Anda di halaman 1dari 15

PENGERTIAN

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah selanjutnya disingkat APBD adalah suatu
rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang disetujui oleh Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah !! No" #$ Tahun %&&' pasal # (utir ) tentang *euangan Negara+"
,emua Penerimaan Daerah dan Pengeluaran Daerah harus dicatat dan dikelola dalam
APBD" Penerimaan dan pengeluaran daerah terse(ut adalah dalam rangka
pelaksanaan tugas-tugas desentralisasi" ,edangkan penerimaan dan pengeluaran yang
(erkaitan dengan pelaksanaan Dekonsentrasi atau Tugas Pem(antuan tidak dicatat
dalam APBD"
APBD merupakan dasar pengelolaan keuangan daerah dalam satu tahun anggaran"
APBD merupakan rencana pelaksanaan semua Pendapatan Daerah dan semua Belanja
Daerah dalam rangka pelaksanaan Desentralisasi dalam tahun anggaran tertentu"
Pemungutan semua penerimaan Daerah (ertujuan untuk memenuhi target yang
ditetapkan dalam APBD" Demikian pula semua pengeluaran daerah dan ikatan yang
mem(e(ani daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi dilakukan sesuai jumlah
dan sasaran yang ditetapkan dalam APBD" *arena APBD merupakan dasar
pengelolaan keuangan daerah. maka APBD menjadi dasar pula (agi kegiatan
pengendalian. pemeriksaan dan pengawasan keuangan daerah"
Tahun anggaran APBD sama dengan tahun anggaran APBN yaitu mulai # /anuari dan
(erakhir tanggal '# Desem(er tahun yang (ersangkutan" ,ehingga pengelolaan.
pengendalian. dan pengawasan keuangan daerah dapat dilaksanakan (erdasarkan
kerangka waktu terse(ut"
APBD disusun dengan pendekatan kinerja yaitu suatu sistem anggaran yang
mengutamakan upaya pencapaian hasil kerja atau output dari perencanaan alokasi
(iaya atau input yang ditetapkan" /umlah pendapatan yang dianggarkan dalam APBD
merupakan perkiraan yang terukur secara rasional yang dapat tercapai untuk setiap
sum(er pendapatan" Pendapatan dapat direalisasikan mele(ihi jumlah anggaran yang
telah ditetapkan" Berkaitan dengan (elanja. jumlah (elanja yang dianggarkan
merupakan (atas tertinggi untuk setiap jenis (elanja" /adi. realisasi (elanja tidak (oleh
mele(ihi jumlah anggaran (elanja yang telah ditetapkan" Penganggaran pengeluaran
harus didukung dengan adanya kepastian tersedianya penerimaan dalam jumlah yang
cukup" ,etiap peja(at dilarang melakukan tindakan yang (eraki(at pengeluaran atas
(e(an APBD apa(ila tidak tersedia atau tidak cukup tersedia anggaran untuk
mem(iayai pengeluaran terse(ut"
0!NG,I-0!NG,I ANGGARAN DAERA1
Berdasarkan ketentuan dalam Pasal ' ayat 2+ !! No" #$ Tahun %&&' tentang
*euangan Negara. 0ungsi APBD adalah se(agai (erikut 3
#" 0ungsi 4torisasi 3 Anggaran daerah merupakan dasar untuk melaksanakan
pendapatan dan (elanja pada tahun yang (ersangkutan"
%" 0ungsi Perencanaan 3 Anggaran daerah merupakan pedoman (agi manajemen
dalam merencanakan kegiatan pada tahun yang (ersangkutan"
'" 0ungsi Pengawasan 3 Anggaran daerah menjadi pedoman untuk menilai apakah
kegiatan penyelenggaraan pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang telah
ditetapkan"
2" 0ungsi Alokasi 3 Anggaran daerah diarahkan untuk mengurangi pengangguran
dan pem(orosan sum(er
daya. serta meningkatkan e5isiensi dan e5ekti6itas perekonomian"
7" 0ungsi Distri(usi 3 Anggaran daerah harus mengandung arti8 memperhatikan rasa
keadilan dan kepatutan
9" 0ungsi ,ta(ilisasi 3 Anggaran daerah harus mengandung arti8 harus menjadi alat
untuk memelihara dan mengupayakan keseim(angan 5undamental perekonomian"
PRIN,IP-PRIN,IP ANGGARAN DAERA1
Prinsip-prinsip dasar a:as+ yang (erlaku di (idang pengelolaan Anggaran Daerah
yang (erlaku juga dalam pengelolaan Anggaran Negara 8 Daerah se(agaimana (unyi
penjelasan dalam !ndang !ndang No" #$ Tahun %&&' tentang *euangan Negara dan
!ndang-!ndang Nomor # Tahun %&&2 tentang Per(endaharaan Negara. yaitu 3
#" *esatuan 3 A:as ini menghendaki agar semua Pendapatan dan Belanja
Negara8Daerah disajikan dalam satu dokumen anggaran"
%" !ni6ersalitas 3 A:as ini mengharuskan agar setiap transaksi keuangan
ditampilkan secara utuh dalam dokumen anggaran"
'" Tahunan 3 A:as ini mem(atasi masa (erlakunya anggaran untuk suatu tahun
tertentu
2" ,pesialitas 3 A:as ini mewaji(kan agar kredit anggaran yang disediakan terinci
secara jelas peruntukannya"
7" Akrual 3 A:as ini menghendaki anggaran suatu tahun anggaran di(e(ani untuk
pengeluaran yang seharusnya di(ayar. atau menguntungkan anggaran untuk
penerimaan yang seharusnya diterima. walaupun se(enarnya (elum di(ayar atau
(elum diterima pada kas
9" *as 3 A:as ini menghendaki anggaran suatu tahun anggaran di(e(ani pada saat
terjadi pengeluaran8 penerimaan uang dari8 ke *as Daerah
*etentuan mengenai pengakuan dan pengukuran pendapatan dan (elanja (er(asis
akrual se(agaimana dimaksud dalam pasal # angka #'. #2. #7 dan #9 dalam !!
