Anda di halaman 1dari 6

1

A. SEJARAH PERUSAHAAN
Grand Jean Company didirikan pada pertengahan abad ke-19. Perusahaan tersebut
bertahan menghadapi tahun tahun penuh kesulitan pada tahun 1929 yang mengalami
depresiasi besar akibat dari daya tahan pasar pada produk yang dominan tersebut
Jean Blue Denim. Grand Jean menguasai pasar dengan wash and wear , bell
bottom, dan jean flare, serta celana panjang kasual modern. Pada tahun 1989
perusahaan ini menjadi manufaktur pakaian terbesar di dunia. Perusahaan tersebut
menyediakan bermacam macam baju dan pakaian jean untuk pria dan wanita dan
celana panjang wanita dengan jenis yang lengkap. Hal tersebut merupakan suatu
reputasi yang layak untuk dihargai, celana yang berkualitas. Selama 30 tahun, Grand
Jean sebenarnya menjual semau produksinya dan sering memberikan kuota kepada
pembeli celana paling cepat 4 bulan, sebenarnya untuk menutup produksi selama 1
tahun. Perusahaan memiliki 25 pabrik untuk manufaktur dengan kapasitas produksi
sebesar 20.000 celana per minggu. Namun, produksi ini tidak cukup untuk memenuhi
permintaan di pasar. Sebagai hasil dari itu, perusahaan memutuskan untuk
mempekerjakan produsen independen. Tahun lalu, para kontraktor ini menghasilkan
sepertiga dari total penjualan. Grand jean adalah perusahaan yang memiliki fungsi
fungsional.
B. STRUKTUR ORGANISASI



2

C. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI
Pada tahun 1929 perusahaan mengalami depresi besar akibat daya tahan pasar pada
produk yang dominant yaitu jean blue denim. Disebabkan competitor memproduksi
jenis celana atau pakaian yang sejenis. Kenyataan ini benar-benar disadari telah
kehilangan pangsa pasar yang sangat signifikan dan mengharuskan Grand Jean
meformulasikan kembali strategi bisnis yang dijalankan.
D. ANALISIS SLOT
Kekuatan (Strength)
Pada tahun 1989 perusahaan ini menjadi manufaktur pakaian besar di dunia.
Perusahaan tersebut menyediakan bermacam-macam baju dan pakaian jaen untuk pria
dan wanita serta celana panjang dengan jenis yang lengkap dan celana yang
berkualitas. Perusahaan mendidirikan sebuah perusahaan yang menggunakan system
pengendalian dan perencanaan.
Keterbatasan (Limited)
Kurang memperhatikan pangsa pasar garmen secara keseluruhan dan manfaat dari
barang yang dihasilkan. Karena industri yang dijalani tersebut termasuk dalam
industri kebutuhan yang tidak setiap waktu dicari oleh konsumen dan juga
berpengaruh dalam lingkungan.
Memang industri garmen itu manfatnya dalam jangka panjang dan biasa digunakan
kapan saja namaun apabila setiapa hari memproduksi dalam jumlah yang besar
kemudian hanya diletakan digudang untuk produksi selanjutnya kemudian ada hal
misalnya entah celana itu dimakan hewan kecil, apabila sudah lama tersimpan hingga
ada cacat tentu laba yang dihasilkan pun kecil dari biaya yang ditetapkan.
Kesempatan (Opportunities)
Keunggulan kompetitif dapat diperoleh di pasar melalui pengembangan lingkungan
yang berpusat pada fitur produk Grand Jean mempunyai reputasi baik di mata dunia
Pada tahun 1989 perusahaan ini menjadi manufaktur pakaian besar di dunia.
Perusahaan meningkatkan kapasitas produksinya dengan kontrak manufaktur bebas.
3

Sekarang ini ada 20 kontraktor yang membuat jenis celana panjang Grand jean
(digolongkan dalam jean blue denim).
Ancaman (Threat)
Pesaing memproduksi jenis celana atau pakaian yang sejenis. Tingkat pesaingan antar
perusahan meningkat. Hambatan masuk ke pasar dapat berupa persyaratan teknologi,
investasi modal yang besar, ketidaktersediaan bahan baku pokok, skala ekonomis
yang sudah dicapai perusahaan-perusahaan yang telah ada dan sulit diraih oleh para
pendatang baru, ataupun keahlian dalam pemasaran.
E. PERTANYAAN STUDY KASUS
PERTANYAAN 1
Bagaimana anda dapat mendeskripsikan tujuan perusahaan secara keseluruhan ?
apakah hal ini, atau hal tersebut sama seperti tujuan organisasi pemasaran dan 25
manajer perusahaan pelaksana manufaktur ? Jelaskan.
PERTANYAAN 2
Evaluasilah rencana langsung manajemen dan sistem pengendalian untuk pelaksana
manufaktur dan departemen pemasaran. Apakah kekuatan dan kelemahannya ?
PERTANYAAN 3
Seorang manajer pelaksana merekomendasikan pelaksanaan dilakukan seperti pusat
laba karena hal tersebut dapat mengatasi beberapa masalah yang dijumpai oleh Mia
Packard dan penulis. Manajer pelaksana memberikan pendapat, (kelompok kami)
pesaing yang dekat pemanufaktur bebas yang membuat celana panjang yang sama
untuk Grand Jean yang dibuat pelaksana kami. Dan orang luar ini mungkin membuat
celana panjang untuk pesaing Grand Jean. Oleh karena persaingan pasar, hanya
pelaksanaan pengaturan yang terbaik yang akan bertahan dalam bisnis ini. Oleh
karena itu, seperti manajer perusahaan lain saya harus bertanggung jawab dan
mendapat imbalan yang sesuai. Anda setuju atau tidka dengan konsep pusat laba
untuk pelaksana 25 perusahaan manufaktur Grand Jean ? Bagaimana bisa pendekatan
ini mempengaruhi keputusan manajer pelaksana, kinerjanya, dan seterusnya ?

