Anda di halaman 1dari 24

PEDOMAN PENULISAN KARYA TULIS AKHIR

(SKRIPSI)
PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA
AKADEMI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG
2014
1
ANATOMI KARYA ILMIAH
Seorang insan ilmiah sudah seharusnya mampu menyajikan karya ilmiah dalam
bentuk tulisan. Oleh sebab itu setiap mahasiswa perlu berlatih menuliskan hasil
penelitiannya atau kegiatan ilmiah lainnya sehingga hasilnya dapat memberikan
informasi yang baik bagi pembaca. Dalam bab ini akan diuraikan teknik menyusun
Karya Tulis Akhir skripsi! dengan format yang berlaku di "rogram Studi Teknik
Kimia. Karya tulis ini merupakan tugas akhir dari program studi Diploma ###.
$aporan akhir studi skripsi! diketik menggunakan kertas %&S '( ) *( g berukuran
+1.,- cm . +'.-/ cm kuarto!. %uruf yang dianjurkan ialah Times 0ew 1oman
dengan font 1+ atau Arial 11! untuk teks. 2udul bab menggunakan huruf dengan font
Times 0ew 1oman 1/ sedangkan judul sub bab dan sub3subbab dengan font seperti
teks4 yaitu font 1+. Sesuaikan ukuran untuk tipe Arial. Semua judul dicetak tebal.
0askah diketik dengan spasi + pada halaman dengan margin / cm dari tepi kiri dan
pias 5 cm dari kanan4 atas4 serta bawah kertas. 0askah diketik dalam satu kolom
setiap awal paragraf dimulai dengan margin rata! kiri kanan allign te.t to left and
right margin!
POLA UMUM
Secara umum4 Karya Tulis Akhir skripsi! yang dijelaskan dalam bab ini terdiri atas
tiga bagian4 yaitu bagian pembuka4 tubuh tulisan4 dan bagian akhir.
BAGIAN PEMBUKA
6agian pembuka terdiri atas 1! halaman sampul4 +! abstrak4 5! halaman judul4 /!
halaman pengesahan4 ,! kata pengantar4 7! daftar isi4 '! daftar tabel4 *! daftar
gambar4 dan -! daftar lampiran. 0omor halaman pada bagian pembuka dinyatakan
dengan 8i4 ii4 iii4 dan seterusnya8. 0omor halaman itu tidak dicantumkan pada
halaman tersebut4 namun dinyatakan dalam Daftar #si. 9ontoh bagian pembuka dapat
dilihat pada $ampiran 1 sampai +(. Di antara sampul luar dan abstrak tidak perlu
diberi kertas tambahan seperti halaman yang sama dengan sampul luar dan halaman
penyekat. %alaman penyekat juga tidak diperlukan di antara bab.
Daftar tabel diperlukan bila terdapat dua atau lebih tabel: demikian pula halnya
gambar dan lampiran yang hanya perlu dibuatkan daftarnya bila terdapat dua atau
lebih gambar dan lampiran dalam skripsi tersebut. %alaman persembahan tidak la;im
terdapat dalam Karya Tulis Akhir skripsi!4 tetapi jika dianggap perlu dapat
diletakkan sesudah halaman abstrak. 6uatlah ungkapan kalimat atau satu bait4 tanpa
hiasan tanpa gambar.
+
Halaman Sampul. <arna sampul skripsi=hard co>er sampul kertas! berwarna !"au.
"ada sampul dicetak judul skripsi4 nama lengkap penulis dan nomor buku pokok4
logo AT#"4 nama program studi4 akademi dan diberi cetakan pada punggungnya
$ampiran 5!.
2udul karya tugas akhir harus menarik4 positif4 singkat4 spesifik4 tetapi cukup jelas
untuk menggambarkan penelitian atau kegiatan yang dikerjakan. 2udul sebaiknya
tidak lebih dari 1+ kata tidak termasuk kata sambung dan kata depan! yang
mengandung beberapa kata kunci untuk memudahkan penyamaarn pustaka. Dalam
judul hindari kata3kata klise seperti penelitian pendahuluan, studi, penelaahan,
pengaruh, dan kata kerja pada awal judul. 2udul lebih tepatnya 8topik8! yang
menggunkan kata3kata seperti itu masih dapat diterima dalam usul penelitian. Setelah
penelitian selesai4 judul dapat diganti bila perlu.
"ada umumnya4 judul cenderung bersifat indikatif4 artinya4 kadang3kadang judul
dapat juga informatif4 berupa ringkasan kesimpulan dalam beberapa kata. 6ila sukar
meringkasnya4 pertimbangkan penggunaan subjudul. 9ontoh judul?
@>aluasi @fsiensi "ompa "ada Anit Stright 1un 0aphta Di A" ## Dumai
"engaruh "enurunan Temperatur Adara Terhadap "roduksi Oksigen Di
Oksigen "lant "T. $ontar 2ambi
R!n#$a%an. 1ingkasan merupakan bagian dari skripsi ditulis dalam bahasa #ndonesia.
1ingkasan merupakan ulasan singkat mengapa penelitian dilakukan4 bagaimana
penelitian dilaksanakan4 hasil yang penting3penting4 dan kesimpulan utama dari hasil
kegiatan. 1ingkasan disusun dalam beberapa paragraf yang diketik satu spasi. 2angan
menggunakan singkatan dalam bagian ini kecuali akan disebutkan sekurang3
kurangnya dua kali lagi. 9ontohnya4 pada awal teks 8inframerah8 ditulis lengkap.
Akan tetapi4 bila istilah 8inframerah8 ini masih diperlukan dalam teks abstrak4 tulislah
dulu 8inframerah #1!84 selanjutnya gunakan singkatan #1.
Dalam menyusun 1ingkasan4 tempatkan diri anda sebagai pembaca. Bereka ingin
mengetahui dengan cepat garis besar pekerjaan anda. 2ika sesudah membaca bagian
ini pembaca ingin mengetahui perincian lain4 mereka akan membaca karya anda
selengkapnya. "enyajian ringkasan selalu informatif dan faktual. Antuk
meningkatkan informasi yang diberikan4 tonjolkan temuan dan keterangan lain yang
baru bagi ilmu pengetahuan dan suguhkan angka3angka. ringkasan hanya memuat
teks4 tidak ada pengacuan pada pustaka4 gambar4 dan tabel. 9ontoh yang kurang baik
ialah pernyataan seperti
5
%asil yang diperoleh dibahas seperti pada penelitian yang sudah dipublikasikan
6adu 1--*!.
