Anda di halaman 1dari 56

XILEM

DAN
FLOEM
Kelompok 2
1. Adit Taufik
2. Ana Kholifatunnisa Khaqqul Qirom
3. Dinie Agustiani
4. Jajang Japar Sodiq
5. Nikky Kurniani
6. Rany rahmawati
7. Tri Bambang
8. Erika Sihaloho
Jaringan
pembuluh/jaringan
pengangkut
xylem
Xylem
primer
Xylem
sekunder
floem
Floem
primer
Floem
sekunder
XILEM
Fungsi utamanya mengangkut
air dari tanah serta zat yang
terlarut didalamnya
Xylem merupakan jaringan kompleks
karena terdiri dari beberapa tipe sel
yang berbeda.
Penyusun utamanya adalah trakeid
dan trakea sebagai saluran transport
dan penyokong. Xylem juga dapat
mempunyai serabut sklerenkim
sebagai jaringan penguat, serta sel-
sel parenkim yang hidup dan
berfungsi dalam berbagai kegiatan
metabolisme.
STRUKTUR XILEM
SEKUNDER
Sistem aksial
dan sistem radial
Kayu suban
dan kayu galih
Lapisan
tumbuh
Sistem aksial dan sistem
radial
o pada sistem aksial deretan sel
yang sumbunya panjang terletak
sejajar sumbu batang dan akar
o pada sistem radial (sistem
jari-jari empulur) selnya terletak
dalam bidang horizontal yang
arahnya radial pada batang dan
akar.
Lapisan tumbuh
yakni penampang pada balok kayu
yang tampak beberapa lapisan yang
dibatasi oleh sejumlah garis
berwarna gelap. Biasa juga disebut
dengan lingkaran tahun.
Kayu suban dan kayu galih
kayu galih: kayu yang
terdapat paling dalam di tengah
batang seringkali mudah dikenali
karena warna yang berbeda.
kayu suban: bagian xilem
sekunder didekat kambium
pembuluh yang berfungsi dalam
pengangkutan dan penyimpanan
makanan dalam sel.
Jenis sel dalam xilem
sekunder
Jenis sel
Sistem
aksial
Unsur
trakeal
serat
Sistem
radial
Sel
parenkim
Unsur trakeal
bertugas mengangkut air beserta
zat yang terlarut didalamnya.
selnya memanjang dan ketika
bertugas tidak memiliki protoplas,
jadi merupakan sel mati.
dindingnya berlignin
terdapat penebalan sekunder
dengan macam-macam noktah.
Unsur
trakeal
trakeid
Komponen
trakea
Trakeid
sel panjang dengan ujung yang runcing.
trakeid merupakan sel yang ujungnya
runcing tanpa lubang.
pengangkutan air terjadi dari sel ke sel
melalui selaput noktah.

