Anda di halaman 1dari 10

REAKTOR & DISTILASI

Reaktor kimia adalah suatu bejana tempat berlangsungnya reaksi kimia. Ada dua jenis utama reaktor kimia, yaitu Reaktor tangki atau bejana dan
Reaktor pipa .Jenis pengoperasian reaktor yang dapat dijumpai di industri adalah Partaian / Batch, Kontinyu dan Semi batch. ang mempengaruhi
rancangan reaktor! "aktu tinggal , #olum $#% , &emperatur $&% , &ekanan $P% , Konsentrasi senya'a $(), (*, (+, ...,(n, Koe,isien perpindahan panas
$h, -%, dll.
Distilasi atau penyulingan adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap $.olatilitas%
bahan. Peralatan distilasi umumnya terdiri dari suatu kolom atau tray, reboiler $pemanas%, kondenser, /rum re,lu0, pompa, dan packed . Berdasarkan
prosesnya, distilasi dibagi menjadi dua, yaitu distilasi batch dan distilasi kontinyu. Sedangkan pembagian distilasi berdasarkan jenisnya, distilasi
dibagi menjadi 1 macam yaitu distilasi sederhana, distilasi uap, distilasi ,raksional, distilasi kering, dan ditilasi .akum.
REAKTOR
Reaktor kimia adalah suatu bejana tempat berlangsungnya reaksi kimia. Rancangan dari reaktor ini tergantung dari banyak .ariabel yang dapat
dipelajari di teknik kimia. Perancangan suatu reaktor kimia harus mengutamakan e,isiensi kinerja reaktor, sehingga didapatkan hasil produk
dibandingkan masukan $input% yang besar dengan biaya yang minimum, baik itu biaya modal maupun operasi. &entu saja ,aktor keselamatan pun
tidak boleh dikesampingkan. Biaya operasi biasanya termasuk besarnya energi yang akan diberikan atau diambil, harga bahan baku, upah operator,
dll. Perubahan energi dalam suatu reaktor kimia bisa karena adanya suatu pemanasan atau pendinginan, penambahan atau pengurangan tekanan, gaya
gesekan $pengaduk dan cairan%, dll.
Ada dua jenis utama reaktor kimia2
Reaktor tangki atau bejana
Reaktor pipa
Kedua jenis reaktor dapat dioperasikan secara kontinyu maupun partaian/batch. Biasanya, reaktor beroperasi dalam keadaan ajeg namun terkadang
bisa juga beroperasi secara transien. Biasanya keadaan reaktor yang transien adalah ketika reaktor pertama kali dioperasikan $mis2 setelah perbaikan
atau pembelian baru% di mana komponen produk masih berubah terhadap 'aktu. Biasanya bahan yang direaksikan dalam reaktor kimia adalah cairan
dan gas, namun terkadang ada juga padatan yang diikutkan dalam reaksi $mis2 katalisator, regent, inert%. &entu saja perlakuan terhadap bahan yang
akan direaksikan akan berbeda.
Jenis pengoperasian reaktor yang dapat dijumpai di industri
a. Sistem at!"
Sebuah reaktor batch tidak mempunyai aliran masuk dan keluar $ inlet dan outlet% Reaktor direaksikan dengan komponen
reaktan, dan reaktor lau dikosongkan. Reaktor batch mempunyai .olume dan .ariable konstan . 3ereka sering digunakan dalam
jumlah yang kecil pada produk sangat mahal untuk diproduksinya. Sebagai tambahan banyak reaktor ,ermentasi$ sebagai
contoh , digunakan untuk produksi bir keras $ kadar alcohol tinggi% dioperasikan sebagai reaksi batch .
Sebuah reaktor batch khusus yang terdiri sebuah tangki pengaduk , berupa sebuah impeller tunggal yang ditempatkan sepanjang
sumbu tangki. &ipe khusus yang rumit digunakan pada dinding tangki untuk mengamankan sebuah pola aliran yang baik untuk
campuran isis reaktor. Reaktor batch mungkin digunakan untuk reaksi ,ase tunggal dan banyak , dan untuk antara reaktan katalis
dan non katalis. 4ebih lanjut reaktor batch mungkin pencampuran yang baik , dimana tempat terkon.ersinya semua bahan yang
seragam melalui .assel reaksi, dengan temperature dan atau kosentrasi yang signi,ikan.
#. Sistem Semi at!"