1ingkasan yang pendek akan diambil sepenuhnya oleh jasa layanan ringkasan
kadang3kadang disebut jurnal sari!. 1ingkasan yang terlalu panjang akan disunting
ulang oleh lembaga seperti ini dan mungkin saja anda akan kehilangan hal3hal yang
menurut anda paling penting.
1ingkasan di ketik dengan spasi satu4 termasuk judul. Kata 81ingkasan8 ditulis dalam
huruf kapital dan diletakkan di tengah. 0ama lengkap penulis diketik dengan huruf
kapital dua spasi di bawah judul dan dimulai dari batas kiri4 kemudian disusul judul
penelitian. %uruf pertama setiap kata pada judul di ketik dengan huruf kapital kecuali
kata depan dan kata sambung. 2udul dalam bahasa #nggris diketik dengan huruf italic
di dalam tanda kurung. Selanjutnya4 8Di bimbing oleh ...8 nama lengkap
pembimbing4 tanpa gelar! yang ditulis dalam huruf kapital. Teks ringkasan disusun
seperti menyusun paragraf.
1ingkasan terletak pada halaman setelah sampul4 tidak diberi nomor halaman4 dan
tidak dimasukakan dalam Daftar #si.
Halaman &u'ul. %alaman judul merupakan halaman pertama4 diberi nomor 8i8 tetapi
tidak perlu dicantumkan pada halaman tersebut. Sama halnya dengan pada halaman
sampul dan ringkasan4 nama penulis harus lengkap dan jangan sekali3kali disingkat.
Kalimat3kalimat yang ditulis pada halaman judul harus simetri4 dengan kata lain
harus diletakkan di tengah3tengah daerah pengetikan.
Halaman P(n#(%aan. %alaman ini memuat judul4 nama mahasiswa4 nomor induk
mahasiswa4nama program studi4 nama dan tanda tangan pembimbing. %alaman
pengesahan ditempatkan setelah halaman judul.
Ka)a P(n#an)a*. "rakata dapat memuat informasi kapan dan lama penelitian
dilakukan4 lokasi4 dan sumber dana penelitian bila biaya bukan berasal dari dana
sendiri. "ada masa sekarang ini sering sekali penelitian melibatkan pihak lain.
0yatakan terima kasih atas bantuan teknis dan saran yang Anda terima. 6ila
seseorang telah membantu dalam hal3hal tertentu4 nyatakan ini secara spesifik4
misalnya saja kepada teknisi dan laboran yang telah membantu penelitian Anda.
Ketua program studi dalam kapasitasnya sebagai pejabat4 tidak perlu diberi ucapan
terima kasih seandainya bantuan yang diberikan memang sudah menjadi
kewajibannya. %indari penomoran dan ungkapan yang berlebihan seperti 8Tanpa
bantuan dan perhatian yang terus menerus dari 6apak ...4 tidaklah mungkin
penelitian ini dapat diselesaikan8. Selain itu4 persantunan ini perlu diungkapkan
dengan serius4 wajar4 dengan tutur kata yang beradab4 dalam gaya bahasa yang tetap
/
dijaga lugas4 tanpa memuji3muji siapa pun4 dan tidak terkesan main3main4 misalnya
8kepada mbak Ani4 thanks8. "anjang prakata sebaiknya tidak lebih dari satu halaman.
Da+)a* I%!. Daftar isi disusun secara teratur menurut nomor halaman yang memuat
daftar tabel4 daftar gambar4 judul bab serta sub bab4 daftar pustaka4 dan lampiran.
Keterangan halaman yang mendahului daftar isi tidak perlu dimuat dalam Daftar #si.
6ab maupun sub bab dapat diberi nomor dengan angka Arab atau tanpa nomor!.
2udul Daftar #si diketik dengan huruf kapital dan ditempatkan ditengah3tengah4 dua
spasi di bawah nomor halaman setiap bab atau subbab diketik dipinggir halaman
kanan yang berakhir pada batas pinggir kanan4 dua spasi di bawah kata 8Daftar #si8.
Susunan daftar isi menyusul dua spasi di bawahnya. 6ila daftar isi memerlukan lebih
dari satu halaman maka pengetikan diteruskan pada halaman berikutnya. "engetikan
antarbab dan antar subbab diantarai dengan dua spasi4 sedangkan antar anak3bab satu
spasi. 2udul setiap bab diketik dengan huruf kapital dan judul subbab hanya huruf
pertama setiap kata yang diketik dengan huruf kapital4 kecuali kata depan dan kata
sambung.
Da+)a* Ta,(l 'an Da+)a* Gam,a*- Daftar tabel dan daftar gambar tidak selalu
diperlukan4 kecuali bila lebih dari dua tabel dan dua gambar dipakai dalam menyusun
skripsi. Daftar tabel dan daftar gambar diketik pada halaman tersendiri dengan format
seperti daftar isi. Kata 8%alaman8 diketik disebelah kanan4 berakhir pada batas
pinggir kanan. 0omor tabel atau nomor gambar menggunakan angka arab. 0omor
diketik tepat pada permulaan batas pinggir kiri4 dua spasi di bawah 8Daftar
Tabel8atau 8Daftar Cambar8. 2udul tabel atau gambar dalam daftar tersebut harus
sama dengan judul tabel atau judul gambar dalam teks. Akhir setiap judul tabel atau
judul gambar dihubungkan oleh tanda titik3titik dengan nomor halaman sesuai dengan
yang dijumpai dalam teks. Di dalam teks4 judul yang memerlukan lebih dari satu
baris diketik dengan spasi satu. Antara judul tabel atau judul gambar dan tabel atau
gambar diberi jarak dua spasi.
Da+)a* Lamp!*an- Sama seperti daftar tabel dan gambar4 lampiran tidak perlu dibuat
daftarnya bila hanya ada satu dalam karya tulis Anda. Tata cara pengetikannya sama
dengan Daftar Tabel dan Daftar Cambar. Tidak perlu ada pembedaan antara tabel
lampiran atau gambar lampiran. $ampiran dapat berupa tabel4 gambar4 atau teks4 dan
semuanya disusun dengan nomor urut sesuai dengan urutan penyebutannya dalam
tubuh tulisan.
