Anda di halaman 1dari 4

Cara Cek Kerja Injektor Dengan Test Lamp

Fungsi injektor pada mobil injeksi adalah untuk mengabutkan bahan bakar pada mobil efi,injektor
tidak bekerja atau masalah pada injektor akan membuat mesin pincang atau tidak balance karena
terjadi ketidak seimbangan pada tiap silinder mesin.
Jika terjadi mesin pincang atau brebet pada mobil injeksi bisa dilakukan dengan test power balance
secara manual yaitu dengan mencabut kabel busi satu persatu ketika mesin hidup idling dan
perhatikan pada silinder mana tidak terjadi perubahan putaran mesin saat kabel busi dilepas dari
busi.
Untuk melakukan test power balance pada mesin mobil dengan melepas kabel busi pastikan tidak
ada kebocoran pada kabel busi bertujuan untuk menghindari kena sengatan listrik dari kabel busi.
Ketika kabel busi ditarik contohnya pada silinder tiga dan putaran mesin tidak mengalami perubahan
berarti terdapat masalah pada silinder 3 tersebut.
Dan cara kedua untuk melakukan penetesan power balance secara manual dengan melepas
hubungan listrik ke injektor dengan cara melepas soket injektor atau menambahkan kabel pada
injektor jika posisi soket tidak memungkinkan untuk melepas soket satu persatu.

Lepas satu persatu kabel injektor saat mesin idle
Hal yang sama juga bisa dilakukan terhadap injektor,ketika mesin tidak balance atau mrebet atau
nyendat,lepas soket injektor satu persatu kemudian pasang kembali,perhatikan saat soket injektor
dilepas sementara pada silinder mana tidak terjadi perubahan rpm mesin. Silinder itulah yang sedang
bermasalah.

Test lamp atau lampu test merupakan sarana yang bisa digunakan untuk periksa kelistrikan mobil,test
lamp bekerja pada tegangan operasi 12 volt, jadi bukan test pen seperti yang biasa digunakan untuk
pemeriksaan listrik PLN. Test lamp bisa dibuat sendiri atau tinggal beli,harga cukup murah antara 10
ribu hingga 15 ribu rupiah.
Cara periksa kerja injektor dengan lampu test
1.Hubungkan ujung kabel test lamp pada terminal aki positif
2.Hubungkan ujung lampu test satunya lagi dengan terminal injektor pada bagian yang langsung ke
ecu atau ecm.
3.Hidupkan mesin apakah terlihat kedipan lampu test saat mesin hidup.

Test lamp akan berkedip saat mesin hidup

Periksa injektor mobil dengan menggunakan lampu test bertujuan untuk memastikan bahwa
pengendali injektor yang berasal dari ecu atau ecm bekerja dengan baik, tetapi tidak menggambarkan
kondisi injektor itu sendiri.
Cara Mengukur Nilai Injektor Mobil Injeksi
Untuk mengetahui kondisi injektor mobil injeksi bisa dilihat dari nilai tahanan atau resistansi
sebuah injektor dan bisa dilakukan dengan melakukan pengukuran nilai tahanan atau nilai resistor
menggunakan ohm meter atau avo meter.
Injektor adalah komponen penting dalam mesin injeksi bahan bakar yang berfungsi untuk
pengabutan bahan bakar yang dipompa sehingga memiliki tekanan,bahan bakar bertekanan tersebut
selanjutnya menuju ruang bakar dalam mesin melalui injektor.
Jika saat pengabutan tidak baik membawa masalah tersendiri pada kinerja mesin,antara lain
menyebabkan mesin nyendat atau mesin merebet.
Selain mesin merebet dan nyendat jika salah satu injektor mati akan menyebabkan mesin terasa
pincang dengan getaran keras,efeknya ketika diperlukan tenaga besar seperti ketika sehabis pindah
gigi mesin akan mati.

Seperti contoh ketika nilai resistansi injektor atau tahanan yang terukur pada terminal injektor
berubah menjadi lebih kecil dari nilai yang seharusnya, membuat pembakaran dalam mesin tidak
sempurna dalam artian bahan bakar tidak terbakar semua saat terjadi pembakaran.
Sedangkan ketika nilai tahanan injektor berubah menjadi lebih besar membuat injektor tidak bekerja
mengabutkan bensin dan membuat mesin nyendat,mesin getar dan mesin sering mati ketika
diperlukan tenaga besar.

Gambar di atas adalah cara untuk cek injektor atau periksa injektor mobil dengan mengukur nilai
tahanan salah satu Injektor yang menggunakan resistant tinggi.Nilai tahanan standar injektor berkisar
antara 12 ohm sampai 15 ohm,jika nilai tahanan berubah ketika di ukur menggunakan ohm meter dan
berada di bawah 10 ohm bisa jadi mungkin hasil pengukuran menunjukan angka 5 ohm, akibat yang
di timbulkannya adalah:
Mesin nyendat atau terasa merebet saat akselerasi, sedangkan pada putaran mesin tanpa
beban atau putaran tinggi tidak terasa pengaruhnya terhadap kinerja mesin,tetapi ketika mesin
akselerasi pada putaran berkisar 1500 rpm sampai 2000 rpm terasa merebet akibat pengabutan
yang tidak sempurna dan terjadi banjir.
Untuk memeriksa apakah kondisi injektor bagus dalam mengabutkan bahan bakar minyak bisa dilihat
juga dari kondisi busi dan biasanya busi ditempat injektor yang rusak akibat terlau rendah nilai
tahanannya,busi akan terlihat lebih basah dari busi di silinder lain yang injektornya tidak mengalami
kerusakan.
Sedangkan untuk injektor yang nilai tahanan lebih tinggi,seperti terlihat pada contoh pengukuran
diatas terlihat nilai tahanan injektor 86,3 ohm, terdapat tanda pada busi yang berwarna lebih putih
pada elektrodanya.