Anda di halaman 1dari 17

IDENTITAS PROPOSAL

1. Judul :
Penentuan Rumus Baku untuk Mengukur Resistivity Menggunakan Soil Resistivity Box dan
Penyelidikan Pengaruh Ukuran Butir Terhadap Besarnya Resistivity

2. Tim Riset/Inovasi
2.1 Ketua Tim :
a. Nama Lengkap : Budi Sulistijo, Dr., M.App.Sc., Ir.
b. Jabatan Fungsional/Golongan : Lektor Kepala
c. NIP : 19620923197831001
d. Fakultas/Sekolah : Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan
e. Kelompok Keahlian : Eksplorasi Sumber Daya Bumi
f. Alamat Kantor/Telp/Fax/E-mail : Jl. Ganesha No 10 BANDUNG/022 2508131/
022 250 4209/ budis@mining.itb.ac.id
g. Alamat Rumah/Telp/Fax/HP/E-mail : Jl. Terusan Jakarta No 210 Bandung/
0812 202 1017/budis@mining.itb.ac.id

2.2 Anggota Tim Riset/Inovasi:
No.
Nama dan Gelar
Akademik
Bidang Keahlian
Unit Kerja/
Lembaga
Alokasi Waktu
Jam/mg bulan
1.
2.

2.3 Asisten Peneliti / Mahasiswa (sebutkan nama bila sudah ada):
No. Nama dan Gelar Akademik Bidang Keahlian
Alokasi Waktu
Jam/mg bulan
1. Benedictus Paolo 20 10
2.
3. Biaya yang diusulkan : Rp 14.850.000,00
4. Urutan prioritas skema riset yang dituju : 1. Riset dan Inovasi KK.
2

5. Target output (keluaran) Riset :
No. Nama/Jenis output Jumlah
1. Publikasi Jurnal Nasional 1
2. Publikasi Proceeding Nasional 1
6. Target output (keluaran) Inovasi :
No. Nama output
(produk/rintisan
usaha baru)
Jenis produk
(model/final
prototype)
Nama mitra
(investor/kelompok/
lembaga)
Perkiraan
jumlah business
revenue
1. Soil Resistivity
Box
Alat laboratorium
untuk mengukur
Resistivity

Proposal ini belum pernah didanai oleh atau diusulkan ke sumber lain.




Mengetahui,
Ketua Kelompok Keahlian
Eksplorasi Sumber Daya Bumi



Prof. Sudarto Notosiswoyo
NIP. 19480713 197601 1 001







Prof. Sudarto Notosiswoyo
NIP. 19480713 197601 1 001
Bandung, 9 Oktober 2012
Ketua Tim Riset




Budi Sulistijo, PhD
NIP. 19620923 198703 1 001







Budi Sulistijo, PhD
NIP. 19620923 198703 1 001
Dekan
Fakultas Teknik Pertambangan
dan Perminyakan