Tu,u )ul!%an- Tubuh tulisan terdiri atas 1! pendahuluan4 +! tinjauan pustaka4 5!
pelaksanaan penelitian4 /! hasil D pembahasan4 ,! penutup. 6ab %asil dapat
digabung dari bab "embahasan. 6ila memang ada saran4 judul bab terakhir dapat
diubah menjadi Kesimpulan dan Saran. Setiap bab dimulai pada halaman baru tidak
,
perlu kalau penulisanya dua kolom!. 2udul setiap bab diketik dengan huruf kapital
dan ditempatkan di tengah ) tengah kertas dua spasi di bawah nomor halaman.
Berancang bab merupakan hal yang tidak mudah. 6atasi dua atau tiga tingkat dalam
bab usahakan merata sehingga tidak ada sub bab yang menempati lebih dari *
halaman.
P(n'auluan. 6ab pendahuluan biasanya memuat latar belakang4 batasan masalah4
rumusan masalah4 tujuan penelitian dan manfaat penelitian. 6ab ini seyogianya
membimbing pembaca secara halus tetapi tepat lewat sepenggal pemikiran logis yang
berakhir dengan pernyataan mengenai apa yang di teliti dan apa yang di harapkan dari
padanya. 6erikan kesan bahwa apa yang anda teliti benar3benar bermanfaat bagi ilmu
pengetahuan atau pembangunan.
Tu"uan P(n(l!)!an. 6agian ini mengakhiri bab pendahuluan yang berisi pernyataan
singkat mengenai tujuan penelitian. Dalam menuliskan tujuan4 gunakan kata kerja
yang hasilnya dapat diukur atau dilihat4 seperti menjajaki4 gejala4 konsep4 atau
dugaan4 atau bahkan membuat suatu prototype. Dengan demikian4 kata 8mengetahui8
tidak layak dituliskan untuk tujuan penelitian. Tujuan penelitian tidak selalu perlu
merupakan sub bab tersendiri.
T!n"auan pu%)a$a. Tinjauan pustaka memuat tinjauan singkat dan jelas atas pustaka
yang menimbulkan gagasan dan mendasari penelitian. "ustaka yang digunakan
sebaiknya berupa pustaka terbaru yang rele>an dengan bidang yang diutamakan.
Araian dalam tinjauan pustaka merupakan dasar untuk menyusun kerangka atau
konsep yang digunakan dalam penelitian. Kumpulan pustaka yang rele>an dan
mutakhir membantu Anda mengetahui dengan jelas status penelitian di bidang
tersebut. Kumpulan pustaka yang memadai pasti akan meningkatkan kepercayaan diri
anda sewaktu memilih metode4 melaksanakan penelitian4 dan menyusun argumentasi
dalam bab pembahasan. "engacuan pada pustaka harus sesuai dengan yang tercantum
dalam daftar "ustaka4 namun4penelaahan pustaka tidak perlu dimunculkan sebagai
bab tersendiri dengan judul tinjauan pustaka.
P(la$%anaan P(n(l!)!an. Betode penelitian yang digunakan dapat berupa analisis
suatu teori4 metode percobaan4 atau kombinasi keduanya. Betode yang dipakai
diuraikan terperinci peubah4 model yang digunakan4 rancangan penelitian4 teknik
pengumpulan dan analisis data4 serta cara penafsiran!. Antuk penelitian yang
menggunakan metode kualitatif4 pendekatan yang digunakan4 proses penafsiran hasil
penelitian harus dijelaskan . akan tetapi4 jika metode penelitian yang digunakan
sepenuhnya mengikuti metode yang telah dipublikasikan maka uraian yang sangat
lengkap tidak diperlukan. Sebagai gantinya4 sebutkan saja sumber pustakanya. 6ahan4
alat4 perubahan atau modifikasi terhadap metode yang dipublikasikan perlu
dijelaskan.
7
2ika jenis bahan tidak banyak4 uraiannya dapat disatukan dengan metode sehingga
tidak diperlukan subbab khusus. Sumber bahan berupa perusahaan atau indi>idu
lembaga dapat dituliskan sepanjang hal itu sangat spesifik. 0amun4 penyebutan nama
dagang perlu dihindari sebab karya ilmiah akan tampak sebagai media iklan cuma3
cuma. Berk instrumen analisis utama sering kali perlu ditulis4 misalnya 8alat kocok
Cyrotary8 atau dapat di tulis lengkap 8alat kocok Cyrotary 0ew 6runswick
Scientific!8. "enyebutan nama pembuat alat atau tipe alat sering dimaksudkan untuk
menunjukan kecanggihan atau ketelitian alat. 2angan membuat perincian dalam
bentuk daftar seperti yang la;im tertera pada penuntun pratikum. Ada baiknya anda
menggunakan bagan alir kalau cara penelitian dianggap rumit dan dapat
membingungkan pembaca.
Kegiatan yang dilakukan ditulis dengan urutan pengoperasiannya dengan
menggunakan kalimat fasif dan bukan kalimat perintah. "ernyataan 8timbang daun
sesudah dikeringkan8 sebaiknya ditulis 8 daun dikeringkan lalu ditimbang8.
Ha%!l- %asil penelitian sewajarnya disajikan secara bersistem. Antuk menjelaskan dan
mempersingkat uraian4 berikan tabel4 gambar4 grafik4 atau alat penolong lain. Data
yang terlalu ekstensif perlu dibuat intisarinya dan diulas dengan kata)kata. Data yang
terlalu rumit akan menurunkan keterbacaan dan sebaikanya dilampirkan saja. 0omor
tabel dan gambar harus disebut dalam teks dan diletakan tidak jauh dari teks yang
bersangkutan. Kiat membuat dan menampilkan ilustrasi ini dipaparkan pada bab
tersendiri. %asil yang diperoleh ditafsirkan dengan memperhatikan dan
menyesuaikannya dengan masalah atau hipotesis yang diungkapkan dalam
pendahuluan.
Ada kalanya hasil penelitian digabungkan dengan pembahasan menjadi bab yang
diutamakan %asil dan "embahasan. "emisahan atau penggabungan kedua bagian ini
sangat beruntung pada keadaan data dan kedalaman pembahasanya. 6ila kedua
bagian ini digabungkan4 pembaca sulit membedakan nama hasil pekerjaan peneliti
dan nama hasil dari penyamaran pustaka. Keuntungan penyajian hasil secara terpisah
ialah format akan lebih rapi dan pembaca mempersilakan mengambil kesimpulan
terlebih dahulu untuk kemudian membandingkannya dengan kesimpulan penulis.