4

PERTANYAAN 4
Seandainya pelaksanaan manufaktur Grand Jean berpengaruh seperti pusat laba, ada
beberapa alternatif diharapkan untuk mencatat pendapatan setiap pelaksanaan :
a. Menggunakan pencatatan harga jual oleh tenaga pemasaran Grand Jeans untuk
menjual celana panjang ke retailer dan distributor.
b. Menggunakan standar biaya manufaktur penuh per unit ditambah suatu persentase
markup yang wajar untuk penghasilan kotor.
c. Menggunakan harga rata-rata kontrak yang dibayar Grand Jean pada perusahaan
lain untuk membuat tipe celana panjang yang sama.
Evaluasilah tiga alternative ini. Yang mana yang akan anda rekomendasikan ?
Mengapa pilihan anda tersebut yang terbaik ?
F. JAWABAN STUDY KASUS
JAWABAN PERTANYAAN 1 :
Grand Jean adalah perusahaan yang memproduksi celana jean dan didirikan pada
pertengahan abad ke-19. Grand Jean adalah perusahaan yang cukup sukses dan
mampu menguasai pasar dengan wash and wear, bell bottom, jean flare serta
celana panjang casual modern. Pada tahun 1989 Grand Jean menjadi manufaktur
pakaian besar di dunia. Tujuan dari Grand Jean adalah menyediakan bermacam-
macam baju dan pakaian jean untuk pria dan wanita serta celana panjang dengan jenis
yang lengkap dan celana yang berkualitas dan itu merupakan suatu reputasi yang
layak untuk dihargai. Tujuan perusahaan ini dapat dilakukan oleh seluruh pusat
manufaktur karena semuanya telah diatur oleh Tom Wick sebagai wakil direktur
operasi produksi. Tiap pusat manufaktur akan selalu memberikan laporan kepada Tom
Wick secara berkala sebagai sarana evaluasi sehingga segala bentuk kegiatan yang
menimbulkan ketidakselarasan dengan tujuan utama perusahaan dapat diminimalisasi
dengan efektif.
JAWABAN PERTANYAAN 2 :
Grand Jean menggunakan berbagai cara dalam mengevaluasi sekaligus melakukan
pengendalian pada bagian pemasaran. Salah satunya adalah mengembangkan metode
5

analisa tertentu untuk menghitung seberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk
memproduksi sebuah celana panjang. Dengan adanya hal ini, perusahaan akan lebih
mudah dalam menentukan standar waktu produksi yang ideal dan menggunakannya
sebagai tolak ukur efisiensi dan efektivitas produksi perusahaan. Sistem perhitungan
satandar seperti ini juga dapat digunakan untuk menentukan tingkat produksi yang
akan dilakukan selama beberapa tahun kedepan. Namun proyeksi tingkat produksi
selama beberapa tahun kedepan akan sangat sulit untuk direalisasikan karena faktor
sumber daya manusia.
JAWABAN PERTANYAAN 3 :
Kelompok kami setuju apabila Grand Jean menggunakan konsep pusat laba pada
pelaksana 25 manufakturnya. Hal ini akan lebih efektif bila digunakan untuk
mengukur seberapa baik kinerja tiap-tiap manajer pelaksana karena perhitungan
dilakukan melalui jumlah selisih antara biaya dan pendapatan secara langsung. Hal ini
akan menghilangkan dampak penimbunan celana panjang pada tiap akhir produksi
oleh para manajer pelaksana karena secara mau tidak mau kinerja mereka hanya
dihitung berdasarkan jumlah laba yang diperoleh.
JAWABAN PERTANYAAN 4 :
Kelompok kami akan merekomendasikan alternatif ketiga yakni dengan
menggunakan harga rata-rata kontrak yang dibayar Grand Jean pada perusahaan lain
untuk membuat celana jean yang sama. Hal ini akan mendukung proses benchmarking
efisiensi dan efektifitas produksi sekaligus pemasaran dari produk Grand Jean.
Menggunakan perusahaan lain sebagai standar akan memberikan perusahaan beberapa
info mengenai strategi dari perusahaan lain dan mendukung daya saing perusahaan
dengan perusahaan sejenis lainnya.
G. KESIMPULAN
Pada tahun 1989 perusahaan ini menjadi manufaktur pakain besar dibunia. Perusahaan
tersebut menyediakan bermacam-macam baju dan pakaian jean untuk pria dan wanita
serta celana panjang dengan jenis yang lengkap dan celana yang berkualitas dan itu
merupakan suatu reputasi yang layak untuk dihargai. Sebuah perencanaan dan
pengaturan yang baik akan bertahan dalam industri garment dan tentunya masing-
masing manufaktur tersebut memiliki tanggung jawab dengan masing-masing
6

keputusan yang diambil dan bagaimana keputusan itu mempengaruhi keputusan
manajer pelaksana agar mempertahankannya adalah dengan melihat lagi pangsa pasar
dan musim atau trend yang terjadi saat itu karena dunia mode sangat berpengaruh
untuk sebagian konsumen.
H. KRITIK
Kritik terhadap study kasus ini:
1. Tidak ada penjelasan tentang anak perusahaan nya yang ada di luar negeri.
2. Tidak menjelaskan secara jelas 25 manufaktur yang ada di Grand jean Company.
3. Tidak menjelaskan nama nama kontraktor yang bekerja sama dengan Grand
Jean Company.

Beri Nilai