Anda di halaman 1dari 6

Studi kasus

1. Recycle adalah proses daur ulang untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru
dengan tujuan mencegah adanya sampah/limbah produksi yang sebenarnya dapat menjadi
sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, bias dari hasil produksi
sampling.
Tahapan recyle : ada di diagram.
Kenapa harus di Recycle : untuk efisiensi. Krna converter hanya mampu membentuk ammonia
sebanyak 25% dari ammonia.

2. Bypass merupakan suatu proses mekanisme pengisian mula atau pemanasan mula suatu jalur
proses kerja untuk mengurangi perbedaan tekanan ataupun perbedaan temperature dalam jalur
kerja tersebut.

Purging merupakan proses pembilasan atau penghimbusan suatu line atau jalur operasi kerja
suatu gas atau fluida dengan maksud memberikan sisa-sisa gas fluida yang tertinggal. Agar tidak
menumpuk dan akhirnya bias menghambat proses recycle.

Make up merupakan proses penambahan fluida pada suatu proses sirkulasi kerja tertutup,
biasanya secara continou setelah di purging.



3. Kenapa harus pilih converter dan kondenser : untuk mengubah N2 dan H2 menjadi ammonia.
Konverter adalah peralatan yang berfungsi sebagai pengubah dari gas ke cair.

Kondensor adalah peralatan yang berfungsi untuk mengubah uap menjadi air. Prinsip kerja
Kondensor proses perubahannya dilakukan dengan cara mengalirkan uap ke dalam suatu
ruangan yang berisi pipa-pipa (tubes).
Berikut prinsip kerja kondensor








Uap mengalir di luar pipa-pipa (shell side) sedangkan air sebagai pendingin mengalir di dalam
pipa-pipa (tube side). Kondensor seperti ini disebut kondensor tipe surface (permukaan).
Kebutuhan air untuk pendingin di kondensor sangat besar sehingga dalam perencanaan
biasanya sudah diperhitungkan. Air pendingin diambil dari sumber yang cukup persediannya,
yaitu dari danau, sungai atau laut. Posisi kondensor umumnya terletak dibawah turbin sehingga
memudahkan aliran uap keluar turbin untuk masuk kondensor karena gravitasi.
Laju perpindahan panas tergantung pada aliran air pendingin, kebersihan pipa-pipa dan
perbedaan temperatur antara uap dan air pendingin. Proses perubahan uap menjadi air terjadi
pada tekanan dan temperatur jenuh, dalam hal ini kondensor berada pada kondisi vakum.
Karena temperatur air pendingin sama dengan temperatur udara luar, maka temperatur air
kondensatnya maksimum mendekati temperatur udara luar. Apabila laju perpindahan panas
terganggu, maka akan berpengaruh terhadap tekanan dan temperatur.

4. Karena koefisien reaksi melambangkan perbandingan mol
1 N
2
+ 3 H
2
2 NH
3
Tidak ada karena reaksi berlangsung sempurna.


5. Neraca massa : cabang keilmuan yang mempelajari kesetimbangan massa dalam sebuah sistem.
Dalam neraca massa, sistem adalah sesuatu yang diamati atau dikaji. Neraca massa adalah
konsekuensi logis dari Hukum Kekekalan Massa yang menyebutkan bahwa di alam ini jumlah
total massa adalah kekal; tidak dapat dimusnahkan ataupun diciptakan. Contoh dari pemanfaatan
neraca massa adalah untuk merancang reaktor kimia, menganalisa berbagai alternatif proses
produksi bahan kimia, dan untuk memodelkan pendispersian polusi.

Perhitungan :
[massa masuk] = [massa keluar] + [akumulasi massa]

6. Perhitungan dalam stoikiometri


Konsep dasar perhitungan stoikiometri. Stoikiometri merupakan sesuatu yang amat vital dan fatal dalam
perhitungan kimia. Segala perhitungan dalam reaksi kimia melibatkan stoikiometri. Konsep mol
merupakan kelanjutan dari stoikiometri. Untuk, di sini akan dibahas konsep dasar perhitungan reaksi
kimia dengan stoikiometri. Subjek stoikiometri melibatkan perhitungan kuantitatif berdasarkan rumus
kimia dan persamaan kimia.

Massa Molekuler dan Rumus Massa
Massa molekuler dan rumus massa adalah massa yang dinyatakan dalam massa atom (u) dari molekul
individu dan unsur gabungan. Semua dihitung dari massa atom dalam rumus empiris atau rumus
molekul. Massa molekul hanya berlaku untuk senyawa molekul, rumus massa digunakan untuk senyawa
ionik.

Mol dan bilangan Avogadro
Satu mol adalah jumlah partikel yang relatif terhadap 12 g karbon-12. Bilangan ini disebut bilangan
Avogadro yaitu 6,022 1023 mol-1. Mol adalah unit SI untuk jumlah zat dan digunakan secara luas
dalam persamaan dan perhitungan kimia.