Prof. Sri Widiyantoro
NIP. 19621205 198703 1 001




Prof. Sri Widiyantoro
NIP. 19621205 198703 1 001
3

1. RINGKASAN PROPOSAL

Mahalnya suatu pertambangan baik secara waktu, energi, dan biaya akhir-akhir ini membuat
para pelaku usaha pertambangan tidak mau gegabah dalam membuka suatu lahan karena
takut usaha yang mereka lakukan menjadi sia-sia. Tahapan eksplorasi sekarang seperti
sebuah langkah yang seolah wajib dilakukan oleh usaha pertambangan baik tambang dalam
skala besar maupun kecil. Eksplorasi geofisika sebagai salah satu metode eksplorasi tidak
langsung, dapat sangat membantu kita dalam menambah pengetahuan kita tentang kondisi
bawah permukaan tanah. Beda nilai resistivity berbagai macam material di bumi ini menjadi
salah satu faktor jika kita ingin mendefinisikan material-material di bumi. Karena hal itulah,
survei geolistrik resistivity menjadi salah satu metode yang digemari. Dengan survei ini kita
bisa menentukan jenis material dengan terlebih dahulu menginjeksikan arus dan
ketidakmampuan material dalam menghantar arus listrik (resistivity) itulah yang kita hitung.
Banyak faktor yang dapat mempengaruhi besarnya resistivity yang memungkinkan kita
mendapatkan hasil yang berbeda untuk material yang sama. Faktor-faktor itu diantaranya
kandungan garam di air, kandungan lempung, porositas, matrix, kejenuhan air, permeabilitas,
permukaan ion, dan suhu. Oleh karena itu dalam melakukan pengukuran resistivity, faktor-
faktor itu harus kita perhatikan sebagai variabel yang harusnya sama. Tim riset meyakini
adanya pengaruh besarnya ukuran butir material terhadap nilai resistivitynya, karena itulah
riset ini ditujukan untuk mengetahui seperti apakah pengaruhnya agar untuk ke depannya kita
tidak merasa aneh lagi ketika menemukan kejanggalan-kejanggalan dalam pengukuran
resistivity Pengukuran resistivity diketahui bisa dilakukan di laboratorium dengan
menggunakan soil resistivity box yang telah dikalibrasi setelah terlebih dahulu melakukan
sampling. Soil resistivity box dihubungkan dengan sumber arus dan instrumen pengukur
resistivity. Tidak ditemukannya rumus yang pasti dalam mengukur resistivity juga faktor
yang ingin diselesaikan oleh tim riset. Sehingga dapat dirumuskan formula baku dalam
mengukur resistivity di laboratorium.

4

2. PENDAHULUAN

2.1. Latar Belakang Masalah
Eksplorasi merupakan kegiatan menentukan lebih teliti ukuran dan harga dari suatu cadangan
mineral menggunakan teknik yang sama dengan prospeksi tetapi lebih teliti daripada yang
digunakan pada tahapan prospeksi pertambangan. Batasan pemisah antara keduanya tidak
terlalu jelas, jadi perbedaannya sangat tipis yaitu mengenai tingkat ketelitian dalam
penyelidikannya. Yang diamati dalam eksplorasi berubah dari metode udara ke permukaan
dan bawah tanah.

Oleh sebab itu, eksplorasi sebagai salah satu tahap penting dalam proses pertambangan
adalah hal yang masih diteliti dan diciptakan berbagai teori dan instrumen mutakhir guna
memudahkan manusia dalam menemukan sumberdaya bumi. Kendati memerlukan biaya
yang cukup besar, metode eksplorasi geofisika, sebagai salah satu metode eksplorasi
langsung, masih sering dilakukan karena metode ini adalah metode yang cukup akurat dalam
menemukan sumberdaya bumi.

Salah satu contoh dari metode geofisika adalah metode geolistrik tahanan jenis. Metode
geolistrik tahanan jenis adalah metode yang cukup banyak digunakan karena dapat
menginterpretasi keadaan bawah tanah berdasarkan besar ketahanan jenisnya. Selain itu, kita
juga dapat mengetahui jenis mineral serta material tiap lapisannya karena tiap mineral dan
material memiliki besar ketahanan jenis yang bervariasi. Metode tahanan jenis menggunakan
sumber arus listrik. Arus listrik diinjeksikan ke tanah melalui elektroda-elektroda arus.
Pengukuran beda potensial dilakukan dengan menggunakan elektroda potensial yang
ditancapkan pada tanah di daerah sekitar tempat arus listrik diinjeksikan.



Faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya tahanan jenis suatu material antara lain
kandungan garam di air, kandungan lempung, porositas, matrix, kejenuhan air, permeabilitas,
permukaan ion, dan suhu. Kemungkinan keterdapatan faktor lain yang mempengaruhi
5

besarnya tahanan jenis suatu material menjadi alasan utama diadakannya riset ini. Pengaruh
ukuran butir material terhadap besarnya tahanan jenis material menjadi hal yang akan diteliti
tim riset ini.

