Anda di halaman 1dari 3

Anak Penggembala dan Serigala

Seorang anak gembala selalu menggembalakan domba milik tuannya dekat


suatu hutan yang gelap dan tidak jauh dari kampungnya. Karena mulai merasa bosan
tinggal di daerah peternakan, dia selalu menghibur dirinya sendiri dengan cara
bermain-main dengan anjingnya dan memainkan serulingnya.
Suatu hari ketika dia menggembalakan dombanya di dekat hutan, dia mulai
berpikir apa yang harus dilakukannya apabila dia melihat serigala, dia merasa terhibur
dengan memikirkan berbagai macam rencana.
Tuannya pernah berkata bahwa apabila dia melihat serigala menyerang kawanan
dombanya, dia harus berteriak memanggil bantuan, dan orang-orang sekampung akan
datang membantunya.
Anak gembala itu berpikir bahwa akan terasa lucu apabila dia pura-pura melihat
serigala dan berteriak memanggil orang sekampungnya datang untuk membantunya.
Dan anak gembala itu sekarang walaupun tidak melihat seekor serigala pun, dia
berpura-pura lari ke arah kampungnya dan berteriak sekeras-kerasnya,

Penggembala: "Serigala, serigala! tolong ada serigala "
Seperti yang dia duga, orang-orang kampung yang mendengarnya berteriak, cepat-
cepat meninggalkan pekerjaan mereka dan berlari ke arah anak gembala tersebut untuk
membantunya.
Petani 1: mana, mana serigalanya
Petani 2: iya mana serigalanya
Petani 3: kamu berbohongya, mana serigalanya
Warga 1: dimana serigalanya, kita tangkap serigalanya
Warga 2: sepertinya kita dibohongi, tidak ada serigala
Warga 3: sudah sebaiknya kita tinggalkan saja dia
Penggembala: hahahahahahahahaha

Tetapi yang mereka temukan adalah anak gembala yang tertawa terbahak-bahak
karena berhasil menipu orang-orang sekampung.
Beberapa hari kemudian, anak gembala itu kembali berteriak,

Penggembala: " tolong, tolong ada Serigala! serigala!",
Petani 1: mana, mana serigalanya
Petani 2: iya mana serigalanya
Petani 3: kamu berbohongya, mana serigalanya
Warga 1: dimana serigalanya, kita tangkap serigalanya
Warga 2: sepertinya kita dibohongi, tidak ada serigala
Warga 3: sudah sebaiknya kita tinggalkan saja dia
Penggembala: hahahahahahahahaha.

kembali orang-orang kampung yang berlari datang untuk menolongnya, hanya
menemukan anak gembala yang tertawa terbahak-bahak kembali.
Pada suatu sore ketika matahari mulai terbenam, seekor serigala benar-benar
datang dan menyambar domba yang digembalakan oleh anak gembala tersebut.
Dalam ketakutannya, anak gembala itu berlari ke arah kampung dan berteriak,

Penggembala: "Serigala! serigala! Tolong ada serigala"
Tetapi walaupun orang-orang sekampung mendengarnya berteriak, mereka tidak
datang untuk membantunya.
Petani 1: ah, mungkin dia mau menipu kita lagi.
Petani 2: benar,biarkan saja.
Petani 3: kita lanjutkan saja pekerjaan kita.
Warga 1: huh, dia lagi lagi meminta tolong.
Warga 2: sebaiknya kita tolong atau tidak?
Warga 3: sudah biarkan saja, dia hanya mau menipu kita saja.

"Dia tidak akan bisa menipu kita lagi," kata mereka. Serigala itu akhirnya
berhasil menerkam dan memakan banyak domba yang digembalakan oleh sang anak
gembala, lalu berlari masuk ke dalam hutan kembali.

1. Makna apa yang bisa kita ambil dari cerita diatas?
....................................................................................................
2. Apa yang kita lakukan kalau ada teman kita seperti tokoh penggembala
tersebut? .......................................................................................
3. Apa yang harus kita lakukan agar teman-teman percaya kepada kita?
....................................................................................................
4. Kalau kita berbohong terus menerus maka yang terjadi adalah
....................................................................................................

Pembohong tidak akan pernah di percayai lagi, walaupun saat itu mereka berkata benar.