Anda di halaman 1dari 7

STRESS

Definisi
Deformasi geologi disebabkan oleh adanya bodyforces dan surfaceforce akibat
pembebanan, gaya tersebut dikenal dengan stress. Stress akan mendeformasi batuan
apabila kekuatan batuan tersebut terlewati. Besar stress () merupakan fungsi dari
gaya (F) dan luas area (A) dimana gaya tersebut bekerja.

(Pa)
Besar stress berarah vertikal pada sebuah titik di bawah permukaan bumi merupakan
fungsi dari densitas batuan di atas titik tersebut () dan kedalaman titik tsb dari
permukaan bumi (h), yang dikenal sebagai lithostaticstress yang besarnya
didefinisikan sebagai:
= gh
Gaya per satuan luas yang telah didefinisikan sebenarnya lebih tepat kita sebut
sebagai traksi. Stress pada titik di dalam benda, dilihat pada saat tertentu, mengacu
pada kumpulan seluruh traksi yang bekerja pada setiap dan seluruh bidang yang
melewati titik tersebut.

Normalstress dan Shearstress
Pada umumnya, stress tidak tegak lurus terhadap bidang dimana stress tersebut
dihitung (Means, 1976). Sebuah stress dapat dibagi menjadi dua komponen, yaitu:
a. Normalstress (
n
)
komponen yang tegak lurus bidang dimana stress tersebut dihitung
b. Shearstress (
s
)
komponen yang paralel dengan bidang dimana stress tersebut dihitung
Normalstress dianggap positif jika bersifat kompresif, dan dianggap negatif jika
bersifat tensile. Sedangkan shearstress dianggap positif jika memutar benda searah
jarum jam.

(normal stress) (shear stress)

Stress 2D pada sebuah titik
Principalstress merupakan stress maksimum dan minimum yang bekerja pada
seluruh bidang yang melewati sebuah titik. Principalstress tegak lurus bidang
dimana dia bekerja, sehingga komponen shearstress pada principalplanes sama
dengan nol.




Stress 3D pada sebuah titik
Penggambaran stress dalam tiga dimensi didapatkan dengan mengekstrapolasi
penggambaran stress dalam dua dimensi. Jika semua komponen normalstress
memiliki tanda yang sama, stress pada sebuah titik digambarkan oleh sebuah
stressellipsoid.

Diagram Mohr untuk stress 2D
Stressellipse menunjukkan bahwa komponen normalstress dan shearstresspada
sebuah bidang harus berubah secara progresif terhadap orientasi bidang tersebut.
Untuk mempermudah penggambaran hubungan tsb, Otto Mohr memperkenalkan
metoda grafis yang dikenal sebagai diagram Mohr, dimana sumbu horizontal
menggambarkan besar normalstress (
n
) sedangkan sumbu vertikal menggambarkan
besarnya shearstress(
s
).
Persamaan-persamaan lingkaran Mohr



Persamaan terakhir memiliki bentuk (x-1)
2
+ y
2
= r
2
yang merupakan persamaan
sebuah lingkaran dengan titik pusat berjarak a pada sumbu x dan memiliki radius r.


Diagram Mohr untuk stress 3D
Karakteristik diagram Mohr untuk stress tiga dimensi didasari pada persamaan
lingkaran Mohr untuk stress dua dimensi, namun kita harus membentuk kembali
persamaan tsb menjadi lebih umum sehingga dapat berlaku komponen stress yang
tegak lurus bidang koordinat x
1
x
2
dan x
2
x
3
.
Bentuk umum persamaan lingkaran Mohr:
Untuk (i,j,k) = (1,3,2), (1,2,3), atau (2,3,1)



(representasi stress 3D pada bidang XYZ) (diagram Mohr stress 3D)

Terminologi
Tekanan hidrostatik
Semua principalstress bersifat kompresif dan sama besar. Tidak terdapat shearstress
pada semua kemungkinan bidang, sehingga semua sistem koordinat ortogonal
merupakan principalcoordinates. Lingkaran Mohr tergambarkan sebagai sebuah titik
pada sumbu

.
Uniaxial stress
Diagram Mohr untuk 3 dimensi merupakan lingkaran tunggal yang menyinggung
titik asal. Ada dua kemungkinan kasus:
a. Uniaxial compression
Satu-satunya stress yang diberikan adalah stress kompresif pada satu arah
tertentu
b. Uniaxial tension
Satu-satunya yang diberikan adalah stress tensile pada satu arah tertentu
Axialcompression atau confinedcompression
Sebuah uniaxialcompression dengan besar (

) ditambahkan pada
keadaanstress hidrostatik. Keadaan ini mewakili batuan dalam kondisi temperatur
dan tekanan tinggi dalam uji laboratorium.
Axialextension,extensionalstress, atau extension(
1
=
2
>
3
> 0)
Sebuah uniaxialtensile dengan besar (

) ditambahkan pada keadaanstress


hidrostatik. Keadaan ini mewakili batuan dalam kondisi temperatur dan tekanan
tinggi dalam uji laboratorium.
Triaxial stress(
1
>
2
>
3
> 0)
Semua principalstress memiliki nilai yang berbeda dan dapat memiliki tanda apapun.
Pureshearstress(
1
=-
3
,
2
= 0)
Maksimum dan minimum dari principalstress memiliki besar yang sama namun
berbeda tanda. Principalstress menengah bernilai nol.
Deviatoric stress
Komponen deviatoricstress ditentukan dengan mengurangi meannormalstress dari
setiap komponen normalstress dari stress. Deviatoricstress berguna untuk
menggambarkan kelakuan material yang bergantung hanya pada ukuran lingkaran
Mohr (ukuran shear stress maksimum), dan tidak bergantung pada posisinya (ukuran
tekanan rata-rata).
Differential stress
adalah perbedaan antara principalstress maksimum dan minimum. Differentialstress
merupakan besaran skalar positif dan memiliki nilai sama dengan 2x nilai shearstress
maksimum. Untuk 2D, differentialstress merupakan diameter lingkaran Mohr. Dalam
keadaan stressaxialcompression atau axialextension, differential stress merupakan
uniaxialstress yang diberikan sebagai tambahan pada stress hidrostatik.
Effective stress
merupakan hasil pergeseran lingkaran Mohr ke arah normalstress yang lebih kecil,
sebesar tekanan fluida pori.


























Sumber :
Sapiie, Benyamin, Harsolumakso, Agus H. 2008. Prinsip Dasar Geologi Struktur.
Laboratorium Geologi Dinamik, FITB-ITB.
http://www.engapplets.vt.edu/Mohr/java/nsfapplets/MohrCircles2-3D/Theory/theory.htm
(diakses pada 6 Oktober 2013, 15.03)
http://www.geology.sdsu.edu/visualstructure/vss/htm_hlp/hom_het.htm
(diakses pada 6 Oktober 2013, 12.54)
http://www.geosci.usyd.edu.au/users/prey/Teaching/Geol-
3101/Strain02/strain_ellipsoid.htm
(diakses pada 6 Oktober 2013, 13.10)