5stilah semi batch sering diaplikasikan pada reaktor yang beroperasi pada mode kontinyu atau diskontinyu. Reaktor
pada mulanya terdiri dari sebuah massa material, dan selama massa dalam tahapan reaksi, bahan ditambahkan tapi
tidak ada satupun dipindahkan. Setelah beberapa 'aktu, penambahan bahan mungkin dihentikan, dan produk mulai
dipindahkan. Secara alternati.e, reaktor mungkin kembali beroperasi sebagai sebuah reaktor batch. Reaktor semi batch
sebagai sebuah reaktor transiet dan tidaak dapat beroperasi pada tingkat stabil. 6perasi semi batch dapat juga
digunakan untuk mengambarkan permulaan sebuah reaktor aliran kontinyu.
!. Sistem Kontinyu
Reaktor kontinyu mempunyai aliran masukkan dan keluar $ inlet/outlet%, yang juga terdiri dari homogen atau
heterogen. Reaktor kontinyu terkadang dioperasikan pada kondisi steady, yakni dimana arus aliran massa ke dalam
reaktor adalah sama dengan arus alir massakeluar reaktor, dengan temperature dan kosentrasi pada semua titik dalam
reaktor tidak berubaha sesuai dengan laju perubahan 'aktu. 6perasi tingkat unstedy mungkin digunakan dalam
beberapa kondisi khususu dan akan berlaku selama massa permulaan $ a'al%, mati atau massa sesudah perubahan
dalam sebuah operasi yang tak tetap, reaktor kontinyu berubah7 ubah dalam kon,iguarasinya sering diklari,ikasikan
berdasarkan pada pola aliran internal mereka. /lam kondisi umum dengan aplikasi teknik kimia, banyak digunakan
pola aliran 8ideal9.
Reaktor jenis berlangsung secara batch dan kontinyu secara bersamaan. (ontoh paling sederhana misalnya tangki ,ermentor, ragi dimasukkan sekali
ke dalam tangki $secara batch% namun (6* yang dihasilkannya dikeluarkan secara kontinyu. (ontoh lainnya adalah klorinasi, suatu reaksi cair7gas,
gas digelembungkan secara kontinyu dari dasar tangki agar bereaksi dengan cairan di tangki yang diam $batch%.
Beberapa ubahan yang mempengaruhi rancangan reaktor2
"aktu tinggal
#olum $#%
&emperatur $&%
&ekanan $P%
Konsentrasi senya'a $(), (*, (+, ...,(n
Koe,isien perpindahan panas $h, -%, dll
Klasi$ikasi #erdasarkan jumla" $ase
Salah satu metode dasar dalam klasi,ikasi reaktor adalah menggunakan ,ase $solid , cairan, dan gas % yang berada didalam reaktor. Reaktan, produk
dan katalis $ jika ada % mungkin berada lebih dalam satu ,ase, yang akan memberikan pengaruh nyata pada hasil, yang akan membedakan antara
reaktor homogenous dan heterogenus
Reaktor :omogen 2 5si reaktor semuanya dalam ,ase tungga. /engan kata lain , reaktan, produk dan katalis semua benda berada dalam ,ase
yang sama. /alam sistem teknik sekarang ini, ,ase tunggal adlah cairan dan gas.
Reaktor heterogen 2 /alam sebuah reaktor heterogen , terdapat dua atau lebih ,ase berbeda. Seperti dalam sebuah reaktor, mungkin ada
reaktan padat, cairan dan gas dan produk serta katalis. Sebuah reaktor diman a sebuah reaktan dan produk benda berada dalam ,ase tunggal
$ cair atau gas % , tapi mengandung katalis padat, maka termasuk sebagai reaktor heterogen .