P(m,aa%an. Sebelum menentukan apa yang harus ditulis dalam pembahasan4
penulis hendaknya membaca sekali lagi hipotesis atau tujuan penelitianya. 9ocokkan
harapan itu dengan hasil utama. Dalam bagian inilah dituntut kemampuan anda
sebagai seorang calon ilmuwan. 2angan buang kesempatan ini dengan menciptakan
alur yang berputar3putar. Bembahas tidak sekedar menarasikan hasil penelitian.
Sewaktu mengumpulkan data4 mengolahnya4 dan menyusunya dalam tabel4 dengan
sendirinya Anda telah memiliki sejumlah gagasan yang dapat dikembangkan dalam
pembahasan. "engembangan gagasan ini disebut EargumenE4 sebab Anda harus
membenarkannya di hadapan segala sesuatu yang telah diketahui dalam bidang yang
'
diteliti. Anda pun diminta mengemukakan keterbatasan yang ada dengan sejujurnya.
Anda harus membandingkan dengan hasil peneliti terdahulu4 kemudian membuat
pertimbangan teoritisnya. Dengan demikian4 maka pembahasan merupakan kumpulan
argumen mengenai rele>asi4 manfaat4 dan kemungkinan atau keterbatasan percobaan
Anda4 serta hasilnya.
Setiap argumen dikembangkan dalam sebuah paragraf alinea!. Teknik untuk
mengembangakan argumen sama dengan menyusun paragraf yang baik. Oleh sebab
itu perlu dipikirkan untuk memecah3mecah seluruh pembahasan menjadi beberapa
pokok yang dikembangkan satu per satu. 2adi4 setiap paragraf pengembangan
penalaran4 dan kesimpulan atau ringkasan bilamana paragraf berikutnya ingin
menampilkan gagasan yang berbeda.
"embahasan merupakan tempat penulis mengemukanan pendapat dan argumentasi
secara bebas tetapi singkat dan logis 1ifai 1--,!. "endapat orang lain yang telah
diringkas dalam pendahuluan atau tinjauan pustaka! tidak perlu diulang tetapi diacu
saja seperlunya. Dengan tidak meringkas lagi hasil penelitian dalam pembahasan4
ulaslah apakah hasil Anda memenuhi tujuan penelitian. %ubungkan temuan dari
penelitian Anda dengan pengamatan atau hasil penelitian. Sebelumnya dengan jalan
menunjukan persaman dan membahas perbedaannya. "enulis sebaiknya tidak
menyatakan 8. . . kesimpulan 1ifai 1--,! mendukung hasil penelitian ini . . .8
sementara Anda mengulas hasil penelitian Anda pada tahun +((1!4 tetapi yang baik
ialah . . . 8 . . . penelitian ini memperkuat kesimpulan 1ifai 1--,! . . .8. Arti temuan
perlu dibentengkan dan dijelaskan dalam memperluas cakrawala ilmu dan teknologi
dengan cara mengekstrapolasi hasil4 memberi implikasi pada penerapanya44 termasuk
pula segi lain yang memerlukan pengkajian lebih lanjut. Spekulasi kadang3kadang
tidak dapat dihindari dan muncul dalam pembahasan4 namun hindari skulasi yang
terlalu jauh.
K(%!mpulan- Kesimpulan pokok dari keseluruhan penelitian hendaknya disusun
secara hati3hati. Kesimpulan memang memerlukan kecermatan luar biasa dan
dibenarkan memunculkannya tiga kali sebaiknya dengan ungkapan yang berbeda3
beda!4 yaitu dalam pembahasan4 Kesimpulan4 dan penelitian atau hipotesis. Dalam
bab ini bedakan antara dugaan4 temuan4 dan kesimpulan. 6erbeda dengan abstrak
yang berupa paragraf dengan rangkaian kalimat yang terkesan 8terpotong3potong84
Kesimpulan dapat memuat uraian yang lebih luas dan mudah dibaca.
Dalam menarik kesimpulan4 penulis harus kritis dengan memperhatikan apakah
kesimpulan yang dibuat dapat ditafsirkan secara lain. 9ukup luaskah perempatan
generalisasi! yang digariskan berdasarkan kesimpulan hasil4 pendapat4 dan teori yang
ada F
*
Sa*an- Saran yang dikemukakan seharusnya berasal dari hal3hal yang berkaitan
dengan pelaksanaan atau hasil penelitian. Angkapan yang sering kali muncul dalam
saran 8. . . agar penelitian ini dilanjutkan . . . 8 barangkali dapat dipertanyakan apakah
hal ini memang perlu bagi dunia pengetahuan atau hanya untuk kepuasan peneliti
sendiriF Saran tidak selamanya harus ada.
Ba#!an A$!*
6agian akhir karya ilmiah program studi adalah Daftar "ustaka harus ada! dan
lampiran kalau ada!
Daftar "ustaka. 6ab ini berupa suatu daftar dari semua artikel dan pustaka lain yang
diacu secara langsung di dalam tubuh tulisan4 kecuali bahan3bahan yang tidak
diterbitkan dan tidak dapat diperoleh dari perpustakaan.
"encantuman pustaka selain merupakan suatu bentuk penghargaan dan pengakuan
atas karya atau pendapat orang lain tampa merujuk sumbernya akan mengesankan
plagiarisme. Komunikasi pribadi tidak termasuk dalam pustaka mudah diperoleh. 6ila
diperlukan4 nyatakan hal ini dalam teks atau catatan kaki.
9atatan Kaki. 9atatan kaki berisi keterangan ringkas atas pernyataan dalam tubuh
tulisan yang kurang memadai bila dibuat dalam bentuk lampiran. Dalam beberapa
bidang ilmu4 catatan kaki juga dimanfaatkan untuk memuat pus taka yang diacu4
namun hal ini tidak dianjurkan dalam bidang sains. "enggunaan catatan kaki4 apalagi
kalau banyak4 akan menurunkan keterbacaan dan merusak tampilan naska.
9atatan kaki dipisahkan dari teks dengan garis mendatar sepanjang , cm. Cunakan
lambang non3numerik (./ 0 / / - - -/ - - ! untuk mengacunya.
Lamp!*an. $ampiran didahului oleh satu halaman yang hanya memuat kata
$AB"#1A0 dan ditempatkan di tengah3tengan halaman. %alaman ini tidak diberi
nomor lihat halaman yang di dahului kumpulan lampiran dan pedoman ini!.
