Anda di halaman 1dari 5

Laporan praktikum

Bengkel mekanik
Membuat toolbox









Dibuat oleh:
Abdul Goffar Al Mubarok
(5215134375)
Muhammad Fadhil Naufal Salam
(5215134366)





Pendidikan Teknik Elektronika 2013
Universitas negeri jakarta
Jakarta
2013
Membuat Toolbox
Judul Praktikum : Membuat Toolbox
Tujuan :
a. Memahami cara menggunakan peralatan bengkel yang
digunakan sesuai dengan fungsinya
b. Melatih ketangkasan mahasiswa untuk membuat toolbox
c. Membuat alat sesuai dengan skema yang diberikan
Dasar Teori :
Seorang teknisi tidak akan pernah terlepas dari kegiatan yang berkaitan dengan
bengkel. Kegiatan tersebut memerlukan berbagai peralatan penunjang, misalnya peralatan
tangan yang sering dipergunakan seperti palu, tang, obeng serta berbagai komponen
penunjang kegiatan teknisi, semisal paku, baut, rivet, kawat dan sebagainya. Agar mudah
peralatan dan komponen tersebut mudah untuk dibawa dan rapih saat disimpan, kita
membutuhkan toolbox.
Pada praktikum kali ini kami membuat toolbox untuk menyimpan berbagai peralatan
yang dibutuhkan untuk pekerjaan bengkel. Praktikum dilakukan dengan memperhatikan K3
(Kesehatan, dan Keselamatan Kerja), yakni sebagai berikut:
Membaca doa sebelum melakukan peraktik.
Menggunakan sarung tangan.
Menggunakan wearpack.
Mempergunakan dan memelihara alat dengan hati-hati dan sesuai dengan fungsinya
Bekerja sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.
Tidak makan dan minum pada saat praktik.
Mengecek kembali setiap peralatan sebelum memulai praktik.
Bekerja dengan hati-hati dan teliti.
Melapor pada instruktur jika pekerjaan sudah selesai dan siap diuji.
Membersihkan dan merapihkan tempat kerja setelah selesai praktik.

Bahan dan Alat :
1. Bahan :
a. Plat besi
b. Rivet
c. Besi batangan
d. Engsel
e. Cat spray
f. Pengunci

2. Alat :
a. Mesin Guillotine
b. Mesin Bending
c. Mesin Bor duduk
d. Mesin Gerinda tangan
e. Mesin Bor tangan
f. Mesin Gerinda duduk
g. Ragum 1 buah
h. Ampelas
i. Palu kepala karet
j. Penggores
k. Penitik
l. Mistar
m. Gunting plat
n. Rivet Gun
o. Tang kombinasi


Langkah Kerja :
1. Membuat gambar skema pada plat sebagai patokan saat memotong dan menekuk plat
dengan menggunakan penitik sesuai ukuran yang sudah ditentukan, mistar digunakan
agar gambar skemanya sesuai dengan ukuran.
2. Memotong lempengan plat dengan mesin guillotine sesuai dengan skema yang ada.
3. Sebelum melipat plat, menentukan titik titik yang menjadi tempat pemasangan rivet.
4. Mencocokkan posisi titik pemasangan rivet, antara bagian bawah box, samping
maupun tutup.
5. Melubangi satu per satu bagian yang sudah ditandai menggunakan bor duduk.
6. Merapikan bekas pelubangan dengan gerinda.
7. Melipat dengan mesin bending bagian bagian yang sudah ditentukan agar dapat
dipasang menjadi box. Penggunaan mesin bending hanya untuk bagian bawah dan
tutup toolbox yang lekukannya tidak terlalu kecil. Sedangkan untuk bagian samping
toolbox, serta beberapa bagian tutup toolbox dengan menggunakan tang kombinasi,
ataupun palu kepala karet. Yakni dengan cara menjepit plat dengan ragum lalu
memukulkan palu kepala karet perlahan-lahan sampai plat terlipat sesuai dengan
skema.
8. Memasangkan bagian-bagian plat yang sudah dilipat dan dibuat lekukan sesuai
dengan titik-titik pelubangan yang sudah dibuat.
9. Merapikan lubang yang sudah dibuat dengan menggunakan bor tangan.
10. Merapikan kembali hasil pelubangan pada bagian dalam box dengan gerinda tangan,
agar rivet dapat terpasang dengan baik.
11. Memasangkan rivet untuk menyatukan bagian bawah dan samping toolbox
menggunakan rivet gun.
12. Menyesuaikan posisi lubang pada engsel dengan lubang pada bagian bawah dan tutup
toolbox.
13. Lalu memasang engsel pada bagian bawah toolbox dengan rivet.
14. Dan memasang bagian tutup toolbox, dipasangkan pada engsel yang sudah terlebih
dahulu dipasang pada bagian bawah toolbox.
15. Membuat gagang untuk pegangan toolbox dari besi batangan.
16. Memotong besi dengan gerinda tangan sesuai dengan ukuran yang pas dan nyaman
dengan tangan kita saat memegan toolbox.
17. Membengkokkan besi membentuk dua L ke sisi luar sebagai kaki gagang yang
dipasangkan pada tutup toolbox.
18. Membuat potongan plat kecil sebagai dudukan gagang. Memotong dua buah plat kecil
dengan ukuran sama lalu dilubangi dengan bor duduk sesuai dengan lubang pada
tutup toolbox.
19. Memasangkan gagang toolbox pada bagian tutup toolbox menggunakan rivet.
20. Memasangkan pengunci dengan rivet agar plat dapat dikunci dengan gembok.
21. Menghilangkan debu dan karat pada plat dengan menggunakan ampelas agar toolbox
dapat diwarna dengan baik.
22. Mengecat toolbox dengan warna cat yang ditentukan.
23. Proses finishing, memberi nama pada plat yang sudah dibuat.
Gambar Praktikum
a. Skema Toolbox



b. Hasil Praktikum