Anda di halaman 1dari 17

THEORY OF CONSTRAINT

(TEORI KENDALA)
A. Sejarah Singkat TOC
Sebelum mempelajari lebih jauh mengenai Theory of Constraint (Teori
Kendala), ada baiknya kita mengetahui bagaimana sejara singkat TOC itu sendiri
untuk lebih memantapkan pemahaman kita terhadap teori tersebut. Pada akhir
tahun 1!"an, #liyahu $oldratt, seorang ahli ilmu %isika dari &srael, mulai
memperkenalkan gagasannya pada penjad'alan produksi. (ia mengembangkan
program so%t'are komputer bla)k bo* sebagai Optimized Production Technique
(OPT). So%t'are ini dijual ke perusahaan+perusahaan yang tidak mempunyai
pengetahuan tentang teori atau metodologi OPT. ,arapannya adalah bah'a hasil
penjad'alan akan mengubah kapasitas ke dalam nilai uang (harga) dan akan
membuat penggunaan capacity-constrained resources lebih e%isien untuk
memaksimasi throughput. Pembeli so%t'are OPT melaporkan beberapa
kesuksesan dan kegagalan, tetapi se)ara keseluruhan OPT telah mendapat
dukungan dan sambutan yang baik.
Pada tahun 1-., $oldratt dan Co* menerbitkan sebuah no/el, The Goal,
yang memberikan beberapa konsep dasar OPT. Kemudian diikuti pada tahun 1-0
oleh The Race, yang menjelaskan lebih lanjut mengenai konsep OPT. OPT,
dihapuskan oleh $oldratt pada 'aktu itu, tetapi dia meneruskan pendidikan dan
memasarkan gagasannya.
1mble dan Srikanth memberikan konsep yang lebih detail, yang kemudian
dikenal sebagai synchronous manufacturing, pada tahun 1", dan menegaskan
bah'a istilah itu telah diterapkan pada tahun 1-. oleh $eneral 2otors. (engan
pemahaman yang lebih luas, konsep synchronous manufacturing telah dipakai
oleh beberapa perusahaan.
Pada akhir tahun 1-"an $oldratt menyaring ide nya ke dalam apa yang
sekarang diketahui sebagai theory of constraint, sebuah perluasan dari konsep
OPT. (ia kemudian membuat konsep untuk lebih dikenal melalui seminar dan
publikasi atas What is This Thing Called Theory of Constraints, yang
memasukkan manajemen %iloso%i pada perbaikan dalam mengidenti%ikasi
konstrain untuk meningkatkan keuntungan.
(asar dari TOC adalah bah'a setiap organisasi mempunyai kendalakendala
yang menghambat pen)apaian kinerja (Performance) yang tinggi. Kendala+
kendala ini seharusnya diidenti%ikasi dan diatur untuk memperbaiki kinerja,
biasanya jumlah kendala terbatas dan bukan berarti kendala kapasitas. 3ika suatu
kendala telah terpe)ahkan, maka kendala berikutnya dapat diidenti%ikasi dan
diperbaharui. (alam mengimplementasi ide+ide sebagai solusi dari suatu
permasalahan, $oldratt mengembangkan lima langkah yang berurutan agar proses
perbaikan lebih ter%okus dan memberikan pengaruh positi% yang lebih baik bagi
system sebelumnya
$ambar 1.1 Flo chart Theory of Constraint
( Tersine, 1. )
B. As!si Dasar
&de dasar Teori Kendala adalah bah'a organisasi dapat diukur dan
dikendalikan oleh tiga ukuran4 throughput, ongkos operasional dan in/entaris.
Throughput adalah tingkat sejauh mana sistem menghasilkan uang melalui
penjualan. &n/entaris adalah semua uang yang sistem tanamkan dalam bentuk
pembelian barang+barang untuk dijual. Ongkos operasional adalah semua uang
yang dibelanjakan sistem untuk mengubah in/entaris menjadi throughput. 5The
$oal5 sendiri berarti 5menghasilkan uang5. Semua bentuk keuntungan yang lain
diturunkan dari tujuan tunggal yang utama ini
Konsep dasar dari synchronous manufacturing adalah sederhana, yaitu aliran
material di dalam sistem, bukan kapasitas, yang harus diseimbangkan. ,asil ini
pada perpindahan material yang lan)ar dan terus menerus dari satu operasi ke
operasi selanjutnya, dan kemudian lead time dan in!entory yang menunggu dalam
antrian harus dikurangi. Perbaikannya adalah pada pengurangan in!entory yang
dapat mengurangi biaya total dan dapat memper)epat pengiriman kepada
konsumen, dan juga menjadikan perusahaan untuk dapat bersaing lebih e%ekti%.