$ampiran merupakan tempat untuk menyajikan keterangan atau angka tambahan. Di
dalamnya dapat di himpun cara penelitian4 contoh perhitungan statistik4 penurunan
rumus matematika4 daftar pernyataan program komputer atau bagan alirnya4 spektrum
senyawa4 diagram rangkaian alat4 tabel besar dari satu set percobaan4 peta4 dan
sebagainya yang kalau di masukan ke dalam tubuh tulisan akan menggangu jalan
cerita. 6ila jumlahnya lebih dari sebuah4 lampiran perlu diberi nomor. 2angan
masukan informasi penting dalam lampiran karena bagian lampiran ini sering
terlewatkan oleh pembaca4 di dalam lampiran4 judul gambar dapat dituliskan sebagai
judul lampiran.
Tabel yang terlalu rumit sangat mengganggu jalanya pembahasan. Oleh sebab itu4
buatlah tabel yang sederhana dan secukupnya untuk memperjelas pembahasan di
-
dalam teks: informasi selebihnya dapat dimasukan kedalam lampiran. Ada kalanya
data mentah dilampirkan untuk keperluan penelitian lebih lanjut. 6ila Anda terlalu
sering meminta pembaca untuk melihat lampiran4 barangkali cara pembahasan Anda
perlu direkonstruksi.
Ilu%)*a%!. #lustrasi merupakan suatu bentuk penyajian informasi dalam bentuk tabel4
grafik4 diagram alir atau gambar. Dengan ilustrasi4 informasi dapat disajikan lebih
efektif dan penggunaan kalimat yang terlalu panjang dapat dihindari sehingga
pembaca dapat memahami tulisan dengan lebih mudah. "rinsipnya ilustrasi harus
menarik dan dapat menjelaskan tentang apa yang ingin disampaikan. Didalam tulisan
karya ilmiah semua ilustrasi berupa bentuk tabel dinyatakan sebagai Tabel4
sedangkan ilustrasi dalam bentuk grafik4 diagram alir4 foto dan gambar dinyatakan
sebagai gambar.
Didalam penulisan judul dan gambar4 beberapa hal yang harus diperhatikan ialah
bahwa judul tabel atau gambar?
1. merupakan kalimat pernyataan tentang tabel dan gambar secara ringkas
+. memberikan informasi singkat yang dapat dipahami oleh pembaca tanpa harus
membaca tubuh tulisan
5. menyatakan kunci3kunci informasi saja
/. merupakan kalimat yang berdiri sendiri dan dapat menerangkan arti tabel atau
gambar.
6ila perlu pada tabel atau gambar4 sertakan satuan atau keterangan yang diperlukan.
Ta,(l. 2udul tabel diletakkan di atas tabel dengan diawali oleh huruf kapital tanpa
diakhiri dengan tanda titik. Sedangkan judul gambar yang dapat berupa satu kalimat
atau lebih diletakkan di bawah gambar dan diawali oleh huruf kapital serta diakhiri
dengan tanda titik.
Tabel adakalanya memerlukan catatan kaki dan=atau keterangan. "enulisan 9atatan
kaki dan keterangan pada tabel dapat berupa?
a. informasi tentang keterbatasan yang ada pada data
b. data bersifat nyata secara statistik
c. hasil penelitian orang lain.
"etunjuk catatan kaki biasanya berupa simbol nonnumeric seperti G4H4I4 J4 K dan
lain3lain yang ditulis superskrip atau tidak superskrip. 9atatan kaki dan keterangan
tabel ditulis dengan font 1(. Keterangan tabel biasanya berupa keterangan tambahan 4
misalnya untuk menjelaskan singkatan yang digunakan dalam tabel. 9atatan kaki
untuk menyatakan sumber data dilakukan dengan cara menuliskan nama penulis dan
tahun4 seperti halnya dalam penulisan acuan pustaka. Kalau ada data yang disajikan
1(
sudah dimodifikasi atau sudah diolah maka digunakan kata LmenurutE atau Ldiolah
dariE atau Ldiadaptasi dariE dan kemudian diikuti dengan nama penulis dan tahun
penulisan. 9atatan kaki yang merupakan sumber data tidak perlu diberi petunjuk
catatan kaki.
9ontoh
Tabel ##.+ 1ata3rata dan simpangan baku beberapa sifat fisik dan kimia tanah dari '(
contoh tanah di Kebun "ercobaan
Sifat 1ata3rata Simpanagn baku
"asir M! /'477 +54*1
$empung M! +14* 114-(
$iat M! 5(4'+ 1*4,7
93organik M! (471 (4,'
KTK mek 1(( g
31
tanah! 1*4(* (417
KAT pada K$ g g
31
! +547+ 1(41*
KAT pada T$" g g
31
! 11411 -4(,
6anyaknya contoh tanah '( contoh
KTK N kapasitas tukar kation4 KAT N kadar air tanah
K$ N kapasitas lapang4 T$" N titik layu permanent
Gam,a*. Cambar dapat disajikan dalam bentuk histogram4 diagram lingkar4 atau
grafik garis. Sama seperti pada tabel4 satuan dari judul gambar dan satuan dari data
pada gambar harus dapat dibedakan dengan jelas.
9ontoh?
11
0
10
20
30
40
50
60
0 2 4 6 8 10
waktu (jam)
k
o
n
s
e
n
t
r
a
s
i

(
g
/
L
)
model furfural tanpa
dekomposisi
model pentosa
dengan dekomposisi
entosa per!o"aan
model furfural dengan
dekomposisi
furfural per!o"aan
Cambar #&.5. %asil pemodelan konsentrasi furfural terhadap waktu
P(n#a1uan Pu%)a$a"ada dasarnya sumber acuan harus merupakan pustaka primer
yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam tubuh tulisan karya ilmiah skripsi!4
pengarang dapat mengacu pustaka mengikuti salah satu dari dua sistem pengacuan
yaitu sistem nama3tahun dan sistem nama3nomor. Setiap sistem pengacuan harus
digunakan secara konsisten dalam tubuh tulisan4 tabel4 dan gambar suatu karya
ilmiah: kemudian disenaraikan pada akhir tulisan atau bab dengan judul ODaftar
"ustaka8. Disini kita akan mengadop kepada S!%)(m Nama2Taun.
Dalam sistem 0ama3Tahun nama pengarang yang diacu dalam tubuh tulisan hanyalah
nama keluarga atau nama akhir pengarang yang diikuti tahun publikasi. "engacuan
sistem ini lebih disukai karena lebih mudah menambahkan atau mengurangi acuan
dalam tubuh tulisan maupun daftar pustaka4 sistem ini juga dengan cepat memberikan
senarai kemutakhiran pustaka yang diacu sehingga bagi pembaca yang bahkan tidak
mengetahui akan pustaka yang diacu4 tahun pada acuan dapat menyampaikan sejarah
yang sebenarnya mengenai perkembanagan dari konsep dan metode yang
didiskusikan.