2.2. Tujuan Riset
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu rumus baku dalam pengukuran
tahanan jenis serta untuk mengetahui pengaruh ukuran butir dan keterdapatan lempung pada
material terhadap besar tahanan jenis material yang bersangkutan dengan menggunakan soil
resistivity box.

3. METODOLOGI
Pada penelitian ini, tim menggunakan pendekatan metodologi penelitian secara deduksi.
Maksudnya adalah pendekatan dilakukan dari hal-hal yang sifatnya umum lalu mengerucut
dan fokus pada hal-hal yang sifatnya khusus. Pendekatan dimulai dengan studi literatur
mengenai metode pengukuran resistivity di lapangan. Sifat-sifat fisik material yang
mempengaruhi besarnya tahanan jenis juga dipelajari bagaimana dampak yang
ditimbulkannya. Pengukuran resistivity di laboratorium pun dipelajari dan bagaimana
formula untuk mengukurnya pun diuji.

Pengukuran resistivity di laboratorium dilakukan dengan menggunakan soil resistivity box
yang diukur dengan instrumen geolistrik WDJD-4 yang dihubungkan ke aki basah sebagai
sumber energi. Material yang diuji adalah kelereng dengan berbagai ukuran serta sampel
yang didapat dari PT. GEOSERVICES. Sayatan tipis dan sayatan poles dibuat untuk
mengamati keterdapatan mineral transparan dan minereal opaque pada sampel. Kemudian
sampel diuji dengan XRD dan XRF guna mengetahui secara lebih pasti keterdapatan mineral
dan unsurnya. Data yang dihasilkan akan dikorelasikan hingga kita dapat mendapatkan
formula yang sesuai untuk mengukur resistivity di laboratorium dengan menggunakan
rangkaian tersebut dan juga kita dapat mengetahui korelasi ukuran butir terhadap besarnya
resistivity.

6

4. DAFTAR PUSTAKA

Telford, W.M, Geldart L.P., Sheriff R.E., Applied Geophysics 2nd Edition, Press Sydicate of
the University of Cambridge (2011).

5. INDIKATOR KEBERHASILAN (TARGET CAPAIAN)

6. JADWAL PELAKSANAAN





1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
1 Pembuatan dan kalibrasi Soil Resistivity Box
2 Persiapan Sampel dan Instrumen Uji
3 Pengujian Sampel dengan Berbagai Metode
4 Pengolahan Data
5 Hasil Akhir
6 Seminar dan Laporan
7 Pemasukan ke Jurnal
BULAN KE-
No. KEGIATAN
No. Indikator Keberhasilan Deskripsi
1.
Keluaran (output) Hasil
Riset/Inovasi
1. 1 buah soil resistivity box dengan
dimensi ukuran 3x4x22 cm
2. Jurnal nasional
3. Proceeding nasional

2.
Dampak (outcome) Hasil
Riset/Inovasi
Informasi bahwa pengukuran tahanan
jenis material dapat dilakukan di
laboratorium dengan terlebih dahulu
melakukan sampling.
3. Keterlibatan Mahasiswa S1, S2, S3 Terdapat 1 orang mahasiswa S1
4.
Presentasi pada international
conference
Akan dipresentasikan pada
international conference yang terkait
dengan topik usulan.
5. Pembinaan peer
6.
Networking nasional dan
internasional

7

7. PETA JALAN (ROAD MAP) RISET
Dunia kini dihadapkan dengan kemajuan teknologi yang sedemikian pesat. Bahkan dalam
hitungan jam saja kita tidak mengikuti perkembangannya, kita bisa saja sudah tertinggal
dengan kemutakhiran teknologi karya sang citra Allah ini. Kebutuhan manusia akan
sumberdaya meningkat seturut dengan kemajuan teknologi. Sumber yang disediakan Tuhan
untuk umat-Nya diyakini selalu mencukupi kebutuhan kita karena Dialah Sang Maha Baik.
Namun, penemuan manusia akan sumberdaya itu belum dapat mencukupi segala aktivitas
mereka di masa depan. Oleh karena itu, manusia terus melakukan penelitian dan
pengembangan dalam penemuan sumberdaya itu.