Nomor #$ Tahun %&&'. dilaksanakan selam(at-;lam(atnya dalam 7 lima+ tahun"
,elama pengakuan dan pengukuran pendapatan dan (elanja (er(asis akrual (elum
dilaksanakan. digunakan pengakuan dan pengukuran (er(asis kas"
,TR!*T!R APBD
,truktur APBD merupakan satu kesatuan yang terdiri dari 3
#" Pendapatan Daerah
%" Belanja Daerah
'" Pem(iayaan
,elisih le(ih pendapatan daerah terhadap (elanja daerah dise(ut surplus anggaran.
tapi apa(ila terjadi selisih kurang maka hal itu dise(ut de5isit anggaran" /umlah
pem(iayaan sama dengan jumlah surplus atau jumlah de5isit anggaran"
#" Pendapatan Daerah
Pendapatan daerah meliputi semua penerimaan uang melalui Rekening *as !mum
Daerah. yang menam(ah ekuitas dana lancar. yang merupakan hak daerah dalam satu
tahun anggaran yang tidak perlu di(ayar kem(ali oleh Daerah"
Pendapatan daerah terdiri atas3
a" Pendapatan Asli Daerah PAD+. terdiri dari 3
#+ pajak daerah<
%+ retri(usi daerah<
'+ hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan< dan
2+ lain-lain PAD yang sah. terdiri dari 3
#+ hasil penjualan kekayaan daerah yang tidak dipisahkan<
%+ hasil peman5aatan atau pendayagunaan kekayaan daerah yang tidak dipisahkan<
'+ jasa giro<
2+ pendapatan (unga<
7+ tuntutan ganti rugi<
9+ keuntungan selisih nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing< dan
$+ komisi. potongan. ataupun (entuk lain se(agai aki(at dari penjualan dan8atau
pengadaan (arang dan8atau jasa oleh daerah"
c" Dana Perim(angan< terdiri dari 3
#+ Dana Bagi 1asil
%+ Dana Alokasi !mum DA!+. dan
'+ Dana Alokasi *husus DA*+
7+ =ain-lain pendapatan daerah yang sah. meliputi hi(ah. dana darurat. dan lain-lain
pendapatan yang ditetapkan oleh pemerintah" 1i(ah yang merupakan (agian dari
=ain-lain Pendapatan Daerah yang ,ah merupakan (antuan (erupa uang. (arang.
dan8atau jasa yang (erasal dari pemerintah. masyarakat. dan (adan usaha dalam
negeri atau luar negeri yang tidak mengikat"
%" Belanja Daerah
*omponen (erikutnya dari APBD adalah Belanja Daerah" Belanja daerah meliputi
semua pengeluaran dari Rekening *as !mum Daerah yang mengurangi ekuitas dana
lancar. yang merupakan kewaji(an daerah dalam satu tahun anggaran yang tidak akan
diperoleh pem(ayarannya kem(ali oleh Daerah"
Belanja daerah dipergunakan dalam rangka pelaksanaan urusan pemerintahan yang
menjadi kewenangan pro6insi atau ka(upaten8kota yang terdiri dari urusan waji( dan
urusan pilihan yang ditetapkan dengan ketentuan perundang-undangan"
!rusan waji( adalah urusan yang sangat mendasar yang (erkaitan dengan hak dan
pelayanan dasar kepada masyarakat yang waji( diselenggarakan oleh pemerintah
daerah"
,edangkan urusan pilihan adalah urusan pemerintah yang secara nyata ada dan
(erpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai kondisi. kekhasan.
dan potensi keunggulan daerah" Belanja penyelenggaraan urusan waji( terse(ut
diprioritaskan untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat
dalam upaya memenuhi kewaji(an daerah yang diwujudkan dalam (entuk
peningkatan pelayanan dasar. pendidikan. kesehatan. 5asilitas sosial dan 5asilitas
umum yang layak serta mengem(angkan sistem jaminan sosial" Peningkatan kualitas
kehidupan masyarakat diwujudkan melalui prestasi kerja dalam pencapaian standar
pelayanan minimal (erdasarkan urusan waji( pemerintahan daerah sesuai dengan
peraturan perundang-undangan"
Belanja daerah diklasi5ikasikan menurut organisasi. 5ungsi. program dan kegiatan.