6ergantung pada susunan kalimat4 cara penulisannya ialah sebagai berikut?
1ifai 1--,! mengemukakan bahwa pembahasan merupakan bagian tempat seseorang paling
bebas berekspresi.
atau
1+
"embahasan merupakan bagian tempat seseorang paling bebas berekspresi 1ifai 1--,!.
"engacuan pustaka yang ditulis oleh dua orang pengarang seperti O0ampiah dan 1ifai
BA8 pada tahun 1-** diacu sebagai 0ampiah dan 1ifai 1-**!4 0ampiah dan 1ifai
1-**!4 atau 0ampiah D 1ifai 1-**!. Antuk nama pengarang terdiri atas tiga orang
atau lebih maka hanya nama keluarga aatau nama akhir pengarang pertama saja yang
ditulis dan diikuti kata Oet al8 tetap diketik dengan huruf italic.
2ika pengarang yang sama menulis pada tahun yang berbeda maka pengacuan ditulis
seperti contoh? Suwandi 1-**4 +(((! atau Suwandi 1-**4 +(((!. 2uga jika
pengarang yang sama menulis pada tahun yang sama bisa dilihat pada contoh berikut?
Suwandi 1-**a4 1---b4 +(((c! atau Suwandi 1-**a4 1---b4 +(((c!. "enambahan
huruf Oa84 Ob8 dan seterusnya didasarkan pada urutan waktu publikasi. 2ika dua
pengarang mempunyai nama keluarga yang sama seperti contoh berikut? Suwanto dan
Suwanto 1---! atau Suwanto dan Suwanto 1---!.
Apabila nama lembaga diacu sebagai pengarang sebaiknya ditulis dengan bentuk
singkatannya. Bisal untuk mengacu tukisan yang diterbitkan tahun1--- oleh 6iro
"usat Statistik ditulis 6"S 1---! atau 6"S 1---!. Antuk tulisan tanpa nama
pengarang dituliskan sebagai berikut? Anonim 1---! atau Anonim 1---! dan dalam
daftar pustaka ditulis PAnonimQ. 0amun sebaiknya penggunaan kata anonym ini
dihindari.
P(n3u%unan Da+)a* Pu%)a$a- "ada akhir sebuah karya ilmiah terdapat daftar
pustaka. %anya pustaka yang diacu di dalam tubuh tulisan saja yang dapat dimuat
dalam daftar pustaka dan dengan demikian sumber acuan yang ada dalam daftar
pustaka harus ada dalam tubuh tulisan. Kepustakaan harus dinyatakan dengan
lengkap agar memudahkan pembaca menelusuri kembali. "enulisan kepustakaan
yang salah atau tidak lengkap tidak akan banyak gunanya dan secara tidak langsung
akan menunjukkan mutu pengarangnya.

"enyusunan daftar pustaka untuk skripsi4 tesis4 dan disertasi ditulis dengan urutan?
0ama "engarang. Tahun Terbit. 2udul Pjenis publikasiQ. Tempat institusi? 0ama
institusi yang menganugerahkan gelar.
15
LAMPIRAN
$ampiran A. 9ontoh halaman sampul luar skripsi
PENGEMBANGAN TEKNIK 4STEAM STRIPPING DALAM
HIDROLISIS BIOMASSA UNTUK PRODUKSI 5UR5URAL
1/
SKRIPSI
Ka*3a )ul!% %(,a#a! %ala %a)u %3a*a)
un)u$ m(mp(*6l( #(la* Al! Ma'3a 'a*!
A$a'(m! T($n6l6#! In'u%)*! Pa'an#
Ol(
ANA MELINDA
NO BP 7 20081290:
P*6#*am S)u'! T($n!$ K!m!a
AKADEMI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG
2014
$ampiran 6. 9ontoh 1ingksan
RINGKASAN
PENGEMBANGAN TEKNIK STEAM STRIPPING DALAM
HIDROLISIS BIOMASSA UNTUK PRODUKSI 5UR5URAL
1,
Oleh
ANA MELINDA
NO BP 7 20081290:
Tandan kosong sawit TKS! merupakan limbah perkebunan kelapa sawit yang
jumlahnya sekitar 5(35,M dari tandan buah segar yang berpotensi untuk dijadikan
berbagai bahan kimia karena mengandung tiga komponen utama yaitu selulosa /(M3
massa!4 hemiselulosa +'M! dan lignin 1*M!. Apaya pemanfaatan limbah biomassa
ini dicoba dengan mengkon>ersi hemiselulosa menjadi furfural.
Selama ini pembentukan furfural dilakukan dalam + tahap batch yaitu tahap
pemasakan dan tahap distilasi. Rurfural yang terbentuk dari tahap pemasakan melalui
reaksi seri hidrolisis dan dehidrasi tidak dapat diambil dalam fasa uap secara langsung
tetapi harus didinginkan dulu dalam fasa cair dalam waktu tinggal tertentu baru
setelah itu didistilasi. 2ika diambil dalam fasa uap4 tekanan dalam digester akan terus
turun sehingga suatu saat produk tidak dapat diambil lagi. Oleh karena itu dicoba
alternatif teknik operasi lain yaitu menggunakan metode steam stripping.
Steam stripping merupakan injeksi uap air bertekanan kedalam digester untuk
membawa furfural keluar dari sistem reaksi. #njeksi steam dimaksudkan untuk
mengembalikan tekanan dan temperatur digester setelah pelepasan uap ke digester.
Disamping sebagai sistem pemanas4 steam ini juga digunakan sebagai cairan
pemasak dan sekaligus untuk melucuti strip! produk furfural dari campuran reaksi.
Dengan hidrolisis pada temperatur 1,(31'(
o
9 selama +3/ jam kemudian pelepasan
uap perlahan3lahan menuju kolom distilasi4 perolehan furfural dapat mencapai -, g
dari setiap kg bahan baku4 tetapi masih memerlukan waktu pelepasan uap dari digester
sampai 1/ jam. <aktu proses ini tentu tidak praktis4 dan masih mengakibatkan
degradasi furfural. Selanjutnya dengan menggunakan metode pengambilan uap dari
digester menggunakan steam dari boiler4 perolehan tertinggi yang pernah didapatkan
*- g dari setiap kg bahan baku dengan waktu pelaksanaan pelepasan uap digester ke
kolom distilasi lebih singkat yaitu , jam. Dengan demikian penggunaan metode
pelepasan uap menggunakan steam lebih efisien walaupun perolehan furfural sedikit
lebih kecil dari metode sebelumnya karena dari segi waktu lebih singkat.