Reaktor erkatalis % Catalytic Reactor&
Katalis aadalah sebuah ;at dimana dapat menaikan kecepatan reaksi. Suatu katalis dapat menjasi suatu alat yang sangat berguna untuk suatu
rancangan teknik . 'alaupun katalis dan reaktor katalitik yang digunakan mempunyai bentuk yang beragam, reaktor katalik yang mempunyai katalis
padat diklasi,ikasikan sebagai reaktor heterogen , yang sangat penting dalam industri kimia . reaktor dengan katalis padat tersedia dalam .ariasi
rancangan yang beragam, antara lain adalah2 reaktor unggun diam $ Fixed Bed Reactor% dan reaktor ,luid;ed bad
Reaktor 'nggun Diam % Fixed Bed Reactor&
Sutu kon,igurasi umum lagi adalah rekator unggun diam, dimana terdiri dari sebuah bed
partikel katalis padat stasionermelalui aliran ,luida. <luidanya dapat berupa gas, cairan
ataupun campuran dari keduanya. &ipe umum reaktor industri yang penting adalah katalik bed
tetap $ fixed bed catalytic% dimana reaktan dalam bentuk gas. Reaktor biasanya menjulang
secara tegak lurus, dengan aliran gas mengarah ke ba'ah melalui bed. 3eskipun aliran dalam
reaktor tersebut adalah kompleks, pola aliran mikrosponik sering dekat dengan aliran plug
$ sumbat%. Kon,igurasi ini diilustrasikan pada gambar
Reaktor (luidi)ed ed
Rancangan reaktor katalik umumnya lainnnnya terdiri sebuah partikel bed katalis kecil
dalam sebuah bejana $vessel% . Kecepatan $ velocity% gas tinggi naik keatas dasar bed pada
hamparan 8fluidized9. Partikel katalis diletakan secara signi,ikan, dimana terdapat
pencampuran dan trans,erpanas dalam bed. Kelamahan ,ase tipe operasi ini adalah partikel
katalis berperan untuk menahan sebuah gesekan tingkat tinggi, mengakibatkan kehilangan
katalis.Salah satu aplikasi terbesar reaktor katalitik pada skla mendunia adalah proses
perengkahan $craking% hidrokabon pada gasoline dan pemisahan diesel dan hidrokarbon
yang lebih berat $ secara destilasi .akum dalam pabrik minyak%Reaktor bed tetap dan
,luidi;ed bed secara khusus dioperasikan dengan reaktan ,ase gas menggunakan katalis
padat. Banyak reaksi industri terjasi dalam reaktor dimana satu atau lebih reaktan adalah
,ase cair. /ua tipe reaktor yang umum digunakan untuk reaksi ,ase cair adalah reaktor
trikle bad dan reaktor slurry
Reaktor Tri!kle ed
Reaktor trikle bad secara mendasar adlah sebuah reaktor tetap bed, yakni sebuah bed katalis
padat yang digunakan . Setidaknya satu reaktan dalam ,ase cair dan reaktor trickle bed
dalam industri kebanyakkan terdiri dari tiga pase katalis padat ditambah cairan dan reaktan
gas.
Sebagai contoh , reaktor trickle bed secara luas digunakan dalam pembuatan hidro dari
pemecah minyak $ hydrotreating%. Ketika pemecahan $ perengkahan % pada pemanasan
lebih tinggi seperti pada diesel atau bahan baker minyak berat lainya sering tidak mungkin
memanaskanya tanpa reaksi kimia tertentu, sehingga reaksi dijalakan pada temperature
yang lebih rendah dari titik panas yang biasa digunakan.. Pola aliran dalam sebuah reaktor
trickle bed adalah kompleks dan hanya dalam pengertian yang terbatas
Reaktor Slurry
Reaktor slurry adalah tipe lain reaktor yang digunakan reaktan cair dan katalis
padat. Reaktor slurry terdiri dari sebuah tangkipengaduk cairan, dimana partikel
katalis yang sangat sedikit yang menunggu $ tertunda % aksi dam impller. /alam
beberapa operasi, reaktan gas dikembangkan $ diratakan % melalui cairan
menggunakan sebuah spager.
Suatu aplikasi industri khusus dari sebuah reaktor slurry adalah hidrogenasi
$hydrogenation % minyak tumbuhan.
DESTILASI
Proses distilasi banyak digunakan oleh industri dan merupakan metode pemisahan yang sering digunakan untuk mendapatkan ,luida murni
dari suatu campuran tertentu. Proses distilasi sebenarnya tidak )==> memisahkan campuran tetapi hanya meningkatkan konsentrasinya saja. (ontoh
industri yang menggunakan proses distilasi ialah industri minyak bumi, industri gas, industri pembuatan alkohol, dan lain7lain.
Distilasi atau penyulingan adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap
$.olatilitas% bahan. /alam penyulingan, campuran ;at dididihkan sehingga menguap, dan uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk
cairan. ?at yang memiliki titik didih lebih rendah akan menguap lebih dulu. 3etode ini merupakan termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan
massa. Penerapan proses ini didasarkan pada teori bah'a pada suatu larutan, masing7masing komponen akan menguap pada titik didihnya.
/istilasi juga bisa dikatakan sebagai proses pemisahan komponen yang ditujukan untuk memisahkan pelarut dan komponen pelarutnya.
:asil distilasi disebut distilat dan sisanya disebut residu. Jika hasil distilasinya berupa air, maka disebut sebagai a@uadestilata $disingkat a@uades%.
Pada suatu peralatan distilasi umumnya terdiri dari suatu kolom atau tray, reboiler $pemanas%, kondenser, /rum re,lu0, pompa, dan
packed . Berikut merupakan contoh dari rangkaian distilasi.