serta jenis (elanja" *lasi5ikasi (elanja menurut organisasi disesuaikan dengan susunan
organisasi pemerintahan daerah" *lasi5ikasi (elanja menurut 5ungsi terdiri dari3
a" klasi5ikasi (erdasarkan urusan pemerintahan< dan
(" klasi5ikasi 5ungsi pengelolaan keuangan negara"
*lasi5ikasi (elanja (erdasarkan urusan pemerintahan diklasi5ikasikan menurut
kewenangan pemerintahan pro6insi dan ka(upaten8kota"
,edangkan klasi5ikasi (elanja menurut 5ungsi pengelolaan negara digunakan untuk
tujuan keselarasan dan keterpaduan pengelolaan keuangan negara terdiri dari3
a" pelayanan umum<
(" keterti(an dan keamanan<
c" ekonomi<
d" lingkungan hidup<
e" perumahan dan 5asilitas umum<
5" kesehatan<
g" pariwisata dan (udaya<
h" agama<
i" pendidikan< serta
j" perlindungan sosial"
*lasi5ikasi (elanja menurut program dan kegiatan disesuaikan dengan urusan
pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah" ,edangkan klasi5ikasi (elanja
menurut jenis (elanja terdiri dari3
a" (elanja pegawai<
(" (elanja (arang dan jasa<
c" (elanja modal<
d" (unga<
e" su(sidi<
5" hi(ah<
g" (antuan sosial<
h" (elanja (agi hasil dan (antuan keuangan< dan
i" (elanja tidak terduga"
Penganggaran dalam APBD untuk setiap jenis (elanja (erdasarkan ketentuan
perundang-undangan"
'" Pem(iayaan Daerah
Pem(iayaan daerah meliputi semua penerimaan yang perlu di(ayar kem(ali dan8atau
pengeluaran yang akan diterima kem(ali. (aik pada tahun anggaran yang
(ersangkutan maupun pada tahun-tahun anggaran (erikutnya" Pem(iayaan daerah
terse(ut terdiri dari penerimaan pem(iayaan dan pengeluaran pem(iayaan"
Penerimaan pem(iayaan mencakup3
a" ,i=PA tahun anggaran se(elumnya<
(" pencairan dana cadangan<
c" hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan<
d" penerimaan pinjaman< dan
e" penerimaan kem(ali pem(erian pinjaman"
Pengeluaran pem(iayaan mencakup3
a" pem(entukan dana cadangan<
(" penyertaan modal pemerintah daerah<
c" pem(ayaran pokok utang< dan
d" pem(erian pinjaman"
Pem(iayaan neto merupakan selisih le(ih penerimaan pem(iayaan terhadap
pengeluaran pem(iayaan" /umlah pem(iayaan neto harus dapat menutup de5isit
anggaran"
PEN>!,!NAN APBD
A" ,I*=!, ANGGARAN
APBD merupakan dasar pengelolaan keuangan daerah dalam masa # satu+ tahun
anggaran terhitung mulai tanggal # /anuari sampai dengan tanggal '# Desem(er"
APBD disusun sesuai dengan ke(utuhan penyelenggaraan pemerintahan dan
kemampuan pendapatan daerah" Dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.
pemerintah melaksanakan kegiatan keuangan dalam siklus pengelolaan anggaran yang
secara garis (esar terdiri dari3
#" Penyusunan dan Penetapan APBD<
%" Pelaksanaan dan Penatausahaan APBD<
'" Pelaporan dan Pertanggungjawa(an APBD"
Penyusunan APBD (erpedoman kepada Rencana *erja Pemerintah Daerah dalam
rangka mewujudkan pelayanan kepada masyarakat untuk tercapainya tujuan
(ernegara" APBD. peru(ahan APBD. dan pertanggungjawa(an pelaksanaan APBD
ditetapkan setiap tahun dengan peraturan daerah" Dalam menyusun APBD.
penganggaran pengeluaran harus didukung dengan adanya kepastian atas tersedianya
penerimaan dalam jumlah yang cukup" Pendapatan. (elanja dan pem(iayaan daerah
yang dianggarkan dalam APBD harus (erdasarkan pada ketentuan peraturan
perundang-undangan dan dianggarkan secara (ruto dalam APBD"
B" PEN>!,!NAN RAN?ANGAN APBD
Pemerintah Daerah perlu menyusun APBD untuk menjamin kecukupan dana dalam
menyelenggarakan urusan pemerintahannya" *arena itu. perlu diperhatikan
kesesuaian antara kewenangan pemerintahan dan sum(er pendanaannya" Pengaturan
kesesuaian kewenangan dengan pendanaannya adalah se(agai (erikut3
#" Penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah didanai
dari dan atas (e(an APBD"
%" Penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah
pusat di daerah didanai dari dan atas (e(an APBN"
'" Penyelenggaraan urusan pemerintahan pro6insi yang penugasannya dilimpahkan
kepada ka(upaten8kota dan8atau desa. didanai dari dan atas (e(an APBD pro6insi"
2" Penyelenggaraan urusan pemerintahan ka(upaten8kota yang penugasannya
dilimpahkan kepada desa. didanai dari dan atas (e(an APBD ka(upaten8kota"
,eluruh penerimaan dan pengeluaran pemerintahan daerah (aik dalam (entuk uang.
(arang dan8atau jasa pada tahun anggaran yang (erkenaan harus dianggarkan dalam
APBD" Penganggaran penerimaan dan pengeluaran APBD harus memiliki dasar
hukum penganggaran" Anggaran (elanja daerah diprioritaskan untuk melaksanakan
kewaji(an pemerintahan daerah se(agaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-
undangan"
#" Rencana *erja Pemerintahan Daerah
Penyusunan APBD (erpedoman kepada Rencana *erja Pemerintah Daerah" *arena
itu kegiatan pertama dalam penyusunan APBD adalah penyusunan Rencana *erja
Pemerintah Daerah R*PD+" Pemerintah daerah menyusun R*PD yang merupakan
penja(aran dari Rencana Pem(angunan /angka @enengah Daerah RP/@D+ dengan
menggunakan (ahan dari Renja ,*PD untuk jangka waktu # satu+ tahun yang
mengacu kepada Rencana *erja Pemerintah Pusat"
R*PD terse(ut memuat rancangan kerangka ekonomi daerah. prioritas pem(angunan
dan kewaji(an daerah. rencana kerja yang terukur dan pendanaannya. (aik yang