"ead time yang singkat dapat memperbaiki pelayanan kepada konsumen dan
membuat perusahaan lebih kompetiti%.
Pada synchronous manufacturing, #ottlenec$ diidenti%ikasikan dan digunakan
untuk menentukan tingkat aliran. 1ntuk memaksimasi aliran sistem, #ottlenec$
harus diatur see%ekti% mungkin. (ikatakan sebagai capacity constrain resources,
#ottlenec$ ini memastikan $oldratt untuk mengembangkan gagasan dalam
mengatur konstrain. Theory of constraint memperluas konsepnya yang meliputi
pasar, material, kapasitas, logistik, manajerial, dan perilaku konstrain.
C. Theory of Constraints
Kendala dapat dide%inisikan sebagai segala sesuatu yang menghambat suatu
sistem untuk men)apai kinerja yang lebih tinggi. 6da dua tipe pokok kendala,
yaitu batasan %isik dan batasan non %isik. 7atasan %isik adalah batasan yang
berhubungan dengan kapasitas mesin, sedangkan batasan non %isik berupa
permintaan terhadap produk dan prosedur kerja. (8ogarty, 11)
Kategori kendala antara lain adalah %nternal resource constraints (kendala
sumber+sumber internal), yaitu kendala klasik. Seperti mesin, pekerja dan alatalat
lain. 7erkaitan dengan kendala sumber+sumber internal, 9.7.Chase
mengistilahkan kendala tersebut sebagai Capacity Constraints Resources (CC9)
atau sumber daya berkendala kapasitas, yaitu sumber daya yang jika tidak
dijad'alkan sebagaimana mestinya akan dapat menghambat aliran produk yang
menyimpang dari peren)anaan aliran semula.
Sumber daya berkendala kapasitas tidak hanya jenis kendala yang dapat
menghambat kinerja. Kendala pasar juga dapat menghambat penggunaan se)ara
penuh sumber daya pabrik yang tersedia. Peningkatan pasar akan meningkatkan
throughput dan net profit. Kendala+kendala material juga dapat menghambat
penggunaan sumber daya. 3ika kapasitas lebih besar dari aliran throughput dengan
kendala material, material+material yang lebih banyak akan meningkatkan
throughput dan profit.
(apat diartikan bah'a TOC adalah suatu pendekatan ke arah peningkatan
proses yang ber%okus pada elemen+elemen yang dibatasi untuk meningkatkan
output. ,al ini berdasarkan %akta bah'a, seperti sebuah rantai dengan lin$ yang
paling lemah, dalam beberapa sistem yang kompleks pada 'aktu tertentu, sering
terdapat satu aspek dalam sistem yang membatasi kemampuannya untuk men)apai
lebih banyak tujuannya. 1saha yang ber%okus pada masalah dapat meningkatkan
atau memaksimumkan kembali inisiati% yang ada. 6gar sistem tersebut men)apai
kemajuan yang signi%ikan, hambatannya perlu untuk diidenti%ikasi dan
keseluruhan sistem perlu diatur. Sesekali elemen proses yang dibatasi diperbaiki,
lin$ paling lemah yang berikutnya dapat ditujukan dalam suatu pendekatan
iterati/e.
TOC adalah suatu %iloso%i manajemen yang membantu sebuah perusahaan
dalam meningkatkan keuntungan dengan mamaksimalkan produksinya dan
meminimalisasi semua ongkos atau biaya yang rele/an seperti biaya simpan,
biaya langsung, biaya tidak langsung, dan biaya modal.
Penerapan TOC lebih ter%okus pada pengelolaan operasi yang berkendala
sebagai kun)i dalam meningkatkan kinerja sistem produksi, nantinya dapat
berpengaruh terhadap pro%itabilitas se)ara keseluruhan.
Theory of Constraint (TOC) mengakui bah'a kinerja setiap perusahaan
dibatasi oleh kendala+kendalanya, yang kemudian mengembangkan pendekatan
kendala untuk mendukung tujuan, yaitu kemajuan terus menerus suatu perusahaan
(continious impro!ement). Teori ini mem%okuskan diri pada tiga ukuran yaitu 4
&' Throughput
6dalah tingkat di mana suatu organisasi menghasilkan uang melalui
penjualan. Throughput merupakan selisih antara pendapatan penjualan dan
biaya /ariable tingkat unit seperti bahan baku dan listrik. oleh karena itu,
dalam hal ini throughput sesuai dengan margin kontribusi.
