk membungkus kepompong tidak sebanyak yang dimiliki ngengat yang
lain
5. Kakaktua penjilat tanah liat
Di tengah Hutan Amazon, terdapat bukit dengan tanah liat kaya natrium. Di sanalah
spesies Sembilan spesies parkit, kakaktua, dan macaw makan, ungkap Cremer. Mineral di tanah
liat tidak dapat diperoleh di tempat lain atau dari sumber makanan yang biasa mereka konsumsi.
Sehingga kawanan burung dalam jumlah banyak berkumpul di sana untuk memakan sejumlah
kecil tanah liat.





Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 14

BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
Hutan Amazon merupakan salah satu kawasan di dunia yang memiliki keragaman hayati
yang paling banyak. 15% dari seluruh spesies tumbuhan darat yang ada di dunia dapat kita
temukan di Amazon.
Hutan Amazon yang terletak di Amerika Serikat ini memiliki Luas 7 km persegi dan
terletak di 9 wilayah Negara Amerika Selatan, yaitu Bolivia, Peru, Kolombia, Brazil, Ekuador,
Venezuela, Guyana,Suriname, dan Guyana Perancis, sedangkan luas Hutanya Hanya meliputi
5,5 km persegi.
Pada Hutan Amazon banyak terdapat Fauna seperti Spesies Kadal , Jenis Reptil, Jenis
Serangga serta jenis burung, dan terdapat juga jenis Flora seperti jenis tumbuhan, diantarnya 700
Jenis Pohon.
Pada saat sekarang ini, Hutan Amazon 20 % sudah rusak akibat tangan-tangan manusia
yang tidak berpendidikan dan bertanggung jawab. diantaranya digunakan sebagai Lahan Industri,
pertambangan, Peternakan, Ekspor kayu. yang lebih parahnya lagi Beberapa wilayah Hutan
dibakar untuk menghasilkan Arang untuk Proses Industri. Akibatnya hutan didunia kan Lenyap,
menurut para Ilmuan Dunia, Hampir 130 Spesies Tumbuhan, Hewan maupun serangga-serangga
setiap Harinya, diakibatkan penebangan liar dan pembakaran hutan.
4.2 SARAN
Perlu adanya pemberdayaan terhadap pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati yang
terdapat pada Hutan Amazon agar Flora dan Fauna pada Hutan Amazon tersebut tidak punah dan
Dikembangkan lagi informasi bagaimana melestarikan hutan diseluruh dunia agar hutan kita
tetap terjaga.


Keragaman Hayati ( Hutan Amazon ) 15

DAFTAR PUSTAKA

Departemen Kehutanan dan Perkebunan. 1999. Panduan Kehutanan Indonesia. Dephutbun RI.
Jakarta.

Departemen Kehutanan. 2001. Keputusan Menteri Kehutanan No. 70/Kpts-II/2001 tentang
Penetapan Kawasan Hutan, perubahan status dan fungsi kawasan hutan. Jakarta.

Fathoni, t. 2003. 22 Lokasi Hutan dan Lahan akan Dikembangkan Menjadi Social Forestry.
http://www.fwi.or.id/Info_terkini

Reksohadiprodjo, s., Brodjonegoro. 2000. Ekonomi Lingkungan. BPFE Yogyakarta. Edisi
Kedua. Yogyakarta.

Sumarna, K. 2001. Deskripsi empat Jenis Pohon untuk Pengembangan Hutan Rakyat.
http://mofrinet.cbn.net.id/informasi/litbang/Hasil/buletin/2001/2- 1-b.HTM

Zain, AS. 1996. Hukum lingkungan Konservasi Hutan. Penerbit Rineka Cipta. Jakarta.

www.infopecintaalam.com, Diakses tanggal 26 April 2014

Fathoni, t. 2003. 22 Lokasi Hutan dan Lahan akan Dikembangkan Menjadi Social Forestry.
http://www.fwi.or.id/Info_terkini

Anda mungkin juga menyukai