dilaksanakan langsung oleh pemerintah. pemerintah daerah maupun ditempuh dengan
mendorong partisipasi masyarakat" ,ecara khusus. kewaji(an daerah
mempertim(angkan prestasi capaian standar pelayanan minimal yang ditetapkan
sesuai dengan peraturan perundang-undangan" R*PD disusun untuk menjamin
keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan. penganggaran. pelaksanaan. dan
pengawasan"
Penyusunan R*PD diselesaikan paling lam(at akhir (ulan @ei se(elum tahun
anggaran (erkenaan" R*PD ditetapkan dengan peraturan kepala daerah"
%" *e(ijakan !mum APBD
,etelah Rencana *erja Pemerintah Daerah ditetapkan. Pemerintah daerah perlu
menyusun *e(ijakan !mum APBD *!A+ serta Prioritas dan Pla5on Anggaran
,ementara PPA,+ yang menjadi acuan (agi ,atuan *erja Perangkat Daerah ,*PD+
dalam menyusun Rencana *erja dan Anggaran R*A+ ,*PD"
*epala daerah menyusun rancangan *!A (erdasarkan R*PD dan pedoman
penyusunan APBD yang ditetapkan @enteri Dalam Negeri setiap tahun" Pedoman
penyusunan APBD yang ditetapkan @enteri Dalam Negeri terse(ut memuat antara
lain3
a" pokok-pokok ke(ijakan yang memuat sinkronisasi ke(ijakan pemerintah dengan
pemerintah daerah<
(" prinsip dan ke(ijakan penyusunan APBD tahun anggaran (erkenaan<
c" teknis penyusunan APBD< dan
d" hal-hal khusus lainnya"
Rancangan *!A memuat target pencapaian kinerja yang terukur dari program-
program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk setiap urusan
pemerintahan daerah yang disertai dengan proyeksi pendapatan daerah. alokasi
(elanja daerah. sum(er dan penggunaan pem(iayaan yang disertai dengan asumsi
yang mendasarinya" Program-program diselaraskan dengan prioritas pem(angunan
yang ditetapkan oleh pemerintah pusat" ,edangkan asumsi yang mendasari adalah
pertim(angan atas perkem(angan ekonomi makro dan peru(ahan pokok-pokok
ke(ijakan 5iskal yang ditetapkan oleh pemerintah pusat"
Dalam menyusun rancangan *!A. kepala daerah di(antu oleh Tim Anggaran
Pemerintah Daerah TAPD+ yang dipimpin oleh sekretaris daerah" Rancangan *!A
yang telah disusun. disampaikan oleh sekretaris daerah selaku koordinator pengelola
keuangan daerah kepada kepala daerah. paling lam(at pada awal (ulan /uni"
Rancangan *!A disampaikan kepala daerah kepada DPRD paling lam(at
pertengahan (ulan /uni tahun anggaran (erjalan untuk di(ahas dalam pem(icaraan
pendahuluan RAPBD tahun anggaran(erikutnya" Pem(ahasan dilakukan oleh TAPD
(ersama panitia anggaran DPRD" Rancangan *!A yang telah di(ahas selanjutnya
disepakati menjadi *!A paling lam(at minggu pertama (ulan /uli tahun anggaran
(erjalan"
'" Prioritas dan Pla5on Anggaran ,ementara
,elanjutnya (erdasarkan *!A yang telah disepakati. pemerintah daerah menyusun
rancangan Prioritas dan Pla5on Anggaran ,ementara PPA,+" Rancangan PPA,
terse(ut disusun dengan tahapan se(agai (erikut 3
a" menentukan skala prioritas untuk urusan waji( dan urusan pilihan<
(" menentukan urutan program untuk masing-masing urusan< dan
c" menyusun pla5on anggaran sementara untuk masing-masing program"
*epala daerah menyampaikan rancangan PPA, yang telah disusun kepada DPRD
untuk di(ahas paling lam(at minggu kedua (ulan /uli tahun anggaran (erjalan"
Pem(ahasan dilakukan oleh TAPD (ersama panitia anggaran DPRD" Rancangan
PPA, yang telah di(ahas selanjutnya disepakati menjadi PPA, paling lam(at akhir
(ulan /uli tahun anggaran (erjalan"
*!A serta PPA, yang telah disepakati. masing-masing dituangkan ke dalam nota
kesepakatan yang ditandatangani (ersama antara kepala daerah dengan pimpinan
DPRD" Dalam hal kepala daerah (erhalangan. yang (ersangkutan dapat menunjuk
peja(at yang di(eri wewenang untuk menandatangani nota kepakatan *!A dan
PPA," Dalam hal kepala daerah (erhalangan tetap. penandatanganan nota kepakatan
*!A dan PPA, dilakukan oleh peja(at yang ditunjuk oleh peja(at yang (erwenang"
2" Penyusunan Rencana *erja dan Anggaran ,*PD
Berdasarkan nota kesepakatan yang (erisi *!A dan PPA,. TAPD menyiapkan
rancangan surat edaran kepala daerah tentang pedoman penyusunan R*A ,*PD
se(agai acuan kepala ,*PD dalam menyusun R*A-,*PD" Rancangan surat edaran
kepala daerah tentang pedoman penyusunan R*A-,*PD mencakup3
a" PPA, yang dialokasikan untuk setiap program ,*PD (erikut rencana
pendapatan dan pem(iayaan<
(" sinkronisasi program dan kegiatan antar ,*PD dengan kinerja ,*PD (erkenaan
sesuai dengan standar pelayanan minimal yang ditetapkan<
c" (atas waktu penyampaian R*A-,*PD kepada PP*D<
d" hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari ,*PD terkait dengan
prinsip-prinsip peningkatan e5isiensi. e5ekti5itas. tranparansi dan akunta(ilitas
penyusunan anggaran dalam rangka pencapaian prestasi kerja< dan
e" dokumen se(agai lampiran meliputi *!A. PPA. kode rekening APBD. 5ormat
R*A,*PD. analisis standar (elanja dan standar satuan harga"
,urat edaran kepala daerah perihal pedoman penyusunan R*A;,*PD diter(itkan
paling lam(at awal (ulan Agustus tahun anggaran (erjalan" Berdasarkan pedoman
penyusunan R*A-,*PD. kepala ,*PD menyusun R*A-,*PD"
R*A-,*PD disusun dengan menggunakan pendekatan kerangka pengeluaran jangka
menengah daerah. penganggaran terpadu dan penganggaran (erdasarkan prestasi