:. "erse#iaan (inventory)
6dalah semua dana yang dikeluarkan perusahaan untuk mengubah bahan
baku mentah melalui throughput. 7ahan persediaan dalam TOC merupakan
semua aset yang dimiliki dan tersedia se)ara potensial untuk penjualan
;. Bia$a%&ia$a '(erasi'na) (operating expense)
6dalah biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk mengubah persediaan
menjadi throughput. 7iaya operasional ini terjadi untuk mendukung dan
mengoptimalkan throughput dalam kendala
Penerapan TOC dapat membantu manager dalam meningkatkan laba dan juga
penjualan produk atau jasa yang berkualitas serta pemenuhan permintaan yang
tepat 'aktu sehingga perusahaan mampu beroperasi se)ara e%isien dan e%ekti%.
Penerapan TOC tersebut se)ara langsung terkait pada pengelolaan operasi yang
berkendala sebagai kun)i dalam meningkatkan kinerja sistem produksi yang
nantinya dapat berpengaruh terhadap pro%itabilitas se)ara keseluruhan. (ari tiga
de%inisi di atas maka dapat disimpulkan bah'a tujuan manajemen adalah
meningkatkan throughput, meminimalkan persediaan, dan mengurangi beban
operasi. (ari tujuan manajemen tersebut akan berpengaruh pada laba bersih dan
pengembalian atas in/estasi akan meningkat dan arus kas akan membaik.
Se)ara tradisional, penekanan unsur peningkatan throughput dan penurunan
beban operasi menjadi sangat penting dibandingkan penurunan persediaan yang
dipandang kurang penting. <amun TOC (seperti 3&T) memberikan peran yang
lebih menonjol kepada manajemen persediaan dibandingkat sudut pandang
tradisional. TOC mengakui bah'a penurunan persediaan akan mengurangi biaya
penyimpanan sehingga dapat menurunkan beban operasi serta memperbaiki laba
bersih. Tetapi lebih dalam lagi, TOC menyatakan bah'a penurunan persediaan
akan membantu menghasilkan sisi kompetiti% dengan mempunyai produk yang
lebih baik, harga lebih rendah, dan tanggapan yang lebih )epat atas kebutuhan
pelanggan.
1. "r'#k $ang )e&ih &aik
7erarti kualitas produk yang semakin tinggi. (alam hal ini, perusahaan juga
mampu memperbaiki produk dan menyediakan produk yang sudah diperbaiki
se)ara )epat ke pasar. Tingkat persediaan yang rendah memungkinkan
perusahaan untuk mendeteksi kerusakan lebih )epat dan penyebabnya bisa
segera dinilai. Perbaikan produk juga sama pentingnya, karena produk baru
maupun perbaikan produk harus segera dipasarkan sebelum pesaing
menyediakan produk yang sama sehingga perusahaan mendapatkan
keunggulan dalam persaingan. ,al ini dapat di%asilitasi dengan dengan
persediaan yang rendah karena memungkinkan perubahan produk baru
diperkenalkan lebih )epat dimana perusahaan hanya memiliki sedikit produk
lama yang harus segera dibuang atau dipasarkan sebelum memperkenalkan
produk baru.
:. Harga $ang )e&ih ren#ah
(apat di)apai dengan persediaan yang rendah. 6pabila tingkat persediaan
tinggi, maka in/estasi dalam peralatan dan ruang lebih banyak. Persediaan
banyak juga dapat meningkatkan biaya lembur dimana biaya lembur dapat
meningkatkan beban operasi dan menurunkan pro%itabilitas. Oleh karena itu,
penting untuk menekan tingkat persedian karena akan menurunkan in/estasi
dan biaya operasi sehingga margin per unit setiap produk meningkat dan
keputusan penetapan harga menjadi lebih %leksibel.
