Anda di halaman 1dari 17

1

TUGAS MANDIRI
INTERPOLASI LINIER
Mata Kuliah: Komputasi Numerik


Nama Mahasiswa : Yuni Susanti
NIM : 110210103
Kode Kelas : 121-TI012-M1
Dosen : Ganda Sirait S.Si., M.SI.

UNIVERSITAS PUTERA BATAM
2014

2

KATA PENGANTAR

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM.
Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena
limpahan rahmat dan hidayah-Nyalah sehingga makalah yang berjudul
INTERPOLASI (Interpolasi lanjar,interpolasi kuadratik,interpolasi kubik,
dan polinom lagrange) dapat tersusun dan selesai tepat pada waktunya.
Penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang terkait
yang telah membantu penyusunan makalah ini.
Akhirnya penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih
jauh dari sempurna. Juga kemungkinan kesalahan cetak tak dapat dihindarkan.
Karena itu kritik dan saran yang sifatnya membangun dari berbagai pihak sangat
diharapkan penyusun. Demikianlah, mudah-mudahan makalah ini dapat
dimanfaatkan sebaik-baiknya.






Batam, Juni 2014
Penyusun




3

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................... 2
DAFTAR ISI .......................................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 4
1.1 Latar belakang ................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN ....................................................................................... 5
2.1 Interpolasi Linier ............................................................................................... 7
2.2 Interpolasi Kuadratik ......................................................................................... 8
2.3 Interpolasi Kubik ................................................................................................ 10
2.4 Polinom Lagrange .............................................................................................. 12
BAB III PENUTUP ............................................................................................. 15
3.1 Kesimpulan .................................................................................................... 15
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................... 17


4

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Permasalahan yang banyak berhubungan dengan pola suatu data
adalah fungsi yang melibatkan data.Sebagai contoh bila diketahui data-
data penjualan suatu produk, akan muncul pertanyaan adakah yang fungsi
yang menyatakanbahwa penjualan merupakan fungsi dari waktu.Contoh
kenyatan yang menunjukkan bahwa penjualan dipengaruhi oleh waktu
ialah penjualan es campur pada siang hari akan lebih baik dari pada
penjualan di malam hari.
Kenyataan tersebut dapat di katakana bahwa penjualan merupakan
fungsi dari waktu .Persoalannya adalah bagaiman menyajikan fungsi
tersebut.I ni adalah persoalan yang sangat tidak mudah untuk di pecahkan ,
karena betapa idealnya bila di ketahui suatu fungsi yang bias menyatakan
penjualan adalah fungsi waktu atau di tuliskan dengan J = F (t ).
Untuk dapat menyajikan fungsi , yang dapat di lakukan adalah
menggunakan fungsi pendekatan , yaitu fungsi yang paling sesuai untuk
menyatakan suatu data berdasarkan model fungsi tertentu seperti model
fungsi linear , fungsi eksponensial , dan fungsi polinomeal .Cara
pendekatan semacam ini di namakan dengan regeresi.
Cara pendekatan yang lain bukan untuk menyatakan fungsi tetapi
untuk mencari nilai nilai antara titik titik yang di ketahui sehingga pola
fungsinya semakin jelas terlihat atau membentuk suatu kurva .Cara
pendekatan ini di namakan dengan interpolasi .Interpolasi di gunakan
untuk menentukan titik titik yang lain berdasarkan fungsi pendekatan
yang di tentukan sebelumnya.
5

Interpolasi linear adalah suatu bentuk interpolasi untuk
menentukan titik titik antara dari titik titik yang di ketahui
menggunakan fungsi pendekatan yang berupa fungsi linear dengan
interpolasi linear akan di peroleh sejumlah titik antara dua titik

)
dan

) .Interpolasi lagrange adalah suatu bentuk interpolasi dengan


fungsi pendekatan berupa fungsi polinomal lagrange.Pada transformasi
lagrange, fungsi polynomial pangkt n memerlukan n+1 titik.Bila jumlh
titiknya 2 buah ,maka interpolasi lagrange akan menjadi interpolasi
linear.Untuk mencari titik ) pada nilai x yang ditentukan dengan
diketahui n buah titik (

), (

),..,(

) menggunakan
interpolasi lagrange.













