Anda di halaman 1dari 6

PT.

SARJIS AGUNG INDRAJAYA


METODE PELAKSANAAN
NAMA PEKERJAAN : PEMBANGUNAN BREAK WATER KOLAM
LABUH UNTUK
KAPAL < 60 GT PP LAMPULO ( Lanjuan !
LOKASI : LAMPULO KOTA BANDA A"EH
SUMBER DANA : APBN
TAHUN ANGGARAN : #0$#
A. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
U M U M
Setelah kami mempelajari isi dokumen lelang dan mengikuti Aanwijzing Pekerjaan
PEMBANGUNAN BREAK WATER KOLAM LABUH UNTUK KAPAL < 60 GT PP
LAMPULO ( Lanjuan ! dan menyimak dari hasil Aanwijzing serta peninjauan
kami kelapangan maka dengan ini kami mencoba membuat metode pelaksanaan
dengan tahapan-tahapan sebagai berikut.
B. METODE PELAKSANAAN
I. PEKERJAAN PERSIAPAN
MOBILISASI DAN DEMOBILISASI
Pekerjaan pertama yang kami laksanakan adalah pekerjaan mobilisasi peralatan dan
tenaga kerja. Untuk memudahkan dalam memobilisasi peralatan dan tenaga kerja,
kami sangat memperhatikan faktor keamanan dan jalan yang akan kami lalui, sehingga
pekerjaan mobilisasi akan berjalan dengan lancar.
D%&'()% (''
Sebelum kami mulai pelaksanaan pekerjaan dilapangan maka kami terlebih dahulu
menyiapkan
!ireksi "eet
#arak Pekerjaan
$udang untuk material%peralatan
"antor !ireksi &apangan yang disiapkan oleh kontraktor adalah merupakan bagian dari
persiapan kontraktor dalam pekerjaan sementara sesuai dengan yang tertuang dalam
spesifikasi umum.
#arak kerja untuk pemondokan pekerja maupun bangunan gudang, bengkel sebagai
penyimpanan bahan%material ataupun peralatan kerja harus sesuai dengan spesifikasi
umum.
'etode Pelaksanaan
PT. SARJIS AGUNG INDRAJAYA
P'n*u(u&an
Sebelum dimulai pekerjaan dilakukan sur(ey lapangan, antara kami dengan pihak
pemilik proyek )!ireksi Proyek*, setelah mengadakan sur(ey dilokasi pekerjaan
dilaksanakan sur(ey ke lokasi pengambilan material. Setelah sur(ey bersama selesai
dillaksanakan maka dilakukan pengukuran bersama )'+-,* yang hasilnya untuk
menjadi acuan dalam pelaksanaan pakerjaan yang meliputi
!ata Ukur
$ambar situasi
$ambar profil memanjang%melintang
$ambar konstruksi
Semua data-data diatas harus diserahkan oleh pelaksana kepada !ireksi paling lambat
-, )tiga puluh* hari kalender seletah diterbitkannya Surat Perintah 'ulai "erja untuk
disetujui oleh !ireksi Pekerjaan.
P'n'&an*an +an K')',a-aan ('&ja
Penerangan adalah fasilitas kerja yang sangat dibutuhkan dalm pekerjaan yang akan
dilaksanakan pada saat telah habis jam kerja untuk standar kerja harian dan
dilaksanakan lembur atau jam tambahan kerja, penerangan juga dibutuhkan untuk
fasilitas direksikeet atau barak juga gudang dari pelaksana. Penerangan juga di dukung
oleh fasilitas lainnya seperti air, toilet dan lain-lain termasuk juga yang paling utama
dalam pelaksanaan pekerjaan dilapangan adalah keselamatan kerja. Adapun
kesempurnaan itu didukung dengan beberapa fasilitas lainnya
PEMBUATAN KONSTRUKSI PENGAMANAN (PROTE"TION "ONSTRU"TION!
.. Pembuatan Safety Plan
'embentuk /rganisasi "- Proyek
!aftar material yang memerlukan penanganan khusus
!aftar peralatan yang memerlukan penanganan khusus
!aftar tenaga kerja yang memerlukan keahlian tertentu
.ndentifikasi sumber bahaya dan pencegahanya
Site plan "-
Program kebersihan dan 01 )1ingkas, 1esik, 1api, 1ajin, 1awat*
... 'enyiapkan peralatan, Sarana penunjang "- dan Alat pelindung diri
Alat pemadam kebakaran
1ambu-rambu "-
.nstruksi-instruksi keselamatan kerja
Sarana penunjang '+", Urinuir sementara, Pompa air
2elm, Safety belt, Sepatu kerja, 'asker, "otak P-"
.... "erjasama dengan 1umah sakit, Puskesmas terdekat serta mengasuransikan
3enaga kerja ke 4amsostek
PENGATURAN LALU LINTAS (TRA..I" MANAGEMENT!