kerja" Pendekatan kerangka pengeluaran jangka menengah daerah dilaksanakan
dengan menyusun prakiraan maju" Prakiraan maju terse(ut (erisi perkiraan ke(utuhan
anggaran untuk program dan kegiatan yang direncanakan dalam tahun anggaran
(erikutnya dari tahun anggaran yang direncanakan"
Pendekatan penganggaran terpadu dilakukan dengan memadukan seluruh proses
perencanaan dan penganggaran pendapatan. (elanja. dan pem(iayaan di lingkungan
,*PD untuk menghasilkan dokumen rencana kerja dan anggaran"
Pendekatan penganggaran (erdasarkan prestasi kerja dilakukan dengan
memperhatikan keterkaitan antara pendanaan dengan keluaran yang diharapkan dari
kegiatan dan hasil serta man5aat yang diharapkan termasuk e5isiensi dalam
pencapaian hasil dan keluaran terse(ut"
!ntuk terlaksananya penyusunan R*A-,*PD (erdasarkan pendekatan kerangka
pengeluaran jangka menengah daerah. penganggaran terpadu dan penganggaran
(erdasarkan prestasi kerja. dan terciptanya kesinam(ungan R*A-,*PD. kepala
,*PD menge6aluasi hasil pelaksanaan program dan kegiatan % dua+ tahun anggaran
se(elumnya sampai dengan semester pertama tahun anggaran (erjalan" E6aluasi
terse(ut (ertujuan menilai program dan kegiatan yang (elum dapat dilaksanakan
dan8atau (elum diselesaikan tahun-tahun se(elumnya untuk dilaksanakan dan8atau
diselesaikan pada tahun yang direncanakan atau # satu+ tahun (erikutnya dari tahun
yang direncanakan" Dalam hal suatu program dan kegiatan merupakan tahun terakhir
untuk pencapaian prestasi kerja yang ditetapkan. ke(utuhan dananya harus
dianggarkan pada tahun yang direncanakan"
Penyusunan R*A-,*PD (erdasarkan prestasi kerja memperhatikan3
a" indikator kinerja"
Indikator kinerja adalah ukuran ke(erhasilan yang akan dicapai dari program dan
kegiatan yang direncanakan"
(" capaian atau target kinerja"
?apaian kinerja merupakan ukuran prestasi kerja yang akan dicapai yang (erwujud
kualitas. kuantitas. e5isiensi dan e5ekti5itas pelaksanaan dari setiap program dan
kegiatan"
c" analisis standar (elanja"
Analisis standar (elanja merupakan penilaian kewajaran atas (e(an kerja dan (iaya
yang digunakan untuk melaksanakan suatu kegiatan"
d" standar satuan harga"
,tandar satuan harga merupakan harga satuan setiap unit (arang8jasa yang (erlaku di
suatu daerah yang ditetapkan dengan keputusan kepala daerah"
e" standar pelayanan minimal"
,tandar pelayanan minimal merupakan tolok ukur kinerja dalam menentukan capaian
jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan waji( daerah"
R*A-,*PD memuat rencana pendapatan. rencana (elanja untuk masing-masing
program dan kegiatan. serta rencana pem(iayaan untuk tahun yang direncanakan
dirinci sampai dengan rincian o(jek pendapatan. (elanja. dan pem(iayaan serta
prakiraan maju untuk tahun (erikutnya" R*A-,*PD juga memuat in5ormasi tentang
urusan pemerintahan daerah. organisasi. standar (iaya. prestasi kerja yang akan
dicapai dari program dan kegiatan"
R*A-,*PD yang telah disusun oleh ,*PD disampaikan kepada PP*D untuk di(ahas
le(ih lanjut oleh TAPD"
7" Penyiapan Raperda APBD
,elanjutnya. (erdasarkan R*A-,*PD yang telah disusun oleh ,*PD dilakukan
pem(ahasan penyusunan Raperda oleh TAPD" Pem(ahasan oleh TAPD dilakukan
untuk menelaah kesesuaian antara R*A-,*PD dengan *!A. PPA. prakiraan maju
yang telah disetujui tahun anggaran se(elumnya. dan dokumen perencanaan lainnya.
serta capaian kinerja. indikator kinerja. kelompok sasaran kegiatan. standar analisis
(elanja. standar satuan harga. standar pelayanan minimal. serta sinkronisasi program
dan kegiatan antar ,*PD"
Dalam hal hasil pem(ahasan R*A-,*PD terdapat ketidaksesuaian. kepala ,*PD
melakukan penyempurnaan" R*A-,*PD yang telah disempurnakan oleh kepala
,*PD disampaikan kepada PP*D se(agai (ahan penyusunan rancangan peraturan
daerah tentang APBD dan rancangan peraturan kepala daerah tentang penja(aran
APBD"
Rancangan peraturan daerah tentang APBD dilengkapi dengan lampiran yang terdiri
dari3
a" ringkasan APBD<
(" ringkasan APBD menurut urusan pemerintahan daerah dan organisasi<
c" rincian APBD menurut urusan pemerintahan daerah. organisasi. pendapatan.
(elanja dan pem(iayaan<
d" rekapitulasi (elanja menurut urusan pemerintahan daerah. organisasi. program
dan kegiatan<
e" rekapitulasi (elanja daerah untuk keselarasan dan keterpaduan urusan
pemerintahan daerah dan 5ungsi dalam kerangka pengelolaan keuangan negara<
5" da5tar jumlah pegawai per golongan dan per ja(atan<
g" da5tar piutang daerah<
h" da5tar penyertaan modal in6estasi+ daerah<
i" da5tar perkiraan penam(ahan dan pengurangan aset tetap daerah<
j" da5tar perkiraan penam(ahan dan pengurangan aset lain-lain<
k" da5tar kegiatan-kegiatan tahun anggaran se(elumnya yang (elum diselesaikan
dan dianggarkan kem(ali dalam tahun anggaran ini<
l" da5tar dana cadangan daerah< dan
m" da5tar pinjaman daerah"
Bersamaan dengan penyusunan rancangan Perda APBD. disusun rancangan peraturan
kepala daerah tentang penja(aran APBD" Rancangan peraturan kepala daerah terse(ut
dilengkapi dengan lampiran yang terdiri dari3
a" ringkasan penja(aran APBD<
(" penja(aran APBD menurut urusan pemerintahan daerah. organisasi. program.