;. Da$a tangga(
(apat diartikan mengirimkan barang tepat 'aktu dan memproduksi barang
dengan 'aktu tunggu yang lebih pendek daripada yang diminta pasar. Kedua
hal ini dapat menjadi alat yang kompetiti% yang penting. Pengiriman barang
se)ara tepat 'aktu berkaitan dengan kemampuan perusahaan dalam
memperkirakan 'aktu yang diperlukan untuk memproduksi dan mengirim
barang. Persediaan yang rendah memungkinkan 'aktu tunggu diamati lebih
seksama dan tanggal pengiriman lebih akurat dapat dipenuhi. 2emperpendek
'aktu tunggu sama pentingnya dengan menurunkan tingkat persediaan 7(P.
2isalnya perusahaan dapat menurunkan 'aktu tunggu dari 1" hari menjadi =
hari maka perusahaan dapat mengurangi 'aktu penyimpanan persediaan 7(P
menjadi = hari saja. Selain itu rata+rata persedian barang jadi juga menjadi
berkurang. Tingkat persediaan ini menandakan kemampuan perusahaan untuk
merespon lebih )epat.
D. Atran *!! Da)a! K'nse( Te'ri Ken#a)a
6spek+aspek yang perlu diperhatikan dalam peman%aatan teori kendala tidak
hanya pengendalian #uffer (penyangga) di stasiun konstrain. Keberhasilan
penerapan teori kendala akan ditentukan oleh keberhasilan penerapan
beberapa prinsip dasar, yaitu 4
1. 7erdasarkan keseimbangan aliran, bukan keseimbangan kapasitas
(iasumsikan perusahaan memiliki kapasitas tidak seimbang dengan
jumlah permintaan pasar, karena keseimbangan kapasitas menghambat
pen)apaian tujuan perusahaan.
:. Tingkat utilisasi sumber daya non #ottlenec$ tidak ditentukan oleh
potensinya, tetapi oleh stasiun kerja #ottlenec$ atau sumber kritis lainnya.
;. Penggunaan ((tilisasi) dan pengakti%an sumber daya adalah tidak sama.
.. Penghematan dalam setiap jam adalah keuntungan yang besar yang sulit
di)apai.
=. Prioritas dapat diuji dengan menguji kendala sistem, dengan "ead time
yang diturunkan dalam penjad'alannya.
)atch process adalah jumlah produk yang telah diproses pada suatu sumber
sebelum mengubah untuk menghasilkan sebuah produk yang berbeda. )atch
transfer adalah jumlah unit yang dipindahkan pada 'aktu yang sama sumber ke
sumber berikutnya. )atch transfer %rekuensinya tidak harus sama dengan )atch
process. (an untuk menyeimbangkan aliran produksi maka )atch transfer
seharusnya lebih ke)il. (Tersine, 1.)
E. Langkah%Langkah TOC
(alam mengimplementasikan ide+ide sebagai solusi dari suatu permasalahan,
$oldratt serta ,ansen dan 2o'en mengembankan = (lima) langkah yang
berurutan supaya proses perbaikan kinerja perusahaan menjadi lebih %okus dan
berakibat lebih baik bagi sistem. >angkah+langkah tersebut adalah4
$ambar 1.:4 >angkah+>angkah TOC
+. ,engi#enti-ikasi Ken#a)a%Ken#a)a "ersahaan (identifying the
constraint)
2engidenti%ikasi bagian sistem manakah yang paling lemah kemudian
melihat kelemahannya apakah kelemahan %isik atau kebijakan. 2enurut
,ansen dan 2o'en, jenis kendala dapat dikelompokkan sebagai berikut 4
a) 7erdasarkan asalnya
+ Kendala internal (internal constraint) adalah %aktor+%aktor yang
membatasi perusahaan yang berasal dari dalam perusahaan, misalnya
keterbatasan jam mesin. Kendala internal harus diman%aatkan se)ara
optimal untuk meningkatkan throughput semaksimal mungkin tanpa
meningkatkan persediaan dan biaya operasional
+ Kendala eksternal (e*ternal constraint) adalah %aktor+%aktor yang
membatasi perusahaan yang berasal dari luar perusahaan, misalnya
permintaan pasar atau kuantitas bahan baku yang tersedia dari
pemasok. Kendala eksternal yang berupa /olume produk yang dijual,
dapat diatasi dengan menemukan pasar, meningkatkan permintaan
pasar ataupun dengan mengembangkan produk baru
b) 7erdasarkan si%atnya
+ Kendala mengikat (#inding constraint) adalah kendala yang terdapat
pada sumber daya yang telah diman%aatkan sepenuhnya
+ Kendala tidak mengikat atau kendur (loose constraint) adalah
kendala yang terdapat pada sumber daya yang terbatas yang tidak
diman%aatkan sepenuhnya.