'etode Pelaksanaan
PT. SARJIS AGUNG INDRAJAYA
D/(u-'na)%0 A+-0 +an A) 1u,% D&a2%n*
Penyiapan &aporan-laporan 2arian, mingguan dan bulanan serta mendokumentasikan
pekerjaan semasa pelaksanaan pekerjaan sampai dengan pekerjaan selesai dengan
membuat photo (isual tiga fase , 5, 0, 5 dan 6,, 5.
Apabila seluruh pekerjaan konstruksi selesai dilaksanakan, selanjutnya akan
dilakukan pekerjaan-pekerjaan pemberesan, penyempurnaan-penyempurnaan serta
pembersihan-pembersihan dari sisa-sisa pekerjaan.
Apabila tiba saatnya untuk periode masa pemeliharaan maka bangunan-bangunan
tersebut akan tetap dipelihara dari kemungkinan timbulnya kerusakan-kerusakan, untuk
selanjutnya dilakukan perbaikan-perbaikan dengan beban biaya sendiri. "ewajiban ini
akan secara kontinyu dilakukan hingga tiba masanya untuk penyerahan kedua )72/*
dilaksanakan.
II. PEMB. MINI BREAK WATER (340.00 M!
$. P'(. Ga,%an 5a+a ,/(a)% 1&'a( 2a'&
Pada pekerjaan Penggalian dilakukan dengan menggunakan 89ca(ator dan hasil
galian dituangkan kedalam !ump 3ruck, material hasil galian tersebut dibuang keluar
'etode Pelaksanaan
PT. SARJIS AGUNG INDRAJAYA
lokasi jalan sejauh mungkin, sekelompok pekerja merapikan hasil yang tidak terjangkau
dengan 89ca(ator.
$alian untuk pasir dan karang ) batu * menggunakan alat berat dan juga tenaga manual
juga pengangkutan tergantung dari jarak dan lokasi pembuanagan apabila tidak atau
masih dalam jangkauan laokasi pekerjaan .
Lokasi Pengambilan Mateial !bat"#
Untuk pekerjaan PEMBANGUNAN BREAK WATER KOLAM LABUH UNTUK KAPAL
< 60 GT PP LAMPULO ( Lanjuan ! material kami ambil dari kawasan "rueng 1aya
yang berjarak : -, km dari lokasi pekerjaan.
Pekerjaan ini terdiri dari ; jenis ukuran batu yaitu jenis ukuran pertama digunakan batu
<, kg - ;,, kg kemudian jenis ukuran kedua digunakan batu batu ukuran 6,,, kg -
;,,, kg
#atu digali dengan menggunakan 89ca(ator pada lokasi pengambilan material yang
dimuat kedalam !ump 3ruck dengan menggunakan 89ca(ator dan diangkut dengan
menggunakan !ump 3ruck ke lokasi pekerjaan pengaman pantai.
Penyusunan batu dilaksanakan dengan menggunakan 89ca(ator, yang terlebih dahulu
telah dipasang bowplank agar memudahkan bagi pekerja dalam menyusun batu, serta
memperoleh hasil yang sempurna dan sesuai dengan gambar rencana.
#. P'(. T%-1unan Bau 60 7 #00 (*8un%
Pekerjaan ini menggunakan material batu dengan ukuran <, = ;,, kg yang digunakan
tepat dibawah batu tahap .. dengan ukuran 6,,, "g = ;,,, "g, penimbunan batu
tahap pertama ini lebih condong kepada pembentukan break water serta untuk
mengikat dan mengunci batu tahap .. tersebut diatas. !engan bobot batu pondasi 6,,,
"g = ;,,, kg maka pemasangan batu tahap pertama ini dengan bobot <, = ;,, kg
lebih kuat dan lebih mengikat untuk pembentukan PEMBANGUNAN BREAK WATER
KOLAM LABUH UNTUK KAPAL < 60 GT PP LAMPULO ( Lanjuan ! tersebut.
3. P'(. T%-1unan Bau $000 7 #000 (*8un%
Pekerjaan ini menggunakan material batu dengan ukuran 6,,, kg = ;,,, kg yang
diguanakan tepat pada atas penimbunanan batu <, kg = ;,, kg, dikarenakan ukuran
dan berat batu tersebut sudah dapat menahan ombak dan gelombang, serta
penyusunan batu kedua ini lebih cendrung ke pembentukan yang sempurna dari
pekerjaan PEMBANGUNAN BREAK WATER KOLAM LABUH UNTUK KAPAL < 60
GT PP LAMPULO ( Lanjuan !.
Pelaksanaan pekerjaan PEMBANGUNAN BREAK WATER KOLAM LABUH UNTUK
KAPAL < 60 GT PP LAMPULO ( Lanjuan ! dimulai dengan pemasangan%pembuatan
dari arah yang telah ditentukan oleh owner.