kegiatan. kelompok. jenis. o(yek. rincian o(yek pendapatan. (elanja dan pem(iayaan"
Rancangan peraturan kepala daerah tentang penja(aran APBD waji( memuat
penjelasan se(agai (erikut3
a" untuk pendapatan mencakup dasar hukum. target86olume yang direncanakan. tari5
pungutan8harga<
(" untuk (elanja mencakup dasar hukum. satuan 6olume8tolok ukur. harga satuan.
lokasi kegiatan dan sum(er pendanaan kegiatan<
c" untuk pem(iayaan mencakup dasar hukum. sasaran. sum(er penerimaan
pem(iayaan dan tujuan pengeluaran pem(iayaan"
Rancangan peraturan daerah tentang APBD yang telah disusun oleh PP*D
disampaikan kepada kepala daerah" ,elanjutnya rancangan peraturan daerah tentang
APBD se(elum disampaikan kepada DPRD disosialisasikan kepada masyarakat"
,osialisasi rancangan peraturan daerah tentang APBD terse(ut (ersi5at mem(erikan
in5ormasi mengenai hak dan kewaji(an pemerintah daerah serta masyarakat dalam
pelaksanaan APBD tahun anggaran yang direncanakan"
Penye(arluasan rancangan peraturan daerah tentang APBD dilaksanakan oleh
sekretaris daerah selaku koordinator pengelolaan keuangan daerah"
9" Penyampaian dan Pem(ahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD
*epala daerah menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang APBD (eserta
lampirannya kepada DPRD paling lam(at pada minggu pertama (ulan 4kto(er tahun
anggaran se(elumnya dari tahun yang direncanakan untuk mendapatkan persetujuan
(ersama" Pengam(ilan keputusan (ersama DPRD dan kepala daerah terhadap
rancangan peraturan daerah tentang APBD dilakukan paling lama # satu+ (ulan
se(elum tahun anggaran yang (ersangkutan dilaksanakan"
Penyampaian rancangan peraturan daerah terse(ut disertai dengan nota keuangan"
Penetapan agenda pem(ahasan rancangan peraturan daerah tentang APBD untuk
mendapatkan persetujuan (ersama. disesuaikan dengan tata terti( DPRD masing-
masing daerah" Pem(ahasan rancangan peraturan daerah terse(ut (erpedoman pada
*!A. serta PPA yang telah disepakati (ersama antara pemerintah daerah dan DPRD"
Dalam hal DPRD memerlukan tam(ahan penjelasan terkait dengan pem(ahasan
program dan kegiatan tertentu. dapat meminta R*A-,*PD (erkenaan kepada kepala
daerah"
Apa(ila DPRD sampai (atas waktu # (ulan se(elum tahun anggaran (erkenaan. tidak
menetapkan persetujuan (ersama dengan kepala daerah terhadap rancangan peraturan
daerah tentang APBD. maka kepala daerah melaksanakan pengeluaran setinggi-
tingginya se(esar angka APBD tahun anggaran se(elumnya untuk mem(iayai
keperluan setiap (ulan" Pengeluaran setinggi-tingginya untuk keperluan setiap (ulan
terse(ut. diprioritaskan untuk (elanja yang (ersi5at mengikat dan (elanja yang (ersi5at
waji(" Belanja yang (ersi5at mengikat merupakan (elanja yang di(utuhkan secara
terus menerus dan harus dialokasikan oleh pemerintah daerah dengan jumlah yang
cukup untuk keperluan setiap (ulan dalam tahun anggaran yang (ersangkutan. seperti
(elanja pegawai. (elanja (arang dan jasa" ,edangkan Belanja yang (ersi5at waji(
adalah (elanja untuk terjaminnya kelangsungan pemenuhan pendanaan pelayanan
dasar masyarakat antara lain pendidikan dan kesehatan dan8atau melaksanakan
kewaji(an kepada 5ihak ketiga"
Atas dasar persetujuan (ersama. kepala daerah menyiapkan rancangan peraturan
kepala daerah tentang penja(aran APBD" Rancangan peraturan kepala daerah tentang
Penja(aran APBD terse(ut dilengkapi dengan lampiran yang terdiri dari 3
a" ringkasan APBD<
(" ringkasan APBD menurut urusan pemerintahan daerah dan organisasi<
c" rincian APBD menurut urusan pemerintahan daerah. organisasi. program.