Pertambangan dan penggalian sebagai satu dari sembilan sektor utama perekonomian
Indonesia turut menyumbang besar dalam penyediaan sumberdaya terutama sumberdaya
tidak dapat diperbarui. Meskipun sedang dilakukan penelitian tentang sumber energi baru
seperti panas bumi dan nuklir, masyarakat masih meyakini bahwa batubara, minyak bumi,
dan gas alam, yang tergolong sebagai bahan galian tipe A,masih menjadi sumber energi
utama di muka bumi ini untuk menunjang aktivitas manusia. Apalagi untuk bahan galian
lainnya seperti logam dan batuan yang masih digunakan sebagai bahan utama manusia untuk
menghasilkan instrumen-instrumen berteknologi tinggi mereka.

Sifat-sifat listrik dari batuan dan mineral sangat signifikan jika kita melakukan electrical
prospecting. Ada potensi kelistrikan alami, konduktivitas dan tahanan jenis listrik serta
konstanta dielektrik. Dan beberapa potensial alami di bawah permukaan tanah timbul akibat
aktivitas elektrokimia atau mekanikal.

Arus listrik mungkin mengalir di batuan dan mineral dalam tiga cara : elektronis (ohmic),
elektrolitik, dan konduksi dielektrik. Yang pertama adalah aliran arus normal di material
yang mengandung elektron bebas seperti di logam. Di elektrolit, arus dibawa oleh ion dengan
kecepatan yang relatif pelan. Konduktivitas dielektrik berada di material yang
kekonduktifitasannya rendah.

Dari seluruh sifat fisik batuan dan mineral, tahanan jenis listriklah yang sangat bervariasi.
Biasanya, suatu material tergolong sebagai konduktor jika tahanan jenisnya bernilai di bawah
10
-5
m dan disebut isolator ketika bernilai di atas 10
7
m. Dimana sulfur murni adalah
isolator terbaik dengan nilai tahanan jenis 10
16
m dan perak alami adalah konduktor terbaik
8

dengan nilai tahanan jenis 1.6x10
-8
m. Jika nilai tahanan jenis berada di antara 10
-5
m dan
10
7
m maka disebut sebagai semikonduktor.

Riset ini diharap dapat menjadi salah satu tolak ukur penelitian yang dilakukan KK ESDB
sebagai penunjang teknologi di masa datang dengan mengacu pada kebutuhan manusia di
masa sekarang. Dan, di masa mendatang, pada saat metode eksplorasi geofisika tahanan jenis
sudah sangat populer untuk dilakukan, hasil riset dapat dijadikan salah satu solusi untuk
kepraktisan dalam proses eksplorasi sumber daya bumi.






Jangka Pendek
(2011 - 2012)
Jangka Menengah
(2012 - 2013)
Jangka Panjang
(2013 - 2014)
Tahap hilir/
Tahap lanjut






Tahap
Pengembangan






Tahap Inisiasi




Penemuan cara
pengukuran resistivity
di laboratorium
Pembuatan formula
baku untuk
menghitung
resistivity dengan
menggunakan soil
resistivity box
Pembuatan
interpretasi
penampang bawah
tanah dengan hasil
percobaan di
laboratorium