Selain itu, Kaplan dan 6tkinson menambahkan pengelompokkan kendala
dalam tiga bagian, yaitu 4
a) Kendala sumberdaya (resource constraint) dimana kendala ini dapat
berupa kemampuan %aktor input produksi seperti bahan baku, tenaga
kerja dan jam mesin
b) Kendala pasar (mar$et constraint) adalah kendala yang merupakan
tingkat minimal dan maksimal dari penjualan yang mungkin selama
dalam periode peren)anaan
)) Kendala keseimbangan (#alanced constraint) dapat diidenti%ikasi
sebagai produksi dalam siklus produksi
Kendala tersebut digunakan untuk menentukan bauran produk optimal
yang akan memaksimalkan throughput (memaksimalkan total margin
kontribusi) sesuai dengan semua kendala perusahaan. 2anajer harus memilih
bauran optimal dengan memperhatikan kendala+kendala yang dihadapi
perusahaan. Keputusan mengenai bauran produk ini dapat berdampak
signi%ikan terhadap pro%itabilitas perusahaan. Setiap bauran akan
men)erminkan alternati% yang memberikan tingat laba yang berlainan
sehingga manajer harus memilih alternati/e yang memaksimalkan total laba.
(engan kata lain untuk mengidenti%ikasikan kendala yang mengikat,
digunakan net'ork diagram, yaitu suatu %lo')hart dari pekerjaan yang
diselesaikan, yang menunjukkan urutan proses dan jumlah 'aktu yang
diperlukan untuk masingmasing proses. Tujuan digunakannya suatu net'ork
diagram adalah untuk menolong akuntan manajemen untuk melihat adanya
tanda+tanda hambatan. Suatu kendala sering kali diindikasikan oleh proses
yang menggunakan persediaan dalam jumlah yang relati% besar atau terdapat
'aktu tenggang (lead time) yang lama. Task analysis, yang menggambarkan
akti/itas dari setiap proses se)ara rin)i, juga dapat digunakan dalam
mengidenti%ikasikan kendala yang mengikat.
Sebagai )ontoh, Con%er Company memproduksi dua jenis komponen
mesin ? dan @ dengan 2argin kontribusi masing+masing A;"" untuk ? dan
A0"" untuk @. Perusahaan dapat menjual semua produknya. Se)ara sekilas
perusahaan seharusnya perusahaan hany memproduksi mesin @ karena
memberikan margin kontribusi yang lebih besar. <amun solusi ini belum tentu
baik karena pemilihan bauran yang optimal dapat dipengaruhi oleh sumber
daya yang memiliki kendala dengan setiap produk. >ebih lanjut dijelaskan
dengan )ontoh satu kendala sumber daya internal yang mengikat diba'ah ini.
Setiap komponen harus dibor dengan mesin khusus. Perusahaan
menyediakan ; mesin bor yang menyediakan 1:" jam pengeboran per minggu
bersama+sama.
? @
3am borB unit
2C B unit
1 jam
A ;""
; jam
A 0""
Ken#a)a ja! &'r +./ ja!0 !ingg
(apat diproduksi 1:" jam 4 1 jamB unit C 1:"
unit
1:" jam 4 ; jamB unit C ."
unit
2C total 1:" unit * A ;"" C A;0.""" ." unit * A 0"" C A:.."""
2C B sumber daya A;"" 4 1 C A;"" (TOP) A0"" 4 ; C A:""
(ari perhitungan tersebut, didapatkan hasil bah'a margin kontribusi total
yang dihasilkan produk ? lebih besar dibandingkan produk @ 'alaupun
margin kontribusi per produk @ lebih besar dibandingkan produk ?. oleh
karena itu, bauran yang optimal adalah 1:" unit komponen ? tanpa
memproduksi komponen @. bauran ini menggunakan seluruh 1:" jam mesin
yang tersedia sehingga kendala mesin dikatakan mengikat.
Selain satu kendala internal yang mengikat, terdapat kendala internal yang
mengikat dan kendala eksternal yang mengikat. (alam hal ini, margin
kontribusi per unit dari sumber daya yang terbatas juga dapat digunakan
untuk mengidenti%ikasi bauran produk optimal bila ada kendala eksternal
yang mengikat. >ebih lanjut digambarkan dengan )ontoh berikut ini.