Prinsip dari proses ini adalah campuran yang akan dipisahkan,
dimasukkan dalam alat distilasi. /i bagian ba'ah alat terdapat pemanas
yang ber,ungsi untuk menguapkan campuran yang ada. -ap yang
terbentuk akan mengalir ke atas dan bertemu cairan $distilat% di atas. ?at7
;at bertitik didih rendah dalam cairan akan teruapkan dan mengalir ke
atas, sedang ;at7;at bertitik didih tinggi dalam uap akan kembali
mengembun dan mengikuti aliran cairan ke ba'ah.
REAKTOR
*.+.+ RAT %Reaktor Alir Tangki erpengaduk& , -STR
RA&B dikenal juga sebagai R&5K $Reaktor &angki 5deal Kontinu%. /i RA&B, satu atau lebih reaktan masuk ke dalam suatu bejana
berpengaduk dan bersamaan dengan itu sejumlah yang sama $produk% dikeluarkan dari reaktor. Pengaduk dirancang sehingga campuran teraduk
dengan sempurna dan diharapkan reaksi berlangsung secara optimal. "aktu tinggal dapat diketahui dengan membagi .olum reaktor dengan
kecepatan .olumetrik cairan yang masuk reaktor. /engan perhitungan kinetika reaksi, kon.ersi suatu reaktor dapat diketahui.
Beberapa hal penting mengenai RA&B2
Reaktor berlangsung secara ajeg, sehingga jumlah yang masuk setara dengan jumlah yang ke luar reaktor jika tidak tentu reaktor akan
berkurang atau bertambah isinya.
Perhitungan RA&B mengasumsikan pengadukan terjadi secara sempurna sehingga semua titik dalam reaktor memiliki komposisi yang
sama. /engan asumsi ini, komposisi keluar reaktor selalu sama dengan bahan didalam reaktor.
Seringkali, untuk menghemat digunakan banyak reaktor yang disusun secara seri daripada menggunakan reaktor tunggal yang besar.
Sehingga reaktor yang di belakang akan memiliki komposisi produk yang lebih besar dibanding di depannya.
/apat dilihat, bah'a dengan jumlah RA&B kecil yang tak terbatas model perhitungan akan menyerupai perhitungan untuk RAP.
Reaktor aliran !ampuran %Mixed Flow Reactor&
/alam reaktor ini, campuran di dalam reaktor diasumsikan tercampur sempurna, dimana temperature dan kosentrasi adalah sama pada
setiap titik dalam reaktor . Bejana reaktor umunya berisis beberapa sekat meningkatkan turbelensi dan tingkat hogomenitas pencampuran. Berbagai
pengaduk berbeda telah digunkan didalam reaktor komersial, ang contohnya adalah turbin Rushton turbine dan baling7 baling. /engan suatu
rancangan reaktor yang baik, percampuran sempurna dapat dicapai dalam berbagai kondisi opersai. Percampuran yang sempurna dapat diperkirakan
di dalam reaksi ,asa cair dimana cairan mempunyai si,at reologi yang sederhana dan memiliki .iskos pada umumnya memerlukan pertimbangan
khusus , karena percampuran sangat kompleks dan sulit dicapai kesempurnaan reaksi dalam system ini.
-STR dalam susunan seri
Sebuah system (S&R dalam susunan seri diilustrasikan dalam gambar.
/alam hal ini,cabang dari satu reaktor membentuk aliran yang ada pada
reaktor yang berikutnya dalam susunan seri lainya. /alam bagian ini kita
anggap bah'a tidah ada perubahan system antra reaktor . Persamaan
kon.ersi dapat diselesaikan untuk masing A masing reaktor secara
berurutan untuk menghitung kon.ersi tambahan dari masing A masing
reaktor dalam susunan seri
&otal .olume reaktor minimum untuk (S&R dalam susunan seri adalah
didetermenasikan dari .olume reaktor total minimum ynag dibutuhkan
untuk memperoleh kon.ersi pada kondisi yang ada pada reaktor pertama.
Persamaan keseimbangan mol data ditulis masing A masing (S&R, dalam
kon.ersi beberapa ,actor yang ditentukan dalam bentuk nilai aliran molar
A ada pada reaktor pertama. 3ilai aliran inlet dan outlet dibagi dengan
nilai reaksi dapat di plot sebagai sebuah ,ungsikon.ersi untuk reaktor ini.