9

8. USULAN BIAYA RISET
a. Belanja pegawai
No. Pelaksana Kegiatan
Jumlah
Orang
Honor per
Jam
Jumlah
Jam/Bulan
Jumlah
Bulan/Tahun
Jumlah Biaya
(Rp)
1. Peneliti Utama 1 60.000 10 10 6.000.000
Jumlah total biaya honor (Rp) 6.000.000
b. Belanja barang
No. Peralatan/Bahan Volume Satuan
Biaya Satuan
(Rp)
Jumlah Biaya
(Rp)
1. ATK 1 ls 1.000.000 1.000.000
2. Telepon, internet, surat-surat 1 ls 1.000.000 1.000.000
Jumlah total biaya barang (Rp) 2.000.000
c. Belanja jasa
a. Honor pihak ketiga non PNS ITB dan ITB-BHMN atau asisten mahasiswa
No. Pelaksana Kegiatan
Jumlah
Orang
Honor per
Jam
Jumlah
Jam/Bulan
Jumlah
Bulan/Tahun
Jumlah Biaya
(Rp)
1. Asisten
2. Mahasiswa 1 15.000 20 10 3.000.000
3. Tenaga penunjang
Jumlah total biaya honor (Rp) 3.000.000
b. Perjalanan
No. Tujuan Volume Biaya Satuan (Rp)
Jumlah Biaya
(Rp)
1.
2.
3.
Jumlah total biaya perjalanan (Rp) 0
c. Sewa Alat, Jasa Layanan dan Lain-lain
No. Nama Alat/Jasa Layanan Volume Biaya Satuan (Rp)
Jumlah Biaya
(Rp)
1. Pembuatan Soil Resistivity Box 1 100.000 100.000
2. XRD 5 250.000 1.250.000
3. XRF 5 400.000 2.000.000
4 Pembuatan sayatan poles 5 50.000 250.000
5 Pembuatan sayatan tipis 5 50.000 250.000
Jumlah total biaya sewa alat, jasa layanan, dll. (Rp) 3.850.000



10

9. CV TIM PENELITI/INOVASI

BUDI SULISTIJO




DATE OF BIRTH: 23 September 1962


CITIZENSHIP: Indonesia


EDUCATION:

School Degree Field Date

University of New South Wales Ph.D. Engineering geology 1994
University of New South Wales M. App.Sc. Engineering geology,
hydrogeology and
environmental 1990
Institut Teknologi Bandung Ir (BSc Hon.) Mine exploration 1986

CURRENT POSITION Associate Professor

OFFICE ADDRESS Mining Engineering Department
The Institut Teknologi Bandung
Jl. Ganesha No 10
BANDUNG 40231
Phone +62 22 250 8131, 250 2239
Facs +62 22 250 4209




11

HOME ADDRESS Jalan Terusan Jakarta No 210
Komplek Antapani
Bandung 40291
INDONESIA
Phone +62 22 727 7883
0812 202 1017
e-mail: budis@mining.itb.ac.id


EXPERIENCE:

1994 present

a. Lecturer in Geotechnics, Engineering Geophysics, Geothermal Exploration, Ground water
pollution, Mapping for Under graduate and Post graduate students in The Institut Teknologi
Bandung.
b. Chartered independent consultant for engineering geology/ geotechnics, Engineering
Geophysics, hydrogeology and geological engineering mapping for various clients
c. Short Course instructor for the engineering geology/geotechnics, engineering geophysics,
environmental geology and hydrogeology
d. Research activities in slope stability, rock mechanics, hydrogeology, groundwater pollution,
and geophysics.