Kata kunci ? 6iomassa4 tandan kosong sawit4 furfural4 hidrolisis4 steam stripping.
$ampiran 9. %alaman "engesahan
PENGEMBANGAN TEKNIK STEAM STRIPPING DALAM
HIDROLISIS BIOMASSA UNTUK PRODUKSI 5UR5URAL
17
Oleh
ANA MELINDA
NO BP 7 20081290:
"rogram Studi Teknik Kimia
Akademi Teknologi #ndustri "adang
Benyetujui
"embimbing
TanggalSSSSSSSSSSSSS
TTTTTTTTTTTTTTTTT
Belyani4 S.T.4 B.T.
$ampiran D. %alaman "eruntukan
Bereka berdoEa!? OUa Tuhan kami4 janganlah @ngkau jadikan hati kami condong
kepada kesesatan setelah @ngkau memberi petunjuk kepada kami4 dan berilah kami
rahmat dari sisi @ngkau4 sesungguhnya @ngkau Baha "emberi rahmat!8. V.S. 5? *!
1'
Dipersembahkan Skripsi ini untuk yang terkasih ayah dan bunda4
Ua Allah... jadikanlah setiap tetesan keringat dan ketulusan doEa mereka menjadi
amal shaleh dan penghapus dosa mereka.
Terima kasih kepada?
Kak <ina atas segala dukungannya.
Terima kasih kepada?
#bu #r susilawati4 BT atas dukungan moril #bu selama ini.
Terima kasih kepada?
1ekan3rekan TK +(114 sahabat sejati di AWuarius +' atas kerjasama dan segala
bantuannya4 takkan terlupakan.
$ampiran @. Kata "engantar
KATA PENGANTAR
1*
Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah S<T atas penyelesaian
Skripsi dengan judul O "@0C@B6A0CA0 T@K0#K STEAM STRIPPIN DA$AB
%#D1O$#S#S 6#OBASSA A0TAK "1ODAKS# RA1RA1A$8.
"ada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada #bu Belyani4 S.T.4
B.T. selaku dosen pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan bantuan
dalam penyelesaian tesis ini. "enulis juga mengucapkan terima kasih kepada Saudara
Al Andra dan Danan Suryo <icaksono yang telah banyak membantu dalam
pelaksanaan penelitian.
"enelitian yang disajikan di dalam tesis ini merupakan bagian dari penelitian
"emanfaatan 6iomassa sebagai Sumber 6ahan Kimia. "enelitian ini dapat berjalan
lancar berkat dana 1iset Anggulan ) AT#"4 +(1+=+(15.
"enulis telah berusaha untuk menyajikan yang terbaik dalam tesis ini4 namun sangat
menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu penulis sangat
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dalam kesempurnaan tesis ini.
Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan kemanfaatan yang tinggi dalam
memperkaya khasanah ilmu pengetahuan.
"adang4 2anuari +(1/
"enulis
$ampiran R. Daftar #si
DA5TAR ISI
1#0CKASA0SSSSSSSSSSSSSSSSSSSS.............. i
1-
%A$ABA0 "@0C@SA%A0SSSSSSSSSSSSSSSS. ii
%A$ABA0 "@1A0TAKA0SSSSSSSSSSSSSSSS. iii
KATA "@0CA0TA1SSSSSSSSSSSSSSSSSSS. i>
DARTA1 #S#SSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS >
DARTA1 $AB"#1A0SSSSSSSSSSSSSSSSSSS >ii
DARTA1 CAB6A1 DA0 #$AST1AS#SSSSSSSSSSSS >ii
DARTA1 TA6@$SSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS .iii
6ab # "endahuluan
#.1 $atar 6elakangSSSSSSSSSSSSSSSSS. 1
#.+ 1umusan BasalahSSSSSSSSSSSSSSSS +
#.5 TujuanSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS.. 5
#./ 1uang $ingkupSSSSSSSSSSSSSSSSS 5
6ab ## Tinjauan "ustaka
##.1 $ignoselulosaSSSSSSSSSSSSSSSSS. ,
##.1.1 SelulosaSSSSSSSSSSSSSSSS 7
##.1.+ %emiselulosaSSSSSSSSSSSSSS 7
##.1.5 $igninSSSSSSSSSSSSSSSS... *
##.+ RurfuralSSSSSSSSSSSSSSSSSSS... 1(
##.+.1 Kegunaan RurfuralSSSSSSSSSSS... 1+
##.+.+ Spesifikasi RurfuralSSSSSSSSSSS.. 15
##.+.5 %idrolisisSSSSSSSSSSSSSSS.. 15
##.+./ Raktor3Raktor yang Bempengaruhi %idrolisisS 17
##.+., Dehidrasi.............................................................. 1*
##.+.7 "roses "embuatan Rurfural.................................. 1-
##.+.' Kinetika 1eaksi.................................................... +5
##.+.* Kesetimbanagn Rurfural Air................................ +'
##.5 Teknologi "embuatan Rurfural........................................... +*
##.5.1 "roses !ua"er #at............................................... +-
##.5.+ "roses Rosenle$.................................................. 5(
##.5.5 "roses Escher %yss............................................. 5+
##.5./ "roses Supra &ield............................................ 5/
##./ %asil "roduksi Rurfural "ada Digester ,(( $.................... 5,
6ab ### "elaksanaan "enelitian
###.1 Betodologi "enelitian....................................................... /(
###.+ Kondisi "emasakan........................................................... /5
###.5 Kegiatan "enelitian........................................................... //
6ab #& %asil dan "embahasan
#&.1 "roses hidrolisis dan Distilasi + Tahap batchSSSS... /,
#&.+ "emodelan Kinetika 1eaksi %idrolisisSSSSSSS. /'
#&.5 %idrolisis dan Distilasi 1 Tahap Benggunakan Teknik
"elepasan Aap Digester "erlahan3lahan................................... /-
#&./ %idrolisis dan Distilasi 1 Tahap Benggunakan Teknik Steam
+(
Stripping dengan Steam dibangkitkan dari Digester..... ,+
#&., %idrolisis dan Distilasi 1 Tahap Benggunakan Teknik Steam
Stripping dengan Steam dibangkitkan dari Digester..... ,-
6ab & Kesimpulan dan Saran
&.1 Kesimpulan SSSSSSSSSSSSSSSSS... 71
&.+ SaranSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS... 71
DARTA1 "ASTAKA SSSSSSSSSSSSSSSSSSS. 7+
$ampiran C. Daftar $ampiran
DA5TAR LAMPIRAN
Halaman
$AB"#1A0 A Sifat3Sifat Rurfural SSSSSSSSSSSSSS. 7/