Keuntungan dan kekurangan rangakaian seri 2
a. Keuntungan 2
menghasilkan produk yang sempurna
<eed $ umpan % diteruskan secara kontinyu
3emberikan kon.ersi produk yang lebih tinggi
b. Kerugian
kapasitas produksi yang dihasilkan sedikit
membutuhkan 'aktu lama untuk produksi
-STR dalam susunan paralel
Bambar menunjukkan (S&Rdalam susunan paralel diman
analisis sistem ini mirip pada analisis sistem paralel P<R, yang
masing A masing reaktor dapat dianalisa secara terpisah. -ntuk
sebuah sistem paralel (S&R, kon.ersi keseluruhan tertinggi
didapat ketika kon.ersi sama pada masing A masing reaktor.
dengan kata lain , total nilai aliran tertinggi berdasarkan reaktor7
reaktor berdasarkan reaktor7 reaktor menurut .olume yang ada.
Sebuah sistem C paralel (S&R pada ruang 'aktu dan 'aktu
yang sama, akan memberikan kon.ersi keseluruhan sama
sebagai sebuah (S&R tunggal dengan sebuah .olume $Vt% sama
untuk sejumlah .olume total (S&R dalam susunan paralel.
Keutungan dan Kekurangan dari rangkaian paralel2
a. Keuntungan 2
menghasilkan produk yang homogen
memperbesar kapasitas produk
'aktu pengoperasinya begitu cepat.
b. Kerugian
produk yang dihasilkan belum begitu sempurna menghasilkan kon.ersi produk yang sama
*.+.* RA. %Reaktor Alir .ipa&
RAP dikenal juga sebagai RAS $Reaktor aliran Sumbat%. /alam RAP, satu atau lebih reaktan di pompa ke dalam suatu pipa. Biasanya
reaksi yang menggunakan RAP adalah reaksi ,asa gas.
Reaksi kimia berlangsung sepanjang pipa sehingga semakin panjang pipa kon.ersi akan semakin tinggi. Camun tidak semudah ini
menaikkan kon.ersi, dalam RAP kon.ersi terjadi secara gradien, pada a'alnya kecepatan reaksi berlangsung secara cepat namun setelah panjang
pipa tertentu jumlah reaktan akan berkurang dan kecepatan reaksi berlangsung lebih lambat dan akan makin lambat seiring panjangnya pipa. Artinya,
untuk mencapai kon.ersi )==> panjang pipa yang dibutuhkan adalah tak terhingga.Beberapa hal penting mengenai RAP2
Perhitungan dalam model RAP mengasumsikan tidak terjadi pencampuran, dan reaktan bergerak secara aksial bukan radial.
Katalisator dapat dimasukkan melalui titik yang berbeda dari titik masukan, diharapkan reaksi lebih optimal dan terjadi penghematan.
Biasanya, RAP memiliki kon.ersi yang lebih besar dibanding RA&B dalam .olum yang sama. Artinya, dengan 'aktu tinggal yang sama RAP
memberikan hasil yang lebih besar dibanding RA&B.
Reaktor aliran sumbat ini terdiri dari sebuah bejana $ biasanya sebuah tabung% melalui suatu reaksi aliran ,luda. 5ni diasumsikan bah'a
tidak ada pencampuran dalam suatu aliran ynag searah dan percampuran lengkap terjasi dalam aliran dengan arah melintang. &idak ada reaktor dapat
bereaksi sempurna dalam aliran sumbat ini, tapi dalam banyak kasus operasi ini penting dan diasumsikan aliran sumbat ini berlaku $ .alid%
/alam suatu aliran plug, kosentrasi, temperature, tingkat kerapatan dapat dipakai karena keluran dengan arah tegak lurus , tetapi tidak
dengan arah melintang. Pola reaktor alran plug diilustrasikan pada gambar diba'ah ini
Skema Plug <lo' Reactor
Reaktot aliran plug dalam susunan seri
3enunjukkan sebuah system susunan seri reaktor
aliran plag. /imana tidak terdapat sisa aliran antara
reaktor berikutnya. Pada gambar terdapat tiga
reaktor seris, &api dalam beberapa kasus yang julah
reaktornya lebih sedikit atau lebh banyak. Jumlah
.olume yang tersusun seri untuk C reaktor,
diekspresikan dalam bentuk keseimbangan mol
untuk masing A masing reaktor.
/engan kata lain, jumlah .olume untuk semua
reaktor diperoleh dengan mengintergalkan
persamaan neraca mol input pada reaktor pertama
dan cabang dari yang terakhir. Kesembangan mol
pada beberapa reaktor mungkin dapat dikalkulasikan pada bentuk kon.resi ,raksi masukkan $ input% pada reaktor pertama .