(iketahui seperti )ontoh sebelumnya, dalam proses produksi Con%er
Company terdapat kendala internal sebesar 1:" jam mesin. Selain itu,
diasumsikan penjualan produk ? maksimal ;" unit dan produk @ maksimal
1"" unit. 6pabila melihat kendala internal saja, maka perusahan dapat
memproduksi 1:" unit produk ? menggunakan seluruh jam mesin. <amun
dalam hal ini, produk ? yang dapat dijual hanya sebanyak ;" unit sehingga
pilihan untuk memproduksi produk ? saja bukanlah pilihan yang tepat. (isini
terdapat kendala eksternal yang dapat mempengaruhi keputusan untuk
memproduksi dan menjual produk ? saja. Kontribusi per unit berdasarkan
jam mesin (sumber daya yang terbatas) produk ? adalah A ;"" dan produk @
adalah A :"", sesungguhnya dengan memproduksi produk ? seluruhnya
sebelum memproduksi produk @ akan lebih menguntungkan. Pertama yang
dilakukan adalah memproduksi ;" unit produk ? dengan menggunakan ;"
jam mesin. Sisanya yaitu " jam mesin digunakan untuk memproduksi
produk @ (" jam mesin 4 ; jam mesin per unit C ;" unit). 2aka didapatkan
hasil bauran optimal adalah ;" unit produk ? dan ;" unit produk @ yang
menghasilkan total margin kontribusi sebesar (A ;"" * ;" unit)D(A 0"" * ;"
unit) C A :!."""
.. ,engeks()'itasi Ken#a)a%Ken#a)a Yang ,engikat (exploiting the
constraint)
Setelah kendala yang mengikat pada operasi diidenti%ikasikan, manajemen
harus melakukan apapun yang diperlukan untuk memaksimalisasikan arus
produksi yang melalui kendala tersebut. Pada langkah ini, akuntan
manajemen menentukan bagaimana )ara yang paling e%isien menggunakan
sumber daya perusahaan. Pendekatan yang dilakukan berbeda+beda,
tergantung apakah hanya ada satu produk atau lebih dari satu produk. 3ika
hanya ada satu produk, akuntan manajemen harus men)ari )ara untuk
memaksimalkan arus produksi yang melalui kendala. 3ika ada dua atau lebih
produk, maka manajer harus menentukan bauran produk yang paling
menguntungkan.
(i banyak perusahaan hanya ada sedikit kendala sumber daya yang
mengikat. Kendala pengikat utama disebut drummer, dimana tingkat produksi
kendala drummer merupakan tingkat produksi keseluruhan pabrik. 6pabila
dalam perusahaan hanya ada satu kendala internal yang mengikat maka
se)ara otomatis kendala tersebut menjadi drummer' Proses ke hilir yang
dimulai dengan kendala drummer se)ara almiah dipaksa mengikuti tingkat
produksinya. Proses ke hulu yang berakhir di kendala drummer dijad'alkan
untuk memproduksi untuk memproduksi pada tingkat yang sama seperti
kendala drummer' (alam penjad'alan ke hulu, TOC menggunakan : %itur
tambahan yaitu tali (ropes) dan penyangga 'aktu (#uffer) untuk menurunkan
tingkat persediaan dan memperbaiki kinerja perusahaan.
Ta)i (Ropes) adalah tindakan yang diambil untuk mengikat tingkat dimana
bahan baku dikirim ke pabrik (a'al proses) pada tingkat produksi sumber
daya yang memiliki kendala. Tujuan ropes adalah memastikan persediaan
7(P tidak melampaui tingkat pelepasan bahan baku dan mengendalikan
tingkat produksi operasi pertama se)ara e%ekti%. Selanjutnya tingkat operasi
pertama mengendalikan tingkat operasi+operasi berikutnya. Sistem persediaan
TOC sering disebut dengan sistem drum-#uffer-rope ((79 system). 7erikut
adalah gambaran (79 system.

Proses 6'al
7ahan 7aku
Proses 6
Proses
(rummer
Proses 7
Proses 6khir
Proses C
Penyangga 'aktu
7arang 3adi
Tali (ropes)
Proses (79 dapat diilustrasikan Con%er Company memiliki tiga proses
berurutan yaity penggerindaan, pengeboran dan pemolesan. Setiap proses
memiliki sumber daya yang terbatas. Permintaan setiap komponen juga
terbatas seperti yang dijelaskan sebelumnya. Kendala internal yang mengikat
adalah pengeboran dan bauran optimal yaitu ;" produk ? dan ;" produk @
sehingga pengeboran hanya dapat memproduksi sebanyak bauran optimal.
