Anda di halaman 1dari 4

35

DAFTAR PUSTAKA

1. Kebiasaan Makan
http://ebookbrowse.com/126539-s-5773-kebiasaan-makan-pendahuluan-pdf-
d381794115 di akses tanggal 8 April 2014, pukul 13.44
2. Konsumsi Fast Food (makanan siap saji) di Indonesia
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/34005/5/Chapter%20I.pdf di
akses tanggal 8 April 2014, pukul 21.37 WIB
3. Rumawas, M., 2006. Fast Food Harus Dikonsumsi Terencana, Pusat Kajian
Gizi Regional Universitas Indonesia, Gizi.net, November, 2006.
4. Gambaran Karakteristik, Pola Konsumsi Dan Cara Memperoleh Makan
Mahasiswa Yang Berdomisili Di Asrama Mahasiswa Universitas Andalas
http://fkm.unand.ac.id/images/Summary_Gambaran_Pola_Konsumsi_Mhs_A
srama.pdf di akses tanggal 9 April 2014, pukul 22.15 WIB
5. Tresca, A.J., 2009. Normal Bowel Movement. Available from:
http://ibdcrohns.about.com/od/dailylife/a/normalbm.htm di akses tanggal 4
Mei 2014, pukul 21.05 WIB
6. Proses defekasi
http://id.scribd.com/doc/133491267/Proses-Defekasi di unduh tanggal 2 Mei
2014, pukul 20.55 WIB
7. Proses Defekasi
http://id.scribd.com/doc/133491267/Proses-Defekasi di akses tanggal 4 Mei
2014, pukul 18.49 WIB
36


8. Siregar, c. Trisa , 2004, Kebutuhan Dasar Manusia Eliminasi BAB, Program
Studi Ilmu Keprawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
9. Fischbach FT.Stool Examination, In A of Laboratory and Diagnostic Test, Ed
V, Lippincott Philadelphia, New York, 1998; 254-276
10. Herry J.B. et al. Examination of feces, in Clinical Diagnosis and Management
by Laboratory Methods, Nine Ed, WB Saunder Co, Philadelphia, 1996 ; 537-
541
11. Daldiyono, 1997. Diare. Dalam : Sulaiman, A., Daldiyono., Akbar, N., Rani,
A., eds. Gastroenterologi Hepatologi. Jakarta : CV Sagung Seto. 21-33.
12. Fiedman, Laurence S., Isselbacher, Kurt J. 1999. Diare dan Konstipasi.
Dalam : Harrison., eds. Prinsip - Prinsip Ilmu Penyakit Dalam Vol I. Jakarta :
EGC. 247-154.
13. Olwin Nainggolan dan Cornelis Adimunca, 2005. Diet Sehat Dengan Serat.
Cermin Dunia Kedokteran No. 147, 2005 Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
14. Corwin, Elizabeth J.2000.Buku Saku Patofisiologi.EGC: Jakarta
15. Hartantri. (1998). Citra Raga dan Kecenderungan Perilaku Diet pada Remaja
Putri. Skripsi (tidak diterbitkan). Yogyakarta : Fakultas Psikologi UGM
16. Almatsier, Sunita. 2003. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. PT. Gramedia Pustaka
Utama. Jakarta
17. Sulistyoningsih, H. (2011) Gizi untuk kesehatan ibu dan anak. Cetakan
pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu



37


18. Tumpeng Gizi Seimbang
http://dinkes.jogjaprov.go.id/gizi/index.php/home/baca/24/Sejarah-dan-
Pengertian-Gizi-Seimbang atau www.kfindonesia.org di akses tanggal 19
April 2014, pukul 18.22 WIB
19. Achmad Djaeni Sediaoetama: Ilmu Gizi, Penerbit Dian Rakyat, Jakarta 1989
20. Meyer, L.H., 1970. Food Chemistry. Reinhold Publishing Corporation, New
York.
21. Tensiska, 2008. Serat Makanan. Jurusan Teknologi Industri Pangan.
Fakultas Teknologi Industri Pertanian. Universitas Padjadjaran, Bandung
22. Sediaoetama, A. D. 1985. Ilmu Gizi untuk Profesi dan Mahasiswa. Jilid I.
Dian Rakyat. Jakarta.
23. Depkes RI. (2005). Gizi dalam Angka sampai dengan Tahun 2006. Jakarta.
Direktorat Bina Gizi Masyarakat. Depkes RI.
24. Soetjiningsih. (2004). Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahanya.
Jakarta : Sagung Seto
25. Shils, Maurice E. Shike, Moshe. Ross, A Catharine. Caballero, Benjamin.
Cousins, Robert J. 2006. Modern Nutrition in Health and Disease Tenth
Edition. Philadelphia: Lippincott Williams and Wilkins.
26. Haviland, William A (1999) Antopologi, Jilid 1, Alih Bahasa: R.G.
Soekadijo, Jakarta: Erlangga.
27. Koentjaraningrat (1987) Sejarah Teori Antropologi, Jilid 1, Jakarta:
Univesitas Indonesia Press.
28. Thomas, Jr. W.J. dan Pikelis, A.N. (1953) International Directory of
Anthropological Institution, New Yorl: Wenner Green Foundation for
Anthropological Research, Inc.
38


29. Budiarto,E & Anggraeni, D. 2001. Pengantar epidemiologi edisi 2. Jakarta:
Penerbit Buku Kedokteran EGC
30. Bustan, M.N., Arsunan, A. 2002. Pengantar Epidemiologi. Jakarta: PT
Rineka Cipta.