Reaktor aliran plug dalam susunan parallel
/alam sistem paralel reaktor aliran plug, sebuah aliran
bertekanan dibagi dalam beberapa bentuk , masing A masing
masukkan pada sebuah reaktor aliran plug.seperti yang
diilustrasikan pada gambar. Kon.ersi keseluruhan dari
sistem reaktor dapat didetermenasikan dengan pembentukan
kesetimbangan mol pada titik kon.ergen aliran cabang. :al
ini dapat ditunjukkan oleh temperatur dan total nilai aliran
molar.dimana kon.ersi keseluruhan tertinggi yng diperoleh
adalah sama pada masing A masing reaktor. pada industri ,
umumnya reaktor tubular terdiri dari banyak $ mungkin
ratusan% pipa yang paralel dengan ukuran yang sama,
dimana masing7 masing reaktor mempunyai kondisi reaktor
yang sama
*.*. Destilasi
+. ERDASARKA/ .ROSES/0A
A. DISTILASI AT-1
Sama halnya dengan reaktor, pada distilasi jenis ini tidak memiliki aliran masuk
dan keluar. Jenis ini biasa dilakukan untuk satu kali proses, yakni bahan dimasukkan dalam
peralatan, diproses kemudian diambil hasilnya $distilat dan residu%.
/istilasi batch ini merupakan salah satu jenis operasi yang tak tunak $unsteady%. Jika
dilakukan satu kali proses, yakni bahan dimasukkan dalam peralatan, diproses kemudian
diambil hasilnya $distilat dan residu%.
Keuntungan dari distilasi batch yaitu 2
). /alam .olume yang kecil, proses ini lebih menguntungkan
*. 4ebih mudah mengalami perubahan pada ,ormulasi produk
+. 4ebih ,leksibel dalam perubahan laju produksi
D. /apat menggunakan alatmul t i 7 purpose untuk proses produksi dari plant yang
sama ketika peralatan yang bisa dipakai sedang dalam proses pembersihan karena
,ouling atau proses sterilisasi.
. DISTILASI KO/TI/0'
/istilasi kontinyu terjadi jika prosesnya berlangsung terus7menerus. Ada aliran bahan masuk
sekaligus aliran bahan keluar.Rangkaian alat distilasi yang banyak digunakan di industri adalah
jenis tray to'er dan packed to'er.
*. ERDASARKA/ JE/IS/0A
A. DISTILASI SEDER1A/A
Pada distilasi sederhana, dasar pemisahannya adalah perbedaan titik didih yang jauh atau
dengan salah satu komponen bersi,at .olatil. Jika campuran dipanaskan maka komponen yang titik
didihnya lebih rendah akan menguap lebih dulu.Selain perbedaan titik didih, juga perbedaan
ke.olatilan, yaitu kecenderungan sebuah substansi untuk menjadi gas
E
. /istilasi ini dilakukan pada
tekanan atmos,er. Salah satu contoh aplikasi distilasi sederhana yaitu digunakan untuk
memisahkan campuran air dan alkohol.
. DISTILASI 'A.
&ipe khusus atau spesial dari sebuah distilasi untuk suatu bahan yang sensiti, terhadap suhu
seperti senya'a aromatik yang biasanya terdapat didalam minyak atsiri. /estilsi uap ini dibuat
karena terdapatnya masalah dari beberapa senya'a yang terkadang rusak atau molekul
molekulnya pecah saat pemanasan dengan suhu tinggi.
/istilasi uap digunakan pada campuran senya'a7senya'a yang memiliki titik didih mencapai
*== F( atau lebih. /istilasi uap dapat menguapkan senya'a7senya'a ini dengan suhu mendekati
)== F( dalam tekanan atmos,er dengan menggunakan uap atau air mendidih.
Si,at yang ,undamental dari distilasi uap adalah dapat mendistilasi campuran senya'a di ba'ah
titik didih dari masing7masing senya'a campurannya. Selain itu distilasi uap dapat digunakan
untuk campuran yang tidak larut dalam air di semua temperatur, tapi dapat didistilasi dengan air.
Aplikasi dari distilasi uap adalah untuk mengekstrak beberapa produk alam seperti minyak
eucalyptus dari eucalyptus, minyak sitrus dari lemon atau jeruk, dan untuk ekstraksi minyak
par,um dari tumbuhan.
(ampuran dipanaskan melalui uap air yang dialirkan ke dalam campuran dan mungkin ditambah juga dengan pemanasan. -ap dari campuran akan
naik ke atas menuju ke kondensor dan akhirnya masuk ke labu distilat.