6

BAB II
PEMBAHASAN



Interpolasi


7

2.1 INTERPOLASI LINEAR.


Bentuk interpolasi yang paling sederhana adalah menghubungkan
dua titik data dengan garis lurus.tekhnik ini dinamakan interpolasi
linear,dilukiskan secara grafis pada gambar diatas dengan memakai
segitiga-segitiga sebangun sehingga diperoleh:
)

=

)

, yang dapat disusun ulang menjadi:

)=f

)+

(x-

)
Cara penulisan

(x) menunjukkan bahwa ini adalah polinom interpolasi


orde pertama (interpolasi lanjar).Perhatikan bahwa disamping menyatakan
kemiringan garis yang menghubugkan titik-titik, bentuk [f(

)-f(

)]/(

) adalah hampiran (aproksimasi) beda hingga terbagi dari turunan


pertama.Umumnya semakin kecil selag diantara titik-titik data, semakin
baik hampirannya.

8

Algoritma Interpolasi
1) Tentukan dua titik P1 dan P2 dengan koordinatnya masing-masing
(x0,y0) dan (x1,y1)
2) Tentukan nilai x dari titik yang akan dicari
3) Hitung nilai y dengan :

) = f

) +

(x-

)
4) Tampilkan nilai titik yang baru Q(x,y)
Contoh:
Taksirlah 2 (ln 2) dengan memakai interpolasi linear.yaitu dengan
menginterpolasi antara ln 1=0 dan ln 2,5=0,91629
Penyelesaian:Dengan menggunakan persamaan di atas ,interpolasi
interpolasi dari

=1 sampai

=2,5
maka;

(2) = ln(1) +
))

(2-1)
= 0 +

(1)

= 0,61086

2.2 Interpolasi Kuadrat




Interpolasi Kuadratik (polinom orde kedua) digunakan untuk mencari
titik-titik antara dari 3 buah)
9

P1 (

), P2(

)dan P3(

) ,polinom kuadrat yang digunakan


untuk persamaan ini ialah:

(x)=

)(P.12.3).
Suatu prosedur yang sederhana dapat dipaki untuk menentukan nilai
koefisien-koefisiennya.Untuk


(P.12.3) dengan x= dapat dipakai menghitung ;

).(P.12.4)
(P.12.4) dapat disubstitusikan ke (P.12.3) yang dapat dohitung pada x =


untuk

(P.12.5)
Akhirnya, (P.12.4) dan (p.12.5) dapat disubstitusikan ke (P.12.3) yang
dapat dihitung pada x=

dan dipecahakn(setelah melakukan manipulasi


aljabar:

(P.12.)
Contoh:
Cocokkan polinom orde kedua terhadap tiga titik yang dipakai dalam
contoh persamaan interpolasi linear:

=1 f(

)=0

=4 f(

)=1,3862944

=6 f(

) =1,7917595
Pakailah polinom tersebut untuk menghitung ln 2
10

Penyelesaian: Dengan menerapkan persamaan (12.4) maka;

=0
Persamaan (12.5) menghasilkan:

=0,46209813

Dan persamaan (12.6) menghasilkan:


= -0,051873116
Dengan mensubstitusikan nilai-nilai ini ke (P,12.3) dihasilkan rumus
kuadrat

(x) =0+0,46209813(x-1)-0,051873116(x-1)(x-4) yang dapat dihitung


pada x=2 untuk

(x) =0,56584436
Algoritma Interpolasi Kuadratik:
1) Tentukan 3 titik input P1(x1,y1), P2(x2,y2) dan P3(x3,y3)
2) Tentukan nilai x dari titik yang akan dicari
3) Hitung nilai y dari titik yang dicari menggunakan rumus dari
interpolasi kuadratik:
4) Tampilkan nilai x dan y
2.3 Interpolasi Kubik





11

Misal diberikan empat buah titik data ,

)(,

),

), dan
(

).Polinom yang mengiterpolasi keempat buah titik itu ialah polinom


kubik yang berbentuk :

)
=

x+

(P.5.9)
Polinom

) ditentukan dengan cara berikut:


1.Sulihkan (

) kedalam persamaan (p.5.9), i=0,1,2,3. Sehingga


diperoleh empat buah persamaan dengan empat buah parameter yang
tidak diketahui yaitu




Contoh :




maka untuk mencari nilai x=45 maka,


12

2.4 POLINOM INTERPOLASI LAGRANGE

Polinom interpolasi lagrange hanyalah perumusan ulang darri
polinom newton yang menghindari komputasi beda-beda terbagi.secara
singkat dapat dinyatakan dengan:

) =

).(12.20)
Dengan

(x) =

(12.21)
Dimana menunjukkan hasilkali dari.Misalnya versi linear (n-1) adalah

) =

f(

)+

)(12.22)
Dan versi orde kedua adalah :

(x) =

)
f(

) +

)
f(

)(12.23)
Persamaan (12.20) dapat diturunkan secara langsung dari polinom
newton (kotak 12.1).Namun, penalaran yang mendasari rumus lagrange
dpat langsung ditangkap dengan menyadari bahwa tiap suku Li(x) akan 1
pada x =

dan 0 pada titik-titik contoh lainnya. Jadi, tiap hasilkali


Li(x)f(

) menerima nilai f

) pada titik contoh

.akibatnya
,penjumlahan semua hasilkali yangdinyatakn oleh persamaan (12.20)
merupakan polinom orde ke-n unik yang secara eksak melalui seluruh n+1
titik data.
Polinom interplasi lagrange daoat diturunkan kangsung dari rumus
newton.ini akan dilakukan untuk kasus orde pertama ,

) = f(

) + (x-

) f[

(B.12.1.1)
13

Supaya menurunkan bentuk lagrange ,bedaa-beda terbagi dirumuskan
ulang.misalnya. beda terbagi pertama ,f[

dapat
dirumuskan sebagai :
f[

. ..(B.12.1.2)
yang diacu sebagai bentuk simetri,dengan mensubstitusikan persamaan
(12.1.2) ke persamaan (B.12.1.1) akan dihasilkan:

(x)=f(

)+

)+

)
Akhirnya dengan mengelompokkan suku-suku yang serupa dan
penyederhanaan akan dihasilkan bentuk lagrange :

(x)=

)+

)
Contoh:
Gunakan polinom interpolasi lagrange orde pertama dan kedua untuk
menghitung ln 2 berdasarka data yang diberikan dalam contoh interpolasi
kuadrat.

=1 f(

=4 f(

)=1,3862944

=6 f(

)=1,7917595
Penyelasaian: polinom ord pertama (p.12.22) adalah:

) =

f(

) +

)
Karena itu taksiran pada x=2adalah

(2) =

) = 0,4620981
14

Dengan cara yang serupa ,polinom orde kedua dikembagkan sebagai
(persamaan 12.23)

(2) =
))
)
)
))
))
(1,3862944) +
))
))
(1,7917595)


















15

BAB III
P E NU TU P

3.1 KESIMPULAN

Adapun kesimpulan dari makalah ini ialah:
1. Interpolasi didefinisikn sebagai cara untuk mengestimasi nilai dari
fungsi yan diberikan oleh
Kelompok data.
2. Interpolasi linear adalah interpolasi dua buah titik dengan sebuah garis
lurus.Misal diberikan dua
buah titik (

) dan (

), polinom yang menginterpolasikan


dua buah titik ini ialah:

)=f

)+

(x-

)
3. Interpolasi kuadrat ialah digunakan untuk mencari titik-tiik antara dari
3 buah titik yaitu
P1(

),p2(

), dan p3(

) .polinom yang digunakan untuk


persamaan ini ialah:

(x)=

)
4. Interpolasi kubik ialah digunakan untuk mencari empat buah titik
data.misalnya diberikan titik-
titik (

),(

),(

),dan (

).polinom yang
mengintrpolasikan titik-titik tersebut ialah:

)
=

x+


16

5. Polinom lagrange ialah perumusan ulang darri polinom newton yang
menghindari komputasi beda-beda terbagi.secara singkat dapat dinyatakan
dengan:

) =

)(

)
Dengan :

(x) =


Dimana menunjukkan hasilkali dari.Misalnya versi linear (n-1) adalah

) =

f(

)+

)(12.22)
Dan versi orde kedua adalah :

(x) =

)
f(

) +

)
f(

)(12.23)












17

DAFTAR PUSTAKA
Triatmodjo, Bambang ( 1996). Metode Numerik. Yogyakarta: Beta Offset.
Susila, I Nyoman ( 1994). Dasar Dasar Metode Numerik.
Yogyakarta:Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Basuki, Achmad Drs.(2000). Metode Numerik dan Algoritma komputasi.
Yogyakarta: Andi Offset.
Ikhsan, Imam.(2010). Interpolasi Llinear, Kuadrat, Kubik & Polinom
Lagrange.Makasar:UIN.