Anda di halaman 1dari 3

Catatan kunci

Ekoton adalah transisi daerah antara dua bioma tetapi berbeda wilayah dari lanskap seperti antara
hutan dan padang rumput. Secara harfiah kata ekoton diambil dari kombinasi eco(logy) ditambah
tone, dari bahasa yunani tonosatau tension, dengan kata lain ekoton adalah tempat dimana ekologi
berada dalam tekanan.
Pada skala lokal dan regional, komunitas bervariasi sebagaimana individu spesies merespon
terhadap gradien lingkungan. Batasan antara individu spesies, komunitas dan bioma tidaklah jelas
dan secara tiba-tiba, tetapi tidak jelas dan gradual. Bioma melebur antara satu sama lain di
sepanjang ekoton. Peta vegetasi menumpang tindihkan batasan pada kontinuum ini,
mengindikasikan perkiraan dimana satu bioma berakhir dan yang lainnya memulai.


Gambar 1. Bioma Utama dunia

Ekoton
Pada skala lokal dan regional, komunitas bervariasi sebagaimana individu spesies merespon
terhadap gradien lingkungan. Struktur fisik dan biologis dari komunitas akan merubah respon
terhadap kondisi seperti kelembaban, ketinggian dan tipe tanah. Tipe variasi ini dikenal sebagai
zonasi. Perubahan di dalam tipe tanah dapat menghasilkan batasan yang jelas antara distribusi
spesies dan karenanya antara komunitas. Namun, Seringkali batasan antara individu spesies,
komunitas dan bioma tidaklah jelas dan secara tiba-tiba, tetapi lebih kearah yang tidak jelas dan
gradual.

Bioma adalah daerah yang luas dari perkiraan habitat yang seragam yang melebur satu sama lain
disepanjang ekoton. Ekoton adalah transisi daerah antara dua bioma tetapi berbeda wilayah dari
lanskap seperti antara hutan dan padang rumput. Secara harfiah kata ekoton diambil dari
kombinasi eco(logy) ditambah tone, dari bahasa yunani tonos atautension, dengan kata lain ekoton
adalah tempat dimana ekologi berada dalam tekanan.

Sebagai contoh di belahan bumi utara terdapat gradien temperatur utara-selatan. Hutan tropis dari
garis lintang bagian bawah digantikan oleh hutan subtropis kearah utara, diikuti oleh hutan gugur
temperata, kemudian meningkat ke hutan konifer dan kemudian berganti dengan tundra. Diantara
hutan boreal Kanada dan hutan gugur bagian timur Amerika Serikat terbentang transisi lebar yang
berisikan bermacam-macam tumbuhan berdaun lebar dan pohon konifer (daun jarum) di dalam
komunitas campuran dan dimana beberapa konifer bersifat guguran.

Peta vegetasi adalah penyederhanaan pola vegetasi pada tanah dan merepresentasikan sebuah usaha
untuk menumpangtindihkan batasan pada kontinuum, mengindikasikan perkiraan dimana satu
bioma berakhir dan yang lainnya memulai. Batasan bioma merefleksikan batas toleransi dari
tumbuhan dominan.


Konsep dasar Komunitas
a. Formasi
Formasi tumbuhan merupakan unit vegetasi yang besar di suatu wilayah yang ditunjukkan
oleh beberapa bentuk pertumbuhan yang dominan
b. Assosiasi
Assosiasi adalah vegetasi regional, dalam formasi ini merupakan klimaks sub iklim dalam formasi
umum.
c. Ekotone
Suatu ekoton adalah suatu zona (daerah) peralihan (transisi) atau pertemuan antara dua komunitas
yang berbeda dan menunjukkan sifat yang khas. Daerah transisi antara komunitas rumput dan hutan
atau daerah peralihan antara dua komunitas besar seperti komunitas akuatik dan komunitas terestrial
merupakan contoh ekoton.
Jadi ekoton merupakan pagar komunitas (batas komunitas). Seperti diketahui biasanya berubah secara
perlahan-lahan atau secara gradient.
Zone Arid Kering dan Padang Pasir
Vegetasi padang pasir terletak dibelahan bumi sekitar 20-30 lintang utara dan lintang selatan atau di
daerah tropika yang berbatasan dengan bioma padang rumput, curah hujan sangat rendah, + 25
cm/tahun, kelembaban udara sangat rendah, kecepatan penguapan air lebih cepat. Gurun (Padang pasir)
merupakan daerah yang tidak mudah bagi tanaman untuk dapat tumbuh. karena sangat panas pada
siang hari,. Pancaran matahari sangat terik, penguapan tinggi, dan suhu siang hari dapat mencapai 45C
pada musim panas, membeku pada malam hari dan kekurangan air. Hujan sekitar setahun sekali
sehingga jenis tanaman yang hidup disana adalah jenis tumbuhan yang tahan terhadap kekeringan
seperti pohon kaktus dan beberapa jenis rumput berduri.
Sedangkan menurut Ossting (1982), klasifikasi vegetasi terdiri dari 7 macam:
a. Vegetasi Pantai
Vegetasi yang terletak di tepi pantai dan tidak terpengaruh oleh iklim serta berada diatas garis pasang
tertinggi (Departemen Kehutanan). Salah tanaman yang terdapat di daerah pantai adalah kelapa,
merupakan satu jenis tumbuhan dari keluarga Arecaceae.
b. Vegetasi Mangrove/Rawa
Definisi kelompok: karakterisitik dari tanaman pantai,muara sungai atau delta yang berada di tempat yang
terlindung di daerah pesisir pantai yang membentuk suatu ekosistem.
Definisi menurut FAO (1982): adalah jenis tumbuhan maupun komunitas tumbuhan yang tumbuh pada
daerah pasang surut.
Definisi menurut Macnae (1968): mangrove adalah suatu individu pohon sedangkan mangal adalah
komunitas dari beberapa jenis tumbuhan.
c. Dataran Rendah
Vegetasi yang tumbuh dibawah ketinggian 700 m di atas permukaan laut (Departemen Kehutanan).
Vegetasi yang terdapat banyak dijumpai pada ketinggian hampir 0 meter dpl. Daerah ini banyak terdapat
tanah aluvial.
d. Vegetasi Dataran Tinggi
Vegetasi yang tumbuh di ketinggian antara 700 - 1500 m diatas permukaan laut (Badan Pertanahan
Nasional).
e. Vegetasi Pegunungan
Vegetasi yang tumbuh diketinggian antara 1500-2500 m di atas permukaan laut (Departemen
Kehutanan). Terdapat di bukit-bukit yang lebih rendah atau di lereng gunung.