Proses destilasi uap sebenarnya bertumpu pada + komponen utamanya yaitu retort, kondensor dan pemisah. Proses kerja yang terjadi akan dijelaskan
diba'ah ini 2
a. Retort
Pada bagian retort ini berisi bagian tanaman yang akan didistilasi atau tanaman yang memiliki senya'a yang kita inginkan $aromatik%. -ap
akan masuk le'at ba'ah seperti yang ditunjukan $steam in% dan akan masuk melalui lubang lubang kecil yang ada diba'ahnya dan mulai
memberikan tekanan uap pada tanaman. Setelah itu uap akan mele'ati retort ini juga tanaman tadi dengan memba'a hasil $senya'a yang
diinginkan% dengan menjenuhkannya bersama air / uap. -ap tersebut akan melalui pipa yang terhubung melalui condenser.
#. Kondenser
Air/uap yang memba'a hasil tadi nantinya akan didinginkan pada bagian kondensor yang berbentuk tabung yang berisi spiral panjang
panjang itu yang berbentuk seperti tabung yang melingkar. Air/uap ini didinginkan oleh air yang mengalir didalam tabung tersebut. :asil dari
kondensor ini berupa * ,asa yaitu air dan senya'a akti, yang akan keluar dari kondensor secara bergantian sesuai dengan daya gra,itasinya masing
masing.
!. Seperator , .emisa".
:asil dari kondensator tadi yang berupa * ,asa itu akan ditampung pada tabung sepertor ini dan akan bercampur, 'alaupun nantinya
perbedaan ,asa ini akan terlihat dengan munculnya senya'a akti,/ ;at yang diinginkan dibagian atas sedangkan air dibagian ba'ah. Setelah dua
bagian ini terlihat memisah maka air atau hydrolat akan dibuang melalui bagian ba'ah tabung seperti ditunjukan $hydrolat ,rom bottom seperation%
sedangkan senya'a / ;at yang diinginkan diambil dari atas.
/istilasi uap ini biasanya digunakan dalam penyulingan minyak atsiri untuk pembuatan par,um. (aranya sama dengan proses yang telah
diuraikan diatas yaitu dengan mele'atkan uap pada tanaman yang mengandung minyak atsiri didalam retort.
/istilasi uap juga digunakan dalam prosedur pembuatan senya'a sintetis dari senya'a organik yang kompleks. Gucalyptus minyak dan
minyak jeruksebagai salah satu contohnya diperoleh dengan metode ini pada skala industri.

/istilasi uap juga banyak digunakan di kilang7kilang minyak bumi dan petrokimia tanaman di mana distilasi uap ini sering disebut sebagai
Hpenguapan strippingH.
Pada intinya distilasi uap ini digunakan sebagai alat untuk mendapatkan suatu senya'a murni dengan hasil yang maksimal dan tingkat kerusakan
yang kecil. /istilasi uap ini dipilih karena lebih mudah digunakan juga hemat biaya.
-. DISTILASI (RAKSIO/AL
<ungsi distilasi ,raksionasi adalah memisahkan komponen7komponen cair,
dua atau lebih, dari suatu larutan berdasarkan perbedaan titik didihnya./istilasi ini
juga dapat digunakan untuk campuran dengan perbedaan titik didih kurang dari *= F(
dan bekerja pada tekanan atmos,er atau dengan tekanan rendah. Aplikasi dari distilasi
jenis ini digunakan pada industri minyak mentah, untuk memisahkan komponen7
komponen dalam minyak mentah.
Perbedaan distilasi ,raksionasi dan distilasi sederhana adalah adanya kolom
,raksionasi. /i kolom ini terjadi pemanasan secara bertahap dengan suhu yang
berbeda7beda pada setiap platnya. Pemanasan yang berbeda7beda ini bertujuan untuk
pemurnian distilat yang lebih dari plat7plat di ba'ahnya. Semakin ke atas, semakin
tidak .olatil cairannya.
D. DISTILASI KERI/2
/istilasi kering biasanya membutuhkan suhu
yang lebih tinggi dibanding distilasi biasa.
3etode ini dapat digunakan untuk memperoleh
bahan bakar cair dari batubara dan kayu. Selain
itu, distilasi kering juga digunakan untuk
memecah garam7garam mineral.
Bahan padat dipanaskan sehingga menghasilkan
produk7produk berupa cairan atau gas $yang
dapat berkondensasi menjadi padatan atau
cairan%. Produk7produk tersebut disaring, dan
pada saat yang bersamaan mereka berkondensasi
dan dikumpulkan.
4imbah ban / plastic / karet dibuang ke dalam
tungku penyulingan tanpa dipotong7potong atau
penghapusan kabel. Kemudian, ban dipanggang
dengan mengalirkan udara pembakaran, yang
jauh lebih sedikit dari yang dibutuhkan untuk
pembakaran lengkap. Akibatnya, gas kering
$penyulingan% dihasilkan. Bas yang dihasilkan
keluar dan didinginkan oleh pendingin gas. Bagian dari gas cair akan kembali dalam bentuk minyak. Sisanya, gas yang tidak dapat mengembun
dalam pendingin gas akan benar7benar dihilangkan dalam insinerator atau boiler. Sementara, ka'at dan karbon, yang a'alnya terkandung dalam
ban, tetap sebagai residu dalam tungku. 6leh karena itu, hasil melalui proses ini adalah minyak, gas mudah terbakar, ka'at dan karbon.