Kedua proses lainnya adalah kendala longgar sehingga dapat memproduksi
lebih banyak dari bauran optimal. Karena laju proses pengeboran menuju
proses pemolesan, maka kendala pengeboran diidenti%ikasi sebagai drummer
pabrik. 6pabila permintaan menyebar selama = hari kerja seminggu maka
tingkat produksi harus 0 buah per hari untuk setiap produk (;" produk 4 = hari
C 0 produk per hari). Penyangga 'aktu : hari akan memerlukan :. produk
yang diselesaikan dari proses penggerindaan (1: produk ? dan 1: produk @).
untuk menjaga agar penyangga 'aktu tidak melebihi 0 buah per hari setiap
produk, maka bahan baku harus dilepas ke proses penggerindaan sedemikian
rupa (hal ini disebut rope yaitu mengikat pelepasan bahan baku ke tingkat
produksi kendala drummer).
Proses $erinda
7ahan 7aku 1: komponen per hari
Drummer:
Proses 7or
Proses Poles
"en$angga 1akt
7arang 3adi
0 produk ? per hari
0 produk @ per hari
Ta)i (ropes)
1: produk ? 1:
produk @
2. S&'r#inasi S!&er Lainn$a (subordinating the remaining resources)
Pada intinya, kendala drummer menetapkan kapasitas seluruh pabrik. Semua
departemen lainnya harus disubordinasi sesuai kebutuhan kendala drummer'
Setelah menemukan kendala dan telah diputuskan bagaimana mengelola
kendala tersebut maka harus menge/aluasi apakah kendala tersebut masih
menjadi kendala pada per%ormansi sistem atau tidak. 3ika tidak maka akan
menuju ke langkah ke lima, tetapi jika ya, maka akan menuju ke langkah ke
empat.
Tujuan mengelola arus produksi di dalam dan di luar kendala yang mengikat
adalah untuk melan)arkan arus produksi. Suatu alat penting untuk mengelola
arus produksi dalam konteks ini adalah sistem (79 ((rum+7u%%er+9ope),
yaitu sistem yang menyeimbangkan arus produksi yang melalui suatu kendala
mengikat. (rum adalah kendala sumber daya yang mengikat utama. 7u%%er
adalah jumlah minimum persediaan yang dibutuhkan untuk menjaga agar
sumber daya yang mempunyai kendala tetap sibuk dalam inter/al 'aktu
tertentu. 9ope adalah tindakan yang diambil dari a'al operasi sampai pada
tingkat produksi sumber daya yang memiliki kendala dengan tujuan
menyeimbangkan arus produksi.
3. E4a)asi ken#a)a (elevating the constraint)
3ika langkah ini dilakukan, maka langkah kedua dan ketiga tidak berhasil
menangani kendala. 2aka harus ada perubahan besar dalam sistem, seperti
reorganisasi, perbaikan modal, atau modi%ikasi substansi sistem.
1ntuk menghilangkan kendala+kendala dan meningkatkan throughput,
manajemen harus memikirkan mengenai penambahan kapasitas bagi kendala+
kendala yang mengikat. 7erikut ini adalah beberapa )ara yang dapat
dilakukan manajemen untuk mengangkut suatu kendala dengan menambah
kapasitas pada operasi yang menghadapi kendala4
7erin/estasi untuk menambah peralatan produksi jika hal tersebut akan
meningkatkan throughput dalam tingkat yang lebih besar daripada biaya yang
dikeluarkan untuk in/estasi.
1. 2elaksanakan proses produksi se)ara pararel, di mana unit produk
yang beragam berjalan di ba'ah operasi produksi yang sama se)ara
bersamaan sehingga tidak ada 'aktu menganggur (idle time).
:. 2enambah jam kerja pada operasi yang berkendala
;. 2elatih ulang para pekerja dan memindahkan mereka pada bagian
operasi yang berkendala.
.. 2enghilangkan semua akti/itas yang tidak bernilai tambah pada
operasi yang berkendala.
=. 2eningkatkan kualitas produk yang dihasilkan pada operasi yang
berkendala.
Pada ,ansen dan 2o'en disebutkan bah'a langkah ke+. adalah mengangkat
kendala+kendala yang mengikat. (alam tahap ini, setelah tindakan untuk
mengusahakan penggunaan kendala yang ada dilakukan se)ara maksimal,
langkah selanjutnya adalah memulai program perbaikan yang berkelanjutan
dengan mengurangi keterbatasan yang dimiliki kendala yang mengikat atas
kinerja perusahan.

