Anda di halaman 1dari 3

4 klasifikasi produk :

1. Produk konsumen
Convience product
Speciality producy
Shopping product
Unsoght product
Produk yang tidak di sadari konsumen
Produk produk yang tidak di anggap penting utuk dibeli kecuali dalam keadaan
penting
2. Produk bisnis
Bahan baku
Bagian bagian komponen
Proses bahan
Persediaan MRO
Peralatan aksesoris
instalasi
Layanan Bisnis
3. Lini produk
kelompok produk di dalam kelas produk yang berhubungan erat karena mempunyai
fungsi yang serupa, dijual kepada kelompok pelanggan yang sama, dipasarkan melalui
gerai atau saluran ayng sama, atau masuk dalam kisaran harga tertentu
4. Bauran produk
kumpulan semua produk dan barang yang ditawarkan untuk dijual oleh penjual tertentu
Cara mengembangkan produk :
1. New-to-the-world products (inovasi terputus-putus)
2. Lini produk baru
3. Ekstensi lini produk
4. Perbaikan atau revisi dari produk yang ada
5. reposisi
6. pengurangan biaya
siklus hidup produk :
1. Tahap pengembangan
Menciptakan konsep produk yang sesuai dengan kebutuhan dan manfaat para
konsumen serta menciptakan produk lini yang lengkap.
2. Pendahuluan Tahap
Menarik dan mendorong pelanggan untuk membeli produk ini, serta memperluas
hubungan saluran dan pasokan dan melakukan penetapan harga tujuan

3. Tahap pertumbuhan
Membuat produk dan merk yang jelas, pada tahap ini produk harus mempertahankan
kualitas produk serta mebuat positioning yang unik. Serta produk harus mencari
keseimbangan antara harga dan permintaan dan harus memfokuskan pada persaingan
yang ada
4. Tahap kedewasaan
Pada tahap ini produk harus menghasilkan cash flow. Produk juga diharapkan agar dapat
mepertahankan pangsa pasar dan meningkatkan pangsa pelanggan.
Cara untuk mencapai tujuan ini dengan :
Mengembangkan citra produk baru
Mencari dan menarik pengguna baru untuk produk
Menemukan aplikasi baru untuk produk
Merapkan teknologi baru untuk produk
5. Tahap penuruan
Pada tahap ini produk mengalami penurunan karena :
Potensi segmen pasar
Posisi pasar produk
Harga dan struktur biaya perusahaan
Tingkat kerusakan pasar
Elastisitas harga : respon dan sensitivitas pelanggan terhadap perubahan harga.
Penyebab terjadinya elastisitas harga :
1. Adanya produk pengganti
2. Adanya pengeluaran yang tinggi
3. Perbedaan nyata
4. Perbandingan harga yang murah
Odd-even pricing : Strategi menetapkan harga yang ganjil atau sedikit di bawah harga yang telah
ditentukan dengan tujuan secara psikologis pembeli akan mengira produk yang akan dibeli lebih murah.
Reference pricing : Strategi di mana sebuah produk dijual dengan harga di bawah merek utama yang
bersaing.
Predatory Ppricing : alah satu bentuk strategi yang dilakukan oleh pelaku usaha dalam menjual produk
dengan harga dibawah biaya produksi
4 strategi harga pasar :
1. Promotional Discounting
2. Reference Pricing
3. Odd-Even Pricing
4. Price Bundling
Conterfiet products : pemalsuan produk yang menyerupai asli sehingga konsumen tidak mampu
membedakan antara produk asli dan produk yang palsu
Dual distribution : menjual kembali produk melalui lebih dari satu saluran distribusi, seperti melalui
dealer untuk pelanggan kecil dan langsung ke pelanggan besar
Interdependency ( kebergantungan ) : hubungan saling ketergantungan yang saling menguntungkan
Evolusi : mengalami kemunculan, pertumbuhan, kedewasaan, dan penurunan.
Separation : pemisahan hubungan dan keluar dari pekerjaannya
3 tipe periklanan :
1. Periklanan produk : presentasi dan promosi produk produk baru, produk produk yang ada dan
produk produk refisi
2. Produk Eceran : produk yang berfokus pada toko, dimana produk dapat dibeli dan produk dapat
dipasarkan
3. Periklanan korporasi : periklanan yang ditujukan untuk membangun citra perusahaan dan di
harapkan membangun citra produk yang di produksi dari perusahaan tersebut.