'etode Pelaksanaan
PT. SARJIS AGUNG INDRAJAYA
6. P'-a)an*an *'/'9%,' n/n 2/:'n
Sebelum pengadaan $eote9tile kami pesan%order ke pabrik terlebih dahulu melakukan
konsultasi dengan pihak !ireksi pekerjaan agar $eote9tile yang akan kami order sesuai
dengan yang disyaratkan dalam Spesifikasi 3eknis, yaitu
tipe U''S 78&3 PP )Polyp rophylene)
- #erat <,, gram%m; )AS3'!->>?*
- 3ebal ; = < mm
- "ekuatan tegangan tarik minimum ;>,0 "@%' )AS3' ,<0A0*
- "erembesan B 6,-- m%s
#ahan geote9tile yang digunakan adalah
- $eote9tile @on Co(en
- 3ype $3. <,,
- 'aterial polyster
- Produksi .ndonesia
- Ukuran ;.- 9 6,, '
$. P'-a)an*an G'/'9%,'
Sebelum kami melaksanakan pemasangan $eote9tile maka dilakukan beberapa
pekerjaan persiapan yang akan membantu dalam melaksanakan pekerjaan ini, salah
satunya yaitu persiapan peralatan untuk pekerja penyelam. "arena pada patok-patok
yang mengarah ke laut )dasar semakin dalam* dibutuhkan alat selam agar
memudahkan pekerja memasang $eote9tile.
#. P'-a)an*an G'/'9%,'
'elakukan pengukuran ulang untuk mengetahui apakah ele(asi tanah asli )pantai*
masih sesuai dengan ele(asi rencana dasar konstruksi, karena akibat gelombang
laut%pengaruh pasang surut dapat mempengaruhi ele(asi dan kedudukan garis pantai.
Sebelum filter cloth digelar terlebih dahulu dianyam%dijahit dengan mempergunakan
benang nylon dan jarum jahit tangan sesuai dengan lebar kebutuhan yang akan
dipasang%digelar.
7ilter cloth yang sudah dianyam digulungkan ke lat bantu )pipa besi* yang telah
diberikan gantungan yang berfungsi untuk memudahkan menggelar dan sekaligus
berfungsi sebagai pemberat $eote9tile yang diberi rangka kayu ;%-D.
7ilter cloth yang sudah digelar pada bagian sisi luar diberi batu yang berfungsi
sebagai pengunci, kemudian dilanjutkan dengan pengisian batu kurungan 6,,,"g
dengan menggunakan 89ca(ator yang dituangkan kebagian tengah filter cloth yang
digelar. Pengisian awal berfungsi juga sebagai pengunci filter cloth yang dituangkan
dengan bucket 89ca(ator secara acak maupun per jarak 6 = ; meter.
"emudian setelah dipastikan filter cloth tidak akan terlipat dan tergantung maka
pengisian batu 6,,,"g dengan menggunakan 89ca(ator atau &oader sampai
mencapai ele(asi yang ditentukan.
"ami harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari !ireksi sebelum pengadaan
material dengan menunjukkan contoh%sample material yang akan digunakan, pengujian
material harus memenuhi syarat standar AS3' atau standar lain yang diakui, dengan
terlebih dahulu harus mendapat persetujuan dari !ireksi.
III. PENGERUKAN KOLAM PELABUHAN
P'(. P'n*'&u(an K/,a-
'erupakan galian%pengerukan yang dilakukan oleh alat Ampibi 89ca(ator, kemudian
hasil pengerukan dikumpulkan ke alat penampung Ponton dan ditarik oleh kapal
penarik yang tujuan adalah untuk memindahkan hasil kerukan kedalam !ump 3ruck
'etode Pelaksanaan
PT. SARJIS AGUNG INDRAJAYA
yang dilakukan oleh 89ca(ator dan hasil kerukan tersebut dibuang menggunakan
!ump 3ruck ketempat yang ditentukan. Pelaksanakan pekerjaan tidak boleh
mengganggu lalu lintas dan kebersihan lingkungan.
PEKERJAAN .INISHING
P'-1/n*(a&an +an P'-1'&)%;an '-5a K'&ja
Setelah penyelesaian pekerjaan konstruksi dan setelah disetujui oleh !ireksi, kami
membongkar bangunan-bangunan, sampah barang-barang tidak berguna, tangki-tangki
penyimpanan, jaringan listrik sementara dan bangunan yang ada, kecuali fasilitas-
fasilitas yang tercantum dalam spesifikasi umum, menimbun lubang-lubang dan
merapikan tempat-tempat yang berongga yang diperlukan selama pelaksanaan dan
meninggalkan wilayah kegiatan seperti keadaan semula sebagaimana ditentukan oleh
!ireksi.
#iaya pembongkaran dan pembersihan tempat kerja dan fasilitas%bangunan lainnya
semuanya ditanggung oleh pihak kami selaku pelaksana pekerjaan.
#anda Aceh, ;> 4uni ;,6;
Penawar
PT. SARJIS AGUNG
INDRAJAYA
ANWAR SARJIS
!irektur Utama
'etode Pelaksanaan