kegiatan. kelompok. jenis. o(yek. rincian o(yek pendapatan. (elanja dan pem(iayaan<
d" rekapitulasi (elanja menurut urusan pemerintahan daerah. organisasi. program
dan kegiatan<
e" rekapitulasi (elanja daerah untuk keselarasan dan keterpaduan urusan
pemerintahan daerah dan 5ungsi dalam kerangka pengelolaan keuangan negara<
5" da5tar jumlah pegawai per golongan dan per ja(atan<
g" da5tar piutang daerah<
h" da5tar penyertaan modal in6estasi+ daerah<
i" da5tar perkiraan penam(ahan dan pengurangan aset tetap daerah<
j" da5tar perkiraan penam(ahan dan pengurangan aset lain-lain<
k" da5tar kegiatan-kegiatan tahun anggaran se(elumnya yang (elum diselesaikan
dan dianggarkan kem(ali dalam tahun anggaran ini<
l" da5tar dana cadangan daerah< dan
m" da5tar pinjaman daerah"
Dalam hal kepala daerah dan8atau pimpinan DPRD (erhalangan tetap. maka peja(at
yang ditunjuk dan ditetapkan oleh peja(at yang (erwenang selaku penja(at8pelaksana
tugas kepala daerah dan8atau selaku pimpinan sementara DPRD yang menandatangani
persetujuan (ersama"
Rancangan peraturan kepala daerah tentang APBD dapat dilaksanakan setelah
memperoleh pengesahan dari gu(ernur (agi ka(upaten8kota" ,edangkan pengesahan
rancangan peraturan kepala daerah tentang APBD ditetapkan dengan keputusan
gu(ernur (agi ka(upaten8kota"
Penyampaian rancangan peraturan kepala daerah untuk memperoleh pengesahan
paling lama #7 lima (elas+ hari kerja terhitung sejak DPRD tidak menetapkan
keputusan (ersama dengan kepala daerah terhadap rancangan peraturan daerah
tentang APBD"
Apa(ila dalam (atas waktu '& tiga puluh+ hari kerja gu(ernur tidak mengesahkan
rancangan peraturan kepala daerah tentang APBD. kepala daerah menetapkan
rancangan peraturan kepala daerah dimaksud menjadi peraturan kepala daerah"
*husus untuk pengeluaran. diatur (ahwa pelampauan (atas tertinggi dari jumlah
pengeluaran. hanya diperkenankan apa(ila ada ke(ijakan pemerintah untuk kenaikan
gaji dan tunjangan pegawai negeri sipil serta penyediaan dana pendamping atas
program dan kegiatan yang ditetapkan oleh pemerintah serta (agi hasil pajak daerah
dan retri(usi daerah yang ditetapkan dalam undang-undang"
$" E6aluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD dan Rancangan Peraturan
*epala Daerah tentang Penja(aran APBD
Rancangan peraturan daerah *a(upaten8*ota tentang APBD yang telah disetujui
(ersama DPRD dan rancangan peraturan Bupati8Aalikota tentang penja(aran APBD
se(elum ditetapkan oleh Bupati paling lama ' tiga+ hari kerja disampaikan terle(ih
dahulu kepada Gu(ernur untuk die6aluasi"
Penyampaian rancangan disertai dengan3
a" persetujuan (ersama antara pemerintah daerah dan DPRD terhadap rancangan
peraturan daerah tentang APBD<
(" *!A dan PPA yang disepakati antara kepala daerah dan pimpinan DPRD<
c" risalah sidang jalannya pem(ahasan terhadap rancangan peraturan daerah tentang
APBD< dan
d" nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota
keuangan pada sidang DPRD"
E6aluasi (ertujuan untuk tercapainya keserasian antara ke(ijakan daerah dan
ke(ijakan nasional. keserasian antara kepentingan pu(lik dan kepentingan aparatur
serta untuk meneliti sejauh mana APBD *a(upaten8*ota tidak (ertentangan dengan
kepentingan umum. peraturan yang le(ih tinggi dan8atau peraturan daerah lainnya
yang ditetapkan oleh *a(upaten8*ota (ersangkutan" !ntuk e5ekti6itas pelaksanaan
e6aluasi. Gu(ernur dapat mengundang peja(at pemerintah daerah *a(upaten8*ota
yang terkait"
1asil e6aluasi dituangkan dalam keputusan Gu(ernur dan disampaikan kepada
Bupati8Aalikota paling lama #7 lima (etas+ hari kerja terhitung sejak diterimanya
rancangan dimaksud" Apa(ila Gu(ernur menyatakan hasil e6aluasi atas rancangan
peraturan daerah tentang APBD dan rancangan peraturan Bupati8Aalikota tentang
penja(aran APBD sudah sesuai dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-
undangan yang le(ih tinggi. Bupati8Aalikota menetapkan rancangan dimaksud
menjadi peraturan daerah dan peraturan Bupati8Aalikota"
Dalam hal Gu(ernur menyatakan (ahwa hasil e6aluasi rancangan peraturan daerah
tentang APBD dan rancangan peraturan Bupati8Aalikota tentang penja(aran APBD
(ertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundang-undangan yang
le(ih tinggi. Bupati8Aalikota (ersama DPRD melakukan penyempurnaan paling lama
$ tujuh+ hari kerja terhitung sejak diterimanya hasil e6aluasi" Apa(ila hasil e6aluasi
tidak ditindaklanjuti oleh Bupati8Aalikota dan DPRD. dan Bupati8Aalikota tetap
menetapkan rancangan peraturan daerah tentang APBD dan rancangan peraturan
Bupati8Aalikota tentang penja(aran APBD menjadi peraturan daerah dan peraturan
Bupati8Aalikota. Gu(ernur mem(atalkan peraturan daerah dan peraturan
Bupati8Aalikota dimaksud sekaligus menyatakan (erlakunya pagu APBD tahun
se(elumnya"
Pem(atalan peraturan daerah dan peraturan (upati8walikota dan pernyataan
(erlakunya pagu APBD tahun se(elumnya ditetapkan dengan peraturan gu(ernur"
Paling lama $ tujuh+ hari kerja setelah pem(atalan. kepala daerah harus
mem(erhentikan pelaksanaan peraturan daerah dan selanjutnya DPRD (ersama
kepala daerah menca(ut peraturan daerah dimaksud" Penca(utan peraturan daerah
terse(ut dilakukan dengan peraturan daerah tentang penca(utan peraturan daerah
tentang APBD"
Pelaksanaan pengeluaran atas pagu APBD tahun se(elumnya. ditetapkan dengan
peraturan kepala daerah" Penyempurnaan hasil e6aluasi dilakukan oleh kepala daerah
