Anda di halaman 1dari 3

b. Konsep reaksi reduksi oksidasi ditinjau dari pelepasan dan pengikatan elektron.

Oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron


Reduksi adalah reaksi pengikatan elektron
Contoh:
Reaksi Oksidasi
K
(s)
K
+
(aq)
+ e
Mg
(s)
Mg
2+
(aq)
+ 2e
Al
(s)
Al
3+
+ 3e
Reaksi Reduksi
Cl
2 (g)
+ 2e 2 Cl
-
(aq)

Cu
2+
(aq)
+ 2e Cu
(s)
Fe
3+
(aq)
+ e Fe
2+
(aq)

c. Konsep Reaksi Reduksi Oksidasi ditinjau dari bilangan oksidasi (biloks)
Oksidasi adalah reaksi kenaikan/penambahan bilangan oksidasi
Reduksi adalah reaksi penurunan bilangan oksidasi
Contoh:
Reaksi Oksidasi
Ba
(s)
Ba
2+

(aq)
+ e


C
(s)
+ O
2 (g)
CO
2 (g)


Reaksi Reduksi
Br
2

(g)
+ 2e 2 Br
-

(aq)




Fe
2
O
3 (s)
+ 3CO
(g)
2Fe
(s)
+ 3CO
2 (g)



Berdasarkan pengertian konsep reaksi reduksi oksidasi di atas, maka reaksi redoks
adalah reaksi reduksi dan oksidasi yang terjadi pada saat bersamaan.
Contoh:
Cu
2+

(aq)
+ Fe
(s)
Fe
2+
(aq)
+ Cu
(s)

1. Jika ditinjau dari pelepasan dan pengikatan elektron, maka reaksi di atas dapat
dijelaskan sebagai berikut:
Cu
2+
(aq)
+ 2e Cu
(s)
reduksi
Fe
(s)
Fe
2+
(aq)
+ 2e oksidasi +
Cu
2+

(aq)
+ Fe
(s)
Fe
2+
(aq)
+ Cu
(s)
redoks
Pada reaksi di atas terjadi reaksi reduksi dan oksidasi pada saat bersamaan. Ion
Cu
2+
mengikat 2 elektron membentuk atom Cu (reduksi), sedangkan atom Fe
melepaskan 2 elektron membentuk ion Fe
2+
(oksidasi)
2. Jika ditinjau dari bilangan oksidasi, maka reaksi di atas dapat dijelaskan sebagai
berikut.
Cu
2+
(aq)
+ Fe
(s)
Fe
2+
(aq)
+ Cu
(s)




Ion Cu
2+
mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +2 menjadi 0 (reduksi).
Atom Fe mengalami kenaikan bilangan oksidasi pada saat bersamaan, maka
reaksi tersebut adalah reaksi redoks.

18. Di antara konfigurasi elektron di bawah ini, jika berikatan cenderung
membentuk ikatan ion adalah
a. 2, 8, 18, 8 d. 2, 8, 18, 8, 2
b. 2, 8, 18, 4 e. 2, 8, 8
c. 2, 8, 18, 5
19. Di antara beberapa unsur dengan nomor atom sebagai berikut:
9
X,
11
Y,
16
Z,
19
A,
20
B. Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah
a. A dan X d. B dan A
b. A dan Y e. B dan Y
c. A dan Z
20. Unsur X dengan nomor atom 19 dengan Y nomor atom 16 akan membentuk
senyawa dengan ikatan dan rumus kimianya
a. Ion, XY d. kovalen, XY
b. Ion, X
2
Y e. kovalen, X
2
Y
c. Ion, XY
2

21. Suatu unsur X bereaksi dengan klorin membentuk suatu padatan XCl.
Bagaimana konfigurasi unsur X tersebut?
a. 2, 6, 4 d. 2, 8, 3
b. 2, 8, 1 e. 2, 8, 7
c. 2, 8, 2
22. Perhatikan struktur Lewis berikut ini!


Ikatan kovalen koordinasi ditunjukkan oleh nomor
a. 1 d. 4
b. 2 e. 5
c. 3
23. Suatu senyawa