5. ,eng)angi "r'ses Kese)rhan (repeating the process)
3ika langkah ketiga dan keempat telah berhasil dilakukan maka akan
mengulangi lagi dari langka pertama. Prosses ini akan berputar sebagai siklus.
Tetapi 'aspada bah'a suatu solusi dapat menimbulkan kendala baru perlu
dilakukan. ,ansen dan 2o'en menjelaskan bah'a perusahaan dapat
menaikkan produkti%itas suatu kendala yang mengikat hingga men)apai titik
dimana kendala tersebut tidak lagi mengikat. (alam hal ini, kendala drummer
akan beralih ke kendala lainnya. Setelah kendala drummer yang baru telah
diidenti%ikasi, maka proses TOC akan berulang. ,al ini bertujuan untuk
memperbaiki kinerja se)ara berkelanjutan dengan mengelola berbagai
kendala.
Strategi yang paling baik untuk merespon kendala+kendala yang terjadi
adalah mendesain kembali proses produksi, yang meliputi penggunaan
teknologi produksi yang baru, mengeliminasi produk+produk yang sulit untuk
diproduksi, dan mendesain ulang beberapa produk agar lebih mudah untuk
diproduksi. Setelah selesai melaksanakan kelima langkah tersebut, maka
langkah+langkah itu diulangi lagi dari a'al sampai akhir. Tujuannya adalah
untuk memperbaiki kinerja se)ara berkelanjutan dengan mengelola kendala+
kendala yang ada
Selain memperhatikan lima tahap penerapan TOC di atas, perlu
diperhatikan pula sepuluh prinsip dasar TOC. Kesepuluh prinsip dasar
tersebut adalah 4
1. Seimbangkan aliran produksi, bukan kapasitas produksi
(iasumsikan perusahaan memiliki kapasitas tidak seimbang dengan jumlah
permintaan pasar (demand) karena keseimbangan kapasitas menghambat
pen)apaian tujuan (goal) perusahaan
:. Tingkat utilitas non bottlene)k ditentukan oleh stasiun kerja bottlene)k atau
sumber kritis lainnya.
,anya stasiun kerja yang mengalami #ottlenec$ yang perlu dijalankan dengan
utilitas 1"" E
;. 1tilisasi dan akti/itas sumberdaya tidak selalu sama
2enjalankan non #ottlenec$ dapat mengakibatkan bertumpuknya or$ in
process +#uffer) dalam jumlah yang berlebihan
.. Satu jam kehilangan bottlene)k merupakan satu jam kehilangan sistem
keseluruhan
=. Satu jam penghematan pada non+bottlene)k adalah tidak mungkin
(%atamorgana)
0. 7ottle)k mempengaruhi throughput dan in/entory
!. 7at)h trans%er tidak selalu sama jumlahnya dengan bat)h proses
-. 7at)h proses sebaiknya bersi%at tidak tetap (/ariabel)
. Penjad'alan (kapasitas dan prioritas) dilakukan dengan memperhatikan
semua kendala (constraint) yang ada se)ara simultan
1". 3umlah optimum lokal tidak sama dengan optimum keseluruhan (total)
Pengukuran per%ormansi dilihat sebagai satu kesatuan berdasarkan
pemasukan bahan baku dan hasil produk jadi.
DAFTAR "*STAKA
,ansen, (on 9., dan 2o'en, 2aryanne 2. :"". ,$untansi -ana.erial. 3akarta4
Salemba #mpat.
,ilton, 9onald F. 10. -anagerial ,ccounting, .
th
ed., <e' @ork4 2)$ra'
,ill, &n).
,ongren, Charles T., 8oster $eorge, dan (atar, Srikant. 1.. Cost ,ccounting4 ,
-anagerial /mphasis, -
th
ed. Prenti)e ,all &nternational, #ngle'ood Cli%%s,
<e' 3ersey.
http4BBkumpulan+artikel+ekonomi.blogspot.)om, diakses 1= 3uni :"1.
http4BBmenarailmuku.blogspot.)om, diakses 1= 3uni :"1.
http4BBasdarmunandar.blogspot.)om, diakses 1= 3uni :"1.
http4BBariaja)h.blogspot.)omB:"1"B"=Bto)+dan+proses+produksi.html, diakses 1= 3uni :"1.