1988 1993

a. Master and PhD student in The University of New South Wales, Australia, Department of
Applied Geology
b. Part time work for geotechnics and geophysics
c. Short course on geotechnics, exploration and geophysics





12

1986 1987

a. Engineer for geotechnics and drilling

RESEARCH RECORD:

Research interest in geotechnics (open pit, road and underground opening/tunnel), gold
exploration, engineering geophysics, groundwater and water pollution. Total grand till 2008
is 700 millions rupiah (approx. US $ 80,000)


STUDENT SUPERVISION RECORD:

Supervise PhD students, Master students and BSc by Honors students


CONSULTING RECORD:

Author and Co-author of over 50 major industrial reports to various clients. Clients include
major companies PT Free Port Indonesia, PT Aneka Tambang (Cikotok), PT Aneka
Tambang (Pongkor), PT Indominco Mandiri, PT Mustika Alam Semesta, PT Semen Padang,
PT Indocement, PT Semen Cibinong, Dinas Pertambangan West Java, Dinas Pertambangan
Irian Jaya, Dinas Pertambangan Jakarta, PT HMA International, TOA-Japan, Dewan Riset
National, DirJen Pertambangan Umum, PT Batubara Bukit Asam, Pusat Pengembangan
Tenaga Pertambangan, Pusat Pengembangan Teknologi Mineral, Lemigas, Pertamina, PLN,
PT KEM, PT KAI, PT Insani, PT Arutmin Indonesia, PT Fajar Bumi Sakti, PT Unocal, PT
Magma Nusantara,PT Star Energy, PT Chevron, PT Semen Gresik

CONSULTING RECORD
1. Principal of the geotechnics investigation and risk assessment AWI-14 PT Chevron, Mt.
Salak (2011)
2. Principal of the Arsen contamination assessment of abandon land field area in PT Star
Energy Geothermal (2011)
13

3. Principal of the geotechnics investigation, mine design and environment risk including the
water assessment for the mine expansion in Cibinong for PT Indocement Tunggal Perkasa
(2010-2011)
4. Principal of the mine closure program for PT Semen Gresik (2010-2011)
5. Principal of the mine rehabilitation program for PT Semen Gresik (2010-2011)

6. Principal of the gold exploration in East Java for Local Government (2010)
7. Principal of the geotechnics investigation and risk assessment S-15 PT Chevron, Drajad area
(2010)
8. Principal of the ground water Study in PT SKB (2010)
9. Principal of the slope failure investigation and ground water in PT ABN coal mine (2010)
10. Principal of the geotechnics survey, mine design and environment Risk for the mine
expansion in Tuban for PT Semen Gresik (2009-2010)
11. Principal of the geotechnics, mine design and environment risk for the mine expansion for
PT Semen Gresik (2008-2009)
12. Principal of the geotechnics investigation and risk assessment S5 area, PT Chevron, Mt.Salak
(2009)
13. Principal of the geotechnics investigation and risk assessment SF area, PT Chevron, Darajad
(2009)
14. Principal of the geotechnics investigation and risk assessment of rail way tunnel Lampegan,
PT KAI (2009)
15. Principal of the geotechnics investigation and risk assessment of coal production tunnel, PT
FBS (2009)
16. Principal of the geotechnics investigation and ground water study for PT BSM (2009)
17. Principal of the geotechnics investigation and risk assessment WWA, MBD and WWE
geothermal fields, PT Star Energy (2008)
18. Principal of the geotechnics investigation and risk assessment C1 area, PT Chevron,
Mt.Salak (2008)
19. Principal of the geotechnics investigation and risk assessment AWI-10 area, PT Chevron,
Mt.Salak (2008)
20. Principal of the geotechnics investigation in the laboratory area, Mt. Salak for PT
CHEVRON (2008)
21. Principal of the geotechnical investigation in Mt. Salak for PT CHEVRON (2007)
22. Principal of the slope monitoring for PT CHEVRON (2007)
23. Vibration monitoring and its effect on slope stability (2007)
14