$AB"#1A0 6 Kelarutan Rurfural dan AirSSSSSSSSSSSS 7,
$AB"#1A0 9 "rosedur "ercobaan ........................................................ 77
9.1 Kondisi OperasiSSSSSSSSSSSSSS. 77
9.+ Alat dan 6ahanSSSSSSSSSSSSSS... 77
9.5 "rosedur "ercobaanSSSSSSSSSSSSS 77
9./ Analisis Data "ercobaanSSSSSSSSSSS. 7'
$AB"#1A0 D Data "engamatanSSSSSSSSSSSSSSS. 7*
D.1 %asil percobaan distilasi batchSSSSSSSS... 7*
D.+ %asil percobaan distilasi pengambilan furfuralSS.. 7*
D.5 %asil percobaan hidrolisis dan distilasi 1 tahap
menggunakan teknik pelepasan uap perlahan3lahan
menuju kolom distilasi............................................... 7-
D./ %asil percobaan hidrolisis dan distilasi 1 tahap
menggunakan teknik steam stripping dengan steam
dibangkitkan dalam digester...................................... '+
D., %asil percoabaan hidrolisis dan distilasi 1 tahap
+1
menggunakan teknik steam stripping dengan steam
dibangkitkan oleh boiler........................................... '+
$AB"#1A0 @ Analisis "entosan........................................................... '/
@.1 6ahan kimia ............................................................. '/
@.+ "rosedur analisa ....................................................... '/
@.5 "erhitungan .............................................................. ',
@./ "rosedur Kalibrasi ................................................... ',
$AB"#1A0 R Analisis Rurfural............................................................. '7
R.1 Kur>a kalibrasi furfural............................................. '7
R.+ Kondisi operasi C9 .................................................. '7
++
$ampiran %. Daftar Cambar
DA5TAR GAMBAR
Halaman
Cambar ##.1 Struktur molekul selulosaSSSSSSSSSSSSS 7
Cambar ##.+ Bonomer3monomer hemiselulosaSSSSSSS.. '
Cambar ##.5 Anit3unit pembentuk lignin................................................. -
Cambar ##./ 1umus bangun furfuralSSSSSSSSSSSSS... 11
Cambar ##., Bekanisme hidrolisis dalam suasana asam ikatan
glikosidaSSSSSSSSSSSSSSSSSSS.. 1/
Cambar ##.7 Bekanisme dehidrasi dalam suasana asamSSSSSS. 1-
Cambar ##.' %ubungan konsentrasi gula dan furfural terhadap waktu
%idrolisis pada berbagai temperatur SSSSSSSS... +(
Cambar ##.* Bekanisme pembentukan furfuralSSSSSSSSS.. +1
Cambar ##.- Kur>a kesetimbangan uap cair furfural airSSSSS..... +'
Cambar ##.1( Diagram alir proses !ua"er #at......................................... 5(
Cambar ##.11 Diagram alir pembuatan furfural proses Rosenle$............. 51
Cambar ##.1+ Diagram alir produksi furfural Escher %yss Process......... 55
Cambar ##.15 Diagram alir produksi furfural Supra &ield Process........... 5/
Cambar ###.1
Cambar #&.1
Cambar #&.+
Cambar #&.5
Cambar #&./
Cambar #&.,
Sketsa alat............................................................................
"engaruh waktu hidrolisis terhadap konsentrasi pentosa
dan furfural...........................................................................
%asil pemodelan laju produksi furfural terhadap waktu.....
%asil pemodelan konsentrasi terhadap waktu.....................
"engaruh kondisi hidrolisis terhadap perolehan furfural....
"erbandingan perolehan furfural percobaan dengan
/+
/,
/*
/-
/-
+5
Cambar #&.7
perolehan maksimum dari parameter kinetika reaksi.........
%ubungan perolehan furfural dengan laju alir steam
Stripping...............................................................................
,1
,5
$ampiran #. Daftar Tabel
DA5TAR TABEL
Halaman
Tabel ##.1 Komposisi kimia tandan kosong sawit dalam berbagai
sumberSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS. ,
Tabel ##.+ Komposisi hemiselulosa kayu lunakSSSSSSSSS... *
Tabel ##.5 Sifat kimia selulosa4 hemiselulosa4 dan lignin ........................ 1(
Tabel ##./ "erolehan furfural dari berbagai bahan baku .......................... 11
Tabel ##., #ndikator kualitas furfural di beberapa negara ........................ 15
Tabel ##.7 Sifat fisika katalis asam........................................................... 1*
Tabel ##.' Konstanta laju reaksi hidrolisis pentosan k
(
! dan
pembentukan furfural k
1
!SSSSSSSSSSSSSS +,
Tabel ##.* Konstanta laju reaksi menggunakan "ersamaan ArheniusS.. +7
Tabel ##.- "arameter kinetik dan statistik furfural.................................... +'
Tabel ##.1( 6eberapa pabrik furfural di duniaSSSSSSSSSSS +-
Tabel ##.11 %idrolisis TKS dalam digester ,(( $SSSSSSSSS.. 57
Tabel ##.1+ "erolehan furfural pada hidrolisis steam stripping 1!SSS 5*
Tabel ##.15 "erolehan furfural pada hidrolisis steam stripping +!SSS 5*
Tabel ##.1/ "erolehan furfural pada hidrolisis steam stripping 5!SSS 5-
Tabel ###.1 Kondisi pemasakanSSSSSSSSSSSSSSSS.. //
Tabel #&.1 %asil percobaan distilasi batch SSSSSSSSSSS... /,
Tabel #&.+ Distilasi pengambilan furfural SSSSSSSSSSSS /7
Tabel #&.5 %asil analisa hidrolisis batch SSSSSSSSSSSS.. /'
Tabel #&./ Kondisi percobaan simulasi steam stripping SSSSSS.. ,(
Tabel #&., "erolehan furfural digester + $ >s >ariasi waktu hidrolisis
dan laju alir SSSSSSSSSSSSSSSSSSS. ,5
Tabel #&.7 "erolehan furfural digester +( $ SSSSSSSSSSS. ,,
Tabel #&.' Kondisi percobaan steam stripping SSSSSSSSSS. ,-
+/