(ersama dengan Badan anggaran DPRD" 1asil penyempurnaan ditetapkan oleh
pimpinan DPRD" *eputusan pimpinan DPRD dijadikan dasar penetapan peraturan
daerah tentang APBD"
*eputusan pimpinan DPRD (ersi5at 5inal dan dilaporkan pada sidang paripurna
(erikutnya" ,idang paripurna (erikutnya yakni setelah sidang paripurna pengam(ilan
keputusan (ersama terhadap rancangan peraturan daerah tentang APBD"
*eputusan pimpinan DPRD disampaikan kepada kepada gu(ernur (agi APBD
ka(upaten8kota paling lama ' tiga+ hari kerja setelah keputusan terse(ut ditetapkan"
Dalam hal pimpinan DPRD (erhalangan tetap. maka peja(at yang ditunjuk dan
ditetapkan oleh peja(at yang (erwenang selaku pimpinan sementara DPRD yang
menandatangani keputusan pimpinan DPRD"
Gu(ernur menyampaikan hasil e6aluasi yang dilakukan atas rancangan peraturan
daerah ka(upaten8kota tentang APBD dan rancangan peraturan (upati8walikota
tentang penja(aran APBD kepada @enteri Dalam Negeri"
)" Penetapan Peraturan Daerah tentang APBD dan Peraturan *epala Daerah tentang
Penja(aran APBD
Rancangan peraturan daerah tentang APBD dan rancangan peraturan kepala daerah
tentang penja(aran APBD yang telah die6aluasi ditetapkan oleh kepala daerah
menjadi peraturan daerah tentang APBD dan peraturan kepala daerah tentang
penja(aran APBD" Penetapan rancangan peraturan daerah tentang APBD dan
peraturan kepala daerah tentang penja(aran APBD terse(ut dilakukan paling lam(at
tanggal '# Desem(er tahun anggaran se(elumnya"
Dalam hal kepala daerah (erhalangan tetap. maka peja(at yang ditunjuk dan
ditetapkan oleh peja(at yang (erwenang selaku penja(at8pelaksana tugas kepala
daerah yang menetapkan peraturan daerah tentang APBD dan peraturan kepala daerah
tentang penja(aran APBD"
*epala daerah menyampaikan peraturan daerah tentang APBD dan peraturan kepala
daerah tentang penja(aran APBD kepada gu(ernur (agi ka(upaten8kota paling lama $
tujuh+ hari kerja setelah ditetapkan"
B" Peru(ahan APBD
Penyesuaian APBD dengan perkem(angan dan8atau peru(ahan keadaan. di(ahas
(ersama DPRD dengan pemerintah daerah dalam rangka penyusunan prakiraan
peru(ahan atas APBD tahun anggaran yang (ersangkutan. apa(ila terjadi3
a" perkem(angan yang tidak sesuai dengan asumsi *!A<
(" keadaan yang menye(a(kan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit
organisasi. antar kegiatan. dan antar jenis (elanja<
c" keadaan yang menye(a(kan saldo anggaran Ie(ih tahun se(elumnya harus
digunakan dalam tahun (erjalan<
d" keadaan darurat< dan
e" keadaan luar (iasa"
Dalam keadaan darurat. pemerintah daerah dapat melakukan pengeluaran yang (elum
tersedia anggarannya. yang selanjutnya diusulkan dalam rancangan peru(ahan APBD.
dan8atau disampaikan dalam laporan realisasi anggaran" *eadaan darurat terse(ut
sekurang-kurangnya memenuhi kriteria se(agai (erikut3
a" (ukan merupakan kegiatan normal dari akti6itas pemerintah daerah dan tidak
dapat diprediksikan se(elumnya<
(" tidak diharapkan terjadi secara (erulang<
c" (erada di luar kendali dan pengaruh pemerintah daerah< dan
d" memiliki dampak yang signi5ikan terhadap anggaran dalam rangka pemulihan
yang dise(a(kan oleh keadaan darurat"
Peru(ahan APBD hanya dapat dilakukan # satu+ kali dalam # satu+ tahun anggaran.
kecuali dalam keadaan luar (iasa" *eadaan luar (iasa terse(ut adalah keadaan yang
menye(a(kan estimasi penerimaan dan8atau pengeluaran dalam APBD mengalami
kenaikan atau penurunan le(ih (esar dari 7&C lima puluh persen+"
Pelaksanaan pengeluaran atas pendanaan keadaan darurat dan8atau keadaan luar (iasa
ditetapkan dengan peraturan kepala daerah" Realisasi pengeluaran atas pendanaan
keadaan darurat dan8atau keadaan luar (iasa terse(ut dicantumkan dalam rancangan
peraturan daerah tentang pertanggungjawa(an pelaksanaan APBD"
Pemerintah daerah mengajukan rancangan peraturan daerah tentang peru(ahan APBD
tahun anggaran yang (ersangkutan untuk mendapatkan persetujuan DPRD se(elum
tahun anggaran yang (ersangkutan (erakhir" Persetujuan DPRD terhadap rancangan
peraturan daerah terse(ut selam(at-lam(atnya ' tiga+ (ulan se(elum (erakhirnya
tahun anggaran"
Proses e6aluasi dan penetapan rancangan peraturan daerah tentang peru(ahan APBD
dan rancangan peraturan kepala daerah tentang penja(aran peru(ahan APBD menjadi
peraturan daerah dan peraturan kepala daerah (erlaku ketentuan seperti halnya
e6aluasi dan penetapan rancangan APBD" Apa(ila hasil e6aluasi terse(ut tidak
ditindaklanjuti oleh kepala daerah dan DPRD. dan kepala daerah tetap menetapkan
rancangan peraturan daerah tentang peru(ahan APBD dan rancangan peraturan kepala
daerah tentang penja(aran peru(ahan APBD. peraturan daerah dan peraturan kepala
daerah dimaksud di(atalkan dan sekaligus menyatakan (erlakunya pagu APBD tahun
(erjalan termasuk untuk pendanaan keadaan darurat"
Pem(atalan peraturan daerah tentang peru(ahan APBD ka(upaten8kota dan peraturan
(upati8walikota tentang penja(aran peru(ahan APBD dilakukan oleh gu(ernur"
Paling lama $ tujuh+ hari setelah keputusan tentang pem(atalan. *epala daerah waji(
mem(erhentikan pelaksanaan peraturan daerah tentang peru(ahan APBD dan
selanjutnya kepala daerah (ersama DPRD menca(ut peraturan daerah dimaksud"
Penca(utan peraturan daerah terse(ut dilakukan dengan peraturan daerah tentang
penca(utan peraturan daerah tentang peru(ahan APBD"

Anda mungkin juga menyukai