Komponen trakea
trakea (pembuluh kayu) terdiri dari
deretan sel yang tersusun memanjang dan
bersambungan pada ujung dan
pangkalnya.
sel penyusun trake dinamakan
komponen trakea.
sel komponen trakea memiliki lubang
biasanya dikedua dinding ujungnya.
pengangkutan air dapat bergerak bebas
melalui lubang.
bagian komponen trakea yang berlubang
dinamakan papan berlubang.
ada 3 jenis papan berlubang yaitu papan
berlubang sederhana, papan berlubang
skalariform, papan berlubang jala.
Gmbar hlm 80
Serat
sel panjang dengan dinding sekunder
yang biasanya berlignin.
terdapat dua macam serat: serat
trakeid dan serat libriform. Serat
libriform lebih panjang dan
dindingnya lebih tebal dibandingkan
dengan serat trakeid.
Sel parenkim
terdapat dua macam parenkim
yaitu: parenkim xilem dan
parenkim jari-jari empulur.
Dinding kedua jenis parenkim
dapat membentuk penebalan
sekunder yang berlignin.
Beberapa sel parenkim mengalami
sklerifikasi karena dindingnya
tebal yang disebut sklereid.
Sel parenkim menyimpan pati,
minyak, dan benda ergastik lain.
Senyawa bersifat tanin dan kristal
sering ditemukan.
Xilem primer terdiri dari jenis sel yang
sama dengan xilem sekunder yaitu:
unsur trakeal, serat, dan sel parenkim.
Pada batang, daun, dan bunga, xilem
primer dan floem tersusun dalam berkas
pembuluh.
Xilem primer
terdiri dari
protoxilem metaxilem
Protoxilem
Bagian yang berkembang disaat awal
atau mula-mula.
Berdiferensiasi dalam bagian tubuh
primer yang belum selesai
pertumbuhan dan diferensiasinya.
Biasanya protoxilem mengandung
unsur trakeal yang tertanam
diparenkim
Metaxilem
Bagian yang berkembang kemudian.
Dibentuk dalam tubuh primer yang
masih sedang tumbuh, namun menjadi
dewasa sesudah pemanjangan sel dibagian
tubuh itu selesai.
Selain mengandung unsur trakeal dan
parenkim dapat juga mengandung serat.
Sel parenkim dapat tersebar diantara
unsur trakeal atau tersusun seperti jari-
jari empulur.
Unsur trakeal metaxilem tetap
bertahn setelah pertmbuhan primer
selesai, namun tidak berfungsi setelah
xilem sekunder dihasilkan.
Pada tumbuhan yang tidak memiliki
xilem sekunder, metaxilem tetap
berfungsi dalam organ yang telah
dewasa.
Penebalan dinding sel pada unsur trakeal
1. Cincin
2. Jenis spiral
3. Jenis skalariform atau tangga
4. Jenis jala
5. Jenis bernoktah terlindung bulat
gambar
FLOEM
Floem digunakan sebagai alat
translokasi zat hara organik hasil
fotosintesis ke arah bawah dan
kebagian tumbuhan dibawah tanah.
Floem dapat menentukan bagian
tumbuhan yang perlu tumbuh lebih
cepat.
Gerakan dalam floem amat dinamis
dan dikendalikan oleh tumbuhan.
Floem terdiri dari berbagai jenis sel.
Floem dapat mentranslokasi sejumlah
besar bahan dengan cukup cepat
berkisar 10-100cm/jam.
Jenis sel floem
Sistem aksial
Unsur tapis
Sel tapis
Komponen
pembuluh
tapis
Sel
sklerenkim
serat sklereid Sel parenkim
Sistem radial
Sel parenkim
jari-jari
empulur
Unsur tapis
Sifat khasnya adalah mempunyai
daerah tapis di dinding dan umumnya
inti hilang dari protoplas.
Kalosa umumnya terdapat pada unsur
tapis aktif dan merupakan senyawa
glukan beta 1,3 yang berwarna biru
dengan zat warna aniline blue.
Dinding sel unsur tapis berupa dinding
primer dan jarang berlignin.
sel tapis biasanya lebih panjang dan
memiliki dinding ujung yang amat miring
.
Komponen pembuluh tapis memiliki
papan tapis luas denga pori tapis yang
lebar.
Gambar halm 100
Sel pengantar dan sel
albumin
Sel pengantar merupakan turunan
turunan sel induk komponen pembuluh
tapis, yang dapat membelah beberapa
kali dalam arah memanjang.
Sel albumin terdapat didekat sel
tapis. Diperkirakan sel yang melekat
pada sel tapis dapat berdiferensiasi
menjadi sel albumin.


Pada umumnya dinding antara sel tapis
dan sel albumin mengandung zat
penghubung yang berupa plasmodemata.
Gambar hlm 103
Sel parenkim
Parenkim floem yang tidak
berhubungan dengan unsur tapis
sering mengandung bahan ergastik
seperti pati, tanin, dan kristal.
Sel sklerenkim
Serat floem sering terdapat pada
floem primer maupun sekunder. Pada
floem primer serat terdapat dibagian
jaringan sebelah luar. Pada floem
sekunder letak serat mengikuti
berbagai macam pola.
Sklereid yang sering ditemukan dalam
floem berasal dari sklerefikasi sel
parenkim.
floem
Floem
primer
protofloem metafloem
Floem
sekunder
Floem primer
Berdiferensiasi dari prokambium
Protofloem terbentuk sewaktu organ
yang ditempatinya mengalami
pemanjangan.
Metafloem berdiferensiasi kemudian
dan pada tumbuhan yang tidak
mengalami penebalan sekunder
merupakan satu-satunya floem yang
berfungsi pada tumbuhan dewasa.
Floem sekunder
Susunan sel pada floem sekunder sejalan
dengan yang ada pada xilem sekunder.
Sel sekunder mengandung sel tapis ,
parenkim, serat dan sklereid dan
diantaranya berdiferensiasi menjadi
albumin.
Kulit kayu adalah semua jaringan diluar
kambium, termasuk floem.
Bagian floem yang masih berfungsi dalam
pengangkutan adalah bagian kulit kayu
paling dalam.
Jumlah floem sekunder yg terbentuk
lebih sedikit dari pada jumlah xilem
sekunder.
Gmbr halman 108