24. Principal of the mine design (Geotechnical Investigation) For PT Mandiri (2007)
25. Principal of the geotechnical investigation of the quartz quarry for PT Holcim (2007)
26. Ground water investigation in Tabanan Bali (2007)
27. Ground water investigation in Jongol (2007)
28. Principal of the hydrogeology investigation for the limestone quarry in Tuban for PT Holcim
(2006)
29. Principal of the geotechnical investigation and hydrogeology for PT Trumix (2006)
30. Principal of the blasting monitoring for PT Holcim (2006)
31. Principal of the geotechnical investigation in Mt. Salak area for PT CHEVRON (2006)
32. Principal of the groundwater study in East Palembang (2006)
33. Principal of the groundwater study in Palembang (2006)
34. Ground water movement for underground coal stability assessment in PT ARUTMIN area
(2006)
35. Ground water movement in the proposed PLTU area (2006)
36. Principal of the seismic refraction survey for the Piyungan Tunnel (2005)
37. Principal of the geotechnical investigation in Mt. Salak for PT UNOCAL Gethermal
Indonesia (2005)
38. Water balance investigation in Cicuruk Kab. Sukabumi (2005)
39. Ground water movement underneath ash disposal PT EMOMI (2004)
40. Principal of the geotechnical investigation for the clay quarry in Hambalang area for PT
Indocement Tunggal Perkasa (2004)
41. Principal of the geotechnical investigation in Wayang Windu geothermal field for PT
UNOCAL (2004)
42. Principal of the tailing improvement for PT Pongkor (2004)
43. Geotechnical investigation of coal mine PT Insani Bara Perkasa (2004)
44. Feasibility Study coal mine for PT Kayan Putrautama (2004)
45. Principal of the seismic investigation PT Wira Penta kencana (2003)
46. Airphoto survey for PT Indocement Tunggal Perkasa (2003)
47. Mercury Awareness Program for PT Kelian Equatorial Mine (2003)
48. Resistivity measurement in the edible oil Refinary location (PT PECH-TECH INDONESIA)
Dumai (2003)
49. Geotechnical investigation for Sasaksaat Rail way tunnel for PT KERETA API INDONESIA
(2003)
50. Feasibility study of coal mine for PT Gunung Bayan Pratama (2003)
15

51. Principal of geotechnics design for the proposed tunnel for underground gold mine SALOPA
(2003)
52. Principal of geotechnics design for the underground coal mine of PT AIC (2002-2003).
53. Principal of the geotechnics survey for mine closure of open pit (2002-2003)
54. Resistivity measurement for geothermal survey in Lesogoso (2002)
55. Resistivity measurement for clean water supply PT INDOMINCO MANDIRI BONTANG
56. Dewatering in the canal Project Paiton with TOA


PUBLIKASI 2007 2011:

1. Integrated Soil Investigation for The Geothermal Pipe Route in Steep Area, Journal of Novel
Carbon Resource Science, Vol 4, 2011.
2. Development of Geophysical and radioactive method for the groundwater movement and
pollution detection in indonesia, 1st International Symposium on ground water environment,
Kumamoto University, Desember 2010
3. The Fracturing Progpagation Rate Monitoring Due to Block Caving Mining System Using
The Resistivity Method", 11th International Symposium on Mineral Exploration ISME-XI :
The technological challenges and innovation of resources exploration, subsurface waste
disposal and environment, 7-8 September 2010, GTK, Espoo, Finland.
4. Communities and small scale mining intiative:its contribution and the way forward, 20th
Symposium on Geo-environment and Geotechnics,2010, Japan.
5. C Chamid dan Budi Sulistijo,Sterlisation program as part of the sustainable mine closure
prohram in gold mine diterima untuk oral persentasi pertemuan IAGI di Lombok, November,
2010)
6. Budi Sulistijo dan Adriyanto D Kusumo, Kuantifikasi data geologi dan metode interpretasi
untuk total solusi analisa kestabilan lereng (diterima untuk oral persentasi pertemuan IAGI di
Lombok, Novemner, 2010)
7. Metode Tidak Langsung untuk Mempercepat Penelitian Geoteknik Jalan Raya (Indirect
method to excelerate the site investigation) ", Proceeding Kolokium Jalan dan Jembatan,
Peningkatan Penerapan Teknologi, 2010
8. Budi Sulistijo dan Adriyanto D Kusumo, Aplikasi seismik refraksi untuk menentukan
volume longsoran (diterima untuk Journal Puslitbang jalan untuk terbit 2010)
9. Budi Sulistijo. Penelitian geoteknik dan aplikasinya untuk pembuatan jalan raya dengan
penggalian dalam dibatuan diterima untuk Journal Puslitbang jalan untuk terbit 2010)
16