E. DISTILASI 3AK'4
/istilasi .akum merupakan distilasi tanpa pemanasan dan berlangsung pada
tekanan rendah. &ekanan diturunkan sampai terjadi pendidihan. ?at dengan titik
didih paling rendah akan menguap lebih dahulu untuk selajutnya diembunkan.
&eknik ini diterapkan untuk pemisahan cairan yang mudah mengurai atau meledak
jika dipanaskan.
3etode distilasi ini tidak dapat digunakan pada pelarut dengan titik didih yang
rendah jika kondensornya menggunakan air dingin, karena komponen yang
menguap tidak dapat dikondensasi oleh air. -ntuk mengurangi tekanan digunakan
pompa .akum atau aspirator. Aspirator ber,ungsi sebagai penurun tekanan pada
sistem distilasi ini.
/istilasi .akum adalah distilasi yang tekanan operasinya =,D atm $+== mm:g
absolut%. /istilasi yang dilakukan dalam tekanan operasi ini biasanya karena
beberapa alasan yaitu 2
a. Si,at penguapan relati, antar komponen biasanya meningkat seiring dengan
menurunnya boiling temperature. Si,at penguapan relati, yang meningkat
memudahkan terjadinya proses separasi sehingga jumlah stage teoritis yang
dibutuhkan berkurang. Jika jumlah stage teoritis konstan, rasio re,luks yang
diperlukan untuk proses separasi yang sama dapat dikurangi. Jika kedua .ariabel
di atas konstan maka kemurnian produk yang dihasilkan akan meningkat.
b. /istilasi pada temperatur rendah dilakukan ketika mengolah produk yang
sensiti, terhadap .ariabel temperatur. &emperatur bagian ba'ah yang rendah
menghasilkan beberapa reaksi yang tidak diinginkan seperti dekomposisi produk,
polimerisasi, dan penghilangan 'arna.
c. Proses pemisahan dapat dilakukan terhadap komponen dengan tekanan uap
yang sangat rendah atau komponen dengan ikatan yang dapat terputus pada titik
didihnya.
d. Reboiler dengan temperatur yang rendah yang menggunakan sumber energi
dengan harga yang lebih murah seperti steam dengan tekanan rendah atau air
panas.
JE/IS TRA0 0A/2 DI2'/AKA/
Ter#uat dari #aja kar#on5 stainless steel5 #aja paduan kekuatan tinggi
Plate-plate yang digunakan dalam menara distilasi biasanya terbuat dari baja. &etapi bahan plate tersebut disesuaikan dengan ;at yang
mengalir. Sebagian besar plate yang sering digunakan berukuran sekitar I=7J1 cm. &etapi ukuran dari plate $tebal, diameter, space tiap
lubang% disesuaikan dengan tinggi menara distilasi dan kemudahan dalam pemasangannya. Semakin sempurna pemisahan, maka semakin
banyak plate yang dibutuhkan, dan akan semakin tinggi pula menara distilasi tersebut.
-mumnya Seksi plate dipasang pada cincin yang dilas di sekeliling dinding kolom bagian dalam dan pada balok7balok penyangga. 4ebar
balok penyangga dan cincin sekitar 1= mm, dengan jarak antar satu balok dengan yang lainnya sekitar =.I m. Balok penyangga dipasang
hori;ontal sebagai penyangga plate, biasanya di bentuk dari lembaran yang dilipat atau dibentuk. Satu bagian dari plate di desain bisa di
pindahkan yang ber,ungsi sebagai man'ay. :al ini bertujuan untuk mengurangi jumlah man'ay yang dapat mengurangi biaya konstruksi.
A. 'LE -A. TRA0
Digunakan #iasanya untuk laju alir uap normal
. SIE3E TRA0
Terdiri dari pelat logam datar dengan lu#ang di dalamnya yang lurus keatas.
Digunakan untuk laju alir uap yang terlalu
Le#i" mura" daripada tray yang lain
-. 3AL3E TRA0
4odi$ikasi sie6e tray dengan 6al6e untuk men!ega" ke#o!oran li7uid pada saat
tekanan uap renda"
D. -1I4/E0 TRA0
Digunakan dalam pa!ked !olumn saat ke!epatan uap tidak #egitu tinggi