Anda di halaman 1dari 16

OLEH :

KUNJAYA
Energi Gravitasi
TPOA, Kunjaya 2014
Kompetensi Dasar
XI.3.3 Menganalisis konsep energi, usaha,
hubungan usaha dan perubahan energi untuk
menyelesaikan permasalahan gerak dalam
kehidupan sehari-hari
XI.4.3 Memecahkan masalah dengan
menggunakan metode ilmiah terkait dengan
dengan konsep gaya dan kekekalan energi
TPOA, Kunjaya 2014
Hukum Kekekalan Energi Mekanik
Pada sebuah benda yang dilemparkan di
dekat permukaan Bumi berlaku hukum
kekekalan energi mekanik
2
2
1
2
2
1
B B A A
mv mgh mv mgh + = +
kB
B
p kA pA
E E E E + = +
Rumus ini adalah rumus pendekatan yang
hanya berlaku jika benda bergerak di dekat
permukaan Bumi saja sehingga g konstan
TPOA, Kunjaya 2014
Gerak Benda di dekat Permukaan Bumi
TPOA, Kunjaya 2014
Gerak jauh dari permukaan Bumi
Jika benda bergerak jauh ke angkasa sehingga
selama gerakannya g tidak dapat dianggap konstan,
maka rumus yang lebih baik untuk energi potensial
adalah
r
m M
G E
P

=
Apa bedanya rumus ini dengan rumus berbentuk
mgh?
TPOA, Kunjaya 2014
Gerak benda jauh dari permukaan Bumi
TPOA, Kunjaya 2014
Orbit Satelit
Sebuah satelit yang mengelilingi Bumi dalam orbit
elips mempunyai energi mekanik yang tetap
meskipun jaraknya berubah-ubah.
r
mM
G mv
a
mM
G E
B B
= =
2
2
1
2
Kecepatan orbit:
|
.
|

\
|
=
a r
GM v
B
1 2
TPOA, Kunjaya 2014
Orbit Lingkaran
Jika orbit satelit berupa lingkaran, a=r, maka
kecepatannya:
r
GM
v
B
=
Dari rumus kecepatan diatas dapat diperoleh energi
kinetik:
r
mM
G mv E
B
k
2
1
2
2
1
= =
Energi mekanik total : E
M
=E
k
+ E
p
r
mM
G
r
mM
G
r
mM
G E
B B B
M
2
1
2
1
= =
TPOA, Kunjaya 2014
Orbit Satelit
TPOA, Kunjaya 2014
Orbit Elips
Atau E
M
= E
p
Ini berlaku untuk semua sistem terikat, baik
lintasan lingkaran maupun elips, tidak tergantung
pada radius orbit
Rumus diatas disebut juga teorema virial.
Dengan rumus kekekalan energi, beberapa
problema orbit dapat dipecahkan tanpa dipersulit
oleh arah gerak, misalnya transfer orbit.
TPOA, Kunjaya 2014
Transfer Orbit
TPOA, Kunjaya 2014
Orbit Elips
Rumus kecepatan orbit planet yang berbentuk elips
sama dengan orbit satelit.
Bagaimana menghitung kecepatan orbit planet di
perihelion dan aphelion jika eksentrisitas diketahui?
Rumus jarak perihelion adalah :
) 1 ( e a r
p
=
Masukkan ke rumus kecepatan orbit
|
|
.
|

\
|

=
a e a
GM v
Mh
1
) 1 (
2
TPOA, Kunjaya 2014
Orbit Planet
Contoh : jika eksentrisitas orbit Bumi mengelilingi
Matahari 0,017, berapa kecepatan orbit Bumi di
perihelion ?
Jawab : Jarak Perihelion
Masukkan ke dalamrumus kecepatan orbit :
Masukkan harga G, M, a dan e, diperoleh v=30,3 km/s
) 1 ( e a r
p
=
|
|
.
|

\
|

=
a e a
GM v
1
) 1 (
2
TPOA, Kunjaya 2014
Kecepatan Lepas
Untuk dapat lepas dari medan gravitasi, energi total harus
harus nol atau lebih.
Dengan hukumkekekalan energi dengan energi total nol,
dapat dihitung berapa energi kinetik yang harus diberikan
di permukaan Bumi (atau planet lain) untuk dapat lepas
dari permukaannya.
Jika energi kinetiknya dapat dihitung, tentu kecepatannya
dapat dihitung
0
2
2
1
= =
r
mM
G mv E
B
r
GM
v
esc

=
2
TPOA, Kunjaya 2014
Kecepatan Lepas
Contoh :
Berapakah kecepatan minimum sebuah benda dilontarkan dari
permukaan Bumi agar dapat lepas dari pengaruh medan gravitasi
Bumi?
Jawab :
Massa Bumi : 5,98 10
24
kg, radiusnya : 6378 km, G = 6,67 10
-11
Nm
2
/kg
2
.
Jadi untuk meluncurkan pesawat ke angkasa luar diperlukan roket
yang bisa mendorong pesawat hingga mencapai kecepatan lebih
dari 11 km/s.
km/s 11
6378000
10 98 , 5 10 67 , 6 2
24 11
=

=

esc
v
TPOA, Kunjaya 2014
Energi Gravitasi Lubang Hitam
Energi yang dilepaskan ketika 1 kg air jatuh dari
ketinggian 100 m di PLTA kira-kira mgh = 1000
joule
Energi yang dihasilkan oleh pembakaran 1 kg bensin
kira-kira 4,2 10
7
joule
Energi yang dihasilkan di reaktor nuklir apabila 1 kg
uranium direaksikan melalui reaksi fisi 2 10
13
joule
Berapa energi yang dilepaskan ketika 1 kg materi
jatuh ke lubang hitamyang massanya 100 m

?
4,4 10
16
joule!
TPOA, Kunjaya 2014