Anda di halaman 1dari 2

Nama : Adam Tirta Kusuma

NPM

: G1D011040

Untuk membangun mekanika kerja dari Line Follwer Analog menggunakan tiga bagian utama yaitu, Sensor, komparator, dan driver. Gambar 1 merupakan rangkaian keseluruhan dari Line Follwer Analog.

1 merupakan rangkaian keseluruhan dari Line Follwer Analog. Gambar 1 Rangkaian LF Analog Bagian Sensor Sensor

Gambar 1 Rangkaian LF Analog

dari Line Follwer Analog. Gambar 1 Rangkaian LF Analog Bagian Sensor Sensor merupakan bagian yang digunakan

Bagian Sensor Sensor merupakan bagian yang digunakan sebagai input berdasarkan kondisi yang terjadi diluar (lingkungan) dan akan mengubah kondisi tersebut menjadi sinyal-sinyal listrik yang nanti akan diolah. Pada penerapannya Gambar 2 menggunakan LED untuk menghasilkan cahaya dan Photodioda untuk menerima cahaya. Karakteristik intensitas cahaya akan digunakan sebagai bantuk masukkan berupa sinyal-sinyal listrik. Prinsip Kerja Cara kerja dari sistem sensor ini yakni pada kondisi LED tidak

memantulkan cahaya dari karena bidang gelap, maka Photodioda akan

menerima cahaya sedikit dan resistansi dari photodioda ini akan sangat besar atau tidak terhingga (open sikuit) sehingga arus tidak akan ngalir melewati photodioda dan arus ke komparator tidak ada. Begitupun sebaliknya ketika Phodioda menerima cahaya maka

resistansinya akan kecil sehingga arus akan melewati photodioda dan masuk ke komparator.

Gambar. 2 Sensor

Nama : Adam Tirta Kusuma

NPM

: G1D011040

Bagian Komparator

Nantinya dari sensor yang akan membandingkan antara input dan IC 2
Nantinya dari sensor yang akan
membandingkan antara input dan
IC 2

Gambar 2 Komparator

memberikan input, dibagian komparator akan

Vref. Pada bagian komparator ini menggunakan IC LM324

yang didalamnya terdapat Op-Amp, menggunakan VR

(Variable Resistor) untuk set pembanding, dan LED (A-B)

sebagai indikator.

Prinsip Kerja

Dari sensor sebagai inputan, maka akan masuk ke bagian

komparator dan akan dibandingkan terhadap tegangan

referensi. Yang harus kita perlu tau bahwa batasan arus

yang bisa digunakan pada IC LM324 ini, oleh karena itu perlu

sebuah datasheet sebagai petunjuk.

Ketika sensor menghasilkan inputan 0 (tidak ada cahaya

diterima dioda) makan tegangan sensor akan masuk ke

terminal (-) IC 1 dan terminal (+) IC 2. Dari kondisi tersebut akan diproses sebagai berikut :

Pada IC 1 menerima inputan 0 pada terminal (-), jika terminal (+) > (-) maka lampu LED-A

akan meyala. Sebaliknya pada IC 2 menerima inputan 0 pada terminal (+), jika terminal (-) >

(+) maka lampu LED-A akan mati.

Begitupun selanjutnya jika komparator mendapat input 1, pada intinya antara IC 1 dan IC 2 akan

selalu bekerja berkebalikan.

Bagian Driver Motor

A Tr1 Tr3 B Tr2 Tr4
A Tr1
Tr3
B Tr2
Tr4

Rangkaian pada Gambar 3 merupakan rangkaian untuk menggerakkan motor DC, menggunakan transistor dengan karakteristiknya untuk melakukan fungsi kerja dari motor DC ini.

Pada saat input A berlogika 1, maka ada arus yang mengalir pada rangkaian, akibatnya (Tr) transistor 1 dan 4 on karena basis terbias, sehingga motor berputar.

Sehingga saat input A berlogika 1 maka input B akan berlogika 0, jadi transistor 2 dan 3 akan off. Pada saat input B berlogika 1, maka ada arus yang mengalir pada rangkaian, akibatnya transistor 2 dan 3 on karena basis terbias, sehingga motor berputar tapi dengan arah yang berlawanan.