Massa mol dan massa molar
Massa satu mol zat disebut sebagai massa molar. Konversi antara jumlah mol dan jumlah gram zat
memerlukan massa molar sebagai faktor konversi. Perhitungan yang melibatkan volume, kepadatan,
dan jumlah atom atau molekul juga dapat digunakan untuk menentukan bilangan molar.

perhitungan massa molar

Komposisi Persen Massa
Persentasi massa unsur-unsur individu dalam suatu senyawa dapat ditentukan dari rumus kimia dan
massa molar dengan persamaan berikut:


Kombinasi dari massa senyawa disebut sebagai komposisi persen massa

Rumus Kimia dari Komposisi Persen Massa
Sebuah rumus empiris dapat dibentuk dari komposisi persen massa senyawa dengan menghitung rasio
molar dari unsur-unsur yang berbeda. Rumus empiris yang dihitung dengan cara ini mungkin bisa sama
dengan rumus molekul. Untuk membuat rumus molekul, kita juga harus mengetahui massa molekul.

Percobaan Penentuan Komposisi Persen Massa
Persen massa karbon, hidrogen, dan oksigen dalam senyawa organik dapat ditentukan dengan analisis
pembakaran. Metode lain yang diperlukan untuk menentukan komposisi persen massa adalah
menggunakan senyawa anorganik.

Menulis dan Menyetarakan Persamaan Kimia
Persamaan kimia menggunakan simbol-simbol dan rumus untuk unsur atau senyawa yang terlibat dalam
reaksi. Sebuah persamaan kimia menggambarkan reaksi, ditunjukkan oleh panah, dari reaktan ke
produk. Koefisien stoikiometrik ditempatkan sebelum simbol atau rumus dalam persamaan untuk
menyeimbangkan persamaan. Sebagaimana dipersyaratkan oleh hukum kekekalan massa, setiap unsur
berjumlah sama baik di sisi produk maupun di sisi reaktan.

Stoikiometri Reaksi
Stoikiometri melibatkan hubungan kuantitatif dalam reaksi kimia. Faktor stoikiometri atau dikenal
dengan rasio mol didasarkan pada koefisien dalam persamaan setara dan digunakan untuk
menghubungkan reaktan atau produk. Massa molar dan faktor stoikiometrik digunakan untuk
mengetahui informasi tentang salah satu reaktan atau produk dalam reaksi kimia. Strategi untuk
perhitungan stoikiometri reaksi dapat diuraikan dengan diagram di bawah ini.



Pereksi Pembatas
Pereaksi pembatas dalah pereaksi yang benar-benar habis digunakan dalam reaksi. Jumlah teoritis dari
produk yang terbentuk dapat ditentukan dari pereaksi pembatas. Pereaksi yang lain disebut pereaksi
berlebih. Dalam stoikiometri, pereaksi pembatas harus ditentukan terlebih dahulu.


Persen Hasil
Dihitung secara teoritis dari pereaksi. Kuantitas yang diperoleh dari reaksi kimia,atau yang disebut hasil
eksperimen, sering kurang dan umumnya dinyatakan sebagai persentase dari hasil teoritis.

Larutan dan Stoikiometri Larutan
Larutan dibuat dengan melarutkan satu zat terlarut pada suatu pelarut. Zat terlarut biasanya berjumlah
lebih rendahsedikit. Molaritas (M) atau konsentrasi molar larutan adalah jumlah mol zat terlarut per liter
larutan.

Pengenceran merupakan peningkatan volume pelarut. Tetapi jumlah zat terlarut tidak berubah.
Akibatnya, konsentrasi menurun. Perhitungan reaksi stoikiometri dalam larutan untuk sering
menggunakan molaritas sebagai faktor konversi.

Stoikiometri adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari ilmu kuantitatif dari komposisi zat - zat
kimia dan reaksi - reaksinya. Dengan kata lain stoikiometri merupakan matematika-nya kimia


7. fraksi mol didefinisikan sebagai jumlah konstituen (N2/H2) dibagi dengan jumlah total semua
konstituen dalam suatu campuran (NH3).
8. limiting reakksi tidak ada, karena reaksi berjalan sempurna
9. lihat di lampiran perhitungan.

10. Kondensasi atau pengembunan adalah perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat,
seperti gas (atau uap) menjadi cairan. Kondensasi terjadi ketika uap didinginkan menjadi cairan,
tetapi dapat juga terjadi bila sebuah uap dikompresi (yaitu, tekanan ditingkatkan) menjadi
cairan, atau mengalami kombinasi dari pendinginan dan kompresi. Cairan yang telah
terkondensasi dari uap disebut kondensat. Sebuah alat yang digunakan untuk mengkondensasi
uap menjadi cairan disebut kondenser. Kondenser umumnya adalah sebuah pendingin atau
penukar panas yang digunakan untuk berbagai tujuan, memiliki rancangan yang bervariasi, dan
banyak ukurannya dari yang dapat digenggam sampai yang sangat besar