10. Budi Sulistijo Penelitian tidak langsung untuk mempercepat penelitian geoteknik Jalan raya
(Kolokium Jalan dan Jembatan 11-12 mei 2010
11. Budi Sulistijo, Adriyanto D Kusumo, Wayan Sengara : "The Stability Assesment of The
Well Pad and Pipeline Corridor in The Geothermal Field" : Proceedings of The 2
nd

International Symposium of Novel Carbon Resource Science, Earth Resource and
Technology, Joint Symposium Kyushu University ITB,2009
12. M Hamsyah S, Santoso D, Parnadi WW, Sulistijo B. : "Modeling Self Potential (SP)
Distribution Groundwater Flow Using Boundary Element Method (BEM)". The 3nd,2008
13. B Sulistijo : "Inovasi Investigasi dan Analisa Geoteknik Untuk Mengantisipasi Dampak
Penggalian Dalam Pembuatan Jalan". Proceeding Kolokium 'Dukungan Penerapan Teknologi
Dalam Rangka Pengawalan Kualitas Jalan dan Jembatan', Bandung 10-11 Juni 2008. ISBN :
978-602-8256-01-8.
14. B Sulistijo : "Pengalaman Peneitian Lapangan dan Perbaikan Terowongan Kereta Api
Terpanjang di Indonesia". Proceeding Mewujudkan Teknologi Infrastruktur Jalan Yang
Inovatif, Bandung, 28-29 November 2007. ISBN : 978-979-95959-8-0
15. B Sulistijo : "Inovasi Investigasi dan Analisa Geoteknik Untuk Mengantisipasi Dampak
Penggalian Dalam Pembuatan Jalan". Proceeding Kolokium 'Dukungan Penerapan
16. B. Sulistijo : "Tomografi Tahanan Jenis Untuk Geoteknik dan Eksplorasi". Prosiding Temu
Profesi Tahunan (TPT) XVII PERHAPI 2008. Palembang, 24-25 Juli 2008. ISBN : 979-979-
8826-14-6.
17. Chusharini Chamid, Yuliadi, B. Sulistijo : "Prakiraan Dampak Lingkungan Penambangan
Pasir Besi di Selatan Pulau Jawa". Prosiding Temu Profesi Tahunan (TPT) XVII PERHAPI
2008. Palembang, 24-25 Juli 2008. ISBN : 979-979-8826-14-6.
18. B. Sulistijo : "Strata Control Parameters For Safe Underground Coal Mine Design in
Indonesia (How The Coal Companies Contribution To Coal Research in Indonesia Can
Down
19. Widodo, Budi S. : "Eksplorasi Bijih Besi terrace Deposit Menggunakan Metode Geolistrik
Tahanan Jenis Konfigurasi Pole-Depole". The 32nd HAGI, The 36th IAGI, and The 29th IA..
Annual Convention and Exhibition, Bali, 13-16 November 2007.


Kursus 2010-2007
1. Kursus Geoteknik Terapan tambang terbuka (2007,2008,2009,2010)
2. Kursus Juru ledak klas I ( 2007,2008,2009)
3. Kursus Seismik dan penggalian ( 2007)
17


Author of over 45 technical publications in the fields engineering geology, contaminant
transport, geophysics, exploration and the environment.

Author of over 12 hand outs for course material in geotechnics, geophysics, exploration and
environmental

Author of 3 draft books in geotechnics, environmental geology and geophysics



Best regards

Budi Sulistijo, PhD